Major Indices
Close Chg Chg %
JCI 3,781.76 (11.47) -0.30%
LQ-45 668.34 (3.15) -0.47%
Turnover (in Mn Rp.)
Volume Value
JCI 2,994.97 2161.866496
LQ-45 1,586.91 1,562.93
Market Cap (in Tn Rp.)
Value
JCI 3,297,957.00
LQ-45 2,321,297.00
Foreign Transaction (in Bn Rp.)
Buy Sell Net
Foreign 1.41 1.21 0.20
JCI Top 5 Leading Movers
Close Chg %
EMTK IJ 3,300 8.20 BBRI IJ 6,750 0.75 FASW IJ 4,050 7.28 PGAS IJ 3,200 0.79 VIVA IJ 540 5.88
JCI Top 5 Lagging Movers
Close Chg %
BBCA IJ 7,950 -1.24 ASII IJ 72,650 -0.41 BMRI IJ 6,650 -0.75 INTP IJ 15,500 -1.9 ISAT IJ 5,400 -3.57
World Indexes
Close Chg % PER
NIKKEI 8,664.58 -0.66% 16.73
HANGSENG 19,107.81 -0.69% 8.66
KOSPI 1,912.39 -0.37% 18.84
STI 2,728.31 -1.95% 7.77
DOW JONES 11,997.70 -1.63% 12.39
FTSE 5,483.77 -1.14% 9.88
Commodities
Close Chg %
WTI Crude (US$/barrel) 98 -0.13
Gold 100 (US$/t oz) 1,712 0.24
CPO (RM/MT) 3,110 0.37
Coal Newc. (US$/MT) 110 -0.45
Nickel (US$/MT) 18,300 1.39
Tin (US$/MT) 20,150 -1.71
source : Bloomberg
Daily N ws Market Snapshot
• Market Prediction
Pada perdagangan Kamis (8/12) Indeks Dow Jones ditutup turun 199 poin (-1.63%) ke 11,997.70 setelah Bank Sentral Eropa, ECB, membantah rencana pembelian surat utang negara-negara Uni Eropa yang bermasalah lebih dari yang sudah ada. Minyak light sweet diperdagangkan di level US$98.21 per barel ditengah spekulasi mengenai krisis utang yang sedang dihadapi oleh Uni Eropa akan berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan. IHSG kemarin (8/12) ditutup turun 11.47 point (-0.30%) ke level 3,781.76 dengan asing tercatat melakukan net buy di pasar regular sebesar Rp180 miliar dengan saham-saham yang paling banyak di beli a.l.
BBRI, SMGR, BMRI, UNTR dan ASII. Rupiah kemarin (8/12) terapresiasi ke level 9,000 per Dollar AS. Secara teknikal, IHSG gagal melanjutkan penguatannya dan kembali bergerak sideways.
Indikator stochastic masih bergerak di area overbought sementara RSI kembali bergerak melandai. Pada perdagangan hari ini (9/12), IHSG diperkirakan akan melanjutkan penurunannya dan bergerak dikisaran 3,748-3,814 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. GGRM, MYOR dan SMRA.
Friday, 9 December 2011
“Risk comes from not knowing what you're doing.”
~Warren Buffet~
• Chart in Focus
ISAT (Trading Sell) ASII (Trading Sell)
SMRA (SoS) JSMR (SoS)
MYOR (BoW) GGRM (BoW)
KRAS : Krakatau Steel Genjot Bisnis Baja Otomotif TOTL : Incar Pendapatan Rp1,7 Triliun
NIKL : Incar Pendapatan Rp1,96 Triliun
• News & Analysis
Economy: BI Rate Ditahan 6%
• Economy & Strategy
Comment: Sampai dengan 3Q2011 Pendapatan Preusan yang tercatat adalah sebesar Rp.1,1 triliun dengan laba bersih Rp. 83,1 miliar. Dengan estimasi pendapatan sampai akhir taun 2011 ini sebesar Rp. 1,5 triliun, maka penurunan yang rejadi hádala sebesar 2,67%. Dengan demikian pada harga Rp. 265,- maka P/E perusahaan adalah 11,5x dimana ini maíz berad dibawah P/E rata2 ndustrinya yang besarnya adalah 12,5x. Apabila Perusahaan sanggup menaikkan Penjualannya 13,33% dari estimasi tahun 2011 ini, maka diharapkan Perusahaan dapat mencatatkan laba bersih berkisar Rp. 90 – 95 miliar. Dengan asumsi ini maka EPS Perusahaan ada dikisaran 26-30 yang artinya P/E perusahaan di tahun 2012 ada di kisaran 8,9-10X di harga yang saat ini diperdagangkan.
