ANALISIS PRATATA DASAR HASIL BLOW DRY
PADA SISWA TATA KECANTIKAN RAMBUT
SMK NEGERI 1 SIANTAR
SKRIPSI
Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian dari Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan
Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga
Oleh
YETI SINTIA
NIM. 5111544008JURUSAN PENDIDIKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
MEDAN
ABSTRAK
YETI SINTIA, NIM. 5111544008. Analisis Pratata Dasar Hasil Blow Dry Pada Siswa Tata Kecantikan Rambut SMK Negeri 1 Siantar T.A 2015/2016. Program Studi Tata Rias. Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga. FakultasTeknik. Universitas Negeri Medan.
Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui analisis hasil pratata dasar dan blow dry siswa kelas X SMK Negeri 1 Siantar Tahun Ajaran 2015/2016.
Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X Tata Kecantikan Rambut total sebanyak 30 orang. Pengambilan sampel digunakan teknik total sampling, Sehingga jumlah sampel penelitian adalah 30 orang. Metode pengumpulan data menggunakan lembar pengamatan pratata dasar hasil blow dry. Analisis data menggunakan teknik deskriptif, uji kesepakatan pengamat dan persentase.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil pengamatan pratata dan blow dry diperoleh nilai rata-rata 78,33 dan standar deviasi 4,95 dengan nilai tertinggi 92 dan nilai terendah 69. Hasil pengamatan pratata dasar hasil blow dry secara keseluruhan pada indikator ketepatan panjang rambut diperoleh rata-rata siswa memiliki keterampilan sangat baik dengan mendapat skor 4 sebanyak (93,3%), pada indikator pemartingan rambut pratata dasar rata-rata siswa memiliki keterampilan baik dengan mendapat skor 3 sebanyak 19 siswa (63,3%), pada indikator penggunaan kosmetika setting lotion dan hair spray pada rambut rata-rata siswa memiliki keterampilan baik dengan mendapat skor 3 sebanyak 26 siswa (86,7%), pada indikator penggulungan rambut dengan menggunakan roll rata-rata siswa memiliki keterampilan baik dengan mendapat skor 3 sebanyak 24 orang (80%), pada indikator penggunaan hair drayer rata-rata siswa memiliki keterampilan baik dengan mendapat skor 3 sebanyak 25 siswa (83,3%), pada indikator pratata dasar hasil blow dry diperoleh rata-rata siswa memiliki keterampilan baik dengan mendapat skor 3 sebanyak 14 siswa (46,7%). Hasil nilai rata-rata dari ketiga pengamat pada setiap indikator penilaian hasil pratata dasar hasil blow dry diperoleh bahwa nilai indikator yang terendah terdapat pada indikator 5 yaitu Penggunaan hair Drayer dengan skor rata-rata 2,90 sedangkan skor yang paling tinggi terdapat pada indikator ke 1 yaitu ketepatan panjang rambut (lewat bahu) dengan rata-rata 3,93. Tetapi secara keseluruhan hasil pengamatan pratata dasar hasilS blow dry yang diperoleh siswa seluruhnya baik dengan rata-rata siswa mendapat skor 3. Hasil pengamatan pratata dasar hasil blow dry cenderung pada siswa kelas X Tata Kecantikan SMK Negeri 1 Siantar cenderung Cukup dengan nilai rata-rata sebesar 78,33 yaitu sebanyak 20 siswa (66,7%).
i
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT. Karena atas rahmat dan karuniannya yang dilimpahkan sehingga skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik yang disusun untuk memenuhi salah satu persyaratan guna memperoleh gelar sarjana pendidikan dengan judul “Analisis Pratata Dasar Hasil Blow Dry Pada Siswa Tata Kecantikan Rambut SMK Negeri 1 Siantar”.
Penulis menyadari banyak sekali hambatan dan kesulitan yang dialami oleh penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. Keberhasilan dalam menyelesaikan skripsi ini tidak akan terwujud tanpa adanya bantuan dan dukungan dari berbagai pihak, baik dukungan moral, spiritual maupun materi. Oleh karena itu penulis menyampaikan terimakasih dan penghargaan kepada :
1. Ibu Dra.Rosnelly, M.Pd selaku Dekan Fakultas Teknik Unimed 2. Bapak/ibu Wakil Dekal I, II, III Fakultas Teknik Unimed.
