•
Permintaan kredit konsumsi naik 35% di kuartal IV 2017.•
Samindo Resources siapkan capex US$ 13,8 juta.•
Siapkan rights issue, Minna Padi lanjutkan rencana akuisisi Muamalat.•
Anabatic investasi SDM agar bisa menangkan persaingan.DAILY RESEARCH
Statistics
Highlight
Opening Today Nikkei AORD Change
Market Preview
I
HSG pada perdagangan
ke-marin berhasil melanjutkan
tren bullish, kembali tutup di
atas 6400 yakni di 6429,692. Ini
m e r u p a k a n
p e n u t u p a n
tertinggi IHSG sepanjang
se-jarah. Penguatan IHSG kemarin
ditopang seluruh saham
sek-toral terutama yang bergerak
di infrastruktur, perbankan,
konsumsi, jasa konstruksi,dan
tambang logam. Penguatan
harga komoditas energi, logam
dan rupiah atas dolar AS hingga
di Rp13314 menjadi sentimen
positif yang menopang
pengua-tan IHSG.
Penguatan IHSG kemarin sejalan dengan tren bullish pasar
saham kawasan Asia. Sementara tadi malam Wall Street bergerak
fluktuatif. Indeks DJIA sempat menguat menembus 26000 untuk
per-tama kali, namun di akhir sesi koreksi 10,33 poin atau 0,04% di
25792,86. Indeks S&P koreksi 0,35% di 2776,42 dan indeks Nasdaq
koreksi 0,51% di 7223,69. Koreksi di Wall Street dipicu aksi ambil
un-tung pemodal di tengah harga saham yang relatif sudah tinggi. Pasar
mengantisipasi anggaran pemerintah federal tidak disetujui Kongress
akhir pekan ini yang bisa mengakibatkan 'Government Shutdown'.
Harga komoditas energi seperti minyak mentah yang terkoreksi tadi
malam turut menekan saham sektor energi. Harga minyak mentah di
AS tadi malam koreksi 0,65% di USD63,88/barel setelah tujuh hari
perdagangan berturut-turut menguat. Harga nikel di LME tadi malam
koreksi 2,56% di USD12552,5/MT.
Koreksi yang terjadi di Wall Street tadi malam dan sejumlah
harga komoditas energi dan logam bisa berimbas pada perdagangan
saham hari ini. IHSG diperkirakan rawan koreksi di tengah tren bullish
pasar menyusul potensi aksi ambil untung pemodal. IHSG
diperkira-kan bergerak di 6370 hingga 6440.
S1 6370 S2 6350 R1 6440 R2 6470
Index Last Chg % DJIA 25792.86 (10.33) (0.04) S&P 500 2776.42 (9.82) (0.35) FTSE 100 7755.93 (13.21) (0.17) CAC 40 5513.82 4.13 0.07 DAX 13426.33 225.82 1.71 NIKKEI 225 23815.29 75.61 0.32 HANGSENG 31904.75 565.88 1.81 STI 3542.47 6.06 0.17 SHENZHEN 1927.56 13.79 0.72 SHANGHAI 3436.59 26.10 0.77 Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel) 63.92 (0.63) (0.98) CPO (RM/M.T) 2518.00 (36.00) (1.41) Gold (USD/T.oz) 1342.40 2.60 0.19 Nikel (USD/M.T 12870.00 185.00 1.46 Timah (USD/M.T) 20300.00 35.00 0.17 Coal (USD/M.T) 105.50 (0.35) (0.33) Exchange Rates Chg % IDR/USD 13316.00 16.00 0.12 USD/EUR 1.230 0.00 0.39 JPY/USD 110.40 (0.52) (0.47) IDR/SGD 10087.00 10.31 0.10 IDR/AUD 10633.00 26.10 0.25 TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE 31.66 4216 0.32 1.02Top Gainers IDR % Chg
LCKM 312 50.00 104
RBMS 264 34.69 68
LPLI 183 34.56 47
LPPS 110 34.15 28
JMAS 1,075 25.00 215
Top Losers IDR % Chg
BSIM 670 23.43 205
IKAI 118 11.28 118
BULL-W 63 11.27 63
CMPP 444 10.84 444
PYFA 194 9.35 194
Top Value IDR % (miliar)
TLKM 4,210 2.18 352.940
BBRI 3,610 1.69 330.410
PGAS 1,880 6.52 319.970
BBCA 22,600 0.56 226.150
ASII 8,225 0.61 208.670
Top Volume IDR % (juta)
TRAM 268 8.06 612.341 BUMI 284 2.07 573.396 MYRX 113 0.89 493.776 RIMO 148 1.33 465.748 IKAI 118 11.28 427.708 IHSG 6,429.69 Change 47.49 Change (%) 0.74 Change (%/ytd) 1.16
Total Value (IDR triliun) 8.271
Total Volume (miliar saham) 10.483
