• Tidak ada hasil yang ditemukan

116 LAPORAN TAHUNAN 2010 PTPN XII (PERSERO)

Dalam dokumen Annual Report PTPN 12 2010 FULL (Halaman 116-118)

Terkait dengan kerangka pengendalian umum yang terdapat pada Standar Pelaksanaan Fungsi Audit Internal, Sistem Pengendalian Intern yang efektif mencakup:

a. Lingkungan pengendalian internal dalam PTPN XII (Persero) yang disiplin dan terstruktur yang terdiri dari:

1) Integritas, nilai etika dan kompetensi karyawan;

2) Filosoi dan gaya manajemen;

3) Cara yang ditempuh manajemen dalam melaksanakan kewenangan dan tanggung jawabnya;

4) Pengorganisasian dan pengembangan sumber daya manusia;

5) Perhatian dan arahan yang dilakukan oleh Direksi.

b. Pengkajian dan pengelolaan risiko usaha yaitu proses untuk mengidentiikasi, menganalisis, menilai dan mengelola risiko usaha yang relevan. c. Aktivitas pengendalian, yaitu tindakan-tindakan

yang dilakukan dalam suatu proses pengendalian terhadap kegiatan PTPN XII (Persero) pada setiap tingkat dan unit dalam struktur organisasi PTPN XII (Persero) antara lain mengenai kewenangan, otorisasi, veriikasi, rekonsiliasi, penilaian atas prestasi kerja, pembagian tugas dan keamanan terhadap aset PTPN XII (Persero).

d. Sistem informasi dan komunikasi, yaitu proses penyajian laporan mengenai kegiatan operasional, inansial dan ketaatan atas ketentuan dan peraturan yang berlaku pada PTPN XII (Persero); dan

e. Monitoring, yaitu proses penilaian terhadap kualitas Sistem Pengendalian Intern termasuk fungsi internal audit pada setiap tingkat dan unit struktur organisasi PTPN XII (Persero), sehingga dapat dilaksanakan secara optimal, dengan ketentuan bahwa penyimpangan yang terjadi dilaporkan kepada Direksi dan tembusannya disampaikan kepada Dewan Komisaris melalui Komite Audit.

Dalam Audit laporan keuangan eksternal, PTPN XII (Persero) telah diaudit Akuntan Publik Polaris tanggal 11 April 2011 sebagai pemeriksa laporan keuangan PTPN XII (Persero) tahun buku 2010.

The framework of general control in the Standard of Internal Audit Function Implementation, the effective Internal Control System has the scopes as the following :

a. The environment of internal control in PTPN XII (Persero) which is discipline and in structure consists of :

1) Integrity, ethical value and employee competence;

2) Philosophy and management style;

3) Efforts conducted by the Management

in implementing the authority and

responsibility;

4) Organization and development of Human Resources;

5) Attention and brieing conducted by Directors. b. Observation and management of business risks

is the process to identify, analysize, measure and manage the relevant business risks.

c. Control of activity is the actions conducted in control process to the activities of PTPN XII (Persero) on every level and unit in the Structure of Organization of PTPN XII (Persero), i.e. the authority, veriication, reconciliation measurement to performance, duty distribution and asset security of PTPN XII (Persero).

d. System of Information and Communication, i.e. process of presenting the report of operational and inancial activities and compliance to the laws and regulations at PTPN XII (Persero); and

e. Monitoring, i.e. the measurement process to the quality of Internal Control System includeing the function of internal audit on every level and unit of the Structure of Organization of PTPN XII (Persero). Any deviations should be reported to the Directors and copy to the Board of Commissioners through the Audit Committee.

For the Financial Report, PTPN XII (Persero) has been audited by Public Accountant Polaris dated 11 April 2011 as the auditor of Financial Report of PTPN XII (Persero) year book 2010.

117

1. Strategi Korporasi

Stategi utama yang akan ditempuh PTPN XII (Persero) adalah strategi pertumbuhan (growth). Hal ini dimungkinkan karena PTPN XII (Persero) saat ini mempunyai kekuatan dalam bidang usaha dan adanya peluang yang dapat dimanfaatkan untuk pertumbuhan dan perkembangan PTPN XII (Persero). Komoditas yang mempunyai peluang untuk dikembangkan adalah komoditas karet. Untuk komoditas utama yang lain, strategi yang dipergunakan adalah strategi kombinasi yaitu strategi stabilitas dan penciutan pada portofolio tertentu. Strategi ini fokus pada produk dan proses yang sudah ada, mempertahankan fungsi- fungsi yang ada dan melakukan eisiensi di segala bidang untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Serta dilakukan penciutan secara bertahap terhadap portofolio bisnis yang mendatangkan kerugian atau tidak mempunyai prospek menghasilkan laba. PTPN XII (Persero) juga mengupayakan pasokan produk yang terjamin dengan mutu produk yang terus ditingkatkan. Adapun di luar komoditas utama dikembangkan secara selektif. Investasi dilakukan dengan perhatian yang lebih besar pada pengembangan agrowisata dan industri hilir untuk memproduksi barang jadi berbahan baku produk sendiri dan disertai untuk investasi pertumbuhan baru.

RENCANA STRATEGIS

STRATEGIC PLAN

1. Corporation Strategy

The main strategy to be implemented by PTPN XII (Persero) is the growth strategy. This makes it possible because PTPN XII (Persero) currently has the strength in business ield, and as there is an opportunity to be beneicial for the growth and development of the company. The commodity which is potential to be developed is rubber.  For other main commodities, the strategy to be used is the combined strategy, i.e. stability and eiciency at certain portfolio. This strategy is focused on the current product and process, maintain the current functions and do eiciency at all ield to improve the company performance and also step by step eicient to the business portfolio which might cause any lost or does not have any prospect to produce beneit. PTPN XII (Perserto) also has the supply of guaranteed product with improved quality. Apart from the main commodity which is selectively development, the investment is doe with more attention is for the agro business and downstream business to produce well done good of which the own material product and to invest new growth.

2. Strategi Bisnis

PTPN XII (Persero) mengelola komoditi yang bersifat “buyer’s market” sehingga yang bisa dilakukan perusahaan adalah mengelola biayanya agar lebih efektif dan eisien, serta menjaga konsistensi mutu produk sehingga memiliki daya saing tinggi yang pada akhirnya akan memberikan keuntungan lebih tinggi bagi perusahaan, untuk itu Manajemen menempuh strategi “low cost”.

2. Business Strategy

As PTPN XII (Persero) manages the “buyer’s market” commodity, the company should manage the cost to be more efective and eicient and maintain the consistency of product quality as well as have the high competitive strength and also to inally provide high proit to the Company. Therefore the “low cost” strategy is used by the Management.

3. Unit Strategy

3.1. Production Strategy 1). Plantation Plant

a. Maintain the suitable areas (S1 and S2) with the objective of improving the plant productivity through the replanting and conversion by using the superior cloned seed at the old plantation area with low productivity.

3. Strategi Bidang

3.1. Strategi Bidang Produksi

1). Tanaman Perkebunan

a. Mempertahankan areal yang sesuai (S1 dan S2) dengan sasaran meningkatkan produktivitas tanaman melalui replanting / tanam ulang dan konversi dengan menggunakan bahan tanam klon unggul pada areal tanaman tua yang produktivitasnya rendah.

Dalam dokumen Annual Report PTPN 12 2010 FULL (Halaman 116-118)