3. Ibu Dr. Dina Ampera, M.Si. selaku Ketua Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Unimed
4. Ibu Dra. Fatma Tresno Ingtyas, M.Si, selaku Sekretaris Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Unimed.
5. Ibu Dra. Lelly Fridiarty, M.Pd. selaku Dosen Pembimbing Skripsi, yang telah banyak membantu, mengarahkan, membimbing dan memberi dorongan sampai skipsi ini selesai.
6. Ibu Dra. Siti Wahidah, M.Si. selaku Ketua Prodi Pendidikan Tata Rias dan sekaligus Dosen Penguji yang telah memberikan bimbingan, arahan, serta motivasi kepada penulis.
7. Ibu Dra. Lina Pangaribuan, M.Pd. selaku Dosen Pembimbing Akademik dan sekaligus sebagai Dosen Penguji yang telah memberikan bimbingan, arahan, serta motivasi kepada penulis.
ii
9. Kepada yang teristimewa Ayahanda Sukirno dan Ibunda Risnawati yang selalu memberikan kasih sayang, motivasi, dukungan berupa moril maupun materil serta do’a yang tiada hentinya
10. Kepada yang teristimewa Kakak Yeni Purwati, M.Pd, Adik tercinta Yudi Wijaya dan seluruh keluarga penulis yang tidak dapat disebutkan namanya satu persatu penulis ucapkan terima kasih untuk dukungan dan motivasinya yang telah di berikan kepada penulis
11. Kepada yang teristimewa Suami Tercinta Alfian yang selalu memberikan kasih sayang, motivasi, arahan dan dukungan berupa moril maupun materil serta do’anya kepada penulis yang tiada hentinya.
12. Seluruh staf pengajar dan tata usaha dilingkungan Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Unimed.
13. Kepada seluruh Dosen Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (Tata Rias, Tata Boga dan Tata Busana) yang telah banyak memberikan ilmu,dorongan dan motivasi kepada penulis selama perkuliahan.
14. Ibu Rodearni Saragih, S.Pd, MH., selaku Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Siantar yang telah mengizinkan penulis melaksanakan penelitian.
15. Sahabat-sahabatku Purnama Sari, Ririn Hardianti, S.Pd., Renny Rezeki, Putri Khairani, Dwi Mentari Arya, Nining Widya Astuti dan seluruh mahasiswi tata rias stambuk 2011.
Akhir kata penulis mengharapkan semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi para pembaca terutama dalam dunia pendidikan pada umumnya dan khusus dalam bidang Program Studi Tata Rias.
Medan, Februari 2016 Penulis,
Yeti Sintia
DAFTAR ISI
ABSTRAK ... i
KATA PENGANTAR ... ii
DAFTAR ISI ... iv
DAFTAR GAMBAR ... vii
DAFTAR TABEL ... ix
DAFTAR LAMPIRAN ... x
BAB I PENDAHULUAN ... 1
A. Latar Belakang ... 1
B. Identifikasi Masalah ... 4
C. Pembatasan Masalah ... 4
D. Perumusan Masalah ... 5
E. Tujuan Penelitian ... 5
F. Manfaat Penelitian ... 5
BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA BERFIKIR DAN PERTANYAAN PENELITIAN ... 6
A. Deskripsi Teori ... 6
1. Pengertian Pratata ... 6
1. Jenis Pratata ... 8
2. Tujuan Pratata ... 8
3. Proses Pratata ... 8
a. Mencuci Rambut ... 9
c. Penggulangan Rambut ... 9
d. Pengeringan Rambut ... 9
4. Alat-alat, Bahan, Lenan, dan Kosmetik Pratata ... 10
1. Alat-alat Pratata ... 10
2. Bahan dan Lenan Pratata Dasar ... 12
3. Kosmetik Pratata Dasar ... 13
4. Teknik Pratata Dasar ... 13
5. Teknik Roller (Melingkar/Menggulung) ... 14
2. Pengertian Blow Dry ... 15
a. Alat-alat, Bahan, Lenan dan Kosmetik Blow Dry ... 17
1. Kosmetik Blow Dry ... 17
2. Bahan dan Lenan Blow Dry In (masuk)... 18
3. Alat-alat Blow Dry ... 18
3. Pratata Rambut dengan Menggunakan Roll Set dan Blow Dry ... 19
B. Penelitian Yang Relevan ... 24
C. Kerangka Berfikir ... 24
D. Pertanyaan Penelitian ... 25
BAB III METODE PENELITIAN ... 26
A. Desain Penelitian ... 26
B. Defenisi Operasional Variabel Penelitian ... 26
C. Populasi dan Sampel ... 27
1. Populasi ... 27
D. Instrumentasi dan Teknik Pengumpulan Data ... 28
E. Teknik Analisis Data ... 38
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 41
A. Deskripsi Data Penelitian ... 41
1. Hasil Pengamatan Pratata dan Blow Dry ... 41
2. Hasil Analisis Pengamatan Pratata dan Blow Dry ... 43
1. Ketepatan Panjang rambut ... 43
2. Pemartingan Rambut Pratata Dasar ... 44
3. Penggunaan Kosmetik Setting Lotion dan Hair Spray pada Rambut ... 46
4. Penggulungan Rambut Dengan Menggunakan Roll ... 47
5. Penggunaan Hair Drayer ... 48
6. Hasil Pratata dan Blow Dry ... 49
3. Tingkat Kecenderungan Hasil Pengamatan Pratata dan Blow Dry ... 51
B. Pembahasan Hasil Penelitian ... 52
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 62
A. Kesimpulan ... 62
B. Saran ... 62
DAFTAR PUSTAKA ... 64
DAFTAR GAMBAR
1. Gambar 1 : Hasil Pratata Dasar Hasil Blow Dry yang Salah ... 11 2. Gambar 2 : Parting Bagian Depan dan Bagian Belakang ... 20 3. Gambar 3 : Cara Menggulung Rambut Dengan roller ... 21 4. Gambar 4 : Cara Mengkaitkan Hair Pin pada Roll Set/Roller dan
Rambut ... 21 5. Gambar 5 : Cara pengeringan dengan menggunakan alat pengering
pengenggam yang biasa di sebut hair drayer. ... 22 6. Gambar 6 : Hasil Akhir Pratata Dasar Hasil Blow Dry ... 23 7. Gambar 7 : Histogram Data Hasil Pengamatan Pratata Dasar Hasil
Blow Dry ... 49 8. Gambar 8 : Histogram Ketepatan Panjang Rambut ... 51 9. Gambar 9 : Histogram hasil pemartingan rambut pratata dasar ... 52 10. Gambar 10 : Histogram Hasil Penggunaan Kosmetika Setting Lotion
dan Hair Spray pada Rambut ... 54 11. Gambar 11 : Histogram Penggulangan Rambut Dengan Menggunakan
DAFTAR TABEL
Tabel 1. Kisi-kisi Lembar Pengamatan Hasil Praktek Pratata dasar hasil
Blow Dry ... 29
Tabel 2. Lembar Pengamatan Hasil Pratata Dasar Hasil Blow Dry ... 30
Tabel 3. Anava Uji Kesepakatan Pengamat ... 37
Tabel 4. Distribusi Frekuensi Hasil Pengamatan Pratata Dasar Hasil Blow Dry ... 42
Tabel 5. Hasil Uji Kesepakatan Pratata Dasar Hasil Blow Dry ... 43
Tabel 6. Ketepatan Panjang Rambut ... 44
Tabel 7. Pemartingan Rambut Pratata Dasar ... 45
Tabel 8. Penggunaan Kosmetik Setting Lotion dan Hair Spray pada Rambut... 46
Tabel 9. Penggulungan Rambut Dengan Menggunakan Roll Set ... 47
Tabel 10. Penggunaan Hair Drayer ... 48
Tabel 11. Hasil Pratata Dasar Hasil Blow Dry ... 49
Tabel 12. Rata-Rata Indikator Penilaian Hasil Pengamatan Pratata Dasar Hasil Blow Dry ...51
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1. Lembar Validator Pengamatan Instrumen Penelitian ... 59
Lampiran 2. Data Hasil Pengamatan Pratata Dasar Hasil Blow Dry ... 62
Lampiran 3. Data Hasil Pengamatan Pratata Dasar Hasil Blow Dry ... 65
Lampiran 4. Rekapitulasi Skor Penilaian ... 66
Lampiran 5. Rata-rata Setiap Indikator Penilaian ... 69
Lampiran 6. Rekapitulasi Data Hasil Pengamatan Pratata Dasar Hasil Blow Dry ... 70
Lampiran 7. Uji Kesepakatan Pengamat ... 71
Lampiran 8. Deskripsi Data Penelitian ... 73
Lampiran 9. Identifikasi Tingkat Kecenderungan Variabel Penelitian ... 75
Lampiran 10. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ... 84
Lampiran 11. Silabus ... 86
Lampiran 12. Gambar Hasil Pratata Dasar Hasil Blow Dry ... 96
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Dunia kecantikan sangat berkembang, baik kecantikan rambut maupun
kecantikan kulit. Setiap orang khususnya kaum wanita ingin menjaga penampilan
pada setiap kesempatan, bagi kaum wanita yang bekerja atau pun ibu rumah tangga
ingin menjaga kecantikannya baik dari dalam atau pun dari luar. Pada dasarnya
semua wanita itu cantik dan unik, dan kecantikan yang terpancar itu meliputi
kecantikan dari luar dan dari dalam. Kecantikan dari luar di tunjang oleh penampilan
fisik, sedangkan kecantikan dari dalam terpancar bila kondisi psikis sehat dan budi
pekertinya.
Rambut adalah mahkota wanita, begitulah yang sering kita dengar. Selain itu
rambut berfungsi untuk melindungi kepala dari sinar matahari langsung, rambut juga
merupakan pembeda antara laki-laki dan perempuan. Tidak hanya itu, rambut juga
merupakan sesuatu yang harus dijaga keindahannya, terutama bagi wanita, oleh
karena kebutuhan untuk tetap menjaga keindahan rambut, banyak orang yang
memanfaatkannya untuk menjadikannya sebagai sebuah ketrampilan.
Sekolah sebagai salah satu instansi atau lembaga pendidikan yang merupakan
sarana dalam melaksanakan proses belajar mengajar dalam proses pendidikan.
Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan merupakan salah satu pendidikan formal
yang bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak
sesuai dengan kejuruannya. Jurusan tata kecantikan merupakan salah satu bagian dari
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Sekolah menengah kejuruan menghasilkan
peserta didik yang terampil dan berkualitas sesuai dengan bidangnya. Lulusan SMK
jurusan tata kecantikan di haruskan untuk menguasai teori maupun praktek, sehingga
mampu terjun ke dunia industri. Menurut Peraturan Pemerintah No.24 Tahun 1990
pasal 3 ayat (2) disebutkan bahwa sekolah kejuruan bertujuan untuk menyiapkan
siswa dalam memenuhi lapangan kerja, menyiapkan siswa agar mampu memiliki
karir, dan menyiapkan tamatan agar menjadi warga Negara yang produktif, adaptif,
dan normatif. Secara garis besar tujuan diselenggarakan sekolah kejuruan adalah
untuk membekali lulusan dengan kompetensi yang berguna bagi diri sendiri dalam
karir dan kehidupan bermasyarakat.
Menurut ( Hadijah : 2003) Pratata adalah tindakan pendahuluan yang
mencakup penggulungan rambut menurut pola-pola tertentu dengan maksud
memudahkan penataan yang akan dibuat. Prinsip dasar dalam pratata adalah basah,
tarik, gulung. Maka dari itu siswa diharuskan menguasai prinsip dasar pratata
sehingga dalam praktek pratata dasar hasil blow dry dapat di aplikasikan dengan
baik. Tujuan dari pratata dasar hasil blow dry adalah tindakan membentuk dan
mengatur rambut dengan cara penggulungan dengan pola-pola tertentu dan membantu
proses penataan selanjutnya agar menghasilkan penataan yang baik
Berdasarkan hasil observasi penulis dengan guru bidang studi pada bulan
Maret 2014 di SMK Negeri 1 Siantar, bahwasanya masih kurang pengetahuan siswa
tentang pratata dasar sehingga dalam praktek masih banyak siswa yang belum
siswa sehari-hari masih banyak siswa yang mendapatkan nilai di bawah KKM. Ada
20 siswa yang mendapatkan nilai 70 < KKM, 3 orang mendapatkan nilai 75 = KKM,
dan 2 orang yang mendapatkan nilai 80 > KKM. Adapun kelemahan siswa dalam
praktek adalah tekhnik penarikan dan penggulungan pada rambut dalam pratata dasar
hasil blow dry, dimana dalam penarikan dan penggulungan pada rambut sangat
mempengaruhi hasil akhir dari pratata dasar hasilblow drytersebut.
Gambar 1. Hasil pratata dasar hasilblow dry yang salah
Dari gambar diatas dapat disimpulkan bahwa hasil pratata dasar hasil blow
dry diatas tidak bervolume dengan ikal yang sempurna, karena dalam penarikan dan
penggulungan pada rambut masih kurang tepat (belum optimal) dan penggunaan
hair drayer kurang tepat.
Dapat dilihat dari data diatas lulusan SMK khususnya Jurusan Tata
Kecantikan Rambut yang belum berkompeten dalam bidangnya. Maka permasalahan
B. Identifikasi Masalah
Berdasarkan yang telah dikemukakan, maka dapat diidentifikasi masalah
sebagai berikut :
1. Pembagian rambut (parting) pada siswa masih kurang tepat (belum optimal)
dalam pratata dasar hasil blow dry Tata Kecantikan Rambut SMK Negeri 1
Siantar T.A 2015/2016!
2. Teknik-teknik pratata dasar hasil blow dry pada siswa masih kurang
tepat (belum optimal) Tata Kecantikan Rambut SMK Negeri 1 Siantar T.A
2015/2016!
3. Siswa masih kurang tepat (belom optimal) dalam penggulungan rambut
dalam pratata hasil blow dry Tata Kecantikan Rambut SMK Negeri 1 Siantar
T.A 2015/2016!
4. Blow drypada siswa masih kurang (belom optimal) Tata Kecantikan Rambut
SMK Negeri 1 Siantar T.A 2015/2016!
5. Bagaiman pratata dasar hasil blow dry pada siswa Tata Kecantikan
Rambut SMK Negeri 1 Siantar T.A 2015/2016!
C. Pembatasan Masalah
Maka dalam penelitian ini penulis membatasi masalahnya hanya meliputi
yaitu :
1. Pratata dasar hasil blow dry pada siswa Tata Kecantikan Rambut SMK Negeri 1
2. Pratata dasar hasil blow dry in (masuk) pada rambut (lewat bahu) pada Siswa
Tata Kecantikan Rambut SMK Negeri 1 Siantar T.A 2015/2016.
3. Siswa Kelas X dengan jumlah 30 orang Tata Kecantikan Rambut SMK Negeri 1
Siantar T.A 2015/2016.
D. Rumusan Masalah
Berdasarkan batasan masalah diatas, maka yang menjadi rumusan dalam
masalah dalam penelitian ini adalah:
Bagaimana pratata dasar hasil blow dry siswa kelas X SMK Negeri 1 Siantar
Tahun Ajaran 2015/2016?
E. Tujuan Penelitian
Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka yang menjadi tujuan penelitian ini
adalah :
Untuk mengetahui pratata dasar hasil blow dry siswa kelas X SMK Negeri 1
Siantar Tahun Ajaran 2015/2016.
F. Manfaat Penelitian
Adapun manfaat yang diharapkan dari penelitian ini adalah:
1. Penelitian ini diharapkan sebagai bahan masukan bagi sekolah dan siswa SMK
Negeri 1 Siantar.
2. Sebagai sumber pengetahuan bagi mahasiswa PKK Program Studi Tata
Kecantikan Universitas Negeri Medan dalam pratata dasar hasilblow dry.
3. Sebagai bahan masukan bagi penelitian-penelitian selanjutnya yang relevan dan
4. Bagi UNIMED sebagai bahan masukan bagi penelitian-penelitan selanjutnya
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
Berdasarkan kajian pada bab-bab sebelumnya, maka dapat diambil
kesimpulan sebagai berikut :
Hasil pengamatan pratata dasar hasilblow drycenderung pada siswa kelas X
Tata Kecantikan Rambut SMK Negeri 1 Siantar cenderung Cukup dengan nilai
rata-rata sebesar 78,33 yaitu sebanyak 20 siswa (66,7%). Hasil nilai rata-rata-rata-rata dari ketiga
pengamat pada setiap indikator penilaian hasil pratata dasar hasilblow dry diperoleh
bahwa nilai indikator yang terendah terdapat pada indikator 5 yaitu PenggunaanHair
Drayer dengan skor rata-rata 2,90 sedangkan skor yang paling tinggi terdapat pada
indikator ke 1 yaitu ketepatan panjang rambut (lewat bahu) dengan rata-rata 3,93.
Tetapi secara keseluruhan hasil pengamatan pratata dasar hasilblow dry yang
diperoleh siswa seluruhnya baik dengan rata-rata siswa mendapat skor 3.
B. Saran
Berdasarkan uraian kesimpulan di atas maka saran yang dapat diajukan adalah
sebagai berikut:
1. Bagi para guru diharapkan lebih memperhatikan penguasaan teori terlebih dahulu
kepada siswa tentang pratata dasar hasilblow drysehingga dalam melakukan
praktek pratata dasar hasil blow dry, siswa benar-benar memahami tentang cara
melakukan pratata dasar hasilblow drydengan benar.
2. Diharapkan kepada siswa untuk menguasai teori tentang pratatadasar hasilblow
drysehingga memiliki keterampilan yang baik dalam melakukan pratata dasar
41
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, Suharsimi. (2011). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan (Edisi
Revisi).Jakarta : Bumi Aksara.
Arnisfarida (2015). Aplikasi kimia fisik Pengeritingan Rambut (Reaksi Redoks) Arnisfarida’s. Blogspot.com (12 nov 15)
Dapertemen Pendidikan Kebudayan (PPPG KEJURUAN).(1998). Teknik
Mengeringkan Rambut. Bojongsari, Sawangan Bogor
Depdikbud.(1999). Petunjuk Praktis Untuk Pratata dan Penataan Rambut.
Jakarta. PT Grasindo
Depdikbud. (1998). Pengetahuan Dan Seni Tata Rambut Modern. DEPDIKBUD.
Jakarta.
Endang W Puspoyo (1993) dalam Rotmailis, dkk (1998) Tata Kecantikan Rambut Jilid 2. Jakarta : Gramedia Utama
Hadijah, Ijah.(2003). Pratata Dasar Rambut. Tim Konsultan Fakultas Teknik : Universitas Negeri Malang
Irianto, Agus, (2004). Statistik : Konsep Dasar dan Aplikasinya, Jakarta : Kencana
Kovoid Abiding (2004). Perawatan Rambut : Bumi Aksara
Kusumadewi,dkk (2012) Pengetahuan dan Seni Tata Rambut Modren Untuk Tingkat . Depok : Meutia Cipta Sarana.
Kusumadewi. dkk (1994).Pengetahuan dan Seni Tata Rambut Modern. Jakarta: Carina Indah Utama.
Kusumadewi, dkk (1994). Tata Kecantikan Rambut Jilid 2. Jakarta : Gramedia Utama
Liana.(2012).Hubungan Teori Pengeringan Rambut Dengan Hasil Praktek Blow Out Siswa Kelas X Tata Kecantikan SMK Negeri 10 Medan.Medan : Skripsi
Nelly hakim. dkk (1999) Pratata Dasar Rambut Untuk Tingkat Mahir. Jakarta : Bumi Aksara
42
Sukardi.(2003).Metodologi Penelitian Pendidikan Kompetensi dan
Praktiknya.Jakarta : Bumi Aksara.
Sugiyono, 2013. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D, Bandung
____________.(1994).Pelajaran Tata Kecantikan Rambut Tingkat Dasar. Jakarta
: PT Garsindo
S. Citrawati. (1993). Dasar-dasar Trampil Tata Rias Rambut. PT Karya Utama. Jakarta.
Tsyatriadi. (2013) Perawataan Rambut Secara Kering. Jakarta. Bumi Aksara
Internet :
http://air+mineral.html
http:/ 2.bp.blogspot./model rambut/ tentang model rambut pria/ rambutwanita.com
Http://capepenutupkepala+bahu.html
Http:// Harnal+penataan rambut.html
Http:// handuk+lembut+dan lembut.html
Http:// Harnal+Jepit+penataan rambut.html
Http:// hairspray+rambutcantik.html
Http:// klip+penjepitrambut+roll.html
Http://Suriany Blog Pratata dan Penataan Rambut Dasar.html