Top PDF Laporan Mikrobiologi Biakan Murni

Laporan Mikrobiologi Biakan Murni

Laporan Mikrobiologi Biakan Murni

Pada percobaan kali ini dilakukan pembuatan biakan murni dengan metode cawan gores dengan jenis goresannya goresan T. Langkah pertama adalah siapkan media NA yang sudah steril dan mikroba yang akan digunakan untuk pembuatan biakan murni. Lalu siapkan juga kawat ose yang disterilisasi dengan cara memanaskannya dilampu bunsen hingga memerah, pemanasan ini merupakan proses sterilisasi untuk kawat ose. Lalu didinginkan sebentar karena jika masih panas mikroba yang akan dibuat biakan murninya pasti tidak akan bisa hidup atau mati sehingga tidak didapatkan biakan murni. Cawan petri yang berisi mikroba yang akan dibuat biakan murninya dipanaskan dekat lampu bunsen terutama bagian pinggirnya, lalu diambil satu ose dengan cara mengenakan ujung kawat ose tadi pada media yang berisi mikroba tadi. Kemudian digores menggunakan goresan T dicawan petri yang berisi media NA yang digunakan sebagai tempat biakan murni. Sebelumnya cawan petri tempat biakan murni ini dipanaskan terlebih dahulu didekat lampu bunsen pada bagian pinggirnya. Penggoresannya dilakukan sebanyak 3 kali, penggoresan pertama ( first streak ) digores rapat, penggoresan kedua ( second streak ) digores agak jarang, dan penggoresan ketiga (third streak ) digores jarang. Semua goresan ini harus terhubung satu sama lain dari goresan pertama hingga ketiga. Selama proses ini berlangsung kita harus melakukannya dibelakang bunsen, hal ini bertujuan agar tidak ada mikroba atau zat pengganggu yang ikut masuk kedalam biakan murni sehingga terbentuknya kontaminan. Selain itu pada saat penggoresan jangan sampai media NA menjadi rusak karena akan mengakibatkan mikroba tidak dapat tumbuh. Pada metode ini, goresan disisi pertama diharapkan koloni tumbuh padat dan berhimpit, sedangkan pada goresan sisi kedua, koloni mulai tampak   jarang dan begitu pula selanjutnya, sehingga didapatkan koloni yang tampak tumbuh
Show more

18 Read more

LAPORAN PRAKTIKUM MIKROBIOLOGI PANGAN DAN

LAPORAN PRAKTIKUM MIKROBIOLOGI PANGAN DAN

Dettol merupakan antiseptik cair efektif membunuh 100 kuman penyebab penyakit untuk menjaga kesehatan keluarga dan kersihan rumah. Berdasarkan, hasil dari percobaan yang dilakukan dengan menggunakan medium lempeng NA serta biakan murni yang terdiri dari Staphyllococcus aereus, Escherichia coli, dan Bacillus subtilis dalam medium nutrien cair umur 1x24 jam dan masing-masing memiliki diameter paper disk yang sama yaitu 0,535 serta menggunakan jangka sorong untuk mengetahui hasil dari diameter zona jernih. Dilihat dari ketiga spesies bakteri pada percobaan yang dilakukan masing-masing biakan cair yang diuji terjadi kontaminasi mikroorganisme. Jadi, Dettol bukan antiseptik yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Memang, kebanyakan orang mengenal bahwa Dettol mampu membunuh kuman dan bakteri. Tetapi, bakteri ini sebenarnya tidak membahayakan tapi bila sampai masuk terlalu dalam di kulit dapat mengakibatkan infeksi, yaitu infeksi Stafilokokus. Cara penangannya secara umum melalui antibiotik dan krim. Tetapi ada beberapa infeksi Stafilokokus penyebab MRSA tidak begitu mempan dengan antibiotik.
Show more

21 Read more

Laporan Mikrobiologi Pengenalan Alat. docx

Laporan Mikrobiologi Pengenalan Alat. docx

pengembang biakan bakteri pathogen yang dapat menyebabkan penyakit. Selain itu kita sebagai praktikan harus menyiapkan diri yang prima agar imun kita kuat sehingga sewaktu berinteraksi atau bersentuhan langsung dengan bakteri patogen kita tidak terkena atau terjadi efek negatif pada diri kita. Itu yang selalu menjadi wejangan dari para dosen. Kilas balik sewaktu praktikum ini kami tidak mendapatkan kendala yang berarti hanya saja pada proses pretest kami sedikit kesusahan, mungkin karena kami kurang

