• Tidak ada hasil yang ditemukan

HUBUNGAN AFILIASI ANTARA ANGGOTA DIREKSI, DEWAN KOMISARIS, DAN PEMEGANG SAHAM UTAMA DAN/ATAU PENGENDALI

KOMITE AUDIT

Pembentukan Komite Audit PGN mengacu pada:

• Undang-Undang Nomor: 19 tahun 2003

tanggal 19 Juni 2003 tentang BUMN pasal 70 yang menyebutkan bahwa Komisaris dan Dewan Pengawas BUMN wajib membentuk Komite Audit.

• Peraturan Menteri Negara Badan Usaha

Milik Negara Nomor: Per-12/MBU/2012 tentang Organ Pendukung Dewan

Komisaris/Dewan Pengawas Badan Usaha Milik Negara.

• Keputusan Menteri BUMN

Nomor: KEP-117/M-MBU/2002 tentang Penerapan Praktek Good Corporate Governance pada BUMN terdapat pula beberapa pasal yang mengatur tentang Komite Audit.

• Peraturan Bapepam Nomor: IX.I.5 tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit, yang merupakan Lampiran Keputusan Ketua Bapepam LK No 643/BL/2012 tanggal 7 Desember 2012. • Peraturan Bursa Efek Indonesia (d/h Bursa

Efek Jakarta) Nomor: I-A tentang Ketentuan Umum Pencatatan Efek Bersifat Ekuitas di Bursa (Lampiran II Keputusan Direksi PT Bursa Efek Jakarta Nomor: Kep-305/ BEJ/07-2004 tanggal 19 Juli 2004).

Pembentukan Komite Audit dimaksudkan untuk membantu Dewan Komisaris dalam melaksanakan tugas pengawasan Perusahaan dalam rangka:

• Meningkatkan kualitas Laporan Keuangan

sesuai standar akuntansi yang berlaku dan mematuhi Peraturan Perundang-undangan;

• Meningkatkan kualitas laporan kegiatan

dan hasil usaha Perusahaan sesuai dengan prinsip-prinsip GCG;

• Meningkatkan fungsi pengawasan intern

dalam mencapai efektivitas dan eisiensi pengelolaan sumber daya Perusahaan untuk memperoleh hasil secara optimal.

Komposisi Anggota Komite Audit

Susunan Anggota Komite Audit sepanjang tahun 2015 adalah sebagai berikut:

Periode Januari 2015 – April 2015

Ketua : Pudja Sunasa – Komisaris Independen (sampai 5 April 2015)

Ketua : Paiman Raharjo – Komisaris

Independen (sejak 6 April 2015) Anggota : M. Slamet Wibowo

Anggota : Imbuh Sulistyarini Anggota : Gunawan Indradi Anggota : Kanyatama P. Mulyono

Periode April 2015 - Mei 2015

Ketua : Paiman Raharjo – Komisaris

Independen Anggota : M. Slamet Wibowo Anggota : Gunawan Indradi Anggota : Kanyatama P. Mulyono Anggota : Yovita Lasti Handini

Periode Juni 2015 – Desember 2015

Ketua : Paiman Raharjo – Komisaris

Independen Anggota : M. Slamet Wibowo Anggota : Yovita Lasti Handini Anggota : Kurnia Sari Dewi Anggota : Achmad Surya Abadi

@Aoil Anggota Komite Audit Paiman Raharjo

Ketua Komite Audit sejak 6 April 2015 sampai dengan sekarang.

