• Tidak ada hasil yang ditemukan

Strategi pengembangan usaha Restoran & Kafe Coffee Time di Bogor Jawa Barat

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Strategi pengembangan usaha Restoran & Kafe Coffee Time di Bogor Jawa Barat"

Copied!
141
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Astri Widiyawati Utami
  • Pengajar:
    • Anna Fariyanti
  • Sekolah: Institut Pertanian Bogor
  • Mata Pelajaran: Agribisnis
  • Topik: Strategi Pengembangan Usaha Restoran & Kafe Coffee Time di Bogor Jawa Barat
  • Tipe: Skripsi
  • Tahun: 2013
  • Kota: Bogor

I. Pendahuluan

Bagian pendahuluan ini memberikan latar belakang pentingnya sektor perdagangan, hotel, dan restoran dalam perekonomian Indonesia dan Jawa Barat, khususnya Kota Bogor. Data PDRB dan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Bogor dari sektor pariwisata menunjukkan potensi yang signifikan. Penulis menyoroti pertumbuhan jumlah restoran dan kafe di Bogor sebagai indikator perkembangan ekonomi dan tren gaya hidup masyarakat yang memengaruhi permintaan akan layanan kuliner yang lebih beragam dan berkualitas. Kasus studi Restoran & Kafe Coffee Time di Bogor dipilih karena menghadapi tantangan persaingan yang ketat dan belum mencapai target pendapatan yang diharapkan. Permasalahan penelitian difokuskan pada identifikasi kondisi lingkungan internal dan eksternal perusahaan serta perumusan strategi pengembangan yang tepat.

1.1 Latar Belakang

Sub-bab ini membahas pertumbuhan ekonomi di Indonesia, khususnya kontribusi sektor perdagangan, hotel, dan restoran. Data PDB dan persentase pengeluaran rumah tangga untuk makanan menunjukkan potensi besar industri kuliner. Pertumbuhan penduduk di Kota Bogor dan kedekatannya dengan Jakarta menjadi faktor pendukung perkembangan bisnis restoran. Data PDRB Kota Bogor menunjukkan kontribusi signifikan dari sektor perdagangan, hotel, dan restoran. Data PAD dari sektor pariwisata juga menunjukkan potensi besar industri kuliner ini. Penjelasan mengenai pertumbuhan kafe dan restoran di Kota Bogor dan tantangan yang dihadapi oleh Restoran & Kafe Coffee Time menjadi dasar pemilihan objek penelitian.

1.2 Perumusan Masalah

Sub-bab ini menjelaskan tantangan yang dihadapi Restoran & Kafe Coffee Time, meliputi lokasi yang kurang strategis, promosi yang kurang efektif, dan persaingan yang ketat di kawasan Taman Kencana, Bogor. Data realisasi pendapatan yang belum mencapai target menjadi fokus masalah utama. Tabel yang menampilkan pesaing di sekitar lokasi turut memperkuat argumen tentang tingginya tingkat persaingan. Perumusan masalah penelitian dirumuskan secara jelas dan terarah untuk menjawab pertanyaan utama penelitian.

1.3 Tujuan Penelitian

Sub-bab ini menjabarkan tujuan penelitian secara spesifik dan terukur, yaitu mengidentifikasi kondisi lingkungan internal dan eksternal Restoran & Kafe Coffee Time dan merumuskan strategi pengembangan usaha yang tepat untuk diterapkan. Tujuan penelitian dirumuskan secara terukur dan spesifik, sehingga dapat diukur keberhasilannya.

1.4 Manfaat Penelitian

Sub-bab ini menjelaskan manfaat penelitian bagi berbagai pihak, termasuk pemilik restoran (masukan strategi pengembangan), akademisi (pengalaman dan implementasi ilmu), dan pembaca (informasi dan masukan). Manfaat penelitian dijabarkan secara sistematis dan mencakup berbagai pihak yang berkepentingan.

1.5 Ruang Lingkup Penelitian

Sub-bab ini membatasi ruang lingkup penelitian hanya pada strategi pengembangan usaha Restoran & Kafe Coffee Time, identifikasi faktor internal dan eksternal, dan penggunaan matriks IFE, EFE, IE, SWOT, dan QSPM. Pembatasan ruang lingkup penelitian dilakukan agar fokus penelitian tetap terjaga dan terarah.

II. Tinjauan Pustaka

Bagian ini memberikan landasan teori dan studi literatur yang relevan dengan topik penelitian. Penulis membahas sejarah perkembangan industri restoran, jenis-jenis restoran, faktor keberhasilan bisnis restoran (G-factors), dan metode perumusan strategi pengembangan usaha. Tinjauan pustaka ini mencakup analisis berbagai model dan kerangka kerja yang digunakan dalam penelitian serupa, seperti matriks IFE, EFE, IE, SWOT, dan QSPM. Diskusi mengenai studi-studi terdahulu memberikan konteks dan perbandingan dengan penelitian yang dilakukan.

2.1 Sejarah Perkembangan Industri Restoran

Sub-bab ini menelusuri sejarah perkembangan industri restoran secara singkat, dimulai dari coffee house hingga restoran modern. Perkembangan ini dikaitkan dengan perubahan gaya hidup masyarakat dan tuntutan akan layanan kuliner yang lebih beragam. Perubahan fokus bisnis dari sekadar menjual makanan menjadi menjual suasana dan pengalaman pelanggan dibahas secara ringkas.

2.2 Jenis-Jenis Restoran

Sub-bab ini mengklasifikasikan jenis-jenis restoran berdasarkan karakteristiknya (misalnya, family conventional, fast food, gourmet, etnik, dll.). Klasifikasi ini memberikan pemahaman yang lebih luas tentang keragaman industri restoran dan dapat digunakan sebagai referensi untuk membandingkan karakteristik Restoran & Kafe Coffee Time.

2.3 Faktor-Faktor Keberhasilan dalam Bisnis Restoran

Sub-bab ini membahas faktor-faktor kunci keberhasilan bisnis restoran, termasuk kualitas makanan, lokasi, suasana, reputasi, dan layanan pelanggan (G-factors). Faktor-faktor ini dijelaskan secara rinci, dan relevansi masing-masing faktor terhadap keberhasilan Restoran & Kafe Coffee Time dikaji.

2.4 Analisis Strategi Pengembangan Usaha Restoran

Sub-bab ini meninjau beberapa studi terdahulu yang relevan dengan penelitian ini, yang membahas strategi pengembangan usaha restoran dan metode analisis yang digunakan. Studi-studi terdahulu tersebut diklasifikasikan, dan kesamaan serta perbedaan metode dan temuan dianalisis untuk menunjukkan kontribusi penelitian ini.

2.5 Metode Perumusan Strategi Pengembangan Usaha

Sub-bab ini menjelaskan metode-metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini, termasuk matriks IFE, EFE, IE, SWOT, dan QSPM. Penjelasan mengenai bagaimana matriks-matriks ini digunakan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor internal dan eksternal perusahaan serta merumuskan strategi pengembangan usaha. Keunggulan dan keterbatasan masing-masing metode dijelaskan secara singkat.

III. Kerangka Pemikiran

Bagian ini menjelaskan kerangka pemikiran teoritis dan operasional penelitian. Kerangka teoritis menjelaskan konsep manajemen strategis, tingkatan dan jenis strategi, perencanaan strategis, dan analisis lingkungan perusahaan (internal dan eksternal). Kerangka operasional menjelaskan langkah-langkah analisis yang akan dilakukan, mulai dari pengumpulan data hingga perumusan strategi pengembangan usaha. Bagian ini menjadi jembatan antara tinjauan pustaka dan metodologi penelitian.

3.1 Kerangka Pemikiran Teoritis

Sub-bab ini membahas konsep manajemen strategis, meliputi perumusan, implementasi, dan evaluasi strategi. Penulis menjelaskan berbagai model manajemen strategis dan relevansi dengan kasus Restoran & Kafe Coffee Time. Konsep analisis lingkungan internal dan eksternal, yang mencakup analisis SWOT, dijelaskan sebagai dasar perumusan strategi.

3.2 Kerangka Pemikiran Operasional

Sub-bab ini menjelaskan alur analisis data dan langkah-langkah penelitian secara operasional. Alur penelitian dimulai dari pengumpulan data, analisis lingkungan internal dan eksternal menggunakan matriks IFE dan EFE, penggabungan hasil analisis menggunakan matriks IE dan SWOT, dan akhirnya perumusan strategi menggunakan matriks QSPM. Bagian ini menjelaskan bagaimana kerangka teoritis diimplementasikan dalam penelitian.

IV. Metode Penelitian

Bagian ini menjelaskan metodologi penelitian yang digunakan, meliputi lokasi dan waktu penelitian, jenis dan sumber data (primer dan sekunder), metode pengumpulan data (kuesioner, wawancara), metode penentuan responden, dan metode pengolahan data (analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif menggunakan matriks-matriks).

4.1 Lokasi dan Waktu Penelitian

Sub-bab ini menjelaskan lokasi penelitian yaitu Restoran & Kafe Coffee Time di Bogor dan periode waktu pengumpulan data. Spesifikasi lokasi dan waktu penelitian dijelaskan secara detail, termasuk pertimbangan pemilihan lokasi dan durasi penelitian.

4.2 Jenis dan Sumber Data

Sub-bab ini menjelaskan jenis data (kualitatif dan kuantitatif) dan sumber data (primer dan sekunder) yang digunakan dalam penelitian. Sumber data primer dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara langsung, sedangkan sumber data sekunder diperoleh dari literatur dan dokumen perusahaan.

4.3 Metode Pengumpulan Data

Sub-bab ini menjelaskan teknik pengumpulan data, meliputi penyebaran kuesioner kepada responden dan wawancara dengan pihak manajemen Restoran & Kafe Coffee Time. Teknik pengumpulan data dipilih berdasarkan jenis data dan sumber data yang telah ditentukan.

4.4 Metode Penentuan Responden

Sub-bab ini menjelaskan teknik penentuan responden yang digunakan dalam penelitian, seperti purposive sampling atau teknik lainnya. Kriteria pemilihan responden dijelaskan secara rinci dan dibenarkan secara ilmiah.

4.5 Metode Pengolahan Data

Sub-bab ini menjelaskan metode pengolahan data yang digunakan, yaitu analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Analisis kuantitatif menggunakan matriks IFE, EFE, IE, SWOT, dan QSPM. Penjelasan rinci mengenai langkah-langkah pengolahan data dan interpretasi hasil analisis diberikan.

V. Gambaran Umum Perusahaan

Bagian ini menyajikan profil Restoran & Kafe Coffee Time, meliputi sejarah dan perkembangan, visi dan misi, struktur organisasi, kegiatan operasional, dan budaya perusahaan. Gambaran umum ini memberikan konteks yang penting untuk memahami kondisi perusahaan dan tantangan yang dihadapi.

5.1 Sejarah dan Perkembangan Restoran & Kafe Coffee Time

Sub-bab ini menjelaskan sejarah berdirinya Restoran & Kafe Coffee Time, perkembangan usahanya hingga saat ini, dan capaian yang telah diraih. Sejarah dan perkembangan perusahaan dijelaskan secara detail dan sistematis.

5.2 Visi dan Misi Restoran & Kafe Coffee Time

Sub-bab ini menjelaskan visi dan misi Restoran & Kafe Coffee Time sebagai acuan dalam menjalankan usaha. Visi dan misi ini dianalisis untuk melihat keselarasan dengan strategi pengembangan yang direncanakan.

5.3 Struktur Organisasi Restoran & Kafe Coffee Time

Sub-bab ini menggambarkan struktur organisasi Restoran & Kafe Coffee Time, termasuk pembagian tugas dan tanggung jawab masing-masing bagian. Struktur organisasi dianalisis untuk melihat efisiensi dan efektivitas operasional perusahaan.

5.4 Kegiatan Operasional dan Budaya Restoran & Kafe Coffee Time

Sub-bab ini menjelaskan kegiatan operasional sehari-hari Restoran & Kafe Coffee Time dan budaya perusahaan yang berlaku. Penjelasan ini memberikan gambaran yang komprehensif tentang bagaimana perusahaan dijalankan.

VI. Analisis Lingkungan Usaha

Bagian ini menganalisis lingkungan internal dan eksternal Restoran & Kafe Coffee Time. Analisis lingkungan internal mencakup aspek pemasaran, keuangan, produksi-operasi, sumber daya manusia, dan sistem informasi manajemen. Analisis lingkungan eksternal meliputi lingkungan makro dan lingkungan industri. Hasil analisis disajikan secara deskriptif dan kuantitatif.

6.1 Lingkungan Internal

Sub-bab ini menganalisis faktor-faktor internal perusahaan yang memengaruhi kinerja Restoran & Kafe Coffee Time. Analisis mencakup aspek pemasaran (produk, harga, promosi, tempat), keuangan (keuangan perusahaan), produksi-operasi (proses produksi), sumber daya manusia (karyawan), dan sistem informasi manajemen (sistem informasi).

6.2 Lingkungan Eksternal

Sub-bab ini menganalisis faktor-faktor eksternal yang memengaruhi kinerja Restoran & Kafe Coffee Time, meliputi lingkungan makro (faktor ekonomi, sosial, budaya, politik, hukum, teknologi, lingkungan) dan lingkungan industri (pesaing, pelanggan, pemasok).

VII. Penentuan Strategi Pengembangan Usaha

Bagian ini membahas penentuan strategi pengembangan usaha Restoran & Kafe Coffee Time berdasarkan hasil analisis lingkungan internal dan eksternal. Analisis IFE dan EFE digunakan untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Matriks IE, Grand Strategy, dan SWOT digunakan untuk merumuskan alternatif strategi. Matriks QSPM digunakan untuk mengevaluasi dan memprioritaskan alternatif strategi.

7.1 Analisis IFE dan EFE

Sub-bab ini menyajikan hasil analisis IFE (Internal Factor Evaluation) dan EFE (External Factor Evaluation) yang telah dilakukan. Penjelasan detail mengenai skor tertimbang untuk setiap faktor internal dan eksternal, serta interpretasi dari total skor IFE dan EFE diberikan. Kekuatan dan kelemahan utama internal, serta peluang dan ancaman utama eksternal diidentifikasi.

7.2 Analisis IE, Grand Strategy, dan SWOT

Sub-bab ini menyajikan hasil analisis matriks IE (Internal-External Matrix), Grand Strategy Matrix, dan SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Posisi perusahaan dalam matriks IE dan strategi yang direkomendasikan berdasarkan Grand Strategy Matrix dijelaskan. Alternatif strategi yang dirumuskan berdasarkan matriks SWOT diuraikan.

7.3 Analisis QSPM

Sub-bab ini menyajikan hasil analisis QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix) untuk mengevaluasi dan memprioritaskan alternatif strategi yang telah dirumuskan. Skor daya tarik (AS) dan skor daya tarik tertimbang (TAS) untuk setiap alternatif strategi dijelaskan dan diinterpretasikan. Strategi dengan nilai TAS tertinggi direkomendasikan sebagai strategi yang paling tepat.

VIII. Kesimpulan dan Saran

Bagian ini menyimpulkan temuan penelitian dan memberikan saran bagi Restoran & Kafe Coffee Time untuk mengembangkan usahanya. Kesimpulan dirumuskan berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, dan saran diberikan secara spesifik dan terarah untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi.

8.1 Kesimpulan

Sub-bab ini merangkum temuan utama penelitian, termasuk kondisi lingkungan internal dan eksternal Restoran & Kafe Coffee Time serta strategi pengembangan usaha yang direkomendasikan. Kesimpulan disusun secara ringkas dan padat, berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan.

8.2 Saran

Sub-bab ini memberikan saran-saran spesifik bagi Restoran & Kafe Coffee Time untuk meningkatkan kinerja dan mencapai tujuan bisnisnya. Saran-saran ini didasarkan pada hasil analisis dan temuan penelitian, serta memperhatikan konteks lingkungan internal dan eksternal perusahaan.

Gambar

Tabel 6. Pesaing Restoran & Kafe Coffee Time di Areal Taman Kencana Tahun
Tabel 7. Studi Terdahulu yang Berkaitan dengan Penelitian Startegi
Gambar 2. Model Manajemen Staregis
Gambar 4. Kerangka Operasional dalam Kajian Strategi Pengembangan Usaha
+7

Referensi

Dokumen terkait

tinggi. Pengeluaran rata-rata penduduk Kota Bogor yang tinggi untuk kelompok makanan merupakan peluang bagi “LBS” untuk menghasilkan produk-produk yang berkualitas

Restoran merupakan sebuah usaha yang tidak hanya menjual produk, tetapi juga menjual jasa berupa pelayanan kepada konsumen. Proses merupakan semua kegiatan yang dapat

Formulasi strategi kombinasi kekuatan, kelemahan, peluang, ancaman hasil analisis matriks SWOT adalah (1) Melakukan promosi yang lebih intensif, (2)

Metode SWOT menghasilkan rumusan strategi: (1) memanfaatkan kompetisi antar pemasok untuk mendapatkan bahan baku dengan harga penawaran terendah, (2) meningkatkan produksi

Dengan adanya kekuatan di KPS Bogor, yaitu struktur organisasi sudah berjalan dengan efektif, hubungan yang baik antara pengurus, dengan peluang adanya impor yang banyak di dalam

Berdasarkan penggabungan antara Matriks IFE (2,540) dan Matriks EFE (2,443), maka perusahaan berada pada posisi kuadran V menurut David (2004) Kuadran ini

produk dan pengembangan produk, 6) Mengubah image masyarakat, dengan meminum teh dapat membuat tubuh menjadi lebih segar, 7) Melakukan perbaikan manajemen, pengawasan

Oleh karena itu dari beberapa pilihan responden untuk memilih rebranding, promosi, serta visual dalam mengembangkan atau meningkatkan usaha coffeeshop Malabar