• Tidak ada hasil yang ditemukan

Valbury Weekly Report

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Valbury Weekly Report"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

____________________________________________________________________________________________________________________________________________ Disclaimer : Laporan ini dibuat oleh Departemen Riset PT. Valbury Asia Securities hanya sebagai informasi dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau

menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian Kami tidak menjamin dan tidak bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini

Pag

es

|

1

Valbury Weekly Report

Valbury Asia Securities

HEADLINES

JAKARTA COMPOSITE INDEX CHART

TECHNICAL VIEW

Dari perspektif teknikal sinyal gerak IHSG variatif, dari indikator MACD sinyal gerak indeks masih mengarah pada konsolidasi. Sedangkan Indikator Stochastics mengindikasikan bullish pattern. Pola legging indikator jangka pendek mengindikasikan potensial upside bagi indeks. Kisaran gerak IHSG dalam sepekan diperkirakan berada pada level 3748-3897.

JAKARTA INDICES STATISTICS

CLOSE

CHANGE

VOLUME (Mn)

VALUE (Bn)

IHSG

3832.021

+23.311

10,367

5,204.53

LQ-45

682.398

+4.205

6,103

3,392.12

MARKET REVIEW

MARKET VIEW

Pada perdagangan sepekan kemarin, IHSG mencatatkan penguatan sebesar 0,88%. Dari eksternal, pergerakan pasar dipengaruhi oleh sejumlah data ekonomi AS dan pergerakan harga komoditas. Dari internal, pergerakan saham dipengaruhi sejumlah faktor positif, diantaranya keputusan BI rate yang tetap berada pada level 6,75%. Keputusan yang diambil oleh Bank Indonesia ini seiring masih tingginya ekspektasi inflasi ke depan akibat harga pangan dunia yang tinggi. Selain itu, cadangan devisa RI juga kembali meningkat hingga menyentuh USD115,8 miliar. Sentimen berlanjutnya aliran dana asing yang tercermin pada apresiasi nilai tukar rupiah, menjadi katalis bagi pergerakan pasar saham. Dari individual emiten, masih dipengaruhi oleh publikasi kinerja berserta aksi korporasi yang dilakukan. Pada perdagangan akhir pekan, IHSG tercatat menguat sebesar 23,311 poin (0,612%) menuju level 3.832,021. Asing membukukan net buy sebesar Rp191 miliar. Hampir seluruh sektor mencatatkan penguatan terkecuali sektor infrastruktur dan pertambangan yang tercatat melemah tidak lebih dari 0,2%. Sektor yang mencatatkan kenaikan tertinggi adalah sektor konsumsi sebesar 2,08% yang dilanjutkan oleh sektor manufaktur yang tercatat naik sebesar 1,11%. Kenaikan sektor tersebut didukung oleh kenaikan saham Gudang Garam (GGRM) sebesar 7,1%.

Prediksi IHSG dalam minggu ini diperkirakan bergerak variatif dengan memiliki peluang menguat. Sentimen-sentimen yang diharapkan sebagai penopang bagi pergerakan IHSG terutama dari faktor dalam negeri, perkiraan terjaga stabilitas dari nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, dan aksi korporasi emiten. Pergerakan dari harga komoditas, terutama harga minyak mentah dunia dalam minggu ini masih diwarnai kekhawatiran terjadi kenaikkan menyusul situasi geopolitik yang terjadi di timur tengah, konflik politik yang terjadi di Yaman, Suriah dan Libya. Konflik yang berkecamuk di sejumlah negara timur tengah ini dapat membayangi potensi kenaikan dari harga minyak dunia. Dalam pekan lalu harga minyak di WTI Chusing ditutup pada level USD99,65 per barel. Kenaikan harga minyak dapat mengerek harga komoditas energi lainnya termasuk batubara dan gas serta dampaknya terhadap komoditas tambang lainnya seperti emas, nikel, dan timah. Kendala bagi IHSG dari eksternal, IMF meminta agar negara Eropa tetap mewaspadai masalah defisit anggaran, dan tekanan inflasi serta tingginya kredit macet yang terus membebani perbankan. Selain itu, IMF juga memperingatkan masih ada sejumlah negara di Eropa yang berpotensi masuk ke jurang krisis utang. Satu yang menjadi perhatian IMF adalah perekonomian di Yunani dan Portugal yang diperkirakan masih berada di jurang resesi pada tahun ini.

c

c

p

p

• TRAM bagi dividen Rp 4,8 per saham

• TRAM perpanjang kontrak penyewaan kapal ke BRAU • TRAM anggarkan capex USD 120 juta tahun ini • Rencana kuasi reorganisasi GIAA disetujui BEI • GIAA catat rugi bersih Rp 183,557 miliar di 1Q 2011 • MEGA laba bersih 1Q2011 naik 2,4% jadi Rp 241,886 miliar • PBRX akan stock split dengan rasio 1:4

• BNII tidak bagikan dividen tahun buku 2010 • Pertumbuhan ekonomi RI 2012 sebesar 6,9% • TPIA akan rights issue rasio 100:27 pada Rp2300-4350 • ANTA akan go private dan tender offer di Rp300/saham • Bukit Makmur lindungi utang USD 500 juta

• TLKM bidik pertumbuhan 10%

• MEGA membagikan dividen tunai sebesar Rp157.20/saham • SMDR membagikan dividen tunai sebesar Rp160/saham • BBCA akan membagikan sisa dividen Rp70/saham • BVIC akan melakukan penawaran umum terbatas V • AKRA targetkan penjualan batu bara Rp216 miliar • Metland tunda IPO

• Volume penumpang GIAA naik 47% • MDLN habiskan capex 1Q11 Rp100 miliar • MDLN targetkan kenaikan laba bersih 208% • Laba 1Q11 MDLN naik 1.092%

(2)

____________________________________________________________________________________________________________________________________________ Disclaimer : Laporan ini dibuat oleh Departemen Riset PT. Valbury Asia Securities hanya sebagai informasi dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau

menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian Kami tidak menjamin dan tidak bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini

Pag

es

|

2

Daily News

Bukit Makmur Mandiri, anak usaha Delta Dunia Makmur (DOID), mengambil transaksi swap bunga senilai USD 500 juta dengan sejumlah mitra internasional. Transaksi derivatif itu diambil menyusul diraihnya kredit sindikasi senilai USD 800 juta dari bank nasional dan asing. Hedging tersebut untuk menjaga beban bunga ke dalam kisaran 6,35% yang bersifat flat untuk 5 tahun ke depan, dengan total nosion transaksi senilai USD 500 juta.

