Baru Ladang Bambu, Medan Tuntungan, Medan

Top PDF Baru Ladang Bambu, Medan Tuntungan, Medan:

Perilaku Keluarga Petani Dalam Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berdasarkan Karakteristik keluarga di Kelurahan Baru Ladang Bambu Kecamatan Medan Tuntungan Tahun 2015

Perilaku Keluarga Petani Dalam Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berdasarkan Karakteristik keluarga di Kelurahan Baru Ladang Bambu Kecamatan Medan Tuntungan Tahun 2015

Penganekaragaman konsumsi pangan merupakan upaya pemantapan pola konsumsi agar sesuai dengan pola pangan harapan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perilaku keluarga petani dalam penganekaragaman konsumsi pangan berdasarkan karakteristik keluarga di Kelurahan Baru Ladang Bambu Kecamatan Medan Tuntungan Tahun 2015.

15 Baca lebih lajut

Perilaku Keluarga Petani Dalam Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berdasarkan Karakteristik keluarga di Kelurahan Baru Ladang Bambu Kecamatan Medan Tuntungan Tahun 2015

Perilaku Keluarga Petani Dalam Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berdasarkan Karakteristik keluarga di Kelurahan Baru Ladang Bambu Kecamatan Medan Tuntungan Tahun 2015

Penganekaragaman konsumsi pangan merupakan upaya pemantapan pola konsumsi agar sesuai dengan pola pangan harapan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perilaku keluarga petani dalam penganekaragaman konsumsi pangan berdasarkan karakteristik keluarga di Kelurahan Baru Ladang Bambu Kecamatan Medan Tuntungan Tahun 2015.

2 Baca lebih lajut

Analisis Nilai Tambah Pengolahan Ubi Kayu Menjadi Tape Ubi  ( Studi Kasus : Kelurahan Baru Ladang Bambu, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan )

Analisis Nilai Tambah Pengolahan Ubi Kayu Menjadi Tape Ubi ( Studi Kasus : Kelurahan Baru Ladang Bambu, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan )

Dengan mempertimbangkan bahwa usaha tape ubi daerah penelitian memiliki prospek ekonomi yang cukup baik dilihat dari hasil penelitian yang menyatakan bahwa jumlah pendapatan yang diperoleh lebih besar dari upah minimum kota medan per bulan. Diharapkan pemerintah dapat meningkatkan kualitas dan jaminan ketersediaan bahan baku ubi kayu yang layak buat diolah menjadi tape ubi. Selain itu pemerintah diharapkan dapat memfasilitasi para pengusaha tape ubi dalam hal akses permodalan dalam mengembangkan usaha, kredit usaha rakyat (KUR), kredit investasi, dan kredit modal kerja. Sehingga para pengusaha dapat mengembangkan usahanya dan dapat memberikan lapangan kerja terhadap masyarakat.
Baca lebih lanjut

86 Baca lebih lajut

Perilaku Keluarga Petani Dalam Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berdasarkan Karakteristik keluarga di Kelurahan Baru Ladang Bambu Kecamatan Medan Tuntungan Tahun 2015

Perilaku Keluarga Petani Dalam Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berdasarkan Karakteristik keluarga di Kelurahan Baru Ladang Bambu Kecamatan Medan Tuntungan Tahun 2015

Siregar, ER., 2009. Gambaran Pengetahuan Gizi, Pola Konsumsi Pangan Dan Status Gizi Pada Supir Angkot Rahayu Medan Ceria Trayek 104 Di Kota Medan Tahun 2008. Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara, Medan.

4 Baca lebih lajut

Perilaku Keluarga Petani Dalam Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berdasarkan Karakteristik keluarga di Kelurahan Baru Ladang Bambu Kecamatan Medan Tuntungan Tahun 2015

Perilaku Keluarga Petani Dalam Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berdasarkan Karakteristik keluarga di Kelurahan Baru Ladang Bambu Kecamatan Medan Tuntungan Tahun 2015

Menurut Blum (1974) dalam Soekidjo (2003) mengemukakan bahwa perilaku merupakan faktor yang dominan mempengaruhi kesehatan setelah lingkungan, dimana perilaku selalu berperan dalam lingkungan, baik lingkungan fisik, sosial, juga sosial budaya dan kemudian baru ditunjang oleh tersedianya fasilitas kesehatan yang terjangkau oleh masyarakat, dan terakhir adalah faktor keturunan, dimana faktor ini erat kaitannya dengan gen yang diturunkan terhadap individu.

