• Tidak ada hasil yang ditemukan

2014 plan anD Strategy DiScuSSion

Dalam dokumen Wika Realty AR for website lowres singlepg (Halaman 57-59)

STRATEGI 2014

Sepanjang 2014, berbagai strategi bisnis dijalankan untuk mendapatkan hasil terbaik dalam mencapai target perseroan. Adapun strategi penting itu adalah menyelesaikan proyek dengan lebih cepat, menambah proyek baru, serta mengembangkan strategi pemasaran dan mengembangkan pendapatan berulang. Saat ini, perseroan telah memiliki 22 kawasan yang terdiri dari 13 perumahan serta 7 hunian Apartemen, 2 Perkantoran, 2 Unit Properti yang menangani 8 Klub Tamansari dan 11 Usaha Pengelolaan Gedung, 2 Hotel dan 1 Food Court serta proyek pembangunan konstruksi berupa apartemen dan perkantoran. Perseroan berusaha meraih peluang yang ada dari pertumbuhan industri property.

Perseroan juga terus melakukan berbagai upaya untuk mendapatkan pasar yang lebih luas. langkah yang ditempuh, antara lain adalah melakukan rebranding dengan menonjolkan merek Tamansari di seluruh proyek. Sebagai contoh apartemen dan kondotel The Hive@Tamansari   di Jl. DI Panjaitan, Jakarta Timur, diubah menjadi Tamansari The Hive.

Di samping rebranding, tahun ini Perseroan juga melakukan diversiikasi dengan mendirikan tiga oice tower, yaitu Tamansari Caraka dengan ketinggian 19 lantai  di Jl. TB Simatupang, Jakarta Selatan, tepat di seberang gedung Antam, Tamansari The Hive Oice sebanyak 12 lantai  di samping apartemen Tamansari The Hive di Jl. DI Panjaitan, Jakarta Timur, dan Tamansari Parama Oice sebanyak 16 lantai  di Jl. Wahid Hasyim, Jakarta Pusat. Sepanjang tahun ini, Perseroan tetap melakukan sejumlah ekspansi dengan membangun dan mempersiapkan proyek baru. Untuk ekspansi beberapa proyek, telah dianggarkan dana sebesar Rp600 miliar, yang berasal dari kas internal dan penerbitan surat utang jangka menengah (medium term notes/MTN) sebesar Rp175,00 miliar. Dana tersebut akan dipergunakan untuk membangun tujuh proyek baru sekaligus menambah cadangan tanah (land bank). Dalam membangun proyek, Perseroan tetap menjaga komposisi proyek landed house dan high rise building,

2014 Strategy

Throughout 2014, the Company carried out various business strategies to generate the best results in achieving Company’s targets. Key strategies include early project completion, adding new projects, develop marketing strategy and improve recurring income.

Presently, the Company controls 22 areas consisting of 13 residential areas and 7 apartment buildings, 2 oice areas, manages 2 Property Units that oversee 8 Tamansari clubs and 11 Building management, 2 Hotels, and 1 Food Court as well as construction projects for apartment and oice building. The Company strives to capture opportunities ofered by property industry growth.

The Company continued to take various eforts to expand its market. Among the strategies was Tamansari rebranding across all of its projects. Apartment and contel The Hive @Tamansari at Jl DI Panjaian, East Jakarta, in example, was changed to Tamansari The Hive.

Aside from rebranding, this year the Company also diversiied its business by constructing three oice towers, namely Tamansari Caraka, a 19-storey building located at Jl TB Simatupang, South Jakarta, next to Antam building, Tamansari The Hive Oice, a 12 storey-building, next to Tamansari The Hive at Jl DI Panjaitan, East Jakarta and Tamansari Parama Oice, 16 stories, at Jl Wahid Hasyim in Central Jakarta.

Throughout this year we continued our expansion by building and preparing new projects. We have prepared Rp600 billion for the expansion of several projects, which was derived from internal cash and issuance of medium term notes (mTn) in a value of Rp175.00 billion. The funds are utilized to develop seven new projects and to enlarge land bank. In developing projects, the Company maintains landed house and high-rise building composition at 40% : 60%.

Tahun ini, Perseroan mulai berbisnis kondominium hotel (kondotel), selain untuk ekspansi bisnis, juga karena ingin meningkatkan porsi pendapatan berkelanjutan (recurring income). Dari bisnis ini, Perseroan menargetkan dapat menyumbang 10% hingga 20% untuk recurring income. Salah satu kondotel yang sudah berjalan di tahun 2014 ini adalah Best Western Premier The Hive di kawasan Cawang, Jakarta Timur. Kondotel ini dijalankan dengan menggandeng operator hotel berskala internasional, yakni Best Western International. Berbagai strategis dilakukan agar tingkat hunian Hotel Best Western Premier The Hive terus tinggi.

Perseroan juga sudah mengoperasikan Puspamaya Hotel yang diresmikan pada 6 Juni tahun ini. Puspamaya Hotel berada di dalam kawasan Tamansari Skylounge yang terletak di pusat bisnis Kota Tangerang, berjarak sekitar 800 m dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Untuk pembangunan hotel tersebut, Perseroan mengucurkan dana investasi tak kurang dari Rp76,00 miliar. Bagi Perseroan, bisnis hotel maupun kondotel memiliki potensi yang cukup baik, apalagi dengan semakin berkembangnya wisatawan domestik maupun manca negara. Perseroan pun yakin membidik bisnis hospitality yang ditargetkan mencapai tujuh hotel, tersebar di berbagai daerah, antara lain di Manado, Makassar, Surabaya dan Bali . Perseroan berharap dengan dibangunnya beberapa hotel di seluruh penjuru Indonesia ini akan membantu meningkatkan pendapatan berulang dari kedatangan para turis, baik local maupun mancanegara.

This year, the Company started a new focus in contel business. Aside from expanding business, the Company also seeks to increase recurring income. The Company targets this business to contribute 10% to 20% in recurring income. One of the contels that commenced operations in 2014 was Best Western Premier The Hive in Cawang, East Jakarta. The contel’s operations are managed in collaboration with international hotel operator Best Western International. various strategies are in place to increase and maintain occupancy rate of Best Western Premier The Hive.

The Company has also started the operations of Puspamaya Hotel, opened oicially in 6 June of 2014. Puspamaya Hotel is situated inside Tamansari Skylounge area in Tangerang City business district and only 800 meters from Soekarno-Hatta International Airport. The Company invested not less than Rp76.00 billion for the hotel development.

For the Company, hotel and contel businesses are promising, especially with increasing number of domestic and foreign visitors. The Company is conident in developing hospitality business, targeted to reach seven hotels in several regions among others manado, makassar, Surabaya and Bali. With hotels located in various sites in Indonesia, the Company expects that recurring income from visitors, local and foreign will improve.

Selain di perhotelan dan kondotel, perseroan juga berencana masuk pada bisnis perkantoran dan property retail. Saat ini, Perseroan sedang membangun boutique oice Tamansari Parama dengan 16 lantai yang terletak di Jakarta Pusat dan diperkirakan menelan investasi hingga sebesar Rp300,00 miliar. Proyek ini dibangun di atas lahan seluas 3.300 m² dan akan dibangun perkantoran eksklusif yang dipasarkan strata title, dengan luas bangunan mencapai 10.800 m².

FOKUS 2015

Akan halnya, fokus Perseroan pada 2015, Perseroan telah menyiapkan strategis jangka panjang, selain menyiapkan SDM yang andal. Hal ini adalah untuk menghadapi Pasar Bebas ASEAN. Perseroan telah mewajibkan agar seluruh karyawan untuk berinovasi pada setiap bagian-bagian dari detail produknya. Tahun 2015, menjadi harapan baru bagi Perseroan untuk melangkah sekaligus meningkatkan daya saing. Untuk tahun 2015, Perseroan telah memiliki 11 proyek baru yang siap untuk dibangun. Selain itu, perseroan juga akan mengambil alih sejumlah proyek macet yang terimbas peraturan baru perolehan kredit dari BI.

Dalam hal ini, Perseroan mencari peluang bukan hanya dari membangun proyek awal saja, tetapi juga melakukan akuisisi terhadap proyek-proyek bagus yang tersendat akibat aturan baru BI. Untuk menaungi rencana tersebut, Perseroan melakukan pengembangan baik melalui kerjasama, akuisisi lahan maupun akuisisi perusahaan. Dari 11 proyek atau perseroan yang akan diambil alih, 6 di antaranya sudah siap dilaksanakan.

Aside from hotels and contels, the Company also plans to enter oice and retail property businesses. At the moment, the Company is developing boutique oice Tamansari Parama, a 16 stories building in Central Jakarta with estimated investment of Rp300.00 billion. The project occupies 3,300 square meters land and its designed as exclusive oice space marketed as strata title with total building area of 10,800 square meters.

FocuS in 2015

For 2015, the Company has formulated long-term strategic plan and has prepared its human capital in relation to the ASEAn Economic market. The Company mandates all employees to be innovative with every product details. The year 2015 brings new hope for the Company to move forward and increase its competitiveness. In 2015, we are ready to commence with 11 new projects. We also aim to capture business opportunities by acquiring a number of backlog projects due to the new credit regulation from Bank Indonesia.

Therefore, not only capturing opportunities from an entirely new project but the Company also acquired potential projects that are postponed due to BI’s new regulation. To execute the plan, the Company developed through cooperation, land acquisition and company acquisition. Of 11 projects to be taken over 6 are ready to be executed.

As the ierce competition in the property industry is intensifying, The Company will

conduct an Initial Public Ofering (IPO)

Dalam menghadapi persaingan

di industri properti yang semakin

ketat, Perseroan akan melakukan

Dalam dokumen Wika Realty AR for website lowres singlepg (Halaman 57-59)