Delta Dunia Makmur (DOID) dan anak usahanya, Bukit

Makmur Mandiri Utama (Buma), berpeluang memperoleh dana hingga Rp 8,6 triliun dari pinjaman bank dan rights issue. DOID menargetkan perolehan dana Rp 1,3-1,8 triliun dari hasil rights issue pada Juni-Juni 2011, sementara Buma telah mendapat pinjaman sebesar USD 800 juta. Pinjaman sindikasi 10 bank tersebut terbagi dalam 2, yaitu pinjaman berjangka waktu 7 tahun sebesar USD 750 juta untuk melunasi utang, bunga dan tambahan belanja modal, serta pinjaman berjangka waktu 3 tahun sebesar USD 50 juta sebagai fasilitas tambahan.

Telekomunikasi Indonesia (TLKM) memperkirakan kinerja

usaha perseroan dapat tumbuh 10% pada tahun depan jika pertumbuhan anorganik dapat terealisasi pada tahun ini. Saat ini, perseroan mengincar pembelian salah satu perusahaan seluler swasta di Kamboja.

Chandra Asri Petrochemical (TPIA) akan melakukan rights

issue sebanyak 827,873,032 saham dengan nilai nominal Rp1000

rasio 100:27 pada harga pelaksanaan kisaran Rp2300-4350/saham. Untuk itu perseroan akan meminta persetujuan

RUPSLB pada 16 Juni 2011, bilamana disetujui maka CUM date di pasar reguler pada 23 Juni 2011 dengan periode perdagangan HMETD di BEI pada 1-7 Juli 2011. Hasil dana rights tersebut akan digunakan untuk belanja modal guna melakukan debottlenecking dan perluasan fasilitas (90%) serta biaya pengeluaran umum perseroan (10%). Perseroan telah menunjuk PT DBS Vickers Securities, Deutche Bank AG, PT Morgan Stanley Asia Indonesia dan UBS AG sebagai pembeli siaga.

Anta Express Tour & Travel (ANTA) berencana akan go private dan akan delisting dari BEI pada 26 Agustus 2011, untuk

itu perseroan akan mengadakan RUPSLB pada 16 Juni 2011. Bilamana disetujui RUPS maka perkiraan periode tender offer oleh PT Trans Lifestyle akan dilaksanakan pada 11 Juli-12 Agustus 2011 dengan harga Rp300/saham.

Jasa Marga (JSMR) dan Bakrie Toll Road berkomitmen

melanjutkan proyek-proyek jalan tol di wilayah Jatim. Alasannya, pertumbuhan ekonomi di provinsi itu sudah mencapai 6,7%, sehingga pengembangan infrastruktur jalan tol menjadi salah satu upaya paling vital untuk mendukung percepatan ekonomi di wilayah itu.

Trada Maritime (TRAM) akan membagikan dividen Rp 42,36

miliar atas perolehan laba bersih pada tahun buku 2011. Dividen itu setara dengan Rp 4,8 per saham.

Trade Maritime (TRAM) akan memperoleh perpanjangan

kontrak penyewaan kapal muatan curah kering dengan Berau

Coal Energy (BRAU) selama 5 tahun dengan nilai kontrak sekira

USD 6 juta. Kontrak dengan BRAU akan diperoleh perseroan setelah membeli kapal seharga USD 3 juta-USD 4 juta per kapal.

Sepanjang kuartal I 2011 perseroan juga tengah memperpanjang kontrak penyewaan kapal FSO (Floating Storage & Offloading) dengan Medco Energy International (MEDC) selama 3 tahun dengan kontrak senilai USD 20 juta. Perseroan berencana membeli 1 kapal tanker ukuran 64 ribu DWT pada kuartal II 2011 yang akan dikonversi menjadi FSO seharga USD8 juta.

Trada Maritime (TRAM) menganggarkan belanja modal (capex) sebesar USD 120 juta pada tahun 2011 sebagai langkah ekspansi perseroan dalam meraih pasar internasional sertauntuk memperkuat pasar lokal. Perseroan juga akan menggunakan dana capex tersebut untuk penambahan armada, pemeliharaan, serta modifikasi kapal. TRAM akan membeli 6-7 armada baru untuk mendukung ekspansi usahanya. Sumber dana dari capex diperoleh dari pinjaman bank sebesar USD 90 juta, dan USD 30 juta didanai dari kas internal perseroan. Saat ini perseroan dalam tahap diskusi dengan beberapa bank untuk melakukan peminjaman, yaitu Bank Mandiri (BMRI), Bank ICBC, dan Bank of Tokyo Mitsubishi.

Trada Maritime (TRAM) menjajaki pinjaman sebesar US$90 juta

dari sejumlah bank lokal maupun asing. Pinjaman akan digunakan untuk membiayai belanja modal tahun ini sebesar US$120 juta. Adapun sisanya sebesar US$30 juta didanai kas internal. Belanja modal digunakan untuk penambahan armada, pemeliharaan, dan modifikasi kapal. Tahun ini, perseroan berencana membeli enam hingga tujuh armada baru untuk mendukung ekspansi bisnis

Samudera Indonesia (SMDR) akan membagikan dividen tunai

tahun 2010 total Rp26,200,960,000 atau Rp160/saham pada 24 Juni 2011. Cum dan ex dipasar reguler/negosiasi 7-8 Juni dan dipasa tunai 10-13 Juni.

Samudera Indonesia (SMDR) telah menyiapkan belanja modal

sebesar Rp 1,5 triliun tahun ini untuk menunjang pengembangan bisnis perusahaan. Capex tersebut akan dialokasikan ke tiap lini bisnis. Untuk mendukung jasa pengiriman, SMDR akan menambah 2 kapal jenis supramax, yakni kapal tanker berukuran 50.000-60.000 DWT. Total investasi pembelian kapal ini mencapai USD 100 juta. Kapal ini akan digunakan untuk mengangkut komoditas seperti batubara. SMDR juga berencana mengakuisisi 3 kapal kontainer dengan kapasitas 1.060 twenty foot equivalent units (TEUs). Total nilai akuisisi tiga kapal ini sebesar USD 40 juta.

Rencana kuasi reorganisasi Garuda Indonesia (GIAA) sudah memperoleh persetujuan dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Kuasi reorganisasi bertujuan untuk memperbaiki neraca keuangan perseroan, dan dapat bermanfaat kepada pemegang saham.

