• Tidak ada hasil yang ditemukan

Manfaat Brand Value untuk Bisnis

Dalam dokumen Strategi Penjenamaan di Era Digital (Halaman 133-141)

BRAND VALUE)

D. Manfaat Brand Value untuk Bisnis

118

c. Loyalitas Pelanggan

Loyalitas pelanggan menjaga nilai proposisi merek dan memberikan potensi aliran penjualan produk dari pelanggan yang tidak menghabiskan waktu mengevaluasi pilihan yang lebih murah. Dengan memasukkan loyalitas ke dalam konsep ekuitas merek, pemasar dapat menjadikan loyalitas sebagai prioritas utama dalam anggaran pembangunan merek mereka.

119 merek dan pentingnya menghubungkannya dengan konsumen secara lebih mendalam, mari kita lihat lebih dekat manfaat yang diberikannya kepada merek.

1. Menarik pelanggan baru

Sebagian besar konsumen membeli dari merek yang memiliki nilai yang sama. Nilai-nilai inti juga membentuk kisah pemasaran yang mendorong narasi merek, dan penelitian menunjukkan bahwa konten yang dipaparkan melalui cerita lebih mudah diingat dibandingkan fakta murni. Artinya, jika kita gagal mendefinisikan dan mengekspresikan kepribadian dan nilai-nilai brand perusahaan, maka akan kehilangan pelanggan baru dan bahkan banyak uang.

Aturan praktis dalam pemasaran adalah rata-rata konsumen berinteraksi dengan suatu merek beberapa kali sebelum membeli suatu produk. Memiliki nilai-nilai inti yang jelas membantu kita tetap berpegang pada pesan inti dan menciptakan keselarasan di seluruh titik kontak. Perusahaan dengan branding yang konsisten dan lebih konsisten mengalami peningkatan rata-rata tahunan dalam retensi pelanggan dibanding dengan perusahaan dengan branding yang tidak konsisten.

2. Meningkatkan Kepercayaan

Kualitas brand value membantu perusahaan membangun kepercayaan konsumen terhadap mereknya, itu tergantung pada nilai sebenarnya, kejujuran dan kualitasnya, tidak ada keraguan tentang itu. Brand value memastikan bahwa pelanggan lebih cenderung mempercayai merek produk yang dijual, dan karena nilai-nilai mereka selaras—

nilai dan brand perusahaan.

Menurut Suriyono dalam (Kusuma, 2021), dalam dunia bisnis, baik jasa maupun manufaktur senantiasa bersaing untuk menjaga konsumen tetap loyal terhadap produknya dan tidak beralih ke produk lain. Ada banyak alasan mengapa konsumen loyal terhadap suatu produk, jasa, atau merek. Bisa jadi karena mudah dijangkau atau

120

harganya pas. Namun, kunci loyalitas pelanggan sejati adalah kepuasan sejati terhadap suatu produk atau layanan.

Kepuasan yang sejati akan mendorong konsumen untuk datang kembali dan kembali lagi. Misalnya, merek XYZ mengetahui pentingnya menjaga lingkungan, sehingga mereka sangat mementingkan “hijau” dalam produk dan kemasannya. Audience AA akan berpikir berulang-ulang atau bahkan tidak tertarik untuk membeli produk dari brand CDE karena produk dan pengemasannya yang tidak ramah lingkungan.

3. Meningkatkan Branding

Memiliki brand value yang jelas dapat meningkatkan kemampuan branding dari merek yang dimiliki.

Meningkatkan branding akan memperjelas dan memperkuat merek yang sebelumnya nilainya tidak jelas. Semakin jelas dan kuat nilai merek, maka semakin tinggi dan kuat pula kualitas merek di mata konsumen.

Menurut (Ardiansyah et al., 2023), eksistensialisme brand menyatakan bahwa brand yang paling sukses adalah yang exis di dunia. Brand perlu ‘berusaha keras’ untuk mendapatkan apa yang benar, namun mereka juga harus menjadi partisipan aktif dalam kehidupan pelanggannya.

Oleh karena itu, tugas seorang brand marketing adalah mewujudkan kehadiran brand tersebut dengan sekuat tenaga.

4. Memahami Manfaat Brand Value untuk Bisnis

Fungsi brand value adalah memberikan informasi tentang nilai dan manfaat finansial suatu perusahaan, termasuk peningkatan loyalitas pelanggan dan nilai bisnis.

Berikut beberapa manfaat membangun brand value perusahaan dari segi keuangan, kualitas, dan kepuasan pelanggan.

a. Brand value menciptakan pengalaman positif

Nilai-nilai unik mencerminkan konsep produk dan layanan yang memberikan pengalaman positif kepada pelanggan. Alhasil, nilai-nilai tersebut berhasil membedakan dari produk dan layanan pesaingnya.

121 b. Brand value meningkatkan kepercayaan terhadap produk.

Brand memerlukan fitur unik agar mudah diingat oleh kelompok sasaran, dan menonjol dari pesaingnya, sehingga dapat menciptakan nilai dan meningkatkan kepercayaan merek di kalangan konsumen karena dianggap unik.

c. Brand value meningkatkan loyalitas pelanggan.

Karena keunggulan di atas, pengalaman positif dan kepercayaan merek berdasarkan nilai merek berkontribusi terhadap loyalitas pelanggan, yang mendorong penjualan produk.

d. Ketahanan konsumen berasal dari nilai yang baik.

Konsep layanan yang diberikan tentu tidak lepas dari kesalahan. Namun loyalitas pelanggan sangat efektif dalam peningkatan brand value dan pengembangan bisnis.

Brand value yang mapan membantu membangun sikap yang bertahan lama dan menggerakkan perusahaan ke arah yang positif.

e. Kenaikan harga produk karena branding.

Hal ini mungkin terjadi pada merek dengan brand value yang kuat, harganya relatif lebih tinggi, karena branding yang optimal menciptakan citra dan nilai yang kuat sehingga menghasilkan permintaan pelanggan yang tinggi.

Inilah manfaat brand value dalam meningkatkan penjualan produk, citra merek, dan respon pelanggan.

5. Mengapa Nilai Merek Penting di Pasar Modern?

Memahami dan memanfaatkan nilai merek jadi sangat penting. Preferensi konsumen terus berkembang, dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kemajuan teknologi hingga peristiwa global. Mengingat perubahan ini, ekuitas merek berfungsi sebagai metrik konsisten yang dapat memberikan wawasan berharga mengenai perilaku konsumen dan tren pasar. Ekuitas merek bukan sekadar emosi sesaat. Hal ini akan berdampak nyata pada keuntungan bisnis Anda. Ekuitas merek yang kuat dapat

122

mendorong harga lebih tinggi, memengaruhi loyalitas pelanggan, dan menyiapkan landasan bagi pertumbuhan di masa depan.

Mengevaluasi nilai merek selalu menjadi suatu keharusan bagi perusahaan yang ingin tetap kompetitif. Ini memungkinkan menilai posisi pasar, menyesuaikan strategi, dan memenuhi ekspektasi pelanggan secara efektif. Bersama- sama, seluruh departemen menunjukkan dampak luar biasa dari nilai merek terhadap posisi dan profitabilitas perusahaan, dan berfungsi sebagai panduan dalam pengambilan keputusan strategis. Dalam lingkungan yang penuh dengan alternatif, bagaimana sebuah perusahaan dapat menonjol dari yang lain? Jawabannya seringkali terletak pada nilai merek. Ini adalah jumlah dari semua atribut positif yang terkait dengan suatu merek, mulai dari kualitas hingga reputasi. Membangun pendekatan berbasis merek dalam pengambilan keputusan bisnis dapat menjadi alat pencitraan merek yang ampuh yang dapat meningkatkan preferensi dan loyalitas pelanggan.

Namun, pembangunan merek bukanlah peristiwa yang terjadi satu kali saja, melainkan sebuah proses berkelanjutan yang memerlukan investasi berkelanjutan dalam kualitas, layanan pelanggan, dan karakteristik positif lainnya yang terkait dengan nilai merek. Salah satu manfaat langsung dari ekuitas merek yang tinggi adalah keunggulan kompetitif. Perusahaan dengan merek yang kuat sering kali terlindungi dari perang harga dan memiliki posisi yang lebih baik untuk bersaing dalam atribut selain biaya. Nilai merek yang tinggi berarti posisi pasar yang tinggi yang memungkinkan perusahaan membedakan produk atau jasanya secara efektif. Diferensiasi ini memberikan keunggulan kompetitif yang khususnya berguna dalam pasar jenuh dimana konsumen memiliki banyak pilihan.

123 E. Merancang Brand Value.

Menurut (Huang, 2010), mengukur dan memperkirakan nilai merek sangatlah penting. Ketika merek berpindah tangan, penilaian mereka sangat penting bagi perusahaan untuk menentukan harga transaksi. Kebutuhan akan penilaian sering kali muncul dalam merger dan akuisisi: Misalnya, ketika Lenovo membeli unit PC IBM bersama dengan merek Thinkpad pada tahun 2005 dan SBC membeli AT&T dan kemudian menggunakan nama merek ini untuk mengkonsolidasikan merek lainnya, termasuk Cingular.

Setelah memutuskan nilai inti target, langkah selanjutnya mendefinisikannya dengan jelas untuk seluruh perusahaan.

Berikut adalah tip dokumentasi penting untuk memastikan nilai-nilai inti perusahaan memiliki efek yang diinginkan, yaitu membuat nilai inti perusahaan mudah diingat, bermakna, spesifik, dapat ditindaklanjuti. Sehingga Brand value bukan sekadar kata-kata indah di selembar kertas atau situs web.

Selanjutnya, menjadikan produk yang unik untuk brand perusahaan, dan menjadikan mereka mudah diakses. Nilai-nilai perusahaan harus mudah ditemukan oleh karyawan, mitra, dan pelanggan, sehingga brand value dapat dikenal semua orang.

1. Perencanaan Pertumbuhan Brand Value

Nilai merek hadir dalam diskusi untuk manajemen merek dan perspektif perilaku konsumen. Hal ini menurut Melin, didasarkan pada anggapan bahwa jika suatu merek menciptakan nilai bagi konsumen, maka hal ini pada gilirannya akan menciptakan nilai bagi pemilik merek. Oleh karena itu, ini adalah konsep yang mempengaruhi kedua perspektif tersebut, dan sangat penting untuk memahami kedua kondisi tersebut dalam menangani dan mengevaluasi merek.(Caroline Therése Lanetoft, 2013)

Untuk meningkatkan brand value, kita perlu fokus pada membangun nilai merek dan kesadaran merek, melibatkan strategi pemasaran komprehensif yang mengintegrasikan berbagai komponen, termasuk pemasaran digital, hubungan masyarakat, dan keterlibatan pelanggan. Menargetkan

124

prospek juga memainkan peran penting karena merupakan sumber pendapatan potensial di masa depan.

Saat ini, citra merek dapat menentukan keberhasilan bisnis, jadi ada baiknya mendapatkan bantuan dari para ahli di bidang yang sesuai, menyewa agen desain merek bisa menjadi pilihan cerdas karena memberi akses ke pakar yang berspesialisasi dalam mengoptimalkan nilai merek. Dengan menggabungkan kreativitas dan metode berbasis data, dapat memberikan strategi yang disesuaikan untuk memasarkan merek. Ingat, brand yang bagus tidak muncul begitu saja. Ini adalah hasil dari perencanaan yang cermat, pemasaran strategis, dan pemahaman mendalam tentang audiens target untuk memahami pasar sasaran, termasuk perubahan kebutuhan dan cara memandang merek.

2. Peran Digital Marketing bagi Brand Value

Saat ini, pentingnya brand value telah meningkat secara signifikan. Ada banyak cara untuk meningkatkan brand value perusahaan, salah satu cara paling populer adalah melalui media sosial. Pemasaran media sosial adalah salah satu cara terbaik untuk mempromosikan bisnis dan memperluas jangkauan. Ini akan membantu membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan sehingga dapat mengetahui apa yang diharapkan pelanggan dari produk atau jasa yang ditawarkan. Menurut (Omar et al., 2009), perusahaan harus mempertimbangkan pentingnya komunikasi internal dan eksternal. Hal ini berarti bahwa perusahaan memiliki kendali penuh atas semua aspek komunikasi yang digunakan untuk berkomunikasi dengan publiknya.

Menciptakan kehadiran online yang kuat untuk bisnis, dapat memberikan berbagai manfaat, termasuk peningkatan visibilitas, perluasan basis pelanggan, dan peningkatan penjualan. Pemasaran media sosial adalah bagian penting dari strategi pemasaran apa pun karena memungkinkan kita memasarkan produk dengan cara yang menarik. Strategi ini dapat menarik pelanggan baru dan membuat kita selalu mengetahui perkembangan produk.

125 3. Mengenal dan Memahami Target Audience

Manfaat pertama dari brand value adalah memungkinkan kita mengenali dan menentukan target audiens untuk produk atau merek kita. Biasanya, brand value menarik pasar dengan nilai serupa. Ini akan membantu lebih memahami karakteristik target pasar kita.

Semisal, merek kita mengkomunikasikan konsep kompatibilitas lingkungan dan kualitas yang baik. Oleh karena itu, pelanggan atau kelompok sasaran juga merupakan sekelompok orang yang memang tertarik pada nilai-nilai tersebut. Informasi tersebut dapat menjadi acuan untuk melakukan analisis target pasar dan menciptakan strategi pemasaran yang tepat.

4. Meningkatkan Kepercayaan Konsumen

Pelanggan setia adalah kunci kesuksesan bisnis jangka panjang. Mereka sebagian mungkin mencoba produk baru dan menghabiskan lebih banyak uang untuk bisnis kita dibandingkan pelanggan baru. Saat kepercayaan konsumen berada pada titik terendah, mendefinisikan dengan jelas prinsip-prinsip inti merek bisa membantu menjaga keaslian merek, meningkatkan retensi pelanggan, dan meningkatkan nilai seumur hidup.

Memiliki brand value yang kuat dan positif membangun kepercayaan pelanggan. Terlebih jika nilai-nilai yang dipancarkan oleh merek dan produk sesuai dengan kualitas yang disampaikan. Kepercayaan pelanggan sangat penting bagi bisnis dan mendorong loyalitas serta pembelian berulang. Pada abad ini, pasar telah menjadi banyak dan beragam, barang serta jasa menjadi lebih beragam dan berkembang dari waktu ke waktu dengan cepat, terutama dalam layanan internet dan teknologi komunikasi, dan hal ini pada gilirannya mewakili kesulitan yang kadang-kadang dihadapi oleh konsumen tentang bagaimana memilih barang atau jasa yang sesuai. (Sallam, 2016)

126

Contoh, Amazon kini menjadi salah satu brand terbesar di dunia. Bagaimana mereka bisa sampai pada titik ini?

Mereka fokus dan memastikan bahwa setiap pengalaman pelanggan dipersonalisasi. Pelanggan puas dengan pelayanan yang baik dan pengiriman produk yang cepat dan mudah. Memberikan pengalaman pelanggan yang luar biasa adalah cara ampuh meningkatkan brand value. Dengan produk atau layanan berkualitas tinggi, pelanggan selalu mengharapkan pengalaman profesional dari merek tersebut.

Penelitian juga menunjukkan bahwa banyak pengguna bersedia mengeluarkan uang lebih banyak dan memilih merek dibandingkan pesaing jika mereka menginginkan pengalaman positif.

Memahami siapa konsumen dan memenuhi kebutuhan mereka adalah hal yang mutlak dalam mengembangkan brand value. Ini akan memberi gambaran tentang apa yang harus disampaikan kepada mereka.

Dalam dokumen Strategi Penjenamaan di Era Digital (Halaman 133-141)