PENDAHULUAN
Latar Belakang
Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
TINJAUAN PUSTAKA, KERANGKA PIKIR, HIPOTESIS
Tinjauan Pustaka
- Tinjauan Terhadap Keselamatan Kerja
- Tinjauan Terhadap Kesehatan Kerja
- Tinjauan terhadap Pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja 12
- Tinjauan Terhadap Kecelakaan Akibat Kerja
- Dasar Hukum Pelaksanaan Keselamatan Kerja dan Perlindungan
- Penelitian Terdahulu
Perlindungan terhadap pekerja di tempat kerja agar keselamatan dan kesehatan kerja selalu terjamin sehingga peningkatan produksi dan produktivitas dapat terwujud. Pemeriksaan kesehatan berkala merupakan pemeriksaan kesehatan pada waktu-waktu tertentu terhadap pekerja yang dilakukan oleh dokter. Pekerja yang mengalami kecelakaan atau sakit memerlukan perawatan lebih dari 2 (dua) minggu.
Kerangka Pikir
Karyawan di perusahaan ini banyak yang terjun langsung di lapangan sebagai petugas lapangan. Sebagaimana disebutkan di atas, penulis tertarik untuk mengkaji lebih jauh proses penerapan keselamatan dan kesehatan kerja pada pegawai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa.
Hipotesis
METODE PENELITIAN
Lokasi dan Waktu Penenelitian
Metode Pengumpulan Data
Jenis dan Sumber Data
Data primer diperoleh dengan melakukan wawancara dan pengisian kuesioner kepada responden serta melakukan observasi langsung di tempat kerja. Data sekunder merupakan data yang diperoleh dari pengumpulan dokumen dari Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa. Dimana setiap pekerja dikelompokkan/distratifikasi berdasarkan jenis pekerjaannya, yang terjadi mulai dari pekerja yang bekerja pada bagian pabrik, bagian instalasi dan bagian produksi.
Penentuan besar sampel setiap strata didasarkan pada “Proportional Stratified Random Sampling”, yaitu besar sampel setiap strata ditentukan secara proporsional. Jadi, jumlah kuesioner pada penelitian ini adalah 22 kuesioner yang akan disebar di setiap wilayah. Untuk menjamin kejelasan persepsi dan arah terhadap permasalahan yang dihadapi, maka perlu dijelaskan beberapa istilah yang menjadi pokok permasalahan dalam penelitian ini.
Untuk menguji sampel sejauh mana kebenaran hipotesis yang dikemukakan sebelumnya, penulis menggunakan alat analisis berdasarkan metode komparatif yaitu dengan membuat perbandingan antara teori dan praktek yang telah ditempuh perusahaan selama ini mengenai penerapan keselamatan dan keselamatan kerja. kesehatan bagi para karyawannya. Sejarah Singkat Perusahaan Air Minum (PDAM) Kabupaten Gowa Untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kota Sungguminasa.
Sejarah Singkat Perusahaan
Namun dengan adanya IPA baru, perangkat lama tidak lagi mendapat perhatian yang memadai sehingga unit penjernih air (IPA) tidak bisa digunakan lagi. Karena sudah ada unit pengelolaan air bersih di Kabupaten Gowa yaitu Badan Pengelola Air Minum di bawah Direktorat Jenderal Cipta Karya, Departemen Pekerjaan Umum Cabang Kabupaten Gowa, maka Pemerintah Daerah Gowa mengusulkan untuk menyerahkan pengelolaan BPAM ke Pusat. Pemerintah kepada Pemerintah Kabupaten Gowa, sehingga pada tanggal 23 Januari 1991, berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum No. 7/KPTS/1991, 9 Februari 1991, Penandatanganan Berita Acara Pengalihan Pengelolaan Prasarana dan Sarana Air Bersih di Kabupaten Gowa kepada Otoritas Air Minum (PDAM) Kabupaten Gowa. Dalam upaya memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat perkotaan yang semakin meningkat, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Gowa telah mendapat bantuan dari Pemerintah Pusat melalui APBN tahun anggaran 1991/1995 yaitu penambahan kapasitas produksi sebesar 20 Ltr/s yang pembangunannya dapat direalisasikan pada bulan Januari 1995 dan selesai pada bulan Maret 1995, saat itu produksi air sebesar 40 Ltr/s yang mulai beroperasi pada bulan April 1995.
