LAMPIRAN 1 SURAT IJIN PENELITIAN

Teks penuh

(1)
(2)
(3)

LAMPIRAN 1

(4)
(5)

LAMPIRAN 2

(6)
(7)

LAMPIRAN 3

(8)
(9)

LAMPIRAN 4

INSTRUMEN SOAL UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS

SOAL

Mata Pelajaran : IPA Materi : Daur Air Nama :

No.absen :

Berilah tanda silang (x) pada jawaban dibawah ini dengan tepat!

1. Peredaran air yang terjadi terus-menerus di sebut .... a. Daur hidup c. Daur ulang b. Daur air d. Daur limbah

2. Uap air yang suhunya turun akan berubah menjadi air. Air ini akan berkumpul di angkasa kemudian turun menjadi ....

a. Hujan c. angin

b. Kabut d. pelangi

3. Daur air di bumi adalah ....

a. Laut – uap air – awan – hujan – mata air – sungai b. Uap air – hujan – sungai – mata air – laut – awan c. Awan – sungai – hujan – mata air – uap air d. Sungai – awan – hujan – laut – uap air – mata air 4. Air di permukaan bumi selalu tersedia karena adanya ....

a. Danau c. Daur air

b. Lautan d. Mata air

5. Dalam daur air, air tanah/laut/sungai menguap karena terkena sinar matahari. Setelah menjadi uap, air akan berubah menjadi ....

a. Mendung c. hujan

b. Uap air d. Awan

6. Air sungai, dimanfaatkan petani untuk ....

(10)

b. Ternak sapi d. Mandi

7. Di bawah ini merupakan beberapa manfaat air dalam kehidupan sehari-hari manusia, kecuali ....

a. Mencuci c. Minum

b. Mengecat d. Mandi

8. Dalam kehidupan sehari-hari, air banyak dimanfaatkan oleh kita. Salah satu manfaat air adalah untuk ....

a. Bermain c. Bahan makanan b. Bahan bangunan d. Mencuci 9. Air bendungan dapat dimanfaatkan sebagai ....

a. Tenaga pembangkit listrik b. Bermain

c. Berenang

d. Tempat memancing

10. Air diperlukan bagi kehidupan kita. Yang memerlukan air antara lain ....

a. Manusia c. Hewan

b. Tumbuhan d. Semua benar

11. Untuk menghemat air, Ani menyiram tanaman dengan .... a. Air bekas cucian sayur/buah

b. Air yang banyak

c. Air kran yang mengalir d. Air limbah

12. Salah satu pipa saluran air di rumah Andi bocor, dan belum sempat di perbaiki. Yang harus dilakukan Andi yaitu ....

a. Menunggu di perbaiki b. Membiarkan pipa itu bocor c. Menampung air yang keluar d. Digunakan untuk bermain

13. Kurangnya cadangan air dapat diatasi dengan cara.... a. Penggalian sungai sedalam mungkin

(11)

c. Penghijauan kembali hutan gundul d. Perluasan tanah pertanian

14. Air yang tersedia di bumi, digunakan .... a. Berlebihan c. Sesuka hati b. Secukupnya d. Terus menerus

15. Air sungai juga dapat dijadikan untuk sarana olah raga, seperti .... a. Rafting/ arung jeram c. Selancar

b. Menyelam d. Tarik tambang 16. Di bawah ini merupakan upaya menghemat air adalah ...

a. Menggosok gigi dengan air secukupnya b. Menyiram bunga dengan banyak air c. Meggunakan air untuk bermain-main d. Mencuci kendaraan yang masih bersih

17. Untuk menghemat air, mandi sebaiknya sebanyak ....

a. 4 kali c. 2 kali

b. 3 kali d. 1 kali

18. Menguras bak mandi sebaiknya ....

a. Setiap hari c. Setahun sekali

b. 2 minggu sekali d. Tidak pernah di kuras

19. Dalam kehidupan sehari-hari, penggunaan air untuk mencuci, mandi, masak, dan lain-lain harus ....

a. Hemat c. Boros

b. Berlebihan d. Seenakya

20. Salah satu contoh tindakan penghematan air yaitu …. a. Mencuci pakaian tiap hari dalam jumlah sedikit b. Mencuci kendaraan rutin tiap hari

c. Menyiram tanaman dengan air keran d. Mematikan kran setelah selesai digunakan

21. Tindakan berikut merupakan upaya menghemat air adalah .... a. Membiarkan ember diisi air hingga tumpah

(12)

c. Menggunakan air sepuasnya

d. Ketika menyiram bunga, yang disiram hanya tanah di sekitar tanamannya 22. Yang merupakan contoh cara penghematan air adalah, kecuali ....

a. Menutup kran setelah digunakan

b. Menyiram tanaman dengan bekas air cucian c. Mencuci pakaian sedikit demi sedikit d. Mencuci kendaraan jika kotor

23. Jika kita menggunakan air dari PDAM, semakin banyak air yang kita pakai maka tagihan air perbulan semakin ....

a. Ringan c. Murah

b. Besar /Mahal d. Gratis 24. Menyiram tanaman lebih hemat dilakukan pada ...

a. Pagi hari c. Sore hari

b. Siang hari d. Malam hari

25. Daur air umumnya disebabkan oleh hal-hal berikut, kecuali .... a. Penguapan air c. Aliran air

b. Pengembunan air d. Kebersihan air

26. Berikut adalah beberapa kegiatan manusia yang dapat mempengaruhi daur air, kecuali ....

a. Pencemaran udara c. Perusakan hutan b. Pencemaran air d. Pencemaran tanah

27. Kegiatan manusia yang dapat mengganggu proses daur air adalah, kecuali.... a. Membiarkan lahan kosong tidak ditanami dengan tumbuhan

b. Menggunakan air secara berlebihan untuk kegiatan sehari-hari c. Mengubah daerah resapan air menjadi bangunan-bangunan lain d. Membuang sampah pada tempatnya

28. Kegiatan manusia yang menyebabkan daur air terganggu adalah, kecuali …. a. Penebangan pohon secara liar

b. Penutupan jalan dengan beton

c. Penanaman kembali hutan yang gundul d. Tidak ada jawaban yang benar

(13)

29. Berikut ini adalah salah satu cara untuk memperbanyak resapan air hujan di dalam tanah adalah ….

a. Mengeruk sungai dangkal c. Membuat sumur tadah hujan b. Menanami hutan yang gundul d. membuat tanggul sungai

30. Pembuatan teras di lereng bukit atau lahan miring lainnya agar tanah tidak longsor diterjang air hujan disebut ….

a. Reboisasi c. Penghijauan

(14)
(15)

LAMPIRAN 5

HASIL UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS

Case Processing S ummary

N % Cases Valid 34 100,0 Excludeda 0 ,0 Total 34 100,0 Reliability S tatistics Cronbach's Alpha N of Items

(16)

Item-Total S tatistics Scale M ean if Item Deleted Scale Variance if Item Deleted Corrected Item-Total Correlation Cronbach's Alpha if Item Deleted soal1 24,97 17,181 ,280 ,828 soal2 25,03 18,272 -,062 ,843 soal3 25,00 16,364 ,511 ,819 soal4 24,85 16,917 ,639 ,819 soal5 24,91 16,628 ,560 ,819 soal6 24,97 17,423 ,203 ,831 soal7 24,91 16,628 ,560 ,819 soal8 25,03 15,969 ,603 ,815 soal9 24,91 16,689 ,536 ,820 soal10 25,00 16,848 ,360 ,825 soal11 24,97 17,363 ,222 ,830 soal12 24,88 16,895 ,529 ,821 soal13 24,88 16,713 ,609 ,818 soal14 24,91 18,204 -,029 ,837 soal15 24,94 17,027 ,362 ,825 soal16 24,88 17,501 ,268 ,828 soal17 25,03 17,242 ,224 ,831 soal18 24,79 18,229 ,000 ,832 soal19 24,94 16,906 ,404 ,824 soal20 24,88 17,501 ,268 ,828 soal21 25,03 17,787 ,071 ,837 soal22 25,00 17,333 ,213 ,831 soal23 24,97 16,635 ,457 ,821 soal24 25,00 16,606 ,435 ,822 soal25 24,97 17,060 ,319 ,827 soal26 24,94 17,087 ,341 ,826 soal27 24,79 18,229 ,000 ,832 soal28 24,88 16,955 ,502 ,821 soal29 24,88 16,289 ,799 ,813 soal30 24,85 17,523 ,324 ,827

(17)

HASIL UJI RELIABILITAS INSTRUMEN SEBELUM

PENELITIAN

Case Processing S ummary

N % Cases Valid 34 100,0 Excludeda 0 ,0 Total 34 100,0 Reliability S tatistics Cronbach's Alpha N of Items

,871 18 Item-Total S tatistics Scale M ean if Item Deleted Scale Variance if Item Deleted Corrected Item-Total Correlation Cronbach's Alpha if Item Deleted soal3 14,74 10,625 ,479 ,865 soal4 14,59 10,856 ,738 ,858 soal5 14,65 10,720 ,583 ,861 soal7 14,65 10,660 ,613 ,859 soal8 14,76 10,367 ,549 ,862 soal9 14,65 10,720 ,583 ,861 soal10 14,74 10,807 ,408 ,868 soal12 14,62 11,031 ,502 ,864 soal13 14,62 10,849 ,602 ,861 soal15 14,68 11,013 ,391 ,868 soal19 14,68 10,953 ,417 ,867 soal23 14,71 10,820 ,434 ,867 soal24 14,74 10,685 ,455 ,866 soal25 14,71 11,062 ,335 ,871 soal26 14,68 10,953 ,417 ,867 soal28 14,62 11,152 ,437 ,866 soal29 14,62 10,425 ,843 ,852 soal30 14,59 11,643 ,230 ,872

(18)

HASIL UJI RELIABILITAS INSTRUMEN SEBELUM

PENELITIAN

Case Processing S ummary

N % Cases Valid 34 100,0 Excludeda 0 ,0 Total 34 100,0 Item-Total S tatistics Scale M ean if Item Deleted Scale Variance if Item Deleted Corrected Item-Total Correlation Cronbach's Alpha if Item Deleted soal3 13,79 10,229 ,475 ,867 soal4 13,65 10,417 ,758 ,859 soal5 13,71 10,335 ,571 ,862 soal7 13,71 10,214 ,633 ,860 soal8 13,82 10,029 ,524 ,864 soal9 13,71 10,275 ,602 ,861 soal10 13,79 10,411 ,402 ,870 soal12 13,68 10,589 ,518 ,865 soal13 13,68 10,468 ,587 ,862 soal15 13,74 10,564 ,407 ,869 soal19 13,74 10,504 ,434 ,868 soal23 13,76 10,488 ,401 ,870 soal24 13,79 10,229 ,475 ,867 soal25 13,76 10,670 ,326 ,873 soal26 13,74 10,504 ,434 ,868 soal28 13,68 10,771 ,418 ,868 soal29 13,68 10,044 ,831 ,854

(19)
(20)

LAMPIRAN 6

INSTRUMEN SOAL SETELAH UJI VALIDITAS DAN

RELIABILITAS

SOAL

Mata Pelajaran : IPA Materi : Daur Air Nama :

No. Absen :

Berilah tanda silang (x) pada jawaban dibawah ini dengan teat!

1. Daur air di bumi adalah ....

a. Laut – uap air – awan – hujan – mata air – sungai b. Uap air – hujan – sungai – mata air – laut – awan c. Awan – sungai – hujan – mata air – uap air d. Sungai – awan – hujan – laut – uap air – mata air 2. Air di permukaan bumi selalu tersedia karena adanya ....

a. Danau c. Daur air

b. Lautan d. Mata air

3. Dalam daur air, air tanah/laut/sungai menguap karena terkena sinar matahari. Setelah menjadi uap, air akan berubah menjadi ....

a. Mendung c. Hujan

b. Uap air d. Awan

4. Di bawah ini merupakan beberapa manfaat air dalam kehidupan sehari-hari manusia, kecuali ....

a. Mencuci c. Minum

b. Mengecat d. Mandi

5. Dalam kehidupan sehari-hari, air banyak dimanfaatkan oleh kita. Salah satu manfaat air adalah untuk ....

a. Bermain c. Bahan makanan b. Bahan bangunan d. Mencuci

(21)

6. Air diperlukan bagi kehidupan kita. Yang memerlukan air antara lain ....

a. Manusia c. Hewan

b. Tumbuhan d. Semua benar

7. Salah satu pipa saluran air di rumah Andi bocor, dan belum sempat di perbaiki. Yang harus dilakukan Andi yaitu ....

a. Menunggu di perbaiki b. Membiarkan pipa itu bocor c. Menampung air yang keluar d. Digunakan untuk bermain

8. Kurangnya cadangan air dapat diatasi dengan cara.... a. Penggalian sungai sedalam mungkin

b. Pembuatan irigasi sebanyak mungkin c. Penghijauan kembali hutan gundul d. Perluasan tanah pertanian

9. Air sungai juga dapat dijadikan untuk sarana olah raga, seperti .... a. Rafting/ arung jeram c. Selancar

b. Menyelam d. Tarik tambang

10. Dalam kehidupan sehari-hari, penggunaan air untuk mencuci, mandi, masak, dan lain-lain harus ....

a. Hemat c. Boros

b. Berlebihan d. Seenakya

11. Jika kita menggunakan air dari PDAM, semakin banyak air yang kita pakai maka tagihan air perbulan semakin ....

a. Ringan c. Murah

b. Besar /Mahal d. Gratis

12. Menyiram tanaman lebih hemat dilakukan pada ... a. Pagi hari c. Sore hari b. Siang hari d. Malam hari

13. Berikut adalah beberapa kegiatan manusia yang dapat mempengaruhi daur air, kecuali ....

(22)

b. Pencemaran air d. Pencemaran tanah

14. Kegiatan manusia yang menyebabkan daur air terganggu adalah, kecuali …. a. Penebangan pohon secara liar

b. Penutupan jalan dengan beton

c. Penanaman kembali hutan yang gundul d. Tidak ada jawaban yang benar

15. Berikut ini adalah salah satu cara untuk memperbanyak resapan air hujan di dalam tanah adalah ….

a. Mengeruk sungai dangkal c. Membuat sumur tadah hujan b. Menanami hutan yang gundul d. membuat tanggul sungai

(23)
(24)

LAMPIRAN 7

RPP MODEL PEMBELAJARAN

MAKE A MATCH

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )

Sekolah : SD Negeri Kalinegoro 5

Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA ) Kelas/Semester : V/II

Materi Pokok : Bumi dan Alam Semesta Waktu : 2x 35 Menit ( 1 X Pertemuan )

A.Standar Kompetensi

7. Memahami perubahan yang terjadi di alam dan hubungannya dengan penggunaan sumber daya alam.

B.Kompetensi Dasar

7.4 Mendiskripsikan proses daur air dan kegiatan manusia yang dapat mempengaruhinya.

C.Indikator

7.4.1 Mengurutkan proses daur air. 7.4.2 Menyebutkan manfaat air.

7.4.3 Membedakan kegiatan sehari-hari yang memanfaatkan air dan tidak memanfaatkan air.

7.4.4 Menyebutkan cara menghemat air.

7.4.5 Membedakan perilaku manusia yang termasuk cara menghemat air dan bukan cara menghemat air.

(25)

D.Tujuan Pembelajaran

Setelah selesai mempelajari materi ini, diharapkan siswa dapat:

1. Dengan memahami materi daur air, siswa dapat mengurutkan proses daur air dengan tepat.

2. Setelah siswa dapat mengurutkan proses daur air, siswa dapat menyebutkan manfaat air dengan baik dan tepat.

3. Setelah siswa mampu menyebutkan manfaat air, siswa dapat membedakan kegiatan sehari-hari yang memanfaatkan air dan tidak memanfaatkan air dengan baik dan tepat.

4. Setelah siswa dapat dapat membedakan kegiatan sehari-hari yang memanfaatkan air dan tidak memanfaatkan air, siswa dapat menyebutkan cara menghemat air dengan tepat dan percaya diri.

5. Setelah siswa dapat menyebutkan cara menghemat air, siswa dapat membedakan perilaku manusia yang termasuk cara menghemat air dan bukan cara menghemat air dengan tepat.

6. Setelah siswa dapat membedakan perilaku manusia yang termasuk cara menghemat air dan bukan cara menghemat air, siswa dapat menyebutkan kegiatan manusia yang dapat mempengaruhi daur air dengan tepat.

siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ), Rasa hormat dan perhatian ( respect), Tekun ( diligence ) , Tanggung jawab(

responsibility) Dan Ketelitian ( carefulness)

E.Materi Pokok

Daur Air ( Terlampir )

F. Pendekatan, Model, dan Metode Pembelajaran

1. Pendekatan Pembelajaran

Pendekatan Langsung ( Direct Instruction ) 2. Model Pembelajaran

(26)

3. Metode Pembelajaran

Pengamatan, Tanya Jawab

G.Langkah-langkah Pembelajaran

 Kegiatan awal (5menit)  Salam pembuka  Absen

Apresepsi dan motivasi:

 Guru menanyakan kabar siswa.

 Guru bertanya kepada siswa“ Jika air digunakan terus menerus, apakah air di bumi akan habis?”

 Setelah Guru bertanya jawab pada siswa , guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan disampaikan.

 Kegiatan Inti (60 menit)

 Guru bertanya kepada siswa .“Mengapa air selalu tersedia di bumi? (eksplorasi)

 Guru meminta siswa untuk berdiskusi dengan teman sebangku mengenai proses terjadinya hujan.(eksplorasi)

 Guru bertanya kepada siswa ,”adakah proses terjadinya hujan, apa saja?”(eksplorasi)

 Guru menunjukan gambar siklus air yang sudah dipersiapkan sebelumnya.(elaborasi)

 Guru mendeskripsikan bagian-bagian siklus air dimulai dari :  Penguapan (evaporasi)

 Presipitasi (pengendapan)  Kondensasi (pengembunan)

Dengan tepat dan benar sesuai namanya.(elaborasi)

 Siswa bertanya jawab dengan guru tentang nama-nama bagian siklus air yang belum di mengerti.(elaborasi)

(27)

 Guru meminta siswa untuk mengambil kartu berisi manfaat air dan cara menghemat air dibawah kursi masing- masing. (elaborasi)

a. Kartu Manfaat air - Mandi - Mencuci pakaian - Mencuci piring - Memasak - Menyiram tanaman - Minum - Irigasi - Mencuci kendaraan - Transportasi

- Keperluan pemadam kebakaran - Menyiram orang lewat

- Merusak tanaman b. Kartu cara menghemat air

- Menutup kran setelah menggunakannya

- Memanfaatkan air bekas cucian beras atau sayuran untuk menyiram tanaman

- Menggunakan air seperlunya

- Tidak mencuci kendaraan setiap hari - Perbanyak bidang resapan di halaman - Kurangi frekuensi memotong rumput - Siram tanaman di pagi hari

- Memperbaiki kebocoran - Bermain air setiap hari

- Mencuci kendaraan setiap hari - Membiarkan air mengalir banyak

- Menyiram tanaman sebanyak-banyaknya

(28)

 Siswa melengkapi tabel “pentingnya air” yang di tempel dipapan tulis dengan kartu berisi manfaat air dan cara menghemat air yang sesuai dengan maju ke depan kelas dengan baik dan tepat. (elaborasi)

 Guru membagi siswa kartu berisi soal dan jawaban. (elaborasi) a. Kartu soal

1. Siklus daur air dibumi 2. Evaporasi

3. Presipitasi 4. Kondensasi

5. Unsur paling penting dalam daur air 6. Jumlah air di bumi

7. Uap air diudara berkumpul, jatuh kembali ke bumi disebut ... 8. Sirkulasi (perputaran) air secara terus menerus dari bumi ke

atmosfer dan kembali ke bumi

9. Air sungai yang menguap akan membentuk ... 10.Manfaat air ...

11.Cara menghemat air ... 12.Mengganggu proses air b. Kartu jawaban

1. Laut - uap air – awan – hujan – mata air – sungai 2. Penguapan 3. Pengendapan 4. Pengembunan 5. Matahari 6. Tetap 7. Hujan 8. Daur air 9. Awan

10.Mandi, menyiram tanaman, mencuci pakaian dan kendaraan 11.– menggunakan seperlunya

(29)

- Memanfaatkan air bekas

12.– menggunakan air secara berlebihan

- Mengubah daerah resapan air menjadi bangunan-bangunan - Penebangan pohon secara liar

 Guru meminta siswa mencari pasangan dari kartu yang diperoleh, menyatukan antara soal dan jawaban. (elaborasi)

 Guru meyiapkan tempat untuk memasang kartu. (elaborasi)

 Guru memita siswa untuk maju satu pasang secara bergantian untuk memasangkan kartu ditempat yang sudah dipersiapkan dan dievaluasi bersama-sama. Hasil dari kartu yang sudah tersusun akan membentuk sebuah kalimat “AIR ADALAH SUMBER KEHIDUPAN” (elaborasi)  Guru membagikan lembar evaluasi.(konfirmasi)

 Siswa mengerjakan lembar evaluasi dengan waktu ditentukan. (konfirmasi)

 Setelah selesai mengerjakan siswa mengumpulkan lembar evaluasi pada guru. (konfirmasi)

 Guru memberikan tanggapan kepada siswa tentang proses pembelajaran hari ini. (konfirmasi)

 Kegiatan Penutup ( 5 menit )

 Siswa bersama guru merefleksi pembelajaran untuk hari ini  Guru menutup pelajaran dengan salam.

H.Sumber dan Alat Pembelajaran

1. Sumber Pembelajaran

Choiril dkk. BSE Ilmu Pengetahuan Alam untuk kelasV SD dan MI. 2008. Jakarta: Pusat Perbukuan.

2. Alat Peraga

Gambar siklus air

Tabel “pentingnya air”

(30)

I. Penilaian

1. Prosedur Penilaian

a. Penilaian Proses: saat kegiatan belajar berlangsung b. Penilaian Akhir: saat kegiatan belajar berakhir 2. JenisPenilaian

a. Tes Tertulis: menjawab beberapa pertanyaan berkaitan dengan materi

Indikator Pencapaian Kompetensi

PENILAIAN

Teknik Bentuk Instrumen

Penilaian Instrumen 7.4.1 Mengurutkan proses daur air. 7.4.2 Menyebutkan manfaat air. 7.4.3 Membedakan kegiatan sehari-hari yang memanfaatkan air dan tidak memanfaatkan air.

7.4.4 Menyebutkan cara menghemat air.

7.4.5 Membedakan perilaku manusia yang termasuk cara menghemat air dan bukan cara menghemat air.

7.4.1 Menyebutkan kegiatan manusia yang dapat mempengaruhi daur air.

(31)
(32)

Lampiran Materi

A.Daur Air dan Kegiatan Manusia yang Memengaruhinya

Manusia dan makhluk hidup lain tidak dapat lepas dari air. Air memang diperlukan bagi kehidupan kita. Kegunaan air antara lain untuk keperluan rumah tangga, pertanian, industri,dan tidak terkecuali untuk pusat pembangkit listrik. Untungnya, air senantiasa tersedia di Bumi. Oleh karena itu, manusia seharusnya senantiasa bersyukur kepada Tuhan pencipta alam. Mengapa air selalu tersedia di Bumi? Hal ini karena air mengalami daur (siklus).

1. Daur Air

Daur air merupakan sirkulasi (perputaran) air secara terus-menerus dari bumi ke atmosfer dan kembali ke Bumi. Daur air ini terjadi melalui proses evaporasi (penguapan),presipitasi (pengendapan), dan kondensasi (pengembunan). Perhatikan skema proses daur air di bawah ini!

Air di laut, sungai, dan danau menguap karena pengaruh panas dari sinar matahari. Tumbuhan juga mengeluarkan uap air ke udara. Proses penguapan ini disebut evaporasi. Uap air naik dan berkumpul di udara. Lama-kelamaan, udara tidak dapat lagi menampung uap air (jenuh). Proses

(33)

ini disebut presipitasi (pengendapan). Jika suhunya turun, uap air akan berubah menjadi titik-titik air. Titik-titik air ini membentuk awan. Proses ini disebut kondensasi (pengembunan). Titik-titik air di awan kemudian akan turun menjadi hujan. Air hujan akan turun di darat maupun di laut. Air hujan itu akan jatuh ke tanah atau perairan. Air hujan yang jatuh di tanah akan meresap menjadi air tanah. Selanjutnya, air tanah akan keluar melalui sumur. Air tanah juga akan merembes ke danau atau sungai. Air hujan juga ada yang jatuh ke perairan, misalnya sungai atau danau. Kondisi ini akan menambah jumlah air di tempat tersebut. Air di sungai akan mengalir ke laut. Di lain pihak sebagian air di sungai dapat menguap kembali. Air sungai yang menguap membentuk awan bersama dengan uap dari air laut dan tumbuhan. Proses perjalanan air di daratan itu terjadi dalam daur air. Dari sini dapat disimpulkan bahwa jumlah air di Bumi secara keseluruhan cenderung tetap. Hanya wujud dan tempatnya yang berubah. Secara sederhana daur air dapat digambarkan seperti di samping ini. Nah, dari proses daur air di atas coba sarikan terjadinya daur air! Akhir-akhir ini kekeringan terjadi di mana-mana. Padahal secara teori, air tida akan pernah habis. Apakah faktor yang memengaruhinya?

2. Kegiatan Manusia yang Mempengaruhi Daur Air

Coba amati kembali proses daur air di depan! Proses daur air menyebabkan air bergerak meninggalkan tanah ke udara. Selanjutnya, air turun lagi ke tanah. Nah, air yang turun ke tanah ini ada yang mengalir di permukaan tanah dan masuk sungai. Aliran air di sungai ini akan terkumpul kembali di laut. Ada juga air yang tergenang membentuk danau. Air yang turun ke tanah ada yang masuk dan bergerak ke dalam tanah melalui celah-celah dan pori-pori tanah serta batuan. Air yang masuk ke dalam tanah ini kemudian menjadi air cadangan (sumber air).

Air cadangan akan selalu ada apabila daerah peresapan air selalu tersedia. Daerah peresapan air biasa terdapat di hutan-hutan. Tetumbuhan hutan mampu memperkokoh struktur tanah. Saat hujan turun, air tidak langsung

(34)

hanyut, tetapi akan teresap dan tersimpan di dalam tanah. Air yang tersimpan dalam tanah akan menjadi air tanah. Air akan lebih mudah meresap jika terdapat banyak tumbuhan. Air yang meresap akan diserap oleh akar tumbuhan tersebut. Adanya air dan akar di dalam tanah menyebabkan struktur tanah menjadi kokoh dan tidak mudah longsor. Nah, menyimak uraian di atas dapat disimpulkan bahwa keberadaan hutan sangat penting. Hutan berperan dalam penyimpanan air. Oleh karena itu, kita harus senantiasa menjaga kelestarian hutan. Saat ini telah banyak hutan yang gundul akibat penebangan liar. Selain penebangan, hutan dapat rusak akibat pembakaran.

Biasanya hutan ditebang atau dibakar dengan alasan tertentu. Seperti untuk membuka lahan pertanian, perumahan, atau industri. Kegiatan kegiatan ini dapat mengurangi kemampuan tanah dalam menyimpan air. Akibatnya, pada saat hujan terjadi banjir dan pada saat kemarau banyak daerah mengalami kekeringan. Di perkotaan hingga di pedesaan kini marak pembangunan jalan yang menggunakan aspal atau beton. Penutupan tanah dengan aspal atau beton dapat menghalangi meresapnya air hujan ke dalam tanah. Akibatnya, pada saat hujan air tidak dapat meresap ke dalam tanah. Hal ini menyebabkan terjadinya banjir dan air menggenangi jalan-jalan. Nah, apa kira-kira akibatnya jika daerah peresapan air semakin berkurang? Apabila daerah peresapan air semakin berkurang, cadangan air di bumi ini semakin menipis. Hal ini dapat mengakibatkan sungai-sungai dan danau menjadi kering. Keringnya sungai dan danau menyebabkan proses penguapan semakin menurun. Menurunnya proses penguapan ini menyebabkan berkurangnya pengendapan titik-titik air di awan. Keadaan ini tentu mengurangi terjadinya hujan.

B.Tindakan Penghematan Air

Cobalah kamu mengamati penggunaan air di rumahmu! Air digunakan untuk mandi, mencuci pakaian, memasak, dan mencuci piring. Berapa banyak air yang digunakan dirumahmu setiap hari? Walaupun hingga saat ini air selalu tersedia di

(35)

alam, tetapi kita harus menggunakan air secara bijaksana. Menghemat penggunaan air sangat bermanfaat, terutama jika air diperoleh melalui pompa air listrik atau PDAM. Semakin sering kita menghidupkan pompa tersebut, semakin besar tagihan listrik yang harus kita bayar. Demikian juga jika kita menggunakan air dari PDAM. Semakin banyak air yang kita pakai, tagihan air perbulannya juga semakin besar. Mungkin kamu belum dapat membayangkan tentang pemborosan penggunaan air.

Tindakan penghematan air dapat dilakukan dengan cara-cara berikut.

a. Menutup kran setelah menggunakannya. Ingat, jangan sampai air bersih terbuang sia-sia!

b. Memanfaatkan air bekas cucian beras atau sayuran untuk menyiram tanaman. Hal ini dapat dilakukan untuk menghemat penggunaan air bersih.

c. Tidak mencuci kendaraan setiap hari. Membersihkan kendaraan bisa dengan mengelapnya saja.

d. Menggunakan air seperlunya, artinya tidak berlebih-lebihan untuk keperluan apa pun.

Itulah beberapa cara penghematan air. Terapkanlah dalam kehidupanmu seharihari! Usahakan untuk menghemat air, terutama di lingkungan keluargamu!

(36)
(37)

LAMPIRAN 8

REKAP NILAI HASIL BELAJAR SISWA

DAFTAR NILAI SISWA SD N KALINEGORO 5 KELAS V A (KELAS EKSPERIMEN)

TAHUN PELAJARAN 2014/2015

No Nama Siswa Nilai

Pretest Postest 1. Anisa Putri Dita Aprilia 60 96

2. Agam Ramadhan 76 96

3. Anastasia Mahesti Rayung Wulan 96 100

4. Amelia Sandra Devina 80 96

5. Alloisius Neoluna Adrianno 56 76 6. Cahya Hningtyas Regina Putri 60 86 7. Davis Kurniawan Pradana 86 90

8. Ervi Indriyani 70 80

9. Handaru Larasati 76 86

10. Intan Setyawati 60 76

11. Izzy Michael Josse 56 86

12. Achmad Ilham Mubarok 66 83

13. Laela Mahmuda 66 76

14. Mutya Febby Mulyana 76 73

15. Mahadewi Ratuna Hati 76 83

16. M. Naufal Gastiadirrijal 90 93

17. Nofita Agustina 66 80

18. Nurfala Zulaiha Sabila 86 90 19. Rafael Setyo Putra Melkisedek 80 93 20. Yunita Putri Nur Hidayah 66 76

(38)
(39)
(40)

LAMPIRAN 9

LEMBAR OBSERVASI MODEL PEMBELAJARAN

MAKE A

MATCH

Lembar Observasi Pembelajaran Model Pembelajaran Make A Match

Sekolah : SD N Kalinegoro 5 Wali kelas : Ipih Mugiarti, S.Pd.SD Kelas : V A

Mata Pelajaran : IPA Pokok Bahasan : Daur Air Pertemuan : 1

No ASPEK YANG DIAMATI YA TIDAK I Pra pembelajaran

1. Perlengkapan dan kesesuaian media pembelajaran dan alat peraga yang akan digunakan dalam proses belajar mengajar

 2. Kesiapan guru/ praktikan sebelum proses belajar

mengajar dimulai 

II Kegiatan awal pembelajaran

1. Memotivasi peserta didik sebelum proses belajar

mengajar dimulai 

2. Guru/ praktikan menyampaikan tujuan yang akan

dicapai oleh siswa 

3. Memberi petunjuk dan penjelasan yang berkaitan

dengan isi pembelajaran 

4. Mengembangkan pemahaman konsep  5. Menumbuhkan kepercayaan diri sendiri 

III Kegiatan inti pembelajaran

1. Melaksanakan pembelajaran dengan memberikan

apersepsi terlebih dahulu 

2. Meyakinkan seluruh siswa untuk berperan aktif  3. Menanggapi pertanyaan dan respon siswa  4. Memperhatikan keadaan siswa, apakah semua

mengikuti pembelajaran dengan baik 

5. Membimbing siswa saat pelaksanaan eksperimen  6. Memberi penjelasan akan manfaat kegiatan belajar 

(41)

kepada siswa

7. Keterampilan memnjawab berbagai pertanyaan dari

siswa 

8. Ketenangan guru/ praktikan dalam menyampaikan materi pelajaran (tidak grogi) 

IV Kegiatan akhir

1. Memberikan penjelasan mengenai peristiwa yang terjadi pada saat berlangsungnya proses belajar mengajar

 2. Menutup proses belajar mengajar 

3. Mengelola waktu pembelajaran secara efisien 

V Kesesuaian pembelajaran dengan langkah model pembelajaran Make A Match

1. Guru mempersiapkan kartu pertanyaan dan kartu jawaban sesuai dengan tujuan pembelajaran.  2. Guru menempelkan tali di papan untuk meletakan

kartu pasangan. 

3. Guru memberi petunjuk dan memberi kesempatan pada siswa untuk mencari pasangan antara kartu soal dan kartu jawaban.

 4. Hasil pencarian pasangan, siswa memasangkan kartu

soal dan jawaban urut sesuai soal.  5. Guru memeriksa hasil pasangan antara kartu soal dan

jawaban. 

6. Guru bersama siswa membalik setiap kartu yang sudah terpasang sehingga membentuk sebuah kalimat sesai dengan materi.

 7. Kesimpulan/ rangkuman.  Jumlah 28 Keterangan: Ya = 1 Tidak = 0 Kriteria: 26 – 30 = Tinggi 16 – 25 = Sedang

(42)
(43)
(44)

LAMPIRAN I0

RPP MODEL PEMBELAJARAN

KONVENSIONAL

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )

Sekolah : SD Negeri Kalinegoro 5

Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA ) Kelas/Semester : V/II

Materi Pokok : Bumi dan Alam Semesta Waktu : 2x 35 Menit ( 1 X Pertemuan )

A. Standar Kompetensi

7. Memahami perubahan yang terjadi di alam dan hubungannya dengan penggunaan sumber daya alam.

B. Kompetensi Dasar

7.5 Mendiskripsikan proses daur air dan kegiatan manusia yang dapat mempengaruhinya.

C. Indikator

7.5.1 Mengurutkan proses daur air. 7.5.2 Menyebutkan manfaat air.

7.5.3 Membedakan kegiatan sehari-hari yang memanfaatkan air dan tidak memanfaatkan air.

7.5.4 Menyebutkan cara menghemat air.

7.5.5 Membedakan perilaku manusia yang termasuk cara menghemat air dan bukan cara menghemat air.

(45)

D. Tujuan Pembelajaran

Setelah selesai mempelajari materi ini, diharapkan siswa dapat:

1. Dengan memahami materi daur air, siswa dapat mengurutkan proses daur air dengan tepat.

2. Setelah siswa dapat mengurutkan proses daur air, siswa dapat menyebutkan manfaat air dengan baik dan tepat.

3. Setelah siswa mampu menyebutkan manfaat air, siswa dapat membedakan kegiatan sehari-hari yang memanfaatkan air dan tidak memanfaatkan air dengan baik dan tepat.

4. Setelah siswa dapat dapat membedakan kegiatan sehari-hari yang memanfaatkan air dan tidak memanfaatkan air, siswa dapat menyebutkan cara menghemat air dengan tepat dan percaya diri.

5. Setelah siswa dapat menyebutkan cara menghemat air, siswa dapat membedakan perilaku manusia yang termasuk cara menghemat air dan bukan cara menghemat air dengan tepat.

6. Setelah siswa dapat membedakan perilaku manusia yang termasuk cara menghemat air dan bukan cara menghemat air, siswa dapat menyebutkan kegiatan manusia yang dapat mempengaruhi daur air dengan tepat.

siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ), Rasa hormat dan perhatian ( respect), Tekun ( diligence ) , Tanggung jawab(

responsibility) Dan Ketelitian ( carefulness)

E. Materi Pokok

Daur Air ( Terlampir )

F. Pendekatan, Model, dan Metode Pembelajaran

1. Pendekatan Pembelajaran

Pendekatan Langsung ( Direct Instruction ) 2. Model Pembelajaran

(46)

3. Metode Pembelajaran

Ceramah, Pengamatan, Tanya Jawab

G. Langkah-langkah Pembelajaran

 Kegiatan awal (5menit)  Salam pembuka  Absen

Apresepsi dan motivasi:

 Guru menanyakan kabar siswa.

 Guru bertanya kepada siswa“ Jika air digunakan terus menerus, apakah air di bumi akan habis?”

 Setelah Guru bertanya jawab pada siswa , guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan disampaikan.

 Kegiatan Inti (60 menit)

 Guru bertanya kepada siswa .“Mengapa air selalu tersedia di bumi? (eksplorasi)

 Guru meminta siswa untuk berdiskusi dengan teman sebangku mengenai proses terjadinya hujan.(eksplorasi)

 Guru bertanya kepada siswa ,”adakah proses terjadinya hujan, apa saja?”(eksplorasi)

 Guru meminta siswa untuk mengamati gambar siklus air yang ada pada buku paket.(elaborasi)

 Guru mendeskripsikan bagian-bagian siklus air dimulai dari :  Penguapan (evaporasi)

 Presipitasi (pengendapan)  Kondensasi (pengembunan)

Dengan tepat dan benar sesuai namanya.(elaborasi)

 Siswa bertanya jawab dengan guru tentang nama-nama bagian siklus air yang belum di mengerti.(elaborasi)

(47)

 Guru meminta siswa untuk menyebutkan manfaat air dan cara menghemat air. (elaborasi)

 Guru bersama siswa bertanya jawab manfaat air dan cara menghemat air yang belum di mengerti. (elaborasi)

 Guru bersama siswa berdiskusi tentang macam-macam yang mempengaruhi proses daur air. (elaborasi)

 Guru membagikan lembar evaluasi.(konfirmasi)

 Siswa mengerjakan lembar evaluasi dengan waktu ditentukan. (konfirmasi)

 Setelah selesai mengerjakan siswa mengumpulkan lembar evaluasi pada guru. (konfirmasi)

 Guru memberikan tanggapan kepada siswa tentang proses pembelajaran hari ini. (konfirmasi)

 Kegiatan Penutup ( 5 menit )

 Siswa bersama guru merefleksi pembelajaran untuk hari ini  Guru menutup pelajaran dengan salam.

H. Sumber dan Alat Pembelajaran

1. Sumber Pembelajaran

Choiril dkk. BSE Ilmu Pengetahuan Alam untuk kelasV SD dan MI. 2008. Jakarta: Pusat Perbukuan.

2. Alat Peraga

 Gambar siklus air

I. Penilaian

1. Prosedur Penilaian

a. Penilaian Proses: saat kegiatan belajar berlangsung b. Penilaian Akhir: saat kegiatan belajar berakhir 2. JenisPenilaian

(48)

Indikator Pencapaian Kompetensi

PENILAIAN

Teknik Bentuk Instrumen

Penilaian Instrumen 7.4.6 Mengurutkan proses daur air.

7.4.7 Menyebutkan manfaat air. 7.4.8 Membedakan kegiatan

sehari-hari yang memanfaatkan air dan tidak memanfaatkan air.

7.4.9 Menyebutkan cara menghemat air.

7.4.10 Membedakan perilaku manusia yang termasuk cara menghemat air dan bukan cara menghemat air. 7.4.2 Menyebutkan kegiatan manusia

yang dapat mempengaruhi daur air.

(49)

Lampiran Materi

1. Daur Air dan Kegiatan Manusia yang Memengaruhinya

Manusia dan makhluk hidup lain tidak dapat lepas dari air. Air memang diperlukan bagi kehidupan kita. Kegunaan air antara lain untuk keperluan rumah tangga, pertanian, industri,dan tidak terkecuali untuk pusat pembangkit listrik. Untungnya, air senantiasa tersedia di Bumi. Oleh karena itu, manusia seharusnya senantiasa bersyukur kepada Tuhan pencipta alam. Mengapa air selalu tersedia di Bumi? Hal ini karena air mengalami daur (siklus).

Daur Air

Daur air merupakan sirkulasi (perputaran) air secara terus-menerus dari bumi ke atmosfer dan kembali ke Bumi. Daur air ini terjadi melalui proses evaporasi (penguapan),presipitasi (pengendapan), dan kondensasi (pengembunan). Perhatikan skema proses daur air di bawah ini!

Air di laut, sungai, dan danau menguap karena pengaruh panas dari sinar matahari. Tumbuhan juga mengeluarkan uap air ke udara. Proses penguapan ini disebut evaporasi. Uap air naik dan berkumpul di udara. Lama-kelamaan, udara tidak dapat lagi menampung uap air (jenuh). Proses ini disebut presipitasi

(50)

(pengendapan). Jika suhunya turun, uap air akan berubah menjadi titik-titik air. Titik-titik air ini membentuk awan. Proses ini disebut kondensasi (pengembunan). Titik-titik air di awan kemudian akan turun menjadi hujan. Air hujan akan turun di darat maupun di laut. Air hujan itu akan jatuh ke tanah atau perairan. Air hujan yang jatuh di tanah akan meresap menjadi air tanah. Selanjutnya, air tanah akan keluar melalui sumur. Air tanah juga akan merembes ke danau atau sungai. Air hujan juga ada yang jatuh ke perairan, misalnya sungai atau danau. Kondisi ini akan menambah jumlah air di tempat tersebut. Air di sungai akan mengalir ke laut. Di lain pihak sebagian air di sungai dapat menguap kembali. Air sungai yang menguap membentuk awan bersama dengan uap dari air laut dan tumbuhan. Proses perjalanan air di daratan itu terjadi dalam daur air. Dari sini dapat disimpulkan bahwa jumlah air di Bumi secara keseluruhan cenderung tetap. Hanya wujud dan tempatnya yang berubah. Secara sederhana daur air dapat digambarkan seperti di samping ini. Nah, dari proses daur air di atas coba sarikan terjadinya daur air! Akhir-akhir ini kekeringan terjadi di mana-mana. Padahal secara teori, air tida akan pernah habis. Apakah faktor yang memengaruhinya?

2. Kegiatan Manusia yang Mempengaruhi Daur Air

Coba amati kembali proses daur air di depan! Proses daur air menyebabkan air bergerak meninggalkan tanah ke udara. Selanjutnya, air turun lagi ke tanah. Nah, air yang turun ke tanah ini ada yang mengalir di permukaan tanah dan masuk sungai. Aliran air di sungai ini akan terkumpul kembali di laut. Ada juga air yang tergenang membentuk danau. Air yang turun ke tanah ada yang masuk dan bergerak ke dalam tanah melalui celah-celah dan pori-pori tanah serta batuan. Air yang masuk ke dalam tanah ini kemudian menjadi air cadangan (sumber air). Air cadangan akan selalu ada apabila daerah peresapan air selalu tersedia. Daerah peresapan air biasa terdapat di hutan-hutan. Tetumbuhan hutan mampu memperkokoh struktur tanah. Saat hujan turun, air tidak langsung hanyut, tetapi akan teresap dan tersimpan di dalam tanah. Air yang tersimpan dalam tanah akan menjadi air tanah. Air akan lebih mudah meresap jika terdapat banyak tumbuhan. Air yang meresap akan diserap oleh akar tumbuhan tersebut. Adanya air dan akar di dalam tanah menyebabkan struktur tanah menjadi kokoh dan tidak mudah longsor. Nah, menyimak uraian di atas dapat disimpulkan bahwa keberadaan

(51)

hutan sangat penting. Hutan berperan dalam penyimpanan air. Oleh karena itu, kita harus senantiasa menjaga kelestarian hutan. Saat ini telah banyak hutan yang gundul akibat penebangan liar. Selain penebangan, hutan dapat rusak akibat pembakaran.

Biasanya hutan ditebang atau dibakar dengan alasan tertentu. Seperti untuk membuka lahan pertanian, perumahan, atau industri. Kegiatan kegiatan ini dapat mengurangi kemampuan tanah dalam menyimpan air. Akibatnya, pada saat hujan terjadi banjir dan pada saat kemarau banyak daerah mengalami kekeringan. Di perkotaan hingga di pedesaan kini marak pembangunan jalan yang menggunakan aspal atau beton. Penutupan tanah dengan aspal atau beton dapat menghalangi meresapnya air hujan ke dalam tanah. Akibatnya, pada saat hujan air tidak dapat meresap ke dalam tanah. Hal ini menyebabkan terjadinya banjir dan air menggenangi jalan-jalan. Nah, apa kira-kira akibatnya jika daerah peresapan air semakin berkurang? Apabila daerah peresapan air semakin berkurang, cadangan air di bumi ini semakin menipis. Hal ini dapat mengakibatkan sungai-sungai dan danau menjadi kering. Keringnya sungai dan danau menyebabkan proses penguapan semakin menurun. Menurunnya proses penguapan ini menyebabkan berkurangnya pengendapan titik-titik air di awan. Keadaan ini tentu mengurangi terjadinya hujan.

3. Tindakan Penghematan Air

Cobalah kamu mengamati penggunaan air di rumahmu! Air digunakan untuk mandi, mencuci pakaian, memasak, dan mencuci piring. Berapa banyak air yang digunakan dirumahmu setiap hari? Walaupun hingga saat ini air selalu tersedia di alam, tetapi kita harus menggunakan air secara bijaksana. Menghemat penggunaan air sangat bermanfaat, terutama jika air diperoleh melalui pompa air listrik atau PDAM. Semakin sering kita menghidupkan pompa tersebut, semakin besar tagihan listrik yang harus kita bayar. Demikian juga jika kita menggunakan air dari PDAM. Semakin banyak air yang kita pakai, tagihan air perbulannya juga semakin besar. Mungkin kamu belum dapat membayangkan tentang pemborosan penggunaan air.

Tindakan penghematan air dapat dilakukan dengan cara-cara berikut.

a. Menutup kran setelah menggunakannya. Ingat, jangan sampai air bersih terbuang sia-sia!

(52)

b. Memanfaatkan air bekas cucian beras atau sayuran untuk menyiram tanaman. Hal ini dapat dilakukan untuk menghemat penggunaan air bersih.

c. Tidak mencuci kendaraan setiap hari. Membersihkan kendaraan bisa dengan mengelapnya saja.

d. Menggunakan air seperlunya, artinya tidak berlebih-lebihan untuk keperluan apa pun. Itulah beberapa cara penghematan air. Terapkanlah dalam kehidupanmu seharihari! Usahakan untuk menghemat air, terutama di lingkungan keluargamu!

(53)
(54)

LAMPIRAN 11

REKAP NILAI HASIL BELAJAR SISWA

DAFTAR NILAI SISWA SD N KALINEGORO 5 KELAS V B (KELAS KONTROL)

TAHUN PELAJARAN 2014/2015

No. Nama Siswa

Nilai Pretest Postest 1. Sekar Nada S 90 93 2. Hesty Awan C S 86 90 3. Salva Salsabila P 76 83 4. Tatik Rafiqoh 70 80 5. Adinda Indah S 86 86 6. Arif Rahmantio 76 83 7. Christian Akbar 66 76 8. Dwi Putra A T 53 70

9. Ferdinan R Yosse Valentino 86 90

10. Herlina Damayanti 70 80

11. Maulidia 60 76

12. M R Dega F 56 66

13. Putra Zaenulhizin 60 70

14. Sabrina Yunizar Wulandari 76 80 15. Angelia Desi Putri K W 90 96

16. Yanuar Chandra W 60 73 17. Vieri 56 73 18. Betrand R A A 76 80 19. Puti Dwi 96 93 20. Didin Kurniawati 66 76 21. Siyami 70 80

(55)
(56)
(57)

LAMPIRAN 12

LEMBAR

OBSERVASI

MODEL

PEMBELAJARAN

KONVENSIONAL

Lembar Observasi Pembelajaran Model Pembelajaran Konvensional

Sekolah : SD N Kalinegoro 5

Wali kelas : Titik Zumriyati, S.Pd.SD

Kelas : V B

Mata Pelajaran : IPA Pokok Bahasan : Daur Air

Pertemuan : 1

Tanggal : 28 Maret 2015

Petunjuk: Berilah tanda centang () pada kolom skala proses pembelajaran, sesuai dengan langkah-langkah yang dilakukan oleh guru saat melakukan pembelajaran Model Konvensional!

No ASPEK YANG DIAMATI YA TIDAK I Pra pembelajaran

1. Perlengkapan dan kesesuaian media pembelajaran dan alat peraga yang akan digunakan dalam proses belajar mengajar

 2. Kesiapan guru/ praktikan sebelum proses belajar

mengajar dimulai 

II Kegiatan awal pembelajaran

1. Memotivasi peserta didik sebelum proses belajar

mengajar dimulai 

2. Guru/ praktikan menyampaikan tujuan yang akan

dicapai oleh siswa 

3. Memberi petunjuk dan penjelasan yang berkaitan

dengan isi pembelajaran 

4. Mengembangkan pemahaman konsep 

5. Menumbuhkan kepercayaan diri sendiri 

III Kegiatan inti pembelajaran

1. Melaksanakan pembelajaran dengan memberikan

apersepsi terlebih dahulu 

2. Meyakinkan seluruh siswa untuk berperan aktif  3. Menanggapi pertanyaan dan respon siswa 

(58)
(59)
(60)

LAMPIRAN 13

GRAFIK HASIL UJI NORMALITAS

(61)
(62)
(63)
(64)
(65)

LAMPIRAN 14

DOKUMEN PENELITIAN

Alat peraga: Amplop berwarna yang berisi kartu untuk melengkapi tabel.

(66)

Alat peraga: skema daur air

(67)

Kelas Eksperimen: Guru memulai kegiatan belajar mengajar

(68)

Kelas Eksperimen: salah satu siswi maju unuk menjelaskan skema daur air

(69)

Kelas Ekserimen: siswa mencocokan kartu yang diperoleh

(70)

Kelas Eksperimen: siswa bergantian menempel kartu

(71)

Kelas Eksperimen: guru bersama siswa mengoreksi hasil pekerjaan siswa mengelompokkan kartu

(72)

Kelas Eksperimen: guru meminta siswa untuk mencari pasangan sesuai kartu soal dan kartu jawaban yang di miliki

Kelas Eksperimen: secara bergantian siswa memasangkan kartu pada tali yang sudah di siapkan

(73)

Kelas Eksperimen: secara bergantian siswa memasang kartu

Kelas Eksperimen: sebelum di pasang, setiap siswa membacakan kartu masing-masing

(74)

Kelas Ekserimen: guru mengoreksi kartu soal dan kartu jawaban yang sudah terpasang di depan kelas

Kelas Eksperimen: setelah kartu soal dan jawaban cocok semua, kartu yang sudah terpasang di balik akan membentuk sebuah kalimat.

(75)

Kelas Eksperimen: siswa mengerjakan soal postest

(76)

Kelas kontrol: kegiatan belajar mengajar kelas konvensional

(77)

Figur

GRAFIK HASIL UJI NORMALITAS

GRAFIK HASIL

UJI NORMALITAS p.60
Grafik 4.2  Uji Normalitas Pretest dari Kelas Eksperimen

Grafik 4.2

Uji Normalitas Pretest dari Kelas Eksperimen p.61
Grafik 4.3 Uji Normalitas Postest Kelas Kontrol

Grafik 4.3

Uji Normalitas Postest Kelas Kontrol p.62
Grafik 4.4 Uji Normalitas Postest Kelas Eksperimen

Grafik 4.4

Uji Normalitas Postest Kelas Eksperimen p.63

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :