• Tidak ada hasil yang ditemukan

SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI NOBEL INDONESIA

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI NOBEL INDONESIA "

Copied!
105
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

TINJAUAN PUSTAKA

Bank

  • Pengertian Bank
  • Jenis-jenis Bank
  • Pengertian Bank Syariah

10 Tahun 1998 “Bank adalah badan usaha yang kegiatannya menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk lain untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat pada umumnya” Bank adalah badan hukum yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan mengembalikannya dalam bentuk kredit atau bentuk lainnya. Menurut Kasmir (2008:8), bank adalah lembaga keuangan yang kegiatan usahanya menghimpun uang dari masyarakat dan mengembalikan uang tersebut kepada masyarakat serta memberikan jasa perbankan lainnya.

Prinsip 5C

  • Analisa Prinsip 5C
  • Tujuan Prinsip 5C
  • Kemampuan bank meneliti sebagai salah satu prinsip 5C…. 15

Berdasarkan Pasal 2 UU No. 10 Tahun 1998 tentang Perbankan (UU Perbankan), disebutkan bahwa perbankan Indonesia berlandaskan demokrasi ekonomi dalam menjalankan kegiatannya dengan menggunakan prinsip kehati-hatian. Hal ini tertuang dalam Pasal 2 UU No. 10 Tahun 1998. Perbankan berasaskan demokrasi ekonomi dengan menggunakan prinsip kehati-hatian.

Pembiayaan

  • Pengertian Pembiayaan
  • Jenis-jenis Pembiayaan
  • Pembiayaan Bank Syariah
  • Tujuan Bank Syariah
  • Jenis-jenis Pembiayaan Bank Syariah
  • Kualitas Pembiayaan
  • Informasi yang Diperlukan
  • Pembiayaan Bermasalah (Non Performing Loan)
  • Manajemen Modal Kerja
  • Faktor-faktor yang Mempengaruhi Modal Kerja
  • Kebutuhan Modal kerja
  • Elemen Modal kerja
  • Peranan Modal Kerja

Karim, Adiwarman (2006) mengatakan bahwa pembiayaan modal kerja adalah pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan peningkatan produksi, baik secara kuantitatif maupun jumlah produksi. Pemenuhan kebutuhan modal kerja tergantung pada berbagai faktor yang mempengaruhi. Syarat pembelian dan penjualan, syarat kredit untuk pembelian barang dagangan akan mempengaruhi besarnya modal kerja.

Tingkat perputaran persediaan, semakin sering persediaan diganti, semakin rendah kebutuhan modal kerja yang diinvestasikan dalam persediaan. Tingkat perputaran piutang, kebutuhan modal kerja juga bergantung pada jangka waktu yang diperlukan untuk mengubah piutang menjadi kas. Jika piutang tertagih dalam waktu singkat, berarti kebutuhan modal kerja semakin berkurang.

Tingkat perputaran persediaan, semakin sering persediaan diganti, semakin rendah kebutuhan modal kerja yang diinvestasikan dalam persediaan. Perusahaan yang terkena dampak musim kerja, bank menawarkan fasilitas pinjaman modal kerja kepada usaha kecil. Masalah penting dalam manajemen modal kerja adalah menentukan berapa banyak modal kerja yang dibutuhkan perusahaan.

Peneliti Terdahulu

Ini memungkinkan perusahaan untuk beroperasi lebih efisien, karena tidak ada masalah dalam memperoleh bahan baku, layanan, dan pasokan yang diperlukan. Metode analisis penelitian ini menggunakan uji reliabilitas, uji validasi, uji normalitas data, uji regresi linier berganda, uji hipotesis dan uji koefisien determinasi. 3 Muhammad An'am Azili, Strategi Analisis Kelayakan Keuangan Mikro (Studi Kasus di Cabang Bank BJB Syariah.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Kelayakan Keuangan Mikro dan menentukan tahapannya. Hasil dari penelitian ini yaitu prosedur pembiayaan mikro memiliki lima tahapan yaitu: tahapan pengajuan pembiayaan, tahapan analisis pembiayaan, tahapan pengajuan pembiayaan. BPR Nguter Surakarta menerapkan prinsip karakter, agunan dan permodalan, sedangkan prinsip lainnya yaitu Capacity, Condition digunakan sebagai pendukung untuk memperkuat data calon debitur.

