• Tidak ada hasil yang ditemukan

RANCANGAN AKTUALISASI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "RANCANGAN AKTUALISASI"

Copied!
54
0
0

Teks penuh

(1)

i

RANCANGAN AKTUALISASI

PENERAPAN MODEL KEPALA BERNOMOR STRUKTUR PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI PECAHAN SENILAI DAN MENYEDERHANAKAN PECAHAN DI

KELAS VI SEKOLAH DASAR NEGERI 05 TANAH PUTIH KECAMATAN KALIS

RANCANGAN AKTUALISASI

PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN LXXI PEMERINTAH KABUPATEN KAPUAS HULU

TAHUN 2021

DISUSUN OLEH :

OKTOVIANUS, S.Pd. NIP. 19921002 202012 1 005

No. Absen 24

BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN

SUMBER DAYA MANUSIA KABUPATEN KAPUAS HULU

BEKERJASAMA DENGAN

BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA

PROVINSI KALIMANTAN BARAT

(2)

ii

LEMBAR PERSETUJUAN

RANCANGAN AKTUALISASI

JUDUL : PENERAPAN MODEL KEPALA BERNOMOR STRUKTUR

PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI PECAHAN SENILAI DAN MENYEDERHANAKAN PECAHAN DI KELAS VI SEKOLAH DASAR NEGERI 05 TANAH PUTIH KECAMATAN KALIS.

NAMA : OKTOVIANUS, S.Pd.

PANGKAT / GOL. RUANG : Penata Muda (III/a)

NIP : 19921002 202012 1 005

NOMOR DAFTAR HADIR : 24

JABATAN : Guru Pertama

UNIT KERJA/INSTANSI : Sekolah Dasar Negeri 05 Tanah Putih Kecamatan Kalis

Telah disetujui untuk diseminarkan pada hari Senin tanggal 22 Maret 2021

Telah diperiksa/disetujui :

COACH,

Hj. YATI ROHAYATI, S.E., M.M NIP. 19620907 199203 2 002

Putussibau, 20 Maret 2021

MENTOR,

SAMSUL BAHRI, S.Pd. NIP. 19711120 199108 1 001

(3)

iii

PEMERINTAH KABUPATEN KAPUAS HULU

BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN

SUMBER DAYA MANUSIA

Jalan Danau Luar No.05 Putussibau 78711(0567) 21027 Fax. (0567) 21764

PUTUSSIBAU – KALIMANTAN BARAT 78711

BERITA ACARA

EVALUASI RANCANGAN AKTUALISASI

PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL GOLONGAN III ANGKATAN LXXI DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN KAPUAS HULU

TAHUN 2021

Pada hari ini Senin tanggal Dua Puluh Dua bulan Maret tahun 2021 bertempat di Aula Penginapan Uncak Lestari Kedamin Kabupaten Kapuas Hulu (Jl. Lintas Selatan), telah dilaksanakan

Evaluasi Rancangan Aktualisasi bagi Peserta Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan LXXI

di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2021, sebagai berikut : N a m a : OKTOVIANUS, S.Pd.

Pangkat / Gol. Ruang : Penata Muda (III/a) NIP : 19921002 202012 1 005 Jabatan : Guru Pertama

Unit kerja/Instansi : Sekolah Dasar Negeri 05 Tanah Putih Kecamatan Kalis Mentor : SAMSUL BAHRI, S.Pd

Coach : HJ. YATI ROHAYATI,S.E.,M.M. Penguji : YETRY FASAWAL, S.IP.,M.Kesos.

Judul : Penerapan Model Kepala Bernomor Struktur Pada Pembelajaran Matematika Materi Pecahan Senilai Dan Menyederhanakan Pecahan Di Kelas VI Sekolah Dasar Negeri 05 Tanah Putih Kecamatan Kalis

Demikian Berita Acara ini dibuat dengan sebenarnya dan ditandatangani oleh :

MENTOR, SAMSUL BAHRI, S.Pd. NIP. 19711120 199108 1 001 PENYAJI, OKTOVIANUS, S.Pd. NIP.19921002 202012 1 005 COACH,

Hj. YATI ROHAYATI, S.E., M.M NIP. 19620907 199203 2 002

PENGUJI,

YETRY FASAWAL, S.IP.,M.Kesos. NIP.19880517 200701 1 005

Mengetahui :

KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA

KABUPATEN KAPUAS HULU

H. SARBANI, S.E., M.A.P. Pembina Utama Muda NIP. 19610415 198608 1 003

(4)

iv

LEMBAR PENGESAHAN

RANCANGAN AKTUALISASI

JUDUL : Penerapan Model Kepala Bernomor Struktur Pada Pembelajaran Matematika Materi Pecahan Senilai Dan Menyederhanakan Pecahan Di Kelas Vi Sekolah Dasar Negeri 05 Tanah Putih Kecamatan Kalis.

NAMA : OKTOVIANUS,S.Pd PANGKAT / GOL. RUANG : PENATA MUDA (III/a) NIP : 19921002 202012 1 005 NOMOR DAFTAR HADIR : 24

JABATAN : Guru Pertama

UNIT KERJA / INSTANSI : SD Negeri 05 Tanah Putih

Telah diperbaiki berdasarkan koreksi dan/atau saran Penguji pada :

Evaluasi Rancangan Aktualisasi Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan III Angkatan LXXI di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2021

pada hari Senin tanggal 22 Maret 2021

di Aula Penginapan Uncak Lestari Kedamin Kabupaten Kapuas Hulu

Coach

Hj. YATI ROHAYATI, S.E., M.M NIP.19620907 199203 2 002 Putussibau, Maret 2020 Mentor SAMSUL BAHRI, S.Pd. NIP. 19711120 199108 1 001 Disetujui Penguji

YETRY FASAWAL, S.IP.,M.Kesos. NIP.19880517 200701 1 005

(5)

v

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena dengan Rahmat dan Karunia-Nya “Rancangan Aktualisasi telah berjalan dengan baik, dan terlebih lagi untuk kedua orang tua saya yang telah banyak berkorban baik Rohani maupun Jasmani dalam mendukung cita-cita dan masa depan yang lebih baik, sehingga saya dapat mengikuti Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan LXXI Pemerintah Kabupaten Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2021” dapat diselesaikan.

Penyusunan Rancangan Aktualisasi ini dapat disusun karena kontribusi banyak pihak berupa bimbingan dan motivasi sehingga pada kesempatan ini penyusun ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada :

1. Bapak Fransiskus Diaan, S.H Selaku Bupati Kabupaten Kapuas Hulu 2. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi

Kalimantan Barat

3. Bapak H. Sarbani, S.E., M.A.P.Selaku Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Kapuas Hulu

4. Bapak Petrus Kusnadi, S.Sos.,M.Si Selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu.

5. Bapak Samsul Bahri, S.Pd., Selaku Koordinator Pendidikan Sekolah Dasar Kecamatan Kalis selaku mentor yang telah memberikan bimbingan dan motivasi.

6. Ibu Hj. Yati Rohayati, S.E., M.M, selaku Coach yang telah memberikan bimbingan, masukan dan pengarahan.

7. Bapak YETRY FASAWAL, S.IP.,M.Kesos selaku penguji Rancangan Aktualisasi.

8. Rekan dewan guru SDN 05 Tanah Putih yang telah menerima dengan baik dan memberi dukungan selama kurang lebih satu bulan.

9. Rekan peserta Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan III Angkatan LXXI Tahun 2021 Kabupaten Kabupaten Kapuas Hulu yang telah memberikan bantuan, Dukungan dan motivasi.

Penyusun berupaya agar Rancangan Aktualisasi ini dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana, sehingga kritik dan saran yang sifatnya membangun sangat diperlukan demi kesempurnaan penyusunan Rancangan Aktualisasi ini.

Putussibau, 22 Maret 2021 Penyusun

(6)

vi

DAFTAR ISI

Halaman

LEMBAR PERSETUJUAN ... ii

BERITA ACARA ... iii

LEMBAR PENGESAHAN……….. iv

KATA PENGANTAR ………. v

DAFTAR ISI ………... vi

DAFTAR TABEL………... vii

BAB I PENDAHULUAN………... 1

A. Latar Belakang ……...………... 1

B. Ruang Lingkup... 2

C. Tujuan... 2

D. Manfaat………... 3

BAB II GAMBARAN UMUM SEKOLAH ... 4

A. Keadaan SD Negeri 05 Tanah Putih... 4

B. Visi, Misi dan Tujuan SD Negeri 05 Tanah Putih... 5

C. Nilai-nilai Organisasi SD Negeri 05 Tanah Putih... 6

D. Struktur Organisasi, Tugas dan Fungsi SD Negeri 05 Tanah Putih….. 7

E. Uraian Tugas Guru Kelas SDN 04 Geruguk 9 BAB III NILAI-NILAI DASAR, PERAN DAN KEDUDUKAN ASN DALAM NKRI 11 A. Nilai – Nilai ANEKA……… 11

B. Peran dan Kedudukan ASN dalam NKRI………. 12

BAB IV RANCANGAN AKTUALISASI……….. 15

A. Identifikasi Isu dan Gagasan Pemecahan Isu……….………. 15

B. Keterkaitan Substansi Mata Pelatihan………... 18

(7)

vii

DAFTAR TABEL

Hal

Tabel 2.1 Profil Kepala Sekolah Dan Guru SDN 05 Tanah Putih ... 4

Tabel 2.2 Data Siswa SDN 05 Tanah Putih ... 5

Tabel 2.3 Keadaan Gedung Di SDN Tanah Putih... 5

Tabel 2.4 Struktur Organisasi Sekolah Sdn 05 Tanah Putih ... 8

Tabe 4.1 Isu Aktual di Sekolah Dasar Negeri 05 Tanah Putih ... 15

Tabel 4.2 Analisis isu dengan teknik USG ... 16

Tabel 4.3 Rancangan Aktualisasi ... 18

Tabel 4.4 Jadwal konsultasi dengan coach ... 43

Tabel 4.5 Jadwal konsultasi dengan Mentor... 44

(8)

1 BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bersih (good and clean

governance) sangat ditentukan oleh peran Aparatur Negara (AN). Aparatur Negara

adalah keseluruhan lembaga dan pejabat Negara serta pemerintah Negara yang meliputi aparatur kenegaraan dan pemerintah dan masyarakat atas penyelenggaraan dan pembangunan Negara. Aparatur Sipil Negara (ASN) yang merupakan bagian dari aparatur Negara harus memiliki komitmen dalam melayani masyarakat. Ditegaskan dalam UU Nomor 5 Tahun 2014 untuk mewujudkan tujuan nasional dibutuhkan pegawai ASN yang dapat menjalankan tugas pelayanan publik, tugas pemerintah,dan tugas pembangunan tertentu.

Pegawai ASN harus memiliki kualifikasi kompetensi, dan kinerja yang dibutuhkan sesuai dengan jabatannya masing-masing. PNS sebagai pelayan masyarakat harus memiliki nilai-nilai seperti Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi sebagai acuan dalam melaksanakan tugas jabatannya. Kelima nilai-nilai dasar ini untuk selanjutnya diakronimkan menjadi ANEKA. PNS diharapkan dapat turut serta mengembangkan lingkungan kerja yang positif untuk membantu pembentukan etika dan aturan perilaku organisasi.

Untuk itu perlu pembaharuan Diklat Prajabatan yang dalam hal ini diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pemanfaatan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dengan pola yang lebih baik. Pola baru ini adalah sistem on/off kampus yang terdiri dari 3 tahap kegiatan yaitu: pembelajaran klasikal, aktualisasi nilai-nilai dasar di tempat kerja, dan trakhir evaluasi hasil aktualisasi. Hal ini termuat dalam Peraturan LAN Nomor 1 tahun 2021 tentang Pelatihan Dasar Calon Pegawai

(9)

2

Negeri Sipil bahwa Pelatihan Dasar CPNS adalah pendidikan dan pelatihan dalam Masa Prajabatan yang dilakukan secara terintegrasi untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab, dan memperkuat profesionalisme serta kompetensi bidang.

Keberhasilan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), termasuk profesi tenaga pendidik atau guru dalam mengikuti pelatihan dasar diukur dari kemampuan menunjukkan sikap perilaku bela negara; mengaktualisasikan nilai- nilai dasar PNS dalam pelaksanaan tugas jabatannya; mengaktualisasikan kedudukan dan peran PNS dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia; dan menunjukkan penguasaan Kompetensi Teknis yang dibutuhkan sesuai dengan bidang tugas.

Berdasarkan hasil ulangan semester ganjil di kelas VI Sekolah Dasar Negeri 05 Tanah Putih Kecamatan Kalis tahun pelajaran 2020/2021 pada pelajaran matematika, masih terdapat hasil ulangan peserta didik di bawah kriteria ketuntasan minimal yaitu 60. Dalam hal ini, penulis merupakan peserta pelatihan dasar yang akan mengaktualisasikan nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN) di Sekolah Dasar Negeri 05 Tanah Putih Kecamatan Kalis. Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan selama kegiatan habituasi tertuang di dalam laporan aktualisasi.

B. Ruang Lingkup

Adapun ruang lingkup rancangan aktualisasi ini dilaksanakan pada kelas VI Sekolah Dasar Negeri 05 Tanah Putih kecamatan Kalis, Kabupaten Kapuas Hulu dengan kegiatan sebagai berikut :

1. Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran matematika Kelas VI materi pecahan senilai dan menyederhankan

(10)

3

3. Melaksanakan pembelajaran matematika di kelas VI 4. Melaksanakan kegiatan evaluasi pembelajaran

5. Menilai dan menganalisis hasil evaluasi pembelajaran.

C. Tujuan

Tujuan aktualisasi bagi peserta pelatihan dasar adalah peserta mampu mengaktualisasikan nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN), yaitu Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi (ANEKA) di dalam menjalankan tugas dan fungsinya di instansi kerjanya. Selain itu, peserta pelatihan dasar juga mampu menganalisis manfaat aktualisasi di dalam agenda habituasi terhadap usaha terwujudnya visi, misi, dan tujuan sekolah, serta penguatan bagi nilai-nilai organisasi sekolah.

D. Manfaat

Kegiatan aktualiasi memberikan manfaat antara lain: 1. Bagi peserta pelatihan dasar

Manfaat aktualisasi bagi peserta Pelatihan Dasar adalah untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat, motivasi, nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab, dan memperkuat profesionalisme di dalam diri peserta pelatihan dasar. Selain itu, kegiatan aktuasliasi bermanfaat bagi peserta dalam upaya memperkuat kompetensi bidang yang dimiliki.

2. Bagi sekolah

Manfaat aktualisasi bagi sekolah adalah memberikan kontribusi bagi tercapainya visi, misi, dan tujuan sekolah.

3. Bagi guru

Manfaat aktualisasi bagi guru adalah memberikan acuan dalam menyusun dan melaksanakan pembelajaran di kelas, agar tujuan pembelajaaran dapat tercapai.

(11)

4 BAB II

GAMBARAN UMUM SEKOLAH A. Profil Instansi

1. Profil Sekolah Dasar Negeri 05 Tanah Putih

Berikut adalah Profil Sekolah Dasar Negeri 05 Tanah Putih : Profil Sekolah

Nama Sekolah : Sekolah Dasar Negeri 05 Tanah Putih Alamat : Jl. Lintas Selatan Simpang Tanah Putih

Kecamatan Kalis, Kode pos 78756

Kab/ Kota : Kapuas Hulu

No. Telp/ HP : 085654445224

Nomor Pokok Sekolah Nasional : 30103265

Jenjang Akreditasi : C

Tahun Beroperasi : 1984

Status Tanah : Pemerintah Daerah Kab. Hulu

Luas Tanah : 5800 M2

2. Kondisi Umum Unit Kerja

Sekolah Dasar Negeri 05 Tanah Putih Kecamatan Kalis merupakan unit kerja pemerintah di bidang pendidikan dasar yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu. Sekolah Dasar Negeri 05 Tanah Putih Kecamatan Kalis berada di Jalan Raya Jl. Lintas Selatan Simpang Tanah Putih, Desa Kalis Jaya, tepatnya di sisi jalan raya Lintang Selatan sebelah kiri menuju Sintang.

Tabel 2.1

Profil Kepala Sekolah Dan Guru SDN 05 Tanah Putih Kecamatan Kalis

NO NAMA NIP JABATAN PANGKAT/ GOLONGAN

1 Mas Darmawati 198005182007012010 Kepala

Sekolah III/b / Penata Muda Tk.1 2 Hery Sumanto,a .ma.pd 196211031982121001 Guru

Kelas IV/a/Pembina 3 Nurul Amani,s.pd,sd 196909031993032007 Guru

Kelas IV/a/Pembina 4 Rusni Ishak,s.pd 196710131993121001 Guru IV/a/Pembina

(12)

5

Kelas

5 Suryani Guru

Kelas

6 Ahmad Julmantri Kadrio Guru

Kelas

7 Sari Asih Guru

Kelas

8 Vanny Septy. A Guru

Kelas

9 Oktovianus 199210022020121005 Guru Mapel III/a / Penata Muda

Adapun data siswa SD Negeri 05 Tanah Putih Kecamatan Kalis adalah sebagai berikut: 2.2

Data Siswa SDN 05 Tanah Putih Kecamatan Kalis Tahun Ajaran 2020 / 2021

Kelas Siswa Laki – Laki Siswa Perempuan Jumlah

I 11 Siswa 6 Siswi 17

II 8 Siswa 4 Siswi 12

III 7 Siswa 6 Siswi 13

IV 8 Siswa 9 Siswi 17

V 4 Siswa 6 Siswi 10

VI 11 Siswa 11 Siswi 22

Jumlah 49 Siswa 42 Siswi 91

Tabel 2.3

Keadaan Gedung Di SDN 05 Tanah Putih Kecamatan Kalis

Nama Ruangan Jumlah

Ruang Kelas 5 Ruang Kantor Guru 1 Ruang Perpustakaan 1 Ruang

WC siswa 2 Ruang

WC guru 1 Ruang

B. Visi, Misi dan Tujuan Sekolah Dasar Negeri 05 Tanah Putih Kecamatan Kalis 1. Visi Sekolah Dasar Negeri 05 Tanah Putih Kecamatan Kalis

VISI

“Luhur Dalam Pekerti, Prima DalamPrestasi, Santun Dalam Berprilaku” 2. Misi Sekolah Dasar Negeri 05 Tanah Putih Kecamatan Kalis

MISI

(13)

6

b. Membina dan mengembangkan budi pekerti lunur serta budaya bangsa menuju bangsa yang santun.

c. Mengoptimalkan pelayan terhadap peserta didik

d. Membina dan mengembangkan minat dan bakat untuk meraih prestasi baik akademik maupun non akademik.

e. Mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, rindang, indah, dan nyaman, serta sehat, harmoni, aman dan tertib (BERIMAN dan SEHAT)

f. Membudayakan sikap Senyum, sapa, salam, sopan dan santun (5 S)

g. Menerapkan manajemen partisipasi dengan melibatkan warga sekolah stake holder untuk kemandirian sekolah ( MBS).

3. Tujuan Umum Pendidikan Sekolah Dasar Negeri 05 Tanah Putih Kecamatan Kalis

a. Terbanyak dalam penyaluran siswa untuk memasuki SMPN unggulan. b. Terbaik dalam tenaga kependidikan dan profedional

c. Terbaik dalam penguasan dasar-dasar ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai bekal untuk melanjutkan ke sekolah yang lebih tinggi.

d. Terbaik dalam mengembangkan inovasi pembelajaran yang berkualitas dengan melaksanakan ICT.

e. Terpenuhi fasilitas pembelajaran sehingga memudahkan penyerapan materi pembelajaran.

f. Terbaik dalam peningkatan mutu kelembagaan dan manajemen melalui implementasi MBS.

g. Terbaik dalam disiplin, budi pekerti dan kepedulian sosial. C. Nilai-nilai Organisasi di SD Negeri 05 Tanah Putih Kecamatan Kalis

Nilai nilai organisasi yang ada di Sekolah Dasar Negeri 05 Tanah Putih Kecamatan Kalis adalah sebagai berikut:

1. Religius 2. Jujur 3. Prestasi 4. Kreatif 5. Kesopanan 6. Kerjasama 7. Tanggung jawab 8. Disiplin

(14)

7 D. Struktur Organisasi, Tugas, dan Fungsi

1. Struktur Organisasi

Struktur organisasi merupakan sebuah susunan berbagai komponen atau unit-unit kerja dalam sebuah organisasi yang ada di masyarakat. Struktur organisasi menunjukkan adanya pembagian tugas semua komponen yang terlibat dalam organisasi. Struktur organisasi SD Negeri 05 Tanah Putih Kecamatan Kalis terdiri dari kepala sekolah, Unit Perpustakaan, Tata Usaha guru kelas, guru mata pelajaran, komite sekolah, siswa,masyarakat dan pejaga sekolah.

(15)

8 Tabel 2.4

STRUKTUR ORGANISASI SEKOLAH SDN 05 TANAH PUTIH KECAMATAN KALIS

Kepala Sekolah

MAS DARMAWATI, S.Pd.I

Komite: Jamril Muhin

Tata Usaha

Vanny Septy Anggrayni Unit Perpust

Sri Asih, A.Ma.Pd

W.KELAS 1

Nurul Amani,S.Pd.,SD

Sri Asih, A.Ma.Pd Vanny Septy. Anggrayni

W.KELAS 2 W.KELAS 3

Hery

Sumanto,a.ma.pd

W.KELAS 4 W.KELAS 5

SURYANI,S.Pd Rusni Ishak,s.pd

W.KELAS 6

Guru Mapel Agama Islam kelas1-6

MAS DARMAWATI, S.Pd.I Guru Mapel PJOK

Islam kelas1-6

AHMAD JULMANTRI KADRIO

SISWA

MASYARAKAT

PENJAGA SEKOLAH

(16)

9 2. Tugas Pokok dan Fungsi Guru Kelas

Berdasarkan Permendiknas No. 35 tahun 2010 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya, tugas utama guru adalah mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.

Khusus untuk subunsur proses pembelajaran atau pembimbingan dan subunsur pengembangan keprofesian berkelanjutan, ketentuannya adalah sebagai berikut:

1. Setiap guru wajib melaksanakan butir kegiatan subunsur proses pembelajaran atau pembimbingan.

2. Semakin tinggi jenjang jabatan guru semakin luas dan berat tugas dan tanggung jawab serta wewenangnya

3. Kewajiban guru dalam pembelajaran/pembimbingan meliputi: 1) Merencanakan pembelajaran/pembimbingan

2) Melaksanakan pembelajaran/pembimbingan yang bermutu 3) Menilai dan mengevaluasi hasil pembelajaran/pembimbingan 4) Melaksanakan perbaikan dan pengayaan

5) Melaksanakan pengembangan keprofesian berkelanjutan sesuai dengan kebutuhannya.

4. Khusus untuk guru kelas, di samping wajib melaksanakan proses pembelajaran tersebut, wajib melaksanakan program bimbingan dan konseling terhadap peserta didik di kelas yang menjadi tanggung jawabnya

E. Uraian Tugas Guru Kelas

Seorang guru tentunya memiliki rincian kegiatan yang sesuai dengan tugas pokok jabatannya. Rincian kegiatan guru kelas tertuang dalam Permendiknas No. 35 tahun 2010 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. Adapun rincian kegiatan tersebut antara lain:

1. Menyusun kurikulum pembelajaran pada satuan pendidikan 2. Menyusun silabus pembelajaran

(17)

10

3. Menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran 4. Melaksanakan kegiatan pembelajaran

5. Menyusun alat ukur/soal sesuai mata pelajaran

6. Menilai dan mengevaluasi proses dan hasil belajar pada mata pelajaran dikelasnya.

7. Menganalisis hasil penilaian pembelajaran

8. Melaksanakan pembelajaran/perbaikan dan pengayaan dengan memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi

9. Melaksanakan bimbingan dan konseling di kelas yang menjadi tanggung jawabnya (khusus guru kelas)

10. Menjadi pengawas penilaian dan evaluasi terhadap proses dan hasil belajar tingkat sekolah/madrasah dan nasional

11. Membimbing guru pemula dalam program induksi

12. Membimbing siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler proses pembelajaran 13. Melaksanakan pengembangan diri

14. Melaksanakan publikasi ilmiah dan/atau karya inovatif 15. Presentasi ilmiah

(18)

11 BAB III

NILAI-NILAI DASAR, PERAN DAN KEDUDUKAN ASN DALAM NKRI

A. Nilai-Nilai Dasar PNS (ANEKA)

Menurut Peraturan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2021 Tentang Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil tertulis bahwa pelatihan dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dilakukan untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat, motivasi, nasionalisme kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul, bertanggung jawab, dan memperkuat profesionalisme serta kompetensi bidang. PNS yang berkarakter terbentuk oleh sikap prilaku bela Negara, nilai-nilai dasar PNS, dan pengetahuan tentang kedudukan dan peran PNS dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta menguasai bidang tugasnya, sehingga mampu melaksanakan tugas dan perannya secara profesional sebagai pelayan masyarakat.

Peserta Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) diharapkan mampu menginternalisasikan nilai-nilai dasar profesi PNS dengan cara mengalami sendiri pada saat kegiatan aktualisasi di tempat tugas melalui pembiasaan (habituasi). Nilai-nilai dasar PNS tercermin dalam ANEKA yang merupakan landasan dalam menjalankan profesi ASN. Adapun nilai-nilai dasar PNS tersebut adalah Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi. Berikut ini penjelasan mengenai masing-masing nilai dari ANEKA yang dimaksud adalah :

1. Akuntabilitas

Akuntabilitas merujuk pada kewajiban setiap individu, kelompok atau institusi untuk memenuhi tanggung jawab yang menjadi amanahnya. Amanah seorang PNS adalah terwujudnya nilai-nilai publik, yaitu:

a. Mampu mengambil pilihan yang tepat dan benar ketika terjadi konflik kepentingan, antara kepentingan publik dengan kepentingan sektor, kelompok, dan pribadi.

b. Memiliki pemahaman dan kesadaran untuk menghindari dan mencegah keterlibatan PNS dalam politik praktis.

c. Memperlakukan warga negara secara sama dan adil dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

(19)

12

d. Menunjukkan sikap dan perilaku yang konsisten dan dapat diandalkan sebagai penyelenggara pemerintahan.

Indikator nilai dasar akuntabilitas mencakup tanggung jawab, jujur, kejelasan target, netral, mendahulukan kepentingan publik, adil dan transparan, konsisten serta partisipatif.

2. Nasionalisme

Nasionalisme dalam arti sempit adalah suatu sikap yang meninggikan bangsanya sendiri, sekaligus tidak menghargai bangsa lain sebagaimana mestinya. sedangkan dalam arti luas, nasionalisme merupakan pandangan tentang rasa cinta yang wajar terhadap bangsa dan negara, sekaligus menghormati bangsa lain (Latief dkk, 2015: 1).

Indikator nilai dasar nasionalisme mencakup religius, hormat menghormati, kerja sama, tidak memaksakan kehendak, jujur, amanah (dapat dipercaya), adil, persamaan derajat, tidak diskriminatif, mencintai sesama manusia, tenggang rasa, membela kebenaran, persatuan, rela berkorban, cinta tanah air, memelihara ketertiban, disiplin, musyawarah, kekeluargaan, menghormati keputusan, tanggung jawab, kepentingan bersama, gotong royong, sosial, tidak menggunakan hak yang bukan miliknya, hidup sederhana dan kerja keras serta menghargai karya orang lain.

3. Etika Publik

Etika publik merupakan refleksi tentang standar/ norma yang menentukan baik/ buruk, benar/ salah prilaku, tindakan dan keputusan untuk mengarahkan kebijakan publik dalam rangka menjalankan tanggung jawab pelayanan publik (Kumorotomo dkk, 2015: 11). Indikator nilai dasar dari etika publik adalah jujur, bertanggung jawab, integritas tinggi, cermat, disiplin, hormat, sopan, taat pada perundang-undangan, taat perintah dan menjaga rahasia.

(20)

13

4. Komitmen Mutu

Mutu merupakan salah satu standar yang menjadi dasar untuk mengukur capaian hasil kerja. Mutu juga dapat dijadikan sebagai alat pembeda atau pembanding dengandikan sebagai alat pembeda atau pembanding dengan produk atau jasa sejenis lainnya, yang dihasilkan oleh lembaga lain sebagai pesaing. (Yuniarsih dan Taufik, 2015: 63). Indikator nilai dasar komitmen mutu antara lain: efektivitas, efisiensi, inovasi, dan berorientasi mutu.

5. Anti Korupsi

Kata korupsi berasal dari bahasa latin yaitu Corruptio yaitu artinya kerusakan, kebobrokan, dan kebusukan (Tim Penulis KPK, 2015: 1). Korupsi adalah masalah kehidupan, dampak dan bahayanya bisa berpengaruh secara jangka panjang. (Tim Penulis KPK, 2015: 6). Kesadaran diri anti korupsi dibangun melalui pendekatan spiritual. Kualitas spiritual accountability yang baik secara otomatis membuat manusia berhati-hati atas akibat perbuatannya kepada manusia dan alam pada umumnya menjadi manusia yang amanah, berempati dan santun (Tim Penulis KPK, 2015: 20- 21). Dari penjelasan di atas menunjukkan ada dampak yang besar akibat dari perbuatan korupsi, dan untuk mencegah perbuatan tersebut manusia harus mendekatkan diri sepenuhnya kepada Tuhan.

Aparatur Sipil Negara perlu dibekali nilai-nilai dasar anti korupsi agar bisa menghindari dan mencegah terjadinya tindak pidana korupsi. Indikator nilai dasar anti korupsi adalah jujur, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, mandiri, adil, berani, dan peduli.

B. Peran dan Kedudukan PNS dalam Kerangka NKRI

1. Manajemen ASN

Manajemen ASN adalah pengelolaan ASN untuk mengahsilkan Pegawai ASN yang professional, memiliki nilai dasar, etika profesi, bebas dari intervensi politik, bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (Fatimah dan Irawati, 2015: 7).

(21)

14

Ada beberapa asas manajemen ASN yaitu kepastian hukum, profesionalisme, proposionalitas, keterpaduan, delegasi, netralitas, akuntabilitas, efektif, efisien, keterbukaan, nondiskriminatif, persatuan, kesatuan, keadilan dan kesetaraan, serta kesejahteraan.

2. Whole Of Government (WOG)

Whole Of Government (WOG) adalah sebuah pendekatan

penyelenggaraan pemerintah yang menyatukan upaya-upaya kolaboratif pemerintahan dari keseluruhan sektor dalam ruang lingkup koordinasi yang lebih luas guna mencapai tujuan-tujuan pembangunan kebijakan, manajemen, program dan pelayanan publik (Suwarno dan Sejati, 2015: 1). Di dalam whole of government terdapat beberapa asas yaitu koordinasi, komunikasi, integrasi, sinkronisasi dan simplifikasi.

3. Pelayanan publik

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, dijelaskan bahwa pelayanan publik adalah kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan bagi setiap warga negara dan penduduk atas barang, jasa, dan/atau pelayanan administratif yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik. Di dalam pelayanan publik terdapat beberapa asas yaitu kesederhanaan, kejelasan, kepastian waktu, keamanan, kelengkapan sarana dan prasarana, kemudahan akses, disiplin/ sapa/ ramah, dan kenyamanan.

(22)

15 BAB IV

RANCANGAN AKTUALISASI

A. Identifikasi dan Gagasan Pemecahan Isu

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Isu adalah masalah yang dikedepankan untuk ditanggapi, kabar dan desas-desus. Merujuk pada pengertian isu tersebut dapat disimpulkan bahwa isu adalah masalah yang harus segera diselesaikan. Dalam Rancangan Aktualisai ini maka isu yang dimaksud adalah isu yang berkaitan dengan pendidikan. Dalam hal ini berarti isu-isu yang ada di Sekolah Dasar Negeri 05 Tanah Putih Kecamatan Kalis Kabupaten Kapuas Hulu.

Adapun Isu-isu yang dapat diidentifikasi di Sekolah Dasar Negeri 05 Tanah Putih Kecamatan Kalis Kabupaten Kapuas Hulu adalah sebagai berikut:

1. Kurangnya kegiatan ekstrakurekuler pramuka di sekolah. 2. Belum optimalnya Kegiatan pembelajaran di sekolah.

3. Belum optimalnya penggunaan manajemen perpustakaan di sekolah. 4. Kurangnya fasilitas Sarana dan Prasarana di sekolah.

Dalam upaya menyikapi isu-isu aktual serta tantangan perubahan dan perkembangan yang terjadi berdasarkan tugas pokok dan fungsi guru kelas, perlu ditentukan prioritas yang akan ditangani. Penentuan isu aktual prioritas dilakukan dengan menggunakan skala dengan rentang angka dari 1 - 5 yang menyatakan bahwa isu tersebut : “(1) Tidak Penting”, “(2) Kurang Penting”, “(3) Cukup Penting”, “(4) Penting” dan “(5) Sangat Penting”. Skala penilaian ini berpedoman pada 4 (empat) kriteria isu yaitu isu yang bersifat Aktual, Problematik, Khalayak dan Layak atau biasa di singkat APKL. Adapun penentuan isu aktualnya sebagai berikut :

Tabel 4.1

Isu Aktual di Sekolah Dasar Negeri 05 Tanah Putih Kecamatan Kalis

No Isu Aktual A P K L Kriteria Rank

1.

Kurangnya kegiatan ekstrakurekuler

(23)

16

2. Belum optimalnya Kegiatan pembelajaran di sekolah. 5 5 4 5 19 I

3. Belum optimalnya penggunaan manajemen perpustakaan di sekolah. 3 4 4 5 16 III

4. Kurangnya fasilitas Sarana dan Prasarana di sekolah. 4 3 3 5 15 IV

Berdasarkan tabel tersebut, maka. isu aktual yang menjadi prioritas adalah “Belum optimalnya kegiatan pembelajaran di Sekolah Dasar Negeri 05 Tanah Putih Kecamatan Kalis”. Dasar pertimbangannya adalah masih terdapat peserta didik yang memperoleh hasil belajar di bawah kriteria ketuntasan minimal (KKM), satu diantaranya pada pembelajaran matematika. Apabila isu tersebut tidak diselesaikan, maka akan berdampak pada rendahnya hasil belajar matematika peserta didik pada ulangan akhir semester. Untuk menentukan penyebab utama isu tersebut, maka dilakukan analisis dengan menggunakan metode USG (Urgency, Seriousness, Growth) dengan skala penilaian 1 sampai 5, sebagai berikut :

Tabel 4.2

Analisis isu dengan teknik USG

No Masalah Pokok

Prioritas Total Peringkat U S G

1. Rendahnya kedisiplinan siswa

secara mandiri 4 4 4 12 III

2. Kurangnya sumber belajar yang

dapat digunakan oleh siswa. 5 4 4 13 II 3. Kegiatan pembelajaran masih

bersifat Konvensional. 5 4 5 14 I

4. Lemahnya sistem informasi dan

komunikasi. 4 4 3 11 IV

Dari analisis menggunakan teknik USG di atas, maka dapat disimpulkan penyebab utama dari isu adalah “Kegiatan pembelajaran masih bersifat Konvensional”.

(24)

17

Berdasarkan hasil dua sistem analisa tersebut, maka penulis akan menerapkan metode demonstrasi pada pembelajaran matematika materi operasi hitung bilangan dengan didasari kepada masih rendahnya nilai matematika siswa di SDN No. 05 Tanah Putih Kecamatan Kalis. Sehingga penulis menetapkan judul penulisan yaitu: “Penerapan Model Kepala Bernomor Struktur pada Pembelajaran Matematika Materi Pecahan Senilai Dan Menyederhanakan Pecahan Di Kelas VI Sekolah Dasar Negeri 05 Tanah Putih Kecamatan Kalis”.

Adapun langkah-langkah penerapan Model Kepala Bernomor

Struktur adalah sebagai berikut :

1. Persiapkan alat-alat yang diperlukan.

2. Guru menjelaskan kepada peserta didik apa yang akan dikerjakan 3. Guru membentuk siswa menjadi beberapa kelompok, dan

masing-masing siswa dalam setia kelompoknya diberi nomor.

4. Guru memberikan Tugas untuk semua siswa sesuai dengan nomor yang dimiliki, dan tugas tersebut berangkai

5. Guru menugaskan kepada siswa agar melakukan kerja sama dalam kelompok disertai dengan penjelasan.

6. Guru mengulang kembali selangkah demi selangkah dan menjelaskan alasan-alasan setiap langkah apa yang harus dikerjakan.

Model Kepala Bernomor Struktur dalam pembelajaran matematika dapat diterapkan dalam berbagai materi pembelajaran, misalnya pada pecahan senilai dan menyederhanakan pecahan. Dengan menerapkan Kepala Bernomor Struktur, guru dapat menjelaskan cara memecahkan masalah yang berkaitan dengan pecahan senilai dan menyederhanakan pecahan dengan lebih mudah. Selain itu, peserta didik juga termotivasi untuk aktif dalam pembelajaran dan tertarik untuk menggunakannya atau mengaplikasikan Model tersebut sesuai langkah-langkah yang telah dijelaskan oleh guru.

Dengan demikian, diharapkan penerapan Kepala Bernomor Struktur dapat membawa dampak positif bagi proses dan hasil belajar peserta didik.

(25)

18 B. KETERKAITAN SUBTANSI MATA PELATIHAN

Tabel 4.3

Rancangan Aktualisasi

Unit Kerja SD Negeri 05 Tanah Putih Kecamatan Kalis

Identifikasi Isu Utama Belum optimalnya kegiatan pembelajaran di Sekolah Dasar Negeri 05 Tanah Kecamatan Kalis Faktor Penyebab

Utama

Kegiatan pembelajaran masih bersifat Konvensional

Gagasan Pemecahan Isu

Penerapan Model Kepala Bernomor Struktur pada Pembelajaran Matematika Materi Pecahan Senilai Dan Menyederhanakan Pecahan Di Kelas VI Sekolah Dasar Negeri 05 Tanah Putih Kecamatan Kalis

No

Kegiatan dan Sumber Kegiatan

Tahapan Kegiatan Output/ Hasil Kegiatan

Proses Kegiatan Aktualisasi dan Keterkaitan dengan Nilai-Nilai

Dasar PNS Kontribusi Terhadap Visi-Misi Organisasi Penguatan Nilai-Nilai Organisasi 1 2 3 4 5 6 7 1. Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran matematika Kelas VI materi pecahan senilai dan menyederhankan 1) Menyiapkan silabus mata pelajaran, menentukan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar yang ingin dicapai,

dan menyusun

indikator dan Tujuan

Tersedianya Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Saya akan menyiapkan silabus untuk melihat standar kompetensi dan kompetensi dasar yang ingin dicapai oleh peserta didik.

(AKUNTABILITAS:Tanggung jawab, Kejelasan Target)

Saya akan menentukan indikator, kemudian Dengan disusunnya perencanaan yang matang maka proses pembelajaran Menjadi terarah, sehingga berkontribusi dalam mengoptimalkan Tersedianya RPP yang disiapkan untuk digunakan dalam proses pembelajaran, akan memberikan

(26)

19 pecahan. Pembelajaran.

2) Menyiapkan materi ajar dan sumber bahan ajar. 3) Menentukan Model dan media pembelajaran. menjabarkan menjadi tujuan pembelajaran dengan tepat.

(NASIONALISME: Kerja Sama) Saya akan mempersiapkan materi dan bahan ajar yang relevan dengan kompetensi

dasar, agar dapat mencapai tujuan pembelajaran. (ETIKA PUBLIK: cermat)

Saya akan mengkaji terlebih dahulu model dan media yang sesuai dengan materi ajar, agar dapat membangkitkan semangat peserta didik untuk

mengikuti pembelajaran.

(KOMITMEN MUTU:

berorientasi mutu)

Saya akan berdiskusi dengan mentor agar dapat menyusun langkah- langkah pembelajaran

pelayanan terhadap peserta didik. penguatan nilai-nilai organisasi yaitu tanggung jawab, dan peduli.

(27)

20 4) Menyusun langkah-langkah kegiatan pembelajaran. 5) Mencetak Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang telah disusun 6) Menyerahkan RPP untuk ditandatangani Kepala Sekolah.

secara sistematis, model dan media yang dipilih menyesuaikan dengan materi ajar, agar terjadi komunikasi dua arah antara guru dan peserta didik, sehingga materi pembelajaran mudah untuk dipahami peserta didik. (ANTI KORUPSI: Jujur)

Saya akan mencetak rancangan pelaksanaan pembelajaran tersebut agar dapat dipelajari kembali,

sebelum saya melaksanakan pembelajaran di kelas.

(MANAJEMEN ASN:

Profesionalisme)

Saya akan menyerahkan RPP tersebut kepada kepala

sekolah untuk ditandatangi, sebagai bahan bukti persiapan

(28)

21

pembelajaran yang akan saya

laksanakan. (WoG

:Koordinasi)

dengan saya memperbaiki RPP yang telah direvisi oleh kepala sekolah bearti telah menghargai apa yang telah mematuhi aturan yang berlaku.

(PELAYANAN PUBLIK:

Responsif)

Analisis Dampak:

Apabila dalam membuat RPP saya tidak menerapkan nilai-nilai ANEKA maka berdampak tidak adanya Tanggung Jawab dan kejelasan Target dalam

mengajar sehingga

pembelajaran menjadi tidak terarah. 2 Menyusun instrumen 1) Membuat kisi-kisi soal evaluasi Tersedianya kisi-kisi soal

Saya akan membuat kisi-kisi soal pretest dan posttest agar

Dengan adanya penyusunan

Tersedianya proses

(29)

22

penilaian Pretest dan

Posttest 2) Menentukan indikator soal Pretest dan Posttest 3) Menyusun soal-evaluasi, pretest dan posttest serta soal evaluasi untuk tapan Pretest , dan Posttest serta lembar. jawaban

Saya dapat mengetahui sejauh mana kemampuan awal dan akhir sehingga peserta didik.

(AKUNTABILITAS: kejelasan target, Tanggung Jawab)

Saya akan membuat indikator soal Pretest dan Posttest

dengan merujuk pada standar kompetensi dan kompetensi dasar yang akan dicapai serta melakukan koordinasi kepada kepala sekolah dan guru lainnya.

(NASIONALISME: Musyawarah)

Saya akan membuat soal

Prettest dan Posttest

instrumen

membina dan mengembangkan minat dan bakat untuk meraih prestasi, baik akademik maupun non akademik. penyusunan instrumen penilaian yang akan digunakan dalam pembelajaran, memberikan penguatan nilai organisasi seperti tanggung jawab dan mandiri.

(30)

23 soal Pretest dan

Posttest untuk bahan evaluasi evaluasi. 4) Membuat kunci jawaban Soal Pretest dan Posttest 5) Membuat pedoman penskoran/ penilaian

menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh peserta didik, serta berpedoman pada indikator pembelajaran sehingga soal tersebut dapat mengukur pemahaman siswa mengenai materi pembelajaran tepat sasaran.(ETIKA PUBLIK: Cermat)

Saya akan membuat kunci jawaban Pretest dan Posttest dengan teliti secara mandiri, agar tidak terjadi kesalahan pada kunci jawaban.

(ANTI KORUPSI: Mandiri)

Saya akan menyusun pedoman penskoran soal

Pretest dan Posttest pada

setiap butir soal, agar ada perbedaan skor antara soal

(31)

24 6) Mencetak dan

memperbanyak soal Soal Pretest dan Posttest untuk evaluasi.

yang mudah dan sulit.

(MANAJEMEN ASN:

Keterbukaan)

Saya akan mencetak dan memperbanyak soal Pretest, dan Posttest agar masing- masing siswa dapat fokus menjawab setiap butir soal. (WoG: Singkronisasi)

Saya akan melakukan komunikasi/interaksi yang baik terhadap mentor, kepala sekolah dan rekan guru dalam memberikan memberikan evaluasi kepada siswa apabila ada hal yang tidak saya ketahui. (PELAYANAN PUBLIK: Tidak Diskriminatif)

Analisis Dampak:

Apabila dalam menyususun instrumen penilaian saya tidak

(32)

25

menerapkan nilai-nilai ANEKA maka berdampak tidak adanya kejelasan Target dalam mengevaluasi siswa. 3 Melaksanakan pembelajaran matematika di kelas VI 1) Mengucapkan salam dan berdoa bersama sebelum memulai

pembelajaran

2) Mengecek

kehadiran, kesiapan kelas dan peserta didik untuk melaksanakan pembelajaran. Terlaksananya kegiatan pembelajaran matematika di kelas VI

Saya akan mengucapkan salam selamat pagi kepada peserta didik, kemudian meminta satu orang siswa memimpin doa, supaya kegiatan pembelajaran berjalan dengan lancar dan diberkati oleh yang Maha Esa. (AKUNTABILITAS: Kejelasan Target)

Saya menjalankan tugas rutin yaitu

mengecek kehadiran peserta didik, dan bertanya kesiapan belajar dari masing-masing peserta didik, kemudian memotivasi mereka. Dengan adanya proses pembelajaran akan membudayakan sikap Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun. (5 S). Terlaksananya kegiatan proses pembelajaran matematika, akan memberikan penguatan terhadap nilai-nilai organisasi seperti nilai religius, kreatif, kerjasama, tanggung jawab, disiplin, berani, mandiri, dan komunikatif.

(33)

26 3) Melaksanakan

apersepsi

Saya akan memberikan Soal Pretest sebelum melakukan kegiatan pembelajaran supaya mengetahui

kemampuan awal sebelum melaksanakan

Treatment. Dan setelah

pembelajaran selesai maka saya melakukan

Posttest untuk mengetaui tingkat kemampuan siswa setelah menggunakan model Kepala Bernomor Struktrur. (NASIONALISME: mencintai sesama manusia)

Saya akan menyampaikan keterkaitan materi yang akan dibahas dengan pembelajaran sebelumnya, kemudian bertanya sedikit tentang materi yang sudah dipelajari dengan cara meminta siapa yang bisa menjawab, agar

mereka terbiasa

mengeluarkan pendapat sendiri tanpa ditunjuk.Dan setelah itu, saya memberikan

Pretest sebelum kegiatan

pembelajaran berlangsung , kemudian baru saya akan memberikan Posttets setelah kegiatan pembelajaran berakhir sehingga saya dapat mengetahui kempuan siswa

(34)

27 4) Guru menjelaskan

cara menggunakan model yang akan digunakan pada saat pembelajaran

5) Menyampaikan tujuan

pembelajaran yang

diawal pembelajaran dan di akhir pembelajaran.

(ETIKA PUBLIK: Disiplin, Cermat)

Saya akan menunjukan model pembelajaran yang akan digunakan pada saat

pembelajaran, dan

Membagikan nomor kepada masing-masing kelompok supaya siswa semakin tertarik untuk mengikuti pembelajaran.

(KOMOTMEN MUTU: Inovasi)

Saya akan menyampaikan apa yang harus dicapai setelah mengikuti pembelajaran, agar peserta didik mengetahui tujuan pembelajaran yang mereka lakukan. Kemudian menyampaikan target hasil belajar yang harus dicapai

(35)

28 akan dicapai. 5) Melaksanakan Kegiatan inti pembelajaran menggunakan model

yaitu 60. Maka dari itu, saya berusaha melaksanakan proses pembelajaran semaksimal mungkin sesuai perencanaan. (ANTI KORUPSI: Tanggung Jawab)

Pada saat melaksanakan proses pembelajaran, saya memilih kata yang mudah dipahami oleh peserta didik sehingga tidak menimbulkan verbalisme.

(MANAJEMEN ASN:

Keterpaduan)

Saya akan menerapkan model Kepala Bernomor struktur dalam

Mengaplikasikan media pembelajaran pada proses pembelajaran dengan sebaik- baiknya agar memperoleh

(36)

29 Kepala Bernomor

Struktur dan media sempoa. Langkah-langkahnya, yaitu: Saya membentuk kelompok dan menjelaskan tugas yang akan dikerjakan dalam bentuk kelompok. Saya memberi arahan mengenai fungsi dan maksud pembelajaran Kepala Bernomor kepada peserta

hasil yang diharapkan. (WoG: Komunikasi) Saya akan memulai dan mengakhiri pembelajaran dengan tepat waktu, tidak mengambil waktu istirahat dan waktu pulang peserta didik tanpa alasan yang jelas atau untuk kepentingan pribadi saya.

(PELAYANAN

PUBLIK:Efektif dan

Efesien )

Analisis Dampak:

Apabila dalam Melaksanakan pembelajaran matematika di kelas VI saya tidak menerapkan nilai-nilai ANEKA maka berdampak tidak adanya sikap disiplin, Tanggung Jawab, dan

(37)

30 didik supaya mudah dipahami. Selanjutnya saya mempersiapkan Nomor yang akan di pasang di kepala masing-masing siswa dalam bentuk kelompok, dan di bantu dengan alat media berupa sempoa. Kemudia saya memberi contoh cara mengalikan dan kejelasan dalam

(38)

31 membagi dengan menggunakan media sempoa sesuai dengan materi yang sudah dijelaskan. Saya bertanya jawab dengan peserta didik mengenai Perkalian dan pembagian Saya menjelaskan cara menyelesaikan soal yang berkaitan dengan

(39)

32 perkalian dan pembagian. Saya memperagakan penyelesaian soal menggunakan media sempoa dengan cermat. Saya mengulang sekali lagi cara menemukan jawaban agar peserta didik dapat memahaminya. Saya memberikan latihan soal yang harus dikerjakan peserta didik.

(40)

33 Setelah peserta didik selesai mengerjakan soal, saya membahas soal tersebut dengan peserta didik. Setiap peserta didik diberikan kesempatan maju ke depan kelas untuk menyelesaikan soal menggunakan media sempoa sesuai dengan nomor yang ada di kepala.

Saya

(41)

34 jawaban siswa bila terdapat kekeliruan. Setelah semua soal selesai dibahas bersama, saya memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya mengenai apa yang belum dipahaminya. Saya Memberikan soal evaluasi yang berkaitan dengan materi pembelajaran.

(42)

35 Melakukan refleksi kegiatan pembelajaran Menutup pembelajaran dengan doa dan salam. Memberikan laporan kepada kepala sekolah 4. Melaksanakan kegiatan evaluasi pembelajaran 1) Memasuki kelas tepat waktu. 2) Memulai kegiatan dengan berdoa. Terlaksananya kegiatan evaluasi hasil pembelajaran

Saya akan masuk kelas tepat waktu, agar menjadi contoh dan teladan bagi peserta didik untuk melatih kedisplinan.

(AKUNTABILITAS :

Konsisten)

Melatih siswa untuk berdoa sebelum

melakukan segala sesuatu, karena kita

Dengan adanya kegiatan evalusi membina dan mengembangkan minat dan bakat untuk meraih prestasi baik akademik maupun non akademik. Terlaksananya kegiatan evaluasi dalam pembelajaran, akan memberikan penguatan nilai-nilai organisasi

(43)

36 3) Mengecek kesiapan kelas, kehadiran dan kesiapan peserta didik 4) Membagikan soal evaluasi posttest kemudian meminta peserta didik untuk mengerjakan soal.

adalah makhluk beragama. (NASIONALISME: Religius) Saya akan mengecek kehadiran peserta didik, dan bertanya kesiapan mereka untuk mengerjakan soal evaluasi atas materi yang telah dipelajari, kemudian memotivasi mereka sebelum memulai evaluasi.

(ETIKA PUBLIK: Cermat, Bertanggung Jawab)

Saya akan memberikan soal evaluasi posttest kepada semua peserta didik

dengan tujuan untuk mengetahui dan mengukur kemampuan semua peserta didik dalam memahami materi pembelajaran dan sebagai hasil dari proses

seperti ,tanggung jawab dan kejujuran.

(44)

37 5) Melakukan pengawasan dalam pelaksanaan evaluasi 6) Meminta siswa untuk mengumpulkan jawaban mereka secara tertib ketika waktu evaluasi dinyatakan selesai. 7) Melaporkan kepada kepala sekolah bahwa pembelajaran. (KOMITMEN MUTU: Berorientasi Mutu) Saya memberikan soal evaluasi Posttest kepada peserta didik dengan jenis soal dan jumlah soal yang sama tanpa membeda-bedakan antara satu dengan lainnya. (ANTI KORUPSI: Jujur, Adil) Selama peserta didik mengerjakan soal evaluasi saya akan mengawasi mereka, agar tidak terjadi kecurangan.

(MANAJEMEN ASN:

Keterbukaan)

Saya akan memint peserta didik mengumpulkan jawaban secara bergantian, dengan tujuan membangun budaya tertib dalam waktu yang sama.

(45)

38 kegiatan evaluasi

telah dilaksanakan.

(WoG: Singkronisasi)

Setelah melaksanakan kegiatan evaluasi, saya akan memberikan laporan kepada kepala sekolah bahwa kegiatan evaluasi telah dilaksanakan. (PELAYANAN PUBLIK: Transparan) 5 Menilai dan menganalisis hasil evaluasi pembelajaran. 1) Menyiapkan kunci jawaban soal Pretest dan Posttest untuk memeriksa hasil pekerjaan peserta didik. Terlaksananya kegiatan penilaian dan analisis hasil evaluasi Pretest dan Posttest pembelajaran

Saya akan memeriksa dan memberi penilaian evaluasi

Pretest dan Posttest

pembelajaran sendiri tanpa meminta bantuan orang lain untuk melakukannya karena merupakan tanggung jawab sebagai guru. (AKUNTABILITAS:

Tanggung jawab,Jujur, Adil,dan Transparan)

Saya akan memeriksa

Dengan adanya hasil belajar yang akan dianalisis dapat mengetahui tingkat pemahaman siswa, dengan harapan penguasaan siswa terhadap materi sudah baik, sehingga terciptanya siswa Terlaksannya kegiatan penilaian dan analisis hasil evaluasi pembelajara n memberikan penguatan nilai organisasi

(46)

39 2) Memberikan nilai

terhadap hasil pekerjaan peserta didik pada tahan evaluasi Pretets dan Posttest sesuai dengan pedoman penskoran 3) Memasukkan hasil evaluasi Nilai Pretest dan Posttest ke daftar nilai.

jawaban peserta didik dengan jujur dan objektif sesuai dengan kunci jawaban. (NASIONALISME: jujur) Saya akan menganalisis hasil

Pretest dan Posttest belajar

peserta didik dengan teliti agar tidak merugikan peserta didik. (ETIKA PUBLIK: Cermat)

Saya akan menggunakan waktu di luar jam pelajaran untuk memeriksa dan menganalisis hasil evaluasi Nilai Pretest dan Posttest jawaban peserta didik agar

yang berprestasi dalam akademik. seperti komunikatif, tanggung jawab dan jujur.

(47)

40 4) Membuat format

analisis nilai

Pretest dan nilai

Posttest setelah melaksanakan evaluasi, kemudian menginput hasil evaluasi nilai Pretest dan Posttest ke dalam format analisis, kemudian mencetak hasil analisis.

tidak terburu- buru dan tidak

mengganggu proses

pembelajaran bidang studi lainnya.

(KOMITMEN MUTU:

Efektivitas, Efesiensi)

Saya tidak mengurangi hasil penilaian Pretest dan Posttest terhadap jawaban peserta didik karena dapat merugikannya.

(48)

41 5) Melaporkan hasil analisis evaluasi kepada kepala sekolah. 6) Membagikan/ mengumumkan hasil evaluasi soal

Pretest dan

Posttest kepada

siswa.

Saya akan melaporkan hasil analisis nilai Pretest dan Posttest pembelajaran kepada

kepala sekolah.

(MANAJEMEN ASN:

Akuntabilitas)

Saya akan menyampaikan kepada peserta didik tentang hasil belajar yang mereka peroleh, baik itu nilai Pretest maupun niali Posttest. (WoG: Komunikasi)

Saya tidak membeda-bedakan antara siswa satu dengan siswa yang lain, mulai dari pelaksanaan pembelajaran sampai dengan tahap pengumuman hasil evaluasi. (PELAYANAN PUBLIK: Tidak Diskriminatif)

(49)

42

Apabila dalam Menilai dan menganalisis hasil evaluasi pembelajaran jika saya tidak menerapkan nilai-nilai ANEKA maka berdampak tidak adanya sikap disiplin, Tanggung Jawab, adil, cermat dan kejelasan dalam mengnalisis hasil evaluasi siswa.

COACH

Hj. YATI ROHAYATI, S.E., M.M NIP.19620907 199203 2 002 Menyetujui; Mentor SAMSUL BAHRI, S.Pd. NIP. 19711120 199108 1 001 Penyaji OKTOVIANUS, S.Pd. NIP. 19921002 202012 1 005

(50)

43

C. JADWAL KONSULTASI DENGAN COACH

Tabel di bawah ini menggambarkan jadwal kegiatan konsultasi mengenai rancangan aktualisasi bersama coach

Tabel 4.4 Jadwal konsultasi dengan coach

Nama Peserta OKTOVIANUS, S.Pd.

Instansi SD Negeri 11 SEPAN PADANG

Tempat Aktualisasi SD Negeri 05 Tanah Putih Kecamatan Kalis

No. Tanggal/Waktu Catatan Bimbingan dan Hasil Capaian

Media Komunikasi Paraf Coach 1. 17 Maret 2021 Pukul 12:.57 Konsultasi Dalam

Pemilihan Isu aktual Via E-mail

2.

19 Maret 2021 Pukul 05.50

Konsultasi Perbaikan

mengenai Isu Via E-mail

3.

20 Maret 2021 Pukul 13.00

Konsultasi masalah kegiatan Rancangan

Aktualisasi Tatap Muka

4.

21 Maret 2021 Pukul 08.00

Rancangan Aktualisasi

siap seminar Tatap Muka

.

Kapuas Hulu, 22 Maret 2021 Peserta Pelatihan Dasar CPNS Gol.

III Angkatan LXXI Tahun 2021

OKTOVIANUS, S.Pd.

NIP. 19921002 202012 1 005 COACH

Hj. YATI ROHAYATI, S.E.,M.M NIP19620907 199203 2 002

(51)

44

D. JADWAL KONSULTASI DENGAN MENTOR

Tabel di bawah ini menggambarkan jadwal kegiatan konsultasi mengenai rancangan aktualisasi bersama mentor.

Tabel 4.5 Jadwal konsultasi dengan Mentor Nama Peserta OKTOVIANUS, S.Pd.

Instansi SD Negeri 11 SEPAN PADANG

Tempat Aktualisasi SD Negeri 05 Tanah Putih Kecamatan Kalis.

No. Tanggal/Waktu

Catatan Bimbingan dan Hasil

Capaian Media Komunikasi Paraf Mentor 1. 14 Maret 2021 Pukul 09.40

Pembahasan Isu yang akan

dijadikan R .A Via Wa

2.

18 Maret 2021 Pukul 08.50

Pembahasan bab I, bab II,

bab III Via Telpon

3. 20 Maret 2021 Pukul 10.00

Pembahasan bab I, bab II,

bab III, dan bab IV Via Telpon

4. 22 Maret 2021 Pukul 13.12 ACC Rancangan aktualisasi Tatap muka MENTOR SAMSUL BAHRI, S.Pd NIP.19711120 199108 1 001

Kapuas Hulu, 22 Maret 2021 Peserta Pelatihan Dasar CPNS Gol. III Angkatan LXXI Tahun 2021

OKTOVIANUS S.Pd NIP. 19921002 202012 1 0

(52)

45 E. JADWAL KEGIATAN AKTUALISASI

Tabel Tabel dibawah ini merupakan gambaran jadwal kegiatan aktualisasi Tabel 4.6 Jadwal Kegiatan Aktualisasi

Putussibau, 20 Maret 2021

Mentor Peserta Latsar

SAMSUL BAHRI, S.Pd NIP.19711120 199108 1 001

OKTOVIANUS, S.Pd

NIP.19921002 202012 1 005 Nama Peserta OKTOVIANUS,S.Pd

Instansi SD Negeri 11 Sepan Padang Kecamatan Kalis Tempat Aktualisasi SD Negeri 05 Tanah Putih Kecamatan Kalis

No Tanggal Kegiatan Media

Komunikasi Mentor Paraf

1 29-31 Maret 2021 Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Tatap Muka Samsul Bahri, S.Pd.

2 5-7 April 2021 Menyusun instrumen

penilaian Tatap Muka

Samsul Bahri, S.Pd. 3 8-21 April 2021 Melaksanakan pembelajaran matematika di kelas VI Tatap Muka Samsul Bahri, S.Pd. 4 22-24 April 2021 Melaksanakan kegiatan

evaluasi pembelajaran Tatap Muka

Samsul Bahri, S.Pd.

5 26-29 April 2021

Menilai dan menganalisis hasil evaluasi pembelajaran.

Tatap Muka

Samsul Bahri, S.Pd.

(53)

46

DAFTAR PUSTAKA

Fatimah, Ally dan Irawati, Erna. 2017. Modul Pelatihan Dasar Calon CPNS

(Manajemen Aparatur Sipil Negara). Jakarta: Lembaga Administrasi Negara

Republik Indonesia.

Kumorotomo, Wahyudi., Wirapradja, Nana Rukmana D., dan Imbaruddin, Amir. 2015. Modul Pelatihan Dasar Calon CPNS (Etika Publik). Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.

Peraturan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Nomor 1Tahun 2021 Tentang Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil.

Permendiknas No. 35 tahun 2010 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya

Suwarno, Yogi dan Sejati, Tri Atmojo. 2017. Modul Pelatihan Dasar Calon CPNS

(Whole Of Government). Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik

Indonesia.

Tim Komisi Pemberantasan Korupsi. 2015. Modul Pelatihan Dasar Calon CPNS

(Anti Korupsi). Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.

Yuniarsih, Tjutju dan Taufiq, Muhammad. 2015. Modul Pelatihan Dasar Calon

CPNS (Komitmen Mutu). Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik

Indonesia.

Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Undang –Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

(54)

47

BIODATA

PESERTA PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN LXXI TAHUN 2021 Nama Lengkap :OKTOVIANUS, S. Pd.

NIP :19921002 202012 1 005

Tempat / Tanggal Lahir :Kerangan Lintang / 02 Oktober 1992 Jenis Kelamin :Laki-Laki

Agama :Kristen

Golongan / Ruang :III / a

Jabatan :Guru Kelas Ahli Pertama

Unit Kerja :Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu Instansi Tempat Kerja :Sekolah Dasar Negeri Sepan Padang

Alamat Kantor :Sepan Padang, Desa Bahenap, Kecamatan Kalis

Telepon : -

Alamat Rumah :Dusun Kerangas, Desa Kerengas Rt/Rw 001/002

HP :0823-5885-3572

Status Perkawinan :Kawin

Pendidikan Terakhir :S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Mentor :Samsul Bahri, S. Pd.

Coach :Hj. Yati Rohayati, S.E.,M.M

Penguji :Yetri Fasawal, S.IP.,M.Kesos

Judul Laporan Aktualisasi :Penerapan Model Kepala Bernomor Struktur Pada Pembelajaran Matematika Materi Pecahan Senilai Dan Menyederhanakan Pecahan Di Kelas VI Sekolah Dasar Negeri 05 Tanah Putih Kecamatan Kalis.

Gambar

Tabel di bawah ini menggambarkan jadwal kegiatan konsultasi  mengenai rancangan aktualisasi bersama coach
Tabel di bawah ini menggambarkan jadwal kegiatan konsultasi mengenai  rancangan aktualisasi bersama mentor
Tabel Tabel dibawah ini merupakan gambaran jadwal kegiatan aktualisasi  Tabel 4.6 Jadwal Kegiatan Aktualisasi

Referensi

Dokumen terkait

dijelaskan. Hampir tidak pernah bertanya ketika belum paham dengan materi yang dijelaskan. Tidak pernah bertanya ketika belum paham dengan materi yang

Memberi pertanyaan sederhana kepada pasien tentang pengunaan obat yang diberikan menerapkan nilai dasar Komitmen mutu dengan indikator Efektif, sebelum saya

Setelah menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan untuk mendukung proses pembuatan media saya akan menyiapkan buku-buku pembelajaran untuk menyesuaikan dengan

Berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Direktur e. Terdiri dari sejumlah tenaga fungsional yang terbagi atas berbagai kelompok jabatan fungsional sesuai dengan

Di SDN 01 Nanga Bunut masih kurangya media pembelajaran khususnya mata pelajaran IPA sehingga menyebabkan guru sulit untuk menyampaikan materi yang akan disampaikan

(Akuntabilitas dengan indikator Konsisten) Setelah itu, saya melakukan perkenalan kepada ibu yang dikonseling, untuk mencairkan suasana dan mudah akrab, sehingga ibu

Efektifitas dan efisiensi penggunaan elearning di Akuntabilitas: Kejelasan target Etika Publik: Cermat, tanggung jawab Komitmen Mutu: Anti Korupsi: Tanggung jawab

Dalam melakukan kegiatan ini saya akan meminta izin kepada atasan sebagai wujud saya untuk selalu berkomunikasi dengan atasan kemudian saya mengawasi warga binaan untuk