• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS PRATATA DASAR HASIL BLOW DRY PADA SISWA TATA KECANTIKAN RAMBUT SMK NEGERI 1 SIANTAR T.A 2015/2016.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ANALISIS PRATATA DASAR HASIL BLOW DRY PADA SISWA TATA KECANTIKAN RAMBUT SMK NEGERI 1 SIANTAR T.A 2015/2016."

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS PRATATA DASAR HASIL BLOW DRY

PADA SISWA TATA KECANTIKAN RAMBUT

SMK NEGERI 1 SIANTAR

SKRIPSI

Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian dari Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga

Oleh

YETI SINTIA

NIM. 5111544008

JURUSAN PENDIDIKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

MEDAN

(2)
(3)
(4)
(5)

ABSTRAK

YETI SINTIA, NIM. 5111544008. Analisis Pratata Dasar Hasil Blow Dry Pada Siswa Tata Kecantikan Rambut SMK Negeri 1 Siantar T.A 2015/2016. Program Studi Tata Rias. Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga. FakultasTeknik. Universitas Negeri Medan.

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui analisis hasil pratata dasar dan blow dry siswa kelas X SMK Negeri 1 Siantar Tahun Ajaran 2015/2016.

Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X Tata Kecantikan Rambut total sebanyak 30 orang. Pengambilan sampel digunakan teknik total sampling, Sehingga jumlah sampel penelitian adalah 30 orang. Metode pengumpulan data menggunakan lembar pengamatan pratata dasar hasil blow dry. Analisis data menggunakan teknik deskriptif, uji kesepakatan pengamat dan persentase.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil pengamatan pratata dan blow dry diperoleh nilai rata-rata 78,33 dan standar deviasi 4,95 dengan nilai tertinggi 92 dan nilai terendah 69. Hasil pengamatan pratata dasar hasil blow dry secara keseluruhan pada indikator ketepatan panjang rambut diperoleh rata-rata siswa memiliki keterampilan sangat baik dengan mendapat skor 4 sebanyak (93,3%), pada indikator pemartingan rambut pratata dasar rata-rata siswa memiliki keterampilan baik dengan mendapat skor 3 sebanyak 19 siswa (63,3%), pada indikator penggunaan kosmetika setting lotion dan hair spray pada rambut rata-rata siswa memiliki keterampilan baik dengan mendapat skor 3 sebanyak 26 siswa (86,7%), pada indikator penggulungan rambut dengan menggunakan roll rata-rata siswa memiliki keterampilan baik dengan mendapat skor 3 sebanyak 24 orang (80%), pada indikator penggunaan hair drayer rata-rata siswa memiliki keterampilan baik dengan mendapat skor 3 sebanyak 25 siswa (83,3%), pada indikator pratata dasar hasil blow dry diperoleh rata-rata siswa memiliki keterampilan baik dengan mendapat skor 3 sebanyak 14 siswa (46,7%). Hasil nilai rata-rata dari ketiga pengamat pada setiap indikator penilaian hasil pratata dasar hasil blow dry diperoleh bahwa nilai indikator yang terendah terdapat pada indikator 5 yaitu Penggunaan hair Drayer dengan skor rata-rata 2,90 sedangkan skor yang paling tinggi terdapat pada indikator ke 1 yaitu ketepatan panjang rambut (lewat bahu) dengan rata-rata 3,93. Tetapi secara keseluruhan hasil pengamatan pratata dasar hasilS blow dry yang diperoleh siswa seluruhnya baik dengan rata-rata siswa mendapat skor 3. Hasil pengamatan pratata dasar hasil blow dry cenderung pada siswa kelas X Tata Kecantikan SMK Negeri 1 Siantar cenderung Cukup dengan nilai rata-rata sebesar 78,33 yaitu sebanyak 20 siswa (66,7%).