Kerangka Pemikiran

Berdasarkan kerangka di atas dapat dijelaskan bahwa BPRS Niaga Madani dalam pengambilan keputusan pembiayaan modal kerja dapat diperhatikan dengan menerapkan prinsip 5C yaitu character, capacity, capital, collateral dan condition. Dengan demikian akan diperoleh kesimpulan yang dapat dijadikan sebagai saran bagi BPRS Niaga Madani Cabang Makassar.

METODOLOGI PENELITIAN

  • Tempat dan Waktu Penelitian
    • Lokasi penelitian
    • Waktu penelitian
  • Jenis penelitian
  • Populasi Dan Sampel
    • Populasi
    • Sampel
  • Metode Pengumpulan Data
  • Jenis dan Sumber Data
  • Metode Analisis Data
    • Analisis data
    • Keabsahan Data

Metode ini digunakan untuk melihat secara langsung penerapan prinsip 5C dalam pengambilan keputusan pembiayaan pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Niaga Madani Cabang Makassar. Dalam penelitian ini peneliti menguji kredibilitas data untuk menganalisis penilaian terhadap prinsip 5C dalam keputusan memberikan pembiayaan pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Makassar Madani Cabang Makassar. Bank juga perlu memastikan bahwa usaha calon nasabah menguntungkan dan dapat menutupi jumlah pembiayaan yang dipinjam dari bank, maka penerapan prinsip 5C dalam pengambilan keputusan pembiayaan modal kerja, yaitu.

Faktor manakah dari prinsip 5C yang paling dominan pengaruhnya terhadap keputusan pembiayaan modal kerja pada BPRS Niaga Madani Cabang Makassar. Penerapan prinsip 5C (The Five C's of Credit) dalam pengambilan keputusan pembiayaan modal kerja di BPRS Niaga Madani Cabang Makassar. Penerapan prinsip 5C pada keputusan pendanaan modal kerja merupakan upaya untuk mencegah pendanaan bermasalah atau pendanaan yang buruk di BPRS Niaga Madani Cabang Makassar.

Indah Berliana menerapkan prinsip 5C (Character, Capital, Capacity, Collateral dan Economy Condition) dalam akad KPR di PT Bank Tabungan Negara Cabang Solo.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Gambaran Umum Lokasi Penelitian

  • Sejarah Singkat BPRS Niaga Madani
  • Visi dan Misi Perusahaan

Berawal dari pemikiran sederhana untuk memberikan rasa keadilan baik dalam berinvestasi maupun bisnis universal tanpa membeda-bedakan ideologi dan lainnya serta untuk memperkuat perekonomian umat, BPR menggerakkan Fastabiqul Khairat Syariah yang dulunya aktif di Kabupaten Pinrang, pada 1 Oktober 2018. Tahun 2002 ke kota Makassar. namun setelah beberapa bulan beroperasi di Makassar, BPR Syariah Fastabiqul Khairat tidak mengalami kemajuan hingga akhirnya diambil alih oleh Ir. Mubyl yang handal berbekal pengalaman perbankan dan tangan dingin serta keahlian dalam mengelola koperasi simpan pinjam, setelah beberapa lama BPR Syariah Fastabiqul Khairat mengalami kemajuan yang menggembirakan dan sejak 11 Februari 2003 BPR Syariah Fastabiqul Khairat berganti nama menjadi BPR Syariah Niaga Madani sesuai dengan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. Seiring berjalannya waktu dan keinginan yang kuat dari seluruh elemen yang terkait dengan BPR Syariah Niaga Madani untuk melakukan pengembangan usaha, melalui Surat Persetujuan Bank Indonesia No.

7/18/DPBS/Makassar tanggal 2 Maret 2005 perihal persetujuan pembukaan kantor cabang, maka sejak tanggal 7 Maret 2005, BPR Syariah Niaga Madani mengukir sejarah dalam perkembangan BPRS di Sulawesi Selatan melalui kantor cabang pertama di Wajo Pemkab untuk membuka dan memberikan pelayanan yang lebih baik secara lebih luas khususnya di Kota Makassar, berdasarkan Keputusan Bank Indonesia No. Dalam upaya memberikan kontribusi lebih untuk mendorong pertumbuhan ekonomi khususnya di sektor mikro, BPR Syariah Niaga Madani memperluas jaringan operasionalnya dalam waktu yang relatif singkat dengan membuka 3 kantor cabang dan 6 kantor kas. Selanjutnya, ke depan manajemen akan kembali menargetkan pembukaan 4 (empat) kantor cabang dan 10 (sepuluh) Kantor Kas, untuk memberikan kemudahan transaksi dan akses produk BPR Syariah Niaga Madani di seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Selatan. .

Dengan tekad menjadikan kualitas dan profesionalisme yang dilandasi pengelolaan energik sebagai budaya perusahaan dan pengawasan yang melekat pada seluruh elemen di BPR Syariah Niaga Madani serta dukungan Dewan Komisaris yang juga pemegang saham, merupakan sosok yang telah memiliki reputasi yang sangat baik. dan dikenal di masyarakat Sulawesi Selatan yang merupakan Tokoh Masyarakat dan Ulama, sehingga Insya Allah BPR Syariah Niaga Madani menjadi lembaga keuangan mikro yang terdepan dan terpercaya di masa mendatang.

Hasil Penelitian

Setiap lembaga keuangan wajib menerapkan prinsip 5C, karena jika bank tidak menerapkan prinsip 5C maka dapat diprediksi pembiayaan yang diberikan oleh bank akan terkena pembiayaan macet dan dapat merugikan bank. Prinsip 5C sangat penting untuk digunakan oleh setiap bank, dan analis keuangan harus sangat berhati-hati dalam menganalisis prinsip 5C, karena dalam memberikan pembiayaan, kelima faktor ini harus diperhatikan dan dianalisis dengan benar dan hati-hati agar tidak ada risiko bermasalah. pembiayaan atau pembiayaan yang buruk. Penerapan prinsip 5C sangat penting untuk diterapkan di semua lembaga keuangan perbankan, karena lembaga keuangan yang sangat dipercaya oleh masyarakat tentunya memiliki sistem kerja yang profesional.

Dari cara kerja yang profesional ini bank mendapatkan banyak keuntungan yang lebih besar dibandingkan dengan lembaga keuangan lainnya, bank menerapkan prinsip 5C. Sebelum fasilitas pembiayaan ditawarkan, bank harus merasa yakin bahwa pembiayaan yang ditawarkan benar-benar akan dikembalikan. Biasanya kriteria evaluasi yang bersifat umum dan harus dilakukan bank untuk mendapatkan nasabah yang benar-benar layak diberikan fasilitas pembiayaan dilakukan dengan analisis 5C.

Kemudian yang kedua adalah faktor kapasitas, yaitu bagaimana prospek mengelola bisnisnya dan apakah kemampuan bisnis calon klien menjanjikan atau tidak. Faktor yang paling dominan pengaruhnya menurut saya adalah faktor karakter atau tabiat dan perilaku seseorang yang harus kita ketahui terlebih dahulu. sebelum memutuskan untuk bekerjasama, pihak bank perlu mengetahui lebih jauh tentang karakter calon nasabah agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan hal-hal yang dapat merugikan bank dan kedua, kemampuan usaha calon nasabah atau perusahaan calon nasabah cukup menjanjikan. dan menguntungkan dan yang ketiga adalah modal. modal) faktor ini terkait dengan kondisi aset dan aset yang dimiliki, terutama pelanggan yang memiliki bisnis. Faktor lain hanyalah faktor pendukung.

Pembahasan

Pernyataan bank tersebut diperkuat dengan landasan teori prinsip 5C dalam buku “Permadi Gandapradja, dengan judul Dasar dan Prinsip Pengawasan Perbankan”. Prinsip 5C yang diterapkan oleh bank syariah harus memiliki kejelasan dalam hal prosedur, pedoman dan kebijakan pembiayaan untuk menentukan kualitas pembiayaan yang diberikan bank syariah kepada nasabah. Penerapan prinsip 5C dalam produk pembiayaan merupakan langkah yang sangat penting yang harus dilakukan bank syariah untuk meminimalisir kemungkinan risiko yang akan dialami bank syariah. Pembiayaan di bank syariah melalui prinsip 5C harus benar-benar dapat memahami dan memberikan penilaian yang tepat terhadap calon nasabah yang diberikan pembiayaan.

Prinsip 5C Dalam memberikan pembiayaan, bank syariah sebagai lembaga keuangan sangat berhati-hati dalam menyalurkan dana agar dana yang diberikan bank dapat bermanfaat sesuai dengan porsi kebutuhan nasabah. Pramita Indah Berliana yang bertujuan untuk mengetahui penerapan Prinsip 5C (Character, Capital, Capacity, Collateral dan Conditional Economy) dalam Perjanjian KPR di PT Bank Tabungan Negara Cabang Solo. Untuk mengetahui permasalahan yang timbul dalam penerapan prinsip 5C dalam perjanjian kredit pemilikan rumah, dan untuk mengetahui upaya PT Bank Tabungan Negara Cabang Solo dalam mengatasi permasalahan yang timbul dalam penerapan prinsip 5C dalam perjanjian kredit rumah yang ditempati pemilik.

Pramita Indah Berliana, Analisis Hukum Penerapan Prinsip 5C Dalam Perjanjian Kredit Pemilikan Rumah Di Bank Tabungan Negara Cabang Surakarta, (Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta, 2014). Bank yang menerapkan prinsip 5C dalam memastikan keputusan pembiayaan modal kerja sangat penting untuk diterapkan oleh lembaga keuangan khususnya di BPRS Niaga Madani cabang Makassar karena prinsip 5C bertujuan untuk melindungi bank, dan juga sebagai cara untuk meminimalkan risiko pembiayaan. Rohmatan, 2015, Analisis Penerapan Prinsip 5C Dalam Upaya Mencegah Pembiayaan Mudharabah Bermasalah di KSPPS BMT UMMAT SEJAHTERA (BUS) Cabang Cepu.

KESIMPULAN DAN SARAN

Referensi

Dokumen terkait

BPR BKK Boyolali mengatur bahwa jika debitur lalai atau cidera janji dan melakukan wanprestasi, maka kreditur selaku penerima fidusia berhak untuk melakukan eksekusi dengan

Untuk frekuensi dengan tingkat jawaban setuju S terbesar pada item 2 dengan jumlah jawaban 70 dengan presentase 70 %, dan untuk frekuensi terbesar menjawab Kurang Setuju KS sebesar 42

Untuk mengetahui variabel manakah yang paling berpengaruh dari variabel motivasi, pelatihan, dan return saham terhadap minat mahasiswa STIE Nobel Indonesia Makassar berinvestasi di

Dari hasil pengawasan ini peneliti dapat mengungkap bahwa pengawasan dilakukan oleh pengelola SPP memang cukup baik tetapi terkadang pengelola sangat lambat ketika kelompok SPP

Akuntansi Lingkungan ditinjau dari profit Perusahaan tetap harus berorientasi untuk mencari keuntungan ekonomis yang memungkinkan untuk terus beroperasi dan berkembang, begitupun

Agung Hery Setiawan 2009 pengaruh kinerja keuangan terhadap perubahan harga saham yang terdaftar di Bursa efek Indonesia Capital Adequacy Ratio, Return On Asset, Return on Risked

Hasil statistik uji t untuk variabel Citra Merek diperoleh nilai t hitung sebesar 13.735 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05 0,001 1,988 maka penelitian ini

Menurut Husnan dan Pudjiastuti 2015:71 menyatakan bahwa “rasio likuiditas mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka pendek.” Adapun rasio likuiditas yang