Net Foreign Buy (IDR miliar) 117.000
News Update
2
Survei Perbankan BI: Permintaan kredit konsumsi naik 35% di kuartal IV 2017. Pertumbuhan triwulanan (qtq) kredit baru dalam survei perbankan Bank Indonesia (BI) diindikasikan menguat pada triwulan IV-2017 sesuai dengan polanya. Survei Perbankan BI menyebutkan, hal ini tercermin dari saldo bersih tertimbang (SBT) permintaan kredit baru sebesar 94,3% lebih tinggi dari 77,9% pada triwulan sebelumnya. Lebih lanjut, menguatnya pertumbuhan permintaan kredit baru terjadi pada semua jenis pengguna kredit. Pada periode tersebut, SBT kredit modal kerja meningkat dari 71,1% menjadi 84,3%, SBT kredit investasi naik dari 69,8% menjadi 84,2%, dan SBT kredit konsumsi naik dari 20,5% menjadi 35%. Menguatnya pertumbuhan kredit konsumsi utamanya didorong oleh meningkatnya permintaan kartu kredit, kredit pemilikan rumah/apartemen (KPR/KPA), dan kredit kendaraan bermotor (KKB). Peningkatan KKB tersebut sejalan dengan rata-rata penjualan sepeda motor dan mobil pada triwulan IV-2017 (Oktober-November) yang lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya. Sementara itu, pertumbuhan permintaan kredit baru pada 12 sektor ekonomi menguat pada triuwlan IV 2017, tertinggi pada sektor konstruksi dengan SBT sebesar 38,7% dari triwulan sebelumnya 80,8%, kemudian diikuti sektor pertanian, perburuan dan kehutanan (SBT naik 25,7%) dan sektor perantara keuangan (SBT naik 23,7%). (Kontan)
Samindo Resources siapkan capex US$ 13,8 juta. PT Samindo Resources Tbk pada tahun ini akan meningkatkan belanja modal atau capital expenditure (capex) hingga 300% menjadi US$ 13,8 juta. Hal itu untuk meningkatkan kapasitas produksi kontrak yang sudah diteken. Selain kontrak lama, perusahaan penyedia jasa pertambangan batubara terintegrasi di Indonesia, juga tengah membidik kontrak baru. Prosesnya masih dalam tahap pembicaraan dengan klien. Ahmad Zaki, Hubungan Investor PT Samindo Resources Tbk mengatakan, peningkatan capex bahkan bisa melebihi 300% dibandingkan tahun 2017. Peningkatan itu upaya perusahaan berkode saham MYOH di Bursa Efek Indonesia dalam memenuhi peningkatan target klien. "Jadi total capex yang dialokasikan di tahun 2018 ini sebesar US$ 13,8 juta, terangnya kepada KONTAN, Selasa (16/1). Pada tahun 2018 ini ada dua kontrak jasa penambangan batubara yang tengah dilakukan oleh MYOH, Yakni dengan PT Kideco Jaya Agung. Dalam kontrak, MYOH mendapatkan jatah 48,5 juta bank cubic meter (BCM) dan 10.3 juta ton batubara. Adapun untuk kontrak jangka menengah dengan PT Bayan Resources Tbk, MYOH mendapatkan jatah 5,85 juta BCM dan 450.000 ton batubara. Namun sayang, Zaki enggan menyebutkan berapa nilai kontrak dari kedua perusahaan tersebut "Value secara rupiah tidak disebutkan dalam kontrak," tegasnya. Selain melakukan kontrak oleh dua perusahaan itu, MYOH saat ini tengah mengusahakan untuk meningkatkan porsi di proyek Gunung Bayan Pratama Coal. Samindo Resources juga tengah mengincar kontrak baru. Saat ini prosesnya sedang dalam tahap pembicaraan dengan salah satu perusahaan tambang yang cukup terkemuka terkait penyediaan tiga jasa utama, yaitu pemindahan batuan penutup, batubara dan pengangkutan batubara. "Spesifiknya belum bisa kami ungkapkan saat ini, karena masih dalam tahap penjajakan," tandasnya. Sementara tahun ini, MYOH menargetkan bisa melaksanakan pemindahan batuan penutup 54,4 juta BCM. Lalu produksi batubara 10,7 juta ton, serta pengangkutan batubara sebanyak 29 juta ton. Dalam menjalankan bisnisnya, Samindo Resource menggunakan beberapa anak usaha. Seperti PT SIMS Jaya Kaltim (pemindahan batuan penutup dan produksi batubara), PT Samindo Utama Kaltim (pengangkutan batubara), PT Trasindo Murni Perkasa (pengangkutan batubara) dan PT Mintec Abadi (pengeboran eksplorasi). (Kontan)
