• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL DAN PEMBAHASAN

Dalam dokumen Vol.12 No.3 Oktober 2011 (Halaman 153-158)

Analisis Determinan Pendapatan Usaha Kecil di Kota Lhokseumawe Koefisien Korelasi dan Determinasi

Hasil analisis koefisien korelasi (R) ditemukan sebesar 0,829. Hal ini berarti hubungan variabel dependen yaitu pendapatan usaha kecil terhadap variabel independen yang terdiri dari modal kerja, tenaga kerja dan pengalaman usaha sebesar 82,9%. Selanjutnya koefisien determinasi (R Square) digunakan untuk mengukur sejauhmana variabel independen dapat menjelaskan variabel dependen. Hasil analisis koefisien determinasi didapatkan (R Square) sebesar 0,687. Nilai ini menunjukkan bahwa kemampuan variabel independen yang terdiri dari modal kerja, tenaga kerja dan pengalaman usaha dapat menjelaskan pengaruhnya terhadap variabel dependen yaitu pendapatan usaha kecil di Kota Lhokseumawe sebesar 68,7%, sedangkan sisanya 31,7% dipengaruhi oleh variabel lain di luar dari model.

Tabel. I Koefisien Korelasi dan Determinasi

Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate

a Predictors: (Constant), Modal Kerja, Tenaga Kerja, Pengalaman Usaha Sumber : Hasil Penelitian, 2010 (Data diolah)

Pengujian Simultan (Uji F)

Uji secara simultan (Uji-F) dilakukan untuk mengetahui apakah semua variabel independen berpengaruh secara bersama-sama (simultan) terhadap variabel dependen secara statistik atau sebaliknya. Dari hasil pengujian secara bersama-sama (simultan) sebagaimana yang disajikan pada Tabel 1 di atas dapat dilihat nilai Fhitung sebesar 70,345 dengan signifikansi alpha sebesar 0,000 pada taraf kepercayaan 95%. Sedangkan Ftabel v1 = n-k (100 –4 = 96) dan v2 = k-1 (4 - 1= 3) diperoleh nilai sebesar 5,66 pada α = 0,05. Maka Fhitung > Ftabel, yaitu 70,345 > 5,66 dan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian menolak Ho dan menerima Ha, yang berarti modal kerja, tenaga kerja dan pengalaman usaha secara bersama-sama (simultan) berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usaha kecil di Kota Lhokseumawe (Tabel 2).

Tabel. 2 Hasil Pengujian Secara Simultan Model

Sum of

Squares Df Mean Square F Sig.

Regression 6.480 3 2.160 70.345 .000(a)

Residual 2.948 96 .031

Total 9.427 99

a Predictors: (Constant), Modal Kerja, Tenaga Kerja, Pengalaman Usaha b Dependent Variable: Pendapatan Usaha Kecil

Sumber : Hasil Penelitian, 2010 (Data diolah) Pengujian Secara Parsial (Uji t)

Uji secara parsial (Uji t) dilakukan untuk mengetahui pengaruh variabel independen secara individual (parsial) terhadap variabel dependen secara statistik. Adapun hasil pengujian secara parsial dapat dilihat pada Tabel 3 di bawah ini.

Tabel. 3 Hasil Pengujian Secara Parsial Model Unstandardized Coefficients

Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta (Constant) 9.987 .623 16.032 .000 Modal Kerja .242 .049 .348 4.962 .000 Tenaga Kerja .044 .008 .344 5.229 .000 Pengalaman Usaha .040 .008 .342 4.939 .000

a Dependent Variable: Pendapatan Usaha Kecil Sumber : Hasil Penelitian, 2010 (Data diolah)

Berdasarkan Tabel 3 di atas, maka persamaan regresi linear berganda sebagai berikut:

LnY = 9,987+ 0,242LnX1+ 0,044LnX2+ 0,040LnX3

Dari hasil uji parsial sebagaimana di sajikan pada Tabel 3 di atas dapat dilihat bahwa semua variabel independen memiliki nilai thitung > ttabel dan signifikan pada taraf uji 95% dengan nilai signifikan < α = 0,05, di mana ttabel dengan (df)= n-k (100–4 =96) pada α = 0,05 diperoleh nilai 1,980. Dengan demikian seluruh variabel independen yaitu modal kerja, tenaga kerja dan pengalaman usaha berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen yaitu pendapatan usaha kecil di Kota Lhokseumawe pada taraf kepercayaan 95%. Dari ketiga variabel independen dalam penelitian ini yang paling dominan mempengaruhi pendapatan usaha kecil di Kota Lhokseumawe yaitu variabel modal kerja yang mempunyai nilai koefisien sebesar 0,242 dan niai signifikansi 0,000 pada α = 0,05.

