Top PDF PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DI KELAS V SD NEGERI 101764 BANDAR KLIPPA.

PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DI KELAS V SD NEGERI 101764 BANDAR KLIPPA.

PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DI KELAS V SD NEGERI 101764 BANDAR KLIPPA.

Pembelajaran IPA yang baik adalah proses pembelajaran yang menumbuhkan motivasi siswa dalam belajar, sehingga siswa dapat belajar secara aktif, dan mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan, sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. Pembelajaran tidak hanya didasarkan pada pengetahuan siswa terhadap teori, namun pembelajaran dapat memberikan siswa pemahaman untuk mengaitkan antara teori dan kehidupan nyata. Sehingga siswa tidak hanya pintar dalam teori namun juga pintar dalam mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Keberhasilan proses pembelajaran IPA ditandai dengan tercapainya semua tujuan pembelajaran yang terlihat dalam hasil belajar
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DI KELAS V SD NEGERI 015 RUMBAI

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DI KELAS V SD NEGERI 015 RUMBAI

Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup dan proses kehidupan di alam semesta serta mancari tahu tentang alam secara sistematis. Sehingga IPA bukan hanya penguasaan kumpulan pengetahuan yang berupa fakta, konsep, prinsip saja. Namun, juga merupakan suatu proses penemuan. Tujuan pembelajaran IPA yang diberikan kepada siswa Sekolah Dasar adalah untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar dengan harapan siswa dapat mengembangkan sikap, nilai dan keterampilan sehingga dapat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD NEGERI 021 RUMBAI

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD NEGERI 021 RUMBAI

Bentuk penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas adalah penelitian praktis yang bertujuan untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan dalam pembelajaran dikelas, dengan melakukan tindakan-tindakan tertentu agar dapat memperbaiki dan atau meningkatkan praktek-praktek pembelajaran dikelas secara profesional. Masalah yang diunkapkan dan dicari jalan keluarnya dalam penelitian tindakan kelas adalah masalah yang benar-benar ada dan dialami oleh guru. Dalam penelitian tindakan kelas, setiap satu siklus terdiri dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, pengamatan/observasi dan refleksi untuk dilanjutkan ke siklus berikutnya. Penulis merencanakan pelaksanaan penelitian ini dalam dua siklus, agar penelitian dapat lebih bermakna dan penulis dapat memperoleh informasi yang cukup dan mantap sebagai masukan yang berarti untuk mengadakan perbaikan pada siklus berikutnya.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PENINGKATAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR IPA MATERI PESAWAT SEDERHANA MELALUI PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE JIGSAW DI KELAS V SD NEGERI 03 CIBANGKONG

PENINGKATAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR IPA MATERI PESAWAT SEDERHANA MELALUI PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE JIGSAW DI KELAS V SD NEGERI 03 CIBANGKONG

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam melalui model pembelajaran Cooperative Learning tipe Jigsaw. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus.Obyek dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Negeri 03 Cibangkong yang berjumlah 22 siswa yang terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 7 siswa perempuan.Penelitan tentang upaya peningkatkan motivasi dan prestasi belajar IPA materi pesawat sederhana melalui penerapan model pembelajaran cooperative learning tipe jigsaw di SD Negeri 03 Cibangkong dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan bulan Februari.Hasil penelitian pada siklus I menunjukan rata-rata-rata nilai yang diperoleh pada siklus I adalah 62,95 dengan persentase ketuntasan belajar pada Siklus I pertemuan I 45% dan meningkat pada pertemuan 2 menjadi 68%. Hasil penelitian pada siklus II menunjukan rata-rata nilai yang diperoleh pada yaitu 77,73 dengan persentase ketuntasan belajar pada siklus II pertemun I adalah 85% dan pertemuan 2 menjadi 100%. Dengan demikian disimpulakan bahwa metode cooperative learning tipe jigsaw dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar IPA siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 03 Cibangkong Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas materi pesawat sederhana.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PENINGKATAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR IPS MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE

PENINGKATAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR IPS MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE

Berdasarkan pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw II yang tepat dan sesuai dengan langkah-langkahnya dapat meningkatkan minat belajar siswa kelas V B SD Negeri Adisucipto 1. Dengan demikian, penelitian ini membuktikan bahwa hipotesis tentang penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw II mampu meningkatkan minat belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan minat siswa mengalami peningkatan, hal ini sesuai dengan penjelasan Sulistyowati (2001:17) yang mengatakan bahwa terdapat fakor-faktor yang mempengaruhi minat. Lingkungan keluarga sangat besar pengaruhnya terhadap minat belajar. Keluarga dapat memberikan pengaruh yang positif terhadap aktifitas belajar apabila keadaan keluarga harmonis, adanya perhatian orang tua, antara kakak dan adik selalu rukun, kondisi ekonomi berkecukupan. Orang tua dapat memberi semangat agar anak menjadi optimis dan merasa ada perlindungan dan perhatian dari orang tua, sehingga anak mendapat kemudahan dalam belajar dan berambisi untuk meraih kesuksesan dalam belajar.
Baca lebih lanjut

254 Baca lebih lajut

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 1 RAJABASA RAYA BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2014/2015

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 1 RAJABASA RAYA BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2014/2015

adalah suatu proses yang ditandai adanya perubahan pada diri seseorang yang sedang belajar sedangkan Slameto (2003:2) menyatakan belajar adalah proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya”. Sedangkan Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Proses pembelajaran dialami sepanjang hayat seorang manusia serta dapat berlaku dimana pun dan kapan pun dan Uno (2008:54) berpendapat bahwa Pembelajaran dapat diartikan sebagai suatu proses interaksi antar peserta belajar dengan pengajar atau instruktur dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar untuk pencapaian tujuan belajar tertentu sedangkan Sagala (2008) menyatakan bahwa Pembelajaran ialah membelajarkan siswa menggunakan asas pendidikan maupun teori belajar sehingga merupakan penentu utama keberhasilan pendidikan dan pembelajaran merupakan proses komunikasi dua arah, mengajar dilakukan oleh pihak guru sebagai pendidik, sedangkan belajar dilakukan oleh peserta didik atau murid. Pembelajaran IPS merupakan pembelajaran yang menelaah dan menganalis kejadian masa lampau SU (2000:30) menyatakan bahwa IPS sebagai ilmu bidang studi memiliki garapan yang dipelajari cukup luas. Bidang garapannya itu meliputi gejala-gejala dan masalah kehidupan manusia di masyarakat.
Baca lebih lanjut

51 Baca lebih lajut

(ABSTRAK) PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPA DI KELAS V SDN 02 BULUNGKULON KECAMATAN JEKULO KABUPATEN KUDUS.

(ABSTRAK) PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPA DI KELAS V SDN 02 BULUNGKULON KECAMATAN JEKULO KABUPATEN KUDUS.

Kuwati, Arismi. 2010 . Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Sebagai Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Bidang Studi Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Di Kelas V SDN 02 Bulungkulon Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus, Sarjana Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang. Pembimbing I: Dr. Sri Sulistyorini, M.Pd. , Pembimbing II: Drs. A. Busyairi Harrits, M.Ag.

2 Baca lebih lajut

(ABSTRAK) PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPA DI KELAS V SDN 02 BULUNGKULON KECAMATAN JEKULO KABUPATEN KUDUS.

(ABSTRAK) PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPA DI KELAS V SDN 02 BULUNGKULON KECAMATAN JEKULO KABUPATEN KUDUS.

Kuwati, Arismi. 2010 . Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Sebagai Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Bidang Studi Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Di Kelas V SDN 02 Bulungkulon Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus, Sarjana Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang. Pembimbing I: Dr. Sri Sulistyorini, M.Pd. , Pembimbing II: Drs. A. Busyairi Harrits, M.Ag.

2 Baca lebih lajut

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus - Repositori Universitas Muria Kudus

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus - Repositori Universitas Muria Kudus

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing Untuk Meningkatkan Keaktifan Dan Hasil Belajar Pkn Kelas V Sd Negeri Bungbungan.. Skripsi: Universitas Pendidikan Ganes[r]

2 Baca lebih lajut

PENERAPAJIGSA Penerapan Metode Demonstrasi Dan Model Kooperatif Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Kreatifitas Belajar Ipa Pada Siswa Kelas Iv Sd N Mantingan Kecamatan Jaken Kabupaten Pati Tahun Ajaran 2012/2013.

PENERAPAJIGSA Penerapan Metode Demonstrasi Dan Model Kooperatif Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Kreatifitas Belajar Ipa Pada Siswa Kelas Iv Sd N Mantingan Kecamatan Jaken Kabupaten Pati Tahun Ajaran 2012/2013.

