• Tidak ada hasil yang ditemukan

Daily N ws Market Snapshot Wednesday, 03 August 2011

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Daily N ws Market Snapshot Wednesday, 03 August 2011"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

MEDC : Medco Garap CBM di Lematang USD4,6 Juta JSMR : Selesaikan Pelebaran Ruas Tol

Major Indices

Close Chg Chg %

JCI 4,177.85 (15.60) -0.37%

LQ-45 740.64 (1.87) -0.25%

Turnover (in Mn Rp.)

Volume Value

JCI 5,877.66 5,061.25

LQ-45 2,798.89 3,463.07

Market Cap (in Tn Rp.)

Value JCI 3,589,195.00 LQ-45 2,460,660.00

Foreign Transaction (in Mn Rp.)

Buy Sell Net

Foreign 2.06 1.37 0.69

JCI Top 5 Leading Movers

Close Chg %

BBCA IJ 8,750 2.34 BUMI IJ 3,225 3.20 TLKM IJ 7,600 1.33 EXCL IJ 5,700 2.70 BBRI IJ 7,250 0.69

JCI Top 5 Lagging Movers

Close Chg %

UNTR IJ 26,500 -3.81 BMRI IJ 7,900 -1.86 CPIN IJ 2,525 -6.48 BBNI IJ 4,425 -3.28 ASII IJ 71,200 -0.63

World Indexes

Close Chg % PER

NIKKEI 9,681.50 -1.66% 18.30

HANGSENG 22,421.46 -1.07% 11.61

KOSPI 2,076.26 -2.12% 13.79

STI 3,177.09 -1.19% 9.17

DOW JONES 11,866.62 -2.19% 12.78

FTSE 5,718.39 -0.97% 11.48

Commodities

Close Chg %

WTI Crude ($/barrel) 93 -0.57

Gold 100 (USD/t oz) 1,654 -0.44

CPO (RM/MT) 3,140 0.95

Coal Newc. (USD/MT) 119 0.21

Nickel (USD/MT) 24,550 -1.01

Tin (USD/MT) 27,250 -3.02

source : Bloomberg

Daily N ws Market Snapshot

• Market Prediction

Pada perdagangan Selasa (2/7) Indeks Dow Jones kembali ditutup turun 265.9 point (-2.19%) setelah angka consumer spending naik secara mengejutkan kembali meningkatkan kekhawatiran akan melemahnya perekonomian di negara tersebut. Minyak light sweet diperdagangkan di level US$93 per barel merespon sinyal pelemahan ekonomi negara tersebut dikhawatirkan akan menurunkan jumlah permintaan akan bahan bakar. IHSG sendiri kemarin (2/7) ditutup turun 15.6 point (-0.37%) ke level 4,177.85 mengikuti sejumlah bursa asia yang terkena dampak sentiment negatif dari sejumlah bursa global sehari sebelumnya. Investor asing tercatat melakukan net buy pada pasar regular sebesar Rp167 miliar dengan saham-saham yang paling banyak dibeli a.l. TLKM, BUMI, BBRI, GGRM dan BORN. Secara teknikal IHSG kemarin (2/7) bergerak terkoreksi untuk menyesuaikan posisinya yang telah overbought ditambah dengan sentimen negatif dari sejumlah bursa global yang masih berpotensi menekan pergerakan indeks. Namun demikian, pada perdagangan hari ini (3/8) diperkirakan IHSG masih berpotensi rebound selama tidak break dari garis support MA5 nya dan akan bergerak pada range 4,132-4,195. Sementara itu, saham- saham yang dapat diperhatikan pada hari ini (2/7) a.l. HRUM dan EXCL.

Wednesday, 03 August 2011

“Risk comes from not knowing what you're doing.”

~Warren Buffet~

GZCO : Terbantu Kenaikan Harga Jual BULL : Laba Buana Listya Melejit 989%

• News & Analysis

• Chart in Focus

CTRA (Trading Sell) BISI (Trading Sell)

UNVR (SoS) MDRN (Spec Buy)

HRUM (BoW)

EXCL (BoW)

(2)

Comment: Rampungnya penyelesaian pelebaran jalan tol sebelum mudik lebaran sesuai dengan jadwal yang ditetapkan perseroan, hal ini dilakukan untuk menghadapai lonjakan volume kendaraan menjelang mudik lebaran yang secara historis dapat meningkat hingga dua kali lipat dibanding hari normal. Secara jangka panjang, pelebaran ruas tol tersebut selain akan mengurangi kemacetan tentunya juga akan meningkatkan pendapatan perseoan. Berdasarkan consensus analis sebanyak 19 analis merekomendasikan buy, 2 analis hold, dan tidak ada yang merekomendasikan sell dengan Target Price rata-rata sebesar Rp Comment: Tandan buah segar yang dipanen dari lahan inti pada bulan Januari – Juni 2011 mengalami kenaikan sebesar 31% dibandingkan dengan periode yang sama sebelumnya. Namun penjualan CPO pada 1H 2011 hanya naik sebesar 2%

jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Penjualan kernel naik 11% secara YoY. Namun ini merupakan hal yang baik karena harga penjualan CPO dan Kernel masing – masing naik sebesar 18% dan 85% ke Rp7.831/kg dan Rp 6.791/kg. Dengan peningkatan yang cukup signifikan di penjualan kernel ditambah dengan kenaikan harga jual rata – rata kernel yang naik sangat tajam, ini mendorong pendapatan Gozco Plantations Tbk.

berdasarkan konsensus analis, 3 merekomendasikan Buy dan tidak ada yang merekomendasikan Hold dan Sell dengan target harga rata-rata Rp470.