Garuda Indonesia (GIAA) mencatat rugi bersih Rp 183,557

miliar di 1Q 2011, dari sebelumnya laba Rp 18,02 miliar. Kerugian itu disebabkan karena tingginya biaya operasional. Saldo negatif laba perseroan akibat kenaikan biaya operasi yang tidak diimbangi oleh pertumbuhan pendapatan. Garuda membukukan pendapatan Rp 5,189 triliun pada 1Q 2011 atau naik 49% YoY dibandingkan Rp 3,467 triliun sebelumnya. Sementara total biaya operasi naik 42,3%, dari Rp 3,828 triliun menjadi Rp 5,448 triliun. Terjadi saldo negatif antara pendapatan dan biaya operasi. Biaya atas bahan bakar tercatat naik paling tinggi, 73,6% dari Rp 1,128 triliun menjadi Rp 1,959 triliun. Sementara biaya rental & charter flight equipment exp naik 57,8% dari Rp 399 miliar menjadi Rp

c

(3)

____________________________________________________________________________________________________________________________________________ Disclaimer : Laporan ini dibuat oleh Departemen Riset PT. Valbury Asia Securities hanya sebagai informasi dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau

menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian Kami tidak menjamin dan tidak bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini

Pag

es

|

3

629 miliar pada Maret 2011.

Garuda Indonesia (GIAA) mengalami peningkatan

pertumbuhan penumpang sebesar 47% selama kuartal I-2011 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, di tengah semakin ketatnya kompetisi industri penerbangan. Namun, perseroan mengalami penurunan pada segmen pengangkutan kargo. Selama kuartal I-2011, perseroan hanya mencapai tingkat isian kargo sebesar 34,1% atau turun 13,9 poin dibandingkan periode yang sama tahun 2010. Penurunan volume pengiriman barang disebabkan oleh pergolakan ekonomi politik yang terjadi di berbagai dunia terutama di Asia dan Timur Tengah.

Garuda Indonesia (GIAA) siap mengucurkan dana US$329 juta

atau sekitar Rp2,8 triliun untuk kebutuhan perseroan tahun ini. Dana tersebut berasal dari penawaran umum perdana (IPO) saham, pinjaman bank, dan kas internal.

Bank BCA (BBCA) akan membagikan sisa dividen tunai sebesar

Rp70/saham pada 23 Juni 2011. Cum dan ex dipasar reguler/negosiasi 6-7 Juni dan dipasar tunau 9-10 Juni 2011. Total dividen 2010 Rp112.5/saham namun Rp42.5 sudah dibagikan sebagai dividen interim.

Bank Mega (MEGA) membukukan laba bersih 1Q 2011 sebesar

Rp 241,886 miliar, naik 2,4% YoY dari sebelumnya Rp 236,006 miliar. Laba bersih per saham dasar menjadi Rp 76 per saham dari Rp 74 per saham. Pendapatan bunga bersih Bank Mega meningkat dari Rp 324,553 miliar menjadi Rp 423,55 miliar. Namun keuntungan kurs turun, sehingga pertumbuhan laba bersih tidak terlalu tinggi. Perseroan mencatat pertumbuhan Net Interest Margin (NIM) menjadi 4,44% di 1Q11, naik dari tahun sebelumnya 3,82%. Bank Mega telah menyalurkan kredit sebanyak Rp 24,148 triliun di 1Q11, naik dari penyaluran tahun sebelumnya pada periode yang sama Rp 18,992 triliun. Tingkat kredit macet (NPL) perseroan tercatat naik dari 0,66% di 1Q 2010 menjadi 0,74%.

Bank Mega (MEGA) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp157.20/saham dan dividen saham dengan rasio 500,000:73,043. Dividen akan dibagi pada 23 Juni 2011 dengan

cum dan ex dipasar regular/negosiasi 6-7 Juni dan di pasar tunai 9-10 juni 2011.

RUPS Pan Brothers (PBRX) menyetujui pemecahan nilai saham (stock split) dengan rasio 1:4. Stock split itu bertujuan agar

saham PBRX lebih aktif diperdagangkan di BEI.

RUPS Bank International Indonesia (BNII) memutuskan untuk tidak membagikan dividen tahun buku 2010. Laba tersebut akan digunakan sebagai cadangan dana Rp 46 miliar dan sisanya sebagai laba ditahan.

Bank Victoria (BVIC) akan melakukan penawaran umum

terbatas V kepada pemegang saham dalam rangka penerbitan HMETD untuk membeli saham biasa atas nama disertai dengan penerbitan waran seri VI; dengan jumlah 1.99miliar saham biasa atas nama dengan nominal Rp100/saham yang akan ditawarkan dengan harga Rp100 dengan rasio 200:85 HMETD. Perseroan akan melakukan RUPSLB pada 17 Juni 2011. Dana hasil right issue ini akan digunakan untuk modal kerja.

AKR Corporindo (AKRA) menargetkan penjualan batu bara

tahun ini senilai Rp216 miliar, menyusul mulai beroperasinya konsesi tambang batu bara milik anak usahanya PT Bumi Karunia Pertiwi. Perseroan telah menunjuk PT Karunia Bumi Khatulistiwa sebagai kontraktor penambangan batu bara di Barito Utara, Kalimantan Tengah yang ditargetkan memproduksi 300.000 ton batu bara pada tahun ini. Dengan penjualan 300.000 ton,

perseroan akan meraup penjualan batu bara Rp189 miliar-Rp216 miliar pada akhir 2011.

Ace Hardware Indonesia (ACES) akan membagikan dividen

sebesar Rp51,85/saham untuk tahun buku 2010. Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 3 Juni 2011, sedangkan cum dividen di pasar tunai pada 8 Juni 2011. Pembayaran dividen akan dilakukan paling lambat pada 22 Juni 2011.

Manajemen Davomas Abadi (DAVO) membantah pemberitaan bahwa rajawali Group tertarik mengambil saham perseroan pada harga Rp 150.

Manajemen Metrodata Electronics (MTDL) membantah pemberitaan bahwa perseroan tengah diincar oleh perusahaan IT Singapura dengan harga akuisisi Rp 250. Perseroan menyatakan tidak memiliki rencana corporate action apa pun termasuk joint venture mau pun menjual sahamnya kepada perusahaan Singapura.

Modernland Realty (MDLN) menghabiskan belanja modal

(capex) sebesar Rp100 miliar pada kuartal I-2011. Dana capex dipakai untuk membangun klaster dan infrastruktur baru di perumahan Kota Modern Tangerang dan Modernhills di Pondok Cabe.

Sepanjang 1Q11, Modernland Realty (MDLN) membukukan kenaikan laba bersih sebesar 1.092% atau mencapai Rp27,54 miliar dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp2,31 miliar. Kenaikan ini ditopang oleh kenaikan pendapatan perseroan sebesar 218% menjadi Rp136,55 miliar.

Modernland Realty (MDLN) menargetkan pendapatan

sepanjang 2011 melonjak 112% menjadi Rp530 miliar dibandingkan realisasi 2010 sebesar Rp250 miliar. Sementara itu, laba bersih ditargetkan melonjak 208% menjadi Rp77,38 miliar dari tahun sebelumnya Rp25 miliar.

Metropolitan Land (Metland) menunda pencatatan saham

perdananya di Bursa Efek Indonesia hingga awal bulan depan dari rencana awal yang seharusnya dilakukan, Jumat 13 Mei 2011. Kemungkinan besar IPO akan dilakukan pada pertengahan Juni. Penundaan tersebut dilakukan karena saat ini perseroan masih melakukan negosiasi dengan salah satu calon investor terkait dengan IPO perseroan.

Pemerintah mematok pertumbuhan ekonomi 2012 sebesar 6,9% dan mematok pertumbuhan ekonomi minimal 7% pada 2014. Tingkat kemiskinan diproyeksikan

turun menjadi 10,5% hingga 11,5% dari total jumlah penduduk Indonesia. Rasio tersebut turun dari target yang dipatok sepanjang 2011 sebesar 11,5% hingga 12,5%.

(4)

____________________________________________________________________________________________________________________________________________ Disclaimer : Laporan ini dibuat oleh Departemen Riset PT. Valbury Asia Securities hanya sebagai informasi dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau

menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian Kami tidak menjamin dan tidak bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini

Pag

es

|

4

Market Data

COMMODITIES

DUAL LISTING

DESCRIPTION PRICE (USD) CHANGE DESCRIPTION PRICE (USD) PRICE (IDR) CHANGE (IDR)

CRUDE OIL (US$) / BARREL 99.65 0.68 TLKM (US) 36 7,642 -28

NATURAL GAS (US$) / mmBtu 4.25 0.05 ISAT (US) 30 6,414 -58

GOLD (US$) / OUNCE 1495.03 -10.88 ANTM (GR) 0.18 2,214 12

NICKEL (US$) / MT 24400.00 -150.00 BLTA (SP) 0.06 411 0

TIN (US$) / MT 28600.00 -700.00

COAL (NEWC) (US$) / MT * 118.74 -3.97

COAL (RB) (US$) / MT* 121.12 -2.73

CPO (ROTH) (US$) / MT 1137.50 0.00

CPO (MYR) / MT 3356.00 -9.00

Rubber (MYR/Kg) 1535.25 -9.00

Pulp (BHKP) (US$) / per ton* 876.44 0.93

* weekly

GLOBAL INDICES VALUATION

PRICE CHANGE PER (X) PBV (X) MARKET CAP

COUNTRY INDICES

16 Mei 2011 % Day % YTD 2011E 2012F 2011E 2012F (USD Bn)

USA DOW JONES INDUS. 12595.75 -0.79 8.79 12.59 11.39 2.57 2.28 3,833.6

USA NASDAQ COMPOSITE 2828.47 -1.21 6.62 17.70 14.55 3.25 2.46 4,597.2

ENGLAND FTSE 100 INDEX 5925.87 -0.32 0.44 10.38 9.37 1.86 1.53 1,172.5

CHINA SHANGHAI SE A SH 3006.67 0.95 2.26 13.23 11.07 2.40 1.76 2,818.5

CHINA SHENZHEN SE A SH 1257.14 0.55 -6.96 22.71 17.29 3.71 2.81 1,223.2

HONG KONG HANG SENG INDEX 23276.27 0.88 1.05 12.21 10.86 1.96 1.51 1,575.8

INDONESIA JAKARTA COMPOSITE 3832.02 0.61 3.47 15.34 12.76 3.86 2.72 381.7

JAPAN NIKKEI 225 9594.72 -0.58 -6.22 16.32 12.83 1.26 1.07 2,383.0

MALAYSIA KLCI 1540.74 0.55 1.44 15.10 13.50 2.45 2.04 269.1

SINGAPORE STRAITS TIMES INDEX 3163.68 1.06 -0.83 14.50 13.09 1.76 1.49 404.2

FOREIGN EXCHANGE

DESCRIPTION RATE (IDR) CHANGE DESCRIPTION RATE (USD) CHANGE

USD/IDR 8,546.00 -19.00 1000 IDR/ USD 0.12 0.0003

EUR/IDR 12,030.68 -127.90 EUR / USD 1.41 -0.0040

JPY/IDR 105.93 0.16 JPY / USD 80.80 -0.0005

SGD/IDR 6,850.41 -12.61 SGD / USD 1.25 0.0024

AUD/IDR 9,048.75 0.47 AUD / USD 1.06 -0.0017

GBP/IDR 13,865.64 5.48 GBP / USD 1.62 -0.0012

CNY/IDR 1,315.17 -2.77 GBP / USD 6.50 -0.0008

MYR/IDR 2,821.14 -25.16 MYR / USD 3.03 0.0275

KRW/IDR 7.82 -0.05 100 KRW / USD 10.93 0.0635

CENTRAL BANK RATE

INTERBANK LENDING RATE

DESCRIPTION COUNTRY RATE (%) DESCRIPTION COUNTRY RATE (%)

FED Rate (%) US 0.25 JIBOR (IDR) Indonesia 6.91

BI Rate (%) Indonesia 6.75 LIBOR (GBP) England 0.62

ECB Rate (%) Euro 1.25 SIBOR (USD) Singapore 0.20

BOJ Rate (%) Japan 0.10 D TIBOR (YEN) Japan 0.18

BOE Rate (%) England 0.50 Z TIBOR (YEN) Japan 0.18

PBOC Rate (%) China 6.31 SHIBOR (RENMINBI) China 3.93

c

(5)

____________________________________________________________________________________________________________________________________________ Disclaimer : Laporan ini dibuat oleh Departemen Riset PT. Valbury Asia Securities hanya sebagai informasi dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau

menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian Kami tidak menjamin dan tidak bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini

Pag

es

|

5

INDONESIAN ECONOMIC INDICATORS

SBI

DESCRIPTION APRIL’11 MARCH’11 DESCRIPTION RATE (%)

