• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROPOSAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNGGULAN UNIVERSITAS LAMPUNG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PROPOSAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNGGULAN UNIVERSITAS LAMPUNG"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

PROPOSAL

PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNGGULAN UNIVERSITAS LAMPUNG

PELATIHAN KOMPETENSI MENGETIK CEPAT DENGAN PENERAPAN TYPING MASTER DI SMK NEGERI 9 BANDAR LAMPUNG

TIM PENGUSUL Dr. Suripto,S.Sos.,M.AB.

(Ketua; NIDN 0026026903; ID SINTA 6043169) Eri Maryani, S.IP., M.A

(Anggota; NIDN 0023018605; ID SINTA 6687569)

Dibiayai oleh Dana BLU Universitas Lampung

PROGRAM STUDI ILMU ADMINISTRASI BISNIS FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS LAMPUNG 2022

(2)
(3)

Daftar Isi

Hal

Halaman Sampul i

Halaman Pengesahan ii

Daftar Isi iii

Abstrak iv

Bab I.Pendahuluan……….. 1

A. Analisis Situasi………..………….... 2

B. Permasalahan Mitra………..………. 2

C. Tujuan Kegiatan………...……….………... 2

D. Manfaat Kegiatan……….………. 2

Bab II. Solusi dan Target Luaran……….……… 3

A. Solusi………...………… 3

B. Jenis Luaran ………...…... 8

C. Rencana Capaian Luaran ...………... 8

D. Uraian Tinjauan Pustaka...………...…………... 8

Bab III. Metode Pelaksanaan……….. 10

A. Metode dan Tahapan………...…... 10

B. Deskripsi Kegiatan ..………...…... 10

C. Prosedur Kerja………..…………. 11

D. Pihak-Pihak yang Terlibat……….. 11

E. Partisipasi Mitra……….. 11

F. Evaluasi Program & Keberlanjutan Program………...…… 11

Bab IV. Personalia Pengusul & Keahlian……….. 12

A. Jenis Kepakaran………...………...…... 12

B. Tabel Pembagian Tugas ..………....………...…... 12

Bab V. Rencana Anggaran Biaya dan Jadwal Pelaksanaan... 13

A. Rencana Anggaran Biaya (RAB)...……….….. 13

B. Jadwal Pelaksanaan...………..…..…. 14

Referensi………...………..……. 15

(4)

ABSTRAK

Mengetik Cepat 10 Jari merupakan metode mengetik dengan metode buta yang berarti kita hanya menghargai tulisan yang akan diketik dan langsung menggunakan naluri mata tanpa melihat keyboard. Tehnik ini digunakan untuk mengoptimalkan fungsi jari tangan dan mata tidak mudah lelah karena fokus pada tulisan yang diketik. Tehnik ini memiiki pengaturan menempatkan jari-jari agar semua jari dapat berfungsi dalam mengetik. Latihan pengetikan 10 jari ini akan menerapkan sebuah metode mengetik cepat, yaitu dengan menggunakan metode typing master.

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu pengguna untuk bisa mengetik dengan cepat. Metode typing master yang disebut juga dengan training, merupakan suatu cara mengajar yang baik untuk menanamkan kebiasaan-kebiasaan tertentu. Juga sebagai sarana untuk memelihara kebiasaan-kebiasaan yang baik.

Selain itu metode ini juga baik untuk memperoleh suatu ketangkasan, ketepatan, kesempatan dan keterampilan Metode typing master di era saat ini sangat membantu dalam keterampilan mengetik yang dibutuhkan oleh seorang sekretaris atau pegawai administrasi, dalam duna bisnis atau perkantoran, seperti perhotelan, travel, Perseroan Terbatas, Firma dan instansi pemerintah seperti pendidikan.

Pelatihan kompetisi mengetik cepat dengan penerapan typing master bagi siswa- siswi SMKN 9 Bandar Lampung, untuk bisa lebih meningkatkan kemampuan menguasai dan keterampilan dalam mengetik cepat.

