WEEKLY REPORT 02 January 2018

Teks penuh

(1)

    

 

           

 

  DISCLAIMER

This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

NEWS HEADLINES

JAKARTA COMPOSITE INDEX CHART

Rally kenaikan IHSG jelang penutupan tahun 2018, membuat berapa indikator mengkonfirmasikan positif. Namun, dari indikator Stochastic mengkonfirmasikan IHSG berada di ruang jenuh beli. Demikian sinyal dari MACD pergerakan IHSG jauh di atas garis netral. Kendati dari lagging indicator MA5 dan MA20 indikasi masih positif buat IHSG.

JAKARTA INDICES STATISTICS

CLOSE CHANGE VOLUME (Mn) VALUE (Rp Bn)

IHSG 6355.654 +41.608 25,988.92 28,365.17

LQ-45 1079.385 +9.040 4,187.76 6,176.84

MARKET REVIEW

MARKET VIEW

Bursa saham Asia ditutup mixed pada perdagangan terakhir tahun ini (29/12) dengan indeks S&P/ASX 200 Australia yang melemah 0,38% dan indeks Nikkei 225 juga turun 0,08% yang didorong aksi profit taking. Namun, secara YTD indeks Nikkei 225 telah menguat 19,1% tertinggi sejak tahun 2013, ditopang oleh membaiknya kondisi ekonomi global dan juga kebijakan ultra quantitative easing membantu pertumbuhan emiten. Kenaikan juga terjadi pada indeks Hang Seng dengan 0,27% menyentuh 30,000 atau tertinggi sejak 2007, maka secara YTD menjadi 35% tertinggi dibanding bursa Asia Timur yang dipengaruhi naiknya saham teknologi. Indeks Kospi telah ditutup sejak Kamis (28/12), namun secara YTD telah menguat 21,63%, ditopang oleh saham-saham teknologi ditengah perbaikan ekonomi global. Inflasi Korea Selatan pada Desember 1,5% YoY, tertinggi selama kuartal terakhir akibat tingginya harga minyak bumi. Pada November, inflasi berada di 1,3% YoY.

IHSG menutup tahun 2017 dengan rekor baru, naik 0,7% di posisi 6.368. Dengan demikian, IHSG telah menguat 19,37% selama tahun ini. Sektor aneka industri mengalami kenaikan tertinggi dengan 2,77% disusul oleh infrastruktur dengan 1,3%. Asing mencatat net buy Rp473,32 miliar di regular market dan Rp336,93 miliar di seluruh market. Rupiah ditutup melemah 20 poin menjadi Rp13.547 per dolar AS. Menurut BI, rupiah telah terdepresiasi 0,78% dari Januari hingga 21 Desember. Namun, volatilitas rupiah berada rata-rata 3% dibanding tahun lalu rata-rata 8%. Di sisi lain, BI memperkirakan defisit transaksi berjalan (CAD) Indonesia akan terus meningkat hingga kisaran 2-2,5% dari PDB, dibanding CAD di angka 1,65% tahun ini. Meningkatnya CAD diperkirakan karena naiknya impor menyusul perbaikan ekonomi.

Bursa Eropa tentative melemah pada perdagangan terakhir tahun 2017 (29/12), kecuali indeks Inggris FTSE 100 yang naik 0,1%, atau menguat 4,5% selama Desember setelah Inggris dan UE menyepakati perundingan Brexit fase pertama yang mencakup isu perbatasan, hak-hak warga anggota UE dan biaya pemisahan. Pelemahan terjadi pada indeks Italia FTMIB yang turun 0,2% pada awal perdagangan setelah Presiden Sergio Mattarella membubarkan parlemen untuk menandai masa pemilu pada 4 Maret 2018. Dari AS, Presiden Donald Trump mengaku kecewa terhadap tindakan Cina menjual minyak pada Korea Utara yang telah dijatuhi sanksi PBB yang memberlakukan embargo minyak. Sebelumnya beredar laporan dari media Korsel bahwa kapal asal Cina sebagai penyuplai minyak rezim Kim Jong Un. Namun, kabar ini dibantah oleh pihak Cina.

Awal tahun 2018, pasar tengah menanti rilis data PMI dari negara-negara Eropa dan Cina dan AS juga, penjelasan pertemuan FOMC

Bank Sentral AS pada 4 Januari 2018. ..

