Top PDF Peran berubah dari lslam Politik

Peran berubah dari lslam Politik

Peran berubah dari lslam Politik

Apalagi bila demokrasi ini sudah bias dengan kepentingan para sponsor dan pemainnya. Para sponsor ini mampu membayar media, pengamat, konsultan politik, LSM, hingga para penegak hukum yang bisa disuap. Para sponsor ini adalah kaum kapitalis hitam, baik domestik ataupun asing. Mereka memandang aktivitas politik selayaknya investasi bisasa. Para pemain ini memandang politik hanya sebagai petualangan untuk mencari keuntungan, bukan aktivitas untuk melayani urusan publik. Akibatnya, demokrasi tersandera tiga kali: pertama oleh opini sekular-liberal, kedua oleh dominasi para kapitalis hitam, dan ketiga oleh para petualang.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

3.7 Mengevaluasi peran pelajar, Mahasiswa dan tokoh masyarakat dalam perubahan politik dan ketatanegaraan Indonesia 3.7.1 3.7.2 3.7.3 3.7.4 Menganalisis berbagai faktor yang menyebabkan terjadinya peristiwa politik dan lahirnya Gerakan Pelajar dan Mahasis

3.7 Mengevaluasi peran pelajar, Mahasiswa dan tokoh masyarakat dalam perubahan politik dan ketatanegaraan Indonesia 3.7.1 3.7.2 3.7.3 3.7.4 Menganalisis berbagai faktor yang menyebabkan terjadinya peristiwa politik dan lahirnya Gerakan Pelajar dan Mahasis

didalamnya merupakan gerakan mahasiswa, lewat diskusi-diskusi bawah tanah di Asrama Menteng, Asrama Cikini dan Asrama Kebon Sirih, berhasil membawa perubahan pada bangsa Indonesia, sehingga menemukan kemerdekaannya sendiri. Peran gerakan pemuda tidak habis oleh waktu. Sejak tahun 1908, 1928 hingga 1945, pemuda tetap berkobar dengan pemikirannya yang berani dan kritis untuk memperjuangkan hak-hak bangsa Indonesia. Memang waktu yang panjang untuk menemukan sebuah kemerdekaan, namun dengan strategi gerakan yang tepat bangsa ini telah menemukan nasibnya sendiri. Ditangan gerakan pemudalah nasib bangsa ini berubah, dan ditangan pemuda jugalah perubahan terjadi.
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

3.7 Mengevaluasi peran pelajar, Mahasiswa dan tokoh masyarakat dalam perubahan politik dan ketatanegaraan Indonesia 3.7.1 3.7.2 3.7.3 3.7.4 Menganalisis berbagai faktor yang menyebabkan terjadinya peristiwa politik dan lahirnya Gerakan Pelajar dan Mahasis

3.7 Mengevaluasi peran pelajar, Mahasiswa dan tokoh masyarakat dalam perubahan politik dan ketatanegaraan Indonesia 3.7.1 3.7.2 3.7.3 3.7.4 Menganalisis berbagai faktor yang menyebabkan terjadinya peristiwa politik dan lahirnya Gerakan Pelajar dan Mahasis

didalamnya merupakan gerakan mahasiswa, lewat diskusi-diskusi bawah tanah di Asrama Menteng, Asrama Cikini dan Asrama Kebon Sirih, berhasil membawa perubahan pada bangsa Indonesia, sehingga menemukan kemerdekaannya sendiri. Peran gerakan pemuda tidak habis oleh waktu. Sejak tahun 1908, 1928 hingga 1945, pemuda tetap berkobar dengan pemikirannya yang berani dan kritis untuk memperjuangkan hak-hak bangsa Indonesia. Memang waktu yang panjang untuk menemukan sebuah kemerdekaan, namun dengan strategi gerakan yang tepat bangsa ini telah menemukan nasibnya sendiri. Ditangan gerakan pemudalah nasib bangsa ini berubah, dan ditangan pemuda jugalah perubahan terjadi.
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

Peran perempuan Militer dalam Politik

Peran perempuan Militer dalam Politik

Pada masa transisi dari Demokrasi Terpimpin ke Demokrasi Pancasila, terutama pada saat terjadinya pengambilalihan kekuasaan di Indonesia, 1965- 1968, militer semakin mendominasi politik Indonesia. Memang, ada argumentasi bahwa peralihan kekuasaan dari sukarno ke Suharto bukanlah suatu “kudeta militer”. Akan tetapi, sebagian pengamat politik mensinyalir adanya kecenderungan itu. Alasan ABRI mengambil alih kekuasaan karena situasi politik dan ekonomi Indonesia saat itu sangat parah. Untuk mencegah kesan bahwa penguasa Orde Baru adalah suatu rezim militer, militer berupaya untuk menggandeng mitra politik sipil, yaitu dengan membentuk Sekretariat Bersama Golongan Karya yang kemudian menjadi Golongan Karya (GolKar). Koalisi untuk membangun jaringan politik agar tetap berkuasa, tampaknya merupakan kepentingan utama pada masa itu. Ini berlanjut dengan dilucutinya kekuatan politik partai lama.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

MAKALAH PERAN SERTA DALAM SISTEM POLITIK

MAKALAH PERAN SERTA DALAM SISTEM POLITIK

Untuk menciptakan masyarakat politik maka pemerintah harus memberikan pendidikan politik kepada warga negaranya, pendidikan politik dimaksudkan untuk mengembangkan dan mempertahankan situasi politik yang sudah ada. Sehingga masyarakat akan menjadi melek politik dan dengan pendidikan politik masyarakat akan tahu bagaimana system politik dan budaya politik yang ada di negara tersebut sehingga sangat perpengaruh terhadap keberlangsungsn dan perkembangan politik di negaranya. Pendidikan politik di Indonesia dilakuakan diantaranya melalui pendidikan formal di sekolah seperti pelajaran Pendidikan Kewarganegaaan.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

PERAN HKBP DALAM POLITIK DI INDONESIA

PERAN HKBP DALAM POLITIK DI INDONESIA

mengajarkan nilai positif dan etos yang baik (poin 1); memberikan pendidikan politik bagi warga gereja (poin 2); melakukan berbagai lobi terhadap warganya yang menduduki jabatan penting pemerintahan mengenai isu kemasyarakatan (poin 3), bahkan mungkin melakukan pembangkangan sosial (poin 6) dan ikut serta dalam gerakan revolusi ketika diperlukan (poin 7) ketika keadaan menjadi kritis dan genting. Tentu, kita masih harus memberi definisi mengenai apa itu situasi kritis. Tetapi peran gereja dalam politik praktis yang bersifat

12 Baca lebih lajut

Peran Keluarga dalam Partisipasi Politik

Peran Keluarga dalam Partisipasi Politik

dirinya. Orang-orang Perancis berbeda dengan orang-orang Inggris, Rusia, Jerman ataaupun Amerika. Demikian juga, orang-orang Indonesia berbeda dengan orang- orang Malaysia, Thailand ataupun Filipina, meskipun barangkali mereka adalah serumpun. Kedua, orientasi terhadap kekuasaan. Ketiga, rekrutmen pemimpin. Pemimpin politik lebih dari pada orang-orang biasa yang mempunyai pengaruh terhadap kelompok-kelompok politik. Cara dimana mereka naik ke puncak kekuasaan – untuk meraih kontrol alat-alat kekuasaan politik – adalah aspek signifikan dalam budaya politik suatu bangsa. Dalam banyak negara, kepemimpinan politik dimonopoli oleh keluarga-keluarga khusus, status sosial, agama, latar belakang etnik, dan pendidikan. Hasilnya hanya sekelompok kecil anggota masyarakat yang dapat berharap untuk mendapatkan kekuasaan, dan tidak mengherankan jika kebijakan publik lebih merefleksikan kepentingan- kepentingannya. Terakhir, gaya politik. Sikap individu terhadap proses politik dan pandangannya mengenai hubungannya itu memberi perbedaan gaya pada budaya politik. Sebagai contoh, individu melihat bahwa proses perubahan akan sangat dipengaruhi oleh berbagai tindak kekerasan, hukum, dan kepentingan. Selanjutnya, individu-individu ini akan mencari sesuatu yang mungkin mereka dapat melalui kekuatan, memenangkannya melalui tawar-menawar atau mereka akan meraihnya dengan menggunakan keduanya. #( Winarno, Budi. Sistem Politik Indonesia Era Reformasi.)#
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Peran Masyarakat dalam Sistem Politik di

Peran Masyarakat dalam Sistem Politik di

Bahwa partai politik merupakan sarana partisipasi politik masyarakat dalam mengembangkan kehidupan demokrasi untuk menjunjung tinggi kebebasan yang bertanggung jawab. Hal ini untuk memperkukuh kemerdekaan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat merupakan bagian dari upaya untuk mewujudkan kehidupan bangsa yang kuat dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur serta demokratis dan berdasarkan hukum.

30 Baca lebih lajut

Peran politik dalam pengetasan kemiskina

Peran politik dalam pengetasan kemiskina

Lantas, ketika kita sedang membicarakan kebijakan, perilaku “si pembuat” kebijakan, secara tidak langsung kita telah membicarakan politik. Lalu apa sebenarnya itu politik? Politik adalah usaha menggapai kehidupan yang lebih baik. Plato dan Aristoteles menamakannya sebagai en dam onia atau good life. Pada dasarnya politik dalam suatu negara berkaitan dengan pengambilan keputusan, kebijakan publik, dan alokasi serta distribusi. Sebagaimana yang terjadi, bahwasanya fenomena sosial atau masalah sosial bisa terjadi apabila lingkungan tidak dapat memenuhi sumber daya, sumber daya disini bukan bukan hanya manusia, bisa jadi kebijakan-kebijakan yang berlaku, tidak mendukung atau kurang tegas dalam mengatasi permasalahan atau fenomena sosial yang ada atau mungkin juga “si pelaksana” kebijakan yang tidak tegas dan acuh tak acuh akan masalah sosial yang ada. Lantas bagaimana kebijakan-kebijakan yang ada dapat terbentuk? Dalam suatu sistem politik terdapat inputs dan ouputs, dimana inputs bersifat dukungan, outputs bentuk kebijakan dan peraturan kedua hal ini tidak akan pernah lepas, sebab ketika kita membicarakan politik tidak akan pernah lepas dari kata dukungan dan kebijakan. Sistem terdiri dari berbagai komponen dimana mereka saling bergantung pada yang lain dan saling mengadakan interaksi, sehingga dalam proses terbentuknya kebijakan banyak sekali tahap-tahap yang terjadi tidak hanya dari pemerintah atau “si pembuat” kebijakan, tetapi masyarakat juga bisa mengeluarkan aspirasinya atau dukungannya akan kebijakan yang akan dibuat. Perubahan dalam suatu bagian dalam sistem itu mempengaruhi seluruh sitem layaknya dukungan dan kebijakan. Kebijakan publik dan kelembagaannya bertujuan untuk melindungi warga negara dari masalah sosial dan kemiskinan, dan tujuan akhirnya untuk memungkinkan mereka mencapai tujuan hidupnya (UNRISD). Dimana dalam proses pembuatannya kebijakan public, melalui beberapa tahap diantaranya adalah tahap perumusan kebijakan, tahap implementasi kebijakan, dan tahap evaluasi kebijakan. Dengan begitu mengapa penting bagi kita untuk mempelajari politik apalagi dengan, perkembangan zaman sekarang agar kita mengerti dan memungkinkan menemukan solusi atas permasalahan sosial yang ada, khususnya kemiskinan.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Aktor politik sebagai salah satu kekuata

Aktor politik sebagai salah satu kekuata

Pada tahun 2014, kemenangan partai dalam pemilu pun faktanya tak lepas dari peran serta figur aktor politik yang membangun pencitraan untuk mendongkrak suara partainya. Hal ini dibuktikan dengan kemunculan sosok-sosok seperti Jokowi sebagai pemimpin yang terkenal dengan keluguannya, dan kedekatannya dengan rakyat, membuat PDIP tak luput dari ikon sang jokowi dalam setiap kampanyenya. Atau sosok Prabowo yang tahun ini sukses mendongkrak suara Partai Gerindra dengan begitu signifikan dari periode pemilu sebelumnya, ditambah sosok Soeharto dengan pencitraan keberhasilannya sebagai presiden RI di era orde baru, masih tak lepas menjadi figur sorotan di partai Golkar.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

BUDAYA POLITIK DI INDONESIA (1)

BUDAYA POLITIK DI INDONESIA (1)

BUDAYA POLITIK SUBJEK SUBJECT POLITICAL CULTURE • Masyarakat dan individunya telah mempunyai perhatian dan minat terhadap sistem politik • Meski peran politik yang dilakukannya masih[r]

22 Baca lebih lajut

Pendidikan Politik Peran Mahasiswa dalam

Pendidikan Politik Peran Mahasiswa dalam

Hal yang sangat berbeda terjadi pada pemilu ke-9 yaitu tahun 2004. Kalau pada pemilu sebelumnya, untuk memilih DPR, rakyat hanya memilih lambang partai politik. Sedangkan pada tahun 2004 ini rakyat memilih para wakilnya secara terbuka, yaitu dengan memilih nama-nama calon DPR secara langsung, serta memilih Dewan Perwakilan Daerah secara langsung pula. (Suprihatini, 2008:53-55) Model pemilu 2004 ini kemudian diikuti juga pada pemilihan kepala daerah (pilkada). Hal yang tidak jauh beda juga terjadi pada pemilu selanjutnya, yaitu pemilu ke-10 pada tahun 2009 dan 2014 nantinya.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Identifikasi Peran Partai Politik dalam

Identifikasi Peran Partai Politik dalam

Partai politik di Indonesia menjalankan beberapa peran dan fungsi, diantaranya adalah sebagai sosialisasi politik dan komunikasi politik. Dalam sosialisasi politik, Partai Nasdem menggunakan media elektronik untuk memperkenalkan simbol politik dan visi-misi partai pada pileg 2014. Sedangkan sosialisasi politik PKS pada pileg 2009 melalui media cetak. Fungsi partai politik sebagai komunikasi politik terlihat pada PDIP sebagai perwakilan masyarakat dalam pemekaran wilayah. Hal tersebut juga menjadikan PDIP memenuhi perannya sebagai komunikator; lobbying; negosiasi; serta mediator politik dalam mewakili kepentingan masyarakat menjelang pemilihan umum 2014.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Fungsi dan peran partai politik

Fungsi dan peran partai politik

Kedua, partai sebagai sarana sosialisasi politik. Di dalam ilmu politik, sosialisasi politik diartikan sebagai proses melalui mana seseorang memperoleh sikap dan orientasi terhadap fenomena politik. Biasanya proses sosialisasi berjalan secara berangsur-angsur dari masa kanak- kanak sampai dewasa. Selain itu sosialisasi politik juga mencakup proses melalui mana masyarakat menyampaikan norma-norma dan nilai-nilai dari satu generasi ke generasi berikutnya.

12 Baca lebih lajut

4. Peran Sosial dalam Politik

4. Peran Sosial dalam Politik

• Dramaturgi atau peran social dalam politik adalah peranan yang diambil para actor politik dalam mencapai tujuan politiknya. Peranan ini meliputi peran yang dilihat orang atau rakyat atau konstituen/pemilih maupun peran dibelakang layar dalam mempersiapkan kemenangan dirinya. • Para actor politik ini berusaha menarik perhatian khalayak dengan

27 Baca lebih lajut

Masyarakat Sipil by Larry Diamond

Masyarakat Sipil by Larry Diamond

Tentunya, keberadaan masyarakat sipil memiliki karakteristik tersendiri seperti dapat mengelola urusan internalnya secara mandiri dan formal karena masyarakat sipil tidak boleh diselami oleh negara dalam urusan internalnya. Sebuah organisasi masyarakat sipil memiliki tujuan dan metode yang terorganisir sehingga sanggup menahan godaan dari kelompok-kelompok kepentingan yang hanya menginginkan kekuasaan di negara ataupun menolak rule of law. Masyarakat sipil memiliki tingkatan kelembagaan sebagaimana halnya seperti pada partai-partai politik sehingga memiliki sumber daya untuk penyelenggaraan stabilitas serta pernyelenggaraan demokrasi. Seperti yang sudah saya katakan di paragrap sebelumnya bahwa, salah satu karatersitik masyarakat sipil yatu pluraslisme, walaupun anggotanya berasal dari golongan yang berbeda-beda yang tentunya memiliki kepentingan yang berbeda pula, akan tetapi tidak lah semua kepentingan dari anggotanya dapat terwakili. Karakteristik masyarakat sipil yang terakhir (kelima) yaitu memiliki ke-solid-an antar anggotanya, hal ini sangat diperlukan dalam sebuah organisasi terkhususnya masyarakat sipil dalam menjalankan kepentingan-kepentingan nya demi tujuan bersama seluruh anggota serta publik yang merasa terwakili.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Otonomi Daerah dan Pengentasan Kemiskina

Otonomi Daerah dan Pengentasan Kemiskina

Salah satu dasar pemikiran diberlakukannya otonomi daerah menurut Penjelasan UU RI No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah adalah, pemberitahuan otonomi luas kepada daerah diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan, pelayanan, pemberdayaan dan peran serta masyarakat. Dengan adanya otonomi daerah, daerah memiliki kewenangan membuat kebijakan daerah untuk memberi pelayanan, peningkatan peran serta, prakarsa, dan pemberdayaan masyarakat yang bertujuan pada peningkatan kesejahteraan rakyat. Jadi pada dasarnya otonomi daerah bertujuan untuk memberdayakan daerah termasuk meningkatkan kesejahteraan rakyat yang merupakan bagian utama dari tujuan nasional.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Komunikasi Massa sebagai Faktor Perubah

Komunikasi Massa sebagai Faktor Perubah

Kebiasaann yang telah menjadi budaya elite politik adalah menganggap iklan sebagai media yang efektif dalam mengkomunikasikan ide, terutama dalam konteks menjual produk dan jasa kepada konsumen. Dalam ranah komunikasi bisnis ataupun dalam komunikasi pemasaran iklan dipercaya mampu mempengaruhi keputusan khalayak utuk membeli produk yang diiklankan. Hal demikian juga terjadi dalam iklan politik. Iklan politik yang dibuat oleh partai politik pada saat menjelang pemilihan umum dengan mudah di anggap sebagai propaganda partai untuk mendapatkan dukungan dari khalayak. Iklan politik dianggap sebagai propaganda karena iklan politik merupakan bujuk rayu dari pemasangannya pada khalayak serta ajakan untuk memilih partai politik yang bersangkutan. Kelemahan iklan adalah aktivitas periklanan dianggap sebagai ‘propaganda’, bias dan parsial. 7 Iklan politik
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Pendekatan Perbandingan Politik sebagai kekuatan

Pendekatan Perbandingan Politik sebagai kekuatan

gerakan sosial dan kelompok kepentingan, saling berinteraksi satu sama lain jika dan ketika mereka memiliki konflik kepentingan atau pandangan mengenai isu-isu sosial yang tidak dapat dipecahkan oleh mereka yaitu kekurangan dalam hal self-regulation (Pennings, et.al, 2006: 25). Pemerintahan adalah kerangka yang tersedia dari 'aturan main' formal dan informal yang juga disebut dengan lembaga yang bertugas untuk mengarahkan perilaku para aktor politik. Dalam suatu pemerintahan, juga terdapat yang biasa disebut dengan kebijakan. Kebijakan menunjukkan keputusan politik yang dibuat untuk masyarakat (sering disebut dengan output), yang kemudian diimplementasikan dalam masyarakat. Melakukan penelitian dalam ilmu-ilmu sosial, yaitu tentang orang-orang, masyarakat, negara, dan lain-lain, selalu menyiratkan pengurangan kompleksitas dalam kehidupan nyata. Metode komparatif berguna dalam mencapai tujuan ini karena memungkinkan untuk mengendalikan kontekstual variasi. Oleh karena itu masalah ini adalah bagaimana memilih kombinasi yang tepat kasus dan variabel yang relevan untuk memvalidasi teori tanpa mengabaikan relevan fitur kontekstual (Pennings, et.al, 2006: 26-27).
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...