JAKARTA COMPOSITE INDEX CHART. Major trend Down

10 

Teks penuh

(1)

Pag

es | 1

of 10

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not

guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research

1 fff

Daily Report

valbury

21 August 2013 PT Valbury Asia Securities

HEADLINES

JAKARTA COMPOSITE INDEX CHART

Secara teknikal indeks dalam pekan ini berpotensi begerak negatif, tercermin dari lagging dan leading indikator. Dari MA5 konfirmasi negatif bagi IHSG serta indikasi negatif juga tercermin dari indikator MACD maupun Stochastic. Perkiraan kisaran gerak IHSG dalam pekan ini berada di level 4520-4819

JAKARTA INDICES STATISTICS

CLOSE

CHANGE

VOLUME (Mn)

VALUE (Bn)

IHSG

4174.983 -138.535

7576

9096.90

LQ-45

687.171 -20.914

3741 7014.02

MARKET REVIEW

MARKET

VIEW

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika hingga menyentuh level Rp 10.730 per dolar AS, masih menjadi tekanan bagi pergerakan bursa saham domestik. Sementara dari eksternal, juga masih belum terdapat faktor yang dapat mendorong aksi beli di pasar saham. Melemahnya bursa saham Amerika pada perdagangan sebelumnya yang disebabkan kenaikan imbal hasil surat utang, menjadi sentimen negatif bagi pergerakan pasar saham global, regional, dan domestik. Di samping itu, pasar juga terus mencermati perkembangan rencana pengurangan stimulus AS yang berpengaruh terhadap bursa emerging market, salah satunya Indonesia. IHSG ditutup melemah sebesar 138,535 poin (3,212%) ke level 4.174,983 dari posisi sebelumnya pada level 4.313,518. Kenaikan yield surat utang AS seiring sikap investor yang menunggu sinyal rencana pengurangan stimulus, juga menjadi faktor penyebab pelemahan pasar saham Asia, dimana indeks Hangseng ditutup turun sebesar 493,41 poin (2,2%) ke level 21.970,29 dari posisi sebelumnya pada level 22.463,7 dan indeks Nikkei 225 ditutup turun sebesar 361,75 poin (2,63%) ke level 13.396,38 dari posisi sebelumnya pada level 13.758,13. Adapun sentimen lainnya dari Jepang adalah angka impor negara tersebut pada bulan Juli yang meningkat ke level tertinggi sejak tahun 2010 sehingga meningkatkan defisit perdagangan bulanan, di saat sektor ekspor juga mulai meningkat. Kementerian Keuangan Jepang melaporkan impor naik 19,6% dari tahun sebelumnya sehingga defisit perdagangan Jepang saat ini mencapai 1,024 triliun yen. Sementara ekspor meningkat 12,2%. PM Jepang, Shinzo Abe, berencana menaikkan pajak penjualan dari 5% menjadi 8% di tahun depan. Langkah tersebut memiliki risiko menghambat proses pemulihan, yang didorong oleh menguatnya ekspor, di saat Jepang mulai menunjukkan sinyal keluar dari deflasi selama lebih dari 11 dekade. Sementara itu, pelemahan mayoritas pasar saham global dan perhatian pasar akan kepastian stimulus The Fed, juga menjadi faktor yang mempengaruh pergerakan pasar saham Eropa yang mayortias tentatif bergerak melemah. Analis memperkirakan The Fed akan mulai mengurangi kebijakan pembelian obligasi sebesar USD 85 miliar per bulan pada rapat tanggal 17-18 September. Di samping itu, The Fed juga akan menggelar pertemuan di Jackson Hole Wyoming dari 22-24 Agustus untuk mendiskusikan perekonomian global serta kebijakan moneter.

Berlanjutnya tekanan jual di bursa saham Asia kemarin berimbas ke bursa Eropa. Bahkan bursa Asia selain Indonesia, Thailand dan India mengalami koreksi lebih dalam dibanding perdagangan sebelumnya. Secara umum bursa global masih menantikan tanda-tanda tentang program stimulus AS dari minutes meeting The Fed pada 22 Agustus dan diperkirakan cenderung bergerak fluktuatif mengantisipasinya. Depresiasi sejumlah mata uang Asia seperti Rupee, Baht, Rupiah serta melemahnya parameter ekonomi lain di negara penggerak ekonomi Asia diperkirakan masih akan membebani bursa Asia. Sementara pemulihan ekonomi AS belum menunjukkan tanda signifikan. Oleh karena itu koreksi lanjutan masih terbuka, meski tekanan itu bisa berkurang. Demikian pula dengan tekanan jual di bursa saham Indonesia diharapkan mulai berkurang menyusul indikasi adanya intervensi ke pasar, terutama pada saham-saham BUMN, pada akhir perdagangan kemarin setelah IHSG sempat melemah hingga 5,8% ke 4062,3 dan menutup gap 4104, yang dalam perspektif teknikal telah oversold. Nilai tukar rupiah juga makin terdepresiasi hingga menembus Rp 10.700/USD. Berlanjutnya tekanan di pasar saham dan pasar keuangan Indonesia itu karena investor khawatir akan prospek ekonomi Indonesia, sementara pemerintah belum memberikan atau menyampaikan strategi yang dinilai mampu menenangkan pasar. Meredanya tekanan di bursa saham tidak serta merta menghilangkan sentimen negatif yang sifatnya mendasar, baik di internal mau pun eksternal. Lingkaran pengaruh multilateral akan memberikan dampak global, meski pun dalam situasi seperti saat ini investor akan lebih memperhatikan sentimen domestik yang memberikan dampak langsung. Apalagi penguatan di bursa Indonesia kemarin tampaknya lebih karena adanya intervensi, sehingga boleh jadi bersifat semu. Oleh karena itu tetap perlu diwaspadai. Investor membutuhkan penjelasan dan campur tangan pemerintah dalam kondisi seperti saat ini. Meski pun Pemerintah kembali meyakinkan bahwa laju inflasi bulan Agustus akan turun dan kembali normal pada September, tetapi depresiasi nilai tukar rupiah menjadi concern tersendiri. Investor menantikan kebijakan moneter yang akan diambil pemerintah. Peluang rebound di bursa saham Indonesia hari ini didukung oleh faktor teknis yang diperkirakan bersifat temporer, dimana saham-saham berkapitalisasi besar telah atau hampir oversold, seperti TLKM, ASII, BBCA, BBRI, SMGR.