Siapkan rights issue, Minna Padi lanjutkan rencana akuisisi Muamalat. Rencana penanaman modal PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) ke PT Bank Muamalat Indonesia Tbk hingga kini belum terlaksana. Meski demikian, rencana tersebut belum padam. Minna Padi kembali melanjutkan rencana penerbitan saham baru alias rights issue, guna mendanai rencana menjadi pembelian siaga rights issue Bank Muamalat. Dalam pengumuman di situs Bursa Efek Indonesia, Senin (15/1), manajemen Minna Padi menyebutkan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dengan dua agenda, yakni meminta persetujuan penambahan jumlah direksi serta komisaris, dan penambahan modal. Minna Padi juga menyebutkan, akan merilis sebanyak-banyaknya 11,3 miliar saham baru. Taruh kata memakai harga saham PADI, Selasa (16/1), sebesar Rp 810 per saham, maka rights issus Minna Padi kira-kira dapat menghasilkan dana segar Rp 9,15 triliun. Sayangnya, Setiawan belum bisa menyebutkan siapa calon pembeli siaga rights issue Minna Padi. Sementara Harry Danardojo, Head of Strategic and Corporate Planning Minna Padi, tak merespon permintaan konfirmasi dari KONTAN. Namun yang jelas, aksi tersebut akan memberikan efek dilusi hingga 50%. RUPSLB Minna Padi itu rencananya akan dilaksanakan pada 7 Februari mendatang. Asal tahu saja, tahun 2017 lalu PADI sempat mengumumkan rencana rights issue. Kala itu, jumlah saham baru yang akan diterbitkan sebanyak 5 miliar. "Memang kami buat maksimal perolehan Rp 7 triliun. Namun yang akan kami terbitkan kemungkinan hanya Rp 4,5 triliun," tutur Harry pada Oktober 2017 silam. Rencana rights issue itu sejatinya sempat berubah, karena Minna Padi justru akan merilis obligasi subordinasi (subdebt), yang juga dalam kerangka rencana pembelian Bank Muamalat. (Kontan)
Anabatic investasi SDM agar bisa menangkan persaingan. PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC) menyampaikan bahwa pihaknya terus memperkuat SDM agar bisa bersaing dengan perusahaan lain. Industri TI tidak hanya dibangun dengan alat produksi yang baik, tetapi juga SDM yang andal. Handojo Sutjipto, Presiden Direktur Anabatic menyampaikan bahwa salah satu keunggulan perusahaan ada pada SDM. Selain itu juga fleksibilitas pihaknya untuk mengikuti kemauan dari kliennya, sehingga reputasi perusahaan berkode ATIC tersebut tetap terjaga. Selain itu, perusahaan juga mengembangkan teknologi open source untuk beberapa perbankan. Aplikasi berbasis open source ini akan memudahkan klien, di samping dari sisi investasi juga tidak terlalu besar. "Perbankan memberikan prioritas kepada vendor yang membuat aplikasi berbasis open source yang murah dan luas," lanjutnya. Hal ini yang menurutnya membuat pihaknya mendapat kepercayaan dari klien. Apalagi, dalam beberapa tender juga Anabatic menjadi satu-satunya perusahaan IT lokal yang bisa bersaing dengan perusahaan-perusahaan global yang juga memiliki reputasi. "Itu yang membuat kami lebih berani berkompetisi, kami investasi di SDM lokal, dengan pengetahuan budaya dan tentu saja biaya (lebih murah)," lanjutnya. (Kontan)
Stock Picks
3TINS 880-930.