Variabel modal kerja (X1) mempunyai koefisien sebesar 0,242 yang berarti bahwa apabila menambahnya modal kerja Rp.1 maka akan meningkatnya pendapatan usaha kecil sebesar Rp. 0,25 dengan asumsi ceteris paribus. Hasil ini menunjukkan bahwa setiap penambahan modal kerja dalam berusaha maka dapat meningkatkan pendapatan. Modal kerja tersebut merupakan variabel yang paling dominan dalam mempengaruhi tingkat pendapatan usaha kecil di Kota Lhokseumawe, karena dengan menambahnya modal kerja tersebut dapat ditingkatkan lagi bahan bakunya dengan jumlah yang lebih besar lagi. Hasil penelitian ini sejalan dengan konsep Winardi (1994) modal merupakan salah satu faktor produksi yang dapat mempengaruhi pendapatan. Hasil penelitian ini juga konsisten dengan hasil penelitian Nusantara (2004) yang menemukan bahwa pengalaman kerja berpengaruh terhadap pendapatan pekerja non farm. Kemudian juga konsisten dengan penelitian Nazir dan Nasir (2006) yang menemukan variabel modal usaha berpengaruh signifikan terhadap tingkat pendapatan pengrajin garam. Kemudian sejalan dengan hasil penelitian Sasmita (2006) yang menemukan variabel modal usaha berpengaruh signifikan terhadap tingkat pendapatan usaha nelayan.

Variabel tenaga kerja (X2) mempunyai koefisien sebesar 0,044 yang berarti bahwa apabila menambahnya tenaga kerja 1 orang maka akan meningkatnya pendapatan usaha kecil sebesar Rp.0,05 dengan asumsi ceteris paribus. Dari hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa menambahnya tenaga kerja dalam bekerja pada usaha kecil maka akan meningkatkan pendapatannya. Hasil penelitian ini juga sejalan dengan penelitian Nusantara (2004), Nazir dan Nasir (2006) dan Sasmita (2006) yang menemukan dalam penelitiannya tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap pendapatan.

Variabel pengalaman usaha (X3) mempunyai koefisien sebesar 0,040 menunjukkan bahwa apabila menambahnya pengalaman 1 tahun maka akan meningkatnya pendapatan usaha kecil sebesar Rp.0,04 dengan asumsi ceteris paribus. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa menambahnya pengalaman dalam berusaha maka dapat meningkatkan pendapatannya. Hasil penelitian ini juga sejalan sejalan dengan konsep Nasution (2002) yang menyatakan bahwa salah satu faktor determinan pendapatan adalah rutinitas yaitu kegiatan yang dilakukan secara terus menerus, rutinitas tersebut membutuhkan waktu yang lama, dalam hal ini pengalaman

dalam berusaha. Penelitian ini juga konsisten dengan hasil penelitian Nusantara (2004), Nazir dan Nasir (2006) dan Sasmita (2006) hasil penelitiannya menunjukkan bahwa pengalaman dalam berusaha berpengaruh signifikan terhadap pendapatan. REKOMENDASI

Pendapatan usaha kecil di kota Lhokseumawe sangat ditentukan oleh modal kerja, tenaga kerja dan pengalaman usaha. Untuk lebih meningkatkan tingkat pendapatan usaha kecil diharapkan agar mempergunakan modal kerja dengan jumlah yang lebih banyak lagi dengan mencari sumber-sumber dana lainnya, karena modal kerja merupakan variabel yang paling dominan dalam menentukan tingkat pendapatannya. Disamping itu agar lebih ditingkatkan lagi produktivitas kerja dari tenaga kerja, supaya dapat menghasilkan output atau produk yang lebih banyak lagi, dengan sendirinya dapat meningkatkan pendapatannya. Kemudian menambahkan pengalaman usahanya, dengan menambahkan pengalaman maka dapat menyediakan dan melayani kebutuhan konsumen dan pada akhirnya berdampak pada peningkatan pendapatan.

REFERENSI

Ahmad, Kamaruddin. 1997. Dasar-Dasar Manajemen Modal Kerja. Rineka Cipta, Jakarta.

Alwi, Syafaruddin. 1991. Alat-Alat Analisis Dalam Pembelanjaan, Edisi Revisi, Andi Offset, Yogyakarta.

Antonio, Muhammad Syafi’i. 2002. Bank Syariah Dari Teori ke Praktek. Gema Insani Press, Jakarta.

Arikunto, Suharsimi. 1997. Metode Penelitian, Penerbit Bina Aksara, Jakarta As’ad, Moh .1999. Kader Kesehatan Masyarakat, Penerbit Ege, Jakarta

Bank Indonesia. 2001. Sejarah Peranan Bank Indonesia Dalam Pengembangan

Usaha Kecil, Biro Kredit, Bank Indonesia, Jakarta

Fran. 1998. Produktivitas Tenaga Kerja, Penerbit PT. Jaya Baya, Bogor

Ghozali, Imam. 2007. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS. Penerbit Badan Penerbit Universitas Diponogoro, Semarang

Gitisudarmo, Indriyo. 1999. Manajemen Operasi, Edisi Pertama, BPFE, Yogyakarta. Jhingan, M.L. 1999. Ekonomi Pembangunan dan Perencanaan, Penerbit Rajawali

Pers, Jakarta

Kasmir.2006. Kewirausahaan, Penerbit Raja Grafindo Persada, Jakarta

Kuswadi. 2008. Memahami Rasio-Rasio Keuangan Bagi Orang Awam, Cetakan Kedua, Penerbit PT. Alex Media Komputindo, Jakarta

Longenecker, et.al. 2001. Kewirausahaan “Manajemen Usaha Kecil, Buku 1,. Salemba Empat, Jakarta.

Mankiw, N. Gregory. 2004. Principles of Economics ”Pengantar Ekonomi Makro , Edisi Ketiga, Alih Bahasa Criswan Sungkono, Salemba Empat, Jakarta

Mankiw, N. Gregory. 2004. Principles of Economics ”Pengantar Ekonomi Makro” , Edisi Ketiga, Alih Bahasa Criswan Sungkono, Salemba Empat, Jakarta

Manurung, Adler Haymans. 2006. Cara Menilai Perusahaan, Penerbit PT. Alex Media Komputindo, Jakarta

Miller dan Form.1998. Motivasi Dalam Meningkatkan Produktivitas Kerja, Penerbit Gasindo, Bandung

Nanga, Muana. 2004. Makro Ekonomi “Teori, Masalah dan Kebijakan”, Edisi Perdana, Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Nasution, Mulia. 2002. Teori ekonomi Makro “Pendekatan Pada Perekonomian

Indonesia”, Djambatan, Jakarta

Nazir dan Nasir. 2006. Analisis Determinan Pendapatan Pengrajin Garam di

Propinsi Aceh, Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, Universitas

Malikussaleh, Lhokseumawe

Ningsih, Surya. 2001. Manajemen Pemasaran, Pelita, Jakarta.

Noor, Henry Faizal. 2000. Ekonomi Manajerial. Raja Grafindo Persada, Jakarta Nurdirman. 2001. Manajemen Tugas, Tanggung Jawab, Praktek, Gramesia, Jakarta Nusantara, Ambo Wonua. 2004. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan

Pekerja Pada Sektor Non Farm Di Pedesaaan Jawa: Eksplorasi Data Sakerti 2000, Tesis Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta

Rizal. 2001. Teknik-Teknik Manajemen Modern, Pena Tinta, Jakarta

Sartono, Agus. 2001. Manajemen Keuangan “Teori dan Aplikasi, Edisi Empat, Badan Penerbit Fakultas Ekonomi,Yogyakarta

Sasmita, Nanda. 2006. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan

Usaha Nelayan Di Kabupaten Asahan, Tesis, Universitas Sumatera Utara,

Medan

Simamora, Henry. 2000. Manajemen Pemasaran Internasional, Jilid 1, Salemba Empat, Jakarta.

Smith, May. 2000. Efektifitas Tenaga Kerja, Penerbit Putra Bangsa, Surabaya

Soemitro, Djojohadikusumo. Modul Online, Pengertian Kesempatan, Angkatan

Kerja dan Tenaga Kerja, http://www.e-dukasi.net/mol/mo_full.php?moid= 6&fname=eko202_10.htm diakses hari Kamis, tanggal 17 Maret 2010.

Sukirno, S.1994. Pengantar Penelitian Bisnis, Penerbit Alfabeta, Bandung

Surat Keputusan Menteri Perindustrian No. 286/M/SK/10/1989 dan Bank Indonesia, Jakarta

PENGARUH LABA TERHADAP PENGEMBANGAN

Dalam dokumen Vol.12 No.3 Oktober 2011 (Halaman 153-158)