Memasuki tahun baru 2018, harapan bagi pasar modal Indonesia dapat tumbuh lebih baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Setidaknya IHSG mampu untuk mencatatkan level tertinggi terbaru di tahun ini. Kendati, ada tiga faktor yang bisa menjadi pertimbangan suatu negara dijadikan tujuan investasi, yakni pertumbuhan ekonomi, bisnis dan politik. Pertumbuhan ekonomi Indonesia memang dianggap stabil, namun dihiasi penurunan daya beli dampnya bagi bisnis ritel. Memasuki tahun politik pelaku pasar terutama asing bisa bersikap wait and see, mengantisipasi perkembangan politik nasional.

Berkenaan dengan melemahnya daya beli masyarakat, Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pihaknya masih akan terus memonitor perubahan pola konsumsi masyarakat sebagai dampak era digitalisasi. Nantinya akan dikaji apakah toko-toko yang tutup secara fisik membuka toko kembali secara online. Industri ritel memang menjadi perhatian khusus pemerintah. Sebab, industri ritel erat kaitannya dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat. Selain sektor ritel, pemerintah juga mengamati kondisi dari sektor lain apakah ada indikasi penurunan penjualan akibat digitalisasi.

Mengurangi ancaman daya beli agar tidak berlanjut pada tahun 2018 ini, Pemerintah memutuskan untuk tidak menaikkan tarif listrik, premium dan biosolar per 1 Januari hingga 31 Maret 2018. Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan tidak ada kenaikan tarif untuk listrik dan Bahan Bakar Minyak (BBM). Hal itu berlaku selama tiga bulan ke depan mulai Januari sampai Maret 2018.

Geopolitik di Semenanjung Korea diperkirakan kembali mewarnai di tahun 2018, Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengancam Amerika Serikat (AS) dengan mengatakan bahwa dirinya mempunyai sebuah tombol untuk meluncurkan nuklir di mejanya. Kim Jong-un menyatakan bahwa seluruh wilayah AS berada dalam jangkauan senjata nuklir Korea Utara. Bahkan dalam pidatonya Kim menekankan kembali fokusnya terhadap program senjata, dengan mengatakan negaranya harus "memproduksi secara massal hulu ledak nuklir dan rudal balistik.

Presiden Donald Trump membuat korporasi Amerika menjadi menarik, atau lebih kompetitif, setelah menandatangani undang-undang pajak menjadi undang-undang-undang-undang. Dampaknya kebijakan pajak ini membuat tingkat kemampuan perusahaan AS untuk bersaing lebih adil dengan perusahaan berbasis di luar negeri. Undang-undang pajak menurunkan tarif pajak maksimum menjadi 21% dari 35%.

Terbatasnya katalis positif bagi pasar baik dari dalam negeri maupun luar negeri diawal tahun 2018, diperkirakan IHSG pada perdagangan perdana di tahun ini cenderung untuk bergerak mixed dengan berpeluang melemah pada perdagangan saham hari ini.

WEEKLY REPORT

02 January 2018

• ADRO peroleh hasil dari AMC

• BIPI siap divestasi saham anak usaha

• BoT Mitsubishi UFJ selesaikan pembelian BDMN tahap 1

• BNGA biaya proyek infrastruktur Rp3,78 triliun

• BMRI turunkan bunga deposito di atas Rp2 miliar

• BRPT jadwal ulang RUPSLB

• MYOR jual lahan ke TES

• ZBRA akan fokus jual CNG

• TRAM tender offer 49,9% saham SMRU

• GMFI kerja sama dengan KORR Group

• PCAR akan tambah 8-10 mini plant baru

• PCAR bidik pasar ekspor Asia dan Eropa

• PCAR targetkan laba bersih Rp11 miliar di 2018

(2)

WEEKLY NEWS

2 January 2018  

 

 

DISCLAIMER

This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

Adaro Energy (ADRO) sudah memperoleh hasil dari mengakuisisi 75% saham IndoMet Coal Project dari BHP Billiton dengan nilai US$120 juta pada Juni 2016. Sebelumnya ADRO sudah memiliki 25% saham di perusahaan tambang tersebut sejak tahun 2010. Setelah aksi tersebut, aset yang sebelumnya bernama IndoMet Coal Project, kini berubah nama menjadi Adaro MetCoal Companies (AMC). AMC sudah dapat memproduksi batubara kokas semi lunak dan thermal peringkat tinggi. Hingga akhir September 2017, AMC sudah memproduksi batubara kokas sebanyak 670.000 ton. Kokas digunakan untuk keperluan industri besi dan baja, pengecoran, dan industri lain.