28 Baca lebih lajut

Perilaku Keluarga Petani Dalam Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berdasarkan Karakteristik keluarga di Kelurahan Baru Ladang Bambu Kecamatan Medan Tuntungan Tahun 2015

Perilaku Keluarga Petani Dalam Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berdasarkan Karakteristik keluarga di Kelurahan Baru Ladang Bambu Kecamatan Medan Tuntungan Tahun 2015

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi yang berjudul “PERILAKU KELUARGA PETANI DALAM PENGANEKARAGAMAN KONSUMSI PANGAN BERDASARKAN KARAKTERISTIK KELUARGA DI KELURAHAN BARU LADANG BAMBU KECAMATAN MEDAN TUNTUNGAN TAHUN 2015” ini beserta seluruh isinya adalah benar karya saya sendiri dan saya tidak melakukan penjiplakan atau pegutipan dengan cara- cara yang tidak sesuai dengan etika keilmuan yang berlaku dalam masyarakat keilmuan. Atas pernyataan ini, saya siap menanggung resiko atau sanksi yang dijatuhkan kepada saya apabila kemudian ditemukan adanya pelanggaran terhadap etika keilmuan dalam karya saya ini, atau klain dari pihak lain terhadap keaslian karya saya ini.
Baca lebih lanjut

103 Baca lebih lajut

Perilaku Keluarga Petani Dalam Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berdasarkan Karakteristik keluarga di Kelurahan Baru Ladang Bambu Kecamatan Medan Tuntungan Tahun 2015

Perilaku Keluarga Petani Dalam Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berdasarkan Karakteristik keluarga di Kelurahan Baru Ladang Bambu Kecamatan Medan Tuntungan Tahun 2015

Dari survei awal yang dilakukan di Kelurahan Baru Ladang Bambu Kecamatan Medan Tuntungan merupakan daerah mandiri pangan, mayoritas bekerja sebagai petani (padi, jagung dan ubi) dan kelurahan ini juga tergabung dalam Program Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) yang dengan karakteristik wilayah pertanian dan wilayah tertinggal. Dari hasil evaluasi pelaksanaan program P2KP di Kota Medan bahwa skor PPH Kelurahan Baru Ladang Bambu hanya mencapai 81%. Skor PPH tersebut belum mencapai target yang ditetapkan pemerintah yaitu 95% pada tahun 2015 dan beberapa konsumsi bahan pangan dinilai masih belum memenuhi komposisi ideal yang dianjurkan. Berdasarkan data puskesmas menunjukkan bahwa 2 dari 10 anak balita yang berasal dari keluarga miskin di Kelurahan Baru Ladang Bambu tergolong status gizi kurang.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Faktor-Faktor Yang Menyebabkan Pemberian ASI  Bersamaan Makanan Tambahan oleh Ibu Pada Bayi 0-6 Bulan Di Kelurahan Ladang Bambu Kecamatan Medan Tuntungan Tahun 2011

Faktor-Faktor Yang Menyebabkan Pemberian ASI Bersamaan Makanan Tambahan oleh Ibu Pada Bayi 0-6 Bulan Di Kelurahan Ladang Bambu Kecamatan Medan Tuntungan Tahun 2011

gizi utama bayi yang belum dapat mencerna makanan padat. ASI adalah salah satu sumber makanan terbaik bagi bayi yang baru lahir karena memiliki begitu banyak zat penting yang bagus guna meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit. Penelitian ini juga menyatakan ASI adalah makanan yang bayi tidak ada tandingannya. Makanan bayi dan susu yang dibuat dengan teknologi masa kini tidak mampu menggantikan sumber makanan yang menabjukkan ini. Karena banyaknya manfaat ASI,bahkan hampir setiap hari ditemukan satu manfaat baru ASI bagi bayi. Dengan demikian ASI ekslusif kepada bayi selama dua tahun setelah kelahiran terbukti sungguh bermanfaat.(Kodrat, 2010)
Baca lebih lanjut

67 Baca lebih lajut

Jenis – Jenis Larva Nyamuk di Kelurahan Baru–Ladang Bambu, Kecamatan Medan Tuntungan

Jenis – Jenis Larva Nyamuk di Kelurahan Baru–Ladang Bambu, Kecamatan Medan Tuntungan