(6)

i

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT. Karena atas rahmat dan karuniannya yang dilimpahkan sehingga skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik yang disusun untuk memenuhi salah satu persyaratan guna memperoleh gelar sarjana pendidikan dengan judul “Analisis Pratata Dasar Hasil Blow Dry Pada Siswa Tata Kecantikan Rambut SMK Negeri 1 Siantar”.

Penulis menyadari banyak sekali hambatan dan kesulitan yang dialami oleh penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. Keberhasilan dalam menyelesaikan skripsi ini tidak akan terwujud tanpa adanya bantuan dan dukungan dari berbagai pihak, baik dukungan moral, spiritual maupun materi. Oleh karena itu penulis menyampaikan terimakasih dan penghargaan kepada :

1. Ibu Dra.Rosnelly, M.Pd selaku Dekan Fakultas Teknik Unimed 2. Bapak/ibu Wakil Dekal I, II, III Fakultas Teknik Unimed.

3. Ibu Dr. Dina Ampera, M.Si. selaku Ketua Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Unimed

4. Ibu Dra. Fatma Tresno Ingtyas, M.Si, selaku Sekretaris Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Unimed.

5. Ibu Dra. Lelly Fridiarty, M.Pd. selaku Dosen Pembimbing Skripsi, yang telah banyak membantu, mengarahkan, membimbing dan memberi dorongan sampai skipsi ini selesai.

6. Ibu Dra. Siti Wahidah, M.Si. selaku Ketua Prodi Pendidikan Tata Rias dan sekaligus Dosen Penguji yang telah memberikan bimbingan, arahan, serta motivasi kepada penulis.

7. Ibu Dra. Lina Pangaribuan, M.Pd. selaku Dosen Pembimbing Akademik dan sekaligus sebagai Dosen Penguji yang telah memberikan bimbingan, arahan, serta motivasi kepada penulis.

(7)

ii

9. Kepada yang teristimewa Ayahanda Sukirno dan Ibunda Risnawati yang selalu memberikan kasih sayang, motivasi, dukungan berupa moril maupun materil serta do’a yang tiada hentinya

10. Kepada yang teristimewa Kakak Yeni Purwati, M.Pd, Adik tercinta Yudi Wijaya dan seluruh keluarga penulis yang tidak dapat disebutkan namanya satu persatu penulis ucapkan terima kasih untuk dukungan dan motivasinya yang telah di berikan kepada penulis

11. Kepada yang teristimewa Suami Tercinta Alfian yang selalu memberikan kasih sayang, motivasi, arahan dan dukungan berupa moril maupun materil serta do’anya kepada penulis yang tiada hentinya.

12. Seluruh staf pengajar dan tata usaha dilingkungan Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Unimed.

13. Kepada seluruh Dosen Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (Tata Rias, Tata Boga dan Tata Busana) yang telah banyak memberikan ilmu,dorongan dan motivasi kepada penulis selama perkuliahan.

14. Ibu Rodearni Saragih, S.Pd, MH., selaku Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Siantar yang telah mengizinkan penulis melaksanakan penelitian.

15. Sahabat-sahabatku Purnama Sari, Ririn Hardianti, S.Pd., Renny Rezeki, Putri Khairani, Dwi Mentari Arya, Nining Widya Astuti dan seluruh mahasiswi tata rias stambuk 2011.

Akhir kata penulis mengharapkan semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi para pembaca terutama dalam dunia pendidikan pada umumnya dan khusus dalam bidang Program Studi Tata Rias.

Medan, Februari 2016 Penulis,

Yeti Sintia

(8)

DAFTAR ISI

ABSTRAK ... i

KATA PENGANTAR ... ii

DAFTAR ISI ... iv

DAFTAR GAMBAR ... vii

DAFTAR TABEL ... ix

DAFTAR LAMPIRAN ... x

BAB I PENDAHULUAN ... 1

A. Latar Belakang ... 1

B. Identifikasi Masalah ... 4

C. Pembatasan Masalah ... 4

D. Perumusan Masalah ... 5

E. Tujuan Penelitian ... 5

F. Manfaat Penelitian ... 5

BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA BERFIKIR DAN PERTANYAAN PENELITIAN ... 6