• TLKM akan stock split 1:5 pada 29 Agustus 2013 • TLKM serap 56% belanja modal

• TLKM peroleh tambahan utang valas

• MNCN akan bagikan dividen final Rp55 per saham

• IATA konversi utang ke saham Rp18,4 miliar

• Bisnis pembiayaan MPMX tumbuh 81%

• SRTG beli 139.000 saham MPMX di harga Rp1290/saham • SQMI masih catatkan rugi bersih di semester I/2013 • ETWA bidik kenaikan pendapatan 50%

• SSIA jual lahan industri Rp 572 miliar

• Grup Indomobil dikabarkan akan raih pinjaman USD 126 juta

• BAEK buka tiga cabang baru

• BJTM tingkatkan status 13 kantor kas

• BBTN bidik kredit konsumsi tumbuh 28%

• Penurunan laba BCIC dipicu oleh 3 faktor

• BCIC salurkan kredit Rp 100 miliar

Support level Resistance level Major trend Minor trend 4072/3968/3874 4269/4363/4466 Down Down

(2)

Pag

es | 2

of 10

Daily News

PT Valbury Asia Securities 21 Agustus 2013

Telekomunikasi Indonesia (TLKM) akan merealisasikan rencana

pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:5

pada 29 Agustus 2013. Sehubungan dengan pencatatan saham di

New York Stock Exchange (NYSE), perseroan melakukan penyesuaian jadwal stock split dengan bursa AS dan perdagangan saham dengan nilai nominal baru di pasar tunai NYSE mulai dilakukan 2 September 2013.

Di tengah depresiasi nilai tukar rupiah, Telekomunikasi Indonesia (TLKM), mendapatkan tambahan utang valas senilai US$35 juta atau setara dengan Rp375 miliar. Perseroan tengah memproses pinjaman tersebut dari lembaga perbankan ekspor impor asal Jepang, yakni Japan Bank for International Cooperation (JBIC) yang diharapkan selesai awal bulan depan. Pinjaman tersebut memiliki skema pinjaman langsung dengan tingkat bunga di kisaran 2,5%-3,5%. Utang tersebut akan digunakan untuk kebutuhan ekspansi anak usaha perseroan, yakni PT Telekomunikasi Indonesia Internasional.

Telekomunikasi Indonesia (TLKM) telah menyerap belanja modal

hingga semester I/2013 sebesar Rp11,2 triliun atau 56% dari anggaran yang disiapkan hingga akhir tahun senilai Rp20 triliun. Sebanyak 60% dari yang sudah diserap, digunakan untuk kebutuhan ekspansi Telkomsel dan sisanya sebesar 40% untuk Telkom dan anak usaha yang lain.

Indonesia Air Transport (IATA) melaksanakan konversi utang ke

saham (debt to swap) senilai Rp18,4 miliar kepada Marco Prince Corp. Utang perseron tersebut dikonversikan ke dalam bentuk saham sebanyak 368,6 juta lembar saham. Dengan adanya aksi korporasi itu, utang perseroan berkurang senilai nominal tersebut dan modal yang disetor saat ini mencapai Rp344 miliar. Sebelumnya, perseroan menargetkan restrukturisasi keuangan menjadi lebih sehat dengan menjual beberapa pesawat senilai US$35 juta yang diharapkan dapat menekan jumlah utang. Di samping itu, perseroan mengharapkan mendapat pemasukan senilai Rp342 miliar dari perpanjangan dua kontrak sewa pesawat yang fokus di wilayah Kalimatan Timur.

Renuka Coalindo (SQMI) selama semester I 2013 mencatat

pendapatan sebesar USD 7,18 juta atau meningkat dibandingkan sebelumnya sebesar USD 3,71 juta. Namun perseroan mencatat beban pokok penjualan lebih tinggi dari pendapatan, sehingga perseroan masih harus mencatat rugi di semester I 2013.

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan peringkat "idA+" untuk PT Wijaya Karya Beton (Wika Beton), anak usaha

Wijaya Karya (WIKA). Pefindo juga menetapkan peringkat yang

sama untuk Medium Term Notes (MTN) I 2013 yang akan diterbitkan senilai maksimum Rp 400 miliar yang akan digunakan untuk ekspansi usaha, pembayaran hutang dan akuisisi bisnis. Prospek dari peringkat adalah Stabil.

Eterindo Wahanatama (ETWA) menargetkan kenaikan pendapatan

sebesar 50% menjadi Rp 1,5 triliun hingga akhir tahun. Perseroan optimistis merealisasikan pertumbuhan pendapatan sebesar 50%, setelah diterapkannya penggunaan biodiesel 10% pada semester II-2013. Tahun ini, total volume penjualan diprediksi mencapai 102 ribu ton dan produksi sebanyak 90 ribu ton biodiesel.

