(Mat. 6:11)
K
etika saya berkunjung ke Austria, saya bertemu dengan guideatau pemandu wisata yang ditugaskan untuk mengajak kami berkeliling melihat keindahan kota Austria (2011). Guide kami adalah ibu muda dengan perawakan segar, bugar, dan cantik. Ia senang bertemu dengan kami. Kami juga senang bersahabat dengannya walaupun hanya sebentar.
Adakah sesuatu yang membuat ia ber- penampilan tubuh seperti itu? Nutrisi, genetik, atau ras yang barangkali menjadi perbedaan di antara kami. Namun, dalam segala perbedaan yang ada, makanan dan life style atau gaya hidup sangat menentukan pertumbuhan tubuh seseorang. Tubuh sehat dengan payudara menarik adalah idaman banyak perempuan.
Women and Breast 1
Payudara hidup karena ia berada dalam kesatuan kehidupan tubuh. Kedua payudara menjadi satu kesatuan tubuh, menerima makanan untuk kehidupannya, seperti organ tubuh lainnya. Setiap organ tubuh rapi tersusun dalam satu kesatuan dan diberi makan melalui pembuluh darah (arteri dan vena), pembuluh limfe dan dikontrol oleh sistim saraf. Ketiga bagian ini menjadi yang utama untuk kehidupan setiap organ.
Melalui pembuluh darah, semua organ mendapat makanan yang sama dari sumber yang sama. Sumber kehidupan mereka peroleh dari paru-paru untuk oksigenasi dan nutrisi dari saluran cerna. Paru- paru akan memberi oksigen sebagai kehidupan dan melepaskan karbondioksida sebagai kematian. Sementara, melalui saluran cerna mereka mendapat nutrisi dari makanan yang dimakan. Semua sel dalam tubuh memerlukan oksigen yang dibawa oleh darah melalui pembuluh darah. Demikian semua sel juga memerlukan nutrisi dari makanan yang dimakan dan diserap oleh usus.
Dalam keadaan tertentu, makanan tidak dapat melalui saluran makanan sehingga dimasukkan melalui saluran darah. Hanya oksigen yang tidak bisa dilepaskan melalui saluran darah (infus oksigen), tetapi melalui proses difusi di paru-paru. Bila paru-paru yang adalah satu-satunya penyedia oksigen lumpuh, tidak ada jalan lain yang disiapkan sebagai pengganti. Akhirnya, tubuh dengan seluruh organ tubuh akan mati dalam hitungan menit karena tidak mendapatkan oksigen. Perhatikan gambar di samping ini yang menunjukkan betapa kayanya pembuluh darah yang melayani payudara. Pembuluh darah yang besar bercabang ke segala bagian payudara. Kekayaan vaskularisasi menyebabkan payudara bertumbuh sehat dan hangat. (Ismail Jatoi,
Manfred Kaufmann, Jean Y. Petit, 2006).
Payudara memiliki sumber nutrisi yang hebat. Mereka dilayani oleh banyak pembuluh darah yang menyebabkan payudara bertumbuh subur. Pasokan makanan dibawa melalui sirkulasi dan diteruskan kepada semua sel dan jaringan payudara. Oleh karena kehidupan dan
Nutrisi Payudara fungsinya, payudara mendapat pelayanan dan asupan makanan yang sangat baik.
Payudara seharusnya menjadi kuat, segar, dan sehat karena perhatian khusus yang diberikan melebihi organ lainnya. Namun, payudara juga menjadi organ proteksi bagi bayi yang menyusu karena tidak semua bahan makanan atau obat-obatan dapat menembus dan dikeluarkan melalui susu yang dikonsumsi bayi. Demikian juga payudara memiliki pertahanan dan ketahanan yang sangat baik dari ancaman berbagai penyakit.
Payudara juga memiliki jaringan aliran limfe yang sangat baik dan kompleks sehingga melindungi bila ada penyakit yang menyerang. Gambar di samping menunjukkan sirkulasi limfe dalam jaringan payudara (Ismail Jatoi, Manfred Kaufmann, Jean Y. Petit, 2006). Payudara dilindungi oleh sistem sirkulasi limfe yang sangat
baik, mengingat payudara menjadi target banyak penyakit. Axilla atau ketiak menjadi stasiun utama aliran limfe sebelum aliran masuk sirkulasi umum.
Sebagian lagi ia memiliki aliran limfe ke dinding dada yang berjalan bersama arteri, vena mammaria interna. Jaringan pembuluh darah dan limfe sangat teratur dan masing-masing memberi alirannya sampai tingkat seluler. Mereka membawa semua keperluan sel dan jaringan ke dalam dan membawa hasil metabolisme ke luar payudara. Mereka profesional dalam segala hal karena Tuhan yang membentuk dan menjadikannya.
Payudara akan tetap hidup bila ia tetap berada dalam kesatuan tubuh yang selalu memberi kehidupan. Payudara tidak akan bisa menghidupi diri sendiri dan mencari makanan sendiri. Ia sangat bergantung pada kehidupan yang didapat dari tubuh. Tubuhlah yang memiliki kehidupan. Ia memberikan nutrisi dan kehidupan kepada semua anggotanya, tanpa kecuali. Payudara tidak dapat menopang tubuh, tetapi sebaliknya, tubuh menopang organ-organ tubuh. Payudara tetap hidup dan segar karena kaya akan pembuluh darah dan nutrisi.
Women and Breast 1
8
Payudara secara anatomis dan fisiologis telah menggantungkan hidupnya pada sistem dan penjatahan yang disediakan oleh tubuh itu sendiri. Tuhan telah menenun dalam sistem jaringan pemberian nutrisi ke organ payudara. Mereka memiliki kekayaan sistem nutrisi tersendiri untuk kehidupannya. Dengan demikian, semua sel jaringan tersentuh dan terakomodasi dengan baik untuk hidup normal dan berfungsi.
Sebagaimana kehidupan organ tubuh lainnya, payudara memiliki sistem pendistribusian nutrisi tersendiri. Semua nutrisi yang diserap oleh usus diedarkan melalui pembuluh darah. Setiap organ dan sel telah mendapat bagiannya sendiri-sendiri. Satu sel dalam tubuh memiliki porsi nutrisi yang sangat kecil dari keseluruhan nutrisi yang diedarkan. Setiap sel mengerti dan mengenali bahan makanan atau nutrisi yang ia butuhkan. Begitu banyak ragam nutrisi yang beredar masuk dalam sirkulasi dan setiap sel dapat memilih dengan tepat hal yang ia butuhkan untuk hidup dan berfungsi.
Itulah hebatnya sel tubuh yang diciptakan Tuhan. Ia adalah sel yang sangat pandai untuk memilih nutrisi bagi hidupnya. Ia juga tahu ada nutrisi yang bukan kebutuhannya dan ia tidak mengambilnya. Ia membiarkan nutrisi itu lewat karena ada sel lain yang membutuhkannya. Sel bukan gudang untuk menyimpan nutrisi. Sel hanya memerlukan makanan dari sesuatu yang lewat dalam sirkulasi. Sel kanker adalah sel yang bersifat rakus dan tidak peduli dengan kehidupan sel tetangganya. Sel kanker akan mengambil makanan sesuka hatinya.
Pada era modern ini, ketika pengetahuan berkembang dan gaya hidup berubah, perempuan sangat memerhatikan kesehatan payudaranya. Mereka memberi asupan makanan yang hanya tertuju pada payudaranya. Bagaimanapun, mereka merindukan payudara itu segar, kencang, dan besar. Perubahan pola hidup sangat memengaruhi pandangan orang terhadap kehidupan dan fungsi organ tubuh. Ada sejenis “sistem politik” dalam pengendalian pemerintahan tubuh. Ingat, nutrisi hanya didapatkan dan dimasukkan dari satu mulut dan distribusikan ke triliunan sel dalam tubuh. Setiap sel tahu memilih jenis nutrien yang harus ada dan apa yang merupakan pilihan untuk digunakan.
Nutrisi Payudara Apakah ada makanan khusus payudara? Sayang sekali, tidak ada makanan atau nutrisi khusus untuk payudara. Sekalipun ada, tidaklah spesifik.
Hingga hari ini manusia tidak mengenal nutrisi khusus untuk pertumbuhan payudara. Bahkan manusia pun tidak mengerti kebutuhan satu sel atau kebutuhan satu organ tubuh kita. Kita tidak dapat mengukur nutrisi dengan ukuran pikiran kita bagi kehidupan sel. Namun, mengukur nutrien harus berdasarkan pikiran sel itu sendiri. Payudara tidak memiliki makanan favorit sebagaimana host
memilikinya. Nutrisi payudara sangat bergantung dari makanan yang dimakan oleh tubuh. Semua makanan yang dikonsumsi akan diproses dan didistribusikan ke seluruh organ tubuh tanpa kecuali.
Akan tetapi, setiap sel akan mengambil makanan atau nutrisi sesuai kebutuhannya. Seberapa banyak dan seberapa besar makanan yang ia ambil bergantung dari kapasitas sel. Demikian juga kualitas dan jenis nutrisi yang diambil oleh setiap sel berbeda.
Makanan itu diolah dan dijadikan energi dalam kehidupan semua sel. Sel tetap hidup dan melaksanakan tugasnya sebagaimana ketetapan Tuhan. Komponen nutrisi pokok harus dipenuhi dalam kehidupan sel yang menenun organ tubuh. Sel adalah gambaran miniatur dari tubuh itu sendiri. Makan untuk hidup, bukan sebaliknya.
Dalam jaringan payudara terdapat aneka ragam jenis sel. Sel yang membentuk kulit dengan kebutuhan nutrisinya, sel yang membentuk saluran atau duktus dengan kebutuhan nutrisinya, sel yang membentuk kelenjar susu dengan kebutuhan nutrisinya, sel yang membentuk jaringan lemak dengan kebutuhan nutrisinya, dan seterusnya. Ada banyak sel yang tidak dikenali oleh pikiran kita, tetapi mereka ada di dalam tubuh kita.
Tidak satu orang pun mengerti kebutuhan setiap sel.
Jaringan dan sel-sel payudara membutuhkan nutrisi yang sama dengan jaringan dan sel-sel organ lainnya. Barangkali ada hal- hal khusus yang sangat diperlukan oleh selsatu, berbeda dengan
Women and Breast 1
0
sel lainnya. Semua telah diatur dan didistribusikan melalui sirkulasi. Semua sel dalam tubuh perlu hidup dan kehidupannya menentukan fungsi organ yang dibangunnya. Tidak satu pun orang mengerti kebutuhan setiap sel.
Manusia secara makro pun akan mengadakan seleksi nutrisi, makanan yang harus ia makan. Semua makanan yang dimakan sama, tetapi kualitas dan kuantitas ditentukan oleh menu yang dihidangkan kepada setiap orang. Jangan lupa makanan bukanlah penentu utama untuk hidup. Ia sangat bergantung pada semua proses yang terjadi melalui pencernaan, absorbsi nutrisi, dan distribusi ke setiap sel.
Hanya Tuhan yang mengenali kebutuhan masing-masing sel.
Distribusi nutrisi ke sel bisa menempuh perjalanan panjang dalam waktu lama. Namun, tidak ada yang mengenal apakah sel- sel mendapat makanan dan perhatian yang sama dalam kelompok sel. Tidak ada satu teknologi yang memampukan seseorang dapat mengenali dan mengukur kebutuhan nutrisi satu sel. Hanya Tuhan yang mengenali kebutuhan setiap sel.
Tuhan telah merancang kehidupan dalam sel dengan segala kompleksitas kehidupannya. Mustahil bagi kita untuk menghitung dan memerhatikan setiap sel dalam tubuh. Tidak ada orang yang mau melakukannya. Barangkali kita menjadi gila bila diperintah untuk mengukur kebutuhan nutrisi satu sel. Namun, semua sel kita diperhitungkan dan dihitung oleh Tuhan.
Tuhan menyampaikan sesuatu yang sangat penting bagi kita, saat Tuhan berbicara mengenai rambut. Pernahkah Anda memerhatikan sehelai rambut dan mencoba menghitung jumlah rambut yang ada di kepala Anda? Tuhan berfirman mengenai sehelai rambut dalam Matius 5:36; Matius 10:30; Lukas 21:18. Tuhan mengenalinya setiap lembar dan setiap sel tubuh yang membentuk tubuh manusia. Tuhan yang empunya dan yang menghitung jumlah semua sel di dalam tubuh manusia. Hanya Tuhan yang mengenal setiap sel dengan kehidupannya. Sel itu hidup dan hidup itu berasal dari Tuhan. Sel
Nutrisi Payudara itu yang memberi kehidupan organ dan tubuh. Sel tidak dapat dilihat oleh mata telanjang, ia sangat kecil dan harus dibesarkan dengan alat visual untuk melihatnya. Ia itulah debu yang ditenun oleh Tuhan dan menjadikannya hidup.
Janganlah juga engkau bersumpah demi kepalamu, karena engkau tidak berkuasa memutihkan atau menghitamkan sehelai rambutpun.
(Mat. 5:36)
Dan kamu, rambut kepalamupun terhitung semuanya. (Mat. 10:30)
Tetapi tidak sehelaipun dari rambut kepalamu akan hilang. (Luk. 21:18)
Perampok-perampok makanan atau nutrisi dapat terjadi dalam kehidupan sel. Makanan seharusnya sampai kepada sel yang membutuhkan, tetapi tidak sampai. Rintangan dan hambatan berdampak tidak baik bagi kehidupan normal sel-sel yang terletak sangat jauh dari sirkulasi besar. Di dalam tubuh ada banyak sel yang sakit dan mati. Kehidupan organ menjadi tidak optimal dan memengaruhi kehidupan seluruh tubuh. Dalam sehari berapa sel yang mati, kita tidak mengenalnya, dan sebaliknya, berapa besar jumlah sel yang dibangun kembali. Satu sel yang mati tidak pernah membuat kita menangis dan kita tidak pernah menghiraukannya. Kematian satu sel dalam organ tidak akan memengaruhi fungsi organ secara keseluruhan.
Makanan bukanlah sumber kehidupan itu, makanan memberi kehidupan bagi tubuh jasmani.
Organ-organ kecil yang tersusun dari sejumlah sel-sel elite, akan berbeda dengan sel-sel yang menyusun organ yang besar. Liver, otak, jantung, paru-paru, ginjal, limpa adalah organ vital dan menjadi organ yang besar dalam tubuh. Bagaimana dengan organ yang berukuran kecil, seperti kelenjar hipofise dan paratiroid? Kematian sel-selnya akan sangat memperngaruhi fungsi sel dan tubuh secara keseluruhan. Ada organ-organ kecil tersusun dengan sel-sel yang sangat penting
Women and Breast 1
atau sel elite. Kematian sel saraf tidak ada yang menggantikan. Ia akan mati selama tidak ada regenerasi baginya.
Akan tetapi, ada banyak sel yang mati dan mengalami regenerasi ke sel semula atau sel induk. Makanan atau nutrisi dibutuhkan agar kehidupan dapat berjalan dengan semestinya. Seseorang yang memakan atau meminum sesuatu, berarti ia memberi kehidupan kepada sel-sel dan jaringan tubuhnya. Ia memilih dan menentukan makanan yang hendak ia makan dan minuman yang hendak ia minum. Saat tur ke Tanah Perjanjian Israel, kami dapat menikmati makanan Paskah, yaitu roti tidak beragi. Hotel hanya menyiapkan makanan sesuai aturan Paskah, dan itu luar biasa bagi kami. Ada roti tak beragi, telur rebus, aneka buah seperti kurma, jeruk, pisang, dan lainnya. Ada juga susu, madu, dan minyak zaitun serta sayuran. Semuanya adalah makanan yang sehat.
Sel tidak bisa memilih makanan. Tuhan telah menaruh dan menyediakan sumber nutrisi sekecil apa pun dalam setiap makanan. Sel membutuhkan makanan dalam ukuran mikro sebagaimana ukuran sel itu. Tubuh mengonsumsi makanan dalam ukuran makro, dan jumlah besar sebagaimana ukuran lambung manusia. Namun, ia akan didistribusikan secara mikro setelah makanan dan minuman itu diproses dalam usus dan diabsorbsi oleh darah.
Bisa saja seseorang berkata, “Saya mau makan makanan ini untuk saya berikan kepada organ atau sel tertentu.” Kita mengenal nutrien, mineral vitamin yang dibutuhkan oleh sel atau organ tertentu. Namun, kita tidak berkuasa atau mampu membawa makanan atau nutrisi tertentu oleh tangan dan pikiran kita untuk sel tertentu. Pikiran itu boleh ada, tetapi ia tidak berkuasa untuk melakukannya, apalagi tangan kita.
Bagaikan seseorang menangkap angin dengan genggaman tangannya, hal itu sia-sia. Kita tahu vitamin C baik untuk kesegaran sel dan dapat mengatasi gusi berdarah, vitamin E baik untuk payudara, vitamin A baik untuk mata. Namun, semua itu adalah pengetahuan
Nutrisi Payudara yang terpenggal. Tentu semua sel tubuh kita membutuhkannya, tetapi setiap kehidupan sel sudah ada takarannya. Intinya adalah manusia diberi hikmat untuk memilih makanan dari banyak sumber makanan.
Kita harus mengambil keputusan untuk memakan makanan yang kita pilih dan menyerahkan sepenuhnya pada kemampuan tubuh untuk mendistribusikannya. Tangan bertugas memilih dan mengambil makanan, mulut bertugas mengunyah dan menelan makanan, lambung bertugas mencampur, membersihkan, dan menghancurkan makanan, usus mendistribusikan makanan
cair, menyerapnya, dan mengeluarkan sisa makanan, kemudian aliran darah membawa makanan ke sel sehingga sel itu hidup. Jadi, setiap organ dan sel tubuh telah ditetapkan Tuhan dengan tugas dan kewajibannya. Mereka perlu bekerja sama supaya tubuh
hidup. Hidup tidak dimiliki hanya oleh satu organ. Jika kita hanya minum atau makan makanan yang mengandung vitamin C, apakah jadinya tubuh kita? Kebutuhan sel akan vitamin hanya sedikit dibandingkan seluruh kebutuhan yang lebih besar, yaitu karbohidrat, lemak, dan protein. Delima adalah salah satu buah Tanah Perjanjian yang memiliki kandungan anti radikal bebas yang tinggi. Ini sangat baik untuk kesehatan. Namun, lebih dari segalanya, “sukacita dari Tuhan” adalah anti radikal bebas yang paling tinggi dari semua yang dapat disebutkan.
Makanlah makanan yang benar dengan ucapan syukur kepada Tuhan. Semua makanan menjadi baik bagi setiap orang bila ada ucapan syukur. Makanlah dengan senang, jangan menggerutu, dan janganlah menghakimi makanan. Semua organ tubuh akan senang dan bersukacita karena itu yang mereka butuhkan. Payudara selain memerlukan nutrisi untuk hidup, juga memerlukan sentuhan-sentuhan kasih yang dapat diberikan oleh pemiliknya.
Ingatlah juga bahwa kita dapat menjaga payudara kita dengan baik, tetapi siapakah yang dapat menjaga setiap sel payudara itu? Adakah sesuatu yang dapat kita lakukan untuk sesuatu yang mustahil
Women and Breast 1
itu? Ya! Kita dapat melakukannya karena kita bersama Tuhan dan Roh Tuhan ada dalam hidup kita! Tuhanlah yang empunya tubuh, bukan kita. Muliakanlah Tuhan dengan tubuh kita.
Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah,—dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu! (1 Kor. 6:19)