Menggunakan P/E average industri 12,5x maka harga saham TOTL ini berada di kisaran Rp. 325,- - Rp 375,-. Konsensus saham TOTL menurut Bloomberg hádala sebagai berikut, Buys:4 Holds:0 Sells:0 dan TP:370.
Comment: Salah satu langkah KRAS untuk menjangkau pangsa pasar otomotif adalah dengan melakukan Joint Venture dengan PT Nippon Steel Trading Co. Ltd, PT Adywinsa Dinamika dan PT Dwijaya Sentosa Abadi melalui penempatan saham sebesar 10%. Langkah tersebut akan mempermudah perseroan dalam memperoleh akses untuk memasuki pasar yang diinginkan. Penetrasi pasar pada segmen otomotif berpotensi meningkatkan pangsa pasar pada segmen otomotif.
Hal ini sesuai dengan program meningkatkan akses dan distribusi produk Perseroan ke industri hilir. Berdasarkan consensus analis, 3 merekomendasikan Buy dan 2 Hold dengan target harga rata-rata sebesar Rp 1000,-
PT Krakatau Steel Tbk secara bertahap memasuki penyediaan baja bagi sektor otomotif. Direktur Utama, Fazwar Bujang menyatakan, saat ini penjualan perseroan ke sektor otomotif baru lima persen. “Dua tahun ke depan dapat terus tumbuh,”katanya. Apalagi lanjutnya, permintaan akan produk otomotif sangat tinggi. Oleh karena itu, perseroan menggagas sejumlah upaya eksternal maupun internal untuk memasuki sektor tersebut.
(republika/sly)
News & Analysis
KRAS: Krakatau Steel Genjot Bisnis Baja Otomotif
Open High Low Close
840 840 820 830
Open High Low Close
255 260 255 255
NIKL
Open High Low Close
265 265 260 265
TOTL
Comment: Kami melihat target pertumbuhan pendapatan tahun depan yang dipatok perusahaan masih dapat direalisasikan, hal ini dikarenakan program revamping perusahaan yang akan meningkatkan kapasitas produksi perusahaan.
Namun perusahaan masih dibayang-bayangi oleh harga bahan baku yang tinggi yang dapat menggerus marjin keuntungan. Berdasarkan konsensus analis, 1 merekomendasikan Buy, 0 Hold dan 1 Sell dengan target harga rata-rata Rp380 per lembar.
PT Pelat Timah Nusantara Tbk (Latinusa) mengincar pendapatan Rp1,56 triliun-Rp1,96 triliun pada 2012 seiring dengan rencana kenaikan produksi perseroan. Dirut Latinusa Ardiman TA mengatakan pihaknya mengincar pertumbuhan 30%-40% tahun depan baik untuk kenaikan volume jual dan juga pendapatan. (bisnis/wf)
NIKL: Incar Pendapatan Rp1,96 Triliun
KRAS
PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) menargetkan pendapatan mencapai Rp1,7 triliun pada 2012, naik 13,33% dibandingkan estimasi tahun ini Rp1,5 triliun. Peningkatan perolehan kontrak baru akan menggenjot pendapatan.
Laba bersih tahun ini diprediksi mencapai Rp110 miliar atau melebihi target Rp100 miliar. Pemicunya, beberapa bahan konstruksi disediakan oleh pemilik proyek. (investor/bsms)
TOTL: Incar Pendapatan Rp1,7 Triliun
2012 ada di kisaran 8,9-10X di harga yang saat ini diperdagangkan.
