• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAn KEGiATAn SKAi TAhun 2019 Selama tahun 2019, SKAI Bank CIMB Niaga telah menyelesaikan

Dalam dokumen RACE FORWARD (Halaman 126-131)

CIMB NIAGALAPORAN TAHUNAN 2019

Dengan perkembangan organisasi and kebutuhan, SKAI melakukan pengembangan fitur pada NAMS dengan mengimplementasikan CIMB Niaga Audit Management System (CNAMS) pada tahun 2009 yang kemudian diganti dengan TeamMate pada tahun 2010. Sampai saat ini, TeamMate masih dipergunakan sebagai Sistem Informasi Manajemen Audit yang terus dikembangkan agar dapat memenuhi kebutuhan dan mendukung aktivitas SKAI.

CIMB NIAGALAPORAN TAHUNAN 2019

1. Pengembangan Data Analytics

SKAI secara terus menerus melakukan perbaikan dan pengembangkan Data Analytics (DA). Perbaikan dan pengembangan Data Analytics sejalan dengan revolusi industri 4.0 dimana didominasi oleh perkembangan perangkat digital, yaitu dapat mengembangkan diri sebagai individu

“3D (Digital, Data, Disruption) Ready”. Untuk mencapai hal tersebut, Data Analytics terus meningkatkan keterampilan dan pengetahuan para auditornya dengan mengikutsertakan auditornya dalam program pelatihan/training seperti pelatihan SQL Server, ACL, Tableu, Phyton/R, dan Data Science &

Machine Learning. Tidak hanya itu, manajemen juga turut mendukung pengembangan Data Analytics melalui investasi Hardware & Software yang terus mengalami peningkatan dari Rp227juta untuk pembelian RAM Server, DAS Server

dan Tablue creator menjadi Rp735juta untuk penambahan Storage, vCPU, SQL Server dan Win Server.

Pengembangan yang dilakukan oleh Data Analytics juga dilakukan melalui kajian berkala terhadap alert/scenario yang ada agar lebih efektif mendeteksi secara dini penyimpangan/indikasi penyimpangan yang terjadi untuk segera dilakukan perbaikan. Perbaikan dan pengembangan Data Analytics juga dilakukan agar sejalan dengan perkembangan organisasi SKAI dan pertumbuhan bisnis dan operasi Bank. Dari hasil kajian berkala tersebut, jumlah parameter yang dihasilkan Data Analytics bertambah sebanyak 21% dari 191 parameter pada tahun 2018 menjadi 231 parameter pada tahun 2019 sebagai berikut:

no type of alert Parameter 2018 Parameter 2019

1 CIF 11 17

2 Deposit 89 81

3 Credit & Collateral 65 81

4 Credit Card 12 16

5 Forex 2 2

6 Fraud Detection 12 34

Total 191 231

Selama tahun 2019, SKAI telah menginformasikan kepada manajemen terkait kesalahan operasional yang berdampak terhadap laba rugi dan juga mencegah terjadinya kerugian karena kesalahan yang berhasil diindentifikasi lebih awal oleh SKAI.

2. visualisasi

SKAI terus melanjutkan pengembangan visualisasi hasil data analytics, dengan tujuan hasil pengolahan data analytics dapat disajikan/diinformasikan kepada pemangku kepentingan dengan lebih jelas, terstruktur, dan mudah difahami. Visualisasi data dapat berupa diagram, peta, grafik, atau visual lainnya. Dengan visualisasi data dapat menggambarkan relasi atau pola antara variabel/

parameter yang ada. Dengan demikian visualisasi juga mempermudah manajemen dalam mengambil keputusan yang efektif terkait permasalahan yang perlu segera untuk ditindaklanjuti.

3. Thematic Audit

SKAI melanjutkan pelaksanaan audit dengan pendekatan Thematic, yang memberikan fokus audit pada area/proses/

produk tertentu. Dengan melakukan Thematic Audit,

auditor dapat mengidentifikasi akar permasalahan dan memberikan rekomendasi yang menyeluruh dan efektif serta dapat diimplementasikan secara bankwide.

Selama tahun 2019, SKAI telah melaksanakan 5 (lima) Thematic Audit yaitu Thematic audit Cash, Security Item &

Clean Desk (Q1, Q2, & Q4), Pengelolaan Arsip dan Branch Selling Process.

4. Guest Auditor Program

SKAI melanjutkan kembali program Guest Auditor dengan mengundang unit bisnis/pendukung bisnis untuk terlibat dalam suatu audit sebagai auditor tamu dengan tujuan untuk memfasilitasi sharing best practices, memberikan pemahaman kepada guest auditor akan proses audit dan kerangka kontrol, yang nantinya dapat dipergunakan dan diimplementasikan di unit bisnis/pendukung bisnis masing- masing dan untuk memberikan guest auditor pemahaman akan kerangka pengendalian internal, identifikasi risiko dan penetapan kontrol serta pemahaman akan pentingnya pekerjaan auditor dalam membantu manajemen mencapai tujuan dan strategi Bank.

CIMB NIAGALAPORAN TAHUNAN 2019

Selama tahun 2019, telah dilaksanakan 10 penugasan audit dengan melibatkan 26 guest auditor yang berasal dari Branch Operation Support Manager (BOSM), Sub Branch Manager (SBM) dan Risk Control Unit (RCU). SKAI juga telah memberikan pelatihan kepada 35 guest auditor.

5. Business Monitoring

Business Monitoring merupakan suatu aktifitas non audit yang dilakukan SKAI dengan menjalin komunikasi berkelanjutan dengan manajemen. Aktifitas ini dilakukan secara rutin dan tidak dalam rangka audit.

Business Monitoring memberikan manfaat kepada kedua belah pihak, baik SKAI maupun manajemen, antara lain sebagai berikut:

• Mengembangkan hubungan kerja sama yang kuat dengan unit bisnis/pendukung bisnis

• Memiliki pemahaman yang lebih tentang kegiatan bisnis dan operasional dari unit bisnis/pendukung bisnis

• Mendapatkan informasi terbaru terkait perubahan strategi bisnis, proses, risiko dan kontrol

• Sarana sharing key audit issues dan perubahan dalam metode audit

• Sarana networking antara auditor dengan Head dari unit bisnis/pendukung bisnis terkait

Selama tahun 2019, SKAI telah melaksanakan 184 pertemuan dengan manajemen.

6. Joint Audit

SKAI melanjutkan pelaksanaan joint audit (audit bersama) dengan SKAI CIMB Group Malaysia, dengan mengirimkan auditor untuk melakukan audit bersama di CIMB Bank Malaysia, meliputi penugasan audit Retail Enterprise Distribution, Business Finance Advisory and Financial Standard, Investment Banking dan Consumer Contact Centre. Demikian juga auditor CIMB Bank Malaysia, ikut terlibat dalam pelaksanaan audit di Secure Collection di CIMB Niaga.

Joint Audit dilakukan sebagai sarana benchmarking dan sharing knowledge praktik audit terkini dan terbaik (best practices) untuk menambah wawasan auditor. Pelaksanaan joint audit tersebut telah mendapatkan persetujuan OJK.

7. Attachment Program

Attachment Program adalah suatu program yang baru dijalankan di semester II-2019, di mana pada program ini auditor ditugaskan untuk menjalankan peran (attachment/

on the job) ke unit bisnis/pendukung bisnis/operation, dengan tujuan agar auditor memiliki pemahaman yang lebih terhadap suatu proses bisnis termasuk risiko dan kontrol yang dijalankan.

Sebagai pilot project, dua auditor telah dikirimkan untuk mengikuti attachment program sebagai Teller dan Customer Service di mana sebelum menjalankan attachment tersebut, keduanya diberikan pelatihan selama dua minggu yang dilanjutkan dengan on the job training (attachment) selama dua minggu di cabang.

Manfaat attachment program antara lain:

• Menambah pemahaman auditor akan proses bisnis, risiko dan kontrol di unit terkait.

• Menambah pemahaman auditor akan peran dari suatu perkerjaan termasuk tantangan-tantangan dalam menjalankan pekerjaan tersebut

• Memberikan masukan kepada manajemen dalam meningkatkan kontrol, pengendalian dan efisinsi serta efektifitas kerja dan bisnis.

8. Demerit Audit Rating

Sejak tahun 2017, SKAI telah mengembangkan kerangka Demerit dari hasil audit yang diimplementasikan pada penilaian kinerja manajemen. Pengenaan Demerit bertujuan untuk meningkatkan kesadaran seluruh pihak di Bank untuk bersama-sama meningkatkan pengendalian internal agar sasaran Bank dapat tercapai. Pengenaan Demerit Audit diukur dengan menggunakan 2 parameter yaitu hasil audit (Audit Rating) dan tingkat ketepatan waktu penyelesaian rekomendasi audit (Late Remediation Rate).

Sejak implementasi Demerit Audit diterapkan, rasio Late Remediation mengalami perbaikan. Ini terlihat dari penurunan rasio yang semula 15% (tahun 2016) turun menjadi 0.5% (tahun 2017), 0.1% (tahun 2018) dan 0%

di tahun 2019. Penurunan rasio tersebut menunjukkan perbaikan yang signifikan terhadap control environment dan ketepatan waktu penyelesaian rekomendasi audit.

CIMB NIAGALAPORAN TAHUNAN 2019

14,0%

14,0%

12,0%

10,0%

8,0%

8,0%

Late Remediation Rate

6,0%

4,0%

2,0% 2,0%

0,5% 0,0% 0,2% 0,1% 0,1% 0,0% 0,0% 0,0% 0,0%

0,0%

2016

Q4 Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3 Q4

2017 2017 2017 2017 2018 2018 2018 2018 2019 2019 2019 2019

9. High Risk Validation

SKAI juga terus melanjutkan validasi atas temuan audit yang berisiko tinggi (high risk validation), untuk memastikan bahwa seluruh rekomendasi audit telah ditindaklanjuti dengan tepat waktu dan berkelanjutan, sehingga tidak terjadi pengulangan temuan audit di masa yang akan datang. Jika dalam proses validasi terjadi temuan pengulangan, maka rekomendasi akan di “Re-open” dan manajemen harus menindaklanjuti kembali temuan yang di “Re-open” tersebut. Dari hasil validasi yang dilakukan selama tahun 2019, rasio keberlanjutan remediasi audit (sustainability of audit remediation) menunjukan tren yang stabil di 3% pada tahun 2018 dan 2019.

14% 12%

5%

1% 1%

0%

3% 3% 3% 3% 3%

12%

10%

8%

Re-Open Rate

6%

4%

2%

0%

Q2 Q2

Q3 Q4 Q1 Q3 Q4 Q1 Q3 Q4

2017 2017 2018 2018 2018 2018 2019 2019 2019 2019

10. Competency Framework dan Learning Journey

Sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatkan kualitas auditor, SKAI melakukan kajian menyeluruh terhadap kompetensi model yang telah dimiliki untuk disesuaikan dengan perkembangan organisasi, profesi termasuk menyelaraskan dengan core competency Bank sekaligus merancang learning journey bagi auditor. Dengan dimilikinya kompetensi model dan learning journey, SKAI dapat menyusun program pengembangan auditor dengan terstruktur dan terarah sehingga dapat menghasilkan auditor yang berkualitas dan dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik.

CIMB NIAGALAPORAN TAHUNAN 2019

evaluaSi Kinerja SKai

Evaluasi kinerja SKAI dilakukan melalui penyebaran kuisioner kepada auditee setelah pelaksanaan audit dan evaluasi oleh Komite Audit. Kuesioner yang disebarkan kepada auditee tediri dari beberapa aspek penilaian, yaitu aspek pengelolaan audit, pelaksanaan audit dan penyampaian hasil audit.

Sedangkan penilaian kinerja SKAI oleh Komite Audit mencakup beberapa aspek penilaian yaitu penilaian kualitas audit laporan, presentation skills dan performance SKAI.

Skor penilaian evaluasi kinerja SKAI adalah 1 (jauh dibawah ekspektasi) sampai dengan 5 (jauh diatas ekspektasi). Tahun 2019, SKAI mendapatkan skor 4,26 (skor 5 - jauh diatas ekspektasi) dari auditee dan skor 4,09 (skor 5 - jauh diatas ekspektasi) dari Komite Audit.

SKAI akan terus menerus melakukan perbaikan proses, metode, tools dan serta meningkatkan kualitas dan ketrampilan sumber daya manusianya agar dapat menjadi trusted business partner yang memberikan nilai tambah bagi Bank CIMB Niaga.

rencana Kerja taHun 2020

Memandang ke depan, SKAI akan terus melakukan peningkatan kompetensi auditor, pengembangan metodologi, serta optimalisasi audit tool dan penggunaannya. Peningkatan kompetensi dibutuhkan untuk melaksanakan rencana kerja yang telah ditetapkan.

Pada tahun 2020, SKAI telah membuat rencana kerja dengan prioritas strategis sebagai berikut:

1. Mengoptimalkan peran data analytics dan visualisasi untuk mendukung seluruh proses audit dan audit yang berkelanjutan (continuous auditing).

2. Melanjutkan penerapan audit berlapis pada audit cabang Bank CIMB Niaga, baik secara portofolio yang dilakukan oleh data analytics maupun secara area audit, thematic audit untuk beberapa proses dan produk baik pada aktifitas perkreditan maupun operasional dan surprise audit, sehingga cakupan audit terhadap cabang akan lebih meningkat.

3. Melakukan kaji ulang terhadap pelaksanaan praktik AML (Anti Money Laundering) dan CFT (Counterfeit Transaction) disetiap lini bisnis dan pendukung bisnis.

4. Melakukan kewajiban pre dan post implementation review terhadap Proyek E-Banking baik proyek baru maupun upgrading proyek

5. Melakukan review terhadap cyber security

6. Melaksanakan attachment program, dimana auditor ditugaskan untuk menjalankan peran (attachment/on the job) ke bisnis/support unit/operation unit, dengan tujuan agar auditor memiliki pemahaman yang lebih terhadap suatu proses bisnis termasuk risiko dan kontrol yang dijalankan.

7. Melanjutkan inisiatif program guest auditor dengan mengundang staf dari unit bisnis dan pendukung bisnis sebagai auditor tamu dalam penugasan audit dengan tujuan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman perkembangan bisnis dan penerapan kontrol.

8. Terus melaksanakan business monitoring agar SKAI selalu mengikuti perkembangan dan perubahan bisnis, proses, dan isu-isu yang dihadapi manajemen serta menyelaraskan fokus audit dengan perubahan dan perkembangan yang terjadi.

9. Melanjutkan peran SKAI dalam memberikan consultative review kepada unit bisnis dan pendukung bisnis.

10. Pelaksanaan kaji ulang Quality Assurance Review oleh pihak ekternal independen

11. Terus meningkatkan kerja sama dengan setiap lini unit bisnis dan pendukung bisnis dalam meningkatkan kinerja Bank melalui tata kelola yang baik, manajemen risiko dan pengendalian intern melalui peran SKAI sebagai Business Partner.

12. Terus melakukan kajian terhadap kebijakan dan prosedur yang berlaku di SKAI agar senantiasa terkini dan sesuai dengan standar profesi yang berlaku.

13. Secara terus menerus meningkatkan kompetensi auditor agar dapat memberikan added value kepada unit bisnis dan pendukung bisnis.

CIMB NIAGALAPORAN TAHUNAN 2019

Satuan Kerja Kepatuhan (SKK) CIMB Niaga melaksanakan fungsi kepatuhan yang merupakan salah satu unsur penting dalam upaya peningkatan Tata Kelola Perusahaan. Bank memiliki Direktur yang membawahi fungsi kepatuhan serta membentuk satuan kerja kepatuhan yang independen serta bebas dari pengaruh satuan kerja lainnya sekaligus memiliki akses langsung kepada Direktur Kepatuhan.

Peran dan fungsi Satuan Kerja Kepatuhan dalam perusahaan merupakan salah satu upaya preventif Bank dalam mengurangi potensi risiko kepatuhan dalam kegiatan usaha Bank dengan memastikan bahwa kebijakan, ketentuan, sistem, dan prosedur, serta kegiatan usaha yang dilakukan oleh Bank telah sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

DASAR huKuM

POJK dan SEOJK terkait Penerapan Tata Kelola Bank Umum, Tata Kelola Terintegrasi, Penilaian Tingkat Kesehatan dan Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum

MEKAniSME PEnGAnGKATAn DAn PEMBERhEnTiAn KEPALA SATuAn KERjA KEPATuhAn (hEAD OF COMPLiAnCE MAnAGEMEnT)

Head of Compliance Management diangkat dan diberhentikan berdasarkan keputusan Direksi dan telah dilaporkan kepada OJK.

Dalam dokumen RACE FORWARD (Halaman 126-131)