• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hak Mewaris Anak Perempuan Dalam Masyarakat Batak Toba (Studi Di Kecamatan Pangururan - Kabupaten Samosir)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Hak Mewaris Anak Perempuan Dalam Masyarakat Batak Toba (Studi Di Kecamatan Pangururan - Kabupaten Samosir)"

Copied!
127
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 2. Struktur Kekerabatan  Batak Toba
Tabel 3. Kedudukan Anak Perempuan                                                                                 n=30
Tabel 4. Alasan  Anak Perempuan Sebagai Ahli Waris
Tabel 5. Warisan Yang Diberikan Kepada Anak Perempuan                      n=30
+5

Referensi

Dokumen terkait

Faktor-faktor pendorong terjadinya perubahan perlakuan terhadap anak perempuan adalah masuknya agama Kristen yang mengajarkan bahwa kedudukan laki-laki dengan perempuan adalah sama

Setelah 40 hari pewaris meninggal dunia, pembagian harta warisan menurut hukum adat tersebut dilakukan setelah musyawarah dilaksanakan secara kekeluargaan yang dihadiri

Dalam hukum Islam tidak mengenal adanya pengalihan nama atas harta waris, melainkan peralihan harta waris dari seseorang yang telah meninggal dunia kepada yang masih

Dalam sistem hukum adat waris di Tanah Karo, pewaris adalah seorang yang meninggal dunia dengan meninggalkan sejumlah harta kekayaan, baik harta

Hukum waris adalah kumpulan peraturan yang mengatur hukum mengenai kekayaan karena wafatnya seseorang, yaitu mengenai perpindahan kekayaan yang ditinggalkan oleh si mati dan akibat

dalam hukum adat dapat berbentuk harta kekayaan atau harta peninggalan yang tidak. merupakan satu kebulatan yang homogen yang diwariskan dengan cara

Hukum Waris Indonesia Dalam Perspektif Islam, Adat,

Hukum waris perdata adalah bagian dari hukum perdata yang mengatur tentang bagaimana harta peninggalan seseorang akan dibagikan setelah orang tersebut meninggal dunia, terdapat tiga