Kata Kunci : Typing Master, Mengetik 10 Jari, SMKN 9

(5)

BAB 1. PENDAHULUAN

1.1. Analisis Situasi

Perkembangan infrastruktur teknologi informasi global telah mengubah pola dan cara kegiatan bisnis, industri, perdagangan, dan pemerintahan. Perkembangan ekonomi berbasis ilmu pengetahuan dan informasi telah menjadi paradigma global yang dominan. Didalam masyarakat khususnya sebagai pengguna komputer untuk itu kemampuan untuk terlibat secara efektif dalam revolusi jaringan informasi akan menentukan masa depan kesejahteraan bangsa dan dunia pendidikan.

Namun, hal ini bukanlah fakta yang buruk bagi dunia pendidikan. Hal ini semakin jelas terlihat ketika banyak instansi pendidikan yang mulai memanfaatkan teknologi hampir di berbagai daerah di Indonesia. Instansi tersebut memanfaatkan teknologi yang disebut dengan metode Typing Master agar para siswa-siswi menguasai materi yang sedang diajarkan lebih baik (Ariyatni, 2018), (Wulandari, 2013), (Syaerozi, 2015), (Stevenson, 2014), ( Hadi, 2019), ( Donica, 2018).

Belum meratanya kualitas Siswa-Siswi dalam menguasai mengetik dalam pelajaran mengetik cepat dan berbagai permasalahan diatas, menjadikan proses pembelajaran yang dilakukan lewat internet tersebut biasanya masih belum maksimal. Oleh karena itu dengan adanya pelatihan mengetik cepat untuk peningkatan penguasaan mengetik cepat di SMK Negeri 9 Bandar Lampung menjadi alternatif dalam teknik belajar mengajar yang berbasis metode Typing Master di mana metode ini digunakan untuk mencapai sasaran–sasaran dan mendukung konsep pembelajaran yang modern.

Selain itu ketersediaan metode Typing Master dalam instansi pendidikan akan membantu baik guru dan murid dapat saling membantu dan mempercepat dalam menyelesaikan pekerjaan yang satu sama lain sehingga dapat meningkatkan keuntungan bagi kedua belah pihak. Pada pengabdian ini nantinya akan melibatkan

± 46 siswa-siswi SMKN 9 Bandar Lampung yang ikut dalam pelatihan ini.

(6)

1.2. Permasalahan Mitra

Berdasarkan uraian di atas permasalahan yang dihadapi oleh siswa-siswi SMKN 9 Bandar Lampung adalah.

1. Kurangnya pengetahuan siswa dan siswi terhadap pengetahuan metode pengetikan 10 jari

2. Bagaimana mengajarkan siswa untuk dapat menerapkan pengetikan cepat dengan menggunakan Metode Typing Master

1.3. Tujuan Kegiatan

Adapun tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah.

1. Memberikan edukasi tentang mengetik 10 jari dengan cepat menggunakan Metode Typing Master

2. Mengembangkan kemampuan dan ketrampilan siswa dalam hal mengetik cepat.

1.4. Manfaat Kegiatan

Kegiatan pengabidan diharapkan dapat:

1. Meningkatkan pengetahuan siswa dalam menerapkan pengetikan cepat dengan menggunakan Metode Typing Master.

2. Menciptakan siswa yang terampil dalam hal mengetik cepat.

(7)

BAB 2. SOLUSI DAN TARGET LUARAN

2.1 Solusi dan Jenis Luaran

Mengetik merupakan kegiatan yang dilakukan menggunakan teknologi mesin ketik, namun saat ini kegiatan ini biasa dilakukan menggunakan keyboard. Karena mesin ketik sudah jarang digunakan dan diganti dengan mesin yang lebih canggih. Istilah Inggris, pengetikan menggunakan sepuluh jari dikenal dengan touch typing, yang mempunyai makna mengetik tidak melihat tuts keyboard yang akan ditulis. Lebih jelasnya bahwa pengetik menggunakan memori otot (muscle memory) untuk mengetahui letak tus keyboard secara tidak langsung. Pembiasaan keterampilan motorik awalnya dimulai dengan mengandalkan kognisi dan penglihatan untuk mempengaruhi kinerja motorik, yang akhirnya mengarah ke otot motorik dan koreksi diri untuk meningkatkan presisi.

Keterampilan mengetik 10 jari sangat memerlukan latihan yang dilakukan secara rutin. Jika mengetik 10 jari sudah menjadi rutinitas, maka pengetik dapat dengan sangat terampil mengetik 10 jari dengan cepat dan tepat. Maka, di era saat ini keterampilan mengetik dibutuhkan oleh seorang sekretaris atau pegawai administrasi, dalam duna bisnis atau perkantoran, seperti perhotelan, travel, Perseroan Terbatas, Firma dan instansi pemerintah seperti pendidikan. Olehkarena itu untuk memudahkan seseorang menguasai Keterampilan mengetik 10 jari sangat diperlukan sebuah aplikasi yang mendukung dan memudahkan dalam menguasai keterampilan mengetik 10 jari yaitu dengan menggunakan aplikasi Typing Master.

Menurut Rizaldy (2012) Typing master atau yang lebih dikenal dengan typing master pro adalah sebuah software yang dapat melatih kecepatan mengetik. Dengan software ini, dapat menjadi seorang pengetik yang handal. Typing Master ini dapat membantu siapa saja yang ingin belajar mengetik sepuluh jari tanpa melihat tombol keyboard. Selain itu, software atau aplikasi ini juga dilengkapi dengan berbagai macam permainan untuk meningkatkan kecepatan mengetik seseorang di setiap sesi pelajaran. Selain itu program typing master dapat melatih kemampuan mengetik

(8)

dengan menggunakan teks yang telah disediakan serta dapat melihat hasil kemampuan mengetik, seperti kecepatan, keakuratan, dan durasi waktu yang digunakan, kemudian mencetaknya. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mengetik 10 jari adalah konsentrasi, kuasai bahasa Inggris maupun bahasa Indonesia, Santai, jangan terburu-buru, dan rajin mempelajarinya serta melatih mengetik setiap hari. Typing master pro menyediakan 4 tahapan latihan atau kurusus yang dapat kita pilih:

a. Touch Typing Course, Pada tahap ini ini, kita akan mempelajari posisi tombol dan kita baca yang biasa digunakan. Setelah menyelesaikan tahap ini kita akan mampu mengetik dengan sepuluh jari kita tanpa melihat keyboard.

b. Launch Satellite, Satellite merupakan sebuah feature khusus untuk mencatat ketikan kita yang sebenarnya dan mengkhususkan latihan bedasarkan data yang dikumpulkan.

c. Speed Building Course, Kursus ini dirancang untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kecepatan mengetik. Seorang pengetik akan berfokus pada tombol untuk setiap jari, mengetik dengan teks yang lebih panjang dan berlatih dengan kata-kata umum.

d. Number, Special Mark, and Numeric Keypad Course, Kursus ini mengajarkan bagaimana mengetik nomor pada baris nomor, kata-kata khusus dan nomor keypad.

(Rizaldy, 2012).

Software ini sangat mudah digunakan sesuai dengan yang diperlukan hanyalah mengikuti petunjuk yang diberikan. Pada kursus awal seorang pengetik akan diajari huruf demi huruf dan jari yang mana yang digunakan untuk menekannya. Selain itu setiap selesai latihan akan ditampilkan pula data pengetikan kita seperti kecepatan, keakuratan. Selain itu software ini juga akan menunjukan tombol-tombol mana yang sulit bagi seorang pengetik dan menyediakan fasilitas review dimana seorang pengetik dapat melakukan latihan khusus pada tombol-tombol tersebut. Setelah menyelesaikan kursus utama seorang pengetik dapat menjalankan fitur satellite, yang akan mencatat bagaimana mengetik sehari-hari dan akan menggunakan datanya untuk mengubah latihan berfokus pada data yang telah dikumpulkan. Selain itu satellite juga dapat diatur untuk mengingatkan seorang beristirahat setelah mengetik dalam interval waktu tertentu.

(9)

Langkah awal dalam Metode Typing Master adalah menghafal posisi tombol pada papan ketik. Berikut ini adalah beberapa posisi dasar jari untuk menghafal papan ketik:

No Posisi Dasar Keterangan

1 Tombo f-j Pada setiap papan ketik, sudah

ditandai dua buah tombol untuk menjadi acuan awal ketika akan meletakkan jari-jari pada papan ketik. Tombol f dan tombol j biasanya sudah diberi suatu tonjolan untuk tanda. Tombol- tombol yang lain tidak diberi tonjolan. Ini memang untuk penanda. Jadi tombol f untuk telunjuk kiri dan tombol j untuk telunjuk kanan. Posisi ini menjadi awal meletakkan jari-jari pada papan ketik. Dengan mata terpejam pun, posisi ini bisa ditemukan

2 Tombol asdf-jkl; Setelah mendapatkan posisi dasar untuk tombol f dan tombol j, maka dengan meletakkan jari-jari secara berurutan ke samping kiri dan kanan akan didapatkan posisi tombol asdf dan jkl; .

Posisi jari-jari selalu dalam keadaan siap di posisi ini. Ketika suatu jari sudah mengetikkan suatu huruf, maka ia akan kembali ke posisi seperti ini lagi.

3 Tombol b (dan tombol y) Tombol b merupakan tombol

(10)

yang terletak di bagian tengah dari papan ketik dan berada di bagian bawah.

4 Tombol c (dan tombol d e) Tombol cde membentuk tangga.

Karena tombol d sudah diketahui, maka tombol cde pun dengan mudah bisa didapat.

5 Tombol fgh Tombol fgh membentuk lokomotif kereta babaranjang.

Karena tombol f sudah diketahui, maka tombol fgh pun dengan mudah bisa didapat.

6 Tombol i Tombol i diketik menggunakan

jari tengah (tangan kanan).

7 Tombol jkl Setelah tombol jkl sudah jelas diketahui, karena tombol jkl merupakan posisi dasar dari jari- jari tangan kanan.

8 Tombol mn Untuk mengingat tombol mn,

salah satu caranya adalah dengan mengingat kata segi tiga JaMiNan. Jadi tombol m dan n berapa berdekatan dengan tombol j membentuk semacam segitiga.

9 Tombol o Untuk mengingat tombol o, huruf

o bentuknya seperti cincin. Cincin biasanya diletakkan pada jari manis. Berdasarkan posisi dasar, maka jari manis kiri berada pada tombol l. Dengan demikian, tombol o berada di atas tombol l.

(11)

10 Tombol pq Tombol pq diingat-ingat sebagai satu kesatuan. P bisa dihubungkan dengan kata Pojok kanan atas sementara Q adalah pojok qiri atas. Ingat bahwa papan ketik yang digunakan memakai model QWERTY sehingga tombol q ada di pojok kiri atas dan lawannya tombol p ada di pojok kanan atas.

11 Tombol r Tombol r ini berdekatan dengan

tombol f. Lebih tepatnya berada di atas tombol f.

12 Tombol tu Tombol tu diingat menjadi satu

kesatuan dengan kata Telunjuk Utama. Tombol t diketik dengan telunjuk kiri dan tombol u diketik dengan telunjuk kanan.

13 Tombol v Huruf f dengan huruf v, merupakan dua huruf dengan bunyi yang hampir sama. Ini artinya tombol f dengan tombol v berdekatan posisinya. Tombol v berada persis di bawah tombol f.

14 Tombol wx Huruf w berada diatas huruf s dan

huruf x berada dibawah huruf s.

15 Tombol y Tombol y di tengahtengah bagian

atas, sedangkan tombol b di tengah-tengah bagian bawah

16 Tombol z Abjad dimulai dengan huruf A

dan diakhiri dengan huruf Z. Jadi tombol A dan Z posisinya

(12)

berdekatan. Tombol Z berapa

2.2 Jenis Luaran

Mengetik 10 jari dengan menggunakan aplikasi Typing Master. Artinya, mengetik dengan menggunakan 10 jari tanpa melihat papan keyboard.Teknik ini pertama kali dikenalkan oleh seorang pengajar mengetik yang bernama Frank Edward McGurrin.

McGurrin mulai dikenal publik setelah berhasil meraih juara pengetikan. Lomba mengetik tersebut diadakan pada tahun 1888 di Ohio, Amerika Serikat. Mungkin sebagian besar orang menganggap kemampuan mengetik 10 jari adalah hal yang mudah, padahal kemampuan mengetik adalah hal yang utama. Apalagi jika aktivitas sehari-hari berhubungan dengan pengetikan misalnya seperti Skripsi, Pembuatan laporan, Surat atau Email, Pemrograman, dan Artikel (khususnya buat teman-teman yang punya blog seperti saya). Sangat disayangkan jika teman-teman yang sering menggunakan komputer tetapi masih memiliki kemampuan mengetik yang pas- pasan.

2.3 Rencana Capaian Luaran

Rencana capaian luaran dalam kegiatan pengabdian ini antara lain satu artikel ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal pengabdian kepada masyarakat, Satu artikel yang dipresentasikan dalam seminar hasil pengabdian yang diselenggarakan LPPM Universitas Lampung.

2.4 Uraian Tinjauan Pustaka A. Mengetik Sepuluh Jari

Dalam bahasa Inggris, mengetik sepuluh Jari disebut juga dengan istilah Touch Typing, artinya mengetik tanpa menggunakan indra penglihatan untuk mencari tuts keyboard yang diinginkan. Secara spesifik, pengetik atau disebut juga dengan typist mengetahui lokasi Tuts keyboard lewat memori otot (muscle memory). Memori otot dikenal sebagai motor learning, artinya suatu bentuk prosedur memori yang melibatkan konsolidasi tugas motorik untuk masuk kedalam memori melalui pengulangan gerakan otot. Ketika dilakukan gerakan berulang dari waktu ke waktu, memori otot jangka panjang diberi tugas tertentu sehingga akhirnya memungkinkan

(13)

untuk melakukan suatu tugas tersebut tanpa upaya sadar. Proses ini mengurangi kebutuhan untuk perhatian dan menciptakan efisiensi maksimum dalam sistem motor dan memori. (Azhar, 2006)

Pengetik sepuluh jari menyimpan delapan jarinya di sepanjang tuts horizontal bagian tengah keyboard (the home row) dan menggunakan kedelepan jari tersebut untuk meraih tuts lainnya yang berada di barisan keyboard bagian atas dan bawah.

Dua jari lagi, yaitu jari jempol, digunakan untuk menekan tombol spasi. (Tjahjono, 2015)

B. Metode Typing Master

Typing Master atau yang lebih dikenal dengan typing master pro adalah sebuah software yang dapat melatih kecepatan mengetik. Dengan software ini, dapat menjadi seorang pengetik yang handal. Typing Master ini dapat membantu siapa saja yang ingin belajar mengetik sepuluh jari tanpa melihat tombol keyboard. Metode Typing Master ini sudah diuji coba dalam berbagai model seperti pelatihan biasa, pelatihan via telpon, dengan media chatting, workshop, kursus privat dan pelatihan singkat. Mengajarkan kecakapan dengan metode Typing Master, setiap guru harus mengetahui sifat kecakapan itu sendiri, seperti: kecakapan sebagai penyempurnaan dari pada suatu arti dan bukan sebagai hasil proses mekanis semata-mata.

Kecakapan tersebut dikatakan benar, bila hanya menentukan hal yang rutin yang dapat dicapai dengan pengulangan yang tidak menggunakan pikiran, sebab kenyataan bertindak atau berbuat harus sesuai dengan situasi dan kondisi (Pratiwi, 2017). Proses pembelajaran metode mempunyai kedudukan yang sangat penting dalam upaya pencapaian tujuan, karena metode merupakan suatu cara atau jalan yang ditempuh yang sesuai, dan serasi untuk menyajikan suatu hal, sehingga akan tercapai suatu tujuan pembelajaran yang efektif dan efisien.

(14)

BAB 3. METODE PELAKSANAAN

3.1 Waktu dan Tempat Pengabdian Pada Masyarakat

Kegiatan pengabdian dilaksanakan bulan April 2022 yang bertempat di Lokasi di SMK Negeri 9 Bandar Lampung.

3.2 Tahapan dan Deskripsi Kegiatan

Tahapan Pengabdian yang dilakukan terdiri atas tiga tahap yang disajikan pada Gambar 1.

Gambar 1. Tahapan Pengabdian Mengetik Cepat dengan Metode Typing Master

a. Tahap Persiapan

Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dimulai dengan melakukan survei ke lapangan, melakukan komunikasi kepada para guru dan kepala sekolah, SMK Negeri 9 Bandar Lampung.

Persiapan dilanjutkan dengan mengurus surat tugas dari LPPM, merencanakan materi yang akan diberikan, pembagian kerja diantara tim pelaksana, dan

En

Tahap Pelaksanaan

Evaluasi Kegiatan dan Hasil Pengabdian Tahap Persiapan

Start

(15)

mengadakan kesepakatan waktu kegiatan dengan guru dan kepala sekolah SMK Negeri 9 Bandar Lampung.

b. Tahap Pelaksanaan

Tahap pelaksanaan dilakukan dengan melakukan beberapa hal berikut:

a. Sosialisasi pentingnya ketrampilan mengetik cepak dengan sepuluh jari di SMK Negeri 9 Bandar Lampung.

b. Diskusi tentang pelaksanaan pengetikan sepuluh jari dengan metode Typing Master.

3.3. Prosedur Kerja Kegiatan Pengabdian

Kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas kegiatan pengabdian.

Hasil evaluasi ini diharapkan akan memberikan masukan untuk perbaikan pada kegiatan berikutnya. Evaluasi juga dilakukan untuk mengetahui tingkat minat atau perhatian peserta pada pelaksanaan kegiatan. Evaluasi langsung dapat dilihat dengan pelaksanaan pre-test dan post-test atau memberikan kuisioner sebagai user research kepada pengguna.

3.4 Pihak yang Terlibat dan Mitra

Pihak yang terlibat pada kegiatan pengabdian masyarakat adalah tim dari Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis, Administrasi Perkantoran. Dan SMKN 9 Bandar Lampung.

3.5 Partisipasi Mitra

Partisipasi mitra yang terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan 40 siswa-siswi SMKN 9 Bandar Lampung dengan Jurusan Sistem Informasi Teknologi dan Administrasi Perkantoran.

3.6 Evaluasi Pelaksanaan Program dan Keberlanjutan Program

Hasil evaluasi ini diharapkan akan memberikan masukan untuk perbaikan pada kegiatan berikutnya. Evaluasi juga dilakukan untuk mengetahui tingkat minat atau perhatian peserta pada pelaksanaan kegiatan. Evaluasi langsung dapat dilihat dengan pelaksanaan pre-test dan post-test atau memberikan kuisioner sebagai user research kepada pengguna.

(16)

BAB 4. PERSONALIA PENGUSUL DAN KEAHLIAN

4.1. Jenis Kepakaran Pengusul N

o

Nama Jabatan Bidang Keahlian Program

Studi

Alokasi Waktu (jam/minggu) 1. Dr. Suripto,M.A.B. Ketua Keuangan,

Business Plan Strategic Management

Ilmu

Administrasi Bisnis, FISIP Unila

20 Jam /Minggu

2. Eri Maryani,M.A. Anggota 1 Sistem Informasi Manajemen, Perpusatakaan

Ilmu Administrasi Bisnis, FISIP Unila

15 Jam/

Minggu

3. Putri Irmala Sari Mahasiswa Sistem Informasi Manajemen

Ilmu

Administrasi Bisnis FISIP Unila

10 Jam /Minggu

4.2. Tabel Pembagian Tugas

No. Posisi Peran/Tanggung Jawab

1. Ketua Membuat Laporan, presentasi dan membuat Jurnal Internasional dan turun lapangan

2. Anggota Turun Lapangan mencari data dan mengolah data

3. Mahasiswa Membantu dalam persiapan sarana dan fasilitas penelitian dan turun lapangan

(17)

BAB 5. RENCANA ANGGARAN BELANJA DAN JADWAL PELAKSANAAN

5.1. Rencana Anggaran Belanja

Total rencana anggaran yang dibutuhkan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah sebesar Rp 20,000,000 (Dua Puluh Juta Rupiah) dengan rincian seperti dalam tabel perhitungan berikut.

Tabel 5.1 Rincian Anggaran Pengabdian

No. Keterangan Sat Vol Frek Jml Besaran Total % ATK/BHP

19,95%

1

Bahan habis pakai dan ATK (Kertas, Alat tulis, Tinta printer, dan CD)

Paket 1 1 1 Rp1.950.000 Rp1.950.000

2

Konsumsi Rapat

paket 6 4 24 Rp60.000 Rp1.440.000 (snack dan makan

siang, 6 kali)

3 sewa kamera hari 1 3 3 Rp100.000 Rp300.000

4 Sewa Perekam audio hari 1 3 3 Rp100.000 Rp300.000

subtotal ATK/BHP Rp3.990.000

Pengadaan Alat dan Bahan

21,8%

Pembelian Buku paket 1 1 1 Rp1.900.000 Rp1.900.000 5 Pembelian alat bantu Paket 1 1 1 Rp960.000 Rp960.000 6 Olah data buah 1 1 1 Rp1.000.000 Rp1.000.000 7

Cetak

buah 10 1 10 Rp50.000 Rp500.000 modul/dokumen

rekomendasi

Subtotal Pengadaan

Rp4.360.000 Alat dan Bahan

Perjalanan

30,25%

8 Transportasi lokal orang 3 5 15 Rp95.000 Rp1.425.000

9 Penginapan paket 2 1 2 Rp450.000 Rp900.000

10 Tes Pengadaan dan

Pencegahan Covid-19 paket 1 4 4 Rp3.725.000 Rp3.725.000

Subtotal Perjalanan Rp6.050.000

Laporan/Publikasi 11 Penggandaan

Paket 4 1 4 Rp50.000 Rp200.000 Proposal

12 Penggandaan laporan paket 8 1 8 Rp50.000 Rp400.000

(18)

13 Biaya publikasi Paket 1 1 1 Rp5.000.000 Rp5.000.000 Subtotal 28%

Rp5.600.000 Laporan/Publikasi

TOTAL Rp20.000.000

Tabel 5.2. Rekapitulasi Komponen Anggaran Pengabdian

No Kategori Jumlah Presentase

1 Bahan Habis Pakai dan Peralatan 4.360.000 21,8%

2 ATK 3.990.000 19,95 %

3 Perjalanan 6.050.000 30,25 %

4 Publikasi/Diseminasi 5.600.000 28 %

Total Rencana Anggaran 20.000.000 100%

5.3. Jadwal Pelaksanaan

Berikut merupakan rencana jadwal yang ditetapkan dalam kegiatan pengabdian ini.

No Kegiatan 2022, Bulan Ke

4 5 6 7 8 9

1 Persiapan Kegiatan 2 Pelaksanaan Kegiatan

3 Penyusunan Laporan awal dan artikel publikasi jurnal pengabdian

4 Penyusunan Laporan akhir

5 Sosialisasi hasil PKM, dengan mengikuti seminar/conference tentang pengabdian kepada masyarakat

REFERENSI

Ariyatni, N. M. (2018). Penerapan Typing Master dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Memproduksi Teks Eksposisi Peserta Didik Kelas X MIPA 4 SMA Negeri 7 Denpasar Tahun Pelajaran 2017/2018. Statistika, 7(1):

75–91. https://ojs.ikippgribali.ac.id/index.php/stilistika/article/view/98.

Donica, D. K., Giroux, P., & Faust, A. (2018). Keyboarding Instruction : Comparison of Techniques for Improved Keyboarding Skills in Elementary Students. Journal of Occupational Therapy, Schools, & Early Intervention, 11(4): 396–410.

https://doi.org/10.1080/19411243.2018.1512067.

(19)

Hadi, A. (2019). Peningkatan Hasil Belajar Matematika melalui Strategi Interaktif dengan Menggunakan Metode Pembelajaran Drill pada Siswa Kelas XI MIPA 6 SMA Negeri 16 Makassar. EQUALS Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 2(2):

53–61. http://ejournals.umma.ac.id/index.php/equals/article/view/375.

Kasiani & Yusuf, M. (2019). Developing Ergonomics-Based Practice System to Improve Students’ Typing Skills. International Research Journal of Engineering, IT &

Scientific Research, 5(4): 28–37.

https://sloap.org/journals/index.php/irjeis/article/view/688/1187.

Mariskha, Alhadi, E., & Andriyani, T. (2016). Penerapan Program Typing Master dalam Meningkatkan Kecepatan dan Ketelitian Pengetikan 10 Jari Buta. Jurnal Ilmiah

Orasi Bisnis, 16: 52–64.

https://jurnal.polsri.ac.id/index.php/admniaga/article/view/674/507.

Ninghardjanti, P., & Yuwantiningsih, A. (2018). Peningkatan Kecepatan Mengetik 10 Jari Melalui Penerapan Typing Master dan Resitasi (Pada Peserta Didik Kelas X Ap 1 SMK Negeri 1 Surakarta Tahun Pelajaran 2018 / 2019). Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Administrasi Perkantoran (SNPAP) 2018, hlm. 7–13.

https://jurnal.uns.ac.id/snpap/article/view/27870.

Rizaldy, (2012). Pemanfaatan Program Aplikasi Typing Master untuk Meningkatkan Kecepatan Mengetik Siswa SMK Wikarya Karanganyar Tahun 2018/2019. Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran, 2(4): 89–100.

https://jurnal.uns.ac.id/JIKAP/article/view/38165.

Saman. (2018). Penerapan Metode Drill And Practice untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Komputer Akuntansi Spreadsheet. Edudikara: Jurnal Pendidikan

Dan Pembelajaran,3(1): 43–

50. http://www.ojs.iptpisurakarta.org/index.php/Edudikara/article/view/77.

Setyaningsih, L. H., & Muhsin. (2014). Peningkatan Keterampilan Mengetik Sistem 10 Jari Buta dengan Menggunakan Model Pembelajaran Berbasis Komputer Berbantuan Media Typing Master Pada Siswa Kelas X AP SMK Muhammadiyah 01 Pati.

Economic Education Analysis Journal, 3(1): 89–93.

https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/eeaj/article/view/4146/3784.

Syaerozi, Supraptono, E., & Sutarno. (2015). Penerapan Metode Pembelajaran Drill Berbantuan Multimedia Interaktif untuk Meningkatkan Keterampilan Mengolah Data Menggunakan Microsoft Excel 2007. Edu Komputika Journal, 2(2): 49–58.

https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edukom/article/view/7860.

Wulandari, R. (2013). Analisis Kemampuan Mengetik dengan Sistem

10 Jari Pada Siswa Kelas XI Administrasi Perkantoran di SMK Widya Praja Unggaran.

Economics Development Analysis Journal, 2(2): 147–151.

https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edaj/article/view/1405

Referensi

Dokumen terkait

Oleh karena itu, dengan tujuan memberdayakan ibu rumah tangga di desa Tanjung Agung untuk meningkatkan pendapatan keluarga, diperlukan pendampingan untuk meningkatkan

bagaimana dapat membuat dan mengimplementasikan sebuah sistem yang dapat melacak lokasi keberadaan pedagang keliling yang dikelompokkan berdasarkan jenis jajanan yang

Dengan memberikan pembekalan kognitif tentang menjadi wisatawan yang ramah lingkungan terhadap siswa dan siswi SMKN 49 ini, diharapkan memberikan dampak yang baik

Ada pun prosedur kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah: (1) ceramah dan diskusi/tanyajawab tentang program pengembangan diri sebagai pengelola dan

Pendampingan digitalisasi marketing upaya kebangkitan di era adaptasi kebiasaan baru (masyarakat terdampak tsunami anak gunung Krakatau) di desa Kunjir, Lampung

Melalui kegiatan ini akan diinformasikan kepada petani, kelompok tani, dan gabungan kelompok tani yang ada di Kabupaten Pringsewu tentang teknologi pemupukan yang tepat

Perwujudan harapan-harapan tersebut ditawarkan melalui sosialisasi hukum serta pendampingan bagi nelayan desa sasaran, yang merupakan satu rangkaian pengabdian dengan

Solusi yang Ditawarkan untuk Menyelesaikan Permasalahan Berdasarkan latar belakang dan permasalahan yang telah dikemukakan solusi yang dapat dilakukan dapat dilihat pada diagram