Top PDF UJI PRASKRINING AKTIVITAS ANTIKANKER HERBA CIPLUKAN (Physalis minima Linn.) DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BST) (Ekstrak n-heksana dan Ekstrak Metanol)

UJI PRASKRINING AKTIVITAS ANTIKANKER HERBA CIPLUKAN (Physalis minima Linn.) DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BST) (Ekstrak n-heksana dan Ekstrak Metanol)

UJI PRASKRINING AKTIVITAS ANTIKANKER HERBA CIPLUKAN (Physalis minima Linn.) DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BST) (Ekstrak n-heksana dan Ekstrak Metanol)

KATA PENGANTAR BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM Alhamdulillahirrobbil’alamin, segala puji dan syukur penulis panjat kan kepada Allah Subbanahu Wa Ta’ala atas segala limpahan rahmat, nikmat dan pertolongaNya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul UJI PRASKRINING AKTIVITAS ANTIKANKER HERBA CIPLUKAN (Physalis minima Linn.) DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BST) (Ekstrak n-heksana dan ekstrak Metanol). Yang diajukan untuk memperoleh gelar sarjana farmasi pada Program Studi Farmasi Universitas Muhammadiyah Malang.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

UJI PRASKRINING AKTIVITAS ANTIKANKER DAUN KEMBANG BOKOR (Hydrangea macrophylla) DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (Ekstrak n-Heksana dan Ekstrak Metanol)

UJI PRASKRINING AKTIVITAS ANTIKANKER DAUN KEMBANG BOKOR (Hydrangea macrophylla) DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (Ekstrak n-Heksana dan Ekstrak Metanol)

iv KATA PENGANTAR BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM Alhamdulillahirobbil ‘alamin . Segala puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, atas segala limpahan rahmat, nikmat dan pertolongan-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul UJI PRASKRINING AKTIVITAS ANTIKANKER DAUN KEMBANG BOKOR (Hydrangea macrophylla) DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (Ekstrak n- Heksana dan Ekstrak Metanol) yang diajukkan untuk memperoleh gelar sarjana Farmasi pada Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang.
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

UJI PRASKRINNING AKTIVITAS ANTIKANKER DAUN MATOA (Pometia pinnata) DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (Ekstrak n-Heksana dan Ekstrak Metanol)

UJI PRASKRINNING AKTIVITAS ANTIKANKER DAUN MATOA (Pometia pinnata) DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (Ekstrak n-Heksana dan Ekstrak Metanol)

DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (Ekstrak n-Heksana dan Ekstrak Metanol) Kanker menjadi penyebab utama kematian didunia. Mahalnya harga obat antikanker dan tidak tahan efek samping kemoterapi menyebabkan sebagian penderita memilih pengobatan alternatif dengan memanfaatkan bahan alam. Salah satu tanaman yang secara empiris dimanfaatkan sebagai antikanker adalah Pometia pinnata.

24 Baca lebih lajut

UJI PRASKRINING AKTIVITAS ANTIKANKER EKSTRAK HERBA Impatiens balsamina Linn DENGAN METODE BST (Ekstrak n-Heksana dan Ekstrak Metanol dari Herba Pacar Air)

UJI PRASKRINING AKTIVITAS ANTIKANKER EKSTRAK HERBA Impatiens balsamina Linn DENGAN METODE BST (Ekstrak n-Heksana dan Ekstrak Metanol dari Herba Pacar Air)

iv KATA PENGANTAR Alhamdulillahi robbil’alamin, segala puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas segala limpahan rahmat, nikmat dan pertolongan-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul UJI PRASKRINING AKTIVITAS ANTIKANKER EKSTRAK Impatiens balsamina Linn DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (Ekstrak n-Heksana dan Ekstrak Metanol dari Herba Pacar Air), yang diajukan untuk memperoleh gelar sarjana farmasi pada Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang.
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

UJI PRASKRINING AKTIVITAS ANTIKANKER BIJI RAMBUTAN (Nephelium lappaceum Linn.) DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BST) (Ekstrak n-Heksana dan Ekstrak Metanol)

UJI PRASKRINING AKTIVITAS ANTIKANKER BIJI RAMBUTAN (Nephelium lappaceum Linn.) DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BST) (Ekstrak n-Heksana dan Ekstrak Metanol)