Warga Negara Indonesia, lahir di Klaten, Jawa Tengah pada tanggal 15 Juni 1967. Menyelesaikan pendidikan S1 Administrasi Publik tahun 1994, pendidikan S2 bidang Manajemen Keuangan tahun 1997 dan bidang Administrasi Publik tahun 2003, serta menyelesaikan pendidikan S3 bidang Administrasi Publik tahun 2012 di Universitas Padjadjaran Bandung. Aktivitas sehari-hari sebagai dosen di Kopertis Wilayah III diperbantukan di Universitas Prof. DR. Moestopo (Beragama) sejak tahun 1999. Pernah menduduki jabatan sebagai Kaprodi Administrasi Negara, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum pada FISIP dan Direktur Program Pasca Sarjana Universitas Prof. DR. Moestopo (Beragama). Bergabung di PT PGN sejak 6 April 2015 sebagai Komisaris Independen, sekaligus menjadi Ketua Komite Audit. Sebelumnya pernah sabagai anggota komisaris PT Prima Sejati sejak tahun 2003 s/d 2008, dan sejak tahun 2008 s/d 2012 sebagai Komisaris Utama PT Prima Sejati.

Selain itu sejak Mei 2013 sebagai anggota Komisaris PT Food Station Cipinang Jaya, salah satu BUMD DKI Jakarta. Kegiatan lain dalam organisasi kemasyarakatan antara lain: Ketua Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Jakarta Timur, Sekjen Gerakan Pemuda Penyelamat Bangsa, Sekjen Perhimpunan Sarjana Administrasi Indonesia, Sekjen Gerakan Pembangunan Desa Mandiri, Ketua Harian Alumni Universitas Prof DR. Moestopo (Beragama), Sekjen Rumah Kreasi Indonesia Hebat, dan Ketua Umum Federasi Tinju

Profesional Indonesia. Penghargaan yang pernah diperoleh: Penghargaan sebagai LMK Teladan oleh Walikota Jakarta Timur dan Gubernur DKI, Penghargaan Bintang II dan Bintang I Yayasan Universitas Prof DR. Moestopo (Beragama), Penghargaan sebagai Dosen Teladan oleh Yayasan Universitas Prof DR. Moestopo (Beragama).

Pudja Sunasa

Ketua Komite Audit (sampai dengan 5 April 2015) Warga Negara Indonesia, lahir di Cirebon tanggal 11 Februari 1952. Kembali bergabung dengan Perseroan sebagai Komisaris sejak tanggal 6 April 2011, Ketua Komite Remunerasi sejak tanggal 5 Juli 2007 sampai 13 Juni 2008, Ketua Remunerasi dan Nominasi serta anggota Komite Asuransi dan Komite GCG sejak 19 April 2011. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknik Perminyakan dari Institut Teknologi Bandung tahun 1980. Karirnya sebagai Kepala Sub Bagian Statistik Direktorat Jenderal Migas (1988-1993), Kepala Bagian Perencanaan Umum - Biro Perencanaan Departemen Pertambangan dan Energi (1993-2001), Kepala Biro Umum Kementerian ESDM (2001-2004) dan Inspektur I Kementerian ESDM (2004-2007). Sebelumnya pernah menjabat sebagai Komisaris Perseroan pada periode 2002-2008. Pernah menjabat sebagai Inspektur Jenderal Kementerian ESDM sejak tahun 2007 sampai dengan tahun 2012.

Imbuh Sulistyarini

Anggota Komite Audit (1 April 2007 - April 2015) Pernah bekerja sebagai Wakil Kepala UKM Center FEUI tahun dan Anggota Komite Audit di PT Adhi Realty, dan menjadi Examiner untuk Malcolm Baldridge Criteria di Indonesia Quality Award Foundation. Saat ini bekerja sebagai konsultan Lembaga Management FEUI, dan sebagai pengajar di Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Pendidikan terakhir Magister Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Gunawan Indradi

Anggota Komite Audit ( 1 Maret 2013-Mei 2015) Warga Negara Indonesia, Lahir di Kebumen Jawa Tengah, pada tanggal 28 November 1972.

Pernah bekerja sebagai akuntan pada KAP Maksum, Hirdjan, Syaii. Bekerja pada biro Keuangan

Sekretariat Jenderal Kementerian ESDM sejak 2006 diawali dengan status sebagai bagian Akuntansi, saat ini menjabat sebagai Kepala Sub Bagian

Laporan Keuangan pada Biro Keuangan Sektretarian Jenderal Kementerian ESDM. Pendidikan terakhir S1 Akuntansi, Universitas Gadjah Mada.