Perdagangan saham emiten logam kemarin bullish seiring kuatnya prospek pertumbuhan
harga komoditas logam tahun ini dengan topangan meningkatnya permintaan. Harga saham Timah Tbk
(TINS) kemarin berhasil melanjutkan penguatannya setelah hari sebelumnya sempat koreksi akibat aksi
ambil untung. Kemarin harga saham TINS menguat namun tertahan di resisten sederhana di Rp910 dan
tutup di Rp895. Peluang penguatan lanjutan akan menguji resisten di kisaran Rp930 hingga Rp950, bila
ber-hasil break Rp910. Sedangkan support saat ini di Rp880. Harga timah dunia saat ini berada di USD20347/
MT naik hampir 2% dibandingkan posisi akhir 2016 di USD19950/MT. Dari sisi kinerjanya, sepanjang 9M17
laba bersih mencapai Rp300,57 miliar naik 493,37% dibandingkan periode yang sama 2016 sebesar
Rp50,65 miliar. Pertumbuhan laba bersih ditopang kenaikan pendapatan usaha hingga 44,18% mencapai
Rp6,62 triliun dari Rp4,59 triliun di periode yang sama 2016. Pertumbuhan pendapatan usaha ditopang
kenaikan harga jual rata-rata logam timah sepanjang 9M17 hingga 19% mencapai USD20557/MT
diband-ingkan periode yang sama di 2016 sebesar USD17296/MT. Selain kenaikan harga jual rata-rata, volume
penjualan produk timah perseroan di periode yang sama tahun ini juga naik 16% mencapai 21588 Mton
dari 18600 Mton di periode yang sama 2016. Sepanjang 9M17, perseroan memproduksi logam timah
22837 Mton naik 43% dibandingkan periode yang sama tahun 2016 sebanyak 15995 Mton. Tahun 2017
dengan dukungan tren penguatan harga timah dunia yang diperkirakan naik 13% dari tahun 2016 lalu dan
peningkatan volume penjualan, pendapatan timah 2017 diperkirakan bisa mencapai Rp8,94 triliun atau
tumbuh 28,31% dari 2016 lalu sebesar Rp6,97 triliun. Sedangkan laba bersih 2017 lalu berpeluang
menca-pai Rp450,49 miliar atau tumbuh 79% dari 2016 lalu sebesar Rp251,83 miliar. Marjin bersih 9M17 naik
mencapai 4,54% dari 1,10% di periode yang sama 2016. Tahun ini, proyeksi laba bersih bisa mencapai dua
kali lipat dari perkiraan tahun lalu atau mencapai Rp900 miliar. Hal ini dengan asumsi harga rata-rata jual
logam timah di kisaran USD20.000 hingga USD23000/MT. Sedangkan proyeksi pendapatan bersih tahun ini
diperkirakan mencapai Rp10,7 triliun atau tumbuh 19,7% dari perkiraan tahun lalu Rp8,94 triliun.
Perse-roan akan memaksimalkan tambang timah di lepas pantai untuk meningkatkan marjin keuntungan. Hingga
3Q17, produksi timah perseroan 56% berasal dari tambang offshore. EPS proyeksi 2018 diperkirakan
Rp121. Harga sahamnya sebelumnya diperkirakan berpeluang ditransaksikan dengan PE 8,6x (E/18) atau
mencapai Rp1040. Maintain Buy, SL 860
4
Stock Picks
LSIP 1350-1435.
Koreksi harga saham emiten perkebunan, PP London Sumatera Indonesia Tbk (LSIP),
ke-marin tertahan di Rp1350 (fibonacci 38,2%) dan berhasil rebound tutup di Rp1380. Peluang rebound
lanju-tan akan menguji resisten di Rp1435 (fibonacci 61,8%). Pergerakan harganya dipengaruhi pergerakan harga
komoditas CPO. Bisnis CPO berkontribusi 90% terhadap pendapatan perseroan. Saat ini harga CPO masih
konsolidasi di kisaran RM2580/MT. Tahun ini outlook harga CPO akan lebih baik dari tahun lalu. Rata-rata
harga CPO tahun ini diperkirakan berkisar di RM2900-RM3000/MT. Apalagi harga minyak mentah dunia
saat ini bergerak dalam tren positif, bisa berimbas pada pergerakan harga CPO. Tahun ini dengan asumsi
rata-rata harga CPO dunia di RM2900/MT dan volume penjualan CPO mencapai 539.810 MT atau naik 27%
dari perkiraan 2017 lalu sebanyak 424.601 MT, maka penjualan bersh diperkirakan mencapai Rp5,22 triliun
atau tumbuh 15% dari perkiraan 2017 lalu Rp4,53 triliun. Sedangkan laba bersih diproyeksikan mencapai
Rp940 miliar dengan marjin 18%. Proyeksi laba bersih tahun ini tumbuh 3,86% dari perkiraan tahun lalu
Rp905,5 miliar. EPS proyeksi 2018 diperkirakan Rp137,83. Harga sahamnya diperkirakan berpeluang
ditran-saksikan dengan PE 13,5x (E/18) atau mencapai Rp1860. Sementara hingga kuartal tiga tahun lalu (9M17),
penjualan mencapai Rp3,57 triliun tumbuh 36,6% (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun
sebelum-nya Rp2,62 triliun. Pencapaian penjualan hingga 3Q17 mencerminkan 79% terhadap target penjualan 2017
sebesar Rp4,53 triliun atau tumbuh 19,2% dari tahun 2016 lalu sebesar Rp3,8 triliun. Kenaikan penjualan
sepanjang 9M17 terutama disebabkan kenaikan penjualan dari produk sawit (CPO dan PK) dan karet.
