• Tidak ada hasil yang ditemukan

Annual Report

2010

GOOD CORPORATE GOVERNANCE TATA KELOLA PERUSAHAAN

5. Khusus staf Sharia Compliance Department

bertugas membantu Dewan Pengawas Syariah (DPS) dan sebagai liaison officer antara manajemen Bank Muamalat dengan DPS dalam pengawasan aspek syariah, membantu pelaksanaan audit syariah yang dilakukan oleh Divisi Audit Internal, serta membantu menyusun laporan semesteran DPS kepada Bank Indonesia Sedangkan Tanggung Jawab Divisi Kepatuhan antara lain meliputi:

1. Menetapkan langkah yang diperlukan untuk memastikan bank telah memenuhi seluruh peraturan internal dan eksternal serta peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam rangka pelaksanaan prinsip kehati-hatian termasuk kepatuhan dalam pemenuhan terhadap aspek syariah, sesuai dengan arahan Direktur Kepatuhan & Manajemen Risiko

2. Memantau dan menjaga kegiatan usaha bank agar tidak menyimpang dari ketentuan yang berlaku secara umum dan syariah

3. Memantau dan menjaga kepatuhan bank terhadap seluruh perjanjian dan komitmen kepada Bank Indonesia

4. Membuat laporan semesteran kepada Bank Indonesia dan laporan berkala kepada Direktur Utama dan Dewan Komisaris perihal pelaksanaan tugas Direktur Kepatuhan

5. Membuat laporan lainnya kepada pihak internal atau eksternal, seperti Pemegang Saham, Bank Indonesia, PPATK, Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) dan Bareskrim POLRI

6. Mengawasi dan memastikan pelaksanaan kebijakan dan prosedur program APU & PPT telah sesuai Peraturan Bank Indonesia dan peraturan perundang-undangan lain yang berlaku .

5. Specially for the staff of Sharia Compliance

Department, which is in charge of assisting Board of Sharia Supervisory (BSS) and as Liaison Officer between Bank Muamalat and BSS in conducting the sharia aspect routine monitoring, participating in sharia audit with Internal Audit Division, and also assisting to compile the BSS monitoring report every semester to be submitted to Bank Indonesia. The responsibilities of Compliance Division include:

1. Determining the necessary steps to ensure that

the Bank complies with all internal and external regulations as well as other regulating laws as a way to implement the prudence principle which includes compliance/conformity of sharia aspect in accordance with instruction from Director of Compliance & Risk Management

2. Monitoring and keeping the Bank’s business

activities from violating the applied provisions and sharia.

3. Monitoring and maintaining the Bank’s compliance

to all commitments and agreements made between the Bank and Bank Indonesia

4. Composing semi-annual report to Bank Indonesia

and periodical report to the President Director and the Board of Commissioners about the implementation of the tasks of Director of Compliance & Risk Management

5. Composing other reports for internal or external

parties, such as shareholders, Bank of Indonesia, Financial Transaction Analysis Center (PPATK), Corruption Eradication Commission (KPK) and Bareskrim POLRI

6. Monitoring and ensuring the implementation of

policy and procedure of APU & PPT programs which have been complied with the Regulation of Bank Indonesia and other applied regulating laws

192

Laporan Tahunan

Annual Report

2010

GOOD CORPORATE GOVERNANCE TATA KELOLA PERUSAHAAN

5.4.2. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direktur Kepatuhan

Selama tahun 2010, Direktur Kepatuhan & Manajemen Risiko melalui Divisi Kepatuhan telah melakukan tugas dan tanggung jawabnya, antara lain sebagai berikut : a. Monitoring pelaksanaan ketentuan prinsip-prinsip

kehati-hatian seperti Kewajiban Penyediaan Modal Minimum/Capital Adequacy Ratio (CAR), Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK), Posisi Devisa Neto (PDN), Likuiditas dan Kualitas Aktiva Produktif/Non Performing Financing (NPF), Penyisihan Penghapusan Aktiva (PPA)

b. Menyampaikan opini kepada divisi terkait dan kantor cabang mengenai pembiayaan dan operasional lainnya yang berhubungan dengan aspek general compliance dan aspek syariah

c. Sharing Information mengenai ketentuan dan peraturan perundang-undangan kepada seluruh divisi dan unit bisnis

d. Melakukan evaluasi kebijakan dan pedoman umum produk pembiayaan dan penghimpunan dana, serta prosedur pelaksanaan kegiatan divisi e. Membantu memenuhi permintaan data instansi

terkait seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), PPATK dan Kepolisian Negara (POLRI).

f. Mengingatkan kepada seluruh unit kerja agar menyampaikan laporan tepat waktu dan selalu beroperasi/menjalankan aktivitas sesuai dengan ketentuan yang berlaku

g. Memenuhi komitmen dan target dalam menjawab hasil temuan pemeriksaan dari Bank Indonesia, dan tindaklanjut dari audit /pemeriksaan intern. h. Berperan aktif/berpartisipasi dalam rapat

antardivisi dan rapat Komite Pembiayaan

i. Khusus untuk syariah dilakukan on the spot ke kantor cabang yang dilakukan bersama Divisi Audit Internal dalam melakukan pemeriksaan lapangan terhadap keputusan yang mengandung unsur ketidakhati-hatian dan berdampak risiko j. Menugaskan Departemen Kepatuhan Syariah

sebagai liaison officer menyelenggarakan rapat bulanan DPS secara rutin sebanyak 12 kali sesuai dengan ketentuan yang berlaku

5.4.2. The Implementation of Duties and

Responsibilities of Compliance Director

During 2010, Director of Compliance & Risk Management through Compliance Division has delivered the duties and responsibilities, as follows:

a. Monitoring the implementation of provisions of

prudence principles such as Capital Adequacy Ratio (CAR), Maximum Limit Credit Approval, Net Devisa Position, Liquidity and productive asset quality/Non Performing Financing,

b. Delivering opinions to relevant division and branch

offices on financing and other operational expenses relating to general compliance and sharia aspect

c. Sharing information on new or applicable provisions

and regulating news to all divisions and business units

d. Conducting review on Standard Operating &

Procedure (SOP)/manual on the implementation of division activity as well as new products from financing and/or fund collecting;

e. Assisting data request from relevant institution

such as Corruption Eradication Committee (KPK), Financial Transaction Analysis Center (PPATK) and the National Police of the Republic of Indonesia (POLRI)

f. Reminding all units to submit reports on-time while

always operating/conducting activities based on applicable provisions

g. Fulfilling the commitment and target in addressing

audit/evaluation conducted by Bank Indonesia, or the follow-up by internal audit/examination

h. Actively participating in inter-division meeting and

Financing Committee meeting

i. For sharia, it is done on the spot at branch offices

and conducted together with Internal Audit Division (IAD) with the review on decision having the elements of risk and imprudence

j. Assigning Sharia Compliance Department as

Liaison Officer routinely conducting 12 regular DPS meetings in accordance with the applicable stipulations

193