Top PDF Analisis Likuiditas Pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung Periode (2007-2011)

Analisis Likuiditas Pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung Periode (2007-2011)

Analisis Likuiditas Pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung Periode (2007-2011)

Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk memulihkan kondisi perekonomian tersebut karena terdapat banyak rintangan yang harus dihadapi. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah dengan ditetapkannya suatu dasar kebijakan untuk memberikan kewenangan yang lebih luas kepada masing-masing daerah agar dapat menggali, memanfaatkan dan mengembangkan sumber daya yang dimiliki semaksimal mungkin.

37 Baca lebih lajut

PELAKSANAAN PROSES AUDIT INTERNAL ATAS PERSEDIAAN OLEH SATUAN PENGAWAS INTERN (SPI) PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) TIRTAWENING KOTA BANDUNG PERIODE 2012.

PELAKSANAAN PROSES AUDIT INTERNAL ATAS PERSEDIAAN OLEH SATUAN PENGAWAS INTERN (SPI) PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) TIRTAWENING KOTA BANDUNG PERIODE 2012.

Pada perusahaan dagang, hanya dikenal satu jenis inventory, yaitu persediaan barang dagangan (Inventory of merchandise) yang merupakan barang- barang yang dibeli dan dijual kembali tanpa adanya pengolahan lebih lanjut sedangkan pada perusahaan industri terlibat bermacam-macam persediaan. Berikut ini klasifikasi persediaan menurut Holy Icun Yunarto & Martinus Getty Santika (2005: 5-7) yaitu:

25 Baca lebih lajut

PENGARUH PELAYANAN PRIMA TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) TIRTAWENING KOTA BANDUNG: Penelitian Pada Pelanggan Pdam Wilayah Bandung Utara.

PENGARUH PELAYANAN PRIMA TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) TIRTAWENING KOTA BANDUNG: Penelitian Pada Pelanggan Pdam Wilayah Bandung Utara.

Dalam penelitian ini, hipotesis yang telah dirumuskan akan diuji dengan statistik parametris antara lain dengan menggunakan t-test dan F-test terhadap koefisien regresi. Adapun untuk menguji hipotesis yang datanya berbentuk interval, maka digunakan analisis regresi. Analisis regresi adalah menganalisa data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data-data dari variabel yang diteliti, apakah sesuatu variabel disebabkan atau dipengaruhi ataukah tidak oleh variabel lainnya. Sehubungan dengan hal tersebut, ada beberapa syarat analisis data yang harus dipenuhi sebelum pengujian hipotesis dilakukan, maka
Baca lebih lanjut

67 Baca lebih lajut

Laporan Praktek Kerja Lapangan Di Perusahaan Daerah Air Minum Tirtawening Kota Bandung

Laporan Praktek Kerja Lapangan Di Perusahaan Daerah Air Minum Tirtawening Kota Bandung

Pada periode transisi ini dengan segala dana yang ada PDAM terus meningkatkan pelayanan air minum untuk masyarakat Kota Bandung antara lain pemasangan pipa- pipa tertier dan sambungan rumah serta perakitan meteran air, akan tetapi masih banyak calon pelanggan yang tidak terlayani. Oleh karena itu agar kebutuhan air minum Kota Bandung dapat terpenuhi, maka Proyek Tahap II harus segera terealisir. Rencana Proyek Air Minum Tahap II ini meliputi penambahan :

85 Baca lebih lajut

PENGARUH TATA RUANG KANTOR TERHADAP STRESS KERJA KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) TIRTAWENING KOTA BANDUNG.

PENGARUH TATA RUANG KANTOR TERHADAP STRESS KERJA KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) TIRTAWENING KOTA BANDUNG.

Grafik Produktivitas Kerja Karyawan PDAM Tirtawening Kota Bandung Kita dapat mengamati dari data tersebut, bahwa selama periode juli 2012 sering kali terjadi penurunan produktivitas. Kondisi tersebut diduga karena terjadinya penurunan kinerja karyawan sehingga mengakibatkan produktivitas kerja menjadi menurun. Penurunan produktivitas dan kinerja karyawan diindikasikan sebagai akibat dari stress kerja yang dialami karyawan dalam bekerja. Penurunan produktivitas dan kinerja karyawan merupakan salah satu bagian dari gejala perilaku yang bisa muncul akibat terjadinya stress kerja yang dialami karyawan ketika bekerja. Ketiga data yang sudah di ungkapkan di atas sudah cukup membuktikan bahwa stress kerja memang terjadi dan di alami oleh karyawan Bagian Produksi Tirtawening Kota Bandung.
Baca lebih lanjut

69 Baca lebih lajut

ANALISIS RASIO PROFITABILITAS TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) SURYA SEMBADA KOTA SURABAYA (Studi Kasus Tahun 2007 Sampai Dengan 2011) SKRIPSI

ANALISIS RASIO PROFITABILITAS TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) SURYA SEMBADA KOTA SURABAYA (Studi Kasus Tahun 2007 Sampai Dengan 2011) SKRIPSI

Puji dan Syukur tak henti penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan Rahmat dan Hidayah-Nya sehingga penulis dapat melaksanakan penelitian dan menyelesaikan penyusunan skripsi yang berjudul “ Analisis Rasio Profitabilitas Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Kota Surabaya (Studi Kasus Tahun 2007 Sampai Dengan 2011) ” . Penyusunan skripsi ini ditujukan sebagai persyaratan dalam menyelesaikan studi di Fakultas Ekonomi, Program Studi Akuntansi, Universitas Muhammadiyah Surabaya.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) TIRTAWENING KOTA BANDUNG: Studi Kasus pada Bagian Meter dan Penjaringan.

PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) TIRTAWENING KOTA BANDUNG: Studi Kasus pada Bagian Meter dan Penjaringan.

Setelah data yang terkumpul berhasil diubah menjadi data interval, maka langkah selanjutnya adalah menghitungnya dengan menggunakan analisis korelasi. Pada penelitian ini digunakan analisis korelasi sederhana (Bivariate Correlation) yang berguna untuk mengetahui keeratan hubungan antara dua variabel dan untuk mengetahui arah hubungan yang terjadi. Koefisien korelasi sederhana menunjukkan seberapa besar hubungan yang terjadi antara dua variabel. Hubungan dua variabel terdiri dari dua macam yaitu hubungan yang positif dan hubungan yang negatif. Hubungan X dan Y dikatakan positif apabila kenaikan (penurunan) X pada umumnya diikuti oleh kenaikan (penurunan) Y. Ukuran yang dipakai untuk mengetahui kuat atau tidaknya hubungan antara X dan Y disebut koefisien korelasi (r). Nilai koefisien korelasi paling sedikit -1 dan paling besar (- 1≤ r ≥ 1) artinya jika :
Baca lebih lanjut

49 Baca lebih lajut

ABSTRACT ANALYSIS STATEMENT OF FINANCIAL POSITION IN PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) KOTA SURAKARTA FOR THE PERIOD 2014 – 2016

ABSTRACT ANALYSIS STATEMENT OF FINANCIAL POSITION IN PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) KOTA SURAKARTA FOR THE PERIOD 2014 – 2016

Dalam menganalisis, penulis menggunakan metode analisis laporan keuangan berdasarkan laporan posisi keuangan periode 2014, 2015 dan 2016. Analisis laporan keuangan yang dilakukan penulis merupakan rasio likuiditas dan rasio solvabilitas. Rasio Likuiditas meliputi rasio lancar, rasio cepat, rasio kas. Sedangkan rasio solvabilitas yaitu rasio utang terhadap aset.

15 Baca lebih lajut

Analisis Kinerja Keuangan pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar

Analisis Kinerja Keuangan pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa kinerja keuangan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar selama periode tahun 2005 sampai dengan tahun 2009, dengan menggunakan analisis rasio keuangan secara umum yaitu dengan pendekatan time series analysis yang meliputi: rasio keuangan baik pada segi likuiditas, tingkat leverage, aktivitas maupun profitabilitas dan analisis du pont berada dalam posisi yang sangat buruk, yang diakibatkan oleh faktor leverage operasional (operating leverage) yaitu tingginya prosentase kebocoran air dan tingginya biaya operasional. Sedangkan faktor leverage keuangan (financial leverage) yaitu besarnya proporsi hutang dan bunga pinjaman yang telah jatuh tempo dan belum dapat dilunasi.
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

ANALISIS RASIO SEBAGAI DASAR PENILAIAN KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) KOTA SURAKARTA  Analisis Rasio Sebagai Dasar Penilaian Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Surakarta.

ANALISIS RASIO SEBAGAI DASAR PENILAIAN KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) KOTA SURAKARTA Analisis Rasio Sebagai Dasar Penilaian Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Surakarta.

Tujuan dari penelitian ini untuk mengukur kinerja keuangan pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Surakarta ditinjau dari Aspek Keuangan berdasarkan surat Keputusan Mentri Dalam Negeri Nomor 47 Tahun 1999 tentang pedoman penilaian kinerja keuangan PDAM Kota Surakarta. Hasil penelitian dapat digunakan sebagai pertimbangan dalam penyusunan program kinerja perusahaan. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan objek penelitian adalah Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Surakarta. Untuk mengaanalisis data penelitian, peneliti menggunakan alat analisis yaitu sepuluh rasio keuangan ditambah dua nilai bonus rasio (Rasio Laba terhadap Aktiva Produktif dan Rasio Laba terhadap Penjualan). Kinerja pada PDAM terdapat tiga Aspek dan dalam penelitian ini hanya menggunakan aspek keuangan saja. Sebagai kesimpulan dari hasil penelitian yang digunakan adalah kriteria yang diperoleh untuk tahun 2007 dari kinerja adalah kurang, untuk tahun 2008 nilai kinerja dilihat dari aspek keuangan cukup. Pada tahun 2009 yaitu cukup dilihat dari aspek keuangan, tahun 2010 nilai kinerja dari aspek keuangan adalah baik, sedangkan tahun 2011 nilai kinerjanya cukup dilihat dari aspek keuangan. Kinerja PDAM Kota Surakarta menyatakan belum mencapai nilai maksimum ditinjau dari aspek keuangan Dalam Negeri Nomor 47 Tahun 1999.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

ANALISIS RASIO SEBAGAI DASAR PENILAIAN KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM)  Analisis Rasio Sebagai Dasar Penilaian Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Surakarta.

ANALISIS RASIO SEBAGAI DASAR PENILAIAN KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) Analisis Rasio Sebagai Dasar Penilaian Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Surakarta.

Sebagai kesimpulan dari hasil penelitian yang digunakan adalah kriteria yang diperoleh untuk tahun 2007 dari kinerja adalah kurang, untuk tahun 2008 nilai kinerja dilihat dari aspek keuangan cukup. Pada tahun 2009 yaitu cukup dilihat dari aspek keuangan, tahun 2010 nilai kinerja dari aspek keuangan adalah baik, sedangkan tahun 2011 nilai kinerjanya cukup dilihat dari aspek keuangan. Kinerja PDAM Kota Surakarta menyatakan belum mencapai nilai maksimum ditinjau dari aspek keuangan Dalam Negeri Nomor 47 Tahun 1999.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

ANALISIS KINERJA PERSPEKTIF KEUANGAN DAN PERSPEKTIF PELANGGAN PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) TIRTAWENING KOTA BANDUNG DENGAN MENERAPKAN KONSEP BALANCED SCORECARD.

ANALISIS KINERJA PERSPEKTIF KEUANGAN DAN PERSPEKTIF PELANGGAN PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) TIRTAWENING KOTA BANDUNG DENGAN MENERAPKAN KONSEP BALANCED SCORECARD.

Peran serta PDAM dalam penyediaan kebutuhan air untuk masyarakat sangatlah penting, karena apabila pasokan air terganggu maka secara langsung akan berdampak buruk tidak hanya pada kesehatan dan kebersihan tetapi juga terhadap kehidupan sosial sehari-hari masyarakat, sehingga kemampuan PDAM harus dijunjung tinggi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan air bersih. Kuncinya adalah PDAM harus memiliki kinerja yang baik atau dengan kata lain perusahaan penyedia jasa ini harus sehat dari segala permasalahan yang dihadapinya agar dapat melayani kebutuhan air masyarakat.
Baca lebih lanjut

50 Baca lebih lajut

Prosedur Pengeluaran Kas Pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung

Prosedur Pengeluaran Kas Pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung

Pada umumnya, baik itu perusahaan swasta maupun pemerintah berusaha semaksimal mungkin untuk memperoleh laba, agar kesinambungan perusahaan terjamin. Laba yang diperoleh merupakan tolak ukur keberhasilan yang dicapai perusahaan. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka dibutuhkan suatu manajemen yang mampu bekerja secara efektif dan efisien, sehingga dapat meningkatkan produktifitas dan pencapaian laba yang optimal. (Kawang Maeswary : 2007)

69 Baca lebih lajut

PENGENDALIAN OLEH TIM PENERTIBAN PELANGGAN PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) TIRTAWENING KOTA BANDUNG.

PENGENDALIAN OLEH TIM PENERTIBAN PELANGGAN PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) TIRTAWENING KOTA BANDUNG.

Teori yang digunakan sebagai acuan pedoman dalam penelitian ini adalah teori langkah-langkah pengendalian dari Robert J. Mocker dalam buku Manajemen yang ditulis oleh James Stoner, A.F dan R. Edward Freeman yaitu menentukan standar-standar yang akan digunakan dasar pengendalian, mengukur pelaksanaan atau hasil yang telah dicapai, membandingkan pelaksanaan atau hasil dengan standar dan menentukan penyimpangan jika ada, dan melakukan tindakan perbaikan. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik penentuan informan yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah orang-orang yang dianggap terlibat dalam proses pengendalian pelanggan PDAM Tirtawening Kota Bandung. Teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan dan studi lapangan (observasi, wawancara, dan analisa terhadap dokumen terkait). Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data dan kemudian dilakukan pengujian keabsahan data dengan teknik triangulasi.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Prosedur Pelayanan Jasa Riset Di Laboratorium Pengendalian Kualitas Lingkungan (LPKL) PDAM Tirtawening Kota Bandung

Prosedur Pelayanan Jasa Riset Di Laboratorium Pengendalian Kualitas Lingkungan (LPKL) PDAM Tirtawening Kota Bandung

Sebagai tindak lanjut dari Keputusan Direksi Perusahaan Daerah Air Minum Tirtawening Kota Bandung Nomor 660/Kep.5.4-PDAM/2011 tentang Rencana Kerja dan Anggaran Pilot Proyek Unit Bisnis Laboratorium Pengendalian Kualitas Lingkungan (LPKL) Perusahaan Daerah Air Minum Tirtawening Kota Bandung Tahun 2011, dipandang perlu dibuat Petunjuk Pelaksanaan Rencana Kerja dan Anggaran Pilot Proyek dimaksud, agar dilaksanakan secara efektif dan efisien, serta memiliki daya guna dan hasil guna yang optimal.
Baca lebih lanjut

52 Baca lebih lajut

Perkembangan Penerimaan dan Pengeluaran Kas Pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung

Perkembangan Penerimaan dan Pengeluaran Kas Pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung

Pada tahun 1954 terjadi perubahan dalam kedudukan perusahaan dimana perusahaan air berada di bawah Dinas Perusahaan dan di sebut Dinas perusahaan bagian B (DPB). Data yang didapat pada saat itu luas Kota + 8098 Ha dengan jumlah penduduk + 950.000 jiwa terdapat sepuluh buah mata air pam sebelas buah sumur artesis, debit air + 206 liter/detik serta prosentase mencapai + 25 % dari jumlah penduduk yang ada. Pada saat itu sudah terasa bahwa pelayanan air minum untuk Kota Bandung perlu ditingkatkan sejalan dengan adanya perluasan Kota Bandung dan pertambahan penduduk yang cukup pesat. Oleh Karena itu pada tahun 1958 mulai dibangun Pengolahan Air Minum yang berlokasi di Jalan Badak Singa dengan sumber air baku diambil dari Sungai Cisangkuy dengan produksi rata-rata + 850 liter/detik yang mulai berfungsi pada tahun 1960.
Baca lebih lanjut

47 Baca lebih lajut

BAB III HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN - 14.C2.0014 MUHAMAD PUGUH HANGUDIYO (9.25).BAB III

BAB III HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN - 14.C2.0014 MUHAMAD PUGUH HANGUDIYO (9.25).BAB III

44 cara membuat Wash Outdisetiap zona sehingga pada saat selesai melakukan perbaikan, air yang kotor dibuang terlebih dahulu melalui wash out dan melakukan klorinasi pada sistim produksi air guna mengurangi timbulnya bakteri dan lain-lain. Terkait dengan pengawasan dalam peningkatan kualitas air minum pihak Perusahaan Daerah Air Minum Daerah (PDAM) Kota Madya Tegal bekerjasama dengan Dinas Kesehatan untuk pengawasan mutu air. Sampai dengan saat ini Pemerintah Kota sangat memotivasi dan mendukung Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Madya Tegal dalam meningkatkan pelayanan terutama dalam hal peningkatan kualitas air akan tetapi yang menjadi hambatan dalam hal peningkatan kualitas air minum yaitu dibutuhkan biaya yang sangat besar. Terkait akan hal peningkatan mutu pelayanan air minum Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Madya Tegal berdasarkan peraturan perundang-undang yang ada belum bisa melaksanakan apa yang dimaksud dalam peraturan perundang-undangan yang ada karena faktor biaya yang sangat besar dan kemampuan daya beli masayarakat yang rendah.
Baca lebih lanjut

32 Baca lebih lajut

Pengaruh Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan Perusahaan Daerah Air Minum Tirtawening Kota Bandung pada Bagian Distribusi Air Bersih.

Pengaruh Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan Perusahaan Daerah Air Minum Tirtawening Kota Bandung pada Bagian Distribusi Air Bersih.

1. Berdasarkan Tabel 4.46, nilai mean dan dispersi pada konstruk disiplin waktu (M = 4,1939; SD = 0,61081), disiplin peraturan ( M = 4,2347; SD = 0,46884), dan disiplin tanggung jawab ( M = 3,8229 ; SD = 0,46884). Hal ini menunjukkan bahwa para karyawan PDAM memiliki tingkat disiplin waktu, disiplin peraturan, dan disiplin tanggung jawab yang tinggi. Berdasarkan hasil temuan riset ini, maka karyawan PDAM tetap disiplin dengan cara hadir tepat waktu, patuh pada jam kerja, patuh dalam melaksanakan perintah dari atasan, menggunakan kelengkapan pakaian seragam yang telah ditentukan perusahaan, sanggup dalam menghadapi pekerjaan, dan menyelesaikan pekerjaan sebagai seorang karyawan, menurut Soejono (dalam Asbakhul ‘ulum, 2010:20).
Baca lebih lanjut

32 Baca lebih lajut

Hubungan Anggaran Penjualan Dengan Pendapatan Opersi Pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Bandung

Hubungan Anggaran Penjualan Dengan Pendapatan Opersi Pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Bandung

Dari laporan anggaran penjualan dan pendapatan operasi diatas dapat diketahui fenomena yang ada pada Perusahaan Daerah air minum(PDAM) Kota Bandung. Pada anggaran penjualan cenderung naik setiap tahunnya tetapi di lain pihak tingkat pendapatan operasi mulai tahun 2003 dan 2004 mengalami penurunan. Hal ini terjadi akibat dari kegiatan pergantian meter baik yang telah rusak maupun yang telah lewat masa teknis dan faktor pencatatan meter yang masih belum optimal sehingga kubikasi terjual yang diproyeksi sebesar 3,3 juta m3/ bulan baru mencapai rata-rata 2,8 m3/bulan sehingga prediksi kubikasi mengalami penurunan yang cukup besar. Faktor penyebab lain adalah banyak pelanggan yang menunggak pembayaran yang mengakibatkan penurunan pendapatan. Dengan tingkat pendapatan operasi yang seperti itu, maka perusahaan akan mengalami dua kemungkinan antara kerugian dan keuntungan. Untuk itu, perusahaan harus meningkatkan kinerja perusahaannya agar hal seperti itu tidak terjadi kembali dimasa yang akan datang dan tidak menutup kemungkinan perusahaan akan mengalami kerugian yang dapat berdampak negatif bagi kelangsungan hidup perusahaan.
Baca lebih lanjut

74 Baca lebih lajut

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus  Repositori Universitas Muria Kudus

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus Repositori Universitas Muria Kudus

Rahayu Ani, 2014, “Sistem Informasi Permohonan Pemasangan Baru Saluran Air Minum Pada Perusahaan Daerah Air Minum Pdam Bandung”, Bandung.. Rohendi Keukeu, 2015, “Sistem Informasi Pengaj[r]

1 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...