Vol-ume penjualan CPO sepanjang 9M17 mencapai 318.451 ton naik 23,3% dari periode yang sama 2016
sebe-sar 258.274 ton. Selain kenaikan volume penjualan, kenaikan penjualan turut ditopang kenaikan harga jual
rata-rata produk sawit dan karet. Kas bersih dari kegiatan operasi sepanjang 9M17 naik Rp1,04 triliun
di-bandingkan periode yang sama 2016 sebesar Rp533,2 miliar. Sedangkan secara akumulasi laba bersih
sepanjang 9M17 mencapai Rp639,54 miliar naik 134,8% dari periode yang sama tahun sebelumnya
Rp272,33 miliar. Marjin bersih 9M17 sebesar 17,89% naik dari 10,40% di 9M16. Pencapaian laba bersih
hingga 3Q17 mencerminkan pencapaian 71% terhadap target laba bersih 2017 yang sebelumnya
diperkira-kan mencapai Rp905,5 miliar atau tumbuh 52,5% dari tahun sebelumnya Rp593,8 miliar. EPS 2017
diperkirakan Rp132,72. Level support saat ini di Rp1350 dengan resisten di Rp1435. Pergerakannya
mengin-dikasikan sinyal bullish reversal. Maintain Buy, SL 1300
5
Stock Picks
WTON 550-600.
Harga saham emiten jasa konstruksi dan pendukungnya sejak awal 2018 bergerak bullish.
Kemarin penguatan harga saham Wijaya Karya Tbk (WIKA) hingga 4% berhasil berimbas pada pergerakan
anak usahanya, Wijaya Karya Beton Tbk (WTON). Harga sahamnya berhasil break harga tertingginya dua
pekan terakhir di Rp565 dan tutup di Rp580. Support saat ini di Rp550. Secara technical penguatan lanjutan
akan menguji resisten di Rp600, harga tertingginya sejak akhir November 2017 lalu. Sentimen positif atas
saham sektor jasa konstruksi saat ini turut ditopang tren penguatan rupiah terhadap dolar AS yang saat ini
berada di Rp13330. Dari sisi kinerja, hingga kuartal tiga 2017 lalu (3Q17) pendapatan usaha tumbuh
52,81% (yoy) mencapai Rp3,42 triliun dibandingkan periode yang sama 2016 Rp2,24 triliun. Namun
penca-paian ini baru mencerminkan 66,67% dari target tahun lalu yang sebelumnya diperkirakan Rp5,1 triliun
atau tumbuh 46,55% dari 2016 lalu sebesar Rp3,48 triliun. Sedangkan laba bersih hingga 3Q17 mencapai
Rp220,48 miliar tumbuh 34,09% dari periode yang sama 2016 sebesar Rp164,42 miliar. Pencapaian ini baru
mencerminkan 66,82% dari target laba tahun lalu sebesar Rp330 miliar. Marjin bersih hingga Sept 2017 lalu
mencapai 6,44% turun dari periode yang sama tahun sebelumnya 7,34%. Marjin bersih ini juga di bawah
rata-rata marjin bersih sebesar 8,5%. Turunnya marjin terutama dipicu kenaikan beban bunga hingga 58%
mencapai Rp61,8 miliar dari periode yang sama di 2016 sebesar Rp39miliar. Hingga November 2017
perse-roan meraih kontrak baru Rp5 triliun atau 71,4% dari target kontrak baru tahun lalu sebesar Rp7 triliun.
Tahun ini kontrak baru diproyeksikan tumbuh 20% dari tahun lalu atau mencapai Rp8,4 triliun. Hingga akhir
tahun 2017 lalu kapasitas pabrik mencapai 3 juta ton per tahun dan tahun ini diproyeksikan 3,3 juta ton
per tahun. Perseroan memproyeksikan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih tahun ini masing-masing
20%. Pendapatan usaha tahun ini diperkirakan mencapai Rp6,12 triliun dan laba bersih diperkirakan
men-capai Rp396 miliar. EPS 2018 diproyeksikan menmen-capai Rp45,46. Harga sahamnya sebelumnya diperkirakan
berpeluang mencapai Rp1136 atau ditransaksikan dengan PE 25x (E/18). Maintain Buy, SL 525
Rabu, 17 Januari 2018
Saham Pilihan
TLKM 4170-4250 Buy, SL 4080
WIKA 1900-1980 TB, SL 1840
WSKT 2580-2700 TB, SL 2550