VII Lembar Observasi Guru Siklus II ……………………….. 92 VIII Lembar Observasi Kreatifitas Belajar Siswa Siklus I…… 93 IX Daftar Kriteria Persentase Kreatifitas Siswa Awal……… 95 X Daftar Kriteria Persentase Kreatifitas Siswa Siklus I……. 96 XI Daftar Kriteria Persentase Kreatifitas Siswa Siklus II…... 97 XII Surat Ijin Riset.................................................................... 98 XIII Surat Tanda Bukti Penelitian.............................................. 99

16 Baca lebih lajut

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw II untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SD Negeri 97 Pekanbaru

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw II untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SD Negeri 97 Pekanbaru

Berdasarkan teknik analisis pengumpulan data pada Bab III maka diperoleh kesimpulan tentang data hasil belajar melalui ulangan harian, aktivitas guru dan siswa, serta ketercapaian KKM IPA yaitu 75 dan keberhasilan tindakan. Dari analisis data tentang hasil belajar siswa melalui ulangan harian mengalami peningkatan yaitu pada skor awal dengan rata-rata 68,1 sedangkan pada siklus I dengan nilai rata-rata 75,35 dan siklus II dengan nilai rata-rata 85,5. Jadi dari skor awal ke siklus I terjadi peningkatan hasil belajar siswa sebesar 7,25, sedangkan dari siklus I ke siklus II terjadi peningkatan hasil belajar sebesar 10,15. Hal ini menunjukkan bahwa pada data awal siswa yang tuntas sebanyak 16 orang (40%) dan yang tidak tuntas sebanyak 24 orang (60%). Maka dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw II ini terjadi peningkatan yaitu pada siklus I siswa yang tuntas sebanyak 26 orang (65%) dan pada ulangan kedua siklus II siswa yang tuntas sebanyak 34 orang (85%).
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MATERI GAYA KELAS V SD 5 DERSALAM KUDUS

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MATERI GAYA KELAS V SD 5 DERSALAM KUDUS

Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar IPA siswa kelas V SD 5 Dersalam Kudus, aktivitas yang dilakukan siswa kurang bermanfaat karena aktivitas tersebut tidak ada hubungannya dengan pembelajaran, dan cara mengajar guru yang masih menekan siswa untuk menghafal materi tanpa ada pengalaman langsung dari siswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah aktivitas siswa yang terdiri dari aspek afektif dan psikomotorik, keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, dan hasil belajar kognitif IPA melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make a match di kelas V SD 5 Dersalam?. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peningkatan aktivitas siswa yang terdiri dari aspek afektif dan psikomotorik, keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, dan hasil belajar kognitif IPA dengan diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe make a match di kelas V SD 5 Dersalam.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN IPA DI KELAS V SD NEGERI 173315 SILABAN T.P. 2015/2016.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN IPA DI KELAS V SD NEGERI 173315 SILABAN T.P. 2015/2016.

Dalam penulisan skripsi ini, penulis menyadari banyak kendala dan rintangan yang dihadapi oleh penulis, namun berkat bantuan berbagai pihak akhirnya skripsi ini dapat diselesaikan dengan baik, untuk itu penulis mengucapkan terima kasih khususnya kepada Bapak Drs. Parulian Purba, M.Pd, selaku dosen pembimbing yang telah banyak memberikan bimbingan, arahan, dan masukan yang sangat berarti dalam penyusunan skripsi ini.

21 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Upaya Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar IPA Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Tai ( Team Assisted Individualization ) Siswa Kelas V SD Negeri Pandean 02 Kecamatan Ngablak Kabupat

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Upaya Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar IPA Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Tai ( Team Assisted Individualization ) Siswa Kelas V SD Negeri Pandean 02 Kecamatan Ngablak Kabupat

Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TAI dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPA siswa kelas V SD N Pandean 02. Hal tersebut ditunjukkan dengan hasil angket motivasi siswa pada pra siklus diperoleh rata-rata prosentase 37,05. Meningkat pada siklus 1 dengan rata- rata prosentase 76,71. Meningkat pada siklus 2 dengan rata-rata prosentase 88,21. Untuk rata-rata hasil belajar pada pra siklus hanya 60,26. Meningkat pada siklus 1 dengan rata-rata hasil belajar 76,71. Meningkat pada siklus 2 dengan rata-rata hasil belajar 87,06 dengan ketuntasan klasikal 100%.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE KANCING GEMERINCING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V DI SD NEGERI 104208 CINTA RAKYAT TAHUN AJARAN 2016/2017.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE KANCING GEMERINCING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V DI SD NEGERI 104208 CINTA RAKYAT TAHUN AJARAN 2016/2017.

Mustikasari, dkk. 2015. Hasil penerapan model cooperative learning tipe kancing gemerincing untuk mengembangkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada konsep energi. Journal Aniologi, (Online) , vol. 3 ,No 2, dalam (http://kd- cibiru.upi.edu/jurnal/index.php/antologipgsd/article/view/368, diakses 21 desember 2016).