Seiring perkembangan PDAM Gowa untuk pelayanan di Kota Sungguminasa dan sekitarnya sudah baik dan normal, maka PDAM Kabupaten Gowa telah dipercayakan pengelolaan air bersih di Kecamatan Tinggi Moncong (Kota Malino) dan diserahkan pengelolaannya kepada Pemerintah Kabupaten. . ke PDAM Gowa dengan nama PDAM Kab. IKK Malino Cabang Gowa pada tanggal 2 Juli 1994, dimana sumber air dan penyalurannya menggunakan sistem gravitasi alami. Pada awal tahun 2001, 1 (satu) instalasi pengolahan air di Borong Loe telah diserahterimakan oleh pengelola proyek Bendungan Bili-Bili dengan kapasitas air 20 ltr/detik, namun belum berfungsi penuh karena banyaknya kendala teknis. di WTP Borong Loe.
Selain itu pada tanggal 24 Mei 2002 juga dilakukan penyerahan PDAM Gowa IKK Cabang Bajeng kepada PDAM Gowa yang merupakan hibah dari pemerintah Jepang kepada pemerintah Indonesia dengan kapasitas produksi 20 Ltr/s. Pada bulan Mei 2001, Fasilitas Pengelolaan Air Pandang-Pandang yang dibangun oleh PPSAB Sulawesi Selatan dan untuk sementara digunakan/dioperasikan oleh PDAM Makassar, diserahkan kepada PDAM Gowa. IPA Pandang-pandang dengan kapasitas produksi 200 Ltr/s yang diresmikan pada Mei 2001, meningkatkan kapasitas produksi air bersih PDAM Gowa menjadi 240 Ltr/s.
Dengan kapasitas produksi 240 Ltr/Dtk, PDAM Gowa berupaya memasarkan New Connection (SR) agar terjadi keseimbangan antara produksi air dengan jumlah pelanggan.
Visi Dan Misi Perusahaan
Struktur Organisasi Perusahaan
Distribusi responden berdasarkan tingkat pendidikan di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa, 2017. Distribusi responden berdasarkan gender di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa, 2017. Distribusi Responden Berdasarkan Usia Bekerja di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa 2017.
Distribusi responden tiap departemen di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa Tahun 2017. Distribusi tanggapan responden mengenai pengalaman kecelakaan kerja di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa tahun 2017. Hal ini menunjukkan, bahwa para karyawan sangat berhati-hati dalam bekerja. Mereka mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja dalam bekerja selama bekerja di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa.
Sebaran Masa Kerja Pegawai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa Tahun 2017. Sebaran Jawaban Responden Terhadap Pemeriksaan Kesehatan Rutin Pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa Tahun 2017. Sebaran Jawaban Responden Berdasarkan Jenis Kecelakaan Kerja pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa Tahun 2017.
Distribusi tanggapan responden mengenai pelatihan keselamatan kerja di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa Tahun 2017. Distribusi tanggapan responden mengenai faktor pendukung pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa Tahun 2017. Sebaran tanggapan Responden mengenai faktor penghambat penerapan keselamatan dan kesehatan kerja pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa Tahun 2017.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Hasil Penelitian
Penelitian dilaksanakan selama dua bulan dan pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, pengisian kuesioner dan observasi tempat kerja di Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa. Sebaran tanggapan responden mengenai penggunaan alat pelindung diri di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa Tahun 2017. Resiko terjadinya kecelakaan kerja akan berkurang dengan adanya alat pelindung diri yang digunakan oleh karyawan di Tirta Jenebaran Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Gowa.
Sebaran tanggapan responden mengenai jenis alat pelindung diri yang biasa digunakan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa pada tahun 2017. Terlihat bahwa hampir seluruh pegawai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa belum pernah menggunakan alat pelindung diri tersebut. mengalami kecelakaan kerja di tempat kerja, hal ini dibuktikan dengan hanya 13,64% responden yang menjawab pernah (hanya keseleo), dan 86,36% tidak pernah. Selama bekerja para pegawai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa menunjukkan bahwa para pegawai tersebut telah mempunyai pengalaman kerja yang baik, tentunya hal ini juga yang menjadikan para pegawai tersebut.
Sebaran Jawaban Responden Pada Pemeriksaan Kesehatan Prakerja Awal Pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa Tahun 2017. Sebaran Responden Responden Yang Mendapatkan Pemeriksaan Kesehatan Khusus Pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jeneberang Gowa Regency, 2017. Keselamatan dan Kesehatan Kerja Jika diterapkan dengan baik maka dapat meningkatkan kinerja dan efisiensi bagi pegawai dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jenebarang Kabupaten Gowa.
Faktor individu terjadi karena karyawan kurang berhati-hati dalam bekerja sehingga dapat menghambat terlaksananya keselamatan dan kesehatan kerja di perusahaan.
Pembahasan
- Kondisi Mengenai Tenaga Kerjanya
- Pemeriksaan Sebelum Bekerja
- Pemeriksaan Kesehatan Berkala
- Pemeriksaan Kesehatan Khusus
- Kecelakaan Akibat Kerja
- Pelaksanaan Latihan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja
- Faktor-Faktor Yang penghambat Pelaksanaan Keselamatan Dan
- Faktor Yang Mendukung Keselamatan Dan Kesehatan Kerja
Pengelola perusahaan sebagai pengemban kebijakan kesehatan dan keselamatan kerja harus terus mengembangkan fungsi dan tanggung jawab dalam pelaksanaannya agar upaya kesehatan dan keselamatan kerja menjadi lebih efektif dan berhasil. Berdasarkan hal tersebut dan sesuai dengan praktik manajemen modern, perusahaan harus mematuhi Undang-Undang Pokok Keselamatan dan Kesehatan Kerja No. Dari hasil penelitian responden sebanyak 20 orang (90,90%) melaksanakan pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja, 2 orang (9,10%) tidak mendapatkan pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja, data ini membuktikan bahwa pelaksanaan pelatihan keselamatan kerja berjalan dengan sangat baik. yang didukung dengan workshop, cara ini sesuai dengan manajemen partisipatif, dimana seluruh pekerja dilibatkan secara bersama-sama, sehingga hasil usahanya mencerminkan kerja seluruh anggota perusahaan.
1 Tahun 1970 pasal 9 ayat 3 yang menyatakan bahwa pengurus wajib memberikan petunjuk kepada seluruh pekerja yang dipimpinnya dalam mencegah dan memadamkan kebakaran serta meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja, serta memberikan pertolongan kepada apabila terjadi kecelakaan. Oleh karena kewajiban manajerial tersebut, maka pelaksanaan pelatihan kesehatan dan keselamatan kerja pada perusahaan air minum PDAM Tirta Jeneberabg di Kabupaten Gowa harus terus didorong dan dikembangkan sesuai dengan data yang dilansir forum Jamsostek bahwa secara khusus jumlah yang paling banyak Kecelakaan kerja disebabkan oleh rendahnya pengetahuan, pemahaman dan kesadaran pekerja mengenai kesehatan dan keselamatan kerja. Perusahaan telah melaksanakan program keselamatan dan kesehatan karyawan yaitu pemeriksaan kesehatan sebelum kerja 100%, pemeriksaan kesehatan berkala 81,81%, pemeriksaan kesehatan khusus 68,18% dan pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja 90%.
Hasil dari penerapan program keselamatan dan kesehatan kerja yang diterapkan di Perusahaan Air Minum PDAM Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa adalah berkurangnya kecelakaan kerja sebesar 10% dan penyakit akibat kerja hanya sebesar 9%. Bagi Perusahaan Daerah Air Minum PDAM Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa, pelaksanaan program kesehatan dan keselamatan kerja telah terlaksana dengan baik, namun peran komite keselamatan dan kesehatan kerja perlu lebih ditingkatkan dalam upaya pencegahan kecelakaan dan penyakit akibat kerja. . . Bagi perusahaan besar dengan jumlah tenaga kerja yang banyak, diharapkan pihak perusahaan dapat memberikan pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja sesering mungkin agar para tenaga kerja selalu mewaspadai kecelakaan kerja dan berhati-hati dalam menjalankan tugasnya.
Analisis Implementasi Program Kesehatan dan Keselamatan Kerja Karyawan PTP Nusantara XIV (Persero) Pabrik Gula Takalar.
SIMPULAN DAN SARAN
Simpulan
Tenaga kerja di Perusahaan Daerah Air Minum PDAM Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa umumnya berjenis kelamin laki-laki dengan tingkat pendidikan maksimal sekolah menengah atas (SLTA) atau sederajat.
Saran