Annual Report
2010
GOOD CORPORATE GOVERNANCE TATA KELOLA PERUSAHAAN
Pemilihan dan seleksi atas calon anggota Komite Audit dari Pihak Independen oleh Dewan Komisaris memang sangat selektif dan benar-benar harus memiliki kualifikasi kompetensi dan pengalaman yang sesuai dengan persyaratan yang tercantum dalam ketentuan GCG. Berdasarkan hasil seleksi tersebut telah terpilih Teuku Radja Sjahnan sebagai anggota Komite Audit.
Profil Anggota Komite Audit (KA)
Profil Andre Mirza Hartawan dan Widigdo Sukarman disajikan pada Profil Dewan Komisaris, Bab 3 hal 56.
Teuku Radja Sjahnan, MSc, CISA – Warga Negara Indonesia, lahir di Sabang, 1 Febuari 1968. Menjabat sebagai anggota Komite Audit Bank Muamalat sejak 2 Maret 2010. Memperoleh gelar Diploma Akuntansi dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara, Jakarta (1989), Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia, Jakarta (1994), Master in Finance dari London Business School, London–Inggris (2001). Pemegang Certified Information System Auditor (CISA) ini memiliki pengalaman yang luas, anggota United Nation (UN) Board of External Audit yang bertugas melakukan audit atas UN Integrated Management Information System (UN-IMIS) di New York tahun 1992-1993, sebagai Audit MIS Manager pada Dewan Audit Indonesia untuk bidang IT Project tahun 1997-1999, sebagai Auditor BPK-RI dengan berbagai tugas khusus pada tahun 1999-2007, sebagai Konsultan pada World Bank untuk Kantor di Jakarta tahun 2007, serta sebagai anggota Komite Audit Bank Negara Indonesia 1946 dari tahun 2001-2009.
Independensi Anggota Komite Audit
Seluruh anggota Komite Audit Bank Muamalat berasal dari pihak independen dan tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham, dan/atau keluarga dengan anggota Dewan Komisaris lainnya, Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan Bank, yang dapat mempengaruhi independensi anggota komite.
The selection and appointment process for the Audit Committee candidate from Independent Party by the Board of Commissioners is very selective and really should have competency qualification and experience complies with the requirements stated in GCG. As the result from the selection process Teuku Radja Sjahnan has been selected as the member of Audit Committee.
Profile of the Audit Committee
Profile of Andre Mirza Hartawan and Widigdi Sukarman is presented in Profile of the Board of Commissioners section in Chapter 3 page 56.
Teuku Radja Sjahnan, MSc, CISA – Indonesian citizen, born in Sabang on 1 February 1968. Serving as the member of the Audit Committee of Bank Muamalat since 2 March 2010, he earned his Diploma degree in Accounting from Sekolah Tinggi Akuntansi Negara, Jakarta (1989), Bachelor’s Degree in Economics from University of Indonesia, Jakarta (1994) and Master’s Degree in Finance from London Business School, London-England (2001). The bearer of Certified Information System Auditor (CISA) certificate has a broad experience, as member of United Nation (UN) Board of External Audit whose incumbency includes conducting audit on UN Integrated Management Information System (UN-IMS) in New York in 1992-1993, as Audit MIS Manager in Indonesia Board of Audit for IT Project in 1997-1999, as BPK-RI Auditor with several special tasks in 1999-2007, as Consultant in Jakarta’s Office of World Bank in 2007 and also as member of the Audit Committee Bank Negara Indonesia 1946 from 2001 to 2009.
The Independency of the Member of Audit Committee All members of Audit Committee of Bank Muamalat come from independent party and does not have any relation in financial, managerial, share ownership, and/or familial with other members of Board of Commissioners, Directors and/or Controlling Shareholders or with the Bank, which might influence the committee member independency.
160
Laporan TahunanAnnual Report
2010
GOOD CORPORATE GOVERNANCE TATA KELOLA PERUSAHAAN
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit
Selama tahun 2010 Komite Audit telah melaksanakan fungsi, tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan Piagam Komite Audit (Committee Audit Charter), sebagai berikut :
1. Menindaklanjuti hasil temuan Internal Audit Division (IAD) sesuai dengan kebijakan atau pengarahan yang diberikan oleh Dewan Komisaris.
2. Ketua Komite Audit, bersama Direktur Utama menandatangani laporan hasil audit kepada Bank Indonesia atas setiap temuan audit yang diperkirakan dapat mengganggu kelangsungan usaha Bank Muamalat.
3. Mengevaluasi hasil temuan pemeriksaan oleh IAD.
4. Meminta Direksi untuk menindaklanjuti hasil temuan pemeriksaan IAD.
5. Memberikan persetujuan tentang pengangkatan dan pemberhentian Group Head IAD oleh Direksi serta melaporkan kepada Bank Indonesia
6. Mereview Internal Audit Charter, menanggapi rencana Audit Intern dan masalah-masalah yang ditemukan oleh IAD serta menentukan pemeriksaan khusus oleh IAD, apabila terdapat dugaan terjadinya kecurangan, penyimpangan terhadap hukum dan peraturan yang berlaku 7. Mengambil langkah-langkah yang diperlukan
dalam hal auditee tidak menindaklanjuti laporan IAD
8. Memastikan bahwa laporan-laporan yang disampaikan kepada Bank Indonesia, Bapepam serta instansi lain yang berkepentingan dilakukan dengan benar dan tepat waktu dan memastikan bahwa Bank Muamalat mematuhi semua ketentuan perundang-undangan yang berlaku 9. Memastikan bahwa manajemen menjamin
eksternal auditor dan internal auditor bekerja sesuai dengan Standar Audit yang berlaku
10. Memastikan independensi dan obyektivitas akuntan publik
Duties and responsibilities of the Audit Committee During 2010, the Audit Committee has conducted their functions, duties and responsibilities in accordance with the Committee Audit Charter as follows:
1. Followed-up the founding of Internal Audit Division
(IAD) in accordance with the policy or as instructed by Board of Commissioners.
2. The Chairman of Audit Committee, with the
President Director, signed the audit result report to Bank Indonesia. The report consists of every audit finding predicted to impede Bank Muamalat’s business continuity.
3. Evaluating the audit founding by IAD.
4. Request Board of Directors to follow-up the IAD
audit founding
5. Approve on appointment and dismissal Group
Head IAD by Board of Directors and reported it to Bank Indonesia.
6. Review Internal Audit Charter, responding to
Internal Audit plan and issues found by IAD as well as determine special examination by IAD, if there was allegation of violation against applicable laws and regulations.
7. Take needed step if the auditor does not follow-up
the IAD report.
8. Ensure that the reports submitted to Bank
Indonesia, Capital Market Supervisory Agency and other relevant institutions has delivered accordingly and on-time and ensuring that Bank Muamalat has complied with all the applied regulating laws.
9. Ensure that the Management guarantees that the
External Auditor as well as Internal Auditor can perform their duty in accordance with applied Audit Standard.
10. Ensure the Public Accountant Independency and objectivity.