Saratoga Investama Sedaya (SRTG) melakukan penambahan

kepemilikan saham di Mitra Phinastika Mustika (MPMX) dengan membeli 139.000 saham MPMX pada 16 Agustus 2013 pada harga Rp 1.290 per saham.

Mitra Pinasthika Mustika (MPMX) melalui anak usahanya, Sasana

Artha Finance, menyalurkan pembiayaan sepeda motor sebesar Rp 616 miliar selama Januari-Juli 2013 atau tumbuh 81% dibandingkan periode sama 2012 senilai Rp 341 miliar. Hingga Juli 2013, penjualan motor Honda Mitra Pinasthika Mulai meningkat sekitar 27% menjadi 538.373 unit.

Media Nusantara Citra (MNCN) mengumumkan akan membagikan

dividen final Rp55 per saham pada 25 September 2013. Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi akan berlangsung pada 6 September 2013, sedangkan ex dividen berlangsung pada 9 September 2013.

Surya Semesta Internusa (SSIA) menjual lahan industri seluas 61,7

ha senilai total Rp 572,9 miliar hingga Juni 2013, naik 14% dibandingkan semester I-2012 yang tercatat Rp 558,4 miliar. Penjualan tersebut menjadi kontributor terbesar terhadap laba bersih perseroan selama semester I-2013. SSIA menjual lahan industry dengan harga rata-rata USD 94,6 juta per meter persegi. Hingga semester I-2013, komitmen penjualan yang belum dibukukan sebagai pendapatan usaha tercatat 69 ha dengan harga rata-rata penjualan sebesar USD 118,5 per m2. Pada semester I-2013, perseroan

membukukan pendapatan usaha sebesar Rp 2,35 triliun, naik 33% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp 1,77 triliun. SSIA mencatat kenaikan laba bersih sebesar 2,7% menjadi Rp 382 miliar pada semester I-2013.

Indomobil Finance Indonesia (IMFI), anak usaha Indomobil Sukses

Internasional (IMAS), dikabarkan akan memperoleh pinjaman

sebesar USD 126 juta dari sindikasi 14 bank. IMFI akan menggunakan pinjaman untuk membiayai ekspansi pembiayaan perseroan. Tahun ini, perseroan menargetkan pembiayaan sebesar Rp 3,5 triliun.

Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (BJTM) meningkatkan

status 13 kantor kas menjadi kantor cabang pembantu guna memacu penyaluran kredit. Dari 13 cabang pembantu tersebut, diproyeksikan dapat menyalurkan kredit hingga Rp279,68 miliar dan menghimpun dana pihak ketiga Rp350,26 miliar. Dari kedua aktivitas itu diharapkan menghasilkan laba Rp8,78 miliar.

Bank Mutiara (BCIC) membukukan laba bersih sebesar Rp 58,74

miliar selama semester I-2013 atau lebih rendah 32,76% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp 87,36 miliar. Penurunan tersebut dipicu oleh 3 faktor di antaranya biaya tenaga kerja dan biaya operasional meningkat. Faktor pertama, kenaikan biaya tenaga kerja terutama karena satu sistem grading baru untuk para pegawai. Faktor kedua, provisi atau biaya pencadangan yang meningkat sejak menggunakan PSAK 50/55 yang dimulai pada 2012. Kemudian factor ketiga, terdapat kerugian di surat-surat berharga sebesar Rp 5 miliar.

Bank Mutiara (BCIC) menyalurkan kredit kepada Andalan

Multifinance sebesar Rp 100 miliar untuk tenor satu tahun. Kredit tersebut merupakan yang kedua tahun ini setelah pada Februari 2013 yang lalu menyalurkan sebesar Rp 60 miliar ke perusahaan yang sama.

Bank Tabungan Negara (BBTN) menargetkan pertumbuhan kredit

konsumsi tahun ini di kisaran 28%. Penyaluran kredit konsumsi BBTN per Juni 2013 mencapai Rp 78 triliun yang terdiri atas Rp 61 triliun adalah KPR, dan sisanya non-KPR.

Bank Ekonomi (BAEK) menargetkan pertumbuhan bisnis di Jawa

Tengah dengan membuka tiga cabang baru di daerah Pati, Purwokerto, dan Semarang pasca Idul Fitri.

Pertumbuhan sektor industri logam dasar, besi dan baja naik signifikan pada semester I 2013 yaitu 12,74%, lebih tinggi dari pertumbuhan kumulatif industri pengolahan nonmigas yaitu 6,58%.

Pemerintah akan menggunakan beton pracetak (precast) buatan Indonesia untuk membangun Jembatan Selat Sunda (JSS) sepanjang 29 km. Pembangunan JSS akan memaksimalkan sumber daya nasional.

(3)

Pag

es | 3

of 10

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not

guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

Market

Data

PT Valbury Asia Securities 21 Agustus 2013

COMMODITIES

DUAL LISTING

DESCRIPTION PRICE (USD) CHANGE DESCRIPTION PRICE

(USD)

PRICE (IDR)

CHANGE (IDR)

CRUDE OIL (US$) / BARREL 105,05 -0,06 TLKM (US) 39 10.401 -1.375

NATURAL GAS (US$) / mmBtu 3,42 -0,02 ANTM (GR) 0,08 1.059 -172

GOLD (US$) / OUNCE 1369,38 -1,79 BLTA (SP) 0.03 190 N/A

NICKEL (US$) / MT 14760,00 -50,00

TIN (US$) / MT 21995,00 140,00

COAL (NEWC) (US$) / MT * 77,25 --

COAL (RB) (US$) / MT * 74,34 --

CPO (ROTH) (US$) / MT 780,00 -15,00

CPO (MYR) / MT 2389,50 25,50

Rubber (MYR/Kg) 791,00 0,00

Pulp (BHKP) (US$) / per ton 793,54 -0,11 * weekly

GLOBAL INDICES VALUATION

PRICE CHANGE PER (X) PBV (X) MARKET CAP

COUNTRY INDICES

21-Agust-13 % Day % YTD 2013E 2014F 2013E 2014F (USD Bn)

USA DOW JONES INDUS. 15002,99 -0,05 14,49 13,56 12,51 2,79 2,55 4.353,6

USA NASDAQ COMPOSITE 3613,59 0,68 19,67 18,33 15,78 2,84 2,58 5.852,6

ENGLAND FTSE 100 INDEX 6453,46 -0,19 9,42 12,55 11,36 1,76 1,64 1.330,2 CHINA SHANGHAI SE A SH 2169,07 -0,63 -8,71 9,12 8,00 1,24 1,11 2.381,1 CHINA SHENZHEN SE A SH 1042,45 -0,04 13,33 19,67 15,49 2,39 2,11 1.312,7 HONG KONG HANG SENG INDEX 21970,29 -2,20 -3,03 10,49 9,68 1,31 1,21 1.695,2

INDONESIA JAKARTA COMPOSITE 4174,98 -3,21 -3,28 13,78 11,65 2,59 2,26 356,0

JAPAN NIKKEI 225 13396,38 -2,63 28,87 16,90 15,05 1,44 1,35 2.690,1

MALAYSIA KLCI 1745,42 -1,85 3,34 16,20 14,78 2,18 2,02 299,5

SINGAPORE STRAITS TIMES INDEX 3128,75 -1,40 -1,21 14,42 13,18 1,33 1,26 398,7

FOREIGN EXCHANGE

DESCRIPTION RATE (IDR) CHANGE DESCRIPTION RATE (USD) CHANGE

USD/IDR 10.723,00 190,00 1000 IDR/ USD 0,09 -0,0017

EUR/IDR 14.308,84 270,60 EUR / USD 1,34 0,0000

JPY/IDR 110,25 2,18 JPY / USD 97,44 0,1695

SGD/IDR 8.382,02 119,00 SGD / USD 1,28 0,0011

AUD/IDR 9.690,56 5,95 AUD / USD 0,91 -0,0018

GBP/IDR 16.765,94 286,73 GBP / USD 1,57 -0,0008

CNY/IDR 1.750,76 30,52 GBP / USD 6,12 0,0021

MYR/IDR 3.267,72 11,10 MYR / USD 3,28 -0,0065

KRW/IDR 9,60 0,03 100 KRW / USD 11,17 -0,0345

CENTRAL BANK RATE

INTERBANK LENDING RATE

DESCRIPTION COUNTRY RATE (%) DESCRIPTION COUNTRY RATE (%)

FED Rate (%) US 0.25 JIBOR (IDR) Indonesia 5.98

BI Rate (%) Indonesia 6.50 LIBOR (GBP) England 0.49

ECB Rate (%) Euro 0.50 SIBOR (USD) Singapore 0.19

BOJ Rate (%) Japan 0.10 D TIBOR (YEN) Japan 0.15

BOE Rate (%) England 0.50 Z TIBOR (YEN) Japan 0.15

(4)

Pag

es | 4

of 10

21 Agustus 2013

INDONESIAN ECONOMIC INDICATORS

SBI

DESCRIPTION JUL’13 JUN’13 DESCRIPTION RATE (%)

Inflation YTD % 6.75 3.35 SBI (1M) 6.26

Inflation YOY % 8.61 5.90 SBI (9M) 6.02

Inflation MOM % 3.29 1.03

Foreign Reserve (US$) 92.671 98.0951

GDP (IDR Tn) 2,210,062 2,146,381

BUSINESS & ECONOMIC CALENDAR

DATE AGENDA EXPECTATION

21 Aug* US Existing Home Sales Naik menjadi 5.13 juta dari 5.08 juta 21 Aug* US Existing Home Sales MoM Naik menjadi 1.0% dari -1.2% 22 Aug* US Initial Jobless Claims Naik menjadi 330 ribu dari 320 ribu

22 Aug* US Continuing Claims --

22 Aug* US House Price Index MoM Turun menjadi 0.6% dari 0.7% 22 Aug* US Leading Index Naik menjadi 0.5% dari 0.0% 23 Aug* US New Home Sales Turun menjadi 490 ribu dari 497 ribu 23 Aug* US New Home Sales MoM Turun menjadi -1.4% dari 8.3% Ket: (*) US time (^) Tentative

LEADING MOVERS

LAGGING MOVERS

STOCK PRICE CHANGE (%) INDEX pt STOCK PRICE CHANGE (%) INDEX pt

BMRI IJ 7800 1.96 3.81 PGAS IJ 5100 -6.42 -9.34 TOWR IJ 2925 4.46 1.40 BBRI IJ 6850 -4.20 -8.06 TSPC IJ 3700 4.96 0.87 GGRM IJ 37100 -8.17 -6.99 EPMT IJ 3600 2.86 0.30 MLBI IJ 1121000 -19.90 -6.46 EXCL IJ 4150 0.61 0.24 INTP IJ 17950 -6.75 -5.27 TOTO IJ 8000 5.26 0.22 UNTR IJ 14400 -7.99 -5.13 ADMF IJ 8000 1.91 0.17 TLKM IJ 10400 -1.89 -4.44 MBSS IJ 1170 7.34 0.15 SMGR IJ 12450 -4.96 -4.24 IBST IJ 3900 2.63 0.11 BBNI IJ 3700 -4.52 -3.56 BRAM IJ 2700 8.00 0.10 BMTR IJ 1770 -10.61 -3.24

UPCOMING IPO’S

COMPANY BUSINESS IPO PRICE

(IDR) SHARES (Mn) ISSUED OFFERING DATE LISTING UNDERWRITER

PT Puridelta

Lestari Real Estate Property 205-255 10,840.00 16-20 Aug 2013 26 Aug 2013 Macquarie Capital Securities PT Sinarmas Sekuritas PT Siloam

International

Healthcare

Hospital 11200-14200 162.75 06-10 Sep 2013 12 Sep 2013

PT Ciptadana Securities PT Credit Suisse Securities

(5)

Pag

es | 5

of 10

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not

guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

Corporate Info

PT Valbury Asia Securities 21 Agustus 2013

DIVIDEND

STOCK DPS (IDR) STATUS CUM DATE EX DATE RECORDING PAYMENT

MTSM 3.00 Cash Dividend 20-Aug-13 21-Aug-13 23-Aug-13 04-Sep-13

SMCB 37.00 Cash Dividend 27-Aug-13 28-Aug-13 30-Aug-13 10-Sep-13

ALMI 20.00 Cash Dividend 30-Aug-13 02-Sep-13 04-Sep-13 18-Sep-13

INAI 50.00 Cash Dividend 30-Aug-13 02-Sep-13 04-Sep-13 18-Sep-13

MFIN 16.50 Cash Dividend 03-Sep-13 04-Sep-13 06-Sep-13 20-Sep-13

PGLI 12.00 Cash Dividend 03-Sep-13 04-Sep-13 06-Sep-13 20-Sep-13

TBIG 60.00 Cash Dividend 18-Sep-13 19-Sep-13 23-Sep-13 03-Oct-13

CORPORATE ACTIONS

STOCK ACTION RATIO EXC. PRICE (IDR) CUM DATE EX DATE TRADING PERIOD

WEHA Rights Issue 10:10 175.00 05 Jul-13 08 Jul-13 12 Jul – 30 Aug’13 ENRG Rights Issue 100:47 120.00 10 Sep-13 11 Sep-13 17 Sep – 23 Sep’13 MAYA Rights Issue 8:1 780-925.00 16 Sep-13 17 Sep-13 23 Sep – 27 Sep’13 BACA Rights Issue 537:236 102.00 03 Oct-13 07 Oct-13 09 Oct - 18 Oct’13 NISP Rights Issue 500:171 1200.00 06 Nov-13 07 Nov-13 13 Nov – 19 Nov’13

PKPK Rights Issue 1:42 250.00 TBA TBA TBA

GENERAL MEETING

EMITEN AGM/EGM DATE AGENDA

LPCK RUPSLB 28-Aug-13 DNET RUPSLB 28-Aug-13 LAPD RUPST/LB 29-Aug-13 DAVO RUPST 30-Aug-13 MCOR RUPSLB 30-Aug-13 AISA RUPSLB 30-Aug-13 SAFE RUPST 30-Aug-13 GTBO RUPSLB 02-Sep-13 PJAA RUPSLB 03-Sep-13 INDS RUPSLB 04-Sep-13 INVS RUPSLB 05-Sep-13

(6)

Pag

es | 6

of 10

Technical Analysis

these recommendations based on technical and only intended for one day trading

PT Valbury Asia Securities 21 Agustus 2013

ASII

TRADING BUY

S1

5800

R1

6300 TREND GRAFIK Major

DOWN

Minor

DOWN

S2

5500

R2

6600

Closing

Price 5950

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi negatif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart indikasi potensi teknikal rebound • RSI positif berada pada area oversold • Harga berada dalam lower band

Prediksi • Trading range Rp5800-Rp6600 • Entry Rp5900, take Profit Rp6600

INDIKATOR Posisi Sinyal

Stochastics 39.32 Positif

MACD -86.6 Negatif

True Strength Index (TSI) -49.52 Negatif

Bollinger Band (Mid) 6508 Negatif

MA5 6290 Negatif 6,000 6,500 7,000 7,500 8,000

February March April May Jun Jul August ASII - Daily 20-Aug-13 Open 6000, Hi 6100, Lo 5800, Close 5950 (0.0%) Auto Trading System(0.019,0.019) = 6,752.19, Fractal Up = 6,800.00, Fractal Down = 6,300.00, MA(Close,5) = 6,290.00, MA1(Close,8) = 6,400.00, MA2(Close,20)

6,400 6,300 6,290 5,950 6,507.5 6,752.19 6,800 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 ASII - Stochastic %D(5,3,3) = 15.76, Stochastic %K = 7.22, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

15.76 7.22394 7.22394 15.76 20 80 -100.0 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 0.0 ASII - MACD (6,9) = -86.57, Signal() = -61.93

-86.5704 -61.9282 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 ASII - TSI(3,5,3) = -49.52 -34.6706 -49.5177 0.00000

Created with AmiBroker - advanced charting and technical analysis software. http://www.am ibroker.com

TLKM

BUY ON WEAKNESS

S1

9900

R1

10900 TREND GRAFIK Major

UP

Minor

DOWN

S2

9150

R2

11400

Closing

Price 10400

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi negatif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart indikasi potensi teknikal rebound • RSI positif berada pada area oversold • Harga berada dalam area lower band

Prediksi • Trading range Rp9900–Rp11400 • Entry Rp10300, take Profit Rp11350

INDIKATOR Posisi Sinyal

Stochastics 43.43 Positif

MACD -174.7 Negatif

True Strength Index (TSI) -67.16 Negatif Bollinger Band (Mid) 11603 Negatif

MA5 11240 Negatif 9,000 9,600 10,200 10,800 11,400 12,000 12,600

February March April May Jun Jul August

TLKM - Daily 20-Aug-13 Open 10200, Hi 10700, Lo 9900, Close 10400 (-1.9%) Auto Trading System(0.019,0.019) = 12,200.00, Fractal Up = 12,100.00, Fractal Down = 11,300.00, MA(Close,5) = 11,240.00, MA1(Close,8) = 11,468.75, MA2(Clos 11,468.8 11,300 11,240 10,400 11,602.5 12,100 12,200 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 100.0 TLKM - Stochastic %D(5,3,3) = 19.47, Stochastic %K = 9.66, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

19.4697 9.65909 9.65909 19.4697 20 80 -240.0 -180.0 -120.0 -60.0 0.0 60.0 120.0 180.0 0.0 TLKM - MACD (6,9) = -174.71, Signal() = -113.45 -174.708 -113.447 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 TLKM - TSI(3,5,3) = -67.16 -47.362 -67.1582 0.00000

(7)

Pag

es | 7

of 10

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not

guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

21 Agustus 2013

BMRI

TRADING BUY

S1

7300

R1

8300 TREND GRAFIK Major

UP

Minor

DOWN

S2

6500

R2

8900

Closing

Price 7800

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi negatif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart indikasikan teknikal rebound • RSI positif berada pada area netral • Harga berada dalam area lower band

Prediksi • Trading range Rp7300-Rp8900 • Entry Rp7700, take Profit Rp8900

INDIKATOR Posisi Sinyal

Stochastics 42.13 Positif

MACD -122.2 Negatif

True Strength Index (TSI) -57.9 Negatif Bollinger Band (Mid) 8563 Negatif

MA5 8190 Negatif 7,200 7,800 8,400 9,000 9,600 10,200 10,800

February March April May Jun Jul August BMRI - Daily 20-Aug-13 Open 7400, Hi 7900, Lo 7100, Close 7800 (2.0%) Auto Trading System(0.019,0.019) = 8,936.55, Fractal Up = 8,650.00, Fractal Down = 8,050.00, MA(Close,5) = 8,190.00, MA1(Close,8) = 8,306.25, MA2(Close,20)

8,306.25 8,190 8,050 7,800 8,562.5 8,650 8,936.55 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 100.0 BMRI - Stochastic %D(5,3,3) = 42.50, Stochastic %K = 31.97, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

31.973 31.973 20 42.4956 42.4956 80 -180.0 -120.0 -60.0 0.0 60.0 120.0 0.0 BMRI - MACD (6,9) = -122.18, Signal() = -93.47

-122.182 -93.4715 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 100.0 BMRI - TSI(3,5,3) = -57.90 -48.7356 -57.8998 0.00000

Created with AmiBroker - advanced charting and technical analysis software. http://www.amibroker.com

BBRI

BUY ON WEAKNESS

S1

6600

R1

7350 TREND

GRAFIK Major

DOWN

DOWN

S2

6150

R2

7800

Closing

Price 6850

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi negatif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart masih indikasikan signal negatif • RSI positif berada dalam area overbought • Harga berada dalam area lower band

Prediksi • Trading range Rp6600– Rp7350

• Entry Rp6650, take Profit Rp7350

INDIKATOR Posisi Sinyal

Stochastics 49.47 Positif

MACD -155.3 Negatif

True Strength Index (TSI) -46.27 Negatif Bollinger Band (Mid) 7995 Negatif

MA5 7680 Negatif 6,600 7,200 7,800 8,400 9,000 9,600

February March April May Jun Jul August BBRI - Daily 20-Aug-13 Open 7000, Hi 7000, Lo 6550, Close 6850 (-4.2%) Auto Trading System(0.019,0.019) = 8,425.30, Fractal Up = 8,450.00, Fractal Down = 8,000.00, MA(Close,5) = 7,680.00, MA1(Close,8) = 7,887.50, MA2(Close,20)

7,995 7,887.5 7,680 6,850 8,000 8,425.3 8,450 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 100.0 BBRI - Stochastic %D(5,3,3) = 26.40, Stochastic %K = 7.79, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

20 7.78636 7.78636 26.405 26.405 80 -180.0 -120.0 -60.0 0.0 60.0 120.0 0.0 BBRI - MACD (6,9) = -155.34, Signal() = -95.49

-155.345 -95.4851 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 BBRI - TSI(3,5,3) = -79.28 -53.6497 -79.2803 0.00000

(8)

Pag

es | 8

of 10

21 Agustus 2013

UNVR

BUY ON WEAKNESS

S1

27700

R1

30150 TREND GRAFIK Major

UP

Minor

DOWN

S2

25750

R2

31600

Closing

Price 28900

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi negatif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart indikasi potensi teknikal rebound • RSI positif mendekati area netral

• Harga berada dalam area lower band

Prediksi • Trading range Rp27700– Rp30150

• Entry Rp28500, take Profit Rp30150

INDIKATOR Posisi Sinyal

Stochastics 37.12 Positif

MACD -402.2 Negatif

True Strength Index (TSI) -53.14 Negatif Bollinger Band (Mid) 31975 Negatif

MA5 30150 Negatif 20,000 22,000 24,000 26,000 28,000 30,000 32,000 34,000

February March April May Jun Jul August

UNVR - Daily 20-Aug-13 Open 28700, Hi 29250, Lo 27300, Close 28900 (-1.0%) Auto Trading System(0.019,0.019) = 34,600.00, Fractal Up = 31,600.00, Fractal Down = 28,500.00, MA(Close,5) = 30,150.00, MA1(Close,8) = 30,443.75, MA2(Clo 30,443.8 30,150 28,900 28,500 31,600 31,975 34,600 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 100.0 UNVR - Stochastic %D(5,3,3) = 49.70, Stochastic %K = 36.06, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

36.059 36.059 20 49.695 49.695 80 -400 -200 0 200 400 600 800 0 UNVR - MACD (6,9) = -402.19, Signal() = -336.41

-402.19 -336.414 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 UNVR - TSI(3,5,3) = -53.14 -43.264 -53.1404 0.00000

Created with AmiBroker - advanced charting and technical analysis software. http://www.amibroker.com

BBCA

TRADING BUY

S1

9100

R1

9700 TREND GRAFIK Major

UP

Minor

DOWN

S2

8600

R2

10250

Closing

Price 9450

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi negatif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart indikasikan potensi rebound • RSI positif berada dalam area oversold • Harga berada dalam area lower band

Prediksi • Trading range Rp9100-Rp10250 • Entry Rp9400, take Profit Rp10250

INDIKATOR Posisi Sinyal

Stochastics 62.18 Positif

MACD -117.2 Negatif

True Strength Index (TSI) -46.27 Negatif Bollinger Band (Mid) 10285 Negatif

MA5 10180 Negatif 9,000 9,500 10,000 10,500 11,000 11,500

February March April May Jun Jul August

BBCA - Daily 20-Aug-13 Open 9500, Hi 9700, Lo 9150, Close 9450 (-0.5%) Auto Trading System(0.019,0.019) = 10,950.00, Fractal Up = 10,950.00, Fractal Down = 10,000.00, MA(Close,5) = 10,180.00, MA1(Close,8) = 10,325.00, MA2(Close,2

10,285 10,180 10,000 9,450 10,325 10,950 10,950 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 100.0 BBCA - Stochastic %D(5,3,3) = 41.03, Stochastic %K = 16.08, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

20 16.0819 16.0819 41.0331 41.0331 80 -180.0 -120.0 -60.0 0.0 60.0 120.0 0.0 BBCA - MACD (6,9) = -117.22, Signal() = -59.83

-117.217 -59.8304 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 BBCA - TSI(3,5,3) = -46.27 -25.7603 -46.2748 0.00000

(9)

Pag

es | 9

of 10

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not

guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

Trading View

PT Valbury Asia Securities 21 Agustus 2013

these recommendations based on technical and only intended for one day trading

Price Support Resistance Indicators 1 Month

Ticker Rec

21/08/13 Entry Exit S2 S1 R1 R2 MACD Stoc * MA5* High Low

AGRICULTURE

AALI Buy on Weakness 13300 12950 13850 12050 12950 13850 14750 Negatif Positif Negatif 19900 14000 LSIP Buy on Weakness 1000 970 1070 920 970 1020 1070 Negatif Positif Negatif 1720 990 SGRO Trading Sell 1590 1590 1450 1450 1540 1630 1720 Negatif Negatif Negatif 1670 1470 MINING

BUMI Buy on Weakness 405 385 425 345 385 425 465 Negatif Positif Negatif 550 435 PTBA Buy on Weakness 10050 9700 10650 8750 9700 10650 11600 Negatif Negatif Negatif 13700 9700 ADRO Trading Buy 710 700 790 610 670 730 790 Negatif Negatif Negatif 840 640 MEDC Buy on Weakness 1990 1880 2050 1710 1880 2050 2225 Negatif Negatif Negatif 2225 1550 INCO Buy on Weakness 1840 1790 1910 1670 1790 1910 2025 Negatif Negatif Negatif 2175 1770 ANTM Buy on Weakness 1210 1170 1270 1090 1170 1270 1340 Negatif Negatif Negatif 1350 930 TINS Buy on Weakness 1200 1170 1250 1090 1170 1250 1330 Negatif Negatif Negatif 1450 930 BASIC INDUSTRY AND CHEMICALS

SMGR Buy on Weakness 12450 12000 13150 10650 11900 13150 14400 Negatif Positif Negatif 17250 13000 INTP Buy on Weakness 17950 17350 18800 15700 17250 18800 20350 Negatif Positif Negatif 23950 19200 SMCB Trading Sell 2550 2550 2350 2350 2500 2650 2800 Negatif Negatif Negatif 2925 2550 MISCELLANEOUS INDUSTRY

ASII Trading Buy 5950 5900 6300 5500 5800 6300 6600 Negatif Positif Negatif 6950 5900 GJTL Trading Buy 2175 2150 2250 1900 2075 2250 2425 Negatif Positif Negatif 3675 2200 CONSUMER GOODS INDUSTRY

INDF Trading Buy 6150 6100 6500 5300 5850 6500 6950 Negatif Positif Negatif 7300 6300 GGRM Buy on Weakness 37100 36300 39150 31950 35550 39150 42750 Negatif Negatif Negatif 51600 39550 UNVR Buy on Weakness 28900 28500 30150 25750 27700 30150 31600 Negatif Positif Negatif 34600 27500 KLBF Trading Buy 1300 1280 1400 1180 1260 1340 1420 Negatif Negatif Negatif 1510 1300 PROPERTY, REAL ESTATE AND BUILDING CONSTRUCTION

BSDE Trading Sell 1380 1380 1330 1220 1330 1490 1600 Negatif Negatif Negatif 1840 1370 ASRI Buy on Weakness 700 670 730 600 650 760 820 Negatif Negatif Negatif 830 650 WIKA Buy on Weakness 1870 1800 1960 1680 1800 1960 2050 Negatif Negatif Negatif 2325 1590 ADHI Buy on Weakness 2425 2325 2500 2150 2325 2500 2675 Negatif Negatif Negatif 3350 2400 INFRASTRUCTURE, UTILITIES & TRANSPORTATION

PGAS Buy on Weakness 5100 5000 4575 4575 4925 5450 5800 Negatif Negatif Negatif 6050 5350 JSMR Buy on Weakness 5750 5600 6000 4925 5450 6000 6250 Negatif Negatif Negatif 6400 5200 ISAT Trading Sell 4475 4475 4300 3900 4300 4700 5100 Negatif Positif Negatif 5300 4400 TLKM Buy on Weakness 10400 10300 11350 9150 9900 10900 11400 Negatif Positif Negatif 12200 10500 CMNP Trading Sell 3075 3075 2925 2925 3025 3125 3225 Negatif Negatif Negatif 3300 2825 FINANCE

BMRI Trading Buy 7800 7700 8300 6500 7300 8300 8900 Negatif Positif Negatif 9000 7450 BBRI Buy on Weakness 6850 6650 7050 6150 6600 7350 7800 Negatif Positif Negatif 8450 7150 BBNI Buy on Weakness 3700 3500 3850 3150 3500 3850 4200 Negatif Positif Negatif 4425 3775 BBCA Trading Buy 9450 9400 9700 8600 9100 9700 10250 Negatif Positif Negatif 10950 9100 BDMN Buy on Weakness 4200 4025 4375 3675 4025 4375 4950 Negatif Negatif Negatif 5800 4175 TRADE, SERVICES & INVESTMENT

UNTR Buy on Weakness 14400 14000 15450 11950 13700 15450 17200 Negatif Negatif Negatif 19000 15650 MPPA Trading Sell 2050 2050 1770 1770 1960 2150 2350 Negatif Negatif Negatif 2875 1980 Support and resistance for short term only by using;

Pivot Point, and/or

Standard deviation (risk level)

Description; *) Stochastics

(10)

Pag

es | 1

0 of 10

RESEARCH TEAM

VP Research & Analysis Nico Omer Jonckheere

Head of Research Alfiansyah alfiansyah@valbury.com Research Analyst Reny Susanti reny.susanti@valbury.com Research Analyst Michael Handisurya michael.handisurya@valbury.com Research Analyst Budi Rustanto budi.rustanto@valbury.com Research Analyst Winny Rahardja winny.rahardja@valbury.com

PT. VALBURY ASIA SECURITIES (Member of Indonesia Stock Exchange) Menara Karya bldg 10th Floor. Jl. HR. Rasuna Said Blok X-5, Kav. 1-2, Jakarta 12950

Telp : +6221- 255 33 600 (H), Fax : +6221- 255 33 662, E-mail : valburyriset@bloomberg.net

www.vas.co.id

BRANCH OFFICES JAWA

JAKARTA , Wisma Valbury Asia, Jl. Pluit Putra Raya No. 2, Jakarta 14450, (021) 669-2119

JAKARTA , Jl. Kencana Utama II Blok M8 No. 32 C, Puri Indah, Jakarta Barat. (021) 5835 6938 JAKARTA , Komplek Rukan Kelapa Gading Square, Blok D No. 028, Kelapa Gading, (021) 4586-7377,

JAKARTA , Gedung Niaga Mediterania (GNM), Blok M8L Pantai Indah Kapuk ,(021) 5596-4533 SURABAYA, Menara Mandiri, Lantai 7, Jl. Basuki Rakhmat No. 8A - 12A, (031) 295-5788

MALANG, Jl. Pahlawan Trip No. 7, (0341) 585-888

BANDUNG, Jl. Diponegoro No. 40, Bandung, (022) 872-55800

SEMARANG, Candi Plaza Building, Lantai Dasar, Jl. Sultan Agung No. 90-90A (024) 850-1122

YOGYAKARTA, Jl. Magelang KM 5.5 No. 75, (0274) 623-111 SOLO, Jl.Slamet Riyadi No.88, Solo, (0271) 632-888

BALI

DENPASAR, Komplek Teuku Umar Indah Blok 7, Jl. Teuku Umar No. 2-4, Denpasar – Bali 80114 (0361) 225-229

SUMATERA

MEDAN, Gedung Uniplaza Lt. 3, East Tower, Jl. M. T. Haryono No. A1, (061) 455-4635 PADANG, Jl. M. H. Thamrin No. 1 Petak 5 (0751) 841-888

PALEMBANG, Jl Letkol Iskandar No.236/30, Palembang 30134 (0711) 353-203

PEKANBARU, Jl. Tuanku Tambusai Komplek CNN Blok A No. 3 (0761) 839-393 (0761) 839-313 KALIMANTAN

PONTIANAK, Jl.Perdana, Komp.Perdana Square Blok A11 (0561) 6580077 (0561) 733299 BANJARMASIN, Jl. Jend. Ahmad Yani, No. 218D, KM 3.5, (0511) 326-5918

VAS GALERY

• JAKARTA : Universitas Mercu Buana

• BANDUNG : Universitas Sangga Buana (USB) YPKP • YOGYAKARTA : Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) • YOGYAKARTA : Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) • YOGYAKARTA : Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) • BANJARMASIN : Universitas Lambung Mangkurat (UNLAM)

• PEKANBARU : Politeknik Caltex Riau • PADANG : Universitas Negeri Padang

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :