• Tidak ada hasil yang ditemukan

tugas terstruktur - Spada UNS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "tugas terstruktur - Spada UNS"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

TUGAS TERSTRUKTUR

PERMASALAHAN PESERTA DIDIK TERKAIT BIDANG BK Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Bimbingan dan Konseling

Yang diampu oleh Dr. Naharus Surur., M.Pd,

Disusun Oleh:

Nama : Arista Tiara P

NIM : K5418017

Kelas : A

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS SEBELAS MARET 2020

(2)

Permasalahan Peserta Didik Terkait 4 Bidang Bimbingan Dan Konseling 1. Bidang Pribadi

Masalah-masalah peserta didik yang berkaitan dengan bidang pribadi dalam bidang Bimbingan dan Konseling diantaranya adalah :

A. Ketakwaan kepada Allah SWT, mencakup:

 Kurang motivasi untuk mempelajari agama sebagai pedoman hidup.

 Kurang memahami bahwa agama sebagai pedoman hidup.

 Kurang memiliki kesadaran bahwa setiap perbuatan manusia diawasi oleh Tuhan.

 Masih merasa malas untuk melaksanakan shalat.

 Kurang memiliki kemampuan untuk bersabar dan bersyukur.

b. Perolehan sistem nilai, meliputi:

 Masih memiliki kebiasaan berbohong.

 Masih memiliki kebiasaan mencontek.

 Kurang berdisiplin (khususnya memelihara kebersihan).

c. Kemandirian emosional, meliputi:

 Belum mampu membebaskan diri dari perasaan atau perilaku kekanak-kanakan.

 Belum mampu menghormati orang tua atau orang lain secara ikhlas.

 Masih kurang mampu menghadapi atau mengatasi situasi frustrasi (stress) secara positif.

d. Pengembangan keterampilan intelektual, meliputi:

 Masih kurang mampu mengambil keputusan berdasarkan pertimbangan yang matang.

 Masih suka melakukan sesuatu tanpa mempertimbangkan baikburuknya, untuk- ruginya.

e. Menerima diri dan mengembangkan secara efektif, meliputi:

 Kurang merasa bangga dengan keadaan diri sendiri.

2. Bidang Sosial

Masalah-masalah peserta didik yang berkaitan dengan bidang sosial dalam bidang Bimbingan dan Konseling diantaranya adalah

a. Merasa rendah diri, berkaitan dengan bidang sosial:

(3)

 Berperilaku sosial yang bertanggung jawab, meliputi:

 Kurang menyenangi kritikan apabila bergaul dengan orang lain yang mempunyai kelebihan (seperti teman yang lebih cantik/ cakep).

 Kesulitan dalam persahabatan

 Kesulitan mencari teman

 Merasa terasing dalam aktivitas kelompok

 Kesulitan memperoleh penyesuaian dalam kegiatan kelompok

 Kesulitan mewujudkan hubungan yang harmonis dalam keluarga

 Kesulitan dalam menghadapi situasi sosial yang baru b. Kurang memahami tata karma (etika) pergaulan.

 Kurang berpartisipasi dalam kegiatan sosial, baik di sekolah maupun di masyarakat.

c. Mencapai hubungan yang lebih matang dengan teman sebaya, meliputi:

 Merasa malu untuk berteman dengan lawan jenis.

 Merasa tidak senang kepada teman yang suka mengkriti 3. Bidang Belajar

Masalah-masalah peserta didik yang berkaitan dengan bidang Belajar dalam bidang Bimbingan dan Konseling diantaranya adalah:

 Peserta didik memiliki hasil belajar yang rendah di bawah rata-rata nilai yang dicapai oleh kelompoknya atau di bawah potensi yang dimilikinya.

 Peserta didik merasa hasil yang dicapai tidak seimbang dengan usaha yang telah dilakukan. Mungkin ada siswa yang sudah berusaha giat belajar, tapi nilai yang diperolehnya selalu rendah.

 Peserta didik lambat dalam melakukan tugas-tugas kegiatan belajarnya dan selalu tertinggal dari kawan-kawannya dari waktu yang disediakan.

 Sebagian dari peserta didik menunjukkan sikap-sikap yang tidak wajar, seperti:

acuh tak acuh, menentang, berpura-pura, dusta dan sebagainya.

 Peserta didik melakukan perilaku yang berkelainan, seperti membolos, datang terlambat, tidak mengerjakan pekerjaan rumah, mengganggu di dalam atau pun di

(4)

luar kelas, tidak mau mencatat pelajaran, tidak teratur dalam kegiatan belajar, dan sebagainya.

 Peserta didik memiliki gejala emosional yang kurang wajar, seperti : pemurung, mudah tersinggung, pemarah, tidak atau kurang gembira dalam menghadapi situasi tertentu. Misalnya dalam menghadapi nilai rendah, tidak menunjukkan perasaan sedih atau menyesal, dan sebagainya.

 Peserta didik memiliki gangguan belajar dalam dirinya diantaranya adalah motivasi belajar yang rendah, minat belajar yang rendah, tidak berbakat pada mata pelajaran tertentu, kesulitan berkonsentrasi dalam belajar, sikap belajar yang tidak terarah

 Perilaku mal akdaftif dalam belajar seperti suka mengganggu teman ketika belajar 4. Bidang Karir

Masalah-masalah peserta didik yang berkaitan dengan bidang Karir dalam bidang Bimbingan dan Konseling diantaranya adalah :

 Peserta didik belum memahami dirinya sendiri atau menilai diri sendiri.

 Peserta didik tidak mengetahui apa bakat yang dimilikinya, apa minat yang disukainya.

 Peserta didik kurang memahami mata pelajaran apa yang disukai dan prestasi akademik yang dapat mendukung karir di masa depan, bila dibiarkan maka hal ini akan menjadi masalah yang menghalangi perencanaan karir peserta didik

 Peserta didik belum mempersiapkan jenjang pendidikan berkelanjutan, sehingga dinilai kurang berpikir panjang dalam hal mempersiapkan masa depan (karir dan juga pekerjaannya di masa mendatang)

Referensi

Dokumen terkait

3 Menyampaikan tujuan layanan materi Bimbingan dan Konseling 4 Guru BK menjelaskan langkah-langkah kegiatan, tugas dan tanggung jawab pesertan didik 5 Guru BK mengajak peserta didik

“Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki

2 Merencanakan asesmen proses dan hasil belajar peserta didik Membuat kisi- kisi asesmen proses dan hasil belajar Menulis instrumen proses dan hasil belajar Melakukan telaah secara

DEFINISI KARAKTERISTIK PESERTA DIDIK MERUPAKAN CIRI ATAU SIFAT DANATRIBUT YANG MELEKAT PADAPESERTA DIDIK YANG MENGGAMBARKAN KONDISI PESERTA DIDIK, MISALNYA GAYA BELAJAR,

Berdasarkan keterangan di atas sebagai guru bimbingan konseling akan melakukan konseling kelompok terhadap peserta didik yang terindikasi memiliki masalah disiplin belajar oleh peserta

Disinilah peran gu Bimbingdan dan Konseling, banyak anak bermasalahan tetapi hanya dipendam sendiri, disini guru Bimbingan dan Konseling harus peka terhadap peserta didik yang mempunyai

Bidang bimbingan pribadi yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami, menilai, mengembangkan potensi dan kecakapan, bakat dan minat, serta kondisi sesuai dengan

Kemudian pembimbing dan subyek kasus bertukar peran dan subyek kasus menjadi dirinya sendiri untuk mencoba tingkah laku baru yang diperlihatkan oleh pembimbing dan pembimbing memainkan