Mosquitoes are the cause of some dangerous disease to humans. Larvae is an important stage in mosquitoes life cycle and it is important to identify its presence and stop its development. This study aims to identify the type of mosquito larvaes which are found in Kelurahan BaruLadang Bambu, Kecamatan Medan Tuntungan . Sample mosquito larvaes collected in Kelurahan BaruLadang Bambu, Kecamatan Medan Tuntungan and examined under microscope to identify the species with the help of identification books. Type of mosquito larvae is identified by the anatomy of the larvae and the location larvae found. The results showed that type of mosquitoes found in the study site is the Aedes sp. 83 samples were collected from 230 houses, all of which are the same type, that is 100% Aedes sp.
Baca lebih lanjut

50 Baca lebih lajut

PENGARUH SENAM RIA ANAK INDONESIA ( SRAI ) TERHADAP PENINGKATAN KESEGARAN JASMANI SISWA KELAS V SD NEGERI 064026 LADANG BAMBU KECAMATAN TUNTUNGAN MEDAN TAHUN AJARAN 2012/2013.

PENGARUH SENAM RIA ANAK INDONESIA ( SRAI ) TERHADAP PENINGKATAN KESEGARAN JASMANI SISWA KELAS V SD NEGERI 064026 LADANG BAMBU KECAMATAN TUNTUNGAN MEDAN TAHUN AJARAN 2012/2013.

Selain beberapa jenis senam yang telah ada, terdapat jenis senam yang baru dan sekarang ini sedang dikembangkan dan disosialisasikan kepada masyarakat khususnya kalangan pelajar Senam yang baru tersebut adalah Senam Ria Anak Indonesia (SRAI). Jenis senam ini merupakan satu jenis aktifitas fisik berupa senam kebugaran yang dibakukan, terukur dan sistematis.

21 Baca lebih lajut

Dampak Program Desa Mandiri Pangan Terhadap Pendapatan Masyarakat (Studi Kasus: Kel.Ladang Bambu, Kec. Medan Tuntungan, Kota Medan)

Dampak Program Desa Mandiri Pangan Terhadap Pendapatan Masyarakat (Studi Kasus: Kel.Ladang Bambu, Kec. Medan Tuntungan, Kota Medan)

Sejak pemerintahan dijaman orde baru telah meluncurkan kredit program yang diawali dengan kredit Bimas guna mendukung ketersediaan modal petani. Dari waktu ke waktu model program kredit pertanian ini telah mengalami perubahan, baik yang terkait dengan prosedur penyaluran, besaran dan bentuk kredit, bunga kredit maupun tenggang waktu pengembalian. Pemerintah juga memberikan bantuan modal dalam bentuk Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) atau dana bergulir, maupun subsidi bunga. Bantuan yang selama ini sudah berjalan adalah; (1) Bentuk Bantuan Langsung Masyarakat (BLM); (2) Bantuan Pinjaman Langsung Masyarakat (BPLM); (3) Kredit Ketahanan Pangan (KKP); (4) Dana Penguatan Modal Lembaga Usaha Ekonomi Perdesaan (DPM-LUEP); (5) Kredit Kepada Koperasi Primer untuk Anggota (KKPA). Dari program pemerintah tersebut telah dikaji dalam penelitian terdahulu yang telah diteliti oleh oleh masing-masing yaitu; (1) Kasmadi (2005); (2) Filtra (2007); (3) Lubis(2005); (4) Sume (2008); (5) Perdana (2007).
Baca lebih lanjut

67 Baca lebih lajut

Stigma Masyarakat pada Penderita HIV AIDS di Perumnas Simalingkar Medan Kecamatan Medan Tuntungan Kota Medan

Stigma Masyarakat pada Penderita HIV AIDS di Perumnas Simalingkar Medan Kecamatan Medan Tuntungan Kota Medan

HIV/AIDS is considered as the deadly disease which easily spreads through social contact like handshakes, etc. Stigma is giving a social label which is aimed to segregate a person or a group of people by bad labeling or perception. It appears because people do not understand this disease well. The objective of the research was to find out public stigma on HIV/AIDS patients at Simalingkar Puskesmas, Medan Tuntungan Subdistrict, Medan. The research was conducted in June, 2015, using descriptive design. He population was 39,012 residents of Perumnas Simalingkar, and 100 of them were used as the samples, using accidental sampling technique with the criteria that the respondents were 17-65 years old. The reliability test with Cronbach alpha was 0.875. Questionnaires were used to find out the demographic data and the stigma. The result of the research showed that low public stigma at Perumnas Simalingkar was 59% and high public stigma was 41%. It could be concluded that the lower the stigma was, the more people accept the existence of HIV/AIDS patients.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Analisis Peran Sektor Perdagangan, Hotel dan Restoran Terhadap Perkembangan Wilayah Kota Medan Chapter III V

