• Tidak ada hasil yang ditemukan

WAKE UP MORNING DAILY TRUST 14 Agustus 2014

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "WAKE UP MORNING DAILY TRUST 14 Agustus 2014"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

1

Indikator Pasar

Ulasan Pasar

Pergerakan IHSG

Market News Highlight

Source: BI, IDX, Bloomberg, Reuters, Chartnexus,

TrustOnline

Masih ada daya beli, IHSG menghijau...

Meski meninggalkan dua utang gap di 5076-5088 dan 5113-5127, laju IHSG masih nyaman berada di zona

hijau. Apalagi laju bursa saham Asia mampu berada di teritori positif sehingga menambah sentimen positif.

IHSG yang telah berada di area overbought pun memanfaatkan kondisi tersebut untuk bertahan menghijau.

Pasca sempat sideways cenderung tertekan di awal sesi, pelaku pasar masih melakukan aksi beli sehingga

dapat mengantarkan IHSG kembali bertahan di teritori hijau. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level

5168,27 (level tertingginya) di akhir sesi 1 dan menyentuh level 5134,23 (level terendahnya) di awal sesi 1

dan berakhir di level 5168,27. Volume perdagangan dan nilai total transaksi turun. Investor asing

mencatatkan nett buy dengan penurunan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik

mencatatkan nett sell.

Estimasi Pergerakan IHSG

Pada perdagangan Kamis (14/8) IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 5130-5155 dan

resisten 5175-5182. White marubozu dekati upper bollinger band (UBB ). MACD mencoba golden cross

dengan histogram negatif yang memendek. RSI, Stochastic, dan William’s %R melanjutkan kenaikannya.

Laju IHSG sempat berada di bawah target resisten (5143-5157) namun, mampu melewatinya seiring masih

maraknya aksi beli. Meski IHSG mampu melewati kekhawatiran pelemahan namun, ada baiknya tetap

mewaspadai potensi-potensi sentimen yang dapat menahan laju IHSG.

• Laju Rupiah berakhir melemah tipis setelah terimbas melemahnya Euro seiring penilaian masih

melambatnya pertumbuhan ekonomi di zona Euro. Angka inflasi Zona Euro yang melambat juga dinilai

ekonomi Eropa masih berjuang untuk terlepas dari perlambatan. Turunnya Yuan dan AUD seiring rilis

data-data ekonominya turut membuat laju Rupiah gagal melanjutkan kenaikannya. Laju Rupiah di bawah level

resisten 11650. Melemahnya sejumlah laju mata uang emerging market dan Eropa membuat US$ kian

kuat dan imbasnya pada melemahnya laju Rupiah. Tetap mewaspadai perubahan sentimen yang terjadi

(jika ada). Rp11691-11678 (kurs tengah BI).

• Turunnya angka new yuan loans, retail sales, dan industrial production China tidak langsung membuat laju

bursa saham China melemah, malah sebaliknya yang bergerak positif seiring perkiraan pemerintah China

nantinya akan mengucurkan stimulus untuk mengatasi perlambatan tersebut. Beda halnya dengan ASX

yang melemah di tengah positifnya rilis data-data ekonominya. Nikkei kurang lebih hampir sama seperti

bursa saham China yang menguat meski rilis data-data GDP nya mengindikasikan perlambatan.

• Positifnya rilis kinerja dari emiten EON SE., Swiss Life., dan Salzgitter AG. turut direspon positif pelaku

pasar sehingga laju bursa saham Eropa dapat berbalik positif. Sentimen positif kian bertambah dengan

rilisnya kenaikan inflasi Perancis, meningkatnya wholesale price index Jerman, dan keinginan BoE untuk

tidak terlalu cepat menaikkan suku bunganya. Kembali turunnya angka tingkat pengangguran dan

berita-berita positif emiten Inggris turut direspon positif pelaku pasar sehingga dapat mengimbangi rilis penurunan

industrial production Zona Euro dan turunnya claimant count change Inggris.

Rilis data MBA mortgage applications, penjualan ritel, dan business inventories AS yang di bawah estimasi

justru tidak membuat laju bursa saham AS melemah namun, sebaliknya melanjutkan penguatan.

Rendahnya rilis tersebut membuat persepsi akan ditundanya The Fed untuk menaikkan suku bunga dalam

waktu singkat. Di sisi lain, turunnya index VIX dan berita-berita positif emiten turut direspon positif a.l

Amazon.com Inc., Vertex Pharmaceuticals Inc., InterMune Inc., dan lainnya.

(2)

2

www.trust.co.id

ACES akan tambah tiga gerai baru

PT Ace Hardware Tbk. (ACES) akan menambah tiga gerai baru lagi. Terbaru, akan membuka gerai

di Jalan A. P. Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan pada 16 Oktober, yang akan menjadi gerai

ke-108. Gerai ini akan stand alone (berdiri sendiri) karena berdiri di atas lahan 5.000 m². ACES

mengucurkan biaya investasi Rp 4 juta /m², atau sekitar Rp 20 miliar untuk gerai ini. Gerai di

Pettarani adalah gerai ke-4 di Makassar. Sementara itu, dua gerai baru lain yang juga akan dibuka

akan berlokasi di Tasikmalaya (Jawa Barat) dan Malang City Point (Malang, Jawa Timur). Hingga

Agustus 2014, ACES memiliki 107. Tahun ini, ACES menargetkan memiliki 110-115 gerai.

Diperkirakan rentang support 860-880 dan resistance 915-935. Doji star di MBB. RSI, William's %R,

dan Stochastic’s berbalik turun

Biaya eksplorasi ADRO 1H14 senilai US$1,65 juta

PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) mengeluarkan biaya eksplorasi periode Januari-Juli 2014 sebesar

US$1,65 juta. Realisasi biaya eksplorasi pada Juli 2014 tercatat sebesar US$222.952 dari anggaran

yang disediakan sebesar US$234.055. Adapun realisasi biaya eksplorasi secara YTD, tercatat lebih

tinggi dari anggaran yang disediakan. Realisasi hingga Juli mencapai US$1,659 juta dari anggaran

yang disediakan sebesar US$1,655 juta. Sementara itu, rencana pemboran periode Agustus 2014

terdiri dari tutupan dan paringin. Untuk tutupan, direncanakan akan dilakukan pengeboran eksplorasi

infill quality lubang inti oleh Geology sebanyak 11 titik dengan kedalaman 827 meter. Pengeboran

infill lubang terbuka kemudian dilakukan oleh Geology sebanyak 14 titik dengan kedalaman 2.285

meter. Diperkirakan rentang support 1235-1255 dan resistance 1300-1320. White marubozu di

bawah UBB. RSI, William's %R, dan Stochastic’s masih naik

Meski rugi, WIIM optimis 2H14 akan lebih baik

PT Wismilak Inti Makmur Tbk. (WIIM) optimis kinerja perusahaan akan kembali membaik pada Q3

dan Q4 tahun ini. Pada Q2-14 lebih baik dibandingkan dengan Q1-14. Pada semester II nanti, daya

beli masyarakat akan meningkat dan tren rokok dalam kondisi normal. Sepanjang 1H14, WIIM

membukukan rugi bersih senilai Rp53,4 miliar atau meningkat 32,5% dibandingkan dengan 1H13

yang senilai Rp79,2 miliar seiring dengan penurunan penjualan rokok sekitar 9,05% menjadi Rp 733

miliar dari perolehan periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp806 miliar. Diperkirakan

rentang support 510-530 dan resistance 565-585. RSI, William's %R, dan Stochastic’s naik terbatas.

Pendapatan turun, OKAS dapat mendulang laba

Meskipun mengalami penurunan penjualan, laba PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS)

mengalami peningkatan signifikan yang merupakan sumbangsih dari geliat bisnis penyewaan alat

pengeboran (rig) dari anak usaha OKAS, PT Bormindo Nusantara. Hingga 1H14, perusahaan bahan

peledak itu membukukan pendapatan sebesar US$ 94,43 juta, turun 7,62% dari 1H13 yang

mencapai US$ 102,23 juta. Penurunan terjadi karena menurunnya permintaan amonium nitrat untuk

bahan peledak sebagai akibat melemahnya industri pertambangan terutama batubara yang saat ini

tertekan. Hingga 1H14, OKAS hanya memproduksi dan menjual amonium nitrat sebanyak 53.000

MT. Perolehan laba OKAS hingga 1H14 mencapai US$ 516.165, naik 170,43% dari 1H13 sebesar

US$ 190.865. Pada tahun 2014 ini, OKAS menargetkan pendapatan sebesar US$ 200 juta dan laba

bersih sebesar US$ 1 juta. Untuk mengatasi lesunya pasar bahan peledak dan jasa peledakan,

OKAS mencoba mempertahankan volume produksi dan penjualan melalui peningkatan pelayanan

secara menyeluruh termasuk pada jasa tambahan seperti blasting dan emulsi. Diperkirakan rentang

support 105-115 dan resistance 153-173 RSI, William's %R, dan Stochastic’s bergerak naik.

Laba MDRN turun

Setelah mendapatkan sanksi berupa peringatan tertulis I dari Bursa Efek Indonesia (BEI), akhirnya

PT Modern International Tbk (MDRN) merilis laporan keuangan yang berakhir Juni 2014. Laba bersih

pemilik gerai 7-Eleven ini menyusut 11,8% dari Rp 35,65 miliar menjadi Rp 31,44 miliar. Penurunan

ini terjadi ketika penjualan bersih perusahaan justru meningkat. Penjualan bersih MDRN di enam

bulan pertama 2014 meningkat dari Rp 602,97 miliar menjadi Rp 702,75 miliar. Adapun,

kemerosotan laba bersih disebabkan membengkaknya sejumlah beban yang harus

ditanggung. Terutama, beban keuangan yang mencuat hingga 67,82% menjadi Rp 45,22 miliar.

Beban penjualan juga naik dari Rp 158,62 miliar menjadi Rp 176,35 miliar. Begitu juga, beban umum

dan administrasi yang melonjak dari Rp 30,19 miliar menjadi Rp 36,38 miliar.

Berita Emiten

Source: Chartnexus, t-online, & media online, diolah

UBB : Upper Bollinger Band | MBB : Middle Bollinger Band LBB : Lower Bollinger Band

(3)

3

Stocks View

BoW : Buy on Weakness TB : Trading Buy TS : Trading Sell BAH : Buy And Hold

Code Open High Low Close Prev ∆% S1 S2 S3 Pivot R1 R2 R3 Spt Rst Rec PER

AALI 26,250 26,325 26,200 26,275 26,250 0.10 26,200 26,138 26,075 26,263 26,325 26,388 26,450 26,200 26,388 TS 22.31 BWPT 1,130 1,140 1,105 1,110 1,130 -1.77 1,103 1,086 1,068 1,121 1,138 1,156 1,173 1,103 1,156 BoW 41.90 LSIP 2,045 2,070 2,040 2,040 2,045 -0.24 2,028 2,019 1,998 2,049 2,058 2,079 2,088 2,028 2,079 TS 18.28 SIMP 905 915 895 905 905 0.00 895 885 875 905 915 925 935 895 925 TS 24.70 SSMS 1,345 1,360 1,345 1,350 1,345 0.37 1,340 1,335 1,325 1,350 1,355 1,365 1,370 1,340 1,365 TS 12.57 ADRO 1,270 1,285 1,270 1,285 1,265 1.58 1,270 1,263 1,255 1,278 1,285 1,293 1,300 1,270 1,293 TB 11.36 ANTM 1,250 1,255 1,245 1,245 1,250 -0.40 1,243 1,239 1,233 1,249 1,253 1,259 1,263 1,243 1,259 TS 21.14 ELSA 725 725 720 725 725 0.00 723 719 718 724 728 729 733 723 729 TS 19.73 HRUM 2,180 2,185 2,155 2,175 2,160 0.69 2,163 2,144 2,133 2,174 2,193 2,204 2,223 2,163 2,204 TS 11.62 INCO 4,035 4,100 4,020 4,100 4,035 1.61 4,028 3,984 3,948 4,064 4,108 4,144 4,188 4,028 4,144 TB 51.67 ITMG 27,550 28,100 27,500 28,000 27,400 2.19 27,475 27,188 26,875 27,788 28,075 28,388 28,675 27,475 28,388 TB 10.69 MEDC 3,390 3,515 3,390 3,515 3,390 3.69 3,390 3,328 3,265 3,453 3,515 3,578 3,640 3,390 3,578 SoS 17.02 PTBA 12,500 12,700 12,450 12,700 12,400 2.42 12,475 12,338 12,225 12,588 12,725 12,838 12,975 12,475 12,838 TB 12.36 TINS 1,470 1,475 1,455 1,460 1,460 0.00 1,455 1,445 1,435 1,465 1,475 1,485 1,495 1,455 1,485 TS 15.83 CPIN 4,000 4,070 3,985 4,070 3,985 2.13 3,993 3,946 3,908 4,031 4,078 4,116 4,163 3,993 4,116 TB 24.03 MAIN 3,115 3,160 3,115 3,160 3,115 1.44 3,115 3,093 3,070 3,138 3,160 3,183 3,205 3,115 3,183 TB 19.12 JPFA 1,270 1,300 1,270 1,290 1,260 2.38 1,265 1,253 1,235 1,283 1,295 1,313 1,325 1,265 1,313 TB 17.01 INTP 24,575 24,675 24,550 24,600 24,575 0.10 24,525 24,475 24,400 24,600 24,650 24,725 24,775 24,525 24,725 TS 17.20 SMGR 16,725 16,750 16,575 16,725 16,650 0.45 16,638 16,519 16,463 16,694 16,813 16,869 16,988 16,638 16,869 TS 16.64 SMCB 2,895 2,920 2,865 2,865 2,875 -0.35 2,853 2,831 2,798 2,886 2,908 2,941 2,963 2,853 2,941 TS 19.01 ARNA 1,010 1,015 1,010 1,015 1,010 0.50 1,010 1,008 1,005 1,013 1,015 1,018 1,020 1,010 1,018 TS 26.69 ASII 7,700 7,725 7,650 7,725 7,650 0.98 7,675 7,625 7,600 7,700 7,750 7,775 7,825 7,675 7,775 TB 14.62 GJTL 1,775 1,790 1,760 1,775 1,770 0.28 1,760 1,745 1,730 1,775 1,790 1,805 1,820 1,760 1,805 TS 29.19 IMAS 4,350 4,355 4,345 4,350 4,300 1.16 4,345 4,340 4,335 4,350 4,355 4,360 4,365 4,345 4,360 TB 27.32 AUTO 3,900 3,905 3,900 3,905 3,925 -0.51 3,900 3,898 3,895 3,903 3,905 3,908 3,910 3,900 3,908 TS 17.16 AISA 2,465 2,485 2,450 2,460 2,460 0.00 2,445 2,430 2,410 2,465 2,480 2,500 2,515 2,445 2,500 TS 19.19 GGRM 54,300 55,200 54,200 55,050 54,400 1.19 54,175 53,688 53,175 54,688 55,175 55,688 56,175 54,175 55,688 TB 21.53 ICBP 10,450 10,575 10,450 10,500 10,375 1.20 10,413 10,369 10,288 10,494 10,538 10,619 10,663 10,413 10,619 TB 26.68 INDF 7,125 7,125 7,075 7,125 7,100 0.35 7,100 7,063 7,050 7,113 7,150 7,163 7,200 7,100 7,163 TS 24.66 KLBF 1,650 1,650 1,615 1,630 1,640 -0.61 1,623 1,601 1,588 1,636 1,658 1,671 1,693 1,623 1,671 TS 36.95 ROTI 1,240 1,255 1,220 1,220 1,230 -0.81 1,213 1,199 1,178 1,234 1,248 1,269 1,283 1,213 1,269 TS 47.53 ULTJ 3,880 3,895 3,880 3,890 3,895 -0.13 3,878 3,871 3,863 3,886 3,893 3,901 3,908 3,878 3,901 TS 35.07 UNVR 31,375 32,000 31,250 32,000 31,350 2.07 31,313 30,906 30,563 31,656 32,063 32,406 32,813 31,313 32,406 TB 40.80 ADHI 3,195 3,220 3,170 3,185 3,195 -0.31 3,165 3,143 3,115 3,193 3,215 3,243 3,265 3,165 3,243 TS 10.37 ASRI 535 545 530 545 535 1.87 533 524 518 539 548 554 563 533 554 TB 9.93 BSDE 1,630 1,630 1,615 1,630 1,620 0.62 1,623 1,611 1,608 1,626 1,638 1,641 1,653 1,623 1,641 TS 9.42 CTRA 1,230 1,235 1,215 1,235 1,220 1.23 1,223 1,209 1,203 1,229 1,243 1,249 1,263 1,223 1,249 TB 15.92 CTRS 2,450 2,470 2,450 2,460 2,450 0.41 2,445 2,438 2,425 2,458 2,465 2,478 2,485 2,445 2,478 TS 10.62 CTRP 790 795 785 790 790 0.00 785 780 775 790 795 800 805 785 800 TS 9.93 LPKR 1,205 1,220 1,200 1,220 1,205 1.24 1,203 1,191 1,183 1,211 1,223 1,231 1,243 1,203 1,231 TB 17.96 LPCK 8,425 8,650 8,425 8,600 8,425 2.08 8,400 8,300 8,175 8,525 8,625 8,750 8,850 8,400 8,750 TB 9.31 SSIA 770 820 765 820 765 7.19 768 739 713 794 823 849 878 768 849 SoS 6.25 WIKA 2,775 2,815 2,765 2,790 2,765 0.90 2,758 2,736 2,708 2,786 2,808 2,836 2,858 2,758 2,836 TB 23.27 WSKT 875 895 875 875 875 0.00 865 860 845 880 885 900 905 865 900 TS 17.50 EXCL 5,800 6,000 5,750 6,000 5,775 3.90 5,775 5,638 5,525 5,888 6,025 6,138 6,275 5,775 6,138 SoS 39.93 INDY 710 715 705 710 710 0.00 705 700 695 710 715 720 725 705 720 TS -12.17 ISAT 3,910 3,930 3,885 3,885 3,905 -0.51 3,875 3,858 3,830 3,903 3,920 3,948 3,965 3,875 3,948 TS -9.22 JSMR 6,250 6,350 6,250 6,350 6,250 1.60 6,250 6,200 6,150 6,300 6,350 6,400 6,450 6,250 6,400 TB 27.72 PGAS 5,925 5,950 5,850 5,950 5,925 0.42 5,888 5,819 5,788 5,919 5,988 6,019 6,088 5,888 6,019 TS 12.00 TLKM 2,795 2,800 2,760 2,785 2,780 0.18 2,770 2,745 2,730 2,785 2,810 2,825 2,850 2,770 2,825 TS 15.95 BBCA 11,750 11,775 11,625 11,750 11,700 0.43 11,675 11,575 11,525 11,725 11,825 11,875 11,975 11,675 11,875 TS 18.34 BBNI 5,125 5,150 5,075 5,150 5,125 0.49 5,100 5,050 5,025 5,125 5,175 5,200 5,250 5,100 5,200 TS 9.41 BBRI 10,925 10,925 10,800 10,925 10,900 0.23 10,863 10,769 10,738 10,894 10,988 11,019 11,113 10,863 11,019 TS 10.74 BDMN 3,865 3,920 3,865 3,910 3,865 1.16 3,860 3,835 3,805 3,890 3,915 3,945 3,970 3,860 3,945 TB 9.78 BMRI 10,350 10,500 10,350 10,500 10,500 0.00 10,350 10,275 10,200 10,425 10,500 10,575 10,650 10,350 10,575 TS 11.67 PNBN 880 895 875 885 870 1.72 873 864 853 884 893 904 913 873 904 TB 8.51 AKRA 4,680 4,800 4,675 4,800 4,675 2.67 4,678 4,614 4,553 4,739 4,803 4,864 4,928 4,678 4,864 TB 26.01 BHIT 370 373 369 371 370 0.27 369 367 365 371 373 375 377 369 375 TS 325.88 BMTR 1,820 1,825 1,790 1,825 1,815 0.55 1,805 1,780 1,770 1,815 1,840 1,850 1,875 1,805 1,850 TS 36.62 SCMA 3,920 3,950 3,915 3,940 3,910 0.77 3,913 3,896 3,878 3,931 3,948 3,966 3,983 3,913 3,966 TB 31.76 MAPI 5,150 5,275 5,125 5,275 5,100 3.43 5,138 5,056 4,988 5,206 5,288 5,356 5,438 5,138 5,356 TB 38.99 MNCN 2,900 2,905 2,845 2,900 2,900 0.00 2,870 2,828 2,810 2,888 2,930 2,948 2,990 2,870 2,948 TS 21.13 MPPA 2,835 2,950 2,830 2,950 2,830 4.24 2,833 2,771 2,713 2,891 2,953 3,011 3,073 2,833 3,011 SoS 27.19 MYRX 605 610 600 610 610 0.00 603 596 593 606 613 616 623 603 616 TS 0.00 RALS 1,045 1,050 1,030 1,035 1,040 -0.48 1,030 1,020 1,010 1,040 1,050 1,060 1,070 1,030 1,060 TS 21.89 UNTR 23,675 24,400 23,650 24,400 23,675 3.06 23,663 23,281 22,913 24,031 24,413 24,781 25,163 23,663 24,781 TB 15.09 VIVA 270 291 270 284 268 5.97 267 258 246 279 288 300 309 267 300 SoS 170.08 Target properti Infranstrukur Keuangan Perdagangan Agrikultur Pertambangan Industri Dasar Aneka Industri Konsumer

(4)

4

www.trust.co.id

Agustus 2014

14 Agustus 2014

13 Agustus 2014

Kalender Ekonomi

Code:

NZD

N. Zealand CNY

China

GRM

German

SPN

Spanyol

JPN

Japan

FRN

France

CAD

Canada

PHP

Philippine

AUD

Australia

GBP

England

EUR

Eropa

KRW

Sth. Korea

IDR

Indonesia

INR

India

ITA

Italia

SWD

Swedia

Act : Actual Frcst : Forecast Prev : Previous

Act

Frcst

Prev

Act

Frcst

Prev

Act

Frcst

Prev

Asia Pasific

Europe

America

Foreign Bond Investment JPN

GDP Growth Rate QoQ Prel FRN

Stock Investment by Foreigners JPN

GDP Growth Rate YoY Prel FRN

Machinery Orders MoM JPN

GDP Growth Rate QoQ Flash GRM

Machinery Orders YoY JPN

GDP Growth Rate YoY Flash GRM

Interest Rate Decision KRW

FDI (YTD) YoY CNY

WPI Inflation YoY INR

Act

Frcst

Prev

Act

Frcst

Prev

Act

Frcst

Prev

0.50%

0.53%

0.50%

-2.70%

0.11%

1.60%

3.40%

3.70%

3.60%

-0.30%

-0.40%

0.00%

4.35%

4.29%

4.35%

-1.70%

-1.50%

1.50%

0.80%

0.80%

1.00%

0.10%

0.40%

0.40%

-6.80%

-5.50%

6.10%

0.30%

0.30%

0.30%

0.00%

0.20%

0.20%

3.8%

1.9%

-0.30%

-0.30%

0.10%

3.70%

4.58%

4.30%

98.50

94.43

94.90

-0.90%

-0.90%

0.00%

0.40%

0.50%

0.50%

2.6%

2.6%

0.60%

0.70%

1.401M

-2.029M

-1.756M

0.6%

0.7%

-0.20%

0.40%

-69.1B

71B

9.0%

9.06%

9.2%

-33.6K

-32.6K

-39.5K

12.2%

12.3%

12.4%

385.2B

690.9B

1080B

6.40%

6.40%

6.50%

-10.3B

-11.76B

0.00%

0.50%

0.60%

13.30%

13.71%

12.60%

-0.30%

-1.10%

-1.10%

0.10%

-0.10%

Asia Pasific

Europe

America

BOJ Monetary Policy Minutes JPN

Inflation Rate YoY FRN

MBA Mortgage Applications

Unemployment Rate KRW

Inflation Rate MoM FRN

MBA 30-Year Mortgage Rate

GDP Growth Rate QoQ Prel JPN

Inflation Rate YoY Final GRM

Retail Sales ex Autos MoM

GDP Growth Annualized Prel JPN

Inflation Rate MoM Final GRM

Retail Sales MoM

Westpac Consumer Confidence Change AUD

Inflation Rate YoY Final SPN

Retail Sales YoY

New Yuan Loans CNY

Westpac Consumer Confidence Index AUD

Inflation Rate MoM Final SPN

Business Inventories MoM

Wage Price Index YoY AUD

Average Earnings Excl. Bonus GBP

EIA Crude Oil Stocks Change

Retail Sales YoY CNY

BoE Inflation Report GBP

Unemployment Rate GBP

Wage Price Index QoQ AUD

Average Earnings Incl. Bonus GBP

Monthly Budget Statement

Industrial Production YoY CNY

Claimant Count Change GBP

Wholesale Price Index MoM GRM

Balance of Trade INR $

Industrial Production MoM EUR

Industrial Production YoY EUR

Industrial Production YoY PHP

(5)

5

Pada penutupan perdagangan kemarin, kurva yield kembali membentuk pola mixed dengan rata-rata yield meningkat +0,5bps pada sepanjang

tenornya. Sementara rata-rata yield pada masing-masing tenor mengalami kenaikan yakni tenor pendek (1-4 tahun) naik +3,5bps dan tenor panj

ang (8-30 tahun) naik +0,9bps. Sedangkan tenor menengah (5-7 tahun) mengalami penurunan –6,5bps. Spread yield antara tenor 2-tahun dan

10-tahun tampak menyempit ke kisaran 95bps dari kisaran sebelumnya di 105bps. Hal ini terjadi karena yield tenor 2-10-tahun tercatat naik +9,1bps,

Government & Corporate Bond Trading Analysis

(6)

6

www.trust.co.id

Disclaimer:

Jakarta Branch :

Jl. Pluit Sakti Raya Blok A21 No. 28

Jakarta Utara 14450

Telp : 021 – 666 75018 / 666 75019 /

666 75020 / 666 75021

Fax : 021 – 666 75022

E-Mail : [email protected]

Medan Branch :

Gedung Uni Plaza Lt. 2, Suite S2-03

Jl. MT Haryono No. A-1 Medan

Telp : 061 – 455 5156

Fax : 061 – 455 5204

E-Mail : [email protected]

Bali Branch :

Pertokoan Ngurah Rai Permai Blok i

Jl. By Pass Ngurah Rai No. 999

Tuban – Kuta 80361

Telp : 0361 – 757 112 / 757 118

Fax : 0271 - 767 712

E-mail : [email protected]

The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or

completeness of the information. However, none of PT Trust Securities (BR) and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes

any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information

and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue

thereof. All the information and opinions contained in this document have been collected by one of or derived from sources considered reliable and trustworthy. No

under name or warranties, either directly or indirectly from the PT. Trust Securities or any other party from PT. Trust Securities, including the other side of the PT.

Trust Securities of documents can be obtained, as to the accuracy or completeness of the information contained in this document all opinions and estimates in this

report represents our consideration on the date indicated and may change at any time without notice. This document was not intended as an offer, or solicitation of

an offer, a request to buy or sell securities and all matters relating to securities (such as securities mentioned herein, or from the same publisher, of the warrant or

preemptive rights advance or other interests of such securities). © PT Trust Securities in 2012.

Permata Senayan Blok B No. 10 - 11

Jl. Tentara Pelajar. Jakarta 12210, Indonesia

Telp : 021 – 5794 0678

Fax : 021 – 5794 0676

E-mail : [email protected]

Website :

www.trust.co.id

Research & Online Trading Team :

Reza Priyambada

[email protected]

Urip M. Santoso

[email protected]

[email protected]

Lailan Natasha Putri

[email protected]

Equity Team :

Patal Senayan

Pluit

Medan Branch

Puspa Rini

[email protected]

I Wayan Sudiantara

Dewi

Sardjono

[email protected]

[email protected]

[email protected]

Deni Asyar

[email protected]

Referensi

Dokumen terkait

Di sisi lain, pelemahan lanjutan US$ dengan sentimen belum adanya titik temu pembahasahan shutdown nya ekonomi AS dan kenaikan laju bursa saham Asia memperbagus

Imbas kenaikan BI rate yang baru terasa pada perdagangan valas di akhir pekan dengan penguatan nilai tukar Rupiah membuat pelaku pasar percaya diri bahwa laju Rupiah akan stabil

• Kombinasi sentimen dari eksternal berupa kenaikan PDB China yang berimbas pada kenaikan saham- saham energi dan sentimen internal berupa sikap para pemangku

Tidak hanya itu, sentimen positif dari internal China juga turut memberikan andil yang cukup positif sehingga IHSG pun ikut terkena cipratan manisnya laju positif meskipun

Positifnya laju bursa saham AS dan Eropa dengan optimisme akan tercapainya kesepakatan anggaran ekonomi AS antara pemerintah dan senat berimbas positif pada laju

Laju IHSG pasca libur Tahun baru Hijriyah kembali variatif dimana sempat berada di zona merah setelah merespon pelemahan nilai tukar Rupiah dan variatifnya laju

Pasca dirilisnya hasil keputusan rapat FOMC yang baru akan mempertimbangkan melakukan tappering off pada Januari 2014 dan masih mempertahankan tingkat suku bunga rendahnya membuat

• Rendahnya rilis GDP Jerman yang dibarengi dengan kembali melambatnya markit manufacturing PMI nya, turunnya markit manufacturing PMI Italia, Perancis, Inggris, serta Zona