ADHI 2120-2250 TB, SL 1980
INCO 3300-3430 BoW, SL 3300
PGAS 1790-1940 SoS, SL 1730
BBNI 9500-9800 TB, SL 9150
Stock View
6
Rabu, 17 Januari 2018
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE
IHSG
6429.69 6445.82 6461.94 6397.44 6365.18
PERKEBUNAN AALI 13175 13,350.00 13,525.00 13,000.00 12,825.00 13,059,216.00 -19.91 393.15 -75.27 45.02 BWPT 232 242.00 252.00 212.00 192.00 LSIP 1380 1,396.67 1,413.33 1,356.67 1,333.33 4,189,615.00 -11.36 91.36 -32.01 18.72 SGRO 2570 2,576.67 2,583.33 2,556.67 2,543.33 SIMP 500 506.67 513.33 491.67 483.33 13,835,444.00 -7.53 16.72 -68.60 25.18 UNSP 180 186.33 192.67 176.33 172.67PERTAMBANGAN BATU BARA
ADRO 2190 2,243.33 2,296.67 2,143.33 2,096.67 37,032,346.42 -10.48 65.74 -5.12 10.50 BORN 50 33.33 16.67 33.33 16.67 BRAU 7475 4,983.33 2,491.67 4,983.33 2,491.67 BUMI 284 291.33 298.67 279.33 274.67 DEWA 50 52.00 54.00 49.00 48.00 3,312,510.21 13.47 0.30 48.03 166.35 HRUM 2540 2,623.33 2,706.67 2,453.33 2,366.67 ITMG 25500 25,933.33 26,366.67 24,933.33 24,366.67 21,925,897.16 -9.27 770.46 -65.05 8.53 PTBA 3060 3,123.33 3,186.67 2,973.33 2,886.67 13,733,627.00 5.01 883.59 0.98 7.64 PTRO 2200 2,243.33 2,286.67 2,153.33 2,106.67
PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI
BIPI 84 88.67 93.33 81.67 79.33
ELSA 434 442.67 451.33 428.67 423.33 3,775,323.00 -10.56 51.43 -8.99 7.17
ENRG 133 142.33 151.67 125.33 117.67
ESSA 224 232.00 240.00 218.00 212.00
MEDC 1260 1,316.67 1,373.33 1,156.67 1,053.33 PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA
ANTM 705 728.33 751.67 673.33 641.67 10,531,504.80 11.79 -151.06 85.85 -3.10 INCO 3330 3,440.00 3,550.00 3,210.00 3,090.00 10,894,532.28 -15.64 70.11 -67.49 26.24 TINS 895 911.67 928.33 876.67 858.33 6,874,192.00 -6.74 13.64 -84.08 56.09 SEMEN INTP 22350 22,491.67 22,633.33 22,116.67 21,883.33 17,798,055.00 -10.99 1,183.48 -17.34 17.00 SMCB 820 823.33 826.67 818.33 816.67 9,239,022.00 -12.25 22.85 -73.80 47.91 SMGR 10625 10,708.33 10,791.67 10,508.33 10,391.67 26,948,004.47 -0.14 762.28 -18.76 14.07
LOGAM DAN SEJENISNYA
GDST 84 85.33 86.67 82.33 80.67 JPRS 130 131.33 132.67 129.33 128.67 KRAS 474 486.00 498.00 462.00 450.00 PAKAN TERNAK CPIN 3310 3,340.00 3,370.00 3,250.00 3,190.00 JPFA 1400 1,415.00 1,430.00 1,385.00 1,370.00 25,022,913.00 2.31 43.92 40.87 18.44 OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA
ASII 8225 8,275.00 8,325.00 8,150.00 8,075.00 184,196,000.00 -8.68 357.28 -24.59 20.71
GJTL 700 708.33 716.67 693.33 686.67
INDUSTRI BARANG KONSUMSI
ICBP 8850 8,908.33 8,966.67 8,783.33 8,716.67 INDF 7900 7,941.67 7,983.33 7,816.67 7,733.33 MYOR 2240 2,256.67 2,273.33 2,216.67 2,193.33 ROTI 1220 1,235.00 1,250.00 1,210.00 1,200.00 GGRM 84000 84,566.67 85,133.33 82,941.67 81,883.33 INAF 4320 4,403.33 4,486.67 4,233.33 4,146.67 1,621,898.67 17.41 2.12 463.17 184.06 KAEF 2440 2,460.00 2,480.00 2,420.00 2,400.00 4,860,371.48 7.51 44.81 6.06 28.68 KLBF 1745 1,765.00 1,785.00 1,705.00 1,665.00
KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA
7
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE
PROPERTI DAN REAL ESTAT
APLN 224 234.00 244.00 218.00 212.00 ASRI 374 379.33 384.67 369.33 364.67 BKSL 137 138.67 140.33 134.67 132.33 BSDE 1710 1,716.67 1,723.33 1,701.67 1,693.33 6,209,574.07 11.45 1,164.55 460.00 1.60 COWL 875 885.00 895.00 865.00 855.00 CTRA 1175 1,193.33 1,211.67 1,153.33 1,131.67 CTRP 1175 1,193.33 1,211.67 1,153.33 1,131.67 CTRS 1175 1,193.33 1,211.67 1,153.33 1,131.67 ELTY 50 50.00 50.00 50.00 50.00 KIJA 288 290.67 293.33 284.67 281.33 MDLN 304 306.67 309.33 300.67 297.33 2,962,460.90 4.32 69.69 22.80 5.94 KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI 2180 2,213.33 2,246.67 2,133.33 2,086.67 9,389,570.10 8.51 130.22 43.08 20.93 DGIK 63 65.33 67.67 61.33 59.67 PTPP 3030 3,043.33 3,056.67 3,003.33 2,976.67 14,217,372.87 14.40 152.88 39.17 25.74 SSIA 505 510.00 515.00 500.00 495.00 TOTL 700 708.33 716.67 693.33 686.67 WIKA 1940 1,976.67 2,013.33 1,871.67 1,803.33 13,908,504.01 11.60 101.65 1.60 26.02 INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI
PGAS 1880 1,921.67 1,963.33 1,801.67 1,723.33 42,333,969.71 -0.16 228.31 -38.44 11.61 JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA
CMNP 1535 1,556.67 1,578.33 1,501.67 1,468.33 JSMR 6350 6,425.00 6,500.00 6,250.00 6,150.00 9,848,242.05 7.33 213.14 3.23 26.27 TELEKOMUNIKASI BTEL 50 50.00 50.00 50.00 50.00 EXCL 3220 3,256.67 3,293.33 3,186.67 3,153.33 22,876,182.00 -2.49 -2.97 -97.16 -1,348.39 ISAT 5600 5,766.67 5,933.33 5,441.67 5,283.33 TLKM 4210 4,246.67 4,283.33 4,146.67 4,083.33 102,470,000.00 14.24 153.66 5.81 21.51 TRANSPORTASI GIAA 302 304.00 306.00 300.00 298.00 52,627,783.53 7.55 40.78 -122.73 10.94 MBSS 770 783.33 796.67 758.33 746.67 WINS 336 344.00 352.00 324.00 312.00 1,378,353.91 -37.37 -19.45 -129.08 -10.95 KONSTRUKSI NON BANGUNAN
INDY 4090 4,160.00 4,230.00 3,980.00 3,870.00 BANK BBCA 22600 22,700.00 22,800.00 22,475.00 22,350.00 47,081,728.00 7.56 730.83 9.30 18.47 BBKP 585 588.33 591.67 578.33 571.67 8,303,973.00 17.07 105.70 32.57 5.58 BBNI 9600 9,658.33 9,716.67 9,533.33 9,466.67 36,895,081.00 10.58 486.18 -15.91 10.90 BBRI 3610 3,636.67 3,663.33 3,556.67 3,503.33 85,434,037.00 13.73 1,029.53 4.77 10.95 BBTN 3650 3,666.67 3,683.33 3,626.67 3,603.33 14,966,209.00 16.86 174.91 65.91 10.43 BDMN 7050 7,083.33 7,116.67 7,008.33 6,966.67 22,420,658.00 -2.48 249.70 -8.09 16.40 BJBR 2290 2,316.67 2,343.33 2,256.67 2,223.33 10,084,451.00 14.70 142.02 23.39 6.79 BMRI 8225 8,300.00 8,375.00 8,150.00 8,075.00 71,570,127.00 14.26 871.50 2.33 11.76 BNGA 1325 1,338.33 1,351.67 1,318.33 1,311.67 22,318,759.00 7.24 17.02 -81.74 34.36
PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI
AKRA 6350 6,383.33 6,416.67 6,308.33 6,266.67 19,764,821.14 -12.03 261.74 27.59 27.03 INTA 458 462.00 466.00 456.00 454.00 UNTR 37325 37,500.00 37,675.00 37,150.00 36,975.00 49,347,479.00 -7.14 1,033.07 -28.24 14.86 PERDAGANGAN ECERAN MAPI 6625 6,666.67 6,708.33 6,566.67 6,508.33 RALS 1270 1,301.67 1,333.33 1,236.67 1,203.33
ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA
MNCN 1450 1,465.00 1,480.00 1,425.00 1,400.00 PERUSAHAAN INVESTASI
BRMS 79 82.67 86.33 76.67 74.33
Corporate Action
8
Code
Name
Type
Date
Time
Venue
ARTI Ratu Prabu Energi Tbk AGM 03/08/2016 00:10:00 GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20, Jakarta Selatan
ARTI Ratu Prabu Energi Tbk EGM 03/08/2016 00:10:00 GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20, Jakarta Selatan
SCPI Merck Sharp Dohme
Pharma Tbk. AGM 03/08/2016 00:10:00
MYRX Hanson International Tbk. AGM 28/07/2016 00:14:00 Merchantile Athletic Club , World Trade Center MYRX Hanson International Tbk. EGM 28/07/2016 00:14:00 Merchantile Athletic Club , World Trade Center GMCW Grahamas Citrawisata Tbk. AGM 27/07/2016 00:09:00 Financial Club, Graha Niaga lt 28, Jl. Jend. Sudirman
Kav 58 Jakarta PTIS Indo Straits Tbk AGM 22/07/2016 00:09:00
Gedung Graha Kirana, Lantai 9, Ruang Rapat PT Indo Straits Tbk, Jl.Yos Sudarso Kav.88, Jakarta Utara
14350, Indonesia
BSSR Baramulti Suksessarana Tbk EGM 22/07/2016 00:10:00 Boardroom CEO Suite, Sahid Sudirman Center Lt.56, Jl. Jend. Sudirman Kav. 86 - Jakarta Pusat ISSP Steel Pipe Industry of
Indo-nesia Tbk AGM 21/07/2016 00:10:00
Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no 55 , Jakarta
ISSP Steel Pipe Industry of
Indo-nesia Tbk EGM 21/07/2016 00:10:00
Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no 55 , Jakarta
SKYB Skybee Tbk AGM 21/07/2016 00:09:00
WTON Wijaya Karya Beton Tbk EGM 20/07/2016 00:14:00 Ruang Serbaguna Gedung WIKA Lt. 11 Jl. D. I. Panjai-tan Kav. 9, Jakarta Timur
CTBN Citra Tubindo Tbk. AGM 20/07/2016 00:10:30 Kantor Pusat Perseroan Jalan Hang Kesturi I No 2, Kawasan Industri Terpadu Kabil, Batam TRIO Trikomsel Oke Tbk EGM 15/07/2016 00:10:00
LMAS Limas Indonesia Makmur
Tbk AGM 14/07/2016 00:09:30
Auditorium Sequis Center, Gedung Sequis Center Lantai 11, Jalan Jenderal Sudirman No.71, Jakarta
12190
BEKS Bank Pundi Indonesia Tbk. EGM 11/07/2016 00:15:00 Kantor Pusat Perseroan, Jl. RS. Fatmawati No.12, Jakarta Selatan
JPFA Japfa Comfeed Indonesia
Tbk. EGM 01/07/2016 00:10:00
HARRIS Hotel, Unique Room, Jl. Dr. Saharjo No. 191, Jakarta 12960
INCO Vale Indonesia Tbk EGM 01/07/2016 00:09:00 Financial Club, Board Room I, Graha Niaga Lt. 27 Jl. Jend. Sudirman Kav. 58, Jakarta MITI Mitra Investindo Tbk. EGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Tower II Lantai I, PT Bursa Efek Indo-nesia, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53 Jakarta Selatan -
12950 NIRO Nirvana Development Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai 1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan
12190 NIRO Nirvana Development Tbk EGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai 1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan
12190
PKPK Perdana Karya Perkasa Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00 Hotel Nite & Day Jakarta - Roxy Jl. Biak no.54 Jakarta Pusat 10150
GREN Evergreen Invesco Tbk AGM 30/06/2016 00:09:00 Mawar Room, Hotel Mulia, Jl. Asia Afrika Senayan, Jakarta
ECII Electronic City Indonesia
Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00
Corporate Action
9
EMITEN
JUMLAH DIVIDEN CUM DIVIDEN RECORDING DATE PEMBAYARAN DIVIDEN
TIFA
7
24-Jun-16
27-Jun-16
21-Jul-16
SQBB
16000
23-Jun-16
24-Jun-16
20-Jul-16
SQBI
16000
23-Jun-16
24-Jun-16
20-Jul-16
DPNS
5
23-Jun-16
24-Jun-16
20-Jul-16
GEMA
16
23-Jun-16
24-Jun-16
20-Jul-16
MREI
50
23-Jun-16
24-Jun-16
20-Jul-16
JTPE
14
22-Jun-16
23-Jun-16
15-Jul-16
PEGE
10
22-Jun-16
23-Jun-16
15-Jul-16
CPIN
29
22-Jun-16
23-Jun-16
15-Jul-16
TALF
3
22-Jun-16
23-Jun-16
12-Jul-16
KBLI
7
22-Jun-16
23-Jun-16
15-Jul-16
SRTG
32
22-Jun-16
23-Jun-16
15-Jul-16
KKGI
20
22-Jun-16
23-Jun-16
15-Jul-16
CTRP
4
22-Jun-16
23-Jun-16
13-Jul-16
CTRS
22
22-Jun-16
23-Jun-16
13-Jul-16
CTRA
6
22-Jun-16
23-Jun-16
15-Jul-16
IDPR
5
21-Jun-16
22-Jun-16
30-Jun-16
UNVR
424
21-Jun-16
22-Jun-16
15-Jul-16
Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.