Top PDF PERANCANGAN MESIN PENGERING BUAH MANGGA KAPASITAS 50 KG/PROSES

PERANCANGAN MESIN PENGERING BUAH MANGGA KAPASITAS 50 KG/PROSES

PERANCANGAN MESIN PENGERING BUAH MANGGA KAPASITAS 50 KG/PROSES

Dengan ini menyatakan dengan sebenar-benarnya bahwa : Sesungguhnya bahwa skripsi dengan judul “ Perancangan Mesin Pengering Buah Mangga Kapasitas 50 kg/proses ” yang diajukan untuk memperoleh gelar sarjana S1 pada Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang, sejauh yang saya ketahui bukan merupakan duplikasi (“PLAGIASI”) dari skripsi yang sudah dipublikasikan dan/ atau pernah dipakai untuk mendapatkan gelar kesarjanaan di lingkungan Universitas Muhammadiyah Malang atau instansi manapun, kecuali bagian yang sumber informasinya saya kutipan dan daftar pustaka sebagaimana mestinya.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

PERANCANGAN MESIN PENGERING PISANG DENGAN KAPASITAS 50 KG / PROSES

PERANCANGAN MESIN PENGERING PISANG DENGAN KAPASITAS 50 KG / PROSES

Dibuat: 2006-06-09 , dengan 3 file(s). Keywords: Mesin pengering, pisang Perkembangan industri kecil sangat dipengaruhi oleh teknologi yang digunakan, dalam hal ini teknologi yang di harapkan adalah murah, sederhana dan mudah dalam penerapannya. Salah satu industri kecil yang perlu di perhatikan adalah industri pembuat tepung pisang yang menggunakan sinar matahari sebagai sarana untuk proses pengeringan. Kelemahan pengeringan dengan s inar matahari ini produk rentan terhadap mikroorganisme dan benda asing lainnya yang berbahaya bagi kesehatan manusia sebagai konsumennya, waktu pengeringan relative lama dan
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

PERANCANGAN MESIN PENGERING CABE DENGAN KAPASITAS 35 KG/PROSES

PERANCANGAN MESIN PENGERING CABE DENGAN KAPASITAS 35 KG/PROSES

mempermudah para petani dalam mengeringkan cabe, maka dirancang mesin pengering cabe Adapun mesin pengering cabe yang dirancang berukuran :panjang 2.504 m, lebar 1.002 m, tinggi 2.252 m adapun bahan yang dikeringkan adalah cabe merah besar dengan beban pemanasan total 73,385 kW. Waktu yang diperlukan untuk mengeringkan bahan 1 jam sekali proses

1 Baca lebih lajut

PERANCANGAN MESIN PENGERING KERUPUK DENGAN KAPASITAS 40 KG PER PROSES

PERANCANGAN MESIN PENGERING KERUPUK DENGAN KAPASITAS 40 KG PER PROSES

Dibuat: 2007-02-02 , dengan 4 file(s). Keywords: Pengering, Industri kecil, Kerupuk Masalah yang biasa dihadapi dalam proses produksi home industri, khususnya yang berhubungan dengan pengolahan pangan yaitu pengeringan bahan terutama pada musim penghujan. Pada industri pembuatan kerupuk, bagus tidaknya proses pengeringan bahan sangat mempengaruhi dari kualitas kerupuk tersebut.

1 Baca lebih lajut

PERANCANGAN MESIN PENGERING SINGKONG KAPASITAS 35 KG PER PROSES

PERANCANGAN MESIN PENGERING SINGKONG KAPASITAS 35 KG PER PROSES

Dengan ini menyatakan dengan sebenar-benarnya bahwa : Tugas Akhir dengan judul : ” Perancangan Mesin Pengering Singkong Kapasitas 35k g Per Proses” adalah hasil karya saya dan dalam naskah tugas akhir ini tidak terdapat karya ilmiah yang pernah diajukan oleh orang lain untuk memperoleh gelar akademik di suatu perguruan tinggi, dan tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, baik sebagian atau keseluruhan, kecuali yang secara tertulis dikutip dalam naskah ini dan disebut dalam sumber kutipan dan daftar pustaka.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PERANCANGAN MESIN PENGERING PISANG DENGAN KAPASITAS 120 kg / PROSES

PERANCANGAN MESIN PENGERING PISANG DENGAN KAPASITAS 120 kg / PROSES

Kelemahan pengeringan dengan sinar matahari ini produk rentan terhadap pertumbuhan mikroorganisme atau benda asing lainnya yang berbahaya bagi kesehatan manusia sebagai konsumennya, wa[r]

1 Baca lebih lajut

PERANCANGAN MESIN PENGERING KENTANG KAPASITAS 20 KG / PROSES

PERANCANGAN MESIN PENGERING KENTANG KAPASITAS 20 KG / PROSES

Peranan teknologi sangat penting dalam pengembangan produk baru untuk bahan pangan. Pengeringan merupakan suatu metode yang sering digunakan dalam pengawetan bahan pangan. Metode pengeringan dengan memanfaaatkan tenaga matahari dirasa kurang efektif dan akan menjadi penghalang karena sangat bergantung dengan cuaca sehingga saat musim penghujan maka proses pengeringan akan menjadi terhambat dan sangat rawan karena saat dijemur ditempat terbuka akan terkontaminasi dengan kuman dan bakteri yang ada di udara bebas. (Norman W.Desrosier, 1998)
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

PERANCANGAN MESIN PENGERING BIJI KAKAO DENGAN KAPASITAS 30 KG PER PROSES

PERANCANGAN MESIN PENGERING BIJI KAKAO DENGAN KAPASITAS 30 KG PER PROSES

Dibuat: 2007-04-11 , dengan 3 file(s). Keywords: Pengering, biji kakao, batubara, blower Masalah yang biasa dihadapi masyarakat dalam proses produksi, khususnya yang berhubungan dengan pengolahan pangan yaitu pengeringan bahan terutama pada musim penghujan. Sehingga bagus tidaknya proses pengeringan bahan sangat mempengaruhi dari kualitas biji kakao tersebut.

1 Baca lebih lajut

xi PERANCANGAN MESIN PENGERING CENGKEH DENGAN KAPASITAS 25 KG/PROSES

xi PERANCANGAN MESIN PENGERING CENGKEH DENGAN KAPASITAS 25 KG/PROSES

3. Bapak Murjito, ST. MT. Selaku Dosen Pembimbing II yang telah memberikan masukan ide, serta saran dan cara-cara penulisan sehingga terselesaikannya skripsi ini. 4. Bapak/Ibu Dosen dan staff yang ada di Jurusan Teknik Mesin telah bersedia memberikan bantuan berupa bimbingan teoritis secara langsung maupun tidak langsung.

15 Baca lebih lajut

PERANCANGAN MESIN PENGERING PISANG BARLIN DENGAN KAPASITAS 10 KG/PROSES

PERANCANGAN MESIN PENGERING PISANG BARLIN DENGAN KAPASITAS 10 KG/PROSES

Dengan memanjatkan puji dan syukur kepada kehadirat Allah SWT yang mana hanya atas limpahan rahmat, taufik, hidayah serta inayahNya laporan tugas akhir dengan judul “ PERANCANGAN MESIN PENGERING PISANG BARLIN DENGAN KAPASITAS 10 KG / PROSES” ini akhirnya dapat

18 Baca lebih lajut

PERANCANGAN MESIN PENGERING PAKAIAN KAPASITAS 15 KG / PROSES BERBAHAN BAKAR LPG

PERANCANGAN MESIN PENGERING PAKAIAN KAPASITAS 15 KG / PROSES BERBAHAN BAKAR LPG

Proses survei dilakukan kepada para pengusaha yang terjun dalam usaha jasa loundry di daerah Malang wilayah di sekitar Universitas Muhammadiyah Malang. Kapasitas loundry setiap harinya dengan jumlah pelanggan sampai 15 orang pakaian yang dilaundri diantara 50 kg sampai 75 kg/hari, dengan asumsi rata-rata berat basah per baju adalah 0,5 kg. Diambil dari rata-rata berat basah tiap baju, maka dipeoleh kapasitas mesin pengering sebesar 15 kg sekali proses. Diharapkan penentuan kapasitas tersebut dapat memenuhi kebutuhan jasa para pengusaha laundri.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PERANCANGAN MESIN PENGERING CENGKEH KAPASITAS 5 KG / PROSES MENGGUNAKAN TIPE TRAY DRYER

PERANCANGAN MESIN PENGERING CENGKEH KAPASITAS 5 KG / PROSES MENGGUNAKAN TIPE TRAY DRYER

KATA PENGANTAR Assalamu’alaikum. Wr. Wb. Dengan segala kerendahan hati penyusun memanjatkan puji syukur Alhamdulilah kehadirat Allah SWT, atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga penyusun dapat menyelesaikan tugas akhir. Dalam proses penyusunan tugas akhir yang berjudul “ Perancangan Mesin Pengering Cengkeh Kapasitas 5kg/

17 Baca lebih lajut

PERANCANGAN MESIN PENGERING TEMPE KAPASITAS 10 KG/PROSES UNTUK PEMBUATAN KERIPIK TEMPE

PERANCANGAN MESIN PENGERING TEMPE KAPASITAS 10 KG/PROSES UNTUK PEMBUATAN KERIPIK TEMPE

AllhamdulilahiRabilAlamin, segala puji bagi mu yaRabb, pemberi cinta paling hakiki, yang senantiasa menyiapkan rencana sempurna untuk hamba-mu ini, tak ada yang bias hamba ucapkan selain kalimat terindah diatas untuk segala pemberian terbaik .Puji syukurku atas-mu yang telah memudahkan segala kesulitan , melapangkan segala kesempitan , menenangkan segala kegundahan , serta memberi petunjuk atas segala kebuntuan. Penulis merasa bersyukur dengan terselesaikannya tugas akhir ini dengan judul “Perancangan Mesin Pengering Tempe Kapasitas 10 Kg/Proses Untuk Keripik Tempe“ setelah hamper setahun waktu berlalu, satu pelajaran penting yang penulis dapatkan adalah “ keberhasilan dalam menggapai harapan harus dimulai dengan langkah awal yang mungkin tidak akan mudah. “
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PERANCANGAN MESIN PENGERING BIJI KAKAO DENGAN KAPASITAS 250 Kg/Jam

PERANCANGAN MESIN PENGERING BIJI KAKAO DENGAN KAPASITAS 250 Kg/Jam

65144 Kakao (Theobroma cacao) merupakan merupakan salah satu komoditas andalan perkebunan yang memiliki peran penting dalam perekonomian nasional. Perubahan cuaca di Indonesia bisa dikatakan tidak stabil dan dapat mengganggu aktivitas para petani kakao dalam hal proses pengeringan, sehingga hal ini mendorong manusia untuk berinovasi merancang alat. Maka dirancang sebuah alat pengering biji kakao kapasitas 250 kg/jam.

21 Baca lebih lajut

PERANCANGAN MESIN PENGERING PISANG GEPOK KAPSITAS 50 KG / PROSES2L���C

PERANCANGAN MESIN PENGERING PISANG GEPOK KAPSITAS 50 KG / PROSES2L���C

Dari permasalahan diatas, penulis merancang mesin pengering pisang dengan kapasitas 50 kg/proses. Pertimbangan dalam menentukan kapasitas mesin ini antara lain banyaknya jumlah pisang yang di butuhkan untuk memenuhi permintaan pasaran akan kripik pisang. Mesin pengering pisang ini dirancang dengan kondisi yang sesuai dengan aktifitas home industry baik dari segi kontruksinya maupun dari segi kapasitasnya, sehingga dalam kegiatan produksinya nanti mesin pengering ini dapat digunakan secara lebih efisien, mudah dan sederhana.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Perancangan Mesin Pengupas dan Pemarut Nanas

Dengan Kapasitas 50 Kg Per Jam

Perancangan Mesin Pengupas dan Pemarut Nanas Dengan Kapasitas 50 Kg Per Jam

Proyek akhir dengan judul “ Perancangan Mesin Pengupas dan Pemarut Nanas Dengan Kapasitas 50 kg/jam ” telah dilaksanakan dengan tujuan menghasilkan mesin pengupas dan pemarut nanas yang sederhana, pengoperasian dan perawatannya mudah sehingga dapat meringankan pekerjaan pada proses produksi dan secara kwalitas maupun produktifitas mampu bersaing di pasaran. Perancangan alat ini dimulai dengan mempelajari buah nanas kemudian dilakukan pengujian dan perhitungan secara simplifikasi. Alat ini dirancang menggunakan tenaga motor listrik sebagai penggeraknya. Pada bagian transmisi menggunakan sabuk dan puli, sedangkan untuk pengupas menggunakan pisau statis dan untuk pemerut menggunakan roll pemarut. Alat ini dirancang mampu mengupas dan memarut buah nanas 50 kg/jam.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PERANCANGAN MESIN PENGERING CABAI KAPASITAS 100KG/PROSES

PERANCANGAN MESIN PENGERING CABAI KAPASITAS 100KG/PROSES

Prinsip pengeringan adalah upaya menguapkan air karena adanya perbedaan kandungan uap air diantara udara dan bahan yang dikeringkan. Udara mempunyai kandungan uap air yang lebih kecil dari pada bahan sehingga dapat menghisap uap air dari bahan yang dikeringkan. Salah satu faktor yang dapat mempercepat proses pengeringan adalah angin atau udara yang mengalir. Dengan adanya aliran udara maka udara yang sudah jenuh dapat diganti dengan udara kering sehingga proses pengeringan dapat berjalan terus menerus.

15 Baca lebih lajut

PERANCANGAN MESIN PENGERING PAKAIAN KAPASITAS 60 KG BERBAHAN BAKAR LPG

PERANCANGAN MESIN PENGERING PAKAIAN KAPASITAS 60 KG BERBAHAN BAKAR LPG

Saat ini sudah banyak jasa-jasa pencucian pakaian bahkan dikota-kota besar seperti Malang proses mencuci harus dilakukan sesingkat-singkatnya karena banyaknya pelanggan dan jumlah pakaian yang dicuci setiap harinya. Proses pengeringan pakaian secara alami hanya dapat dilakukan apabila cuaca cerah dan mendapatkan sinar matahari yang cukup. Mesin pengering pakaian sangat diperlukan ketika musim hujan tiba. Karena kebutuhan pakaian yang dikeringkan sangatlah banyak, sehingga jika tidak ada cahaya matahari yang Nampak, maka pakaian akan sulit kering.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Perancangan Mesin Pengering Biji Kopi Semi Otomatis Kapasitas 25 kg

Perancangan Mesin Pengering Biji Kopi Semi Otomatis Kapasitas 25 kg

Produktivitas pertanian kopi di Indonesia terus meningkat sebesar 5,31% setiap tahunnya sehingga menuntut inovasi agar dapat mengimbangi permintaan dunia. Hambatan proses pengeringan biji kopi adalah faktor cuaca dan lamanya proses sekitar 10-14 hari, sehingga dirancang mesin pengering biji kopi agar petani kopi dapat melakukan produksi secara konsisten dan meningkatkan keuntungan. Metode yang dilakukan mulai dari perencanaan, perancangan konsep, perancangan detail sampai dokumentasi. Luaran yang dihasilkan berupa gambar kerja, bill of material, mekanisme kerja mesin dan model 3D. Pemilihan material yang digunakan mempertimbangkan fungsi serta nilai tegangan pada titik kritis. Perhitungan matematis tegangan dibandingkan dengan analisis finite element method. Tegangan lentur yang terjadi pada titik kritis dudukan tabung, screw mixer dan plat dudukan motor masing-masing sebesar 22,12 Mpa, 35,8 Mpa dan 36,4 Mpa serta tegangan geser yang terjadi sebesar 0,84 Mpa, 0,35 Mpa dan 0,15 Mpa. Tegangan di titik kritis tidak melebihi tegangan izin material sehingga tidak berpengaruh besar pada fungsi mesin. Proses memutar biji kopi memerlukan daya sebesar 210,5 Watt sehingga digunakan motor dengan daya 0.5 HP (sekitar 373 Watt) supaya spesifikasi motor tersebut mudah didapat di pasaran. Kelebihan dari rancangan ini diantaranya dapat menggunakan energi listrik maupun biomassa, konstruksi sederhana, mudah dipindahkan dan mengeluarkan biji kopi dari dalam tabung.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

TUGAS AKHIR PERANCANGAN MESIN PENGERING BIJI KAKAO. DENGAN KAPASITAS 250 Kg/Jam

TUGAS AKHIR PERANCANGAN MESIN PENGERING BIJI KAKAO. DENGAN KAPASITAS 250 Kg/Jam

65144 Kakao (Theobroma cacao) merupakan merupakan salah satu komoditas andalan perkebunan yang memiliki peran penting dalam perekonomian nasional. Perubahan cuaca di Indonesia bisa dikatakan tidak stabil dan dapat mengganggu aktivitas para petani kakao dalam hal proses pengeringan, sehingga hal ini mendorong manusia untuk berinovasi merancang alat. Maka dirancang sebuah alat pengering biji kakao kapasitas 250 kg/jam.

18 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...