kerukunan dalam kehidupan beragama
IV- 169 f) Terselesaikannya penanganan perkara
13) Program Peningkatan Pengelolaan Administrasi Pelaksanaan Kegiatan Fisik dan Non Fisik
Program Peningkatan Pengelolaan Administrasi Pelaksanan Kegiatan Fisik dan Non Fisik mendapat alokasi anggaran sebesar Rp1.080.770.000,00 dengan realisasi sebesar Rp947.643.490,00 (87,68%), yang dilaksanakan melalui kegiatan-kegiatan:
a) Penyusunan Data Administrasi Kegiatan Fisik dan Non Fisik –(Bagian Pembangunan) b) Evaluasi dan Pelaporan Administrasi Kegiatan Fisik dan Non Fisik –(Bagian
Pembangunan).
Keluaran (output) dari pelaksanaan kegiatan tersebut adalah:
a) Terkendalinya data administrasi kegiatan dilingkungan Pemerintah Kota Bandung dan terselengaranya fasilitasi PBJ.
b) Terkendalinya data laporan realisasi kegiatan SKPD/Unit Kerja pada bidang sarana dan prasarana.
Hasil (outcome) dari pelaksanaan program tersebut adalah:
a) Tersedianya rencana paket kegiatan di lingkungan Pemerintah Kota Bandung Tahun Anggaran 2012 dan terfasilitasinya teknis PBJ dilingkungan Pemerintah Kota Bandung Tahun Anggaran 2012.
b) Tersusunnya data laporan realisasi kegiatan SKPD/Unit Kerja bidang sarana dan prasarana.
14) Program Pemantapan Penyelenggaraan Otonomi Daerah, Pemerintahan Daerah dan Pemerintahan Wilayah
Program Pemantapan Penyelenggaraan Otonomi Daerah, Pemerintahan Daerah dan Pemerintahan Wilayah mendapat alokasi anggaran sebesar Rp1.750.000.000,00 dengan realisasi sebesar Rp1.631.353.875,00 (93,22%), yang dilaksanakan melalui kegiatan-kegiatan:
a) Evaluasi Penyelenggaraan Otonomi Daerah - Bagian Pemum
b) Pemantapan Pelaksanaan Urusan/Kewenangan Daerah - Bagian Pemum c) Pembinaan dan Evaluasi Kinerja Pemerintah Kecamatan - Bagian Pemum d) Inovasi Pembangunan dan Kompetisi Antar Kecamatan - Bagian Pemum Keluaran (output) dari pelaksanaan kegiatan tersebut adalah:
a) Laporan evaluasi penyelenggaraan otonomi daerah (rapat-rapat persiapan). b) Pemantapan urusan kewenangan daerah (rapat-rapat persiapan).
IV-170
c) Terselenggaranya kegiatan pembinaan dan evaluasi kinerja Pemerintah Kecamatan (rapat-rapat persiapan, pembinaan Lurah dan Sekcam)
d) Terselenggaranya fasilitasi bagi Pemerintah Kecamatan dalam berinovasi, berkreativitas, dan berstrategi dalam menunjang akselerasi pembangunan di Kota Bandung (rapat-rapat persiapan, Penilaian Sinergitas Tingkat Provinsi).
Hasil (outcome) dari pelaksanaan program tersebut adalah: a) Buku laporan penyelenggaraan otonomi daerah. b) Upaya optimalisasi pelaksanaan urusan daerah.
c) Terlaksananya kegiatan pembinaan dan evaluasi kinerja Pemerintah Kecamatan. d) Peningkatan sinergitas kinerja dan buku kajian IPM kecamatan.
15) Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur
Program Peningkatan Kapasitas Sumberdaya Aparatur mendapat alokasi anggaran sebesar Rp5.315.000.000,00 dengan realisasi sebesar Rp5.239.036.900,00 (98,57%), yang dilaksanakan melalui kegiatan-kegiatan:
a) Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan bagi Calon PNS Daerah - BKD b) Pendidikan dan Pelatihan Struktural bagi PNS Daerah - BKD
c) Pendidikan dan Pelatihan Teknis Tugas dan Fungsi bagi PNS Daerah - BKD d) Pendidikan dan Pelatihan Fungsional bagi PNS Daerah - BKD
Keluaran (output) dari pelaksanaan kegiatan tersebut adalah:
a) Terlaksananya pendidikan dan pelatihan prajabatan bagi calon pns daerah: diklat prajabatan = 204 orang (99,51%) terdiri atas: golongan III =157 orang dan golongan II = 47 orang
b) Terlaksananya pendidikan dan pelatihan kepemimpinan Tk. II, III, dan IV sebesar 103,23% atau 128 orang, terdiri atas: diklatpim TK. II = 1 orang; diklatpim TK. III = 7 orang; dan diklatpim Tk. IV = 120 orang.
c) Terlaksananya diklat teknis tugas dan fungsi bagi PNS daerah bagi 521 orang atau 100,58%, terdiri atas: diklat analisis jabatan = 60 orang, manajemen kearsipan = 65 orang, manajemen berbasis otak = 29 orang, diklat evaluasi penyelenggaraan diklat = 3 orang, diklat pengelolaan barang milik daerah = 80 orang, diklat penatausahaan keuangan daerah = 80 orang, dan ESQ in house training = 204 orang.
d) Terlaksananya diklat fungsional bagi PNS daerah bagi 192 orang atau 320% orang terdiri atas: diklat P2UPD = 32 orang, diklat PAK P2UPD = 10 orang, diklat audit barang/jasa = 4 orang, diklat review keuangan pemerintah daerah = 1 orang, diklat SPIP = 1 orang, diklat jafung auditor ahli PNBP = 1 orang, diklat bagi widyaiswara = 2 orang, diklat audit investigasi = 2 orang, dan diklat manajemen pengawas sekolah = 139 orang. Hasil (outcome) dari pelaksanaan program tersebut adalah:
a) Terdidik dan terlatihnya calon pegawai negeri sipil daerah dalam diklat prajabatan. b) Terdidik dan terlatihnya para Pejabat Struktural Eselon II, III, dan IV.
IV-171
d) Terdidik dan terlatihnya tenaga fungsional PNS Daerah.
16) Program Pembinaan dan Pengembangan Aparatur
Program Pembinaan dan Pengembangan Aparatur mendapat alokasi anggaran sebesar Rp6.356.715.000,00 dengan realisasi sebesar Rp6.036.737.330,00 (94,97%), yang dilaksanakan melalui kegiatan-kegiatan:
a) Penyusunan Instrumen Analisis Jabatan PNS - Bagian Orpad b) Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan - Bagian TU
c) Penataan Takah PNSD - Bagian TU
d) Penyusunan Rencana Pembinaan Karir PNS - BKD
e) Pembangunan/Pengembangan Sistem Informasi Kepegawaian Daerah - BKD f) Penyusunan Instrumen Analisis Jabatan PNS - BKD
g) Seleksi dan Penetapan PNS untuk Tugas Belajar - BKD h) Pemberian Penghargaan bagi PNS yang Berprestasi - BKD i) Proses Penanganan Kasus-Kasus Pelanggaran Disiplin PNS - BKD j) Pemberian Bantuan Tugas Belajar dan Ikatan Dinas - BKD
k) Pemberian Bantuan Penyelenggaraan Penerimaan Praja IPDN - BKD
l) Pengembangan Diklat (Analisis Kebutuhan Diklat, Penyusunan Silabi, Penyusunan Modul, Penyusunan Pedoman Diklat) - BKD
m) Penataan Takah PNSD - BKD
n) Pembinaan Kesejahteraan Pegawai - BKD o) Penetapan Standard Kompetensi Jabatan - BKD p) Administrasi Mutasi Kepegawaian Fungsional - BKD
q) Administrasi Mutasi Kepegawaian Struktural dan Non Struktural - BKD r) Pengembangan Sistem Informasi Gaji - BKD
s) Seleksi Penerimaan Calon PNS dan Seleksi Penerimaan PTT - BKD t) Penyegaran Mindset Pola Kerja - BKD
Keluaran (output) dari pelaksanaan kegiatan tersebut adalah:
a) Tersusunnya hasil analisis beban kerja lembaga teknis daerah pada 10 SKPD.
b) Adanya evaluasi monitoring dan pelaporan pegawai di lingkungan sekretariat daerah. c) Tertatanya takah PNSD di lingkungan sekretariat daerah.
d) Terlaksananya 5 dokumen penyusunan rencana pembinaan karier PNS, terdiri atas: kajian penyusunan pola karier PNS lingkup dinas daerah, UPT dan RS; penyusunan proyeksi kebutuhan PNSD Kota Bandung; penyusunan calon peserta diklatpim TK. II, III, dan IV; penyusunan kajian akselerasi penelusuran potensi dan kompetensi berbasis otak; serta penyusunan calon peserta ujian penyesuaian kenaikan pangkat dan ujian dinas tingkat I dan II.
e) Terlaksananya pemutakhiran data pegawai, terdiri atas: pemutakhiran database pegawai =15.849 pegawai; scan foto PNS = 9.300 foto; pengembangan sistem informasi manajemen kepegawaian daerah = 1 modul; serta monev pelaporan kehadiran PNS di lingkungan Pemerintah Kota Bandung ke 71 SKPD/unit kerja (selama 5 bulan dari Juni sampai dengan Nopember 2012).
IV-172
f) Terlaksananya 2 dokumen penyusunan instrumen analisis jabatan PNS, terdiri atas: penyusunan kajian penelusuran potensi dan kompetensi berbasis otak bagi pejabat eselon III dan 1 dokumen penyusunan peta jabatan.
g) Terlaksananya seleksi administrasi PNS untuk tugas belajar, dengan hasil seleksi sebanyak 5 orang mengikuti tugas belajar dengan jenjang pendidikan D-III jurusan akuntansi.
h) Terlaksananya pemberian penghargaan bagi PNS yang berprestasi, terdiri atas:usulan penerima tanda kehromatan SLKS = 783 orang; terbit Kep.Presiden RI No. 62/TK/Tahun 2012 tanggal 6 Agustus 2012 tentang penerima tanda kehormatan SLKS = 681 orang; penyerahan tanda kehormatan satyalancana pada HUT Kota Bandung ke-202= 228 orang, Hari Pahlawan 226 orang, dan pada HUT Korpri = 227 orang
i) Terlaksananya pembinaan dan penanganan kasus-kasus pelanggaran disiplin PNS, terdiri atas: proses hukuman disiplin = 41 orang; penyelesaian kasus hukuman disiplin = 14 orang; proses ijin perceraian = 104 orang, serta pengeluaran Keputusan Walikota ijin cerai = 49 orang.
j) Terlaksananya pemberian bantuan tugas belajar. Pemberian bantuan diberikan sampai bulan Desember 2012, terdiri atas: D3 = 15 orang; S1 = 4 orang; serta S2 = 2 orang. k) Terselenggaranya seleksi administrasi penerimaan Calon Praja IPDN dengan hasil
seleksi Praja IPDN Tahun Anggaran 2012-2013 sebanyak 11 orang.
l) Tersusunnya prioritas kebutuhan Diklat Tahun 2013 sebanyak 47 SKPD (69,12%) dan terlaksananya lokakarya analisis kebutuhan diklat bagi 30 SKPD (100%).
m) Terlaksananya penataan takah PNSD, terdiri atas: penataan administrasi takah = 2.500 berkas; entry data arsip kepegawaian = 8.046 berkas; inventarisasi arsip PNS yang telah pensiun = 465 berkas.
n) Terlaksananya pembinaan kesejahteraan pegawai negeri sipil, terdiri atas: penyusunan draft kepwal standar biaya TPPNS TA. 2012 dan draft perwal TPPNS 2013 = 2 dokumen; pelayanan pengurusan administrasi kepegawaian = 1.822 orang, terdiri atas: a. pelayanan terpadu satu atap: kartu pegawai = 756 orang; kartu istri = 349 orang; kartu suami = 353 orang; b. bapetarum = 303 orang; dan c. taspen = 61 orang.
o) Terlaksananya penyusunan standar kompetensi jabatan, terdiri atas: pelaksanaan assesment potensi dan kompetensi sekretaris camat sebanyak 28 orang = 1 dokumen dan penyusunan kajian rencana penetapan PNS dalam jabatan struktural (pra model) = 1 dokumen.
p) Terselesaikannya administrasi kepegawaian fungsional untuk kenaikan pangkat, terdiri atas:
(1) Kenaikan pangkat periode April - Oktober = 1.752 orang; (2) Pensiun = 501 orang;
(3) KGB = 6.961 orang;
(4) Cuti bersalin/tahunan/besar= 214 orang; (5) Pindah datang = 55 orang;
(6) Pindah keluar = 49 orang;
(7) Pegawai titipan masuk = 22 orang; (8) Pegawai titipan keluar = 23 orang; (9) Mutasi jabatan = 403 orang;
(10) Usul mutasi staf (antar SKPD) =263 orang; (11) Pengangkatan jafung = 284 orang; (12) Pemberhentian sementara = 103 orang;
IV-173