Indo
Prem
ie
r Seku
ritas | D
ail
y Rese
ar
ch
| In
do
ne
si
a
Refer to Important disclosures on the last of this report
Global Market Wrap
Pada perdagangan kemarin indeks di bursa Wall Street ditutup menguat dan mengantarkan indeks S&P 500 mencatatkan level tertingginya dalam sejarah. Naiknya saham emiten yang diuntungkan dengan adanya proses pemulihan ekonomi menjadi penopang utama bagi penguatan indeks tersebut. Di sisi lain tertekannya saham emiten yang dirugikan dengan adanya potensi diberlakukannya pembatasan kembali membuat kenaikan indeks sedikit tertahan.
Seiring meredanya kekhawatiran investor terhadap penyebaran varian baru covid19 yang membuat terjadinya kenaikan kasus baru, imbal hasil obligasi pemerintah dengan tenor 10 tahun bergerak stabil di level 1.174% setelah sehari sebelumnya mengalami penurunan. Saham emiten yang diuntungkan dengan adanya proses pemulihan ekonomi seperti saham sektor perbankan dan sektor industri juga ditutup menguat dan menjadi penopang penguatan bagi indeks Dow Jones.
Sementara itu berdasaran data dari CDC per hari Jumat minggu lalu rata-rata tujuh hari kasus baru di Amerika tercatat sebanyak 72,790 lebih tinggi puncak penambahan kasus baru pada musim panas tahun lalu ketika belum ada program vaksinasi. Meskipun penambahan kasus cukup tinggi namun sampai saat ini 70% orang dewasa di Amerika setidaknya telah mendapat satu suntikan vaksin covid19. Pencapaian ini satu bulan lebih lambat dari target Joe Biden.
Dow Jones menguat +278 poin (+0.80%) pada level 35,116
S&P 500 bertambah +36 poin (+0.82%) pada level 4,423
Nasdaq naik +80 poin (+0.55%) pada level 14,761
EIDO bertambah +0.47 poin (+2.33%) pada level 20.67
Technical Ideas
Menguatnya indeks di bursa Wall Street dan naiknya beberapa harga komoditas seperti CPO, timah serta batu bara diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. Sementara itu solidnya laporan keuangan emiten di semester pertama tahun ini berpeluang menjadi tambahan sentimen positif untuk indeks harga saham gabungan. IHSG diprediksi akan bergerak menguat dengan support di level 6,090 dan resistance di level 6,170.
Stocks
AKRA (Buy). Support: Rp3,490, Resist: Rp3,610
BBNI (Buy). Support: Rp4,850, Resist: Rp5,050
ITMG (Buy on Weakness).Support: Rp16,750, Resist: Rp17,275
SIMP (Buy on Weakness). Support: Rp432, Resist: Rp446 ETF
XCLQ (Buy). Support Rp86, Resist: Rp88
XIIC (Buy). Support: Rp878, Resist: Rp900
XPID (Buy). Support: Rp456, Resist: Rp466
Items Avg 2020 Terakhir H-1
Nilai transaksi (Rp miliar) 8,849.9 22,632.2 21,379.6 Volume transaksi (jt shm) 7,609.8 11,959.1 11,887.6 Net asing (Rp miliar) -197.6 126.9 -2.9 Net asing (jt shm) -313.0 15.5 422.0 Kapitalisasi pasar (Rp tn) 6,071.3 7,235.4 7,195.2
Sektoral
Index Penutupan return1 year return1 day YTD return
Technology 11,672 N/A 0.2% N/A Financials 1,367 N/A 1.2% N/A Healthcare 1,365 N/A -0.1% N/A Basic Material 1,173 N/A 0.1% N/A Transportation & Log 1,049 N/A 1.7% N/A Industrials 949 N/A 1.4% N/A Infrastructur 944 N/A 0.4% N/A Property 810 N/A -0.3% N/A Energy 765 N/A -0.4% N/A Consumer Cycl 800 N/A 0.2% N/A Consumer Non-Cyclica 671 N/A -0.1% N/A
Index Negara Penutupan return1 year return1 day YTD return
JCI Indonesia 6,131 20.8% 0.6% 2.5% FSSTI Singapura 3,149 25.2% -0.4% 10.7% KLCI Malaysia 1,500 -4.8% 0.5% -7.8% SET Thailand 1,541 15.8% 1.0% 6.3% KOSPI Korsel 3,237 42.0% 0.4% 12.9% SENSEX India 53,823 42.8% 1.6% 12.7% HSI Hongkong 26,195 5.0% -0.2% -3.8% NKY Jepang 27,642 22.5% -0.5% 0.2% AS30 Australia 7,750 25.7% -0.1% 13.4% IBOV Brasil 123,577 22.1% 0.9% 3.8% DJI Amerika 35,116 30.9% 0.8% 14.7% SX5P Eropa 3,582 20.5% 0.3% 15.2% UKX Inggris 7,106 17.7% 0.3% 10.0% Closing US$ +/- % chg TLKM 23.10 1,665.9 0.46 2.03% TINS 0.127 1,830.8 0.02 21.59% *Rp/US$ 14,423 Items Interest Inflation Deposito IDR 3 bln 3.67% Kredit Bank IDR 12.29% BI 7-Days RR 3.50% 1.52% Fed Funds Target 0.25% 5.40% ECB Main Refinancing 0.00% 2.20% Domestic Yen Interest Call -0.04% 0.20%
Penutupan Ret 1 year (%) +/- Ret 1 day (%)
Minyak WTI US$/ bbl 70.6 69.2% -0.7 -0.98% CPO RM/ ton 4,489.0 57.5% 44.0 0.99% Nikel US$/ ton 19,383 39.5% -133.0 -0.68% Timah US$/ ton 36,042 100.0% 162.0 0.45% Emas US$/tr. oz 1,810.4 -10.3% -3.0 -0.17% Batu Bara US$/ ton 152.8 190.4% 0.2 0.13% Tepung Terigu US$/ ton 146.5 -7.0% 8.1 5.84% Jagung US$/bushel 5.6 88.3% -0.8 -12.89% Kedelai US$/bushel 13.5 52.0% -0.3 -2.43% Tembaga US$/ton 9,521.5 46.6% -153.2 -1.58% Sumber : Bloomberg -0.24% Indeks Saham
Suku Bunga & Inflasi
Daily IDR
Harga Komoditas Dual Listing (US$)
Real interest rate Latest
1.98% -5.15% -2.20%
Indo
Prem
ie
r Seku
ritas | D
ail
y Rese
ar
ch
| In
do
ne
si
a
Refer to Important disclosures on the last of this report
News Highlight
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mencatat produksi batu bara pada semester I
2021 mencapai 13,27 juta ton atau naik 10,6% dari produksi batu bara semester I 2020 sebesar 12 juta ton.
Manajemen mengatakan, kenaikan produksi pada semester I 2021 ini salah satunya dikarenakan faktor cuaca, yakni menurunnya frekuensi hujan. Faktor kedua adalah rata-rata jam kerja efektif yang meningkat.
Lebih lanjut manajemen mengatakan, perusahaan optimistis jika produksi batu bara akan melonjak sampai akhir tahun. Pihaknya memperkirakan produksi batu bara sampai akhir tahun bisa mencapai 30 juta ton.
Seperti diketahui, target produksi batu bara RI telah direvisi menjadi 625 juta ton pada tahun ini dari rencana semula 550 juta ton.
Mengenai hal ini, manajemen PTBA, sebelumnya sempat mengatakan bahwa ini menjadi peluang bagi PTBA untuk meningkatkan produksi. Manajemen mengatakan, target produksi batu bara perseroan pada 2021 ini minimal sebesar 30 juta ton. Bahkan, menurutnya perseroan memiliki potensi produksi hingga 36 juta ton.Potensi peningkatan produksi batu bara perseroan bahkan lebih tinggi, yakni mencapai 3 juta ton per bulan.
PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp263,039
miliar dalam enam bulan pertama tahun 2021, atau susut dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang tercatat sebesar Rp1,251 triliun.
Sehingga rugi per saham dasar susut menjadi Rp3,72. Sedangkan di semester I 2020 tercatat Rp17,73. Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan semester I 2021 tanpa audit yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa (3/8/2021).
Pendapatan neto perseroan tercatat naik 33,93 persen menjadi Rp7,066 triliun. Rincinya, pendapatan dari pengembangan perumahan dan apartemen naik 47,18 persen menjadi Rp1,937 triliun. Ditambah dengan pendapatan lini bisnis kesehatan yang tumbuh 20,03 persen menjadi Rp3,811 triliun.
Namun, beban pokok pendapatan membengkak 28,66 persen menjadi Rp4,13 triliun. Sehingga laba kotor naik 45 persen menjadi Rp2,935 triliun. Sementara itu, aset perseroan naik 23,16 persen menjadi Rp63,875 triliun. Hal itu dipicu membengkaknya sebesar 58,26 persen utang obligasi jangka panjang menjadi Rp18,271 triliun dan utang bank jangka panjang yang melonjak 567,17 persen menjadi Rp3,089 triliun.
Indo
Prem
ie
r Seku
ritas | D
ail
y Rese
ar
ch
| In
do
ne
si
a
Refer to Important disclosures on the last of this report
PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) membukukan pencapaian
penjualan tetap solid hingga kuartal II-2021. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan penjualan kotor (gross sales) sebesar 16,2% menjadi lebih dari Rp 2 triliun. Begitu juga dengan penjualan online bertumbuh 21,3%, dibandingkan dengan kuartal II-2020.
Kenaikan penjualan juga sejalan dengan data NielsenIQ yang menyebutkan pangsa pasar Matahari Putra Prima terus tumbuh hingga mencapai 24,1% dari total pangsa pasar ‘supermarket dan hypermarket’ di Indonesia. Perseroan tercatat sebagai The Largest Indonesian Hypermarket Operator yang diduung 212 toko dan jaringan distribusi ke 72 kota dari Sumatera hingga Irian Jaya.
Perseroan juga telah bertransformasi ke bisnis offline to online (O2O) yang mampu untuk membawa Matahari Putra Prima untuk mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan yang positif di kuartal II-2021.
Manajemen mengungkapkan, penerapan O2O mulai menunjukkan dampak positif bagi perseroan, seperti peningkatan rasio penjualan online terhadap penjualan reguler sebesar 5,8% (Juni 2021). Ini merupakan rasio tertinggi sejak bertransformasi ke O2O bisnis dan rasio ini diproyeksikan terus tumbuh.
Manajemen merasa perseroan telah berada pada jalur transformasi O2O yang baik serta diikuti dengan peningkatan omzet penjualan serta laba bruto yang stabil. Manajemen yakin bahwa Matahari Putra Prima mampu bertransformasi menjadi pemain online groceries terbesar di Indonesia setelah sukses bersinergi dengan berbagai Indonesian giant tech seperti GoMart, Tokopedia, GrabMart, Shopee, BliBli dan JD.ID.
Manajemen menambahkan, perseroan terus memperkuat penawaran bisnis online sebagai O2O strategis dengan toko offline sebagai arah strategis baru tahun 2021 dan ke depan. Di tengah situasi Covid-19, dalam beberapa bulan terakhir, perseroan telah meningkatkan standar dalam memperkuat e-commerce Hypermart Online dan Chat & Shop miliknya yang sekarang mencakup secara nasional. Selain itu, MPPA juga bekerja sama dengan operator marketplace lainnya.
Ke depan, MPPA akan menambah lebih banyak toko online untuk berpartisipasi dalam kolaborasi yang sudah ada ini dan mengembangkan banyak kolaborasi baru dengan operator marketplace terkemuka lainnya di Indonesia.
PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL), emiten Teknologi, Informasi dan
Komunikasi (TIK) khususnya di bidang digital solution dan distribution siap memperluas langkahnya untuk berinvestasi di perusahaan-perusahaan start-up dengan prioritas di Indonesia.
Indo
Prem
ie
r Seku
ritas | D
ail
y Rese
ar
ch
| In
do
ne
si
a
Refer to Important disclosures on the last of this report
MTDL telah menandatangani kesepakatan dalam bentuk subscription agreement dengan jumlah sebesar US$ 500.000. Dalam investasi ini, MTDL bermitra dengan Arise Fund sebagai Fund Entity dan Metra Digital Innovation Pte Ltd (MDI) sebagai Fund Manager. Adapun dana sebesar US$ 500.000 akan disetorkan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan investasi yang akan dilakukan berdasarkan Capital Call dari Arise Fund.
Investasi tersebut sejalan dengan strategi besar MTDL untuk terlibat secara penuh dalam Transformasi Digital di Indonesia. Tidak menutup kemungkinan MTDL akan melakukan investasi lebih lanjut dan memperoleh nilai tambah investasi pada perusahaan yang telah diinvestasikan oleh Arise Fund dan MDI.
Manajemen MTDL mengatakan, perusahaannya merupakan bagian dari ekosistem digital, sehingga memiliki tujuan besar untuk mendukung penuh transformasi digital di Indonesia.
Saat ini, menyadari potensi pertumbuhan yang berasal dari perusahaan start-up dengan kehadiran pasar lokal yang kuat, ini akan menjadi peluang bagus untuk menciptakan sinergi berkelanjutan dengan perusahaan start-up.
Hingga saat ini, MTDL telah membantu memasarkan dan mendistribusikan Solusi Karya Anak Bangsa (Start-up), membangun kemitraan dengan vendor lokal, yang juga sejalan dengan visi Pemerintah untuk mewujudkan Indonesia 4.0.
PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE) mengejar peningkatan penjualan sekitar
10%-15% sepanjang 2021. Manajemen mengungkapkan, optimisme mendongkrak penjualan itu mencuat seiring dengan kemampuan TRUE menyerahkan apartemen yang telah dibangun secara tepat waktu kepada konsumen.
Perseroan optimistis penjualan tahun ini bisa tumbuh berkisar 10%-15% dibandingkan dengan setahun sebelumnya.
Selain itu, pertumbuhan penjualan juga didukung oleh adanya perpanjangan insentif properti khususnya Pajak Pertambahan Nilai (PPN ditanggung pemerintah yang diinformasikan diperpanjang hingga Desember 2021.
Seperti diketahui, sejak Maret pemerintah membebaskan PPN untuk rumah tapak dan rumah susun yang dibanderol berkisar Rp 300 juta hingga Rp 2 miliar.
Indo
Prem
ie
r Seku
ritas | D
ail
y Rese
ar
ch
| In
do
ne
si
a
Refer to Important disclosures on the last of this report
PT INDO PREMIER SEKURITAS
Pacific Century Place 16th Floor SCBD Lot 10 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta Selatan 12190 - Indonesia p +62 21 5088 7200
ANALYSTS CERTIFICATION
The views expressed in this research report accurately reflect the analyst’s personal views about any and all of the subject securities or issuers; and no part of the research analyst's compensation was, is, or will be, directly or indirectly, related to the specific recommendations or views expressed in the report.
DISCLAIMERS
This research is based on information obtained from sources believed to be reliable, but we do not make any representation or warranty nor accept any responsibility or liability as to its accuracy, completeness or correctness. Opinions expressed are subject to change without notice. This document is prepared for general circulation. Any recommendations contained in this document does not have regard to the specific investment objectives, financial situation and the particular needs of any specific addressee. This document is not and should not be construed as an offer or a solicitation of an offer to purchase or subscribe or sell any securities. PT. Indo Premier Sekuritas or its affiliates may seek or will seek investment banking or other business relationships with the companies in this report.
Dengan insentif properti tersebut, pemerintah menanggung PPN untuk rumah yang sudah jadi (ready stock). Manajemen pun optimistis, seiring dengan pertumbuhan penjualan, Triniti Dinamik mampu meraih laba pada 2021. Sesuai dengan PSAK 72, TRUE menargetkan laba akhir tahun ini bisa naik berkisar 20%-30%.