9 Read more

Laporan Praktikum mikrobiologi Tentang I

Laporan Praktikum mikrobiologi Tentang I

Pembersihan alat gelas dilakukan sebelum dan sesudah kegiatan praktek, sesuai dengan keadaan, apakah sudah bersih atau belum.Alat-alat gelas yang digunakan harus selalu dikembalikan dalam keadaan bersih.Untuk memudahkan pembersihan, alat gelas sebaiknya dikelompokkan menurut jenis dan ukurannya. Sebelum dibersihkan,alat gelas juga harus dibersihkan dulu dari segala bentuk kotoran, seperti : medium kultur (media biakan), selotip, marker, dan lain-lain. Marker permanen dapat dihilangkan dengan menyapukan kapas yang telah dibasahi aseton pada bagian yang dibersihkan.
Show more

13 Read more

LAPORAN PRAKTIKUM DAN MIKROBIOLOGI INDUSTRI

LAPORAN PRAKTIKUM DAN MIKROBIOLOGI INDUSTRI

Mikroba yang hidup di alam terdapat dalam bentuk populasi campuran. dan dijumpai sebagai spesies yang tunggal. Dengan demikian, agar mikroba tersebut dapat diidentifikasikan, sehingga mudah dipelajari sifat pertumbuhan, morfologis, dan fisiologis masing-masing mikroba maka langkah pertama yang harus dilakukan yaitu spesies tersebut dipisahkan dari organisme lain yang umum dijumpai dalam habitatnya, kemudian ditumbuhkan menjadi biakan murni yaitu suatu biakan yang terdiri dari sel-sel dari satu spesies.

15 Read more

Laporan Praktikum mikrobiologi Tentang I

Laporan Praktikum mikrobiologi Tentang I

Praktikum kali ini menggunakan biakan bakteri dan jamur sebagai objek pengamatan dengan perlakuan menggunakan bahan kimia NaCl dan antibiotik, dimana kultivasi jamur dilakukan menggunakan medium kultur PDA dan biakan bakteri menggunakan medium kultur NA. Pada setiap perlakuan terhadap medium kultur yang digunakan terjadi perbedaan pada kuantitas bakteri yang tumbuh di dalam cawan petri, di dalam cawan biakan menggunakan medium kultur NA dan PDA tanpa diberi NaCl dan antibiotik bakteri serta jamur pertumbuhannya cukup rapat, tetapi pada perlakuan dengan NaCl agak kurang dibanding medium yang tidak diberi perlakuan.
Show more

10 Read more

LAPORAN PRAKTIKUM Mikrobiologi   PEMBUAT

LAPORAN PRAKTIKUM Mikrobiologi PEMBUAT

Fase logaritmik adalah fase pertambahan populasi secara teratur menjadi dua kali lipat pada interval waktu tertentu (waktu generasi) selama inkubasi (Pelczar dan Chan, 1986). Jumlah L. plantarum 108 cfu/ml berada di awal fase logaritmik sehingga pertumbuhannya sangat pesat, L. plantarum 109 cfu/ml berada di tengah-tengah fase logaritmik, dan L. plantarum sebanyak 1010 cfu/ml berada di akhir fase logaritmik menjelang fase stasioner. Karakteristik organoleptik yang meliputi kenampakan lendir, aroma, dan tekstur pada filet dengan konsentrasi perendaman dalam larutan biakan bakteri sebanyak 109 cfu/ml mengalami perubahan ke arah pembusukan pada hari ke-10. Penyimpanan dilakukan di dalam lemari pendingin pada suhu antara 5-10oC.
Show more

46 Read more

LAPORAN PRAKTIKUM MIKROBIOLOGI DASAR STERILISASI

LAPORAN PRAKTIKUM MIKROBIOLOGI DASAR STERILISASI

Sterilisasi dalam mikrobiologi ialah suatu proses untuk mematikan semua organisme yang terdapat pada atau di dalam suatu benda atau daerah. Ketika untuk pertama kalinya melakukan pemindahan biakan bakteri secara aseptic, sesungguhnya hal itu telah lama menggunakan salah satu cara sterilisasi, yaitu pembakaran. Namun, kebanyakan peralatan dan media yang umum dipakai di dalam pekerjaan mikrobiologi akan menjadi rusak bila dibakar. Untungnya tersedia berbagai metode lain yang efektif. (Anonym, 2012).

12 Read more

Laporan Praktikum Mikrobiologi dasar Pertanian

Laporan Praktikum Mikrobiologi dasar Pertanian

Isolasi bakteri merupakan suatu cara untuk memisahkan atau memindahkan mikroba tertentu dari lingkungan sehingga diperoleh kultur atau biakan murni. ada beberapa cara umum yang dapat dilakukan dengan cara goresan (steak plate), cara taburan atau tuang (pour plate), serta mikromanipulator (the micromanipulator methods).Untuk dapat mempelajari sifat biakan, morfologi dan sifat faalinya, maka organisme yang akan diteliti harus dapat dipisahkan. Ini berarti bahwa harus ada biakan murni yang hanya mengandung satu jenis bakteri saja.

11 Read more

Mikrobiologi   Laporan Pengamatan Gerak

Mikrobiologi Laporan Pengamatan Gerak

Praktikum pengamatan gerak bakteri pada kedua biakan bakteri yang diperoleh dari kegiatan ke-II menunjukkan hasil yang sama antara bakteri satu dengan bakteri yang lainnya. Pada koloni satu menunjukkan bahwa bakteri bergerak tidak berpindah tempat yang biasa disebut gerak Brown. Hal serupa juga terjadi pada koloni bakteri dua.

8 Read more

laporan praktikum mikrobiologi pengenala. docx

laporan praktikum mikrobiologi pengenala. docx

. Media adalah susunan bahan baik bahan alami (seperti tauge, kentang, daging, telur, wortel dan sebagainya) ataupun bahan buatan (berbentuk senyawa kimia, organik ataupun anorganik) yang dipergunakan untuk pertumbuhan dan perkembangbiakan mikroba. Mikroorganisme memanfaatkan nutrisi media berupa molekul-molekul kecil yang dirakit untuk menyusun komponen sel. Dengan media pertumbuhan maka dapat dilakukan isolasi mikroorganisme menjadi kultur murni dan juga memanipulasi komposisi media pertumbuhannya (Hidayat , 2006).

12 Read more

laporan praktikum mikrobiologi penyiapan. docx

laporan praktikum mikrobiologi penyiapan. docx

Penelaahan bakteri di laboratorium kita harus dapat menumbuhkan mereka dalam biakan murni. Untuk melakukan hal ini, haruslah dimengerti jenis-jenis nutrien yang disyaratkan oleh bakteri dan juga macam lingkungan fisik yang menyediakan kondisi optimum bagi pertumbuhannya. Tidak ada satu pun perangkat kondisi yang memuaskan bagi kultivasi semua bakteri di laboratorium. Bakteri amat beragam baik dalam persyaratan nutrisi maupun fisiknya. Beberapa bakteri mempunyai persyaratan nutrien yang sederhana, sedangkan yang lain mempunyai persyaratan yang rumit (Pelczar 1986).
Show more

8 Read more

Laporan Praktikum Mikrobiologi Pangan Uj

Laporan Praktikum Mikrobiologi Pangan Uj

Secara morfologis, biakan maupun sel bakteri yang berbeda dapat tampak serupa. Karena itu ciri fisiologis atau biokimiawi merupakan kriteria yang amat penting di dalam identifikasi spesimen yang tidak dikenal. Tanpa hasil pengamatan fisiologis yang memadai mengenai organisme yang diperiksa maka penentuan spesiesnya tidaklah mungkin dilakukan.

12 Read more

LAPORAN MIKROBIOLOGI BPOM(YANG BENAR)

LAPORAN MIKROBIOLOGI BPOM(YANG BENAR)

Morfologi koloni C. albicans pada medium padat agar Sabouraud Dekstrosa, umumnya berbentuk bulat dengan permukaan sedikit cembung, halus, licin dan kadangkadang sedikit berlipat-lipat terutama pada koloni yang telah tua. Umur biakan mempengaruhi besar kecil koloni. Warna koloni putih kekuningan dan berbau asam seperti aroma tape. Dalam medium cair seperti glucose yeast, extract pepton, C. albicans tumbuh di dasar tabung. Pada medium tertentu, di antaranya agar tepung jagung (corn-meal agar), agar tajin (rice-cream agar) atau agar dengan 0,1% glukosa terbentuk klamidospora terminal berdinding tebal dalam waktu 24-36 jam. Pada medium agar eosin metilen biru dengan suasana CO 2 tinggi, dalam waktu 24-48 jam terbentuk
Show more

31 Read more

Pengaruh Medium Air Cucian Beras Terhadap Kecepatan Pertumbuhan Miselium Biakan Murni Jamur Tiram Putih

Pengaruh Medium Air Cucian Beras Terhadap Kecepatan Pertumbuhan Miselium Biakan Murni Jamur Tiram Putih

Biakan murni Jamur tiram putih(Pleurotus ostreatus var. florida) merupakan pembibitan tahap pertama yang berperan sangat penting dalam budidaya jamur tiram. Pertumbuhan miselium biakan murni jamur tiram putih membutuhkan karbohidrat, protein, mineral dan vitamin. Air cucian beras berpotensi sebagai medium biakan jamur tiram putih karena mengandung karbohidrat, protein, mineral, dan vitamin yang dibutuh-kan dalam pertumbuhan jamur tiram putih. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menguji pengaruh medium air cucian beras dalam beberapa konsentrasi terhadap kecepatan pertumbuhan miselium jamur tiram putih; 2) menentukan konsentrasi medium air cucian beras terbaik yang menghasilkan kecepatan pertumbuhan miselium paling tinggi. Penelitian ini dilakukan di laboratorium Mikrobiologi, jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Malang pada bulan Februari-April 2013. Jenis penelitian ini ialah penelitian eksperimental. Rancangan yang digunakan ialah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan macam konsentrasi air cucian beras 0% (sebagai kontrol negatif), 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, 60%, 70%, 80%, 90%, 100%, dan medium Potato Dekstrose Agar (sebagai kontrol positif) yang diulang sebanyak tiga kali. Pengukuran diameter koloni dilakukan pada hari ke-4, hari ke-7 dan hari ke-10 setelah inokulasi. Diameter koloni diukur berdasarkan rerata diameter koloni dengan arah horisontal dan vertikal. Kecepatan pertumbuhan miselium diperoleh dengan cara menghitung selisih diameter akhir dengan diameter awal kemudian dibagi rentang hari.Data kecepatan pertumbuhan miselium dianalisis dengan menggunakan Analisis Varians Tunggal 5% dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) 5%.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) terdapat perbedaan pengaruhmacam konsentrasi medium air cucian beras terhadap kecepatan pertumbuhan miselium jamur tiram putih; 2) konsentrasi medium air cucian beras terbaik ialah konsentrasi 90% yang menghasilkan kecepatan pertumbuhan miselium jamur tiram putih paling tinggi. Perlakuan kontrol positif dengan medium PDA menghasilkan diameter koloni lebih kecil dibandingkan diameter koloni pada perlakuan medium air cucian beras konsentrasi 90%.
Show more

6 Read more

LAPORAN AKHIR MIKROBIOLOGI DAN VIROLOGI

LAPORAN AKHIR MIKROBIOLOGI DAN VIROLOGI

Langkah pertama yang lakukan adalah melakukan pengecatan sederhana. Hal pertama yang dilakukan adalah mengambil gelas objek, kemudian bersihkan dengan alkohol hingga bebas dari bebas lemak, kemudian dipanggang sebentar di atas api spiritus, ambil secara aseptic 1 ose suspensi biakan Bacillus subtilis dan ratakan di atas permukaan gelas ojek kira-kira 1 cm, diratakan dengan luas 1 cm bertujuan agar larutan tidak keluar dari gelas objek dan dikarenakan menyesuaikan dari luas kaca penutupnya, kemudian keringanginkan preparat tersebut setelah itu dilakukan fiksasi dengan cara melewatkannya di atas api spiritus, yang bertujuan untuk melekatkan biakan Bacillus subtilis tadi di atas gelas objek. Kemudian dinginkan, lalu teteskan Kristal violet secukupnya dan biarkan selama 1-2 menit. Cuci dengan air mengalir sampai sisa cat habis, kemudian keringanginkan. Kemudian amati menggunakan mikroskop dan gambarkan morfologi selnya. Pengecatan sederhana ini juga dilakukan pada Escherichia coli serta dilakukan dengan cara yang sama seperti pada Bacillus subtilis.
Show more

76 Read more

Laporan Mikrobiologi   Pengenalan Alat

Laporan Mikrobiologi Pengenalan Alat

159.Pembersihan alat gelas dilakukan sebelum dan sesudah kegiatan praktek, sesuai dengan keadaan, apakah sudah bersih atau belum. Alat-alat gelas yang digunakan harus selalu dikembalikan dalam keadaan bersih. Untuk memudahkan pembersihan, alat gelas sebaiknya dikelompokkan menurut jenis dan ukurannya. Sebelum dibersihkan, alat gelas juga harus dibersihkan dulu dari segala bentuk kotoran, seperti: medium kultur (media biakan), selotip, marker, dan lain-lain. Marker permanen dapat dihilangkan dengan menyapukan kapas yang telah dibasahi aseton pada bagian yang dibersihkan (Khasani, 2003).
Show more

28 Read more

laporan mikrobiologi modul 3

laporan mikrobiologi modul 3

Suatu jenis koloni mikroba yang terpisah dari koloni campurannya akan lebih mudah untuk diamati. Selain itu teknik untuk memisahkan dan mendapatkan koloni tunggal serta pemeliharannya terdapat beberapa jenis. Teknik-teknik tersebut memiliki kelebihan dan kelemahan. Beberapa cara dapat dilakukan untuk menentukan jumlah bakteri yang terdapat pada bahan pemeriksaan. Cara yang paling sering digunakan adalah cara penghitungan koloni pada lempeng pembiakan (plate count), atau juga dapat dilakukan penghitungan langsung secara mikroskopis (Burrows, 2004). Oleh karena itu, untuk mempelajari teknik isolasi, pemurnian mikroba, serta keuntungan dan kelemahannya, maka praktikum Isolasi dan Pemurnian Mikroba, Teknik Pemeliharaan Kultur Murni penting untuk dilakukan.
Show more

15 Read more

LAPORAN PRAKTIKUM MIKROBIOLOGI TENTANG I

LAPORAN PRAKTIKUM MIKROBIOLOGI TENTANG I

Tahap akhir adalah pengujian aktivitas antibiotik yang dimana suspensi bakteri sebanyak 1 ose dicampur dengan medium NA di dalam vial dan dihomognkan. Setelah itu, dipindahkan ke dalam cawan petri yang telah dibagi lima (medium Na), empat (medium Na). dan medium PDA. Dimasukkan ke dalam cawan petri disc blank yang telah direndam dengan isolat murni. Lalu diinkubasi selama 1 x 24 jam untuk diukur zona hambatannya.

22 Read more

Laporan Mikrobiologi  Pengenalan Alat La

Laporan Mikrobiologi Pengenalan Alat La

7. 7. sehingga suhu dapat mencapai 1210 C. Sterilisasi dapat terlaksana bila mencapai tekanan 15 psi dan suhu 1210 C selama 15 menit. Media biakan yang telah disterilkan harus diberi penutup agar tidak dicemari oleh mikroorganisme yang terdapat disekelilingnya. Pemanasan basah bertekanan tinggi (autoklaf) dapat digunakan untuk mensterilkan larutan komponen media, bahan dan alat-alat yang tahan terhadap pemanasan tinggi. Sterilisasi ini lebih baik dibandingkan sterilisasi dengan pemanasan kering karena dengan autoklaf tidak hanya mematikan mikroorganisme tapi juga mematikan sporanya. Waktu sterilisasi sangat bervariasi, tergantung dari ukuran obyek yang disterilkan. Lamanya waktu sterilisasi bahan cair (air, media)
Show more

9 Read more

Show all 10000 documents...