JAKARTA COMPOSITE INDEX CHART. CLOSE CHANGE VOLUME (Mn) VALUE (Bn) IHSG LQ

12 

Loading.... (view fulltext now)

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

Pa ge s | 1 of 12

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research

Daily Report

valbury

13 April 2012 PT Valbury Asia Securities

HEADLINES

JAKARTA COMPOSITE INDEX CHART

Dari perspektif teknikal pergerakan IHSG dalam pekan ini potensial konsolidasi. Dari leading indicator yang terbentuk baik MACD dan Stochastic mengindikasikan trend negatif. Demikian dengan lagging indicator dalam moving average jangka pendek menunjukan sinyal

JAKARTA INDICES STATISTICS

CLOSE CHANGE VOLUME (Mn) VALUE (Bn)

IHSG 4139.540 +9.527 5091 4862.21

LQ-45 709.257 +1.049 2904 2989.18

MARKET REVIEW

MARKET

VIEW

Transaksi perdagangan di BEI kemarin cukup aktif, dikontribusikan baik dari saham lapis pertama maupun kedua dan ketiga. Saham tambang batu bara pada umumnya, seperti; PTBA, ITMG, BUMI, sempat rebound di sesi I menyusul berita bahwa proposal pajak ekspor batu bara diusulkan sebesar 15% dari sebelumnya 25%-50%, tetapi terkoreksi kembali hingga sesi II berakhir, dimana dikabarkan pengusaha pertambangan mineral dan batu bara menolak pemberlakuan pajak ekspor 15% bagi sektor mineral dan batu bara. Rebound juga terjadi pada saham ASII, UNTR, SMGR, INTP, sehingga IHSG terapresiasi sebesar 9,527 poin (+0,23%) di 4139,54. Saham-saham konstruksi tampaknya mulai diminati lagi sehingga menguat. Sementara saham lapis bawah yang aktif ditransaksikan al. JPFA, TMPI, PTRO. Kenaikan signifikan JPFA dipicu oleh rencana merger dengan MBAI pada harga di atas harga pasar saat ini. Asing tercatat membukukan net buy sekitar Rp 189 miliar. Penguatan IHSG itu seiring dengan apresiasi indeks di bursa Asia. Sementara indeks di bursa Eropa secara umum melemah. Melemahnya bursa Eropa seiring dengan turunnya saham sektor minyak dan perbankan Portugal yang tertekan oleh adanya rencana right issue Banco Espirito Santo SA senilai Euro 1 miliar dengan harga diskon 66%. Sementara itu data jobless claims US naik 13.000 pada minggu berakhir 7 April menjadi 380.000, tertinggi sejak 28 Januari 2012, yang menunjukkan peningkatan pasar tenaga kerja AS melambat. Sedangkan dari dalam negeri, BI mempertahankan suku bunga acauan di level 5,75% karena risiko inflasi. Meski demikian nilai tukar rupiah relatif masih bergerak di kisaran yang sama dengan sebelumnya. Hal itu berbeda dengan mata uang Asia lain yang cenderung menguat pasca survei The Federal Reserve menunjukkan bahwa ekonomi AS meningkat. Bank Indonesia memperkirakan GDP tahun 2012 masih bisa mencapai 6,3%-6,7% dan tahun 2013 sebesar 6,8%. Sedang GDP 2Q 2011 diperkirakan 6,4%. Sementara laju inflasi thaun 2013 diperkirakan mencapai 3,5%-5,5%.

Potensial terjadi technical rebound bagi IHSG pada perdagangan saham hari ini cukup terbuka. Kendati tetap mempertimbangkan sentimen dari faktor fundamental yang dapat mempengaruhi pergerakan pasar. Penguatan terhadap indeks bursa Amerika Serikat (AS) diperkirakan dapat memberi dukungan bagi pergerakan indeks domestik pada perdagangan saham hari ini. Indeks Dow Jones di tutup menguat 181,19 poin (1,41%) ke posisi 12986,58 dan indeks Nasdaq naik 39,09 poin (1,30%). Pergerakan positif indeks bursa AS ini seiring spekulasi bahwa the Federal Reserve memberikan sinyal tingkat suku bunga akan tetap rendah dalam beberapa waktu ke depan. Sentimen Fed ini memberikan kekuatan di tengah munculnya data yang kurang baik dari negara ini, yakni mengenai pengajuan klaim tunjangan pengangguran baru di AS yang meningkat tajam di pekan lalu, sinyalemen lainnya bawah pasar tenaga kerja terlihat kehilangan momentum. Laporan Departemen Tenaga Kerja mencatatkan klaim awal tunjangan pengangguran meningkat sebesar 13,000 ke penyesuaian secara musiman 380.000 pada pekan hingga 7 April. Kenaikan mingguan tersebut merupakan terbesar dalam satu tahun terakhir. Padahal sebelumnya The Fed mengumumkan mengenai ekonomi Amerika yang mengalami kenaikan di sektor manufaktur, perekrutan kerja dan penjualan ritel. Pasar akan menyikapi pidato Ben Bernanke kepala Federal Reserve dijadwalkan akan berbicara di New York serta rilis data inflasi pada hari ini. Sentimen pasar dari global lainnya mengenai pernyataan dari Bank Dunia terhadap Cina yang berpandangan negatif. Perkiraan terbaru dari Bank Dunia atas Cina bahwa pertumbuhan perekonomiannya diprediksikan akan merosot ke terendah selama 13 tahun di 2012. Faktor memburuknya pemulihan ekonomi dunia yang menghantam permintaan ekspor dan investasi domestik serta melambatkan pertumbuhan konsumsi menjadi penyebabnya. Bank Dunia juga perkiraan ekspansi ekonomi China tahun ini menjadi 8.2% dari perkiraan bulan Januari di angka 8.4%.

• ANTM targetkan produksi feronikel 18 ribu ton tahun ini • ANTM laba naik 13,5% menjadi Rp 1,91 triliun pada 2011 • BYAN dilarang alihkan sahamnya di Kangaroo Resources Ltd • Laba SMGR diperkirakan mencapai Rp 1 triliun

• SMGR berencana bangun 2 pabrik baru • ADHI raih kontrak jalan tol dan dermaga • WIKA investasi PLTU USD 150 juta • ARII kuasai 65% saham Inti Buana Mining • TOTL danai ekspansi anak usaha Rp 100 miliar • CMNP akuisisi tol Cijago

• NIKL targetkan pendapatan Rp 1,9 triliun

• Saham pemerintah di BBTN akan terdilusi menjadi 60%. • ENRG siapkan US$260 juta guna tingkatkan produksi • PJAA akan memasuki kawasan industri

• SMRA akan memproses non-preemptive rights

• TOTL rencana bagikan dividen minimal 40% dari laba bersih 2011 • ADHI hingga Maret 2012 raih kontrak baru Rp 2,6 triliun • ULTJ naikkan harga jual 3% pada 1Q2012

• BBNI rencana terbitkan global bond USD 500 juta pada April 2012 • GIAA kerjasama dengan Susi Air

• GTBO targetkan pendapatan 2012 sebesar USD 117 juta • ADMG alokasikan capex USD 17,5 juta tahun ini

Support level Resistance level Major trend Minor trend 4123/4107/4094 4153/4166/4182 Up Down

(2)

Pa ge s | 2 of 12

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research

Daily News

*

PT Valbury Asia Securities 13 April 2012

Aneka Tambang (ANTM) tetap menargetkan produksi feronikel

sebesar 18 ribu ton pada tahun 2012, seiring tuntasnya optimasi pabrik FeNi II. Perseroan telah mengoperasikan kembali pabrik FeNi II setelah dilakukan optimasi sejak 21 Januari 2012. Setelah dilakukan switch on pabrik, beban listrik akan ditingkatkan secara bertahap hingga pengoperasian beban penuh pada Mei 2012. Optimasi pabrik FeNi II bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan tingkat keselamatan operasional pabrik.

Aneka Tambang (ANTM) membukukan laba bersih (unaudit)

sebesar Rp 1,91 triliun pada tahun 2011, naik 13,5% YoY dibandingkan tahun 2010 sebesar Rp 1,68 triliun. Kenaikan laba bersih Antam terutama disebabkan peningkatan penjualan komoditas feronikel, bijih nikel dan emas. Laba bersih per saham Antam tahun 2011 sebesar Rp 200,57 per saham dibandingkan tahun 2010 sebesar Rp 176,77 per saham.

Energi Mega Persada (ENRG) berencana memprioritaskan

produksi tiga blok tahun ini yakni blok Kangean, Bentu, dan Tonga untuk memenuhi target produksi 50.000 barel minyak per hari tahun ni. Dana akan berasal dari kas internal perseroan, obligasi, dan mitra strategis yang totalnya mencapai US$260 juta. Produksi gas akan ditingkatkan hingga 41.200 bph dan minyak sebesar 8.900 bph. Blok Kangean Madura diharapkan memproduksi 300 juta kaki kubik gas per hari atau setara 25.000 bph, setelah dikembangkan tahun lalu.

PT Bukit Makmur Mandiri Utama - anak usaha Delta Dunia

Makmur (DOID) - meraih fasilitas pembiayaan alat berat sebesar

USD 25 juta atau setara dengan Rp 225 miliar dari PT Orix Indonesia Finance. Fasilitas pembiayaan (leasing) itu pernah ditingkatkan pada 23 Februari 2012 dari fasilitas awal sebesar USD 7,43 juta yang ditandatangani perseroan pada 2 Januari 2012.

Bayan Resources (BYAN) dilarang mengalihkan sahamnya di

Kangaroo Resources Ltd dari Mahkamah Agung Australia menyusul diperolehnya 'interim ex parte freezing order' oleh BCBC Singapore Pte Ltd dari Mahkamah Agung Australia. Pengumuman itu terkait dengan kasus sengketa BYAN dengan BCBC Singapore, Binderless Batubara Briquetting Company Pty Ltd, dan White Energy Company Ltd di Pengadilan Tinggi Singapura. Larangan pengalihan saham Kangaroo Resources berlaku hingga 18 April, yaitu waktu sidang dengar pendapat oleh hakim Australia terhadap BCBC Singapore dan Bayan Resources. Perseroan menolak secara keras atas keputusan interim ex parte tersebut dan semaksimal mungkin membela hak dan menolak segala tuduhan baik terhadap perseroan, direksi, komisaris yang disebutkan dalam dengar pendapatan di Mahkamah Agung di Perth, Australia. Hal ini dilakukan tanpa sepengetahuan perseroan karena diminta tidak dihadirkan dalam sidang tersebut. Saat ini, perseroan telah menunjuk kuasa hukum di Australia untuk mempertahankan hak-hak perseroan di hadapan hukum. Bayan dan Resources dan White Energy Ltd serta BCBC Singapore mendirikan anak usaha bersama (joint venture) bernama PT Kaltim Supacoal.

Area tambang ABM Investama (ABMM) di Aceh tidak terganggu oleh gempa pada 11 April 2012. Menurut persroan tidak ada fasilitas tambang yang mengalami kerusakan yang berdampak signifikan terhadap kelangsungan operasional. Tambang perseroan di Aceh akan memberikan kontribusi yang besar terhadap produksi batubara perseroan di masa mendatang, karena tambang di Kalimantan akan mengalami stagnasi dalam 5 tahun

ke depan. Tambang di Aceh tersebut hanya akan memproduksi 1,5 juta ton batubara pada tahun 2012. Produksinya akan semakin ditingkatkan menjadi 4,5 juta ton di tahun 2013 dan di 2014 menjadi 7,5 juta ton. Sedangkan tambang ABMM di Kalimantan Selatan akhir tahun 2012 diprediksi akan memproduksi batubara sekitar 5 juta ton.

Garda Tujuh Buana (GTBO menargetkan peningkatan

pendapatan tahun 2012 menjadi USD 117 juta dari realisasi tahun 2011 sebesar USD 34 juta. Peningkatan pendapatan itu dipicu dari kenaikan volume penjualan batu bara menjadi 3 juta ton.

Atlas Resources (ARII) melalui anak perusahaannya Optima

Persada telah melakukan penyertaan modal pada Inti Buana Mining melalui pembelian saham milik Muliawa sebesar 150 saham serta pengambilan bagian atas saham baru yang dikeluarkan oleh Inti Buana Mining sebanyak 1.800 saham. Adapun nilai penyertaan dan pengambilan hak saham sebesar Rp 1,95 miliar yang merupakan 65% dari seluruh modal yang diterbitkan oleh Inti Buana Mining.

Sumalindo Lestari Jaya (SULI) sedang mencari investor

strategis untuk menggarap sektor pertambangan, melalui anak usahanya PT Suli Inti Resources. Persero belum dapat memastikan target operasi dan belum mengalokasikan besarnya anggaran belanja modal yang akan digunakan.

Pendapatan Astra Agro Lestari (AALI) selama 3 bulan pertama tahun ini turun 6,5% akibat penurunan harga jual rata-rata crude palm oil (CPO). Harga jual rata-rata CPA selama kuartal I/2012 turun 6,9% menjadi Rp7.706/kg. Tren penurunan ini mulai terjadi sejak Februari akibat adanya penurunan harga jual CPO, inti sawit (kernel), palm kernel oil, dan palm kernel expeller.

Pelat Timah Nusantara (NIKL) menganggarkan belanja modal

sebesar Rp 20 miliar pada tahun ini. Capex tersebut nantinya akan digunakan untuk kebutuhan maintenance di sepanjang 2012. Perseroan memperkirakan target produksi plat timah di tahun 2012 akan turun 30 ribu ton dari 160 ribu ton menjadi 130 ribu ton pada tahun 2012 ini. Penurunan tersebut disebabkan NIKL masih dalam tahapan learning curve.

Pelat Timah Nusantara (NIKL) menargetkan pendapatan tahun

ini meningkat 20-50% menjadi Rp 1,5-1,9 triliun. Perseroan menargetkan volume penjualan pelat timah naik 30% menjadi 130 ribu ton.

Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) akan mengakuisisi

sekitar 19% saham Translingkar Kita Jaya (TKJ) yang notebene pemegang konsesi ruas tol Cinere-Jagorawi (Cijago). Selain itu, perseroan siap mengakuisisi 2 hingga 3 ruas tol wilayah dalam kota Jakarta.

Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) mengincar dana segar

senilai Rp1,45 triliun yang diperoleh dari penerbitan surat utang dan saham baru pada semester II/2012. Dana tersebut akan digunakan untuk mengakuisisi tiga ruas jalan tol baru di wilayah Jabodetabek dan proyek pembangunan infrastruktur distribusi tambang batu bara di Sumatera Selatan. Perseroan akan menerbitakn dua jenis surat utang senilai Rp1,2 triliun yang terdiri dari obligasi konvensional senilai Rp700 miliar dan sukuk ijarah senilai Rp500 miliar dengan tenor masing-masing 5 tahun. Untuk itu CMNP menunjuk 4 sekuritas sebagai penjamin emisi

(3)

Pa ge s | 3 of 12

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research

(underwriter) penerbitan surat utang pada Juli 2012. Keempat underwriter tersebut adalah PT Indo Premier Securities, PT Sucorinvest Central Gani, PT Ciptadana Securities, dan PT Equator Securities.Disamping itu, guna memperkuat permodalan, perseroan akan menerbitkan saham baru melalu nonpreemptive rights sebanyak 10% dari total modal yang disetor atau sebanyak 200 juta saham perseroan yang diperkirakan sekitar Rp250 miliar.

Trias Sentosa (TRST) menyiapkan belanja modal US$18 juta

untuk meningkatkan kapasitas produksi kemasan dari 80.000 ton per tahun menjadi 105.000 ton. Selain itu, perseroan akan menambah nilai penjualan sebanyak US$80 juta pada 2013. Disamping itu, sebagian belanja modal tersebut akan dgunakan untuk penambahan mesin baru dan sebagian lagi untuk membangun gudang baru karena gudang yang lama digunakan untuk perluasan pabrik. Sebagian dana capex juga digunakan untuk melunasi pembelian mesin BOPP line 6 sehubungan dengan perluasan produksi BOPP film sebesar 30.000 MT.

Polychem Indonesia (ADMG) mengalokasikan belanja modal

tahun 2012 sebesar USD 17,5 juta. Alokasi belanja modal akan digunakan untuk ekspansi peningkatan kapasitas produksi.

Semen Gresik (SMGR) memperkirakan laba bersih pada kuartal I

tahun ini mencapai Rp 1 triliun atau naik 15% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp 870 miliar. Pendapatan diperkirakan meningkat 20% menjadi Rp 4,2 triliun dari Rp 3,5 triliun. Per Maret 2012, volume penjualan domestik naik 15% menjadi 4,9 juta ton.

Semen Gresik (SMGR) berencana membangun 2 pabrik baru lagi

di Sumatera dan luar Jawa untuk mengantisipasi peningkatan permintaan semen. Kapasitas produksinya masing-masing mencapai 3 juta ton dengan total investasi Rp 7 triliun. Konstruksi pabrik ditargetkan dimulai tahun depan dan selesai pada tahun 2015.

Semen Gresik (SMGR) dan Wijaya Karya (WIKA) mendorong

efisiensi proyek-proyek konstruksi dengan menandatangani nota kesepahaman 2 pihak untuk mengamankan pasokan semen. WIKA adalah target pasar Semen Gresik, sebaliknya WIKA membutuhkan pasokan semen sebagai bahan utama pembangunan infrastruktur. Semen Gresik dan Wika juga akan membentuk tim bersama untuk memperhitungkan efisiensi biaya logistik yang dapat ditekan. Dengan efisiensi, proyek konstruksi tidak perlu waktu tunggu untuk mendapatkan pasokan semen. Kebutuhan semen Wika saat ini diperkirakan mencapai 2 juta ton per tahun yang hampir 100% oleh Semen Gresik.

Wijaya Karya (WIKA) berencana membangun 2 pembangkit

listrik tenaga uap (PLTU) dengan kapasitas masing-masing 1X60 MW. Nilai investasi per 1 MW mencapai USD 1,25 juta, sehingga total investasi proyek ini sekitar USD 150 juta. Lokasinya berada di Padang (Sumatera Barat) dan Karimun (Kepulauan Riau). WIKA juga akan membangun 1 pelabuhan dengan menggandeng perusahaan lain.

Adhi Karya (ADHI) meraih kontrak pembangunan jalan tol dan

dermaga dengan total nilai masing-masing Rp 253,14 miliar dan USD 36,16 juta. Perseroan akan menggarap konstruksi jalan tol seksi satu Gempol-Pandaan milik Margabumi Adhikarya dan dermaga milik Aneka Tambang (ANTM).

Adhi Karya (ADHI) menunjuk PT Danareksa Sekuritas dan PT

OSK Nusadana Securities Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi berkelanjutan perseroan senilai Rp 1,5 triliun dengan jangka waktu 5 tahun dan 7 tahun. Tahap pertama akan diterbitkan obligasi senilai minimal Rp 750 miliar untuk melunasi

kewajiban jatuh tempo maupun ekspansi. Pada 6 Juli terdapat kewajiban jatuh tempo perseroan yaitu Obligasi IV Adhi senilai Rp 375 miliar dan selanjutnya pada 7 Juli adalah Sukuk Mudharabah I Adhi senilai Rp 125 miliar.

Adhi Karya (ADHI) hingga Maret 2012 telah meraih kontrak baru

Rp 2,6 triliun dari target tahun 2012 sebesar Rp 13,5 triliun. Perseroan menargetkan total kontrak thaun 2012 sebesar Rp 24 triliun yang terdiri dari target tahun 2012 sebesar Rp 13,5 triliun dan sisanya Rp 10,5 triliun berasal dari kontrak tahun 2011 (carry over).

Total Bangun Persada (TOTL) berencana membagikan dividen

minimal 40% dari laba bersih perseroan pada 2011 atau senilai Rp 49,94 miliar atau setara dengan Rp 14,6 per saham. Jumlah ini belum pasti, karena masih harus mendapat persetujuan pemegang saham dalam RUPS 11 Mei . Perseroan akan melakukan ekspansi melalui anak usaha yang bergerak di bidang properti, PT Total Persada Development pada tahun 2012, sehingga berencana untuk menurunkan rasio dividen terhadap laba bersih (dividend payout ratio).

Total Bangun Persada (TOTL) menganggarkan dana ekspansi

anak usaha, Total Persada Development, berkisar 75-100 miliar. Dana digunakan untuk akuisisi lahan dan pengembangan properti. Perseroan mengharapkan kontribusi Total Development sekitar 10-15% atau setara dengan Rp 25 miliar terhadap laba bersih tahun ini. TOTL menargetkan kenaikan laba bersih pada tahun ini sebesar 41% menjadi Rp 175 miliar.

Total Bangun Persada (TOTL) melaporkan kontrak baru senilai

Rp416,58 miliar hingga Maret 2012, setara dengan 23,14% dari target kontrak tahun ini. Mayoritas proyek yang didapatkan triwulan pertama tahun ini berasal dari swasta seperti pembangunan gedung dan hotel.

Summarecon Agung (SMRA) berencana menerbitkan saham

baru tanpa HMETD (non-preemptive rights) maksimal 10% dari total saham perusahaan. Proposal permohonan telah diajukan ke Bapepam dan RUPSLB akan dilaksanakan pada 31 Mei 2012.

Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) berencana memasuki

kawasan industry dengan nilai investasi Rp600 miliar. Saat ini perseroan mengincar lahan industry seluas minimal 500 hektar. Diharapkan bisnis tersebut dapat terlaksana di tahun 2014 atau 2015.

Erajaya Swasembada (ERAA) melalui anak usahanya, Erafone

Artha Retailindo, berencana memperkuat pasar di luar Jakarta dengan membangun 70 unit store sepanjang 2012. Perseroan mengharapkan kontribusi penjualan ponsel di daerah sekitar 50% dari total penjualan.

Ultrajaya Milk Industry and Trading Company (ULTJ)

menaikkan harga jual sebesar 3% pada kuartal I 2012 dibandingkan akhir 2011. Kenaikan harga merupakan langkah penyesuaian terhadap peningkatan biaya produksi seperti bahan baku, upah pekerja dan distribusi.

Nippon Indosari Corpindo (ROTI) menargetkan 2 pabrik baru

yang berlokasi di Palembang dan Makassar mulai beroperasi pada semester II 2012. Dengan beroperasinya kedua pabrik tersebut, Nippon Indosari menargetkan kapasitas produksi roti pada akhir tahun ini mencapai 2,6 juta pieces per hari, meningkat 44% dibanding kapasitas pada 2011 sebanyak 1,8 juta pieces per hari.

Bank Negara Indonesia (BBNI) berencana menerbitkan global

(4)

Pa ge s | 4 of 12

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research

2012. Saat ini perseroan tengah menunggu datangnya izin penerbitan instrumen pembiayaan tersebut. Penggunaan dana global bond ini, direncanakan BNI akan digunakan untuk menambah pembiayaan khususnya dalam dolar (AS). Total penyaluran kredit BNI Rp150 triliun, di mana 20 persennya dalam dolar.

Bank Negara Indonesia (BBNI) akan menggunakan sebagian

besar hasil emisi obligasi berdenominasi US Dolar dengan nilai USD 500 juta-USD 1 miliar dengan jangka waktu 5-10 tahun untuk melunasi pinjaman valas ke Credit Suisse, Deustche dan Morgan Stanley.

Bank Mandiri (BMRI) menandatangani Perjanjian Kerja Sama

Vendor Development dengan PT Pertamina EP, dan Perjanjian Kerja Sama Support Data dengan PT Pertamina (Persero). Hal ini dilakukan untuk membantu peningkatan efisiensi dan efektivitas pembiayaan kepada vendor-vendor PT Pertamina EP. Bank Mandiri akan memperoleh akses terhadap data-data vendor Pertamina EP yang dapat digunakan sebagai data primer dalam proses analisa pemberian kredit modal kerja, fasilitas impor maupun bank garansi kepada para vendor yang telah memperoleh kontrak kerja dari Pertamina EP.

Kepemilikan saham pemerintah di Bank Tabungan Negara (BBTN) akan terdilusi menjadi 60%, menyusul rencana penerbitan saham baru (rights issue) yang akan dilakukan pada semester II-2012. Saham pemerintah terdilusi karena perseroan menginginkan insentif pajak. Sedangkan saham publik bertambah menjadi 40%.

Garuda Indonesia (GIAA) dan maskapai penerbangan perintis,

Susi Air, menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk meningkatkan pelayanan bagi para pengguna jasa kedua perusahaan. Kedua maskapai sepakat saling berhubungan untuk menyediakan layanan penerbangan. Susi Air akan menggunakan jasa Garuda Indonesia untuk mendapatkan penumpang yang akan melakukan penerbangan ke berbagai rute penerbangannya. Untuk layanan ini, Garuda Indonesia akan memfasilitasi Susi Air dengan layanan penjualan tiket secara elektronik lewat Garuda Online Sales (GOS).

Kementerian BUMN kembali membuka peluang bagi PT

Pegadaian untuk melepas saham perdana (initial public offering/

IPO) tahun 2012 dengan syarat Pegadaian dapat berkomitmen

untuk tetap mempertahankan tingkat bunga rendah. Sebelumnya rencana IPO Pegadaian pada tahun ini, tetapi ditunda untuk menghindari perubahan fokus Pegadian menjadi perusahaan yang hanya berorientasi pada peningkatan laba bukan lagi mementingkan pendanaan kepada rakyat kecil.

Pengusaha pertambangan mineral dan batubara menolak pemberlakuan pajak ekspor 15% bagi sektor mineral dan batubara, karena pajak ekspor bisa membebani perusahaan pertambangan yang sudah membayar pajak dalam jumlah yang cukup besar.

Pemerintah Brasil berencana melarang peredaran rokok kretek di negaranya, mengikuti yang telah dilakukan oleh Amerika Serikat. Namun Otoritas Perdagangan Dunia (World Trade Organization/WTO) telah menyatakan bahwa apa yang dilakukan oleh AS itu adalah bentuk diskriminasi terhadap rokok kretek, sehingga Brasil sebaiknya tidak mengikuti hal tersebut.

Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan (BI Rate) di level 5,75%. Bank sentral memandang BI Rate

masih sesuai dengan sasaran inflasi dan stabilitas nilai tukar rupiah. Keputusan ini dinilai masih konsisten dengan tekanan inflasi dari sisi fundamental yang masih terkendali ke depan serta tetap kondusif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dari dampak penurunan kinerja perekonomian dunia.

