• Tidak ada hasil yang ditemukan

Annual Report

2010

GOOD CORPORATE GOVERNANCE TATA KELOLA PERUSAHAAN

2.4.5. Evaluasi Kinerja Direksi

Selama tahun 2010, Direksi telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Secara konsisten Direksi telah melaksanakan hal berikut :

1. RUPS setiap tahun bersama dengan Dewan Komisaris sebagaimana yang diamanahkan oleh Anggaran Dasar Perusahaan. RUPS terakhir dilaksanakan pada tanggal 28 Juni 2010. Direksi telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menindak lanjuti hasil RUPS Luar Biasa tanggal 28 Juni 2010 yaitu melakukan perubahan anggaran dasar terkait dengan adanya Right Issue Saham Bank Muamalat. Dalam setiap RUPS Direksi telah menyampaikan pertanggungjawaban mengenai pelaksanaan pengelolaan perusahaan secara rinci baik mengenai kondisi keuangan maupun keadaan perusahaan secara menyeluruh. Pada RUPS terakhir yang diselenggarakan pada tanggal 28 Juni 2010, seluruh pertanggungjawaban Direksi tentang pengelolaan bank telah diterima secara aklamasi.

2. Direksi telah menyusun dan selalu menyempurnakan struktur organisasi yang dapat mendukung pelaksanaan tugasnya, perubahan terakhir dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Direksi Nomor 076A/DIR/KPTS /X/2010 tanggal 29 Oktober 2010.

3. Selalu berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, Anggaran Dasar dan keputusan RUPS serta memastikan seluruh aktivitas Bank Muamalat Indonesia telah sesuai dengan prinsip perbankan yang sehat dan ketentuan peraturan peraturan perundang- undangan yang berlaku, Anggaran Dasar dan keputusan RUPS serta prinsip-prinsip syariah. Hal ini tercermin dari pemenuhan kewajiban- kewajibannya antara lain dalam menyampaikan laporan kepada otoritas perbankan dan keuangan di Indonesia, yaitu Bank Indonesia dan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAMLK) serta kepada instansi terkait lainnya seperti Dewan Syariah Nasional, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

4. Selalu memenuhi komitmen yang telah dibuat baik kepada Bank Indonesia maupun kepada Dewan Komisaris selaku wakil pemegang saham.

2.4.5. Evaluation of Board of Directors Performance During 2010, Board of Directors conducted their duties and responsibilities. Consistently, the Directors have done their performance as follows:

1. The Annual General Meeting of Shareholders

along with the Commissioners as mandated in the Articles of Association of the Company. The last GMS were conducted on 28 June 2010. Board of Directors have taken the necessary steps to follow-up the resolution of Extraordinary GMS on 28 June 2010, which is to modify the Articles of Association regarding to the Rights Issue of Bank Muamalat Share. In every GMS, Board of Directors submit their accountability on the implementation of the Company’s management in detail about the financial condition or the Company’s overall condition. On the last GMS conducted on 28 June 2010, all the accountability of Board of Directors was accepted unanimously.

2. Board of Directors have complied and perfected

the organizational structure which can support their duty implementation, the last modification was conducted based on the decree of the Board of Directors No.076A/DIR/KPTS/X/2010 dated 29 October 2010.

3. Always referred to the provisions of applicable

regulating laws, the Articles of Association and the resolution of the GMS as well as ensuring the entire Bank Muamalat’s activities; Board of Directors has complied with the principles of healthy bank, applicable regulations and laws, as well as the Articles of Association and resolution of GMS and Sharia principles. This is shown in the obligations fulfillment such as submitting their report to banking and financial authority in Indonesia which are Bank Indonesia and Capital Market and Financial Institutions Supervisory Agency (Bappepam) as well as other relevant institutions such as National Board of Sharia, according to the applied provisions.

4. Always fulfill the commitments which have been made

to Bank of Indonesia or Board of Commissioners as the representatives of shareholders.

158

Laporan Tahunan

Annual Report

2010

GOOD CORPORATE GOVERNANCE TATA KELOLA PERUSAHAAN

5. Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, Direksi telah dibantu oleh kepala divisi. Hal ini dimaksudkan agar organisasi dan operasional bank dapat berjalan dengan melibatkan seluruh pejabat bank yang bekerja secara profesional, sehingga rasa tangungjawab dan rasa memiliki terhadap perusahaan akan menjadi semakin besar yang pada akhirnya menimbulkan sinergi dan kemampuan bank yang semakin kokoh.

3. KOMITE-KOMITE KERJA BANK

MUAMALAT

3.1. Komite-Komite Kerja Komisaris

Untuk membantu pelaksanaan tugasnya dan sesuai dengan ketentuan GCG, Dewan Komisaris telah membentuk komite-komite yaitu Komite Audit, Komite Pemantau Risiko dan Komite Remunerasi dan Nominasi. Berikut rinicannya :

3.1.1. Komite Audit (KA)

Komite Audit terdiri dari seorang Ketua yang merupakan Komisaris Independen dan 2 (dua) orang anggota. Ketua maupun seluruh anggota Komite Audit memiliki keahlian dan latar belakang pengetahuan serta pengalaman yang memadai. Komite ini dibentuk atas dasar Surat Keputusan Direksi Nomor 019/DIR/ KPTS/III/2010 tanggal 2 Maret 2010 tentang Komite Audit Bank Muamalat dengan susunan sebagai berikut : Nama Name Status Status Jabatan Position

1. Andre Mirza Hartawan Independent Commissioner Ketua/Chairman

2. Widigdo Sukarman Independent Commissioner Anggota/Member

3. Teuku Radja Sjahnan Pihak Independen /

Independent Parties Anggota/Member

5. In conducting their duties, Board of Directors is

assisted by heads of division. This is intended to make the Bank’s organization and operation run by involving all the Bank’s offi cials who work professionally, so that the sense of belonging and responsibility toward the Company can grow bigger and at the end create synergy and capability for more solid Bank.

3. WORK COMMITTEE OF BANK

MUAMALAT

3.1. Work Committee of Commissioners

To assists their duty implementation and in accordance with the GCG provision, the Board of Commissioners has formed committees such as Audit Committee, Risk Monitor Committee, and Remuneration and Nomination Committee. Here are the details:

3.1.1. The Audit Committee

The Audit Committee consists of a Chairman who is an Independent Commissioner and 2 (two) members. The Chairman and the members of the Audit Committee have the competency and adequate education and experience background. The committee is formed based on the decree of the Board of Directors No.019/DIR/ KPTS/III/2010/ dated 2 March 2010, about the Audit Committee of Bank Muamalat with the structure below:

1 3 2

159