14 Baca lebih lajut

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 KEBON JERUK KECAMATAN TANJUNGKARANG TIMUR BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2012/2013

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 KEBON JERUK KECAMATAN TANJUNGKARANG TIMUR BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2012/2013

Belajar adalah modifikasi atau memperteguh kelakuan melalui pengalaman. Belajar merupakan suatu proses, suatu kegiatan dan bukan suatu hasil atau tujuan. Belajar bukan hanya mengingat, akan tetapi lebih luas daripada itu yakni mengalami (Hamalik, 2009: 36). Belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya (Slameto, 2010: 2).

39 Baca lebih lajut

UPAYA MENINGKATKAN RASA INGIN TAHU DAN PRESTASI BELAJAR IPA MATERI SUSUNAN BUMI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW II PADA PESERTA DIDIK KELAS V SD NEGERI MADUSARI 01

UPAYA MENINGKATKAN RASA INGIN TAHU DAN PRESTASI BELAJAR IPA MATERI SUSUNAN BUMI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW II PADA PESERTA DIDIK KELAS V SD NEGERI MADUSARI 01

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan rasa ingin tahu dan prestasi belajar IPA materi susunan bumi melalui model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw II di kelas V SD Negeri Madusari 01 berjumlah 36 peserta didik yang terdiri dari 21 peserta didik laki-laki dan 15 peserta didik perempuan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam 2 siklus dimana dalam setiap siklusnya terdiri dari 2 pertemuan. Setiap siklus meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Untuk memperoleh data hasil penelitian rasa ingin tahu peserta didik menggunakan angket rasa ingin tahu. Rasa ingin tahu peserta didik pada siklus I mencapai 73,26% dan Siklus II 85,13%. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan evaluasi pada peserta didik pada siklus I terdapat 10 orang peserta didik nilainya belum memenuhi KKM dengan persentase ketuntasan 72,22% pada siklus II terdapat 4 orang peserta didik nilainya belum memenuhi KKM dengan persentase ketuntasan 88,89%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah bahwa pembelajaran IPA melalui model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw II dapat meningkatkan rasa ingin tahu dan prestasi belajar peserta didik materi susunan bumi di kelas V SD Negeri Madusari 01.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

S PGSD 1206821 Table of content

S PGSD 1206821 Table of content

v Abdul Salam, 2016 PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS KELAS IV SD Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.[r]

5 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD

Berdasarkan pengalaman guru yang mengajar mata pelajaran IPA kelas V SDN Zeu Christian College ditemukan beberapa permasalahan yang menyebabkan belum tercapainya hasil belajar yang optimal yaitu: (1) proses pembelajaran berpusat pada guru, karena guru belum bisa membuat siswa lebih berperan aktif dalam proses pembelajaran, (2) Guru kurang memberikan motVasi belajar kepada siswa sehingga siswa menjadi kurang aktif dalam kegiatan pembelajaran, (3) guru masih banyak menggunakan model pembelajaran konvensional, (4) guru belum memanfatkan sumber belajar yang lain seperti alat peraga dan lingkungan sekitar, sehingga siswa terkesan jenuh dan bosan dengan metode yang digunakan guru. Hal ini jika dibiarkan maka akan menyebabkan rendahnya hasil belajar IPA.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE WORD SQUARE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN IPA DI KELAS V SD NEGERI 101765 BANDAR SETIA TAHUN AJARAN 2015/2016.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE WORD SQUARE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN IPA DI KELAS V SD NEGERI 101765 BANDAR SETIA TAHUN AJARAN 2015/2016.

tindakan yang baru dengan pembelajaran kooperatif tipe word square sebagai perbaikan tindakan sebelumnya. Namun, agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa, maka tindakan II dilakukan dengancara yang sama namun sedikit dirubah. Pada siklus II siswa diberikan LKS, namun dikerjakan secara berkelompok dan guru sebagai fasilisator dan memantau setiap pekerjaan siswa. Hal ini agar siswa dapat berdiskusi dengan teman lainnya. Sehingga dapat bertukar pikiran dan saling mengemukakan pendapat sehingga lebih memudahkan siswa untuk memecahkan masalah yang ada pada LKS. Terlihat pada siklus II, nilai rata - rata kelas pada tes hasil belajar II meningkat menjadi 78,94 dengan tingkat ketuntasan belajar klasikal 96,97 %.
Baca lebih lanjut

35 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...