Menggunakan P/E average industri 12,5x maka harga saham TOTL ini berada di kisaran Rp. 325,- - Rp 375,-. Konsensus saham TOTL menurut Bloomberg hádala sebagai berikut, Buys:4 Holds:0 Sells:0 dan TP:370.
Economy & Strategy
Comment: Kami melihat bahwa keputusan BI menahan tingkat suku bunga di level 6% sebagai keputusan yang cukup tepat, sekalipun sebenarnya BI masih memiliki ruang untuk kembali menurunkan tingkat suku bunganya melihat inflasi yang saat ini masih terjaga di 4,15%
(YoY). Dengan ditahannya BI Rate kami melihat hal ini sebagai langkah antisipasi BI untuk mengatasi inflasi yang diperkirakan akan bergerak naik di tahun depan serta untuk mengantisipasi dampak krisis utang di Eropa yang masih belum menentu penyelesaiannya.
Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk tetap menahan tingkat suku bunga acuan atau BI Rate di level 6%. Ini dilakukan untuk menahan laju inflasi ke depan.Demikian disampaikan oleh Juru Bicara BI Difi A. Johansyah dalam siaran pers, K amis (8/12/2011). Secara keseluruhan, BI masih menetapkan sasaran target inflasi sebesar 4,5 plus minus 1% pada 2012 dan 2013.BI pada bulan lalu telah memutuskan untuk menurunkan tingkat BI Rate sebesar 50 bps atau 0,5% dari 6,5% menjadi 6%. (detik/wsn)
Economy: BI Rate Ditahan 6%
Charts in Focus
ISAT (Trading Sell) ASII (Trading Sell)
SMRA (SoS) JSMR (SoS)
MYOR (BoW)
Level Price Top Buyers Volume Top Sellers Volume
R1 65,000 DB 271 ZP 358
R2 66,400 AK 219 GR 145
S1 62,450 RX 81 BZ 104
S2 61,150 CS 46 CG 96
Level Price Top Buyers Volume Top Sellers Volume R1 13,600 DB 176 AK 184
R2 14,000 RX 95 OD 121
S1 12,550 YU 50 BK 92
S2 11,900 CS 43 CC 66
Level Price Top Buyers Volume Top Sellers Volume R1 4,075 KZ 5,025 PK 2,670 R2 4,175 AK 2,606 CC 1,519 S1 3,900 DR 680 OD 1,507 S2 3,750 IF 250 ML 1,400 Level Price Top Buyers Volume Top Sellers Volume R1 1,170 CC 305 ZP 240
R2 1,200 AH 200 BK 182
S1 1,080 DB 169 KK 68
S2 1,030 DX 20 YP 65
Level Price Top Buyers Volume Top Sellers Volume R1 73,950 DB 496 CG 600
R2 75,950 AK 391 ZP 157
S1 70,800 RX 154 PK 100
S2 69,900 FG 152 NI 96
Level Price Top Buyers Volume Top Sellers Volume R1 5,600 DB 588 RX 1,148 R2 5,800 CS 435 AK 600
S1 5,200 OD 179 LS 5
S2 5,000 KI 150 BW 4
GGRM (BoW)
Disclaimer:
This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT eTrading Securities. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable.
No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT eTrading Securities (“eTS”) and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any represe ntation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opin ions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied) of eTS, its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceed ings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither eTS, its affiliated companies or their respective employees or a gents accepts liability for any errors, omissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the repor t or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.
This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees ma y have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company ment ioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recomm endations herein before they have been provided to you. © PT eTrading Securities 2011.
Betrand Raynaldi Head of Research Cement & Strategist
Andrew Argado Consumer Goods
Budhy S M Siallagan Property & Construction
Linda Lauwira Plantation Muhammad Wafi
Banking
Irlanda Zatira
Eva Puspawati
Nurul Tiffani
Fitri Purnamasari Utfi Humaya
Research Analyst :
Research Support :