Analisis Peran Sektor Perdagangan, Hotel dan Restoran Terhadap Perkembangan Wilayah Kota Medan Chapter III V

Kondisi tersebut memberikan gambaran bahwa struktur atau pola perekonomian Kota Medan telah bergeser dari sektor pertanian (agraris) ke sektor sekunder atau sektor jasa yang merupakan ciri spesifik dari daerah perkotaan. Hal ini sejalan dengan fenomena di daerah perkotaan dimana mata pencaharian penduduk mengarah kepada sektor-sektor non agraris. Gejala ini bisa dipahami karena beberapa faktor yang menyebabkan antara lain luas lahan pertanian di daerah perkotaan sangat sempit sehingga daya serap tenaga kerja sektor pertanian semakin sedikit dan tidak memungkinkan bagi penduduk untuk memiliki lahan pertanian yang cukup luas serta lahan diperkotaan merupakan barang berharga dan bernilai sangat tinggi sehingga dari segi ekonomis dimungkinkan untuk kegiatan sektor lainnya, seperti kawasan industri, pertokoan ataupun permukiman.
Baca lebih lanjut

41 Baca lebih lajut

Analisis Pusat-Pusat Pertumbuhan Ekonomi Di Kota Medan

Analisis Pusat-Pusat Pertumbuhan Ekonomi Di Kota Medan

Kota Medan sebagai salah satu kota besar yang memiliki banyak kecamatan harus mampu memberikan kesejahteraan yang baik atau sama rata bagi tiap daerahnya,khusnya bagi daerah dikecamatan dan sebaiknya diperlukan perhatian khusus terhadap setiap kecamatan. Bagi daerah yang kurang memiliki potensi untuk dikembangkan tentu akan sulit untuk mengembangkan daerahnya apabila tidak ada kelengkapan infrastruktur dan otomatis pertumbuhan ekonominya akan semakin tertinggal jika dibandingkan dengan daerah yang memiliki potensi yang tinggi. Hal ini juga akan mempengaruhi pendapatan masyarakat. Salah satu alternatif yang diambil pemerintah untuk mencapai keseimbangan pendapatan dan pertumbuhan ekonomi antar daerah yaitu pertumbuhan ekonomi diarahkan pada daerah-daerah yang memiliki potensi dan fasilitas wilayah, akan mempercepat terjadinya kemajuan ekonomi, karena secara tidak langsung kemajuan daerah akan membuat masyarakat mencari kehidupan yang lebih layak didaerahnya (Sugiyanto : 2010).
Baca lebih lanjut

91 Baca lebih lajut

Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Sawi (Brassica juncea L.) Terhadap Penggunaan Pupuk Anorganik Cair

Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Sawi (Brassica juncea L.) Terhadap Penggunaan Pupuk Anorganik Cair

Selama ini petani tidak mengalami kesulitan untuk mendapatkan pupuk buatan (pupuk N, P dan K) yang mereka perlukan karena pemerintah masih mensubsidi pupuk, sehingga petani dapat membeli pupuk dengan harga yang relatif murah. Namun sejak pemerintah menghilangkan subsidi dan diberlakukannya pasar bebas pupuk pada akhir tahun 1988 petani mulai kesulitan memperoleh pupuk di lapangan yang mengakibatkan jumlah dan jenis pupuk yang digunakan menjadi terbatas serta waktu pemberian pupuk sering terlambat. Kondisi tersebut mendorong munculnya produsen pupuk baru yang memproduksi pupuk alternatif, termasuk juga pupuk cair (Sutedjo, 2002).
Baca lebih lanjut

57 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang - Pengukuran Indeks Kepuasan Masyarakat Pada Pelayanan Publik Di Kecamatan Medan Selayang, Medan Sunggal dan Medan Tuntungan Kota Medan

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang - Pengukuran Indeks Kepuasan Masyarakat Pada Pelayanan Publik Di Kecamatan Medan Selayang, Medan Sunggal dan Medan Tuntungan Kota Medan

Jenis-jenis pelayanan yang diberikan oleh Kantor Camat seperti yang diuraikan dalam Tabel 1.2 merupakan jenis pelayanan administrasi yang termasuk ke dalam salah satu pelayanan publik yang diselenggarakan oleh pemerintah. Seluruh Kantor Camat yang ada di Kota Medan memiliki tugas untuk menyelenggarakan pelayanan publik tersebut dengan sebaik-baiknya untuk masyarakat.

10 Baca lebih lajut

Peran Pemerintah Dalam Pengawasan Pusat Rehabilitasi Narkoba di Kota Medan (Studi Kasus di Panti Rehabilitasi Narkoba Medan Plus, Laucih Kecamatan Medan Tuntungan )

Peran Pemerintah Dalam Pengawasan Pusat Rehabilitasi Narkoba di Kota Medan (Studi Kasus di Panti Rehabilitasi Narkoba Medan Plus, Laucih Kecamatan Medan Tuntungan )

Adapun judul dari skripsi ini adalah : “Peran Pemerintah Dalam Pengawasan Pusat Rehabilitasi Narkoba Di Kota Medan”. Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih banyak terdapat kekurangan, karena itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang dapat membangun dari para pembaca demi penyempurnaan skripsi ini.

9 Baca lebih lajut

Pengukuran Indeks Kepuasan Masyarakat Pada Pelayanan Publik Di Kecamatan Medan Selayang, Medan Sunggal dan Medan Tuntungan Kota Medan

Pengukuran Indeks Kepuasan Masyarakat Pada Pelayanan Publik Di Kecamatan Medan Selayang, Medan Sunggal dan Medan Tuntungan Kota Medan

Issues discussed in this thesis is Against Public Satisfaction Index Services Unit in the Implementation of Government Decree No. State Apparatus. KEP/25/M.PAN/2/2004 at the District Office Medan Selayang, Medan Sunggal and Medan Tuntungan in Medan City. Public service is carried out by government officials in various service sectors related to meeting the needs of civil rights and basic needs are felt not in accordance with the demands and expectations of society. This can be known among others from the number of complaints and the complaints submitted by the public through the media or directly to the service unit, both related to systems and procedures are still cumbersome, not transparent, less informative, less accommodating and less consistent so it does not guarantee certainty (legal, time and cost) as well as the persistence of the practice of unauthorized charges. The purpose of this study was to determine the satisfaction index on society in public service. The methods used in this research is descriptive quantitative survey approach. The Subject of This research is the public using the service of 450 respondent.sample technique used is incidental sample. Based on the result showed that the index of public satisfaction with public service in the district office Medan Selayang is 75,07 so the quality of service is “B”, the index public satisfaction with public service in the district office Medan Sunggal is 73,56 so the quality of service is “B”, and the index public satisfaction with public service in the district office Medan Tuntungan is 71,97 so the quality of service is “B”.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Efektivitas Pelayanan Kesehatan Di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Tuntungan Kecamatan Medan Tuntungan Kota Medan

Efektivitas Pelayanan Kesehatan Di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Tuntungan Kecamatan Medan Tuntungan Kota Medan

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pelayanan kesehatan pada Puskesmas Tuntungan Kecamatan Medan Tuntungan Kota Medan. Fokus penelitian ini yaitu efektivitas pelayanan kesehatan Puskesmas meliputi, Bertindak cepat dan tepat, berpihak kepada masyarakat, menegakkan kedisiplinan, menunjukkan transparansi serta mewujudkan akuntabilitas.

10 Baca lebih lajut

Pernikahan Ulang Bagi Wanita Hamil Karena Zina (Implementasi Mazhab Syafi’i Terhadap Perilaku Masyarakat Kota Medan) - Repository UIN Sumatera Utara

Pernikahan Ulang Bagi Wanita Hamil Karena Zina (Implementasi Mazhab Syafi’i Terhadap Perilaku Masyarakat Kota Medan) - Repository UIN Sumatera Utara

Dalam penelitian ini penulis memilih masyarakat Islam di Kota Medan sebagai sampel. Kota Medan bersifat heterogen, selain itu tidak semua kecamatan memiliki karakteristik populasi tersebut secara utuh (lengkap), maka dipilih empat kecamatan yang dipandang layak mewakili semua kecamatan yang terdapat di kota Medan yaitu; Kecamatan Medan Amplas, Tembung, Marelan dan Area.

12 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...