• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN PELAKSANAAN AKTUALISASI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LAPORAN PELAKSANAAN AKTUALISASI"

Copied!
49
0
0

Teks penuh

(1)

PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN IIIA BATCH 2

BALAI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PUPR WILAYAH V YOGYAKARTA PUSDIKLAT MANAJEMEN DAN PENGEMBANGAN JABATAN FUNGSIONAL

BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

LAPORAN PELAKSANAAN AKTUALISASI

JUDUL AKTUALISASI

OPTIMALISASI SISTEM INFORMASI AIR TANAH DAN AIR BAKU

MELALUI PEMBUATAN PANDUAN PENGGUNAAN APLIKASI

ANDROID SIATAB PADA PUSAT AIR TANAH DAN AIR BAKU

DISUSUN OLEH : NAMA : NAFIDA SILMA, S.T. NIP : 199506272019032010

FORMASI JAFUNG : TEKNIK PENGAIRAN AHLI PERTAMA

UNIT ORGANISASI : DIREKTORAT JENDERAL SUMBER DAYA AIR

BALAI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PUPR WILAYAH V YOGYAKARTA PUSDIKLAT MANAJEMEN DAN PENGEMBANGAN JABATAN FUNGSIONAL

BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT TAHUN 2019

(2)

ii

PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN IIIA BATCH 2

BALAI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PUPR WILAYAH V YOGYAKARTA PUSDIKLAT MANAJEMEN DAN PENGEMBANGAN JABATAN FUNGSIONAL

BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT LEMBAR PENGESAHAN

LAPORAN PELAKSANAAN AKTUALISASI

OPTIMALISASI SISTEM INFORMASI AIR TANAH DAN AIR BAKU MELALUI PEMBUATAN PANDUAN PENGGUNAAN APLIKASI ANDROID SIATAB PADA

PUSAT AIR TANAH DAN AIR BAKU

Disusun oleh :

NAFIDA SILMA

199506272019032010

TEKNIK PENGAIRAN AHLI PERTAMA DIREKTORAT JENDERAL SUMBER DAYA AIR

DISEMINARKAN PADA : HARI : Jum’at TANGGAL : 27 September 2019 MENTOR Popi Oktapiyana, S.T., M.Sc. NIP. 198510112010122004 COACH RR. Nurindra Saptyaningsih,S.E., M.M.. NIP. 1962060519899032004 PENYELENGGARA BALAI DIKLAT PUPR WIL. V

YOGYAKARTA

Anwar, S.T., M.T. NIP. 197901182005021001 KEPALA PUSDIKLAT MANAJEMEN DAN PENGEMBANGAN JABATAN FUNGSIONAL

BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

Ir. Moeh. Adam, M.M. NIP. 196503031992031002

(3)

i

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan pada kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan karunia-Nya, penulis dapa menyelesaikan Laporan Rancangan Aktualisasi dengan judul “Optimalisasi Sistem Informasi Air Tanah dan Air Baku Melalui Pembuatan Panduan Penggunaan Aplikasi SIATAB Pada Pusat Air Tanah dan Air Baku” dengan baik dan tepat waktu. Adapun tujuan dari penyusunan laporan rancangan aktualisasi ini adalah salah satu syarat untuk menyelesaikan rangkaian kegiatan pelatihan dasar CPNS di Kementerian PUPR. Penulis mengucapkan terima kasih kepada pihak – pihak yang telah membantu dalam penyelesaian laporan ini, yaitu :

1. Ibu Popi Oktapiyana, S.T., M.Sc. selaku mentor yang telah memberikan pengarahan selama penulisan rancangan aktualisasi

2. Ibu Rr Nur Indra Saptyaningsih, S.E., M.M. selaku coach yang telah memberikan pengarahan selama penulisan rancangan aktualisasi

3. Bapak Pramono, S.T., Sp.PSDA, selaku penguji pada seminar aktualisasi yang telah memberikan koreksi serta saran dalam rancangan aktualisasi;

4. Rekan-rekan siswa Pelatihan Dasar CPNS Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Angkatan II kelas C Yogyakarta yang telah memberikan semangat dan bantuan dalam penulisan rancangan aktualisasi

5. Keluarga penulis yang selalu mendoakan serta memberikan dukungannya. 6. Semua pihak yang telah membantu terselesaikannya rancangan aktualisasi ini.

Penulis menyadari bahwa Laporan Rancangan Aktualisasi ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, penulis sangat terbuka terhadap segala bentuk kritik, saran, dan masukan yang membangun agar rancangan aktualisasi ini menjadi lebih baik dalam pelaksanaan nanti.

Yogyakarta, Juli 2019

(4)

ii

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ... i

DAFTAR ISI ... ii

DAFTAR GAMBAR ... iii

DAFTAR TABEL ... iv

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1. Latar Belakang ... 1

1.2. Tujuan... 2

1.3. Ruang Lingkup ... 2

BAB II GAMBARAN UNIT KERJA ... 3

2.1. Deskripsi Organisasi ... 3

2.2. Tugas Pokok, Fungsi, dan Struktur Organisasi Unit Kerja ... 6

2.3. Uraian Tugas Jabatan Peserta (SKP) ... 8

BAB III DESKRIPSI RANCANGAN AKTUALISASI ... 10

3.1. Penetapan Isu yang Diangkat ... 10

3.2. Gagasan Pemecahan Isu ... 11

3.3. Matriks Rancangan Aktualisasis ... 12

3.4. Jadwal Rencana Pelaksanaan Aktualisasi ... 17

BAB IV PELAKSANAAN AKTUALISASI ... 18

4.1 Deskripsi Kegiatan Aktualisasi ... 18

4.2 Kendala dalam Pelaksanaan Aktualisasi ... 23

4.3 Upaya dalam Mengatasi Kendala ... 23

4.4 Keterkaitan Terhadap Nilai Dasar ASN ... 23

4.5 Keterkaitan Terhadap Peran dan Kedudukan ASN dalam NKRI ... 24

BAB V PENUTUP ... 25

5.1 Kesimpulan... 25

5.2 Saran ... 25

DAFTAR PUSTAKA ... 26 LAMPIRAN

(5)

iii

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Struktur Organisasi Kementerian PUPR ... 5

Gambar 2.2 Struktur Organisasi Pusat Air Tanah dan Air Baku ... 9

Gambar 4.1 Konsultasi dengan Mentor Terkait Pelaksanaan Aktualisasi ... 18

Gambar 4.2 Mempelajari Struktur Aplikasi Android SIATAB ... 19

Gambar 4.3 Kerangka Panduan Penggunaan Aplikasi Android SIATAB ... 19

Gambar 4.4 Membuat Draft Panduan Penggunaan Aplikasi Android SIATAB ... 20

Gambar 4.5 Konsultasi dengan Mentor terkait Panduan yang Sudah Dibuat ... 20

Gambar 4.6 Cover Panduan Penggunaan Aplikasi SIATAB ... 21

Gambar 4.7 Konsultasi dengan Mentor terkait Publikasi Panduan Penggunaan Aplikasi Android SIATAB ... 21

Gambar 4.8 Sosialisasi Panduan Penggunaan Aplikasi Android SIATAB ... 22

(6)

iv

DAFTAR TABEL

Tabel 3.1 Analisis USG ... 11 Tabel 3.2 Matrik Rancangan Aktualisasi ... 12 Tabel 3.3 Jadwal Rencana Pelaksanaan Aktualisasi ... 17

(7)

1

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara mengamanatkan instansi pemerintah yaitu Lembaga Administrasi Negara (LAN) untuk memberikan pelatihan dasar bagi semua Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang bertujuan untuk mengembangkan kompetensi CPNS dan dilakukan secara terintegrasi. Pelatihan dasar adalah pendidikan dan pelatihan dalam satu tahun masa prajabatan yang dilakukan secara terintegrasi untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab, dan memperkuat profesionalisme serta kompetensi bidang. Pelatihan dasar terintegrasi yaitu penyelenggaraan Pelatihan yang memadukan pembelajaran klasikal dan nonklasikal di tempat Pelatihan dan di tempat kerja, sehingga memungkinkan peserta mampu menginternalisasi, menerapkan, dan mengaktulisasikan, serta membuatnya menjadi kebiasaan (habituasi), dan merasakan manfaatnya. Pelatihan tersebut diharapkan dapat menghasilkan PNS profesional yang berkarakter dalam melaksanakan tugas dan jabatannya sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, dan perekat dan pemersatu bangsa.

Berdasarkan Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara No. 21 Tahun 2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan III, Kompetensi yang dibangun dalam Pelatihan Dasar CPNS adalah PNS sebagai pelayan masyarakat diukur berdasarkan kemampuan:

 Menunjukkan sikap perilaku bela negara

 Mengaktualisasikan nilai-nilai dasar PNS dalam pelaksanaan tugas jabatannya (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi)

 Mengaktualisasikan kedudukan dan peran PNS dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia

 Menunjukkan penguasaan Kompetensi Teknis yang dibutuhkan sesuai dengan bidang tugas.

Pada akhir rangkaian pelatihan dasar, Peserta Latsar diharapkan mampu menerapkan kompetensi yang disebutkan di atas dengan terlebih dahulu membuat rancangan aktualisasi yang

(8)

2

kemudian dapat dilaksanakan pada tahapan habituasi di unit kerja. Rancangan aktualisasi disusun berdasarkan isu yang ada pada lingkungan kerja serta terkait dengan kedudukan dan peran PNS dalam kerangka NKRI. Gagasan pemecahan isu dituangkan dalam bentuk kegiatan yang harus memiliki keterkaitan dengan nilai-nilai dasar PNS dan berkontribusi terhadap tercapainya visi dan misi organisasi serta berdampak pada penguatan nilai –nilai organisasi.

1.2. Tujuan

Tujuan dari pelaksanaan aktualisasi adalah :

a. Sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan rangkaian kegiatan pelatihan dasar CPNS di Kementerian PUPR.

b. Mengaktualisasi nilai-nilai dasar ASN yaitu ANEKA yang berkaitan dengan isu pada Pusat Air Tanah dan Air Baku.

c. Berkontribusi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Pusat Air Tanah dan Air Baku

d. Mengimplementasikan rancangan kegiatan aktualisasi yang dikaitkan dengan nilai-nilai dasar profesi Pegawai Negeri Sipil (PNS)

1.3. Ruang Lingkup

Aktualisasi dilakukan di Pusat Air Tanah dan Air Baku Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dengan menerapkan nilai-nilai dasar profesi PNS ke dalam kegiatan sehari-hari di lingkungan kerja. Waktu pelaksanaan habituasi dibatasi selama 30 hari kerja dari tanggal 26 Juli s/d 4 September 2019.

(9)

3

BAB II

GAMBARAN UNIT KERJA

2.1. Deskripsi Organisasi

Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No.03/PRT/M/2019 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (disingkat Kemen PUPR) adalah kementerian teknis yang bertugas menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pekerjaan umum dan perumahan rakyat untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara. Dalam rangka melaksanakan tugas tersebut, Kementerian PUPR menyelenggarakan 10 fungsi, yaitu :

a. Perumusan, penetapan, dan pelaksanaan kebijakan di bidang pengelolaan sumber daya air, penyelenggaraan jalan, penyediaan perumahan dan pengembangan kawasan permukiman, pembiayaan infrastruktur, penataan bangunan gedung, sistem penyediaan air minum, sistem pengelolaan air limbah dan drainase lingkungan serta persampahan, dan pembinaan jasa konstruksi;

b. Koordinasi pelaksanaan tugas, pembinaan, dan pemberian dukungan administrasi kepada seluruh unsur organisasi di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat;

c. Pengelolaan barang milik atau kekayaan Negara yang menjadi tanggung jawab Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat;

d. Pengawasan atas pelaksanaan tugas di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat;

e. Pelaksanaan bimbingan teknis dan supervisi atas pelaksanaan urusan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di daerah;

f. Pelaksanaan penyusunan kebijakan teknis dan strategi keterpaduan pengembangan infrastruktur pekerjaan umum dan perumahan rakyat;

g. Pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang pekerjaan umum dan perumahan rakyat;

h. Pelaksanaan pengembangan sumber daya manusia di bidang pekerjaan umum dan perumahan rakyat;

(10)

4

i. Pelaksanaan dukungan yang bersifat substantif kepada seluruh unsur organisasi di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat; dan

j. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Presiden.

Di dalam susunan organisasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang bisa dilihat pada Gambar 2.1, terdapat beberapa unit organisasi yang berada di bawahnya, salah satunya adalah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA). Direktorat Jenderal Sumber Daya Air mempunyai tugas menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pengelolaan sumber daya air sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Dalam melaksanakan tersebut, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air menyelenggarakan fungsi sebagai berikut :

a. Perumusan kebijakan di bidang konservasi sumber daya air, pendayagunaan sumber daya air dan pengendalian daya rusak air pada sumber air permukaan, dan pendayagunaan air tanah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;

b. Pelaksanaan kebijakan di bidang pengelolaan sumber daya air yang terpadu dan berkelanjutan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;

c. Penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang pengelolaan sumber daya air; d. Pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang pengelolaan sumber daya air;

e. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan di bidang pengelolaan sumber daya air; f. Pelaksanaan administrasi direktorat jenderal sumber daya air; dan

g. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Menteri.

Direktorat Jenderal Sumber Daya Air terdiri atas satu Sekretariat Direktorat Jenderal dan lima direktorat, yaitu Direktorat Bina Penatagunaan Sumber Daya Air, Direktorat Pengembangan Jaringan Sumber Daya Air, Direktorat Sungai Dan Pantai, Direktorat Irigasi Dan Rawa, dan Direktorat Bina Operasi dan Pemeliharaan.

(11)

5

Gambar 2.1 Struktur Organisasi Kementerian PUPR

(12)

6

2.2. Tugas Pokok, Fungsi, dan Struktur Organisasi Unit Kerja

Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 03/PRT/M/2019 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Pusat Air Tanah dan Air Baku berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri melalui Direktur Jenderal Sumber Daya Air. Pusat Air Tanah dan Air Baku mempunyai tugas melaksanakan penyusunan dan pembinaan pelaksanaan norma, standar, prosedur, dan kriteria, perencanaan dan konservasi air tanah dan air baku.

Dalam melaksanakan tugasnya, Pusat Air Tanah dan Air Baku menyelenggarakan fungsi sebagai berikut :

a. Penyusunan dan pembinaan pelaksanaan norma, standar, prosedur, dan kriteria air tanah dan air baku, serta konservasi air tanah dan air baku;

b. Penilaian kesiapan pelaksanaan kegiatan pada air tanah dan air baku, serta konservasi air tanah dan air baku;

c. Penyusunan perencanaan air tanah dan air baku, serta konservasi air tanah dan air baku; d. Pembinaan pengelolaan air tanah dan air baku, serta konservasi air tanah dan air baku; dan e. Pelaksanaan urusan tata usaha pusat.

Susunan organisasi Pusat Air Tanah dan Air Baku terdiri atas : a. Bagian Perencanaan dan Tata Usaha

Bagian Perencanaan dan Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana program dan anggaran,bimbingan teknik, pengelolaan urusan tata persuratan dan kearsipan, kepegawaian, keuangan, penatausahaan barang milik negara, dan rumah tangga. Bagian Perencanaan dan Tata Usaha terdiri atas :

 Subbagian Perencanaan;

 Subbagian Bimbingan Teknik; dan

 Subbagian Tata Usaha.

b. Bidang Air Tanah dan Air Baku Wilayah Barat

Bidang Air Tanah Dan Air Baku Wilayah Barat mempunyai tugas melaksanakan penyiapan penyusunan dan pembinaan pelaksanaan norma, standar, prosedur, dan kriteria, penilaian kesiapan pelaksanaan, pembinaan pengelolaan, serta pembinaan persiapan pelaksanaan operasi dan pemeliharaan sarana dan prasarana pada air tanah dan air baku di wilayah Pulau Sumatera dan Jawa. Bidang Air Tanah dan Air Baku Wilayah Barat terdiri

(13)

7

atas:

 Subbidang Air Tanah dan Air Baku Wilayah Barat I; dan

 Subbidang Air Tanah dan Air Baku Wilayah Barat II. c. Bidang Air Tanah dan Air Baku Wilayah Timur

Bidang Air Tanah Dan Air Baku Wilayah Timur mempunyai tugas melaksanakan penyiapan penyusunan dan pembinaan pelaksanaan norma, standar, prosedur, dan kriteria, penilaian kesiapan pelaksanaan, pembinaan pengelolaan, serta pembinaan persiapan pelaksanaan operasi dan pemeliharaan sarana dan prasarana pada air tanah dan air baku di wilayahPulau Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara,

Maluku, dan Papua. Bidang Air Tanah dan Air Baku Wilayah Timur terdiri atas:

 Subbidang Air Tanah dan Air Baku Wilayah Timur I; dan

 Subbidang Air Tanah dan Air Baku Wilayah Timur II. d. Bidang Konservasi Air Tanah dan Air Baku.

Bidang Konservasi Air Tanah Dan Air Baku mempunyai tugas melaksanakan penyusunan dan pembinaan pelaksanaan norma, standar, prosedur, dan kriteria, penyiapan inventarisasi, menetapkan zona konservasi, pemantauan dan evaluasi konservasi, menetapkan kawasan lindung dan melaksanakan pengendalian, perlindungan dan pelestarian penggunaan, pengendalian pengawetan dan penghematan penggunaan air tanah dan air baku serta melaksanakan pengelolaan kualitas dan pengendalian pencemaran air tanah dan air baku.

Dalam melaksanakan tugasnya, Bidang Konservasi Air Tanah dan Air Baku Pusat Air Tanah dan Air Baku menyelenggarakan fungsi sebagai berikut :

 Penyusunan dan pembinaan pelaksanaan norma, standar, prosedur, dan kriteria konservasi air tanah dan air baku;

 Pembinaan dan fasilitasi pelaksanaan pemantauan dan evaluasi, pengumpulan data dan informasi air tanah dan air baku serta jaminan mutu;

 Pelaksanaan penyelenggaraan sistem informasi air tanah dan air baku;

 Penyusunan dan penetapan kawasan lindung air tanah dan air baku;

 Pelaksanaan pengendalian perlindungan dan pelestarian penggunaan air tanah dan air baku;

(14)

8

 Pembinaan pelaksanaan pengelolaan kualitas dan pengendalian pencemaran air tanah dan air baku.

Bidang Konservasi Air Tanah dan Air Baku terdiri atas:

 Subbidang Konservasi Air Tanah dan Air Baku Wilayah Barat; dan

 Subbidang Konservasi Air Tanah dan Air Baku Wilayah Timur.

Untuk lebih jelasnya lagi, susunan organisasi Pusat Air Tanah dan Air Baku bisa dilihat pada Gambar 2.2.

2.3. Uraian Tugas Jabatan Peserta (SKP)

Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) merupakan unsur yang berhubungan dengan penilaian prestasi kinerja PNS. Sesuai dengan tugas yang diberikan kepada setiap CPNS Kementerian PUPR tahun anggaran 2018 maka disusunlah SKP sebagai syarat kelulusan CPNS. Adapun uraian kegiatan yang terdapat pada SKP, yaitu :

a. Menyusun tugas mandiri 1 b. Menyusun tugas mandiri 2 c. Mengikuti pelatihan bela negara d. Mengikuti pelatihan dasar

e. Mengikuti pengenalan kelitbangan

f. Mengisi buku (LogBook) lembar pencatatan tugas harian g. Melaksanakan penugasan selama On The Job Training (OJT)

(15)

9

Gambar 2.2 Struktur Organisasi Pusat Air Tanah dan Air Baku

(16)

10

BAB III

DESKRIPSI RANCANGAN AKTUALISASI

3.1. Penetapan Isu yang Diangkat

Penetapan isu dilakukan dengan terlebih dahulu melakukan Environmental Scanning di tempat OJT yaitu Pusat Air Tanah dan Air Baku. Isu yang ditemukan pada saat melaksanakan kegiatan OJT di Pusat Air Tanah dan Air Baku, antara lain :

1. CPNS kurang memahami tugas dan fungsi Bidang Konservasi Air Tanah dan Air Baku di Pusat Air Tanah dan Air Baku

2. Penggunaan aplikasi android Sistem Informasi Air Tanah dan Air Baku yang kurang optimal

3. Dokumen-dokumen di Bidang Konservasi Air Tanah dan Air Baku di Pusat Air Tanah dan Air Baku tidak tertata dengan rapi

Dari beberapa isu yang diperoleh, dilakukan penentuan core isu dengan menggunakan metode penapisan untuk memperoleh isu yang menjadi prioritas. Metode yang digunakan adalah metode USG (Urgency, Seriousness and Growth) dengan tiga faktor untuk menentukan suatu masalah yang prioritas. Metode ini dilakukan dengan menggunakan matrik USG.

Urgency berkaitan dengan mendesaknya waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan

masalah. Semakin mendesak suatu masalah untuk diselesaikan maka semakin tinggi tingkat urgensi masalah tersebut.

Seriousness berkaitan dengan dampak dari adanya masalah tersebut terhadap organisasi.

Dampak ini terutama yang menimbulkan kerugian bagi organisasi seperti dampaknya terhadap produktivitas, keselamatan jiwa manusia, sumber daya atau sumber dana. Semakin tinggi dampak suatu masalah terhadap organisasi maka semakin serius masalah tersebut.

Growth berkaitan dengan pertumbuhan masalah. Semakin cepat berkembang suatu

masalah maka semakin tinggi tingkat pertumbuhannya. Suatu masalah yang cepat berkembang tentunya memiliki prioritas yang tinggi untuk segera diatasi.

Pada metode ini umumnya digunakan skor dengan skala tertentu, misalnya penggunaan skor dengan skala penilaian 1-5. Semakin tinggi tingkat urgensi, serius, atau pertumbuhan

(17)

11

masalah tersebut, maka semakin tinggi skor untuk masing-masing unsur. Berikut ini adalah hasil analisis dengan menggunakan meted USG :

Tabel 3.1 Analisis USG

No. Isu

Skor

U S G TOTAL

1

CPNS kurang memahami tugas dan fungsi Bidang Konservasi Air Tanah dan Air Baku

di Pusat Air Tanah dan Air Baku

4 4 3 11

2

Akan adanya akan peluncuran aplikasi android Sistem Informasi Air Tanah dan

Air Baku

5 4 4 13

3

Dokumen-dokumen di Bidang Konservasi Air Tanah dan Air Baku di Pusat Air Tanah

dan Air Baku tidak tertata dengan rapi

3 3 5 11

(Keterangan : penialaian berdasarkan skala 1-5 (5=sangat besar, 4=besar, 3=sedang, 2=kecil, 1=sangat kecil) Pada Tabel 1 dapat dilihat bahwa total skor tertinggi adalah isu nomor 2 (Akan adanya akan peluncuran aplikasi android Sistem Informasi Air Tanah dan Air Baku) dengan total skor 13. Skor 5 pada Urgency disebabkan oleh mendesaknya waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah tersebut karena tingkat kebutuhan data sangatlah tinggi. Dengan demikian, berdasarkan hasil analisis isu menggunakan metode USG, isu yang dipilih adalah isu nomor 2.

3.2. Gagasan Pemecahan Isu

Berdasarkan penilaian pada subbab 3.1, maka isu yang ditetapkan sebagai core isu adalah

“Akan adanya akan peluncuran aplikasi android Sistem Informasi Air Tanah dan Air Baku”.

Sehingga gagasan pemecahan dari isu yang diangkat yaitu “Pembuatan Panduan Penggunaan

Aplikasi Android SIATAB”.

Kegiatan-kegiatan dan tahapan kegiatan yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan dari isu “Akan adanya akan peluncuran aplikasi android Sistem Informasi Air Tanah dan Air Baku” adalah sebagai berikut:

1. Melakukan konsultasi dengan mentor dan co-mentor terkait panduan penggunaan aplikasi android SIATAB

a. Mendiskusikan rencana penyusunan panduan penggunaan aplikasi android SIATAB dengan atasan

(18)

12

2. Menyusun Kerangka panduan penggunaan aplikasi android SIATAB a. Mempelajari struktur aplikasi android SIATAB

b. Membuat konsep kerangka panduan penggunaan aplikasi android SIATAB 3. Menyusun panduan penggunaan aplikasi android SIATAB

a. Membuat Draft panduan penggunaan aplikasi android SIATAB

b. Mendiskusikan panduan penggunaan aplikasi android SIATAB dengan mentor 4. Publikasi panduan penggunaan aplikasi android SIATAB

a. Berkonsultasi dengan mentor untuk melakukan publikasi panduan penggunaan aplikasi android SIATAB

b. Publikasi panduan penggunaan aplikasi android SIATAB setelah mendapatkan persetujuan dari mentor

5. Membuat laporan aktualisasi a. Menyusun laporan aktualisasi

b. Berkonsultasi dengan mentor terkait laporan aktualisasi

3.3. Matriks Rancangan Aktualisasis

Tabel 3.2 Matrik Rancangan Aktualisasi

Nama Nafida Silma, S.T.

NIP 199506272019032010=

Unit Kerja Pusat Air Tanah dan Air Baku

Identifikasi Isu 1. CPNS kurang memahami tugas dan fungsi Bidang Konservasi Air Tanah dan Air Baku di Pusat Air Tanah dan Air Baku

2. Akan adanya akan peluncuran aplikasi android Sistem Informasi Air Tanah dan Air Baku

3. Dokumen-dokumen di Bidang Konservasi Air Tanah dan Air Baku di Pusat Air Tanah dan Air Baku tidak tertata dengan rapi

Isu yang Diangkat Penggunaan aplikasi android Sistem Informasi Air Tanah dan Air Baku

yang kurang optimal

(19)

13 No. Kegiatan Tahapan kegiatan Output/Hasil Keterkaitan Substansi Mata

Pelatihan

Kontribusi terhadap Visi-Misi Organisasi

Penguatan Nilai Organisasi

1 2 3 4 5 6 7

1 Melakukan konsultasi dengan mentor dan co-mentor terkait panduan penggunaan aplikasi android SIATAB

1. Mendiskusikan rencana penyusunan panduan penggunaan aplikasi android SIATAB dengan atasan

Arahan dari mentor

 Akuntabilitas : Kegiatan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab

 Komitmen Mutu :

Menjaga efektivitas program yang akan dilaksanakan dengan memperhatikan kritik dan saran, serta target pencapaian kegiatan.

 Etika Publik :

Berkonsultasi dengan atasan secara sopan dan santun

 Nasionalisme :

Berdiskusi dengan atasan dengan menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar

 Manajemen ASN dan WOG: Berkoordinasi dengan pihak mentor dan co-mentor

Pembuatan panduan penggunaan aplikasi android SIATAB berkontribusi terhadap fungsi Pusat Air Tanah dan Air Baku yaitu Penyusunan perencanaan air tanah dan air baku, serta konservasi air tanah dan air baku

Proses konsultasi dengan mentor berkontribusi pada penerapan nilai-nilai iProVe yaitu Integritas, Profesional, dan Etika-Akhakul Karimah

2 Membuat Kerangka panduan penggunaan aplikasi android SIATAB

1. Mempelajari struktur aplikasi android SIATAB 2. Membuat konsep kerangka panduan penggunaan aplikasi android SIATAB Kerangka panduan penggunaan aplikasi android SIATAB  Akuntabilitas :

Proses pembuatan kerangka panduan penggunaan aplikasi android SIATAB dapat dipertanggung jawabkan

 Komitmen Mutu : Mampu menghasilkan dan menampilkan kerangka panduan SIATAB yang informatif dan mudah dimengerti.

 Anti korupsi : Pembuatan kerangka panduan penggunaan aplikasi android SIATAB dilakukan tanpa adanya plagiarism

Pembuatan kerangka panduan penggunaan aplikasi android SIATAB berkontribusi pada penerapan nilai-nilai iProVe yaitu Integritas, Profesional, dan Etika-Akhakul Karimah

(20)

14 No. Kegiatan Tahapan kegiatan Output/Hasil Keterkaitan Substansi Mata

Pelatihan

Kontribusi terhadap Visi-Misi Organisasi Penguatan Nilai Organisasi 1 2 3 4 5 6 7 3 Membuat panduan penggunaan aplikasi android SIATAB

1. Membuat Draft panduan penggunaan aplikasi android SIATAB 2. Mendiskusikan panduan

penggunaan aplikasi android SIATAB dengan mentor Draft panduan penggunaan aplikasi android SIATAB  Akuntabilitas : Kegiatan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab

 Komitmen Mutu : sebagai bentuk menjaga efektivitas program yang akan dilaksanakan dengan memperhatikan kritik dan saran, serta target pencapaian kegiatan.

 Etika Publik :

Berkonsultasi dengan atasan secara sopan dan santun

 Nasionalisme :

Berdiskusi dengan atasan dengan menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar

 Anti korupsi : Penyusunan panduan penggunaan aplikasi android SIATAB dilakukan tanpa adanya plagiarism

 Manajemen ASN dan WOG: Berkoordinasi dengan pihak mentor dan co-mentor

Pembuatan panduan penggunaan aplikasi android SIATAB berkontribusi pada penerapan nilai-nilai iProVe yaitu Integritas, Profesional, dan Etika-Akhakul Karimah

(21)

15 No. Kegiatan Tahapan kegiatan Output/Hasil Keterkaitan Substansi Mata

Pelatihan

Kontribusi terhadap Visi-Misi Organisasi Penguatan Nilai Organisasi 1 2 3 4 5 6 7 4 Publikasi panduan penggunaan aplikasi android SIATAB 1. Berkonsultasi dengan mentor untuk melakukan publikasi panduan penggunaan aplikasi android SIATAB 2. Publikasi panduan

penggunaan aplikasi android SIATAB setelah mendapatkan persetujuan dari mentor dan pihak terkait Panduan penggunaan aplikasi aplikasi android SIATAB yang telah terpublikasikan  Akuntabilitas : Kegiatan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab

 Komitmen Mutu : Publikasi dilakukan secara informatif dan mudah dimengerti

 Etika Publik :

Berkonsultasi dengan atasan secara sopan dan santun

 Nasionalisme :

Berdiskusi dengan atasan dengan menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar

 Manajemen ASN dan WOG: Berkoordinasi dengan pihak mentor dan co-mentor

 Pelayanan publik : Transparansi dalam penyelenggaraan pelayanan public

Proses publikasi panduan penggunaan aplikasi android SIATAB berkontribusi pada penerapan nilai-nilai iProVe yaitu Integritas, Profesional, dan Etika-Akhakul Karimah 5 Membuat laporan aktualisasi 1. Menyusun laporan aktualisasi 2. Berkonsultasi dengan mentor terkait laporan aktualisasi

 Akuntabilitas : Kegiatan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab

 Komitmen Mutu : sebagai bentuk menjaga efektivitas program yang akan dilaksanakan dengan memperhatikan kritik dan saran, serta target pencapaian kegiatan.

 Etika Publik :

(22)

16 No. Kegiatan Tahapan kegiatan Output/Hasil Keterkaitan Substansi Mata

Pelatihan

Kontribusi terhadap Visi-Misi Organisasi

Penguatan Nilai Organisasi

1 2 3 4 5 6 7

secara sopan dan santun

 Nasionalisme :

Berdiskusi dengan atasan dengan menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar

 Anti korupsi : Penyusunan panduan penggunaan aplikasi android SIATAB dilakukan tanpa adanya plagiarism

Manajemen ASN dan WOG: Berkoordinasi dengan pihak mentor dan co-mentor

(23)

17

3.4. Jadwal Rencana Pelaksanaan Aktualisasi

Jadwal rencana pelaksanaan aktualisasi disesuaikan dengan jadwal aktualisasi Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Batch 2 yaitu dari tanggal 13 Agustus sampai 23 September 2019. Untuk lebih jelasnya, dapat diihat pada Tabel 3.3.

Tabel 3.3 Jadwal Rencana Pelaksanaan Aktualisasi

13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23

Rencana Realisasi

Menyusun Kerangka panduan penggunaan aplikasi Sistem Informasi Air Tanah dan Air Baku 2

Menyusun panduan penggunaan aplikasi Sistem Informasi Air Tanah dan Air Baku

Publikasi panduan penggunaan aplikasi Sistem Informasi Air Tanah dan Air Baku Membuat laporan aktualisasi 3

4

5

No Kegiatan Agustus September

1

Melakukan konsultasi dengan mentor terkait panduan penggunaan aplikasi Sistem Informasi Air Tanah dan Air Baku

(24)

18

BAB IV

PELAKSANAAN AKTUALISASI

4.1 Deskripsi Kegiatan Aktualisasi

Kegiatan Aktualisasi dilaksanakan selama masa habituasi yaitu 30 hari kerja, dimulai dari tanggal 13 Agustus 2019 sampai dengan 23 September 2019. Tahapan kegiatan aktualisasi adalah sebagai berikut :

4.1.1 Melakukan konsultasi dengan mentor dan co-mentor terkait panduan penggunaan aplikasi android SIATAB

Konsultasi dilakukan dalam rangka mendiskusikan rencana penyusunan panduan penggunaan aplikasi android SIATAB.

(25)

19

4.1.2 Menyusun kerangka panduan penggunaan aplikasi android SIATAB

a. Mempelajari struktur aplikasi android SIATAB

Gambar 4.2 Mempelajari Struktur Aplikasi Android SIATAB

b. Membuat kerangka panduan penggunaan aplikasi android SIATAB

(26)

20

4.1.3 Menyusun panduan penggunaan aplikasi android SIATAB

a. Membuat Draft panduan penggunaan aplikasi android SIATAB

Gambar 4.4 Membuat Draft Panduan Penggunaan Aplikasi Android SIATAB

b. Mendiskusikan panduan penggunaan aplikasi android SIATAB dengan mentor

(27)

21

Gambar 4.6 Cover Panduan Penggunaan Aplikasi SIATAB 4.1.4 Publikasi panduan penggunaan aplikasi android SIATAB

a. Berkonsultasi dengan mentor untuk melakukan publikasi panduan penggunaan aplikasi android SIATAB

Gambar 4.7 Konsultasi dengan Mentor terkait Publikasi Panduan

(28)

22

b. Publikasi panduan penggunaan aplikasi android SIATAB setelah mendapatkan persetujuan dari mentor

Gambar 4.8 Sosialisasi Panduan Penggunaan Aplikasi Android SIATAB 4.1.5 Membuat Laporan Aktualisasi

Berkonsultasi dengan mentor terkait laporan aktualisasi

(29)

23

4.2 Kendala dalam Pelaksanaan Aktualisasi

Kendala yang ditemui dalam pelaksanaan kegiatan aktualisasi yang dilakukan selama 30 hari kerja, antara lain sebagai berikut :

1. Aplikasi android SIATAB belum sempurna, masih ada beberapa kekurangan,

seperti : beberapa kali aplikasinya eror, dan ada beberapa menu yang belum bisa dibuka.

2. Aplikasi android SIATAB belum launching, dan waktu launchingnya jauh jauh

hari setelah pelaksanaan aktualisasi selesai, sehingga publikasi sulit untuk dilaksanakan.

4.3 Upaya dalam Mengatasi Kendala

Untuk mengatasi kendala yang dihadapi selama kegiatan aktualisasi berlangsung, ada beberapa upaya yang dilakukan, yaitu sebagai berikut :

1. Konsultasi dengan mentor terkait kekurangan aplikasi android SIATAB dan meng-update aplikasi android SIATAB.

2. Konsultasi dengan mentor dan publikasi dilakukan dalam lingkungan Pusat Air Tanah dan Air Baku terlebih dahulu.

4.4 Keterkaitan Terhadap Nilai Dasar ASN

Kegiatan aktualisasi ini memiliki keterkaitan terhadap nilai-nilai dasar ASN yang merupakan substansi mata pelatihan dasar CPNS 2018 yaitu nilai-nilai ANEKA. Keterkaitan tersebuat adalah sebagi berikut :

1. Akuntabilitas :

Nilai akuntabilitas tercermin dalam bentuk laporan aktualisasi dan transparansi kegiatan aktualisasi

2. Komitmen Mutu :

Nilai komitmen mutu tercermin dalam setiap kegiatan dengan adanya target pencapaian kegiatan

3. Etika Publik :

(30)

24

staf, ataupun dengan lingkungan sekitar yang selalu menjunjung tinggi kode etik yang ada.

4. Nasionalisme :

Nilai Nasionalisme tercermin dalam setiap kegiatan koordinasi baik dengan atasan, staf, ataupun dengan lingkungan sekitar yang dilakukan dengan menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar

5. Anti korupsi :

Nilai etika public tercermin dalam transparansi kegiatan dan penyusunan panduan penggunaan aplikasi android SIATAB yang dilakukan tanpa adanya plagiarism

5.5 Keterkaitan Terhadap Peran dan Kedudukan ASN dalam NKRI

Kegiatan aktualisasi pembuatan panduan penggunaan aplikasi android SIATAB di Pusat Air Tanah dan Air Baku merupakan salah satu bentuk pelayanan public di lingkungan Kementerian PUPR. Panduan penggunaan aplikasi android SIATAB yang merupakan output dari kegiatan aktualisasi ini dapat mengoptimalkan sistem informasi air tanah dan air baku yang akan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia karena aplikasi android SIATAB menyediakan data terkait air tanah dan air baku yang ada di Indonesia bagi masyarakat Indonesia.

(31)

25

BAB V PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan kegiatan aktualisasi yang telah dilakukan di Bidang Konservasi Air Tanag dan Air Baku, Pusat Air Tanah dan Air Baku, Kementerian Pekerajaan Umum dan Perumahan Rakyat, diperoleh kesimpulan bahwa buku panduan penggunaan aplikasi android SIATAB dapat dimanfaatkan dalam kegiatan system informasi air tanah dan air baku yang merupakan salah satu dari fungsi Bidang Konservasi Air Tanah dan Air Bakau, Pusat Air tanah dan Air Baku. Hasil dari kegiatan aktualisasi ini diharapkan dapat bermanfaat bagi organisasi dan juga berkontribusi terhadap tercapainya visi dan misi organisasi berdampak pada penguatan nilai –nilai organisasi.

5.2 Saran

Berdasarkan hasil kegiatan aktualisasi yang telah dilakukan, terdaat beberapa saran untuk kegiatan ini di masa mendatang, yaitu :

1. Waktu pembuatan modul disesuaikan dengan waktu launching aplikasi. 2. Modul dapat dilengkapi dengan instruksi yang lebih detail agar dapat lebih

(32)

26

DAFTAR PUSTAKA

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. 2019. Peraturan Menteri

Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat nomor 03/PRT/M/2019 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Lembaga Administrasi Negara . 2016. Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara

Nomor 21 Tahun 2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan III. Jakarta

Pemerintah Republik Indonesia. 2014. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5

(33)

PELAKSANAAN AKTUALISASI

OPTIMALISASI SISTEM INFORMASI AIR TANAH DAN AIR BAKU

MELALUI PEMBUATAN PANDUAN PENGGUNAAN APLIKASI

ANDROID SIATAB PADA PUSAT AIR TANAH DAN AIR BAKU

Oleh : Nafida Silma (NIP.199506272019032010)

Mentor : Popi Oktapiyana, S.T., M.Sc. (NIP. 198510112010122004)

(34)

Outline

Latar Belakang

01

Analisis Isu

02

Gagasan Pemecahan Isu

03

Pelaksanaan Aktualisasi

04

Keterkaitan dengan Mata Pelatihan

(35)

UU no 5 tahun 2014 tentang ASN dan

Perka LAN no.21 tahun 2016 tentang

Pembangunan Nilai-nilai dasar ASN dan

pengembangan Kompetensi bidang

01

02

Fungsi Bidang Konservasi Air Tanah

dan Air Baku yaitu Pelaksanaan

penyelenggaraan sistem informasi air

tanah dan air baku;

03

Latar Belakang

Aktualisasi

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum

dan

Perumahan

Rakyat

nomor

03/PRT/M/2019 tentang Fungsi Bidang

Konservasi Air Tanah dan Air Baku

(36)

Analisis

Isu

No.

Isu

Skor

U

S

G

TOTAL

1

CPNS kurang memahami

tugas dan fungsi Bidang

Konservasi Air Tanah dan Air

Baku di Pusat Air Tanah dan

Air Baku

4

4

3

11

2

Akan adanya peluncuran

aplikasi android Sistem

Informasi Air Tanah dan Air

Baku

5

4

4

13

3

Dokumen-dokumen di Bidang

Konservasi Air Tanah dan Air

Baku di Pusat Air Tanah dan

Air Baku tidak tertata dengan

rapi

3

3

5

11

S

G

U

Berkaitan dengan dampak dari adanya

masalah terhadap organisasi

Seriousness

Berkaitan dengan pertumbuhan masalah

Growth

Berkaitan dengan mendesaknya waktu yang

diperlukan untuk menyelesaikan masalah

Urgency

Penentuan isu dilakukan dengan menggunakan

metode USG

(37)

Gagasan

Pemecahan Isu

“OPTIMALISASI SISTEM INFORMASI AIR TANAH

DAN AIR BAKU MELALUI PEMBUATAN PANDUAN

PENGGUNAAN APLIKASI ANDROID SIATAB PADA

PUSAT AIR TANAH DAN AIR BAKU ”

Pembuatan Panduan

Penggunaan Aplikasi

Android SIATAB

Unit Kerja : Pusat Air Tanah dan Air Baku,

Direktorat Jenderal Sumber Daya Air

Isu yang diangkat : Akan adanya peluncuran

aplikasi android Sistem Informasi Air Tanah

dan Air Baku

Gagasan Pemecahan Isu : Pembuatan

(38)

Kegiatan

Aktualisasi

02

03

04

Membuat Kerangka

panduan

penggunaan aplikasi

android SIATAB

Membuat panduan

penggunaan

aplikasi android

SIATAB

Publikasi panduan

penggunaan

aplikasi android

SIATAB

01

Melakukan konsultasi

dengan mentor dan

co-mentor terkait panduan

penggunaan aplikasi

android SIATAB

(39)

Jadwal

Rencana Aktualisasi

13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23

Menyusun Kerangka panduan penggunaan aplikasi Sistem Informasi Air Tanah dan Air Baku 2

Menyusun panduan penggunaan aplikasi Sistem Informasi Air Tanah dan Air Baku

Publikasi panduan penggunaan aplikasi Sistem Informasi Air Tanah dan Air Baku

Membuat laporan aktualisasi 3

4

5

No Kegiatan Agustus September

1

Melakukan konsultasi dengan mentor terkait panduan penggunaan aplikasi Sistem Informasi Air Tanah dan Air Baku

Rencana

Realisasi

(40)

Melakukan konsultasi dengan mentor dan co-mentor terkait

panduan penggunaan aplikasi android SIATAB

Arahan dari mentor untuk

membuat buku saku panduan

penggunaan aplikasi android

SIATAB

(41)

Menyusun kerangka panduan penggunaan aplikasi android

SIATAB

a.Mempelajari struktur aplikasi android SIATAB

b.Membuat kerangka panduan penggunaan

aplikasi android SIATAB

Kerangka panduan penggunaan aplikasi android SIATAB

(42)

Menyusun panduan penggunaan aplikasi android SIATAB

a. Membuat Draft panduan penggunaan aplikasi

android SIATAB

b. Mendiskusikan panduan penggunaan

aplikasi android SIATAB dengan mentor

Draft panduan penggunaan aplikasi android SIATAB

(43)

Publikasi panduan penggunaan aplikasi android SIATAB

a. Berkonsultasi dengan mentor untuk

melakukan publikasi panduan penggunaan

aplikasi android SIATAB

b. Publikasi panduan penggunaan aplikasi

android SIATAB setelah mendapatkan

persetujuan dari mentor

Panduan penggunaan aplikasi android SIATAB yang terpublikasikan

(44)

Membuat Laporan Pelaksanaan Aktualisasi

Laporan Pelaksanaan Aktualisasi

(45)

Keterkaitan

dengan Mata Pelatihan

Berdiskusi dengan atasan

dengan menggunakan

Bahasa Indonesia yang baik

dan benar

Nasionalisme

Rangkaian kegiatan aktualisasi

dilaksanakan dengan penuh

tanggung jawab

Akuntabilitas

Berkoordinasi dengan pihak

mentor dan co-mentor

Manajemen ASN dan WOG

Publikasi dilakukan secara

informatif dan mudah dimengerti

Komitmen Mutu

Transparansi dalam pelayanan

publik

Pelayanan Publik

Berkonsultasi dengan atasan

secara sopan dan santun

Etika Publik

Pembuatan panduan penggunaan

aplikasi android SIATAB dilakukan

tanpa adanya plagiarisme

(46)

Kontribusi Terhadap Visi Misi Organisasi

dan Penguatan Nilai Organisasi

Proses pembutan panduan

penggunaan aplikasi android

SIATAB berkontribusi pada

penerapan nilai-nilai iProVe yaitu

Integritas, Profesional, dan

Etika-Akhakul Karimah

Penguatan nilai

organisasi

Kontribusi terhadap

visi misi organisasi

Pembuatan panduan

penggunaan aplikasi android

SIATAB berkontribusi terhadap

fungsi Pusat Air Tanah dan Air

Baku yaitu Penyusunan

perencanaan air tanah dan air

baku, serta konservasi air

(47)

Kendala dalam Pelaksanaan Aktualisasi

Dan Upaya Penyelesaian

Konsultasi dengan mentor terkait kekurangan aplikasi

android SIATAB dan meng-update aplikasi android SIATAB.

Upaya 1

Konsultasi dengan mentor dan publikasi dilakukan dalam

lingkungan Pusat Air Tanah dan Air Baku terlebih dahulu.

Upaya 2

Aplikasi android SIATAB belum sempurna,

masih ada beberapa kekurangan

Aplikasi android SIATAB belum launching,

dan

waktu

launchingnya

setelah

pelaksanaan aktualisasi selesai,

1

2

(48)

Penutup

Buku panduan penggunaan aplikasi android SIATAB dapat dimanfaatkan

dalam kegiatan system informasi air tanah dan air baku yang merupakan

salah satu dari fungsi Bidang Konservasi Air Tanah dan Air Baku, Pusat Air

tanah dan Air Baku.

(49)

Gambar

Tabel 3.1 Analisis USG
Tabel 3.2 Matrik Rancangan Aktualisasi
Tabel 3.3 Jadwal Rencana Pelaksanaan Aktualisasi
Gambar 4.1 Konsultasi dengan Mentor Terkait Pelaksanaan Aktualisasi
+5

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

“Pengaruh Aktualisasi Diri, Penghargaan dan Lingkungan Kerja terhadap Prestasi Kerja Karyawan pada Kegiatan Prasarana Konservasi Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai

Hasil dari pelaksanaan aktualisasi “Optimalisasi Penyimpanan Berkas Kegiatan Tera, Tera Ulang dan Pengawasan Perdagangan Berbasis Google drive di Bidang Metrologi

Ruang lingkup rancangan kegiatan aktualisasi nilai-nilai dasar ini dilakukan di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Baubau tepatnya di Bidang Ideologi, Wawasan

Penulisan laporan aktualisasi ini dibatasi pada kegiatan penyuluhan pertanian kepada petani dan penyuluh pertanian setempat terkait dengan penyusunan data dasar dan

Identifikasi Isu Dalam penyusunan rancangan kegiatan aktualisasi, saya sebagai staf Umum dan Kepegawaian di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sulawesi Tenggara,

Dalam masa habituasi terdapat pengembangan gagasan Aktualisasi setelah berdiskusi dengan mentor dan para staff yang terlibat di PPSP-POP, yang pada mulanya rancangan

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan YME atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Laporan Aktualisasi Pelatihan Dasar bagi CPNS Batch

Puji syukur penulis sampaikan kehadirat Tuhan yang maha Esa yang telah melimpahkan berkat dan rahmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan Laporan Aktualisasi