Benakat Integra (BIPI) bersiap melakukan divestasi saham di sejumlah anak usaha. Adapun sebagai langkah pertama, perseroan sudah menandatangani perjanjian dengan calon pembeli saham dari sejumlah subsidiary milik perseroan. BIPI telah menandatangani perjanjian jual beli saham dan piutang anak usaha dengan Pratama Media Abadi. Perseroan sepakat menjual dan mengalihkan saham sebanyak 55,05% di Indelberg Oil Indonesia dan 2,13% saham di Indelberg Indonesia.

Asia Financial Pte Ltd, anak usaha Fullerton Financial Holdings (FFH), menyebutkan bahwa The Bank of Tokyo Mitsubishi UFJ Ltd (MUF) telah menyelesaikan pembelian tahap pertama saham Bank Danamon (BDMN) sebesar 19,9%. Pembelian saham BDMN akan dilakukan dalam tiga tahap dimana tahap kedua sebesar 20,1% dari total hingga 73,8%.

Selaras dengan aspirasi pemerintah Republik Indonesia untuk memprioritaskan pembangunan infrastruktur, Bank CIMB Niaga (BNGA) berkomitmen mendukung dan aktif berpartisipasi dalam pembiayaan proyek Kereta Api Ringan (LRT) Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi senilai Rp2,78 triliun dan Jalan Tol Trans Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggu Besar senilai Rp1 triliun. Total kredit yang disalurkan untuk dua proyek tersebut mencapai Rp3,78 triliun.

Bank Mandiri (BMRI) kembali menurunkan suku bunga simpanan berjangka atau deposito dan tabungan dalam denominasi Rupiah. Perseroan menurunkan bunga sebesar 25 bps untuk simpanan di atas Rp2 miliar.

Barito Pacific (BRPT) menjadwal ulang Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) menjadi pada akhir semester I-2018 terkait rencana akuisisi 66,67% saham Star Energy. RUPSLB juga mengagendakan persetujuan atas rencana penambahan modal melalui mekanisme penawaran umum terbatas dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Awalnya RUPSLB akan dilaksanakan pada 22 Januari 2018 sampai dengan waktu yang akan ditentukan lebih lanjut namun tidak melampaui triwulan II-2018.

Guna menunjang kegiatan usaha utama anak usahanya, Mayora Indah (MYOR) melepas asetnya berupa sebidang tanah seluas 69.195 m2 kepada Torabika Eka Semesta (TES). Adapun nilai transaksi penjualan lahan tersebut sebesar Rp83,03 miliar dimana lahan tersebut akan digunakan TES untuk merelokasi pabrik serealnya sehingga produksi dan tempat penyimpanan kopi TES menjadi meningkat.

Zebra Nusantara (ZBRA) akan fokus mengembangkan penjualan compressed natural gas (CNG) yang akan didistribusikan melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPGB) miliknya di Sidoarjo, Jawa Timur. Perseroan telah melakukan investasi besar di gas dengan memiliki 3.000 unit gas, SPBG, dan SPBG mobile. Untuk

tahun depan, perseroan akan mencari investor strategis untuk mengembangkan bisnis penjualan gas melalui SPBG.

Trada Alam Minera (TRAM) melakukan penawaran tender (tender offer) atas 49,9% saham SMR Utama (SMRU) sebaga tindak lanjut pengambilan saham sebelumnya yang sebanyak 50,1%. Perseroan menetapkan harga tender offer saham SMRU sebesar Rp 502 per saham. Periode tender offer terhadap saham publik SMRU berlangsung sejak 30 Desember 2017 hingga 28 Januari 2018. Garuda Maintenance Aero Asia (GMFI) kembali menyepakati kerja sama strategis dengan salah satu mitranya yaitu KORR Group untuk kontrak kemitraan strategis di Australia. Penandatanganan kontrak tersebut merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman yang ditandatangani pada 2 Juni 2017 lalu. Dalam penandatanganan kontrak kemitraan strategis ini, GMFI dan KORR Group sepakat untuk bekerja sama dalam pengerjaan line maintenance untuk pesawat tipe Boeing 737, Boeing 787, Airbus A320, dan Airbus 330.

Prima Cakrawala Abadi (PCAR) berencana menambah 8-10 mini

plant baru. Satu mini plant memiliki kapasitas hingga 1 ton dan

membutuhkan investasi sebesar Rp800 juta. Sebaran mini plant tersebut berada di Indonesia bagian timur, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Lampung, dan Bangka Belitung.

Prima Cakrawala Abadi (PCAR) sedang menjajakan penjualan ke pasar Asia dan Eropa. Saat ini pangsa pasar ekspor produk rajungan PCAR seluruhnya diserap oleh pasar Amerika Serikat (AS). Untuk pasar Eropa yang sedang dijajaki di antaranya adalah Inggris dan Belanda. Sedangkan untuk pasar Asia di antaranya Jepang, China dan Singapura. Adapun porsi penjualan domestik saat ini hanya sebesar 3%. Untuk itu, di tahun 2018, perseroan juga berencana memperbesar kontribusi pasar domestik menjadi 5%. Untuk pengiriman ekspor, pada 2017 rata-rata perseroan mampu mengirim sebanyak 3 kontainer per bulan. Sedangkan pada tahun 2018, PCAR menargetkan dapat mengirim produk sebanyak 5 kontainer per bulan.

Prima Cakrawala Abadi (PCAR) menargetkan dapat membukukan pendapatan sebesar Rp406 miliar dan laba bersih Rp11 miliar pada 2018. Untuk tahun 2017, perseroan optimis dapat membukukan pendapatan sebesar Rp140 miliar dengan laba bersih Rp1 miliar. Pertumbuhan yang signifikan tersebut didukung oleh peningkatan volume produksi dan penjualan.

LCK Global Kedaton menetapkan harga IPO saham sebesar Rp208 per saham. Perseroan menawarkan 200.000.000 saham biasa atau 20% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan. Adapun tanggal pencatatan di BEI pada 16 Januari 2018.

(3)

      

 

 

 

 

 

DISCLAIMER

This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

MARKET DATA

2 January 2018

BUSINESS & ECONOMIC CALENDAR

Date Agenda Expectation

02 Jan Indonesia CPI YoY Naik menjadi 3.08% dari 3.05%

02 Jan Indonesia CPI MoM Naik menjadi 0.45% dari 0.20%

03 Jan US Construction Spending MoM Turun menjadi 0.7% dari 1.4%

03 Jan US ISM Manufacturing Turun menjadi 58.0 dari 58.2

03 Jan US ISM Prices Paid Turun menjadi 65.0 dari 65.5

03 Jan US ISM New Orders --

03 Jan US ISM Employment --

03 Jan US Total Vehicle Sales Naik menjadi 17.40 juta dari 17.35 juta

03 Jan US Domestic Vehicle Sales Naik menjadi 13.46.juta dari 13.38 juta

04 Jan FOMC Meeting Minutes --

04 Jan US Initial Jobless Claims --

04 Jan US Continuing Claims --

05 Jan US Unemployment Rate Tetap 4.1%

05 Jan US Underemployment Rate --

Ket: (*) US Time (^) Tentative

LEADING MOVERS

LAGGING MOVERS

Stock Price Change (%) Index pt Stock Price Change (%) Index pt

UNVR IJ 55900 2.76 10.57 MYOR IJ 2020 -11.40 -5.37 ASII IJ 8300 3.11 9.35 CPIN IJ 3000 -9.91 -5.00 TPIA IJ 6000 5.26 4.94 MABA IJ 1200 -14.29 -3.28 TLKM IJ 4440 1.14 4.66 LPPF IJ 10000 -9.09 -2.70 GGRM IJ 83800 2.51 3.64 EMTK IJ 9500 -5.00 -2.61 SMBR IJ 3800 9.51 3.03 SMGR IJ 9900 -2.94 -1.64 UNTR IJ 35400 2.31 2.76 CAMP IJ 1185 -20.20 -1.63 HMSP IJ 4730 0.42 2.15 BDMN IJ 6950 -1.77 -1.10 BMRI IJ 8000 0.63 2.13 ADRO IJ 1860 -1.59 -0.89 INTP IJ 21950 1.86 1.36 MAYA IJ 3850 -3.51 -0.70

UPCOMING IPO'S

Company Business IPO Price

(IDR)

Issued

Shares (Mn) Offering Date Listing Underwriter

PT LCK Global Kedaton Infrastructure

Service

(4)

 

 

 

 

2 January 2018

DISCLAIMER

This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

CORPORATE INFO

2 January 2018

DIVIDEND

Stock DPS (IDR) Status CUM Date EX Date Recording Payment

ADRO $0.0031 Cash Dividend 28 Dec 2017 29 Dec 2017 03 Jan 2018 12 Jan 2018

CORPORATE ACTIONS

Stock Action Ratio EXC. Price (IDR) CUM Date EX Date Trading Period

MABA Rights Issue 1:2 282.60 15 Dec 2017 18 Dec 2017 22 Dec-03 Jan 2018

BSWD Rights Issue 3:1 1890.00 20 Dec 2017 21 Dec 2017 29 Dec-05 Jan 2018

GMCW Stock Split 1:8 -- TBA TBA --

HADE Reverse Stock 5:1 -- TBA TBA --

GENERAL MEETING

Emiten AGM/EGM Date Agenda

SKYB RUPST 05 Jan 2018

MBAP RUPSLB 09 Jan 2018

BBKP RUPSLB 10 Jan 2018

BYAN RUPSLB 10 Jan 2018

EMTK RUPSLB 10 Jan 2018

MDRN RUPSLB 10 Jan 2018

LINK RUPSLB 15 Jan 2018

RBMS RUPSLB 15 Jan 2018

SUGI RUPSLB 15 Jan 2018

KRAH RUPSLB 17 Jan 2018

ROTI RUPSLB 17 Jan 2018

IBFN RUPSLB 18 Jan 2018

BRPT RUPSLB 22 Jan 2018

TMPO RUPSLB 23 Jan 2018

PNBS RUPST 24 Jan 2018

FISH RUPSLB 25 Jan 2018

(5)

      

 

 

 

 

 

2 January 2018

TECHNICAL ANALYSIS

2 January 2018

DISCLAIMER

This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

ASII

TRADING BUY

S1 8150 R1 8400 Trend Grafik Major Down Minor Up

S2 7900 R2 8650

Closing

Price 8300

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi positif

• Stochastics fast line & slow indikasi negatif

• Candle chart indikasi sinyal positif

• RSI berada dalam area netral

•Harga berada dalam area upper band

Prediksi •Trading range Rp 8150-Rp 8400

•Entry Rp 8300, take Profit Rp 8400

Indikator Posisi Sinyal

Stochastics 89.92 Negatif

MACD 10.07 Positif

True Strength Index (TSI) 3.71 Positif

Bollinger Band (Mid) 4228 Positif

MA5 8160 Positif 7,600 7,800 8,000 8,200 8,400 8,600 8,800 9,000 9,200 9,400

Jun Jul August September October November December ASII Upward Sloping Channel

8,300 8,200 8,160 8,143.75 8,033.7 8,033.7 7,975 8,300 8,300 8,417.51 8,450 8,652.5 8,652.5 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 100.0 ASII - Stochastic %D(6,3,3) = 53.73, Stochastic %K = 58.33, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

53.7302 53.7302 20 58.3333 58.3333 80 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 0.0 ASII - MACD (5,3) = -21.36, Signal() = -4.01

-21.3584 -4.01048 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 ASII - TSI(3,5,3) = 3.71, Volume() = 89,127,600.00

0.00000 -4.82388 3.70675 89,127,60

ASIIWilliam's % R(14)= 31 58Volume()= 89 127 600 00 -31.5789 89,127,60

Created with AmiBroker advanced charting and technical analysis software http://www amibroker com

PTPP

TRADING BUY

S1 2570 R1 2700 Trend Grafik Major Down Minor Up

S2 2520 R2 2750

Closing

Price 2640

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi negatif

• Stochastics fast line & slow indikasi positif

• Candle chart indikasi sinyal positif

• RSI berada dalam area netral

•Harga berada dalam area upper band

Prediksi •Trading range Rp 2570-Rp 2700

•Entry Rp 2640, take Profit Rp 2700

Indikator Posisi Sinyal

Stochastics 78.98 Positif

MACD 19.36 Negatif

True Strength Index (TSI) 3.10 Positif

Bollinger Band (Mid) 2078 Positif

MA5 2582 Positif 2,400 2,600 2,800 3,000 3,200 3,400

Jun Jul August September October November December

PT PP Downward Sloping Channel

2,640 2,602.5 2,582 2,546.5 2,510 2,321.63 2,321.63 2,640 2,640 2,680 2,680 2,720 2,792.82 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0

PT PP - Stochastic %D(6,3,3) = 27.29, Stochastic %K = 38.19, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

27.2897 27.2897 20 38.1886 38.1886 80 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 0.0 PT PP - MACD (5,3) = -7.89, Signal() = -1.28 -7.88504 -1.27905 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 PT PP - TSI(3,5,3) = 3.10, Volume() = 17,806,200.00 0.00000 -0.735018 3.10033 17,806,20 PT PPWilliam's % R(14)= 22 22Volume()= 17 806 200 00 -22.2222 17,806,20

(6)

 

 

 

2 January 2018

TECHNICAL ANALYSIS

2 January 2018

DISCLAIMER

This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

TLKM

TRADING BUY

S1 4370 R1 4500 Trend Grafik Major Down Minor Up

S2 4320 R2 4550

Closing

Price 4440

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi negatif

• Stochastics fast line & slow indikasi negatif

• Candle chart indikasi sinyal positif

• RSI berada dalam area overbought

•Harga berada dalam area upper band

Prediksi •Trading range Rp 4370-Rp 4500

•Entry Rp 4440, take Profit Rp 4500

Indikator Posisi Sinyal

Stochastics 85.70 Negatif

MACD 28.12 Negatif

True Strength Index (TSI) 65.59 Positif

Bollinger Band (Mid) 2326 Positif

MA5 4336 Positif 3,400 3,600 3,800 4,000 4,200 4,400 4,600 4,800

Jun Jul August September October November December

TLKM Wedge 4,227.5 4,221.38 4,221.38 4,198.89 4,198.89 4,160 3,933.71 4,250 4,283.75 4,336 4,440 4,440 4,440 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 100.0

TLKM - Stochastic %D(6,3,3) = 97.04, Stochastic %K = 95.56, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00 95.5556

80 20 95.5556 97.037 97.037 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 0.0 TLKM - MACD (5,3) = -37.96, Signal() = -30.09 -37.9607 -30.0899 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 100.0 TLKM - TSI(3,5,3) = 65.59, Volume() = 110,053,200.00 51.894 0.00000 65.5937 110,053,20 TLKMWilliam's % R(14)= 5 71Volume()= 110 053 200 00 -5.71429 110,053,20

Created with AmiBroker advanced charting and technical analysis software http://www amibroker com

INDF

TRADING BUY

S1 7550 R1 7725 Trend Grafik Major Down Minor Up

S2 7375 R2 7900

Closing

Price 7625

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi positif

• Stochastics fast line & slow indikasi positif

• Candle chart indikasi sinyal positif

• RSI berada dalam area overbought

•Harga berada dalam area upper band

Prediksi •Trading range Rp 7550-Rp 7725

•Entry Rp 7625, take Profit Rp 7725

Indikator Posisi Sinyal

Stochastics 57.00 Positif

MACD 1.98 Positif

True Strength Index (TSI) 32.07 Positif

Bollinger Band (Mid) 1762 Positif

MA5 7635 Negatif 7,200 7,400 7,600 7,800 8,000 8,200 8,400 8,600 8,800 9,000

Jun Jul August September October November December INDF Broadening Wedge

7,625 7,625 7,609.38 7,480 7,375 7,113.24 7,113.24 7,625 7,635 7,700 8,034.14 8,973.33 8,973.33 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 100.0 INDF - Stochastic %D(6,3,3) = 79.00, Stochastic %K = 78.02, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

78.022 78.022 20 78.9988 78.9988 80 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 0.0 INDF - MACD (5,3) = -12.86, Signal() = -18.59

-18.5888 -12.8583 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 INDF - TSI(3,5,3) = 32.07, Volume() = 12,848,100.00 32.0665

0.00000 34.4649 12,848,10

INDFWilliam's % R(14)= 30 00Volume()= 12 848 100 00 -30 12,848,10

(7)

      

 

 

 

 

 

2 January 2018

TECHNICAL ANALYSIS

2 January 2018

DISCLAIMER

This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

SMGR

TRADING BUY

S1 9725 R1 10225 Trend Grafik Major Up Minor Down

S2 9225 R2 10725

Closing

Price 9900

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi positif

• Stochastics fast line & slow indikasi positif

• Candle chart indikasi sinyal positif

• RSI berada dalam area overbought

• Harga berada dalam area upper band

Prediksi •Trading range Rp 9725-Rp 10225

•Entry Rp 9900, take Profit Rp 10225

Indikator Posisi Sinyal

Stochastics 92.89 Positif

MACD 115.69 Positif

True Strength Index (TSI) 25.10 Positif

Bollinger Band (Mid) 2909 Positif

MA5 9945 Negatif 9,000 9,600 10,200 10,800 11,400 12,000

Jun Jul August September October November December

SMGR Broadening Wedge 9,900 9,853.13 9,667.5 9,500 9,125 8,622.73 8,622.73 9,900 9,900 9,945 9,950 12,021.4 12,021.4 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 100.0

SMGR - Stochastic %D(6,3,3) = 83.95, Stochastic %K = 81.48, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

81.4815 80 20 81.4815 83.9506 83.9506 -120.0 -60.0 0.0 60.0 120.0 0.0 SMGR - MACD (5,3) = -32.55, Signal() = -45.96 -45.9618 -32.5508 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 SMGR - TSI(3,5,3) = 25.10, Volume() = 11,139,200.00 24.9292 0.00000 25.1034 11,139,20 SMGRWilliam's % R(14)= 39 22Volume()= 11 139 200 00 -39.2157 11,139,20

Created with AmiBroker advanced charting and technical analysis software http://www amibroker com

NIKL

TRADING BUY

S1 4510 R1 5175 Trend Grafik Major Down Minor Up

S2 3850 R2 5825

Closing

Price 4950

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi positif

• Stochastics fast line & slow indikasi positif

• Candle chart indikasi sinyal positif

• RSI berada dalam area overbought

• Harga berada dalam area upper band

Prediksi •Trading range Rp 4510-Rp 5175

•Entry Rp 4950, take Profit Rp 5175

Indikator Posisi Sinyal

Stochastics 86.92 Positif

MACD 161.83 Positif

True Strength Index (TSI) 65.71 Positif

Bollinger Band (Mid) 3570 Positif

MA5 4374 Positif 2,400 3,000 3,600 4,200 4,800 5,400 6,000 6,600

Jun Jul August September October November December

NIKL Decending Triangle

4,160 4,160 3,890 3,890 3,890 3,570 2,594.63 4,282.5 4,374 4,480 4,950 4,950 4,950 0.0 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 100.0

NIKL - Stochastic %D(6,3,3) = 76.70, Stochastic %K = 95.10, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

76.7036 76.7036 20 80 95.1037 95.1037 -200 -100 0 100 200 0

NIKL - MACD (5,3) = -152.01, Signal() = -106.69

-152.014 -106.685 -100.0 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 100.0

NIKL - TSI(3,5,3) = 65.71, Volume() = 2,342,700.00 55.086

0.00000 65.7068

2,342,700

NIKL William's % R(14)= 0 00Volume()= 2 342 700 00 0.00000

2,342,700

(8)

 

 

 

 

2 January 2018

TRADING VIEW

2 January 2018

DISCLAIMER

This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

THESE RECOMMENDATIONS ARE BASED ON TECHNICAL AND ONLY INTENDED FOR ONE DAY TRADING

Price Support Resistance Indicators 1 Month

Ticker Rec

29-12-17 Entry Exit S2 S1 R1 R2 MACD Stoc* MA5* High Low

Agriculture

AALI Trading Buy 13150 13150 13375 12925 13075 13225 13375 Positif Negatif Positif 14600 12700

LSIP Trading Buy 1420 1420 1595 1205 1335 1465 1595 Positif Positif Positif 1550 1220

SGRO Trading Sell 2570 2570 2550 2520 2550 2580 2610 Positif Negatif Negatif 2600 2490

Mining

PTBA Trading Sell 2460 2460 2440 2380 2440 2500 2560 Negatif Negatif Negatif 2590 2135

ADRO Trading Sell 1860 1860 1845 1810 1845 1880 1915 Negatif Negatif Negatif 1905 1680

MEDC Trading Buy 890 890 905 845 875 905 935 Positif Negatif Positif 934 705

INCO Trading Buy 2890 2890 2920 2800 2860 2920 2980 Positif Positif Positif 3220 2570

ANTM Trading Sell 625 625 625 620 625 630 635 Negatif Negatif Negatif 700 600

TINS Trading Sell 775 775 755 755 770 785 800 Negatif Negatif Negatif 930 750

Basic Industry and Chemicals

WTON Trading Buy 500 500 505 484 496 505 520 Positif Positif Positif 695 464

SMGR Trading Buy 9900 9900 10225 9225 9725 10225 10725 Positif Negatif Negatif 10250 9125

INTP Trading Buy 21950 21950 22100 21200 21650 22100 22550 Positif Positif Positif 22000 18375

SMCB Trading Sell 835 835 845 830 835 840 845 Negatif Negatif Negatif 850 790

Miscellaneous Industry

ASII Trading Buy 8300 8300 8400 7900 8150 8400 8650 Positif Positif Positif 8600 7975

GJTL Trading Sell 680 680 675 655 675 695 715 Negatif Negatif Negatif 780 665

Consumer Goods Industry

INDF Trading Buy 7625 7625 7725 7375 7550 7725 7900 Negatif Negatif Negatif 8050 7275

GGRM Trading Buy 83800 83800 84475 80425 82450 84475 86500 Positif Positif Positif 83100 75950

UNVR Trading Buy 55900 55900 56450 53250 54850 56450 58050 Positif Negatif Positif 54400 48925

KLBF Trading Buy 1690 1690 1735 1645 1675 1705 1735 Positif Positif Positif 1700 1595

Property, Real Estate and Building Construction

BSDE Trading Buy 1700 1700 1735 1660 1685 1710 1735 Negatif Positif Positif 1725 1560

PTPP Trading Buy 2640 2640 2750 2520 2570 2700 2750 Positif Positif Positif 2810 2360

WIKA Trading Buy 1550 1550 1580 1470 1525 1580 1635 Positif Positif Negatif 2020 1490

ADHI Trading Buy 1885 1885 1910 1810 1860 1910 1960 Negatif Positif Positif 2250 1705

WSKT Trading Buy 2210 2210 2280 2130 2180 2230 2280 Negatif Positif Positif 2270 1860

Infrastructure, Utilities and Transportation

PGAS Trading Buy 1750 1750 1770 1700 1735 1770 1805 Negatif Positif Positif 1845 1555

JSMR Trading Buy 6400 6400 6575 6200 6325 6450 6575 Positif Positif Positif 6775 6100

ISAT Trading Buy 4800 4800 4870 4720 4770 4820 4870 Positif Positif Positif 5875 4660

TLKM Trading Buy 4440 4440 4500 4320 4370 4500 4550 Positif Negatif Positif 4390 4070

Finance

BMRI Trading Buy 8000 8000 8125 7575 7850 8125 8400 Positif Positif Positif 8100 6925

BBRI Trading Buy 3640 3640 3710 3430 3570 3710 3850 Positif Negatif Positif 3650 3120

BBNI Trading Buy 9900 9900 10000 9600 9800 10000 10200 Negatif Negatif Positif 9975 7650

BBCA Trading Buy 21900 21900 22550 20350 21450 22550 23650 Positif Negatif Positif 22000 20350

BBTN Trading Buy 3570 3570 3610 3430 3520 3610 3700 Positif Positif Positif 3550 2930

Trade, Services and Investment

UNTR Trading Buy 35400 35400 35675 34025 34850 35675 36500 Positif Positif Positif 34700 30775

(9)

 

 

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :