Annual Report
2010
GOOD CORPORATE GOVERNANCE TATA KELOLA PERUSAHAAN
5. Sesuai dengan ketentuan GCG yang berlaku dan sebagai pedoman pelaksanaan fungsi kepatuhan, Divisi Kepatuhan telah menyusun Kebijakan dan Prosedur Direktorat Kepatuhan (Compliance Policy and Procedure) secara khusus untuk memberikan kepastian dalam pelaksanaan tugas di Divisi Kepatuhan. Kebijakan dan Prosedur Divisi Kepatuhan tersebut telah disahkan oleh Direksi dan Komisaris Bank Muamalat Indonesia dan telah disampaikan kepada Direktorat Perbankan Syariah, Bank Indonesia melalui surat Nomor 19/BMI/CD/III/2010 tanggal 25 Maret 2010, serta telah didistribusikan kepada divisi- divisi terkait sebagai pedoman.
6. Dalam upaya peningkatan pelaksanaan fungsi kepatuhan di lingkungan Perseroan, pada bulan November 2010 Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko mengangkat, serta menunjuk 4 orang Area Compliance Officer (ACO) untuk melakukan fungsi pengawasan kepatuhan secara intensif pada unit bisnis (kantor cabang, kantor cabang pembantu, dan kantor kas) di wilayah pengawasan yang telah ditentukan.
Tugas ACO antara lain memastikan kepatuhan dalam memenuhi seluruh peraturan internal dan eksternal yang berlaku.
Area yang sudah memiliki ACO adalah :
- Area Jakarta KPO dan Area Jakarta Tier One City (TOC) I, dirangkap oleh seorang ACO yang berkedudukan di Kantor Pusat Non Operasional.
- Area Jakarta TOC II & Area Jakarta TOC III, dirangkap oleh seorang ACO yang berkedudukan di Kantor Cabang Fatmawati. - Area Jawa Barat, ACO berkedudukan di
Kantor Cabang Bandung.
- Area Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, ACO berkedudukan di Kantor Cabang Semarang.
5. In accordance with the GCG provisions used as
guidance in implementing compliance function, the Compliance Division has compiled Policy and Procedure specifically to give assurance in tasks implementation in Compliance Division. The Compliance Division’s Policy and Procedure was authorized by board of Directors and Commissioners of Bank Muamalat and was submitted to Sharia Banking Directorate of Bank Indonesia in letter No.19/BMI/CD/III/2010 dated 25 March 2010 and distributed to all divisions as guidance.
6. In effort to enhance the implementation of
compliance function in the Company in November 2010, the Compliance and Risk Management Director appointed and assigned four officials of Area Compliance Officer (ACO) to be in charge of compliance monitoring closely and intensively in business unit (branch, supporting branch, and cash office) in the determined monitored area.
ACO is in charge of ensuring compliance in fulfilling all internal and external regulating laws.
Areas with appointed ACO :
- KPO Jakarta area and Jakarta Tier One City (TOC)
I, both are handled by one ACO positioned in Non- Operational Head Office,.
- Jakarta TOC II & Jakarta TOC III area, both are
handled by ACO in Fatmawati branch office
- West java Area, ACO in Branch Office Bandung
- Central Java and DI Yogyakarta area, handled by
190
Laporan TahunanAnnual Report
2010
GOOD CORPORATE GOVERNANCE TATA KELOLA PERUSAHAAN
Untuk mengoptimalkan fungsi kepatuhan di lingkungan perusahaan, maka dilakukan perekrutan dan penunjukan ACO untuk ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.
7. Struktur organisasi Divisi Kepatuhan terdiri dari 3 Departemen, yaitu Departemen Kepatuhan Umum (General Compliance Department), Departemen Kepatuhan Syariah (Sharia Compliance Department) dan Unit Kerja Khusus Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU & PPT). Seluruhnya bertanggungjawab kepada Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko melalui Kepala Divisi Kepatuhan. Pada akhir tahun 2010, staf dan karyawan yang membantu pelaksanaan fungsi kepatuhan berjumlah 17 orang, terdiri dari :
a. Compliance Division Head = 1 orang
b. Senior Officer Compliance = 1 orang
c. General Compliance Department = 7 orang
d. Sharia Compliance Department = 4 orang e. Unit Kerja Khusus APU & PPT = 4 orang
5.4.1. Tugas dan Tanggung Jawab Divisi Kepatuhan
Tugas Divisi Kepatuhan adalah membantu Direktur Kepatuhan & Manajemen Risiko dalam hal :
1. Menetapkan upaya yang diperlukan untuk memastikan kepatuhan bank dalam memenuhi seluruh peraturan internal dan eksternal serta peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam rangka pelaksanaan prinsip kehati-hatian, termasuk pemenuhan terhadap aspek syariah 2. Memantau dan menjaga kegiatan usaha bank
agar tidak menyimpang dari ketentuan umum dan syariah yang berlaku
3. Memantau dan menjaga kepatuhan bank terhadap seluruh perjanjian dan komitmen yang dibuat oleh bank kepada Bank Indonesia
4. Memastikan dan mengawasi pelaksanaan kebijakan dan prosedur program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU dan PPT) sesuai Peraturan Bank Indonesia dan peraturan perundang-undangan lain yang berlaku
To optimize the compliance function in the Company, Bank Muamalat recruits and appoints ACO to be placed in areas throughout Indonesia
7. The organizational structure of Compliance Division
consists of 3 Departments, which are: General Compliance Department, Sharia Compliance Department and Anti-Money Laundering and prevention of terrorism funding special work unit (APU & PPT), all of which are responsible to the Compliance and Risk Management Director through head of the Division. As of end of 2010, the staff and employees who assisted the implementation of compliance function in Bank Muamalat were 17 personnel, consisting of:
a. Compliance Division Head = 1 personnel
b. Senior Officer Compliance = 1 personnel
c. General Compliance Department = 7 personnel
d. Sharia Compliance Department = 4 personnel
e. Special work unit APU & PPT = 4 personnel
5.4.1. Duties and Responsibilities of Compliance Division The duties of Compliance Division is to assist the Director of Compliance & Risk Management in :
1. determining the strategy to guarantee the Bank’s
compliance with all internal and external regulating laws as a means of applying prudence principle including the compliance with sharia aspect
2. Monitoring and keeping the Bank’s business activity
from violating the applicable law and sharia
3. Monitoring and maintaining the Bank’s compliance
to all the agreements and commitments made by the Bank to Bank Indonesia
4. Ensuring and supervising the implementation of
policy and procedure of Anti-Money Laundering and Prevention of Terrorism Funding (APU & PPT) program which is in accordance with the Regulation of Bank Indonesia and other applicable laws