BAB V HASIL PENELITIAN
5.3. Keterbatasan Penelitian
Adapun keterbatasan penelitian ini adalah :
1. Informan utama dari penelitian ini seharusnya ada 5 rumah tangga dari keluarga nelayan akan tetapi fakta dilapangan peneliti hanya bisa mengumpulkan 3 informan utama karena keluarga nelayan hanya terdapat 3 keluarga nelayan yang melakukan pemberdayaan dikampung nelayan seberang lingkungan XII namun 2 lagi yang melakukan pemberdayaan bukan berprofesi sebagai nelayan.
2. Peneliti tidak dapat melakukan dokumentasi dalam bentuk foto terhadap informan Kunci I serta utama V dan VI dikarenakan masing-masing
informan tidak mau difoto dengan berbagai alasan yang mereka berikan kepada peneliti.
3. Dalam melakukan wawancara terhadap informan utama I dan II pada hari pertama terkadang sangat sulit karena mereka tidak ingin diwawancarai disebabkan mereka berfikir bahwa penelitian ini untuk politik pemerintah.
BAB VI
KESIMPULAN DAN SARAN 6.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang dilakukan peneliti tentang Strategi Keluarga Nelayan dalam Memberdayakan Ekonomi melalui Usaha Keluarga diKampung Nelayan Seberang Lingkungan XII Keluarahan Belawan I Kecamatan Medan Belawan maka ditarik kesimpulan sebagai berikut:
1. Strategi Aktif yang dilakukan keluarga nelayan yang ditemui diKampung Nelayan Seberang Lingkungan XII Kelurahan Belawan I dalam mempertahankan hidupnya dimusim barat kerin (paceklik) yaitu menambah kerja sampingan, pekerjaan sampingan tersebut berbeda-beda. Peneliti melihat bahwa kegiatan kerja sampingan yang dilakukan keluarga nelayan selain mengolah hasil tangkapan dari laut untuk menambah penghasilan ekonomi didalam keluarga, keluarga nelayan memiliki pekerjaan sampingan berupa usaha warung kelontong kecil-kecilan seperti makanan, minuman dan kebutuhan dapur,alat-alat bangunan seperti tang, obeng, martil dan alat bangunan hal tersebut dilakukan nelayan agar kebutuhan keluarganya dimusim paceklik tetap terpenuhi.
2. Strategi Pasif yang dilakukan keluarga nelayan adalah menekan atau mengetatkan pengeluaran dengan mengubah pola kosumsi keluarga seperti yang dilakukan kelurga nelayan yaitu makan 2 dan 3 kali sehari tergantung kondisi keuangan yang mereka miliki dimusim terang bulan (paceklik) tiba, nelayan juga melakukan penghematan dengan mengurangi pengeluaran
kebutuhan sekolah anak, mengurangi pemakaian listrik dan juga mengurangi kebutuhan ekonomi keluarga sehari-hari.
3. Strategi Jaringan yaitu melakukan peminjaman uang kepada sanak saudara dan tauke ikan yang ada disekitar Kampung Nelayan Seberang Lingkungan XII Kelurahan Belawan I kecamatan Medan Belawan yang digunakan untuk bertahan hidup dan sebagian uang tersebut digunakan keluarga nelayan untuk modal kegiatan usaha keluarga dalam meningkatkan derajat perekonomian rumah tangga yang stabil melalui kegiatan usaha yang dilakukan keluarga nelayan ini dapat disimpulkan bahwa keluarga nelayan tidak ingin bergantung dan terjebak lagi dengan kemiskinan seperti para leluhurnya yang selalu berhutang.
4. Pemberdayaan ekonomi rumah tangga nelayan yang ada di Kampung Nelayan Seberang Kelurahan Belawan I yaitu usaha budi daya keramba ikan dalam meningkatkan ekonomi rumah tangga nelayan yang diterima dari Program Bantuan Coorporate Social Responsbility (CSR) Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I dengan empat (4) keramba ikan lewat Program Posyandu Sehat Anak dan Ibu Sehati. Usaha keramba Ikan ini dilakukan oleh kelompok kader Posyandu Sehati dari empat keramba ikan kini telah berkembang menjadi enam (6) keramba Ikan dan di Kampung Nelayan Seberang terdapat pemberdayaan yang dilakukan keluarga nelayan yaitu dengan membuka usaha kecil-kecilan seperti warung kelontong dan usaha alat bangunan kecil-kecilan, melalui pemberdayaan ini pendapatan keluarga nelayan semakin meningkat dan kebutuhan sandang dan pangan
6.2 Saran
Berdasarkan kesimpulan dari Strategi Keluarga Nelayan dalam Memberdayakan Ekonomi melalui Usaha Keluarga maka peneliti memberi saran sebagai berikut :
1. Bagi Pemerintah diharapkan dapat memberikan program-program bantuan yang bisa membuat keluarga nelayan dapat bertahan hidup pada saat musim paceklik tiba dan memberdayakan masyarakat nelayan menjadi lebih maju dan berkembang, misalnya melalui pengembangan industri rumah tangga, menjadikan hutan mangrove sebagai objek wisata untuk menambah pendapatan masyarakat nelayan dan memberikan peluang lapangan kerja alternatif di luar sektor perikanan untuk meningkatkan pendapatan keluarga nelayan.
2. Bagi keluarga nelayan yang berada di Kampung Nelayan Seberang Kelurahan Belawan I Kecamatan Medan Belawan diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dengan mencari pekerjaan tambahan dari luar sektor perikanan maupun membuka usaha kecil-kecilan.
DAFTAR PUSTAKA
Achjar, H.A,K. (2010). Asuhan Keperawatan Keluarga. Jakarta:Sagung Seto.
Bagong, S,S. (2005). Metode Penelitian Sosial Berbagai Alternatif Pendekatan.
Yogyakarta:Pustaka
Creswell, J. W. (2008). Research Design, Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed, Edisi Ketiga. Bandung: Pustaka Pelajar.
Creswell, J. W. (2012). Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Dahuri R. J. Rais, S. P. Ginting, M. J. Sitepu. (2001). Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Lautan Secara Terpadu. Pradnya Paramita, Jakarta.
Hikmat,H. (2001). Strategi Pemberdayaan Masyarakat. Bandung: Humaniora.
Ihrom.(2004). Bunga Rampai Sosiologi Keluarga. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Khairuddin, (2000). Pembangunan Masyarakat. Tinjauan Aspek Sosiologi, Ekonomi dan Perencanaan. Liberty, Yogyakarta.
Kusnadi, (2002). Konflik sosial Nelayan, Kemiskinan dan Perebutan Sumber Daya Perikanan. Yogyakarta : LkiS.
Kusnadi. (2003). Akar Kemiskinan Nelayan. Yogyakarta: Lkis Pelangi Aksara.
Kusnadi.(2006).Filosofi Pemberdayaan Masyarakat Pesisir. Bandug: Humaniora.
Kusnadi.(2009). Keberdayaan Nelayan dan Dinamika Ekonomi Pesisir. Pusat Penelitian wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Jember: lembaga penelitian universitas jember.
Moleong, L.J. (2005). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya
Moleong, L J. (2007) Metodologi Penelitian Kualitatif. Penerbit PT Remaja Rosdakarya Offset, Bandung.
Mubyarto,(2000). Membangun Sistem Ekonomi. Penerbit BPFE-UGM, Yogyakarta.
Mulyadi,S. (2005). Ekonomi Kelautan. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.
Mulyadi, (2007), Ekonomi Kelautan, Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada
Nikijuluw, (2002). Rezim Pengelolahan Sumber Daya Perikanan. Bogor : PT.
Pustaka Cidesindo.
Siagian, M.(2011). Metode Penelitian Sosial. Medan: Grasindo Monoratama.
Siagian, M. (2012). Kemiskinan Dan Solusi. Medan : PT. Grasindo Monoratama.
Solihin,A.(2004). Musim Paceklik Nelayan dan Jaminan Sosial. Bogor: Jurnal Penelitian Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan lautan-Institut Pertanian Bogor.
Sugiyono,(2016). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitataif dan Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.
Suharto, E. (2004). Pendekatan Pekerjaan Sosial Dalam Pemberdayaan Masyarakat Miskin Konsep, Indikator, dan Strategi. Bandung: PT.
Refika Aditama
Suharto, E. (2005). Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat Kajian Strategi Pembangunan Kesejahteraan Sosial & Pekerjaan Sosial.
Bandung : PT. Refika Aditama
Suharto, E. (2009). Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat Kajian Strategi Pembangunan Kesejahteraan Sosial & Pekerjaan Sosial.
Bandung : PT. Refika Aditama.
Suharto, E.(2010), Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat. Bandung:
Refika Aditama.
Sumodiningrat, G (2007). Pemberdayaan Sosial , Jakarta : PT.Kompas.
William J.G, (2004). Sosiologi Keluarga. Jakarta: Bumi Aksara.
Sumber Jurnal :
Kristianti, (2014). “strategi bertahan hidup nelayan buruh didesa Meskom kecamatan bengkalis kabupaten bengkalis Provinsi riau” dapat dilihat dihttps://ejournal.unri.ac.id/index.php/JT/article/viewFile/2150/2116 (diakses Jumat, 19 Juli 2019 pukul 26 :20 WIB).
Lenni, S. (2017). “Jebakan Kemiskinan Nelayan Studi Kasus Nelayan diKampung Kolam Pajak Baru Kelurahan Belawan Bahagia” dapat dilihat dihttp://repository.usu. ac.id/handle/123456789/683167 (diakses pada Senin, 22 Juli 2019 pukul 17.00WIB)
Nasrudin, A. (2016) “Strategi Bertahan Hidup Nelayan Angin-Angin Kecamatan Wedung Kabupaten Demak” dapat dilihat dihttp://digilib.uin-suka.ac.id/22677/2/12540032_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR
PUSTAKA.pdf (diakses pada Selasa, 23 Juli 2019 pukul 12.20 WIB).
Pembayun, K, M (2017). “Strategi Bertahan Hidup Nelayan Saat Paceklik Pada Musim Barat diKelurahan Cilacap, Kecamatan Cilacap Selatan Jawa Tengah” dapat dilihat dihttp:// etd. repository. ugm. ac. id./index. Php ? mod=penelitian_detail&sub=PenelitianDetail&act=view&typ=html&bu
ku_id=111588&obyek_id=4 (diakses pada Rabu, 24 Juli 2019 pukul 18.00 WIB).
Pranata, B, L.(2019). “Strategi Adaptasi Ekonomi Keluarga Nelayan Tangkap Dalam Menghadapi Masa Paceklik Studi Kasus: Nelayan Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Kabupaten Kota Medan”
dapat dilihat
dihttps://repository.uhn.ac.id/bitstream/handle/123456789/3712/Bangun
%20Pranata%20Lubis.pdf?sequence=1&isAllowed=y(diakses pada hari Kamis, 25 Juli 2019 pada pukul 20.30 WIB)
Ritonga, A. (2017).
“
Strategi Adaptasi Nelayan Tradisional (Panjaring Salam) Dalam Mempertahankan Kelangsungan Hidup diKelurahan Pandan Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah.http://repository.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/68408/Cover.pd f?sequence=1&isAllowed=y (diakses pada hari Jumat, 26 Juli 2019 pukul 06.30 WIB).
Syafitri,L. (2018). “Strategi Adaptasi Nelayan Buruh Dalam Pemenuhan Kebutuhan Keluarga diDesa Kuala Lama Kecamatan Pantai Cermin
Kabupaten Serdang Bedagai” Dapat dilihat
dihttp://repositori.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/7046/1409020 27.pdf?sequence=1&isAllowed=y (diakses pada hari Sabtu, 27 juli 2019 pukul 16.00 WIB).
Data Dari Lingkungan XII kelurahan belawan 1 kecamatan medan belawan 2019
DOKUMENTASI PENELITIAN
Foto : wawancara dengan bapak faisal
Foto : wawancara dengan Ibu Lia
Foto : wawancara dengan Bapak Abdul Halim
Foto : wawancara dengan Ibu Suparni
Foto : tempat posyandu Sehati bantuan dari Program CSR Pertamina
Foto : wawancara dengan Bapak Safaruddin
LAMPIRAN
Pedoman Wawancara
Strategi Keluarga Nelayan Dalam Memberdayakan Ekonomi Keluarga di Kampung Nelayan Seberang Lingkungan XII Belawan 1 Kecamatan
Medan Belawan, Kota Medan
1. Informan Kunci (Kepala Lingkungan XII Kampung Nelayan Seberang) 1.1 Identitas Informan Kunci
a. Nama : ______________________________________________
b. Umur : ______________________________________________
c. Agama : ______________________________________________
d. Jenis Kelamin:_____________________________________________
e. Alamat : ______________________________________________
f. Pendidikan:______________________________________________
g. Pekerjaan : ______________________________________________
1.2 Daftar Pertanyaan
1. Apa yang anda pahami mengenai strategi yang dilakukan keluarga nelayan pada musim barat kering dalam memberdayakan ekonomi rumah tangga?
2. Kapan nelayan melakukan sistem pinjaman dan menghutang?
3. Dimana nelayan melakukan sistem pinjaman dan menghutang?
4. Bagaimana proses pemberian sistem pinjaman dan menghutang tersebut?
5. Syarat apa saja yang harus dipenuhi nelayan dalam sistem pinjaman dan menghutang tersebut?
6. Setelah melakukan peminjaman tersebut untuk apa pinjaman tersebut dipergunakan nelayan? Apakah untuk hidup boros? Atau membuat usaha?
7. Bagaimana proses awal yang dilakukan nelayan dalam membuat usaha untuk memberdayakan ekonomi rumah tangga ?
8. Bagaimana kondisi ekonomi rumah tangga nelayan sebelum dan sesudah ada usaha tersebut?
9. Apakah ada perubahan yang dilakukan nelayan dalam membuat usaha rumah tangga tersebut?
10. Program apa saja yang diberikan pemerintah dikampung nelayan seberang ini?
11. Apakah program bantuan pemerintah sampai kepada nelayan?
Kalau iya, bagaimana nelayan menggunakan bantuan tersebut?
Kalau tidak mengapa?
12. Apakah nelayan menjalin hubungan yang baik dengan sesama nelayan/tidak nelayan dan juga tetangga lain?
13. Apa saja pemberdayaan yang diberikan pemerintah kepada keluarga nelayan dalam meningkatkan penghasilan perekonomian keluarga dikampung nelayan seberang?
14. Bagaimana pemberdayaan ekonomi yang dilakukan nelayan untuk meningkatkan ekonomi rumah tangga?
15. Apa harapan bapak kedepannya untuk usaha yang ada dikampung nelayan seberang?
2. Informan Utama (Nelayan Tradisional dan Istri yang memberdayakan ekonomi rumah tangga)
2.1 Identitas Informan Utama
a. Nama : ______________________________________________
b. Umur : ______________________________________________
c. Jenis Kelamin:_____________________________________________
d. Agama : ______________________________________________
e. Alamat : ______________________________________________
f. Suku : ______________________________________________
g. Asal Daerah: ______________________________________________
h. Pendidikan : ______________________________________________
2.2 Daftar Pertanyaan
1. Apa yang anda pahami mengenai strategi keluarga nelayan yang dilakukan pada musim barat kering dalam memberdayakan ekonomi rumah tangga?
2. Berapa lama bapak bekerja sebagai nelayan Tradisional?
3. Berapa penghasilan yang didapatkan dalam perhari/perbulan?
4. Berapa kali bapak melaut dalam seminggu/Bulan?
5. Berapa rata-rata penghasilan bapak dari pekerjaan perhari/ Bulan?
6. Apakah penghasilan bapak dapat mencukupi kebutuhan ekonomi bsehari-hari? Jika tidak bagaimana cara bapak mengatasi kekurangannya?
7. Siapa saja didalam keluarga bapak ikut turut berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian rumah tangga?
8. Kepada siapa bapak paling utama melakukan pinjam/meminjam tersebut?
9. Bagaimana proses dan apa syarat melakukan peminjaman tersebut?
10. Setelah melakukan peminjaman tersebut untuk apa pinjaman tersebut dipergunakan nelayan?
11. Bagaimana status kepemilikan rumah yang bapak tempati saat ini?
12. Bagaimana pemberdayaan ekonomi yang dilakukan nelayan untuk meningkatkan ekonomi rumah tangga?
13. Apakah nelayan menjalin hubungan yang baik dengan sesama nelayan dan tetangga yang bukan nelayan?
14. Apa harapan nelayan kedepannya untuk usaha yang ada dikapung nelayan seberang?
B. Istri
1. Apa yang anda pahami mengenai strategi keluarga nelayan yang dilakukan pada musim barat kering dalam memberdayakan ekonomi rumah tangga?
2. Apakah pekerjaan suami berjalan dengan lancar, kalau tidak mengapa?
3. Apakah pekerjaan suami dapat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan ekonomi rumah tangga? Kalau iya, kalau tidak apa yang keluarga ibu lakukan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi rumah tangga?
4. Apakah anak ibu ikut berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan
5. Apakah ibu terlibat dalam kegiatan arisan(jula-jula)dan siapa saja yang menjadi anggotanya?
6. Pekerjaan apa yang ibu lakukan selain pekerjaan domestik (mengurus anak, suami, memasak, mengurus rumah) yang menghasilkan uang tetap?
7. Dari mana modal untuk membuat usaha keluarga nelayan?
8. Berapa modal untuk usaha keluarga yang ibu pinjam?
9. Berapa peghasilan yang didapatkan dari usaha keluarga ibu perhari/bulan?
10. Bagaimana kondisi ekonomi keluarga sebelum dan sesudah adanya usaha keluarga ibu?
11. Apa tujuan keluarga membuat usaha tersebut?
12. Pakah tujuan dari usaha tersebut telah berhasil?
13. Bagaimana pemberdayaan ekonomi yang dilakukan nelayan untuk meningkatkan ekonomi rumah tangga?
14. Apa harapan ibu kedepannya untuk usaha yang keluarga ibu lakukan dan untuk kampung nelayan seberang ini?
15. Apakah nelayan menjalin hubungan yang baik dengan tetangga lain yang sesama nelayan dan bukan nelayan?
3. Informan Tambahan (Toke Ikan) 3.1 Identitas Informan Tambahan
a. Nama : ______________________________________________
b. Umur : ______________________________________________
c. JenisKelamin:_____________________________________________
d. Agama : ______________________________________________
e. Status : ______________________________________________
f. Alamat : ______________________________________________
g. Pendidikan: ______________________________________________
h. Pekerjaan : ______________________________________________
3.2 Daftar Pertanyaan
1. Apa yang anda pahami mengenai strategi keluarga nelayan yang dilakukan pada musim barat kering dalam memberdayakan ekonomi rumah tangga?
2. Apakah penghasilan nelayan biasanya cukup untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya?
3. Apakah gaya hidup nelayan berpengaruh terhadap pemenuhan kebutuhan ekonomi keluarga dan pendidikan anaknya sehari-hari?
4. Apakah nelayan memiliki hutang kepada bapak sebagai toke dikampung nelayan seberang ini?
5. Berapakah jumlah pinjaman yang dilakukan keluarga nelayan kepada bapak?
6. Apa proses dan syarat dalam melakukan pinjaman tersebut?
8. Bagaimana pendapat bapak tentang adanya usaha yang dilakukan keluarga nelayan dalam memberdayakan ekonomi rumah tangga?
9. Sejauh ini apakah bapak melihat ada perubahan yang dilakukan keluarga nelayan dalam memberdayakan ekonomi? Kalau iya, perubahan apa?
10. Bagaimana hubungan keluarga nelayan dengan sesama nelayan dan masyarakat yang bukan nelayan?
11. Apakah bantuan pemerintah sampai kepada nelayan kalau iya, bagaimana keluarga nelayan menggunakan bantuan tersebut? Kalau tidak mengapa?
12. Apakah nelayan memiliki kebiasaan yang boros dan malas?
13. Bagaimana pemberdayaan ekonomi yang dilakukan nelayan untuk meningkatkan ekonomi rumah tangga?
14. Apa harapan bapak kepada keluarga nelayan yang memberdayakan ekonomi keluarga dan harapan bapak untuk kampung nelayan ini?