Inflation YTD % 0.39 0.70 SBI (1M) 6.26

Inflation YOY % 6.16 6.65 SBI (3M) 6.37

Inflation MOM % -0.31 -0.32 SBI (6M) 6.08

Foreign Reserve (US$) 113.81 105.71

GDP (IDR Tn) 1,732,323 1,669,146

BUSINESS & ECONOMIC CALENDAR

DATE AGENDA EXPECTATION

17 May* US Industrial Production Turun menjadi 0.4% dari 0.8%

19 May* US Inital Jobless Claims --

19 May* Minutes of FOMC Meeting --

Ket: (^) Waktu setempat. (*) Tentatif

LEADING MOVERS

LAGGING MOVERS

STOCK PRICE CHANGE (%) INDEX pt STOCK PRICE CHANGE (%) INDEX pt

GGRM IJ 43750 7.10 6.58 PGAS IJ 4050 -1.82 -2.14 BBCA IJ 7300 1.39 2.88 ITMG IJ 45950 -1.39 -0.87 BMRI IJ 7150 1.42 2.72 INTP IJ 16650 -0.89 -0.65 ASII IJ 58500 0.60 1.67 BORN IJ 1630 -1.81 -0.63 BBRI IJ 6250 0.81 1.44 BUMI IJ 3525 -0.70 -0.61 BNII IJ 620 3.33 1.31 DSSA IJ 20450 -3.08 -0.59 INDF IJ 5650 1.80 1.04 MEGA IJ 3500 -3.45 -0.46 EXCL IJ 6500 1.56 1.00 UNTR IJ 22450 -0.44 -0.44 ADRO IJ 2275 1.11 0.94 AMRT IJ 3000 -3.23 -0.40 ADMF IJ 13700 5.38 0.83 HRUM IJ 9150 -1.08 -0.32

(6)

____________________________________________________________________________________________________________________________________________ Disclaimer : Laporan ini dibuat oleh Departemen Riset PT. Valbury Asia Securities hanya sebagai informasi dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau

menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian Kami tidak menjamin dan tidak bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini

Pag es | 6

Emiten Info

DIVIDEND

STOCK DPS (IDR) STATUS CUM DATE EX DATE RECORDING PAYMENT

AKSI 1.00 Cash Dividend 16-May-11 18-May-11 20-May-11 06-Jun-11

MKPI 125.00 Cash Dividend 19-May-11 20-May-11 24-May-11 08-Jun-11

AALI 640.00 Cash Dividend 22-May-11 23-May-11 25-May-11 9-Jun-11

TOTL 14.67 Cash Dividend 22-May-11 23-May-11 25-May-11 8-Jun-11

BBLD 35.00 Cash Dividend 22-May-11 23-May-11 25-May-11 9-Jun-11

TGKA 51.00 Cash Dividend 24-May-11 25-May-11 27-May-11 13-Jun-11

CORPORATE ACTIONS

STOCK ACTION RATIO EXC. PRICE

(IDR) CUM DATE EX DATE TRADING PERIOD

AGRO Tender offer -- 182 -- -- 05 May – 24 May 2011

BRAU Tender offer -- 540 -- -- 11 May – 03 Jun 2011

INDS Rights Issue 1:5 1520 09-May-11 10-May-11 16 May - 23 May 2011

UNTR Rights Issue 33:4 15050 09-May-11 10-May-11 16 May - 30 May 2011

DOID Rights Issue 500:79-112 850-1200 20-Jun-11 21-Jun-11 27 Jun – 04 Jul 2011

DYNA Tender offer -- 4500 -- -- 25 May - 27 Jun 2011

UPCOMING IPO’S

COMPANY BUSINESS IPO PRICE (IDR) SHARES ISSUED

(Mn) OFFERING DATE LISTING UNDERWRITER

PT. Metropolitan

Land Property 240-300 2,273.8 TBA TBA • PT Danareksa Sekuritas • DBS Vickers Securities PT. Buana Listya

Tama Shipping 155 7260 12-16 May2011 23 May 2011 • PT Danatama Makmur • JP Morgan Securities PT. Jaya Agra Wattie Agriculture 480-670 1,132.4 20-24 May 2011 30 May 2011 • PT. Mandiri Sekuritas

• PT. OSK Nusadana

GENERAL MEETING

EMITEN AGM/EGM DATE AGENDA

JPFA RUPST 16-May-11

MBAI RUPST 16-May-11

KKGI RUPST 18-May-11

BBNI RUPST 18-May-11

BBKP RUPST/LB 18-May-11

EPMT RUPST 18-May-11

PYFA RUPST 18-May-11

PTSP RUPST 18-May-11

MFIN RUPST/LB 19-May-11

ABBA RUPST 19-May-11

CPRO RUPST 19-May-11

TLKM RUPST 19-May-11

UNVR RUPST 19-May-11

RESULTS HIGHLIGHT FY 2010 (in IDR Bn)

** in USD Mn

REVENUE CHANGE NET INCOME CHANGE EPS (IDR)

STOCK

Q1 2010 Q1 2011 % Q1 2010 Q1 2011 % Q1 2010 Q1 2011

HDFA 130.09 190.60 +0.47 11.11 12.55 +12.97% 7.21 8.15

c

(7)

____________________________________________________________________________________________________________________________________________ Disclaimer : Laporan ini dibuat oleh Departemen Riset PT. Valbury Asia Securities hanya sebagai informasi dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau

menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian Kami tidak menjamin dan tidak bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini

Pag es | 7

Technical Analysis

TLKM

TRADING BUY

S1

7650

R1

7750 TREND GRAFIK Major

DOWN

Minor

UP

S2

7450

R2

7850

Closing

Price 7700

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi negatif • Stochastics fast line & slow golden cross

pattern

• Candle chart menunjukan sinyal positif • Rsi sinyal uptrend dalam area neutral

Harga berada dalam area upper band Prediksi • Trading range Rp7650 – Rp7850 • Entry Rp7700, take Profit Rp7850

INDIKATOR Posisi Sinyal

MACD +83.0 Negatif

RSI 59.0 Positif

Stochastics 58.3 Positif

Bollinger Band (Mid) 7602 Positif

MA5 7620 Positif 6,600 7,200 7,800 8,400 9,000 9,600

September October November December 2011 February March April May

TLKM - Daily 13/05/2011 Open 7700, Hi 7700, Lo 7600, Close 7700 (0.0%) Vol 7,349,000 MA(Close,5) = 7,620.00, Mid MA(Close,20) = 7,602.50, BBTop(Close,20,2) = 7,877.23, BBBot(Close,20,2) = 7,327.77, MA1(Close,7)

7,602.5 7,592.86 7,327.77 7,620 7,700 7,877.23 -242% 228% 100% -100% TLKM - MACD(13,26) = 83.20, Signal(13,26,9) = 87.32 83.1958 87.3202 0.0 100.0 30.0 70.0 TLKM - %K(16,4) = 58.33, %D(16,4,4) = 55.96 55.9601 58.3333 0.0 100.0 30.0 70.0

September October November December 2011 February March April May

TLKM - RSI(14) = 59.07

59.0675

Created with AmiBroker - adv anced charting and technical analy sis sof tware. http://www.amibroker.com

BUMI

TRADING BUY

TRADING BUY

S1

3500

R1

3550 TREND GRAFIK Major

UP

Minor

UP

S2

3425

R2

3625

Closing

Price 3525

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi

negatif

• Candle chart menunjukan sinyal positif • Rsi sinyal uptrend dalam area neutral

Harga berada dalam area upper band Prediksi • Trading range Rp3500 – Rp3625 • Entry Rp3525, take profit Rp3600

INDIKATOR Posisi Sinyal

MACD 85.1 Positif

RSI 59.0 Positif

Stochastics 80.0 Negaitif

Bollinger Band (Mid) 3451 Positif

MA5 3575 Negatif 2,000 2,400 2,800 3,200 3,600

September October November December 2011 February March April May

BUMI - Daily 13/05/2011 Open 3525, Hi 3550, Lo 3500, Close 3525 (-0.7%) Vol 60,397,500 MA(Close,5) = 3,570.00, Mid MA(Close,20) = 3,451.25, BBTop(Close,20,2) = 3,682.81, BBBot(Close,20,2) = 3,219.69, MA1(Close,7)

3,525 3,451.25 3,219.69 3,570 3,582.14 3,682.81 -83% 196% 100% BUMI - MACD(13,26) = 85.19, Signal(13,26,9) = 84.63

84.6258 85.194 0.0 100.0 30.0 70.0 BUMI - %K(16,4) = 80.00, %D(16,4,4) = 83.42 80 83.4211 0.0 100.0 30.0 70.0

September October November December 2011 February March April May

BUMI - RSI(14) = 59.09

59.0882

Created with AmiBroker - adv anced charting and technical analy sis sof tware. http://www.amibroker.com

c

(8)

____________________________________________________________________________________________________________________________________________ Disclaimer : Laporan ini dibuat oleh Departemen Riset PT. Valbury Asia Securities hanya sebagai informasi dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau

menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian Kami tidak menjamin dan tidak bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini

Pag

es

|

8

INDF

TRADING BUY

S1

5550

R1

5750 TREND GRAFIK Major UP Minor

UP

S2

5200

R2

6000

Closing

Price 5650

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi negatif • Stochastics fast line & slow indikasi negatif • Candle chart menunjukan sinyal positif • Rsi sinyal uptrend dalam area neutral • Harga berada dalam area upper band

Prediksi • Trading range Rp5600 – Rp5750 • Entry Rp5650, take Profit Rp5750

INDIKATOR Posisi Sinyal

MACD +81.9 Negatif

RSI 59.6 Positif

Stochastics 63.4 Negatif

Bollinger Band (Mid) 5570 Positif

Ma5 5610 Positif 4,200 4,400 4,600 4,800 5,000 5,200 5,400 5,600 5,800

September October November December 2011 February March April May

INDF - Daily 13/05/2011 Open 5500, Hi 5700, Lo 5500, Close 5650 (1.8%) Vol 8,660,500 MA(Close,5)= 5,610.00, Mid MA(Close,20) = 5,570.00, BBTop(Close,20,2) = 5,738.52, BBBot(Close,20,2)= 5,401.48, MA1(Close,7) 5,610 5,570 5,401.48 5,621.43 5,650 5,738.52 -116% 288% 100% -100% INDF - MACD(13,26) = 81.99, Signal(13,26,9) = 94.87

81.9883 94.8737 0.0 100.0 30.0 70.0 INDF - %K(16,4) = 63.49, %D(16,4,4) = 68.55 63.4921 68.5516 0.0 100.0 30.0 70.0

September October November December 2011 February March April May

INDF - RSI(14) = 59.64

59.6422

Created with AmiBroker - adv anced charting and technical analy sis sof tware. http://www.amibroker.com

LSIP

TRADING BUY

S1

2400

R1

2450 TREND GRAFIK Major

UP

Minor

UP

S2

2375

R2

2475

Closing

Price 2425

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi negatif • Fast line & slow line indikasi positif • Candle chart indikasikan sinyal positif • RSI indikasi uptrend dalam area neutral • Harga berada dalam area upper band

Prediksi • Trading range Rp2400 – Rp2475 • Entry Rp2425, take Profit Rp2475

INDIKATOR Posisi Sinyal

MACD +18.0 Negatif

RSI 52.5 Positif

Stochastics 39.2 Positif

Bollinger Band (Mid) 2425 Positif

Ma5 2415 Positif 1,900 2,000 2,100 2,200 2,300 2,400 2,500 2,600

September October November December 2011 February March April May

LSIP - Daily 13/05/2011 Open 2400, Hi 2425, Lo 2400, Close 2425 (1.0%) Vol 8,071,500 MA(Close,5) = 2,415.00, Mid MA(Close,20) = 2,425.00, BBTop(Close,20,2) = 2,502.46, BBBot(Close,20,2) = 2,347.54, MA1(Close,7) 2,425 2,415 2,347.54 2,425 2,425 2,502.46 -58% 120% 100% LSIP - MACD(13,26) = 18.78, Signal(13,26,9) = 25.43

18.7774 25.4253 0.0 100.0 30.0 70.0 LSIP - %K(16,4) = 39.29, %D(16,4,4) = 39.29 39.2857 39.2857 0.0 100.0 30.0 70.0

September October November December 2011 February March April May

LSIP - RSI(14) = 52.50

52.5019

(9)

____________________________________________________________________________________________________________________________________________ Disclaimer : Laporan ini dibuat oleh Departemen Riset PT. Valbury Asia Securities hanya sebagai informasi dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau

menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian Kami tidak menjamin dan tidak bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini

Pag

es

|

9

BBRI

TRADING BUY

S1

6150

R1

6300 TREND GRAFIK Major

DOWN

Minor

UP

S2

5950

R2

6550

Closing

Price 6250

Ulasan

• MACD line & signal line indikasi negatif • Fast line & slow line golden cross pattern • Candle chart mengindikasikan trend positif • RSI sinyal uptrend dalam area neutral • Harga saham berada di area upper band

Prediksi • Trading range Rp6200 – Rp6400 • Entry Rp6250, take Profit Rp6400

INDIKATOR Posisi Sinyal

MACD +91.9 Negatif

RSI 53.4 Positif

Stochastics 34.6 Positif

Bollinger Band (Mid) 6355 Negatif

Ma5 6200 Positif 5,600 6,000 6,400 6,800 7,200

September October November December 2011 February March April May

BMRI - Daily 13/05/2011 Open 7100, Hi 7150, Lo 7100, Close 7150 (1.4%) Vol 20,781,500 MA(Close,5) = 7,060.00, Mid MA(Close,20) = 7,055.00, BBTop(Close,20,2) = 7,405.57, BBBot(Close,20,2) = 6,704.43, MA1(Close,7) 7,060 7,055 6,704.43 7,071.43 7,150 7,405.57 -256% 243% 100% -100% BMRI - MACD(13,26) = 114.88, Signal(13,26,9) = 143.19

114.882 143.194 0.0 100.0 30.0 70.0 BMRI - %K(16,4) = 62.78, %D(16,4,4) = 60.23 60.2273 62.7841 0.0 100.0 30.0 70.0

September October November December 2011 February March April May

BMRI - RSI(14) = 57.01

57.0133

Created with AmiBroker - adv anced charting and technical analy sis sof tware. http://www.amibroker.com

BBCA

TRADING BUY

S1

7200

R1

7400 TREND GRAFIK Major

DOWN

Minor

UP

S2

6850

R2

7650

Closing

Price 7300

Ulasan

• MACD line & signal line indikasi negatif • Fast line & slow line golden cross pattern • Candle chart mengindikasikan trend positif • RSI sinyal uptrend dalam area neutral • Harga saham berada di area lower band

Prediksi • Trading range Rp7250 – Rp7500 • Entry Rp7300, take profit Rp7450

INDIKATOR Posisi Sinyal

MACD +56.3 Negatif

RSI 52.3 Positif

Stochastics 36.5 Positif

Bollinger Band (Mid) 7375 Positif

Ma5 7270 Positif 5,200 5,600 6,000 6,400 6,800 7,200 7,600

September October November December 2011 February March April May

BBCA - Daily 13/05/2011 Open 7300, Hi 7350, Lo 7150, Close 7300 (1.4%) Vol 11,298,000 MA(Close,5) = 7,270.00, Mid MA(Close,20) = 7,375.00, BBTop(Close,20,2) = 7,622.99, BBBot(Close,20,2) = 7,127.01, MA1(Close,7) 7,270 7,257.14 7,127.01 7,300 7,375 7,622.99 -241% 230% 100% -100% BBCA - MACD(13,26) = 56.32, Signal(13,26,9) = 92.88

56.3179 92.8817 0.0 100.0 30.0 70.0 BBCA - %K(16,4) = 36.54, %D(16,4,4) = 34.03 34.0316 36.5385 0.0 100.0 30.0 70.0

September October November December 2011 February March April May

BBCA - RSI(14) = 52.34

52.3372

(10)

____________________________________________________________________________________________________________________________________________ Disclaimer : Laporan ini dibuat oleh Departemen Riset PT. Valbury Asia Securities hanya sebagai informasi dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau

menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian Kami tidak menjamin dan tidak bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini

Page

s |

10

Trading View

Price Support Resistance Indicators 1 Month

Ticker Rec

13/05/11 Entry Exit S2 S1 R1 R2 MACD Stoc * Boll ** High Low

AGRICULTURE

AALI Trading Buy 23650 23650 23950 23050 23500 23800 24250 Positif Positif Positif 24200 22350 LSIP Trading Buy 2425 2425 2475 2375 2400 2450 2475 Negatif Positif Positif 2525 2250 SGRO Trading Buy 3400 3400 3475 3250 3375 3450 3550 Negatif Positif Positif 3600 3075 MINING

BUMI Trading Buy 3525 3525 3600 3425 3500 3550 3625 Positif Negatif Positif 3650 3150 PTBA Trading Sell 21400 21400 21100 21000 21300 21500 21800 Negatif Positif Negatif 22800 20950 ADRO Trading Buy 2275 2275 2350 2150 2250 2300 2350 Negatif Positif Positif 2375 2175 MEDC Trading Buy 2750 2750 2825 2625 2725 2775 2825 Positif Positif Positif 2925 2675 INCO Buy on Weakness 4825 4775 4900 4675 4775 4850 4975 Negatif Negatif Negatif 5100 4675 ANTM Buy on Weakness 2200 2150 2250 2150 2200 2225 2250 Negatif Positif Positif 2425 2175 TINS Trading Buy 2700 2700 2750 2650 2700 2725 2750 Negatif Positif Positif 2925 2625 BASIC INDUSTRY AND CHEMICALS

SMGR Trading Buy 9350 9350 9500 9050 9250 9400 9650 Negatif Negatif Negatif 9800 9050 INTP Trading Sell 16650 16650 16450 15900 16500 16950 17700 Negatif Negatif Negatif 17900 15800 SMCB Buy on Weakness 2100 2050 2125 2000 2075 2125 2200 Negatif Negatif Negatif 2300 1960 MISCELLANEOUS INDUSTRY

ASII Trading Sell 58500 58500 57950 56000 57950 59300 61400 Positif Positif Negatif 59250 53600 GJTL Trading Sell 2875 2875 2775 2500 2775 2950 3175 Positif Positif Negatif 2975 2175 CONSUMER GOODS INDUSTRY

INDF Trading Buy 5650 5650 5750 5200 5550 5750 6000 Negatif Negatif Positif 5750 5200 GGRM Trading Sell 43750 43750 43000 36600 41750 44850 49000 Positif Positif Negatif 43100 40000 UNVR Trading Sell 14900 14900 14650 14550 14800 15000 15350 Negatif Negatif Positif 15650 14850 KLBF Trading Buy 3425 3425 3500 3275 3375 3450 3575 Negatif Positif Negatif 3725 3175 PROPERTY, REAL ESTATE AND BUILDING CONSTRUCTION

BSDE Trading Sell 930 930 930 910 920 930 950 Negatif Negatif Positif 960 810 ELTY Trading Buy 169 169 174 142 162 174 190 Positif Positif Positif 162 135 WIKA Trading Sell 690 690 670 650 680 700 730 Negatif Negatif Positif 710 660 ADHI Trading Sell 800 800 800 780 780 810 820 Negatif Negatif Negatif 900 780 INFRASTRUCTURE, UTILITIES & TRANSPORTATION

PGAS Trading Sell 4050 4050 3975 3900 4000 4100 4200 Negatif Negatif Negatif 4250 3775 JSMR Trading Sell 3425 3425 3350 3350 3400 3450 3550 Positif Positif Positif 3525 3250 ISAT Buy on Weakness 5250 5150 5300 5150 5250 5300 5350 Negatif Negatif Positif 5500 5150 TLKM Trading Buy 7700 7700 7850 7450 7650 7750 7850 Negatif Positif Positif 7850 6950 BLTA Trading Sell 420 420 400 400 420 430 440 Positif Negatif Positif 435 355 FINANCE

BMRI Trading Buy 7150 7150 7250 7050 7100 7150 7250 Negatif Positif Positif 7350 6500 BBRI Trading Buy 6250 6250 6400 5950 6150 6300 6550 Negatif Positif Negatif 6650 5500 BBNI Trading Buy 3925 3925 3950 3800 3900 3950 4000 Negatif Positif Negatif 4175 3850 BBCA Trading Buy 7300 7300 7450 6850 7200 7400 7650 Negatif Positif Positif 7700 6800 BDMN Trading Buy 6100 6100 6250 5900 6050 6150 6300 Negatif Positif Negatif 6600 5950 TRADE, SERVICES & INVESTMENT

UNTR Buy on Weakness 22450 22250 33550 21700 22250 22650 23300 Positif Negatif Positif 23603 19132 MPPA Trading Buy 1380 1380 1410 1250 1350 1410 1490 Negatif Positif Positif 1460 1340

Support dan resistance hanya untuk jangka pendek dengan menggunakan ; Pivot Point, dan/atau

Standard deviation (tingkat resiko)

Keterangan; *) Stochastics **) Bollinger band

c

(11)

____________________________________________________________________________________________________________________________________________ Disclaimer : Laporan ini dibuat oleh Departemen Riset PT. Valbury Asia Securities hanya sebagai informasi dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau

menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian Kami tidak menjamin dan tidak bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini

Page

s |

11

RESEARCH TEAM

VP Research & Analysis Nico Omer Jonckheere

Head of Research Alfiansyah [email protected] Research Analyst Reny Susanti [email protected] Michael Handisurya [email protected]

Budi Rustanto [email protected]

Winny Rahardja [email protected]

Research Support Selly Handayani [email protected]

PT. VALBURY ASIA SECURITIES (Member of Indonesia Stock Exchange) Menara Karya bldg 10th Floor. Jl. HR. Rasuna Said Blok X-5, Kav. 1-2, Jakarta 12950 Telp : +6221- 255 33 600 (H), Fax : +6221- 255 33 662, E-mail : [email protected]

www.vas.co.id BRANCH OFFICES

JAWA

JAKARTA , Wisma Valbury Asia, Jl. Pluit Putra Raya No. 2, Jakarta 14450, (021) 669-2119

JAKARTA , Jl. Kencana Utama II Blok M8 No. 32 C, Puri Indah, Jakarta Barat. (021) 5835 6938 JAKARTA , Komplek Rukan Kelapa Gading Square, Blok D No. 028, Kelapa Gading, (021) 4586-7377,

JAKARTA , Gedung Niaga Mediterania (GNM), Blok M8L Pantai Indah Kapuk ,(021) 5596-4533 SURABAYA, Menara Mandiri, Lantai 7, Jl. Basuki Rakhmat No. 8A - 12A, (031) 295-5788

MALANG, Jl. Pahlawan Trip No. 7, (0341) 585-888 BANDUNG, Jl. Diponegoro No. 40, Bandung, (022) 872-55800 JEMBER, Gedung Telkom, Jl. Gajahmada No. 182 - 184 Lt. 6, (0331) 410-551

SEMARANG, Candi Plaza Building, Lantai Dasar, Jl. Sultan Agung No. 90-90A(024) 850-1122

YOGYAKARTA, Jl. Magelang KM 5.5 No. 75, (0274) 623-111 SOLO, Jl.Slamet Riyadi No.88, Solo, (0271) 632-888

BALI

DENPASAR, Komplek Teuku Umar Indah Blok 7, Jl. Teuku Umar No. 2-4, Denpasar – Bali 80114 (0361) 225-229

SUMATERA

MEDAN, Gedung Uniplaza Lt. 3, East Tower, Jl. M. T. Haryono No. A1, (061) 455-4635

PADANG, Jl. M. H. Thamrin No. 1 Petak 5 (0751) 841-888

PALEMBANG, Komplek Taman Mandiri Blok B1 No. 10-11 (0711) 359-319 PEKANBARU, Gedung Surya Dumai, Lantai 3, Jl. Jend. Sudirman No. 395, (0761) 344-93

KALIMANTAN

PONTIANAK, Jl. Tanjungpura No. 261, Pontianak (0561) 733-299, (0561) 735-468 BANJARMASIN, Jl. Jend. Ahmad Yani, No. 218D, KM 3.5, (0511) 326-5918

GALERI VAS

• JAKARTA : Universitas Mercu Buana • BANDUNG : Universitas Sangga Buana (USB) YPKP • YOGYAKARTA : Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) • YOGYAKARTA : Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) • BANJARMASIN : Universitas Lambung Mangkurat (UNLAM)

• SAMARINDA : Universitas Mulawarman • PALEMBANG : STIE Musi • PEKANBARU : Poltek Caltex • PADANG : Universitas Negeri Padang

• MENADO : Universitas Klabat

PRODUK REKSA DANA

PASAR UANG CAMPURAN PENDAPATAN TETAP SAHAM

Gambar

ABBA RUPST  19-May-11
GRAFIK  Major   UP  Minor  UP
GRAFIK  Major   DOWN Minor  UP

Referensi

Dokumen terkait

Valbury Asia Securities hanya sebagai informasi dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau. menjual suatu

Valbury Asia Securities hanya sebagai informasi dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau. menjual suatu

Valbury Asia Securities hanya sebagai informasi dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau. menjual suatu

Valbury Asia Securities hanya sebagai informasi dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau.. menjual suatu

Valbury Asia Securities hanya sebagai informasi dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau.. menjual suatu

Valbury Asia Securities hanya sebagai informasi dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau. menjual suatu

Valbury Asia Securities hanya sebagai informasi dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau. menjual suatu

Valbury Asia Securities hanya sebagai informasi dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau. menjual suatu