A. Deskripsi Teori ... 6

1. Pengertian Pratata ... 6

1. Jenis Pratata ... 8

2. Tujuan Pratata ... 8

3. Proses Pratata ... 8

a. Mencuci Rambut ... 9

(9)

c. Penggulangan Rambut ... 9

d. Pengeringan Rambut ... 9

4. Alat-alat, Bahan, Lenan, dan Kosmetik Pratata ... 10

1. Alat-alat Pratata ... 10

2. Bahan dan Lenan Pratata Dasar ... 12

3. Kosmetik Pratata Dasar ... 13

4. Teknik Pratata Dasar ... 13

5. Teknik Roller (Melingkar/Menggulung) ... 14

2. Pengertian Blow Dry ... 15

a. Alat-alat, Bahan, Lenan dan Kosmetik Blow Dry ... 17

1. Kosmetik Blow Dry ... 17

2. Bahan dan Lenan Blow Dry In (masuk)... 18

3. Alat-alat Blow Dry ... 18

3. Pratata Rambut dengan Menggunakan Roll Set dan Blow Dry ... 19

B. Penelitian Yang Relevan ... 24

C. Kerangka Berfikir ... 24

D. Pertanyaan Penelitian ... 25

BAB III METODE PENELITIAN ... 26

A. Desain Penelitian ... 26

B. Defenisi Operasional Variabel Penelitian ... 26

C. Populasi dan Sampel ... 27

1. Populasi ... 27

(10)

D. Instrumentasi dan Teknik Pengumpulan Data ... 28

E. Teknik Analisis Data ... 38

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 41

A. Deskripsi Data Penelitian ... 41

1. Hasil Pengamatan Pratata dan Blow Dry ... 41

2. Hasil Analisis Pengamatan Pratata dan Blow Dry ... 43

1. Ketepatan Panjang rambut ... 43

2. Pemartingan Rambut Pratata Dasar ... 44

3. Penggunaan Kosmetik Setting Lotion dan Hair Spray pada Rambut ... 46

4. Penggulungan Rambut Dengan Menggunakan Roll ... 47

5. Penggunaan Hair Drayer ... 48

6. Hasil Pratata dan Blow Dry ... 49

3. Tingkat Kecenderungan Hasil Pengamatan Pratata dan Blow Dry ... 51

B. Pembahasan Hasil Penelitian ... 52

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 62

A. Kesimpulan ... 62

B. Saran ... 62

DAFTAR PUSTAKA ... 64

(11)

DAFTAR GAMBAR

1. Gambar 1 : Hasil Pratata Dasar Hasil Blow Dry yang Salah ... 11 2. Gambar 2 : Parting Bagian Depan dan Bagian Belakang ... 20 3. Gambar 3 : Cara Menggulung Rambut Dengan roller ... 21 4. Gambar 4 : Cara Mengkaitkan Hair Pin pada Roll Set/Roller dan

Rambut ... 21 5. Gambar 5 : Cara pengeringan dengan menggunakan alat pengering

pengenggam yang biasa di sebut hair drayer. ... 22 6. Gambar 6 : Hasil Akhir Pratata Dasar Hasil Blow Dry ... 23 7. Gambar 7 : Histogram Data Hasil Pengamatan Pratata Dasar Hasil

Blow Dry ... 49 8. Gambar 8 : Histogram Ketepatan Panjang Rambut ... 51 9. Gambar 9 : Histogram hasil pemartingan rambut pratata dasar ... 52 10. Gambar 10 : Histogram Hasil Penggunaan Kosmetika Setting Lotion

dan Hair Spray pada Rambut ... 54 11. Gambar 11 : Histogram Penggulangan Rambut Dengan Menggunakan

(12)

DAFTAR TABEL

Tabel 1. Kisi-kisi Lembar Pengamatan Hasil Praktek Pratata dasar hasil

Blow Dry ... 29

Tabel 2. Lembar Pengamatan Hasil Pratata Dasar Hasil Blow Dry ... 30

Tabel 3. Anava Uji Kesepakatan Pengamat ... 37

Tabel 4. Distribusi Frekuensi Hasil Pengamatan Pratata Dasar Hasil Blow Dry ... 42

Tabel 5. Hasil Uji Kesepakatan Pratata Dasar Hasil Blow Dry ... 43

Tabel 6. Ketepatan Panjang Rambut ... 44

Tabel 7. Pemartingan Rambut Pratata Dasar ... 45

Tabel 8. Penggunaan Kosmetik Setting Lotion dan Hair Spray pada Rambut... 46

Tabel 9. Penggulungan Rambut Dengan Menggunakan Roll Set ... 47

Tabel 10. Penggunaan Hair Drayer ... 48

Tabel 11. Hasil Pratata Dasar Hasil Blow Dry ... 49

Tabel 12. Rata-Rata Indikator Penilaian Hasil Pengamatan Pratata Dasar Hasil Blow Dry ...51

(13)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Lembar Validator Pengamatan Instrumen Penelitian ... 59

Lampiran 2. Data Hasil Pengamatan Pratata Dasar Hasil Blow Dry ... 62

Lampiran 3. Data Hasil Pengamatan Pratata Dasar Hasil Blow Dry ... 65

Lampiran 4. Rekapitulasi Skor Penilaian ... 66

Lampiran 5. Rata-rata Setiap Indikator Penilaian ... 69

Lampiran 6. Rekapitulasi Data Hasil Pengamatan Pratata Dasar Hasil Blow Dry ... 70

Lampiran 7. Uji Kesepakatan Pengamat ... 71

Lampiran 8. Deskripsi Data Penelitian ... 73

Lampiran 9. Identifikasi Tingkat Kecenderungan Variabel Penelitian ... 75

Lampiran 10. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ... 84

Lampiran 11. Silabus ... 86

Lampiran 12. Gambar Hasil Pratata Dasar Hasil Blow Dry ... 96

(14)

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Dunia kecantikan sangat berkembang, baik kecantikan rambut maupun

kecantikan kulit. Setiap orang khususnya kaum wanita ingin menjaga penampilan

pada setiap kesempatan, bagi kaum wanita yang bekerja atau pun ibu rumah tangga

ingin menjaga kecantikannya baik dari dalam atau pun dari luar. Pada dasarnya

semua wanita itu cantik dan unik, dan kecantikan yang terpancar itu meliputi

kecantikan dari luar dan dari dalam. Kecantikan dari luar di tunjang oleh penampilan

fisik, sedangkan kecantikan dari dalam terpancar bila kondisi psikis sehat dan budi

pekertinya.

Rambut adalah mahkota wanita, begitulah yang sering kita dengar. Selain itu

rambut berfungsi untuk melindungi kepala dari sinar matahari langsung, rambut juga

merupakan pembeda antara laki-laki dan perempuan. Tidak hanya itu, rambut juga

merupakan sesuatu yang harus dijaga keindahannya, terutama bagi wanita, oleh

karena kebutuhan untuk tetap menjaga keindahan rambut, banyak orang yang

memanfaatkannya untuk menjadikannya sebagai sebuah ketrampilan.

Sekolah sebagai salah satu instansi atau lembaga pendidikan yang merupakan

sarana dalam melaksanakan proses belajar mengajar dalam proses pendidikan.

Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan merupakan salah satu pendidikan formal

yang bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak

(15)

sesuai dengan kejuruannya. Jurusan tata kecantikan merupakan salah satu bagian dari

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Sekolah menengah kejuruan menghasilkan

peserta didik yang terampil dan berkualitas sesuai dengan bidangnya. Lulusan SMK

jurusan tata kecantikan di haruskan untuk menguasai teori maupun praktek, sehingga

mampu terjun ke dunia industri. Menurut Peraturan Pemerintah No.24 Tahun 1990

pasal 3 ayat (2) disebutkan bahwa sekolah kejuruan bertujuan untuk menyiapkan

siswa dalam memenuhi lapangan kerja, menyiapkan siswa agar mampu memiliki

karir, dan menyiapkan tamatan agar menjadi warga Negara yang produktif, adaptif,

dan normatif. Secara garis besar tujuan diselenggarakan sekolah kejuruan adalah

untuk membekali lulusan dengan kompetensi yang berguna bagi diri sendiri dalam

karir dan kehidupan bermasyarakat.

Menurut ( Hadijah : 2003) Pratata adalah tindakan pendahuluan yang

mencakup penggulungan rambut menurut pola-pola tertentu dengan maksud

memudahkan penataan yang akan dibuat. Prinsip dasar dalam pratata adalah basah,

tarik, gulung. Maka dari itu siswa diharuskan menguasai prinsip dasar pratata

sehingga dalam praktek pratata dasar hasil blow dry dapat di aplikasikan dengan

baik. Tujuan dari pratata dasar hasil blow dry adalah tindakan membentuk dan

mengatur rambut dengan cara penggulungan dengan pola-pola tertentu dan membantu

proses penataan selanjutnya agar menghasilkan penataan yang baik

Berdasarkan hasil observasi penulis dengan guru bidang studi pada bulan

Maret 2014 di SMK Negeri 1 Siantar, bahwasanya masih kurang pengetahuan siswa

tentang pratata dasar sehingga dalam praktek masih banyak siswa yang belum

(16)

siswa sehari-hari masih banyak siswa yang mendapatkan nilai di bawah KKM. Ada

20 siswa yang mendapatkan nilai 70 < KKM, 3 orang mendapatkan nilai 75 = KKM,

dan 2 orang yang mendapatkan nilai 80 > KKM. Adapun kelemahan siswa dalam

praktek adalah tekhnik penarikan dan penggulungan pada rambut dalam pratata dasar

hasil blow dry, dimana dalam penarikan dan penggulungan pada rambut sangat

mempengaruhi hasil akhir dari pratata dasar hasilblow drytersebut.

Gambar 1. Hasil pratata dasar hasilblow dry yang salah

Dari gambar diatas dapat disimpulkan bahwa hasil pratata dasar hasil blow

dry diatas tidak bervolume dengan ikal yang sempurna, karena dalam penarikan dan

penggulungan pada rambut masih kurang tepat (belum optimal) dan penggunaan

hair drayer kurang tepat.

Dapat dilihat dari data diatas lulusan SMK khususnya Jurusan Tata

Kecantikan Rambut yang belum berkompeten dalam bidangnya. Maka permasalahan

(17)

B. Identifikasi Masalah

Berdasarkan yang telah dikemukakan, maka dapat diidentifikasi masalah

sebagai berikut :

1. Pembagian rambut (parting) pada siswa masih kurang tepat (belum optimal)

dalam pratata dasar hasil blow dry Tata Kecantikan Rambut SMK Negeri 1

Siantar T.A 2015/2016!

2. Teknik-teknik pratata dasar hasil blow dry pada siswa masih kurang

tepat (belum optimal) Tata Kecantikan Rambut SMK Negeri 1 Siantar T.A

2015/2016!

3. Siswa masih kurang tepat (belom optimal) dalam penggulungan rambut

dalam pratata hasil blow dry Tata Kecantikan Rambut SMK Negeri 1 Siantar

T.A 2015/2016!

4. Blow drypada siswa masih kurang (belom optimal) Tata Kecantikan Rambut

SMK Negeri 1 Siantar T.A 2015/2016!

5. Bagaiman pratata dasar hasil blow dry pada siswa Tata Kecantikan

Rambut SMK Negeri 1 Siantar T.A 2015/2016!

C. Pembatasan Masalah

Maka dalam penelitian ini penulis membatasi masalahnya hanya meliputi

yaitu :

1. Pratata dasar hasil blow dry pada siswa Tata Kecantikan Rambut SMK Negeri 1

(18)

2. Pratata dasar hasil blow dry in (masuk) pada rambut (lewat bahu) pada Siswa

Tata Kecantikan Rambut SMK Negeri 1 Siantar T.A 2015/2016.

3. Siswa Kelas X dengan jumlah 30 orang Tata Kecantikan Rambut SMK Negeri 1

Siantar T.A 2015/2016.

D. Rumusan Masalah

Berdasarkan batasan masalah diatas, maka yang menjadi rumusan dalam

masalah dalam penelitian ini adalah:

Bagaimana pratata dasar hasil blow dry siswa kelas X SMK Negeri 1 Siantar

Tahun Ajaran 2015/2016?

E. Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka yang menjadi tujuan penelitian ini

adalah :

Untuk mengetahui pratata dasar hasil blow dry siswa kelas X SMK Negeri 1

Siantar Tahun Ajaran 2015/2016.

F. Manfaat Penelitian

Adapun manfaat yang diharapkan dari penelitian ini adalah:

1. Penelitian ini diharapkan sebagai bahan masukan bagi sekolah dan siswa SMK

Negeri 1 Siantar.

2. Sebagai sumber pengetahuan bagi mahasiswa PKK Program Studi Tata

Kecantikan Universitas Negeri Medan dalam pratata dasar hasilblow dry.

3. Sebagai bahan masukan bagi penelitian-penelitian selanjutnya yang relevan dan

(19)

4. Bagi UNIMED sebagai bahan masukan bagi penelitian-penelitan selanjutnya

(20)

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Berdasarkan kajian pada bab-bab sebelumnya, maka dapat diambil

kesimpulan sebagai berikut :

Hasil pengamatan pratata dasar hasilblow drycenderung pada siswa kelas X

Tata Kecantikan Rambut SMK Negeri 1 Siantar cenderung Cukup dengan nilai

rata-rata sebesar 78,33 yaitu sebanyak 20 siswa (66,7%). Hasil nilai rata-rata-rata-rata dari ketiga

pengamat pada setiap indikator penilaian hasil pratata dasar hasilblow dry diperoleh

bahwa nilai indikator yang terendah terdapat pada indikator 5 yaitu PenggunaanHair

Drayer dengan skor rata-rata 2,90 sedangkan skor yang paling tinggi terdapat pada

indikator ke 1 yaitu ketepatan panjang rambut (lewat bahu) dengan rata-rata 3,93.

Tetapi secara keseluruhan hasil pengamatan pratata dasar hasilblow dry yang

diperoleh siswa seluruhnya baik dengan rata-rata siswa mendapat skor 3.

B. Saran

Berdasarkan uraian kesimpulan di atas maka saran yang dapat diajukan adalah

sebagai berikut:

1. Bagi para guru diharapkan lebih memperhatikan penguasaan teori terlebih dahulu

kepada siswa tentang pratata dasar hasilblow drysehingga dalam melakukan

praktek pratata dasar hasil blow dry, siswa benar-benar memahami tentang cara

melakukan pratata dasar hasilblow drydengan benar.

(21)

2. Diharapkan kepada siswa untuk menguasai teori tentang pratatadasar hasilblow

drysehingga memiliki keterampilan yang baik dalam melakukan pratata dasar

(22)

41

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto, Suharsimi. (2011). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan (Edisi

Revisi).Jakarta : Bumi Aksara.

Arnisfarida (2015). Aplikasi kimia fisik Pengeritingan Rambut (Reaksi Redoks) Arnisfarida’s. Blogspot.com (12 nov 15)

Dapertemen Pendidikan Kebudayan (PPPG KEJURUAN).(1998). Teknik

Mengeringkan Rambut. Bojongsari, Sawangan Bogor

Depdikbud.(1999). Petunjuk Praktis Untuk Pratata dan Penataan Rambut.

Jakarta. PT Grasindo

Depdikbud. (1998). Pengetahuan Dan Seni Tata Rambut Modern. DEPDIKBUD.

Jakarta.

Endang W Puspoyo (1993) dalam Rotmailis, dkk (1998) Tata Kecantikan Rambut Jilid 2. Jakarta : Gramedia Utama

Hadijah, Ijah.(2003). Pratata Dasar Rambut. Tim Konsultan Fakultas Teknik : Universitas Negeri Malang

Irianto, Agus, (2004). Statistik : Konsep Dasar dan Aplikasinya, Jakarta : Kencana

Kovoid Abiding (2004). Perawatan Rambut : Bumi Aksara

Kusumadewi,dkk (2012) Pengetahuan dan Seni Tata Rambut Modren Untuk Tingkat . Depok : Meutia Cipta Sarana.

Kusumadewi. dkk (1994).Pengetahuan dan Seni Tata Rambut Modern. Jakarta: Carina Indah Utama.

Kusumadewi, dkk (1994). Tata Kecantikan Rambut Jilid 2. Jakarta : Gramedia Utama

Liana.(2012).Hubungan Teori Pengeringan Rambut Dengan Hasil Praktek Blow Out Siswa Kelas X Tata Kecantikan SMK Negeri 10 Medan.Medan : Skripsi

Nelly hakim. dkk (1999) Pratata Dasar Rambut Untuk Tingkat Mahir. Jakarta : Bumi Aksara

(23)

42

Sukardi.(2003).Metodologi Penelitian Pendidikan Kompetensi dan

Praktiknya.Jakarta : Bumi Aksara.

Sugiyono, 2013. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D, Bandung

____________.(1994).Pelajaran Tata Kecantikan Rambut Tingkat Dasar. Jakarta

: PT Garsindo

S. Citrawati. (1993). Dasar-dasar Trampil Tata Rias Rambut. PT Karya Utama. Jakarta.

Tsyatriadi. (2013) Perawataan Rambut Secara Kering. Jakarta. Bumi Aksara

Internet :

http://air+mineral.html

http:/ 2.bp.blogspot./model rambut/ tentang model rambut pria/ rambutwanita.com

Http://capepenutupkepala+bahu.html

Http:// Harnal+penataan rambut.html

Http:// handuk+lembut+dan lembut.html

Http:// Harnal+Jepit+penataan rambut.html

Http:// hairspray+rambutcantik.html

Http:// klip+penjepitrambut+roll.html

Http://Suriany Blog Pratata dan Penataan Rambut Dasar.html

Gambar

Gambar 1. Hasil pratata dasar  hasil blow dry yang salah

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan pemangkasan dasar oval siswa kelas XI program keahlian tata kecantikan rambut SMK Negeri 1 Lubuk Pakam.. Metode

Maka dapat disimpulkan bahwa “ terdapat hubungan yang signifikan antara pemahaman analisa rambut dengan hasil rebonding pada siswa kelas XII Tata Kecantikan Rambut

HUBUNGAN PENGETAHUAN TATA RIAS RAMBUT DENGAN HASIL PENATAAN RAMBUT STYLING PADA.. SISWA KELAS XI KECANTIKAN RAMBUT DI SMK NEGERI 3

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui hasil belajar dasar kecantikan rambut menggunakan metode latihan (Drill) dengan media video pada siswa

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah video pembelajaran dengan aplikasi camtasia pada mata pelajaran pemangkasan dan penataan rambut layak digunakan pada siswa

Hubungan Pengetahuan Karakteristik Rambut Dengan Pemilihan Kosmetik Pelurusan Rambut (Rebonding) Siswa Kelas XI Tata Kecantikan SMK Awal Karya Pembangunan Galang Tahun

melaksanakan pengerjaan pengeritingan rambut dasar, siswa pada saat praktek pengeritingan rambut dasar masih kurang mampu dalam melakukan teknik aplikasi menggulung

Aspek psikomotorik digunakan untuk menilai hasil praktik siswa selama mengikuti pembelajaran menggunakan modul perawatan rambut meliputi: persiapan memperoleh kriteria