Pemanfaatan bahan tanaman untuk pengobatan kanker biasanya dilakukan berdasarkan pengalaman secara turun-temurun. Tetapi pada saat ini telah dilakukan beberapa penelitian tanaman obat yang berkhasiat sebagai antikanker, diantaranya adalah acetogenins dalam sirsak yang dapat menghambat adenosina trifosfat sebagai sumber energi pada sel kanker, vinblastin dan vinkristin dalam tapak dara yang dapat menghambat pembelahan sel kanker pada tingkat mitosis, menghambat sintesis purin, DNA dan RNA pada sel kanker sehingga perkembangan sel kanker dapat dihambat. Dengan demikian, data – data penelitian dari beberapa tanaman diatas dapat dikembangkan ke produk fitofarmaka yang telah diuji secara klinis (Wijayakusuma, 2008).
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

UJI PRASKRINING AKTIVITAS ANTIKANKER DAUN KUCAI (Allium odorum L.) DENGAN METODE Brine Shrimp Lethality Test (BST) (EKSTRAK n-HEKSANA DAN EKSTRAK METANOL)

UJI PRASKRINING AKTIVITAS ANTIKANKER DAUN KUCAI (Allium odorum L.) DENGAN METODE Brine Shrimp Lethality Test (BST) (EKSTRAK n-HEKSANA DAN EKSTRAK METANOL)

Indonesia terkenal dengan kekayaan akan berbagai jenis tumbuhan yang berkhasiat obat, termasuk obat untuk pengobatan kanker (Dalimarth, 2004). Tanaman obat mempunyai prospek yang sangat baik sebagai pengobatan kanker. Di Indonesia penggunaan tanaman obat memang belum diakui secara medis, meski dari pengalaman turun-temurun jelas bahwa tanaman obat mempunyai manfaat yang cukup besar untuk kesehatan. Penggunaan herba di Indonesia untuk memerangi kanker diyakini banyak pihak telah berjalan sejak zaman nenek moyang kita. Sebelum tersentuh oleh kedokteran modern, semua masyarakat dan kultur dunia menggantungkan diri pada pengobatan tradisional masing-masing yang mayoritas berbasis ramuan herbal (Mangan, 2005).
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

UJI PRASKRINING AKTIVITAS ANTIKANKER DAUN LENGKENG (Euphoria longana Lamk) DENGAN METODE Brine Shrimp Lethality Test (BST) (Ekstrak n-Heksana dan Ekstrak Metanol)

UJI PRASKRINING AKTIVITAS ANTIKANKER DAUN LENGKENG (Euphoria longana Lamk) DENGAN METODE Brine Shrimp Lethality Test (BST) (Ekstrak n-Heksana dan Ekstrak Metanol)

v RINGKASAN Sampai saat ini, penyakit kanker masih termasuk salah satu penyakit yang sangat ditakuti oleh masyarakat, hal ini disebabkan karena angka kematian akibat kanker sangat tinggi. Terapi pengobatan kanker pada umumnya dilakukan dengan cara operasi, radiasi, kemoterapi dan immunoterapi. Selain cara-cara diatas, sebagian penerita lebih memilih melakukan pengobatan alternative, salah satunya dengan memanfaatkan bahan alam. Hal ini dilatarbelakangi karena maha;lnya harga obat antikanker dan tidak tahan terhadap efek buruk kemoterapi. Salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai antikanker adalah (Euphoria longana Lamk.).
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

UJI PRASKRINING AKTIVITAS ANTIKANKER KULIT BATANG TABEBUIA BUNGA KUNING (Tabebuia chrysantha Nichols.) DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BST) (Ekstrak n-Heksana dan Ekstrak Metanol)

UJI PRASKRINING AKTIVITAS ANTIKANKER KULIT BATANG TABEBUIA BUNGA KUNING (Tabebuia chrysantha Nichols.) DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BST) (Ekstrak n-Heksana dan Ekstrak Metanol)

Salah satu metode untuk menguji bahan-bahan yang bersifat sitotoksik yaitu dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BST). Metode ini menggunakan larva Artemia salina Leach. sebagai hewan coba. Uji toksisitas dengan metode BST ini merupakan uji toksisitas akut yaitu efek toksik dari suatu senyawa ditentukan dalam waktu singkat setelah pemberian dosis uji. Prosedurnya dengan menentukan nilai LC 50 dari aktivitas komponen aktif tanaman terhadap larva Artemia salina Leach. Suatu ekstrak dikatakan aktif sebagai antikanker berdasarkan metode BST jika harga LC 50 < 1000 μg/ml.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

UJI PRASKRINING AKTIVITAS ANTIKANKER EKSTRAK HERBA Chentotheca longilamina Ohwi (Dengan Metode BST pada Ekstrak n-Heksana dan Ekstrak Metanol)

UJI PRASKRINING AKTIVITAS ANTIKANKER EKSTRAK HERBA Chentotheca longilamina Ohwi (Dengan Metode BST pada Ekstrak n-Heksana dan Ekstrak Metanol)

ABSTRACT Cancer is the second major cause of death after cardiac disease. The high cost and adverse effect of cancer therapy give a chance to make an exploration of research a medicine of cancer.Variety of plants in Indonesia provides opportunity to utilize Chentotecha longilamina Ohwi for research a compound of new anti-cancer. The research aimed to find out that n-heksana and methanol extract herbs Chentotecha longilamina Ohwi has anti- cancer activity with a method of Brine Shrimp Lethality Test and to find out a chemical content that show up an activity that potentially as anti-cancer with doing Herbal toxicity test Chentotecha longilamina Ohwi to Artemia salina leach as first biologist’s screening. An activity test refers to extract n-heksana n extract methanol chentotecha longilamina Ohwi.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

UJI PRASKRINNING AKTIVITAS ANTIKANKER BIJI GANDARIA (Bouea macrophylla Griffith) DENGAN METODE Brine Shrimp Lethality Test (BST) (Ekstrak n-Heksanadan Metanol)

UJI PRASKRINNING AKTIVITAS ANTIKANKER BIJI GANDARIA (Bouea macrophylla Griffith) DENGAN METODE Brine Shrimp Lethality Test (BST) (Ekstrak n-Heksanadan Metanol)

ABSTRAK Penyakit kanker, penyakit yang diakibatkan oleh adanya pertumbuhan sel-sel yang tidak terkendali. Keadaan ini terjadi akibat faktor-faktor seperti kelainan genetik, faktor lingkungan, makanan yang mengandung bahan kimia berbahaya,infeksi virus, infeksi mikroorganisme, gangguan keseimbangan hormonal, emesional, radikal bebas, kebiasaan dan gaya hidup. Penyakit kanker termasuk urutan kedua setelah penyakit jantung.Besarnya biaya yang di keluarkan dan efek samping yang merugikan memberikan peluang untuk melakukan eksplorasi dalam usaha pencarian obat kanker.keanekaragaman tumbuhan indonesia memberi peluang untuk memanfaatkan biji Bouea macrophylla Griffith untuk pencarian senyawa anti kanker yang baru. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui apakah ekstrak n-heksana dan ekstrak metanol biji Bouea macrophylla Griffith Ohwi memiliki aktivitas antikanker dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BST) dan untuk mengetahui kandungan kimia yang menunjukan aktifitas yang berpotensi sebagai antikanker. Pada penelitian ini dilakukan uji toksisitas herba Bouea macrophylla Griffith terhadap Artemia salina Leach sebagai skrining awal aktifitas biologisnya. Uji aktifitas dilakukan terhadap ekstrak n-heksana dan ekstrak metanol Bouea macrophylla Griffith. Data yang di peroleh dengan menghitung jumlah larva yang mati setelah perlakuan 24 jam. Persen kematian digunakan untuk menghitung harga LC 50 dengan metode Probit Analysis menggunakan Brine Shrimp Lethality Test (BST). Komponen penyusun ekstrak paling aktif dianalisa dengan Komatrografi Lapis Tipis (KLT).
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

UJI AKTIVITAS ANTIKANKER HERBA PACAR AIR (Impatients balsamina Linn.) TERHADAP SEL KANKER PAYUDARA T47D SECARA IN VITRO DENGAN METODE MTT (Ekstrak n-heksana dan Ekstrak Metanol)

UJI AKTIVITAS ANTIKANKER HERBA PACAR AIR (Impatients balsamina Linn.) TERHADAP SEL KANKER PAYUDARA T47D SECARA IN VITRO DENGAN METODE MTT (Ekstrak n-heksana dan Ekstrak Metanol)