(5)

Pa ge s | 5 of 12

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

Market

Data

PT Valbury Asia Securities 13 April 2012

COMMODITIES

DUAL LISTING

DESCRIPTION PRICE (USD) CHANGE DESCRIPTION PRICE (USD) PRICE (IDR) CHANGE (IDR)

CRUDE OIL (US$) / BARREL 103.64 0.94 TLKM (US) 33 7,568 64

NATURAL GAS (US$) / mmBtu 1.98 0.00 ISAT (US) 28 6,501 174

GOLD (US$) / OUNCE 1675.78 16.65 ANTM (GR) 0.15 1,747 -72

NICKEL (US$) / MT 18700.00 600.00 BLTA (SP) 0.03 190 0

TIN (US$) / MT 22655.00 230.00

COAL (NEWC) (US$) / MT * 105.55 1.15

COAL (RB) (US$) / MT * 103.51 0.31

CPO (ROTH) (US$) / MT 1185.00 -10.00

CPO (MYR) / MT 3575.50 -9.50

Rubber (MYR/Kg) 1208.50 -2.00

Pulp (BHKP) (US$) / per ton 758.75 2.91

* weekly

GLOBAL INDICES VALUATION

PRICE CHANGE PER (X) PBV (X) MARKET CAP

COUNTRY INDICES

13-Apr-12 % Day % YTD 2011E 2012F 2011E 2012F (USD Bn)

USA DOW JONES INDUS. 12986.58 1.41 6.29 12.41 11.22 2.53 2.27 3,892.4

USA NASDAQ COMPOSITE 3055.55 1.30 17.29 16.31 13.71 3.51 1.09 4,912.1

ENGLAND FTSE 100 INDEX 5710.46 1.34 2.48 10.19 9.24 1.79 1.41 1,214.5

CHINA SHANGHAI SE A SH 2462.24 1.82 6.86 9.89 8.49 1.97 1.33 2,524.9

CHINA SHENZHEN SE A SH 988.70 1.95 9.02 16.28 12.98 2.92 2.09 1,143.0

HONG KONG HANG SENG INDEX 20327.32 0.93 10.27 10.28 9.25 1.71 1.20 1,486.2

INDONESIA JAKARTA COMPOSITE 4139.54 0.23 8.31 14.12 12.09 4.17 2.51 396.3

JAPAN NIKKEI 225 9648.05 1.28 14.09 15.07 12.25 1.27 1.08 2,281.1

MALAYSIA KLCI 1601.27 0.26 4.61 14.92 13.39 2.54 2.02 274.0

SINGAPORE STRAITS TIMES INDEX 2978.14 1.08 12.54 13.86 12.26 1.66 1.25 388.9

FOREIGN EXCHANGE

DESCRIPTION RATE (IDR) CHANGE DESCRIPTION RATE (USD) CHANGE

USD/IDR 9,181.75 8.75 1000 IDR/ USD 0.11 -0.0001

EUR/IDR 12,046.00 -0.16 EUR / USD 1.32 0.0001

JPY/IDR 113.15 -0.50 JPY / USD 80.92 0.0325

SGD/IDR 7,314.67 34.67 SGD / USD 1.25 -0.0067

AUD/IDR 9,534.79 106.47 AUD / USD 1.04 0.0003

GBP/IDR 14,631.81 32.93 GBP / USD 1.60 -0.0001

CNY/IDR 1,455.71 1.49 GBP / USD 6.31 -0.0005

MYR/IDR 3,005.73 13.23 MYR / USD 3.05 -0.0136

KRW/IDR 8.10 0.05 100 KRW / USD 11.34 -0.0690

CENTRAL BANK RATE

INTERBANK LENDING RATE

DESCRIPTION COUNTRY RATE (%) DESCRIPTION COUNTRY RATE (%)

FED Rate (%) US 0.25 JIBOR (IDR) Indonesia 3.99

BI Rate (%) Indonesia 5.75 LIBOR (GBP) England 0.69

ECB Rate (%) Euro 1.00 SIBOR (USD) Singapore 0.25

BOJ Rate (%) Japan 0.10 D TIBOR (YEN) Japan 0.18

BOE Rate (%) England 0.50 Z TIBOR (YEN) Japan 0.18

(6)

Pa ge s | 6 of 12

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

13 April 2012

INDONESIAN ECONOMIC INDICATORS

SBI

DESCRIPTION MAR’12 FEB’12 DESCRIPTION RATE (%)

Inflation YTD % 0.88 0.81 SBI (1M) 6.26

Inflation YOY % 3.97 3.56 SBI (3M) n/a

Inflation MOM % 0.07 0.05 SBI (6M) 6.08

Foreign Reserve (USD Bn) 110.49 112.22

GDP (IDR Bn) 1,921,560 1,921,560

BUSINESS & ECONOMIC CALENDAR

DATE AGENDA EXPECTATION

13 Apr* US Consumer Price Index YoY Turun menjadi 2.7% dari 2.9% 13 Apr* US Consumer Price Index MoM Turun menjadi 0.3% dari 0.4% 16 Apr* US Empire Manufacturing Turun menjadi 18.00 dari 20.21 16 Apr* US Advance Retail Sales Turun menjadi 0.4% dari 1.1% 16 Apr* US Business Inventories Turun menjadi 0.5% dari 0.7% 17 Apr* US Housing Starts Naik menjadi 700 ribu dari 689 ribu Ket: (*) US time (^) Tentative

LEADING MOVERS

LAGGING MOVERS

STOCK PRICE CHANGE (%) INDEX pt STOCK PRICE CHANGE (%) INDEX pt

BBRI IJ 7000 1.45 2.79 HERO IJ 5700 -19.72 -5.27 BBCA IJ 8000 1.27 2.79 UNVR IJ 18950 -2.82 -4.80 INTP IJ 18550 3.06 2.31 BUMI IJ 2100 -2.33 -1.19 ASII IJ 73800 0.68 2.31 BBNI IJ 3850 -1.28 -1.06 TLKM IJ 7600 1.33 2.30 BRAU IJ 495 -4.81 -1.00 SMGR IJ 12150 2.10 1.70 HRUM IJ 7550 -3.21 -0.77 IMAS IJ 17850 6.25 1.66 ADRO IJ 1810 -1.09 -0.73 GGRM IJ 59000 0.77 0.99 PGAS IJ 3600 -0.69 -0.69 BMTR IJ 1650 3.77 0.95 PTBA IJ 18950 -1.30 -0.66 UNTR IJ 30900 0.65 0.85 SMAR IJ 6000 -3.23 -0.66

(7)

Pa ge s | 7 of 12

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

Corporate Info

PT Valbury Asia Securities 13 April 2012

DIVIDEND

STOCK DPS (IDR) STATUS CUM DATE EX DATE RECORDING PAYMENT

EMTK 35.00 Cash Dividend TBA TBA TBA TBA

SDRA 11.00 Cash Dividend 10-Apr-12 11-Apr-12 13-Apr-12 27-Apr12

IGAR 75.00 Cash Dividend 13-Apr-12 16-Apr-12 18-Apr-12 02-May-12

BJBR 61.07 Cash Dividend 17-Apr-12 18-Apr-12 20-Apr-12 04-May-12

BDMN 104.43 Cash Dividend 19-Apr-12 20-Apr-12 24-Apr-12 08-May-12

PTRO $0.0209 Cash Dividend 20-Apr-12 23-Apr-12 25-Apr-12 07-May-12

EXCL 130.00 Cash Dividend 20-Apr-12 23-Apr-12 25-Apr-12 09-May-12

BBRI 122.28 Cash Dividend 26-Apr-12 27-Apr-12 01-May-12 15-May-12

ITMG 2506.00 Cash Dividend 27-Apr-12 30-Apr-12 02-May-12 15-May-12

CORPORATE ACTIONS

STOCK ACTION RATIO EXC. PRICE (IDR) CUM DATE EX DATE TRADING PERIOD

SUGI Rights Issue 3:180 100 29-Mar-12 30-Mar-12 05 Apr - 02 May’12

BBLD Stock Bonus 500:73 -- TBA TBA TBA

RAJA Rights Issue 500:250 677 TBA TBA TBA

ITTG Rights Issue 2:5 104 06-Apr-12 09-Apr-12 13 Apr - 20 Apr’12

TRIO Rights Issue (A) 500:106 (B) 500:35 800-860 27-Apr-12 30-Apr-12 04 May - 10 May’12

NISP Rights Issue 500:107 1000 29-May-12 30-May-12 05 Jun - 11 Jun’12

GENERAL MEETING

EMITEN AGM/EGM DATE AGENDA

SMCB RUPST/LB 13-Apr-12 TGKA RUPST 13-Apr-12 TMPO RUPST 17-Apr-12 AALI RUPST 17-Apr-12 AGRO RUPST 18-Apr-12 BBNI RUPST 18-Apr-12 ROTI RUPST 19-Apr-12 AUTO RUPST 19-Apr-12 MERK RUPST 19-Apr-12 BBTN RUPST 19-Apr-12 BNII RUPST/LB 19-Apr-12 BTEL RUPSLB 19-Apr-12 TINS RUPST 19-Apr-12 ARNA RUPST 20-Apr-12 UNTR RUPST 20-Apr-12 TRIO RUPST/LB 20-Apr-12 ABDA RUPST/LB 20-Apr-12

(8)

Pa ge s | 8 of 12

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

Technical Analysis

these recommendations based on technical and only intended for one day trading

PT Valbury Asia Securities 13 April 2012

ADRO

TRADING BUY

S1

1787

R1

1847 TREND GRAFIK Major

DOWN

Minor

UP

S2

1727

R2

1907

Closing

Price 1810

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi negatif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart menunjukan sinyal positif • RSI indikasi uptrend dalam area jenuh jual • Harga berada dalam area upper band

Prediksi • Trading range Rp1880– Rp1910 • Entry Rp1810, take Profit Rp1900

INDIKATOR Posisi Sinyal

Stochastics 8.2 positif

MACD -14.9 negatif

True Strength Index (TSI) -73.3 negatif

Bollinger Band (Mid) 1909 negatif

MA5 1868 negatif 1,600 1,700 1,800 1,900 2,000 2,100 2,200

December 2012 February March April

ADRO - Daily 4/12/2012 Open 1840, Hi 1860, Lo 1800, Close 1810 (-1.1%) Auto Trading System(0.019,0.019) = 1,989.84, Fractal Up = 1,970.00, Fractal Down = 1,870.00, MA(Close,5) = 1,866.00, MA1(Close,8) = 1,895.00

1,895 1,870 1,866 1,810 1,909 1,970 1,989.84 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 100.0

ADRO - Stochastic %D(5,3,3) = 8.19, Stochastic %K = 5.34, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

8.19088 5.34188 5.34188 8.19088 20 80 -20.0 -10.0 0.0 10.0 20.0 0.0

ADRO - MACD (6,9) = -14.88, Signal() = -10.77

-14.878 -10.7666 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 ADRO - TSI(3,5,3) = -73.28 -56.2778 -73.2761 0.00000

Created with AmiBroker - adv anced charting and technical analy sis sof tware. http://www.amibroker.com

ITMG

TRADING BUY

S1

41100

R1

43450 TREND GRAFIK Major UP Minor

UP

S2

38750

R2

45800

Closing

Price 42900

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi negatif • Candle chart indikasikan sinyal positif • RSI indikasi uptrend dalam area jenuh jual • Harga berada dalam area lower band

Prediksi • Trading range Rp42700 – Rp45250 • Entry Rp42900, take Profit Rp45000

INDIKATOR Posisi Sinyal

Stochastics 23.5 positif

MACD -7.3 negatif

True Strength Index (TSI) -21.7 negatif

Bollinger Band (Mid) 42962 negatif

MA5 43680 negatif 36,000 38,000 40,000 42,000 44,000 46,000

December 2012 February March April

ITMG - Daily 4/12/2012 Open 43150, Hi 43500, Lo 42200, Close 42900 (-0.8%) Auto Trading System(0.019,0.019)= 40,971.41, Fractal Up = 45,800.00, Fractal Down = 43,450.00, MA(Close,5)= 43,680.00, MA1(Close,8)=

43,450 42,962.5 42,900 40,971.4 43,680 44,006.3 45,800 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 100.0

ITMG - Stochastic %D(5,3,3) = 23.46, Stochastic %K = 21.04, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

21.0391 21.0391 20 23.4645 23.4645 80 -600 -400 -200 0 200 400 0

ITMG - MACD (6,9) = -7.23, Signal() = 72.14

-7.23397 72.1368 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 ITMG - TSI(3,5,3) = -21.72 -5.46697 -21.7196 0.00000

(9)

Pa ge s | 9 of 12

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

13 April 2012

GJTL

TRADING BUY

S1

2533

R1

2608 TREND GRAFIK Major

DOWN

Minor

UP

S2

2458

R2

2683

Closing

Price 2575

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart menunjukan sinyal positif • RSI indikasi uptrend dalam area jenuh jual • Harga berada dalam area upper band

Prediksi • Trading range Rp2525– Rp2675 • Entry Rp2575, take profit Rp2675

INDIKATOR Posisi Sinyal

Stochastics 26.3 positif

MACD -17.3 positif

True Strength Index (TSI) -46.2 positif

Bollinger Band (Mid) 2650 positif

MA5 2555 negatif 2,300 2,400 2,500 2,600 2,700 2,800 2,900 3,000 3,100

December 2012 February March April

GJTL - Daily 4/12/2012 Open 2525, Hi 2600, Lo 2525, Close 2575 (2.0%) Auto Trading System(0.019,0.019) = 2,820.40, Fractal Up = 2,750.00, Fractal Down = 2,650.00, MA(Close,5) = 2,555.00, MA1(Close,8) = 2,584.38,

2,650 2,584.38 2,575 2,555 2,650 2,750 2,820.4 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 100.0

GJTL - Stochastic %D(5,3,3) = 26.27, Stochastic %K = 36.43, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

26.2698 26.2698 20 36.4286 36.4286 80 -20.0 -10.0 0.0 10.0 20.0 30.0 40.0 0.0 GJTL - MACD (6,9) = -17.34, Signal() = -18.89 -18.8892 -17.3445 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 GJTL - TSI(3,5,3) = -46.17 -46.1663 -55.6284 0.00000

Created with AmiBroker - adv anced charting and technical analy sis sof tware. http://www.amibroker.com

BBRI

TRADING BUY

S1

6900

R1

7050 TREND GRAFIK Major

UP

Minor

UP

S2

6750

R2

7200

Closing

Price 7000

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart menunjukan sinyal positif • RSI indikasi uptrend dalam area netral • Harga berada dalam area upper band

Prediksi • Trading range Rp6900– Rp7200 • Entry Rp7000, take profit Rp7200

INDIKATOR Posisi Sinyal

Stochastics 36.2 positif

MACD +8.6 positif

True Strength Index (TSI) -6.8 positif

Bollinger Band (Mid) 6885 positif

MA5 6940 positif 5,600 5,800 6,000 6,200 6,400 6,600 6,800 7,000 7,200

December 2012 February March April

BBRI - Daily 4/12/2012 Open 6900, Hi 7000, Lo 6850, Close 7000 (1.4%) Auto Trading System(0.019,0.019) = 6,521.96, Fractal Up = 7,150.00, Fractal Down = 6,600.00, MA(Close,5) = 6,940.00, MA1(Close,8) = 6,981.25,

6,940 6,885 6,600 6,521.96 6,981.25 7,000 7,150 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 100.0

BBRI - Stochastic %D(5,3,3) = 36.19, Stochastic %K = 53.97, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

36.1905 36.1905 20 53.9683 53.9683 80 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 0.0

BBRI - MACD (6,9) = 8.67, Signal() = 9.93

8.67402 9.93115 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 BBRI - TSI(3,5,3) = -6.79 -6.62269 -6.78711 0.00000

(10)

Pa

ges

| 1

0 of

12

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

13 April 2012

SMRA

TRADING BUY

S1

1565

R1

1728 TREND GRAFIK Major

UP

Minor

UP

S2

1360

R2

1870

Closing

Price 1720

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart menunjukan sinyal positif • RSI indikasi uptrend dalam area netral • Harga berada dalam area upper band

Prediksi • Trading range Rp1700– Rp1810 • Entry Rp1720, take Profit Rp1800

INDIKATOR Posisi Sinyal

Stochastics 31.2 positif

MACD +17.9 positif

True Strength Index (TSI) +2.7 positif

Bollinger Band (Mid) 1565 positif

MA5 1690 positif 1,000 1,200 1,400 1,600 1,800

December 2012 February March April

SMRA - Daily 4/12/2012 Open 1640, Hi 1730, Lo 1620, Close 1720 (6.2%) Auto Trading System(0.019,0.019) = 1,297.71, Fractal Up = 1,870.00, Fractal Down = 1,360.00, MA(Close,5) = 1,690.00, MA1(Close,8) = 1,718.75

1,690 1,565 1,360 1,297.71 1,718.75 1,720 1,870 20.0 40.0 60.0 80.0 100.0

SMRA - Stochastic %D(5,3,3) = 31.20, Stochastic %K = 34.28, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

31.1995 31.1995 20 34.2803 34.2803 80 -10.0 0.0 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 0.0

SMRA - MACD (6,9) = 17.95, Signal() = 22.11

17.9468 22.112 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 SMRA - TSI(3,5,3) = 2.72 2.7186 0.00000 11.7782

Created with AmiBroker - adv anced charting and technical analy sis sof tware. http://www.amibroker.com

ASRI

TRADING BUY

S1

590

R1

630 TREND GRAFIK Major UP Minor

UP

S2

550

R2

670

Closing

Price 600

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart indikasikan sinyal positif • RSI indikasi uptrend dalam area jenuh jual • Harga berada dalam area lower band

Prediksi • Trading range Rp590– Rp670 • Entry Rp600, take Profit Rp660

INDIKATOR Posisi Sinyal

Stochastics 5.9 positif

MACD -1.9 positif

True Strength Index (TSI) -19.7 positif

Bollinger Band (Mid) 605 negatif

MA5 596 positif 400.0 450.0 500.0 550.0 600.0 650.0

December 2012 February March April

ASRI - Daily 4/12/2012 Open 600, Hi 610, Lo 600, Close 600 (1.7%) Auto Trading System(0.019,0.019) = 550.84, Fractal Up = 650.00, Fractal Down = 590.00, MA(Close,5) = 596.00, MA1(Close,8) = 602.50, MA2(Close,20)

600 596 590 550.836 602.5 605 650 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 100.0

ASRI - Stochastic %D(5,3,3) = 5.93, Stochastic %K = 11.11, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

11.1111 5.92593 5.92593 11.1111 20 80 -2.0 0.0 2.0 4.0 6.0 8.0 10.0 12.0 0.0

ASRI - MACD (6,9) = -1.85, Signal() = -1.79

-1.84963 -1.79461 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 100.0 ASRI - TSI(3,5,3) = -19.72 -19.0808 -19.7241 0.00000

(11)

Pa

ges

| 1

1 of

12

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

Trading View

PT Valbury Asia Securities 13 April 2012

these recommendations based on technical and only intended for one day trading

Price Support Resistance Indicators 1 Month

Ticker Rec

12/04/12 Entry Exit S2 S1 R1 R2 MACD Stoc * MA5* High Low

AGRICULTURE

AALI Trading Buy 22850 22850 23450 22150 22600 23050 23500 Positif Positif Negatif 23750 18500 LSIP Trading Buy 2925 2925 3025 2808 2883 2958 3033 Positif Positif Positif 3000 2525 SGRO Trading Sell 3525 3525 3350 3342 3467 3592 3717 Negatif Negatif Negatif 3675 3350

MINING

BUMI Trading Sell 2100 2100 2000 1967 2067 2167 2267 Negatif Negatif Negatif 2475 2100 PTBA Trading Buy 18950 18950 19400 17783 18583 19383 20183 Negatif Negatif Negatif 21100 19000 ADRO Trading Buy 1810 1810 1900 1727 1787 1847 1907 Negatif Negatif Negatif 1980 1820 MEDC Trading Buy 2100 2100 2200 1975 2050 2125 2200 Positif Positif Positif 2350 1990 INCO Trading Sell 3175 3175 3025 3025 3125 3225 3325 Negatif Negatif Negatif 3675 3175 ANTM Trading Buy 1760 1760 1820 1673 1733 1793 1853 Negatif Negatif Negatif 1960 1760 TINS Trading Buy 1750 1750 1830 1663 1723 1783 1843 Negatif Positif Negatif 1970 1770

BASIC INDUSTRY AND CHEMICALS

SMGR Trading Buy 12150 12150 12350 11900 12050 12200 12350 Positif Positif Positif 12650 10400 INTP Trading Buy 18550 18550 19300 17633 18183 18733 19283 Positif Positif Positif 18800 16400 SMCB Trading Buy 2450 2450 2525 2375 2425 2475 2525 Positif Positif Positif 2575 2250

MISCELLANEOUS INDUSTRY

ASII Trading Buy 73800 73800 75400 71867 73067 74267 75467 Positif Positif Negatif 77100 68750 GJTL Trading Buy 2575 2575 2675 2458 2533 2608 2683 Positif Positif Positif 2850 2500

CONSUMER GOODS INDUSTRY

INDF Trading Sell 4725 4725 4550 4542 4667 4792 4917 Negatif Negatif Negatif 5200 4725 GGRM Trading Sell 59000 59000 60450 57600 58550 59500 60450 Positif Positif Positif 59750 51200 UNVR Trading Sell 18950 18950 17950 17967 18667 19367 20067 Negatif Negatif Negatif 20750 18550 KLBF Trading Sell 3550 3550 3475 3475 3525 3575 3625 Negatif Negatif Negatif 3675 3375

PROPERTY, REAL ESTATE AND BUILDING CONSTRUCTION

BSDE Trading Buy 1400 1400 1470 1320 1370 1420 1470 Negatif Positif Positif 1450 1120

ELTY Trading Sell 113 113 104 104 110 116 122 Negatif Positif Negatif 135 113

WIKA Trading Buy 920 920 960 870 900 930 960 Positif Positif Positif 920 730

ADHI Trading Buy 840 840 870 807 827 847 867 Positif Positif Positif 830 700

INFRASTRUCTURE, UTILITIES & TRANSPORTATION

PGAS Trading Buy 3600 3600 3700 3483 3558 3633 3708 Positif Positif Negatif 3850 3450 JSMR Trading Buy 5000 5000 5200 4917 5017 5267 5467 Positif Positif Positif 5200 4575 ISAT Trading Buy 5150 5150 5400 4933 5083 5233 5383 Positif Positif Positif 5600 4975 TLKM Trading Sell 7600 7600 7450 7433 7533 7633 7733 Negatif Negatif Positif 7700 6700 CMNP Trading Buy 2200 2200 2375 2008 2133 2258 2383 Positif Positif Positif 2175 1900

FINANCE

BMRI Trading Sell 6950 6950 6800 6800 6900 7000 7100 Negatif Positif Negatif 7100 6000 BBRI Trading Buy 7000 7000 7200 6750 6900 7050 7200 Negatif Positif Positif 7150 6400 BBNI Trading Sell 3850 3850 3775 3783 3833 3883 3933 Negatif Negatif Negatif 4225 3525 BBCA Trading Buy 8000 8000 8200 7750 7900 8050 8200 Positif Positif Positif 8250 7350 BDMN Trading Sell 6300 6300 6200 6217 6267 6317 6367 Negatif Negatif Negatif 6900 4225

TRADE, SERVICES & INVESTMENT

UNTR Trading Sell 30900 30900 30050 30050 30600 31150 31700 Negatif Positif Negatif 33400 27350

MPPA Trading Buy 920 920 970 853 893 933 973 Positif Positif Positif 950 840

Support and resistance for short term only by using;

Pivot Point, and/or

Standard deviation (risk level)

Description; *) Stochastics

(12)

Pa

ges

| 1

2 of

12

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

RESEARCH TEAM

VP Research & Analysis Nico Omer Jonckheere

Head of Research Alfiansyah Alfiansyah@valbury.com Research Analyst Reny Susanti reny.susanti@valbury.com Michael Handisurya michael.handisurya@valbury.com

Budi Rustanto budi.rustanto@valbury.com

Winny Rahardja winny.rahardja@valbury.com

Research Support Selly Handayani selly.handayani@valbury.com

PT. VALBURY ASIA SECURITIES (Member of Indonesia Stock Exchange) Menara Karya bldg 10th Floor. Jl. HR. Rasuna Said Blok X-5, Kav. 1-2, Jakarta 12950

Telp : +6221- 255 33 600 (H), Fax : +6221- 255 33 662, E-mail : valburyriset@bloomberg.net

www.vas.co.id BRANCH OFFICES

JAWA

JAKARTA , Wisma Valbury Asia, Jl. Pluit Putra Raya No. 2, Jakarta 14450, (021) 669-2119

JAKARTA , Jl. Kencana Utama II Blok M8 No. 32 C, Puri Indah, Jakarta Barat. (021) 5835 6938 JAKARTA , Komplek Rukan Kelapa Gading Square, Blok D No. 028, Kelapa Gading, (021) 4586-7377,

JAKARTA , Gedung Niaga Mediterania (GNM), Blok M8L Pantai Indah Kapuk ,(021) 5596-4533 SURABAYA, Menara Mandiri, Lantai 7, Jl. Basuki Rakhmat No. 8A - 12A, (031) 295-5788

MALANG, Jl. Pahlawan Trip No. 7, (0341) 585-888

BANDUNG, Jl. Diponegoro No. 40, Bandung, (022) 872-55800

SEMARANG, Candi Plaza Building, Lantai Dasar, Jl. Sultan Agung No. 90-90A(024) 850-1122

YOGYAKARTA, Jl. Magelang KM 5.5 No. 75, (0274) 623-111 SOLO, Jl.Slamet Riyadi No.88, Solo, (0271) 632-888

BALI

DENPASAR, Komplek Teuku Umar Indah Blok 7, Jl. Teuku Umar No. 2-4, Denpasar – Bali 80114 (0361) 225-229

SUMATERA

MEDAN, Gedung Uniplaza Lt. 3, East Tower, Jl. M. T. Haryono No. A1, (061) 455-4635

PADANG, Jl. M. H. Thamrin No. 1 Petak 5 (0751) 841-888

PEKANBARU, Jl. Tuanku Tambusai Komplek CNN Blok A No. 3 (0761) 839-393 (0761) 839-313 KALIMANTAN

PONTIANAK, Jl. Tanjungpura No. 261, Pontianak (0561) 733-299, (0561) 735-468 BANJARMASIN, Jl. Jend. Ahmad Yani, No. 218D, KM 3.5, (0511) 326-5918

VAS GALERY

• JAKARTA : Universitas Mercu Buana • BANDUNG : Universitas Sangga Buana (USB) YPKP • YOGYAKARTA : Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) • YOGYAKARTA : Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) • BANJARMASIN : Universitas Lambung Mangkurat (UNLAM)

• PEKANBARU : Politeknik Caltex Riau • PADANG : Universitas Negeri Padang

• MENADO : Universitas Klabat

MUTUAL FUND PRODUCT

MONEY MARKET MIXED FIXED INCOME EQUTY

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :