BAB II NILAI-NILAI DAN PENDIDIKAN DI SEKOLAH
E. Membandingkan dan Membedakan Nilai-nilai
Asumsi yang melandasi rangkaian pertanyaan-pertanyaan sebelumnya adalah bahwa guru dapat menggunakannya untuk menolong para siswa membuat kesimpulan-kesimpulan yang masuk akal tentang apa nilai orang lain. Satu peristiwa, bagaimanapun, adalah amat goyah fondasinya di atas mana untuk menjadi landasan kesimpulan tentang nilai-nilai pribadi orang lain. Meminta siswa untuk melihat beberapa indikasi dari nilai-nilai dalam contoh tertentu adalah menolong dalam mempertajam mereka terhadap fakta berupa tindakan-tindakan dan kata-kata sebagai indikator-indikator nilai. Kita dapat saja keliru, bagaimanapun, untuk setiap individu yang terlibat mungkin mencoba bingung atau menyesatkan kita. Atau mereka mungkin bertindak dengan terpaksa atau tekanan yang luar biasa. Mereka mungkin berperilaku dengan cara keluar tertentu dari ketakutan dan ketidaktahuan. Ide dari konsistensi dari tindakan-tindakan setiap waktu oleh karena itu merupakan konsep penting untuk para siswa dalam memahami dan berpikir. Itu akan menolong untuk mendorong para siswa mengikuti kata- kata dan tindakan-tindakan yang dilakukan individu setiap waktu (sebagai contoh beberapa pejabat publik sebagai yang dilaporkan dalam surat kabar dan media lain). Kontradiksi-kontradiksi apakah yang mereka lihat?. Dengan cara (cara-cara) apakah mereka akan merubah kesimpulan-kesimpulan awal mereka? Dan mengapa? Bukti khusus apakah yang menyebabkan mereka merubah kesimpulan-kesimpulan sebelumnya? Fokus terhadap bukti untuk
beberapa kesimpulan adalah penting, karena itu membantu para siswa untuk melihat bahwa kesimpulan-kesimpulan beragam istilah dari bagaimana membenarkan mereka. Perhatian terhadap sejumlah bukti yang tersedia untuk menerima atau menolak kesimpulan, oleh karena akan berlanjut.
Gambar 6.6 melukiskan kerangka dari peta yang dapat digunakan untuk membandingkan pernyataan individu dan tindakan-tindakan setiap waktu sama seperti membedakan kesimpulan-kesimpulan oleh para siswa mengenai nilai-nilai individu. Bagian atas adalah dimasukkan hal-hal yang dibandingkan (yaitu, perbedaan perkataan-perkataan atau tindakan dari individu yang sama pada waktu yang berbeda). Pertanyaan yang diajukan adalah dalam kolom yang kedua sebelah kiri.
Gambar 6.6 Membandingkan dan Membedakan Nilai-nilai dari Individu yang sama dalam Situasi-situasi yang Berbeda
Gambar 6.6 didesain untuk menolong para siswa menyelidiki bagaimana kata-kata dan tindakan-tindakan orang yang sama dilihat setiap waktu. Tetapi para guru juga dapat menolong para siswa berpikir apa perbedaan yang or- ang lakukan atau katakan dalam situasi yang sama, sekali lagi dengan meminta para siswa serangkaian pertanyaan-pertanyaan ditetapkan sebelumnya yang diberikan secara berurutan. Dalam kasus ini, penanya:
• Meminta untuk fakta-fakta (Apakah yang individu lakukan atau katakan dalam situasi tertentu?)
• Meminta untuk alasan-alasan (Mengapa ia melakukan itu?)
• Meminta untuk kesimpulan-kesimpulan tentang apa nilai-nilai individu • Meminta untuk bukti khusus untuk mendukung kesimpulan-kesimpulan
Informasi ini dapat direkam pada peta pencarian keterangan yang disimpan secara individual oleh para siswa dalam buku catatan mereka atau bersama-sama pada papan buletin atau papan tulis. Para kemudian diajukan pertanyaan yang sama tentang individu lain yang terlibat dalam situasi yang
sama atau situasi yang serupa pada waktu yang lain. Informasi yang diperoleh direkam pada peta yang sama. Ketika informasi yang diperoleh bertambah, penanya:
• Meminta untuk tindakan-tindakan atau kata-kata yang berbeda antara (atau di antara) contoh-contoh
• Meminta kesamaan-kesamaan di antara contoh-contoh
• Meminta kesimpulan-kesimpulan tentang nilai-nilai orang dalam satu (atau beberapa) bentuk situasi.
Di sini adalah contoh dari bentuk peristiwa nilai yang mungkin digunakan. Seorang siswa baru yang menjadi anggota tingkat tiga kelas yang kecil, kota pedesaan. Keluarganya hanya pindah dari kota yang lebih besar, kota industri kira-kira tiga ratus mil jauhnya. Setelah mengenalkan anak laki-laki itu di kelas, guru dipanggil keluar kelas oleh kepala sekolah. Segera setelah guru meninggalkan ruang kelas, tiga anak lelaki yang lain dalam kelas mereaksi kepada siswa baru itu. Yang pertama tersenyum dan berkata halo. Yang kedua, meminta dirinya, jika main baseball; tetapi ketika siswa baru itu berkata, “Tidak, saya tidak bisa”, penanya mengerutkan dahi dan kemudian duduk kembali ke mejanya. Yang ketiga kemudian berkata dengan suara nyaring, “Anak lelaki, bonekakah! Bahkan tidak mau main baseball”
Menggunakan rangkaian saran di atas. Gambar 5.7 melukiskan urutan pertanyaan dan peta yang disusun untuk respon-respon siswa. Itu mungkin dapat digunakan untuk membantu para siswa membuat kesimpulan- kesimpulan mengenai kemungkinan-kemungkinan dari nilai-nilai tiga anak lelaki dan kemudian membandingkan dan membedakan kesimpulan- kesimpulan itu.
Gambar 6.7. Membandingkan dan Membedakan Nilai-nilai dari Individu-individu yang Berbeda dalam Situasi yang sama
Seperti sebelumnya, pertanyaan saya ajukan kepada para siswa untuk mengidentifikasi apa perbedaan individu-individu dalam situasi yang dikatakan dan/atau dilakukan. Pertanyaan 2 dan 3 meminta para siswa untuk kesimpulan-kesimpulan sebagai alasan-alasan untuk, dan nilai-nilai yang melandasi, perilakunya. Pertanyaan 4 meminta para siswa mencoba untuk menghubungkan fakta-fakta, alasan-alasan, dan nilai- nilai dalam berbagai cara untuk menunjukkan apakah perkataan- perkataan, tindakan-tindakan dan/atau alasan khusus yang menyebabkan mereka untuk memikirkan individu-individu yang melibatkan nilai apa yang mereka lakukan. Pertanyaan 5 dan 6 meminta untuk mengamati perbedaan-perbedaan dan kesamaan-kesamaan pada perilaku individu- individu dalam peristiwa. Pertanyaan 7 meminta mereka untuk membuat kesimpulan sementara yang mungkin menjelaskan mengapa orang bertindak dengan cara-cara dalam beragam situasi-situasi.
1. Pernahkah kita dapat secara pasti mengetahui tentang apa nilai-nilai seseorang? 2. Peta nilai seperti diperlihatkan dalam gambar 5.6 sering mengungkapkan bahwa orang tidak konsisten baik dalam kata-kata dan perbuatan-perbuatan setiap waktu. Apakah ini baik atau jelek? Bagaimana kamu dapat menjelaskan ketidakkonsistenan itu?
3. Beberapa pengamatan yang sering disebutkan adalah: nilai orang berbeda, hal- hal berbeda; orang yang sama mungkin hal-hal berbeda nilai pada waktu-waktu berbeda; dan nilai-nilai seseorang mungkin berubah setiap waktu. Bagaimana kamu akan menjelaskan beberapa pengamatan itu?