3 atsiri, dan derivat kamferol yang berkhasiat untuk mempermudah persalinan dan mengobati kanker saluran pencernaan atas (Dalimartha, 2003). Tanaman pacar air sudah terbukti memiliki aktivitas sebagai antikanker. Hal ini sudah ditunjukkan pada penelitian Amelia (2011) dengan penelitian menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BST). Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh harga LC 50 ekstrak metanol kurang dari 1000 µg/ml yaitu 744,4893 ± 85,96 µg/ml. Dimana dinyatakan bahwa suatu tanaman mempunyai aktivitas antikanker apabila harga LC 50 kurang dari 1000 µg/ml. Dari hasil uji skrining fitokimia pada penelitian Amelia (2011) tersebut juga diketahui bahwa ekstrak metanol herba pacar air mengandung senyawa flavonoid, saponin dan steroid/triterpen yang merupakan komponen senyawa sitotoksik.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

UJI AKTIVITAS ANTIKANKER HERBA PACAR AIR (Impatients balsamina Linn.) TERHADAP SEL KANKER SERVIKS (Sel HeLa) SECARA IN VITRO DENGAN METODE MTT (Ekstrak n-Heksana dan Ekstrak Metanol)

UJI AKTIVITAS ANTIKANKER HERBA PACAR AIR (Impatients balsamina Linn.) TERHADAP SEL KANKER SERVIKS (Sel HeLa) SECARA IN VITRO DENGAN METODE MTT (Ekstrak n-Heksana dan Ekstrak Metanol)

Salah satu tanaman herbal yang dapat dimanfaatkan adalah pacar air (Impatiens balsamina Linn). Studi pendahuluan telah dilakukan dengan tujuan untuk menskrining senyawa toksik dari herba pacar air dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BST). Suatu ekstrak dinyatakan memiliki potensi antikanker jika mempunyai harga LC 50 < 1000 µg/ml. Berdasarkan studi pendahuluan dengan BST diketahui bahwa ekstrak metanol herba pacar air memiliki LC 50 yaitu sebesar 744,4893 ± 85,96 µg/ml yang menggunakan larva Artemia salina Leach. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ekstrak metanol herba pacar air bersifat sitotoksik dan memiliki potensi sebagai antikanker.
Baca lebih lanjut

30 Baca lebih lajut

AKTIVITAS ANTIKANKER EKSTRAK n-heksana DAN EKSTRAK METANOL HERBA PACAR AIR (Impatiens balsamina Linn) TERHADAP SEL KANKER PAYUDARA T47D

AKTIVITAS ANTIKANKER EKSTRAK n-heksana DAN EKSTRAK METANOL HERBA PACAR AIR (Impatiens balsamina Linn) TERHADAP SEL KANKER PAYUDARA T47D

Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi Universitas Airlangga 2 ABSTRAK Pacar Air (Impatiens balsamina Linn.) adalah tanaman yang berfungsi sebagai antikanker, antiinflamasi, antirematik, analgesik, emenagog, dan dapat melunakkan benjolan yang keras (tumor). Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji aktivitas antikanker ekstrak n-heksana dan metanol dari herba pacar air terhadap sel kanker payudara T47D secara in vitro dengan metode MTT (microculture tetrazolium salt). Herba pacar air dikatakan memiliki aktivitasnya dilihat dari jumlah sel hidup yang telah diujikan terhadap sel kanker payudara (sel T47D) dengan metode MTT dalam rentang waktu 24 jam setelah pemberian konsentrasi larutan uji kemudian ditentukan harga IC 50 dengan menggunakan
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

SKRINING AWAL EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH (Piper betle Linn) SEBAGAI ANTIKANKER DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BLT)

SKRINING AWAL EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH (Piper betle Linn) SEBAGAI ANTIKANKER DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BLT)

13. Nugroho T. Pengaruh pemaparan kombinasi ekstrak meniran (Phyllanthus niruri Linn) dan ekstrak sirih (Piper betle Linn) terhadap viabilitas tumor adenocarcinoma mammae mencit C3H secara in vitro. Tesis. Program Magister Ilmu Biomedik, Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro. Semarang. 2003. 14. McLauglin JL, Chang CJ, Smith DL, 1993. Simple bench-top bioassays (brine shrimp and potato discs) for the discovery of plant antitumour compounds. In: Kinghorn AD, Balandrin MF, editors. Human medicinal agents from plants. Washington, D. C.: ACS Symposium 534, American Chemical Society; p. 112- 37.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

UJI FITOKIMIA DAN UJI TOKSISITAS EKSTRAK ETANOL TANAMAN KESEMBUKAN (Paederia foetida Linn.) DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST

UJI FITOKIMIA DAN UJI TOKSISITAS EKSTRAK ETANOL TANAMAN KESEMBUKAN (Paederia foetida Linn.) DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST

Keywords : Kesembukan plant (Paederia foetida Linn, Artemia salina Leach, toxicity test, phytochemical test ABSTRAK Tanaman Kesembukan (Paederia foetida L.) merupakan salah satu tanaman dari suku Rubiaceae (kopi- kopian) yang telah digunakan oleh masyarakat sebagai obat sariawan, obat demam, sesak nafas, obat tekanan darah tinggi, rematik dan herpes. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat toksisitas masing- masing ekstrak tanaman Kesembukan terhadap larva udang Artemia salina L. dan untuk mengetahui kandungan senyawa yang terkandung dalam masing-masing ekstrak tanaman kesembukan.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

SKRINING TOKSISITAS EKSTRAK HERBA BANDOTAN (Ageratum conyzoides L) DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST

SKRINING TOKSISITAS EKSTRAK HERBA BANDOTAN (Ageratum conyzoides L) DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST

UJi Aktivitas dan Fraksinasi Sampel Ekstrak n-heksan dan metanol yang diper- oleh masing-masing diuji toksisitasnya dengan me- tode Brine Shrimp Lethality Test (BST) mengguna- kan larva Artemia salina Leach. Skrining toksisitas ekstrak herba bandotan dengan metode BST ini dipilih karena sederhana, mudah, murah, pelaksa- naannya cepat dan mempunyai korelasi positif terhadap efek toksiknya. Penggunaan larva udang Artemia salina Leach sebagai hewan uji ketoksikan disebabkan karena ukurannya yang sangat kecil sehingga tidak membutuhkan sampel yang banyak dan tidak sulit dalam penanganan. Metode BST dilakukan untuk mendeteksi keberadaan senyawa toksik yang dipakai untuk memonitor dalam isolasi senyawa dari tumbuhan yang berefek toksik de- ngan menentukan harga LC 50 dari senyawa aktif.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

UJI AKTIVITAS SITOTOKSIK EKSTRAK DAN FRAKSI DARI SPON LAUT Petrosia sp. DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST

UJI AKTIVITAS SITOTOKSIK EKSTRAK DAN FRAKSI DARI SPON LAUT Petrosia sp. DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST

Pengujian aktivitas sitotoksik dari ekstrak kental dilakukan sebagai berikut: ekstrak kental ditimbang sebanyak 30 mg, kemudian dilarutkan dalam 3 ml metanol dan ini merupakan larutan induk sampel. Pengujian dilakukan dengan 3 variasi konsentrasi yaitu 1000 ppm, 100 ppm dan 10 ppm,dan setiap kensentrasi dibuat rangkap 3. Larutan uji dibuat dengan memipet masing-masing 500, 50 dan 5 µl dari larutan induk sampel, setelah itu larutan uji dimasukkan dalam desikator sampai semua pelarutnya menguap. Pelarut harus menguap sempurna agar tidak menganggu penentuan toksisitas. Sebagai kontrol disiapkan 3 vial yang hanya diisi 50 µl larutan DMSO. Ekstrak yang sudah kering dari masing-masing vial dilarutkan dengan 50 µl DMSO. Penambahan DMSO ke dalam larutan uji bertujuan untuk melarutkan ekstrak, fraksi ekstrak dan senyawa murni. DMSO yang ditambahkan adalah sebanyak 50 µl karena diatas jumlah tersebut DMSO dapat menyebabkan kematian pada larva. Kemudian ditambahkan air laut 2 ml. Sebanyak 10 larva udang dimasukkan kedalam vial tersebut dan kemudian volumenya dicukupkan 5 ml dengan air laut. Jumlah larva yang hidup dihitung setelah 24 jam, maka dapat diketahui jumlah larva yang mati.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

UJI AKTIVITAS SITOTOKSIK DAUN TAHONGAI (Kleinhovia hospita Linn.) DARI BERBAGAI VARIASI EKSTRAK MENGGUNAKAN METODE BSLT (Brine Shrimp Lethality Test)

UJI AKTIVITAS SITOTOKSIK DAUN TAHONGAI (Kleinhovia hospita Linn.) DARI BERBAGAI VARIASI EKSTRAK MENGGUNAKAN METODE BSLT (Brine Shrimp Lethality Test)

Senyawa sitotoksik adalah suatu senyawa atau zat yang dapat merusak sel normal dan sel kanker serta digunakan untuk menghambat pertumbuhan dari sel tumor (Siregar dan Amalia, 2004). Untuk mengetahui apakah suatu senyawa memiliki aktivitas sitotoksik atau tidak maka harus dilakukan uji sitotoksik terlebih dahulu. Uji sitotoksik dapat dilakukan dengan metode brine shrimp lethality test (BSLT), perhitungan langsung, dan MTT assay namun pada pengujian ini digunakan metode BSLT sebagai tahap pengujian awal terhadap tanaman obat yang berpotensi sebagai antikanker karena lebih murah, singkat, mudah dikembangkan, cepat, dan dapat dipercaya. Larva udang Artemia salina Leach. dapat digunakan untuk skrining dan fraksinasi dalam tahap penemuan produk bahan alam (McLaughlin and Rogers, 1998). Metode ini ditujukan terhadap tingkat mortalitas larva udang Artemia salina Leach yang disebabkan oleh ekstrak uji. Senyawa dengan LC50 < 1000 µg/mL dapat dianggap sebagai suatu senyawa aktif (Colegate et al., 1993).
Baca lebih lanjut

33 Baca lebih lajut

POTENSI EKSTRAK DAUN CANGKRING (Erythrina fusca Lour) SEBAGAI. ANTIKANKER DENGAN METODE BSLT (Brine Shrimp Lethality Test)

POTENSI EKSTRAK DAUN CANGKRING (Erythrina fusca Lour) SEBAGAI. ANTIKANKER DENGAN METODE BSLT (Brine Shrimp Lethality Test)

Cangkring merupakan tanaman liar yang biasa hidup dipinggir sungai dan oleh masyarakat dimanfaatkan sebagai tanaman obat. Masyarakat memanfaatkan daun cangkring sebagai obat cacar air, gabag dan penyakit kulit lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai toksik LC 50 ekstrak etanol Daun Cangkring (Erythrina fusca Lour.) melalui uji toksisitas menggunakan metode BSLT. Ekstraksi dilakukan dengan metode Maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Pengujian fitokimia meliputi alkaloid, saponin, tannin, flavonoid, triterpenoid dan steroid. Uji toksisitas dilakukan dengan menggunakan metode BSLT untuk menghitung jumlah kematian larva udang yang dimasukkan dalam empat larutan uji dengan konsentrasi larutan yaitu 1 mg/L, 10 mg/L, 100 mg/L ,1000 mg/L dan larutan kontrol. Pengamatan dilakukan selama 24 jam. Nilai LC 50 didapatkan berdasarkan perhitungan persen kematian larva udang menggunakan analisis probit. Hasil identifikasi fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun Cangkring mengandung alkaloid, tannin dan saponin. Ekstrak etanol daun Cangkring bersifat toksik terhadap larva udang berdasarkan nilai LC 50 <1000 µg/mL yaitu 54,95 µg/mL.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

POTENSI EKSTRAK DAUN JAMBU AIR (Syzygium samarangense) SEBAGAI ANTIKANKER DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BSLT)

POTENSI EKSTRAK DAUN JAMBU AIR (Syzygium samarangense) SEBAGAI ANTIKANKER DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BSLT)

the determination of water apple, making simplicia to be smooth powder, doing extraction of the powder by maseration method using 70% ethanol solvent for 3 days and then the result of vaporized extraction using evaporator and waterbath to get a viscous extract. The viscous extract is then identified using color test and Thin Layer Chromatography (TLC) with positive results containing flavonoids, tannins and daponins. The next step is testing of anticancer potential with BSLT method and animal test of shrimp larvae Artemia salina Leach. The viscous extract of water apple leaves is made in five consonations, those are 13.25, 62.5, 125, 250 and 500 ppm with each three times replication. The results show that the leaves of water apple has potency as anticancer with the substance of LC 50 that is 170.01 ppm with toxic potential category.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects