Tidak diidentifikasikan
(Underidentified)
Contoh:
Model Permintaan dan penawaran
• fungsi permintaan
Qt = α0 + α1Pt + u1t fungsi penawaran
Qt = α0 + β1Pt + u2t
Didapatkan
Dimana
Masukkan Pt ke dalam fungsi permintaan
Dimana
Model permintaan dan penawaran
memiliki 4 koefisien struktural yaitu 0,
1, 0 dan 1, tetapi tidak ada cara yang unik untuk menaksirnya karena
Identifikasi tepat
Misalkan model permintaan dan
penawaran adalah sebagai berikut: Fungsi permintaan
Fungsi penawaran
Dimana I adalah pendapatan
konsumen yang merupakan variabel eksogen
Dalam kondisi keseimbangan =
Sehingga didapatkan
Dimana dan
Masukkan Pt yang didapat ke fungsi
permintaan atau penawaran, sehingga didapatkan
Dimana
Terdapat lima koefisien struktural yaitu 0, 1, 2, 0, dan 1 tetapi koefisien reduksi ada
empat yaitu H0, H1, H2 dan H3 sehingga penyelesaian unik darii semua koefisien struktural tidak mungkin.
Namun parameter dari fungsi penawaran dapat diidentifikasi karena
Tetapi parameter dari fungsi permintaan tidak dapat ditaksir atau tidak dapat diidentifikasi
Misalkan Fungsi permintaan
Fungsi penawaran
Dalam keseimbangan pasar didapatkan =
didapatkan
Dimana ,
,
Masukkan harga keseimbangan ke fungsi permintaan atau penawaran
Dimana ,
,
Terdapat 6 koefisien struktural yaitu 0,
1, 2, 0, 1, dan 2 dan 6 koefisien reduced form yaitu
Terlalu diidentifikasi
Misalkan
Fungsi permintaan
Dengan menyamakan permintaan dan penawaran, didapatkan harga dan
kuantitas keseimbangan sebagai berikut:
Dimana , ,
, ,
Terdapat tujuh koefisien struktural tetapi terdapat delapan koefisien bentuk reduksi
(banyaknya persamaan lebih banyak daripada banyaknya parameter)
Dapat ditunjukkan terdapat 2 nilai 1 ,
Aturan untuk Identifikasi
Notasi :
M = banyaknya variabel endogen dalam model
m = banyaknya variabel endogen dalam suatu persamaan
K = banyaknya variabel yang
ditetapkan lebih dulu dalam model k = banyaknya variabel yang
Kondisi Derajat dari
Identifikasi
Suatu kondisi yang perlu dari identifikasi adalah sebagai berikut:
Dalam suatu model M persamaan simultan, agar
suatu persamaan diidentifikasikan, persamaan tadi harus tidak memasukkan sekurang – kurangnya M – 1 variabel(endogen maupun variabel yang
Definisi lain:
Dalam suatu model dari M persamaan simultan, agar suatu persamaan diidentifikasikan, banyaknya
variabel yang ditetapkan lebih dulu yang dikeluarkan dari persamaan harus tidak kurang dari banyaknya
variabel endogen yang dimasukkan dalam persamaan kurang satu; yaitu
K - k ≥ m – 1
Jika K – k = m – 1, persamaan tadi tepat diidentifikasi Jika K – k > m – 1, persamaan tadi terlalu
Contoh 1.
fungsi permintaan
Qt = α0 + α1Pt + u1t fungsi penawaran
Qt = α0 + β1Pt + u2t
Mempunyai dua variabel endogen dan tidak ada variabel predetermined.
Supaya diidentifikasi, persamaan harus tidak memasukkan sekurang – kurangnya M – 1 = 1 variabel
Contoh 2.
Fungsi permintaan
Fungsi penawaran
Terdapat dua variabel endogen yaitu Qt dan Pt Fungsi permintaan tak diidentifikasi
Fungsi penawaran diidentifikasi karena tidak memasukkan satu variabel yaitu It
Contoh 3.
Fungsi permintaan
Fungsi penawaran
Fungsi permintaan tidak memasukkan 1 variabel yaitu Pt-1
Fungsi penawaran tidak memasukkan 1 variabel yaitu It
Kedua persamaan diidentifikasi
Contoh 4.
Fungsi permintaan
Fungsi penawaran
Fungsi permintaan tidak memasukkan 1 variabel Pt-1 => diidentifikasi
Fungsi penawaran tidak memasukkan 2
variabel yaitu It dan Rt => terlalu diidentifikasi
Rank Conditions
• Identifikasi melalui order condition hanya
merupakan prasyarat dasar tetapi belum merupakan prasyarat cukup (sufficient
condition).
Melalui metode rank condition bisa memenuhi kedua prasyarat identifikasi persamaan simultan
• Istilah rank berasal dari terminology di dalam
matrik.
Rank dari matrik merujuk kepada square
submatrix order paling besar yang mempunyai
determinan tidak sama dengan nol.
Kondisi tingkat identifikasi(Rank
Condition of Identification)
Dalam suatu model M persamaan dalam M variabel endogen, suatu
persamaan diidentifikasikan jika dan hanya jika sekurang – kurangnya satu penentu tidak nol dari ordo (M-1)(M-1) dapat dibentuk dari koefisien variabel (baik endogen dan predetermined)
yang tidak dimasukkan dari
persamaan tertentu tadi tetapi
Ilustrasi
Misalnya ada persamaan simultan sebagai berikut :
Persa maan
koefisien
1 Y1 Y2 Y3 Y4 X1 X2 X3
1 - 10 1 -12 -13 0 -β11 0 0
2 -20 0 1 -23 0 -β21 -β22 0
3 -30 -31 0 1 0 -β31 -Β32 0
• Untuk mengetahui apakah persamaan 1 teridentifikasi atau tidak maka harus mencari matrks order 3x3 dari koefisien yang tidak ada dalam persamaan 1 tetapi ada di persamaan yang lain dan kemudian dicari determinannya.matriks tersebut adalah sebagai berikut:
0 -β22 0
A = 0 - β32 0
1 0 - β43
• Determinan matriks A ini adalah 0, yang artinya tidak memenuhi rank condition sehingga persamaan ini tidak teridentifikasi
Prinsip Umum Identifikasi
1. Jika K – k > m – 1 dan rank dari matriks A adalah M – 1, persamaan tsb terlalu diidentifikasi
2. Jika K – k = m – 1 dan rank dari matriks A adalah M – 1, persamaan tsb tepat diidentifikasi
3. Jika K – k ≥ m – 1 dan rank matriks A adalah kurang dari M – 1, persamaan tsb kurang
diidentifikasi
4. Jika K – k < m – 1, persamaan tsb tidak