• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pendidikan dan Organisasi Menjadi Social Capital

Pendidikan dan organisasi adalah dua hal yang saling memberikan andil dan berhubungan satu sama lain. Memahami kajian berupa ilmu pengetahuan memberikan tambahan penguasaan konsep dan teori agar bisa diberdayakan secara praktis dalam semua ranah kehidupan. Sedangkan organisasi adalah sebuah wahana yang memberikan pembelajaran terhadap kualitas emosional dan sosial, mengasah kepemimpinan yang baik, memberikan opsi manajemen publik yang efeketif dan efisien. Dengan berbekal kematangan organisasi dan kualitas pendidikan yang baik, seseorang

layak mendapatkan apresiasi pribadi yang Intelektual, yaitu mengembangkan ilmu secra cerdas intelektual dan menjalankan aktifitas sosial dengan kematangan emosional, komunikasi silaturahmi yang santun dan beretika.

Inilah yang membentuk karakter Erman Lakuana atas kerja keras yang ia geluti mulai dari perjalanan studi, tempaan organisasi sampai kematangannya di dunia usaha. Semuanya dilakukan dengan kerja keras dan ikhlas yang menjadi pegangan utama prinsip ayah dari Fandu Pratama dan Putri Pratiwi ini.

Kedua aktivitas tersebut membantu Erman Lakuana dalam berkiprah di dunia politik praktis saat ini. Karena aktifitas yang dilaksanakan sebagai anggota legislatif bisa dikatakan cukup berat, karena ragamnya tendensi politis yang berkutat di setiap proses maupun mekanismenya. Begitu rumit dalam mengakomodasi semua kebutuhan konstituen untuk menjadi produk kebijakan daerah. Namun semuanya dijalan secara santai dan serius oleh Suami Jumiati, baginya sudah ada kejelasan spesifikasi tugas pokok dan fungsi terbagi dalam tiga komisi yang mengurus bidang masing-masing dengan organisasi pemerintah kota terkait, sehingga menurutnya ada spesialisasi yang jelas tentang cakupan kerja masing-masing anggota legislatif agar fungsi DPRD Kota Palu dapat berjalan dengan terarah dan lancar.

Hubungan Kemitraan DPRD dan Pemerintah Kota Palu

Dalam konstelasi pemerintahan di daerah, DPRD pada hakekatnya di samping merupakan badan resmi yang mewakili rakyat, juga sebagai mitra / partner eksekutif dalam merumuskan kebijaksanaan dalam rangka menjalankan roda pemerintahan daerah, selain itu kedua lembaga itu juga mempunyai kedudukan yang sejajar.

Pada ulasan terdahulu disebutkan bahwa dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tidak dikenal lagi penyebutan DPRD sebagai Lembaga Legislatif Daerah, Termasuk penyebutan kesejajaran dan mitra dalam melaksanakan tugasnya masing-masing sebagaimana disebutkan pada pasal 16 ayat (2) undang-undang Nomor 22 Tahun 1999. Dalam penjelasan pasal tersebut disebutkan bahwa, Dalam kedudukannya sebagai badan Legislatif Daerah, DPRD bukan merupakan bagian dan Pemerintah Daerah. Dengan tanpa menguraikan makna mitra itu sendiri secara lebih mendetail.

Menurut Erman Lakuana sebagai lembaga Pemerintahan Daerah, DPRD mempunyai kedudukan setara dan memiliki hubungan kerja bersifat kemitraan dengan Pemerintah Daerah. Kedudukan yang setara bermakna bahwa antara DPRD dan Pemerintah Daerah memiliki kedudukan yang sama dan sejajar dalam arti tidak saling membawahi. Hubungan bersifat kemitraan berarti DPRD merupakan mitra kerja Pemerintah Daerah dalam membuat kebijakan daerah untuk melaksanakan otonomi daerah sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing. Berdasarkan hal tersebut antara kedua lembaga wajib memelihara dan membangun hubungan kerja yang harmonis dan satu sama lain harus saling mendukung, bukan sebagai lawan atau pesaing.

Untuk terjalinnya hubungan kerja yang harmonis dan saling mendukung, diperlukan adanya pengaturan tentang hak-hak protokoler dan keuangan Pimpinan dan Anggota DPRD. Hal tersebut bertujuan agar masing- masing memperoleh hak dan melaksanakan kewajiban meningkatkan peran dan tanggung jawab mengembangkan kehidupan demokrasi, menjamin keterwakilan rakyat dan daerah dalam melaksanakan tugas dan kewenangannya, mengembangkan hubungan dan mekanisme checks and balances antara lembaga legislative dan eksekutif, meningkatkan kualitas,

produktifitas, dan kinerja demi terwujudnya keadilan dan kesejahteraan masyarakat.

Kemitraan dan kesejajaran ini selain dapat dilihat dari penelitian atau pengambilan kebijakan secara bersama-sama, juga dapat dilihat dari pengaturan akan setiap penyelenggaraan pelaksanaan acara kenegaraan atau secara resmi pengaturan akan posisi Pimpinan dan Anggota DPRD pada setiap acara yang digelar secara resmi/formal.

Kedudukan lembaga DPRD dengan Pemerintah Daerah adalah sejajar dan menjadi mitra dari Pemerintrah Daerah oleh sebab itu, lembaga DPRD merupakan badan legislatif daerah yang berfungsi menetapkan tugas pemerintahan di bidang politik, sedangkan Pemerintah Daerah sebagai badan eksekutif daerah, berfungsi menyeleggarakan pelaksanaan dari pada garis- garis besar haluan pembangunan daerah yang telah ditetapkan oleh badan legislatif daerah dalam penataan pemerintahan di aras lokal (local government).

BIODATA

Nama : Erman Lakuana, S.Sos

Tempat dan tanggal lahir : Pangkalaseang, 15-01-1971 Jenis kelamin : Laki – laki

Nama isteri : Jumiati

Tempat/tgl menikah : Palu, 15 agustus 1922 Pekerjaan isteri : Wiraswasta

Nama, Tempat Tgl Lahir =ANAK= dan Pendidikan Terakhir:

1. Nama anak : Fandu Pratama Lakuana tempat dan tgl lahir : palu, 21 Desember 1993 pendidikan terakhir : Sekolah Menengah Atas 2. Nama anak : Putri Pratiwi Lakuana tempat dan tgl lahir : Palu, 14 Februari 1996 pendidikan terakhir : Sekolah Menengah Pertama Riwayat Pendidikan Formal dan Tahun Tamat

SD : NEGERI PANGKALASEANG, 1983 SLTP : NEGERI BALANTAK, 1986 SLTA : NEGERI LUWUK, 1989 Sarjana Lengkap (S1) : FISIPOL UNTAD, 2000 Nama Orang Tua :

Nama Ayah : NURSALIM LAKUANA Pekerjaan : Guru Nama Ibu : MARYAMA YUSUF Pekerjaan : IRT Kedudukan Dalam Partai Politik

Dari Partai : GOLONGAN KARYA Dari Fraksi : PARTAI GOLKAR

Dari Daerah Pemilihan (Dapil) : PALU TIMUR – PALU UTARA Kapan mulai masuk anggota Partai Politik : TAHUN 1992 Kapan mulai menjadi anggota DPRD : TAHUN 2009

Jabatan Dalam DPRD : KETUA KOMISI III (BID. PEMBANGUNAN) Kedudukan Dalam Alat Kelengkapan DPRD :

Badan Anggaran : (YA) Badan Legislasi : (TIDAK) Badan Musyawarah : (YA) Panitia Khusus : (YA)

Komisi : KETUA KOMISI III

Riwayat Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Partai Politik : WAKIL KETUA LITBANG SENAT FISIP UNTAD TAHUN 1991 SEK. HIMAN FISIP UNTAD TAHUN 1990

KETUA AMPI KOTA PALU, 2005 – 2010

WAKIL KETUA KNPI SULTENG TAHUN 2007 WAKIL KETUA HIPMI SULTENG, SEKRANG KETUA MKGR KOTA PALU, SEKARANG

WAKIL KETUA PENGUSAHA GRAFIKA SULTENG, SEKARANG WAKIL KETUA KADIN KOTA PALU, SEKARANG

SEKR. GOLKAR KOTA PALU,SEKARANG

Kegiatan Nasional Yang Pernah Diikuti (Seminar, Studi Banding, Workshop, dll)

SEMINAR NASIONAL GRAFIKA, JOGYAKARTA TAHUN 2007 RAKERNAS KNPI, BANTEN TAHUN 2008

MUNAS AMPI PANDAAN, JATIM TAHUN 2006 MUNAS GOLKAR, PEKAN BARU TAHUN 2010

RAPIMNAS PENGUSAHA GRAFIKA, BALI TAHUN 2008 RAKERNAS KNPI, PALEMBANG TAHUN 2005

BINTEK ANGGOTA DPRD, JAKARTA TAHUN 2011 RAKORWIL HIPMI, MATARAM TAHUN 2012-03-21

Kegiatan Luar Negeri (Internasional) yang pernah diikuti :

STUDY BANDING & KUNJUNGAN KERJA KE JERMAN & SWEDIA, TAHUN 2010

Drs H. Ishak Cae