Comment: Melonjaknya pendapatan perseroan, didorong oleh tingkat utilitas kapal yang meningkat, dimana kapal FPSO Brotojoyo dan FSO MT Pradapa telah kembali beroperasi sejak akhir Desember 2010, setelah kapal melakukan konversi. Hal ini berdampak pada meningkatnya pendapatan dari segmen ini sebesar 1.180% pada 1H11. Pada pertengahan Agustus ini, perseroan juga berencana untuk memasuki segmen drybulk. Perseroan membeli kapal milik BLTA (induk perusahaan) dan mengkonversinya menjadi floating offshore coal terminal and storage. Dengan masuknya segmen ini, maka akan menyumbang peningkatkan pendapatan perseroan kedepannya.

PT Buana Listya Tama Tbk (BULL) mengalami kenaikan laba bersih yang signifikan sebesar 989 persen pada kuartal II -2011 mencapai Rp142,5 miliar dari semula hanya Rp13,1 miliar. Pendapatan usaha perseroan juga mengalami kenaikan sebesar 91 persen dari Rp261,3 miliar untuk kuartal II - 2010 menjadi Rp498,1 miliar untuk periode yang sama di 2011.

(okezone/sly)

News & Analysis

BULL: Laba Buana Listya Melejit 989%

Kebun PT Gozco Plantations Tbk (GZCO) tumbuh subur. Area perkebunan yang dikelola emiten dengan kode saham GZCO itu bertambah sekitar 7.000 hektare (ha) untuk lahan tertanam. Lahan yang menghasilkan juga bertumbuh berkisar 3.000 ha hingga 4.000 ha per tahun. Lokasi kebun kelapa sawit GZCO tersebar di Sumatra Selatan (Sumsel), Sumatra Barat (Sumbar), Kalimantan Tengah (Kalteng) serta Kalimantan Barat (Kalbar).

(Kontan/lnd)

Open High Low Close

162 165 160 161

BULL

Open High Low Close

375 375 370 370

GZCO

GZCO: Terbantu Kenaikan Harga Jual

Open High Low Close

3,950 4,050 3,925 4,000

JSMR

PT Jasa Marga Tbk hari ini telah merampungkan proyek pelebaran ruas tol Taman Mini-Cibubur sepanjang 10 kilometer dan Jakarta -Tangerang sepanjang 27 kilometer. Pelebaran dengan anggaran sebesar Rp900 miliar itu ditujukan untuk meningkatkan kapasitas tampung kendaraan yang diperkirakan naik menjelang mudik lebaran tahun ini. Adityawarman , Direktur Operasi PT Jasa Marga, mengatakan dengan pelebaran itu saat ini di kedua ruas tol masing-masing sudah terdiri dari empat lajur di mana sebelumnya hanya terdiri dari tiga lajur. "Baik arah Jakarta -Tangerang dan sebaliknya atau arah TMII-Cibubur dan sebaliknya saat ini sudah terdiri dari empat lajur, jadi kapasitas kendaraan bisa lebih banyak sehingga diharapkan kemacetan di ruas itu bisa berkurang," ujarnya. (bisnis/wsn)

JSMR: Selesaikan Pelebaran Ruas Tol

(3)

Comment: Dengan penggarapan CBM ini menjadikan Lemtang sebagai CBM ketiga yang digarap oleh perusahaan setelah Sekayu dan Muralim. Hal ini tentu saja akan berdampak positif terhadap perusahaan mengingat PSC CBM akan menjadi value added perusahaan. Lokasi yang tidak jauh dari site minyak perusahaan membuat perusahaan tidak perlu mengeluarkan biaya lebih untuk infrastruktur. Saat ini P/E perusahaan berada pada level 9.66x dengan rata-rata industri sebesar 68.92x. Berdasarkan konsensus analis, 5 merekomendasikan Buy, 3 Hold dan 1 Sell dengan target harga rata-rata Rp3,107 per saham.

lebaran sesuai dengan jadwal yang ditetapkan perseroan, hal ini dilakukan untuk menghadapai lonjakan volume kendaraan menjelang mudik lebaran yang secara historis dapat meningkat hingga dua kali lipat dibanding hari normal. Secara jangka panjang, pelebaran ruas tol tersebut selain akan mengurangi kemacetan tentunya juga akan meningkatkan pendapatan perseoan. Berdasarkan consensus analis sebanyak 19 analis merekomendasikan buy, 2 analis hold, dan tidak ada yang merekomendasikan sell dengan Target Price rata-rata sebesar Rp 4.188,33.

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) menuturkan melakukan penandatangan production sharing contract coal bed methane Blok Lematang (PSC CBM Lematang) yang terletak di daerah Sumatera Selatan senilai USD4,6 juta. Kesepakatan ini ditandatangani antara anak perusahaan tidak langsung yang dimiliki sepenuhnya, PT Medco CBM Lematang yang dimiliki melalui PT Medco Energi CBM Indonesia, PT Methanindo Energy Resources, PT Saka Energy Indonesia, sebagai konsorsium dan Badan Pelaksana Hulu Minyak Gas (BP Migas) sebagai Badan Hukum Milik Negara.

(okezone/wf)

MEDC: Medco Garap CBM di Lematang USD4,6 Juta

Open High Low Close

2,525 2,550 2,500 2,525

MEDC

(4)

Charts in Focus

CTRA (Trading Sell) BISI (Trading Sell)

UNVR (SoS) MDRN (Spec Buy)

HRUM (BoW)

Level Price Top Buyers Volume Top Sellers Volume

R1 5,850 OD 4,023 ID 2,498

R2 6,000 YU 1,058 BK 1,554

S1 5,550 CG 716 DP 1,200

S2 5,350 DB 309 YP 953

Level Price Top Buyers Volume Top Sellers Volume

R1 9,950 YU 2,710 AK 5,647

R2 10,100 RX 2,460 CS 3,795

S1 9,600 ZP 1,693 BK 3,747

S2 9,400 KZ 1,616 KI 254

Level Price Top Buyers Volume Top Sellers Volume

R1 2,950 CC 355 AI 266

R2 3,100 DX 100 PD 163

S1 2,750 YU 14 KZ 40

S2 2,650 AO 10 KK 9

Level Price Top Buyers Volume Top Sellers Volume

R1 16,150 DX 2,882 KI 1,487

R2 16,500 AK 2,004 OD 1,171

S1 15,750 YU 1,079 LG 1,133

S2 15,400 IF 729 NI 676

Level Price Top Buyers Volume Top Sellers Volume

R1 1,450 YP 1,262 CC 5,168

R2 1,500 KI 1,232 CD 2,163

S1 1,330 AO 1,136 KK 1,250

S2 1,250 KS 1,082 XL 835

Level Price Top Buyers Volume Top Sellers Volume

R1 600 KK 7,130 YU 6,942

R2 640 BK 5,310 DB 4,966

S1 510 PD 1,211 CC 3,843

S2 470 AZ 1,209 AI 2,838

EXCL (BoW)

(5)

Disclaimer:

This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT eTrading Securities. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable.

No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT eTrading Securities (“eTS”) and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any represe ntation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opin ions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied) of eTS, its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceed ings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither eTS, its affiliated companies or their respective employees or a gents accepts liability for any errors, omissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.

This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any compan y mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recomm endations herein before they have been provided to you. © PT eTrading Securities 2011.

Betrand Raynaldi Head of Research Cement & Strategist

Andrew Argado Consumer Goods

Budhy S M Siallagan Property & Construction

Linda Lauwira Plantation Muhammad Wafi

Banking

Irlanda Zatira

Eva Puspawati

Nurul Tiffani

Fitri Purnamasari Utfi Humaya

Research Analyst :

Research Support :

eTrading Research

Sally Agustina

Transportation

Wisnu Karto

Technical / Infrastructure

Referensi

Dokumen terkait

Melihat pertu mbuhan Revenue sebesar 24,1% ini, kami melihat angka tersebut masih pada batas yang cukup waja r, namun melihat kontribusi yang cukup besar da ri

Dengan penambahan jumlah total saham yang dimiliki Lippo Group secara menyeluruh tidak terlalu memberikan dampak yang signifikan terhadap operasional maupun kinerja LPKR

Pada conference ini sebagian besar perwakilan provinsi memaparkan rencana pembangunan di sector infrastruktur untuk daerah mereka masing-masing sesuai dengan kebutuhan daerahnya,

Comment: Pembagian dividen UNVR yang mencapai 100% dari laba bersih tahun 2010 menurut kami merupakan hal yang positif bagi pemegang saham.. Momentum pembagian dividen ini

Perusahaan mendapatkan permintaan lahan industri (order book) sebanyak 170 hektar per Maret 2012 yang dimana harga rata-rata penjualan mencapai US$91 per meter persegi,

Comment: dengan naiknya laba AKRA yang disebabkan karena divestasi anak perusahaan ini menjadikan AKRA memiliki dana yang cukup untuk lebih mengembangkan

Penurunan yang terjadi pada hari ini terlihat masih di area yang tidak jauh dari hari sebelumnya, dan volume perdagangan hari ini relatif cukup rendah sebesar 5.1

Kami menyambut positif langkah perseroan yang akan mempercepat pembayaran fasilitas kredit dan pelunasan obligasi karena hal ini akan mengurangi beban hutang