05

B CDyCECFCG•Hulyono

Anggota Komite Audit (1 November 2013 – Mei 2015)

Warga Negara Indonesia, lahir di Jakarta, pada tanggal 3 Agustus 1972. Pernah bekerja sebagai auditor internal pada HagaBank, dan dilanjutkan sebagai akuntan pada KAP KPMG Hanadi Soedjendro dan Rekan. Pernah menjadi Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. sejak November 2009 sampai dengan Oktober 2013. Pendidikan terakhir S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan S2 Psikologi Industri dan Organisasi, Universitas Indonesia.

M. Slamet Wibowo

Anggota Komite Audit (Sejak tanggal 1 April 2007)

Warga Negara Indonesia, lahir di Jakarta pada tanggal 28 Oktober 1964. Pendidikan terakhir Diplôme Européen de 3ème Cycle MATIS dari La Conférence Universitaire de Suisse Occidentale et La Conférence Universitaire Rhône-Alpes dan Diplôme d’Etudes Approfondies (DEA) dari Université Pierre Mendes-France Grenoble di bidang Manajemen Sistem lnformasi serta Master of Business Administration dari University of Missouri Kansas City. Pernah bekerja sebagai akuntan/konsultan pada KAP Hanadi Sudjendro KPMG, The Flagler Management Group dan G. Fraley CPA. Bekerja pada Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia sejak 1987 diawali dengan status sebagai Asisten Dosen.

Yovita Lasti Handini

Anggota Komite Audit (sejak 1 Mei 2015) Pernah bekerja sebagai Consultant pada CDR Consultant, Seattle, USA, untuk the City of Shoreline dan Intel Corp, dan sebagai Pengawas di Yayasan Bhakti Pembangunan Indonesia sampai sekarang. Pendidikan Bachelor Degree Construction Management, Colorado State University, dan Master Degree Construction Management, University of Washington.

Kurnia Sari Dewi

Anggota Komite Audit (Sejak 1 Juni 2015) Pernah bekerja sebagai auditor pada KAP Hans Tuanakotta Mustofa (Deloite Touche Tohmatsu) dan KAP Tanubrata Sutanto Fahmi & Rekan (BDO Indonesia). Pernah bekerja sebagai Dept Head of Procedure Internal Control & Evaluation pada PT MetLife Sejahtera. Anggota komisaris

PT Amarta Technical Repair sampai dengan tahun 2009. Bekerja sebagai dosen Fakultas Ekonomi Universitas Prof. DR. Moestopo (Beragama). Pendidikan S1 dari Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya, Malang.

Pendidikan S2: Master of Business Administration, University of Birmingham, UK dan MSi Administrasi Publik, Universitas Prof. DR. Moestopo (Beragama).

Achmad Surya Abadi

Anggota Komite Audit (sejak 1 Juni 2015)

Pendidikan S1 diraih pada tahun 1991 dari Fakultas Teknologi Pertanian, Institute Pertanian Bogor, dan S2 dari program Studi Strategic Management International, Prasetya Mulya Business School lulus pada tahun 2008. Pernah bekerja sebagai Kepala Divisi Marketing dan Finance PT PNM Venture Capital. Pernah menjabat sebagai staff ahli DPR-RI Komisi XI. Pernah menjabat sebagai Financial Advisor PT Indonesia Comnets Plus (Entitas Anak PT PLN Persero) dari tahun 2010 s/d 2012 dan Business Director – PT Capitalinc Finance (member of Recapital Group) sejak 2010 s/d 2012. Pernah bekerja pada PT Orix Indonesia Finance. Anggota Dewan Pakar Megawati Institute sejak tahun 2005 s/d sekarang. Sebagai Finance & Operation Director pada PT Capitalinc Finance (member of Recapital Group) sejak 2012 s/d sekarang.

Independensi Komite Audit

Komite Audit diketuai oleh Komisaris Independen dan 4 (empat) anggota yang profesional dan berasal dari luar Perseroan. Hal tersebut telah memenuhi ketentuan dalam Peraturan Bapepam-LK no IX.I.V yang merupakan Lampiran Keputusan Ketua Bapepam LK No 643/BL/2012 tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit. Komite Audit melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional dan independen.

Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit

Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit sebagaimana tercantum dalam Piagam Komite Audit PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk yang ditetapkan dengan Surat Keputusan Komisaris Utama PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk No: 002/11/KOM-1/2004 tanggal 30 Maret 2004, yang diubah dengan Keputusan Dewan Komisaris No. Kep-003/D-KOM/2009 tanggal 15 Desember 2009, yang diubah terakhir dengan Keputusan Dewan Komisaris No. Kep-010/D-KOM/2013 tanggal 14 November 2013 adalah untuk memberikan pendapat kepada Dewan Komisaris terhadap laporan atau hal-hal yang disampaikan oleh Direksi kepada Dewan Komisaris, mengidentiikasi hal-hal yang memerlukan perhatian Dewan Komisaris, dan melaksanakan tugas-tugas lain yang berkaitan dengan tugas Dewan Komisaris, antara lain:

• Melakukan penelaahan atas informasi

keuangan yang akan dikeluarkan perusahaan seperti laporan keuangan, proyeksi, serta Rencana Jangka Panjang, Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan, laporan manajemen dan informasi lainnya;

• Melakukan penelaahan atas ketaatan

perusahaan terhadap peraturan

perundang-undangan di bidang Pasar Modal dan peraturan perundang-undangan lainnya yang berhubungan dengan

kegiatan perusahaan;

• Memberikan pendapat independen dalam

hal terjadi perbedaan pendapat antara manajemen dan Akuntan atas jasa yang diberikan;

• Melakukan penelaahan atas sistem

pengendalian internal Perusahaan oleh Internal Audit Division, meliputi

memastikan efektivitas sistem pengendalian intern dan efektivitas pelaksanaan tugas dan menilai pelaksanaan kegiatan serta hasil audit yang dilaksanakan;

• Melakukan review, seleksi dan pencalonan

Akuntan Publik, termasuk independensinya dan member rekomendasi penunjukan Akuntan Publik kepada Dewan Komisaris;

• Melakukan penelaahan atas pelaksanaan

pemeriksaan oleh auditor eksternal meliputi memastikan efektivitas sistem pengendalian intern dan efektiitas pelaksanaan dan menilai pelaksanaan kegiatan serta hasil audit yang dilaksanakan sesuai dengan standar yang berlaku;

• Melaporkan kepada Dewan Komisaris

berbagai resiko yang dihadapi perusahaan dan pelaksanaan manajemen resiko oleh Direksi;

• Melakukan penelaahan dan melaporkan

kepada Dewan Komisaris atas pengaduan yang berkaitan dengan Perusahaan;

• Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan

informasi perusahaan;

• Memberikan rekomendasi mengenai

penyempurnaan sistem pengendalian manajemen serta pelaksanaannya kepada Dewan Komisaris;

• Memastikan telah terdapat prosedur review yang memuaskan terhadap segala informasi yang dikeluarkan perusahaan;

• Menelaah dan memberikan saran kepada

Dewan Komisaris terkait dengan adanya potensi benturan kepentingan perusahaan.

Wewenang Komite Audit

• Mengakses secara penuh, bebas dan tidak terbatas terhadap catatan, karyawan, dana, aset serta sumber daya perusahaan lainnya yang berkaitan dengan tugasnya;

• Berkomunikasi langsung dengan

karyawan, termasuk Direksi dan pihak yang menjalankanfungsi audit internal, manajemen risiko dan akuntan terkait dengan tugas dan tanggung jawab komite audit;

• Melibatkan pihak independen di luar komite audit yang diperlukan untuk membantu pelaksanaan tugasnya (jika diperlukan);

• Melakukan kewenangan lainnya yang

diberikan oleh Dewan Komisaris;

• Wajib bekerja sama dengan Internal Audit Division (IAD), dahulu disebut Satuan Pengawas Intern (SPI) antara lain:

05

• Berkoordinasi dalam penyusunan rencana kerja audit tahunan dan pelaksanaan audit.

• Mengadakan pertemuan dengan IAD apabila dianggap perlu untuk membahas masalah-masalah yang dinilai signiikan, dan masih dalam kerangka tugas dan fungsi Komisaris sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. • Apabila diperlukan, dengan persetujuan

Dewan Komisaris dan didampingi IAD dapat melakukan peninjauan dan pembahasan di Satuan Kerja atau Unit Kerja sesuai kebutuhan untuk melakukan pendalaman terhadap temuan tertentu yang dianggap perlu.

• Dapat memperoleh bukti yang memberikan keyakinan memadai tentang sifat, lingkup, besaran dan dampak dari kelemahan atau perubahan signiikan pengendalian internal serta pengaruhnya terhadap laporan keuangan. • Atas persetujuan Dewan Komisaris,

dapat meminta pandangan lain dari pihak luar untuk membantu memberikan petunjuk teknis dan lain-lain atas biaya perusahaan.

IJ KL MsL NL L NOJgiatan Komite Audit

Pada tahun 2015, Komite Audit telah melaksanakan kegiatan dalam rangka pelaksanaan tugas komite, antara lain:

• Melakukan pembahasan laporan hasil audit

kepatuhan terhadap UU dan pengendalian internal tahun 2015;

• Melakukan penelaahan serta memberikan

tanggapan atas Laporan Keuangan Perusahaan Triwulan I, Semester I, dan Triwulan III tahun 2015;

• Melakukan penelaahan dan memberi

tanggapan atas Laporan Pemutakhiran Daftar Tindak Lanjut IAD;

• Melakukan Koordinasi dengan Internal Audit

Division (IAD);

• Melakukan pembahasan dengan

Manajemen mengenai hal-hal tertentu, khususnya berkaitan dengan masalah restructuring anak-anak perusahaan;

• Membuat laporan berkala atas pelaksanaan

tugas Komite Audit;

• Melaksanakan tugas lain dan

menindaklanjuti disposisi yang diberikan oleh Dewan Komisaris;

• Melakukan kunjungan kerja baik ke Business

Unit PGN dan Entitas Anak (PT Saka Energi). Hasil analisis, kajian, saran dan rekomendasi Komite Audit terkait dengan pelaksanaan tugas, wewenang dan tanggung jawabnya telah dikomunikasikan dan disampaikan kepada Dewan Komisaris untuk memperoleh perhatian

Frekuensi Pertemuan Komite Audit

Berdasarkan Peraturan Bapepam-LK Nomor: IX.I.5 tentang Pembentukan dan Pedoman pelaksanaan Kerja Komite Audit yang dirujuk dalam Piagam Komite Audit, dinyatakan bahwa Komite Audit wajib melaksanakan rapat sekurang-kurangnya sekali dalam 1 (satu) bulan. Selama periode tahun 2015, Komite Audit mengadakan 38 (Tiga Puluh Delapan) kali pertemuan dengan tingkat kehadiran sebagai berikut:

tIngKAt KeHAdIRAn AnggotA KomIte AudIt

Nama Persentase Kehadiran *)

Pudja Sunasa 100% Paiman Raharjo 100% Imbuh Sulistyarini 100% Slamet Wibowo 95% Gunawan Indradi 75% Kanyatama P. Mulyono 100%

Yovita Lasti Handini 100%

Kurnia Sari Dewi 100%

Achmad Surya Abadi 100%

*) Proporsi sesuai dengan jumlah rapat yang diselenggarakan pada masa jabatan masing-masing.

KOMITE NOMINASI, REMUNERASI, DAN GOOD