• Tidak ada hasil yang ditemukan

34 LAPORAN TAHUNAN 2010 PTPN XII (PERSERO)

Dalam dokumen Annual Report PTPN 12 2010 FULL (Halaman 34-36)

Assalamu’alaikum wr. wb.

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT atas berkat dan rahmatNya kita dapat melaksanakan kegiatan tahun 2010 dengan pencapaian kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya dan secara umum dapat memenuhi target kinerja yang telah ditetapkan sesuai RUPS PTPN XII (Persero) tahun 2010. Sebelumnya kami segenap jajaran Dewan Komisaris dan Direksi beserta seluruh karyawan PTPN XII (Persero) mengucapkan dukacita dan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Ibu Ir. Retno Mursudarini, Msi, Direktur Keuangan PTPN XII (Persero) pada tanggal 1 April 2010 yang lalu. Semoga arwah beliau diterima disisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran, Amin. Kiranya pengabdian dan kerja keras almarhumah dapat menjadi tauladan untuk melanjutkan perjuangan dalam membangun dan mengembangkan PTPN XII (Persero).

Peranan sektor perkebunan, yang merupakan bisnis utama PTPN XII (Persero), sebagai bagian integral dari sistem pembangunan ekonomi nasional, semakin penting dan strategis, terutama kontribusinya dalam penyerapan tenaga kerja, penyedia bahan baku industri, serta penghasil devisa sektor non migas. Indikator kinerja strategis lainnya adalah sumbangan terhadap nilai tukar pekebun dan nilai tukar komoditas sektor perkebunan yang lebih baik dibandingkan dengan sektor non perkebunan.

Di dalam era globalisasi yang sarat dengan persaingan dalam bidang usaha khususnya agribisnis serta adanya perubahan mendasar sebagai konsekuensi dari adanya globalisasi, diperlukan komitmen dan keyakinan serta percaya diri sebagai modal untuk melangkah maju ke depan dengan lebih baik. Perubahan mendasar yang mewarnai peranan sektor perkebunan adalah : (1) Transformasi struktur perekonomian nasional; (2) globalisasi perekonomian;

(3) meningkatnya ancaman terhadap perubahan iklim serta sistem perkebunan berkelanjutan; (4) perubahan-perubahan institusional yang

berkaitan dengan ketiga aspek tersebut.

Walaupun kondisi perekonomian Indonesia secara makro memberikan dampak positif yang cukup signiikan bagi perkembangan usaha PTPN XII (Persero), namun tantangan perubahan mendasar dalam sektor perkebunan diatas, memerlukam kepiawaian dan kecerdasan dalam menyikapinya. Oleh karena itu, Dewan Komisaris bersama Direksi PTPN XII (Persero) senantiasa mendorong peningkatan peran dan peningkatan usaha PTPN XII (Persero) untuk menjadi Perusahaan Kelas Dunia (World Class Company), dengan

Assalamu’alaikum wr. wb.

Gratitude to Allah SWT for his grace, so we can complete the activity on 2010 and achieved a better performance compared to the previous year. Generally speaking, it has reached the targeted performance as stated in the General Shareholder Meeting of TPN XII (Persero) 2010. Board of Commissioners and Directors and all employees of PTPN XII (Persero) would like to express our deep condolences as for Ibu Retno Mursudarini, MSi, Finance Director of PTPN XII (Persero) has passed away on 1 April 2010. Wishing her spirit be accepted beside Almighty God, and the family left behind given strength and irmness. Amen. Hopefully, her dedication and hard work would be guidelines to continue the struggle in developing and improving PTPN XII (Persero).

The role of plantation sector, as the core business of PTPN XII (Persero), as an integral part of the national economy development system, has become more important and strategic, particularly its contribution to absorb manpower, industrial raw material supply, and as non-oil and natural gas dividend producer. The other strategic performance indicator is the contribution to the peasant exchange value and plantation sector commodity exchange value which are better compared to the non plantation sector.

In the globalization era which is full of competition in business particularly agro business, as well as the basic change as the consequency of the globalization, it is necessary to have commitment and faith and self conidence as capital to step forward in better way. The basic change which colors the role of plantation sector are :

(1) Structural Transformation of National Economy; (2) Economy Globalization;

(3) Increased threats to the climate change and continuous plantation system;

(4) Institutional change related to the three aspects above.

Even though the economical condition in Indonesia, in macro way, has resulted signiicant positif efects for the business development of PTPN XII (Persero), but the basic change of challenge in plantation sector will need the expertise and intelligence in taking care of it. Therefore, the Board of Commissioners and Directors of PTPN XII (Persero) always encourage the improvement of roles and business of PTPN XII (Persero) to become a World Class Company with the guidance of principles of

35

tetap berpegang pada prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).

Dewan Komisaris, selaku wakil Pemegang Saham dan bertindak sebagai pengawas dan pemberi nasihat, telah mengkaji strategi dan kebijakan bisnis PTPN XII (Persero), yang telah diformulasikan dalam RJPP 2009- 2013 dan telah melakukan pembahasan RKAP 2010, sekaligus juga memberikan panduan dan masukan kepada direksi terkait permasalahan yang timbul. Selain itu, Dewan Komisaris memberikan saran agar PTPN XII (Persero) membangun jaringan distribusi di setiap unit usaha yang berhubungan langsung dengan masyarakat seperti Pengembangan Usaha Industri Hilir yakni Café Rollaas, Pengembangan Wisata Agro Gunung Gumitir, Pengembangan RS Kaliwates Jember dan RS Bhakti Husada Krikilan serta Pengembangan Usaha Sinergis dengan BUMN lainnya.

Pencapaian Kinerja

Di tahun 2010, PTPN XII (Persero) menghadapi tantangan yang cukup signiikan baik dipasar domestik maupun pasar internasional. Tingkat inlasi nasional sebesar 6,96% yang serta pengaruh perubahan iklim yang berdampak pada penurunan produksi beberapa komoditas mempengaruhi kinerja bidang usaha agribisnis. Selain itu, luktuasi harga komoditi secara tajam dan sulit diprediksi, memberikan pengaruh yang tidak kecil pada kinerja perusahaan baik secara langsung maupun tidak langsung.

Perubahan dalam model pemasaran yang mengandalkan pada supply chain dan ketepatan dan kecepatan informasi, memerlukan evaluasi dan kreativitas lebih tinggi dalam manajemen pemasaran. Dengan perencanaan yang matang dan antisipasi serta evaluasi yang dilakukan secara periodik, PTPN XII (Persero) mencatat hasil gemilang yakni :

• Nilai Penjualan mencapai Rp934.438 juta atau meningkat sebesar 7,62% dari tahun 2009 yang mencapai Rp868.252 juta;

• Laba bersih mencapai Rp100.993 juta atau meningkat sebesar 52,77% dari tahun 2009 yang mencapai Rp66.108 juta ;

• Total Aset perusahaan Rp1.180.931 juta atau meningkat sebesar 14,69% dari tahun 2009 yang mencapai Rp1.029.659 juta.

Prospek Usaha dan Masa Depan

Memperhatikan perkembangan perekonomian nasional dan perkembangan ekonomi dunia, PTPN XII (Persero), dimana permintaan akan bahan baku

Good Corporate Governance.

Board of Commissioners, as the representative of the shareholders and who act as the overseers and advisors, have observed the business strategy and policy of PTPN XII (Persero), which has been formulated in the RJPP 2009- 2013 and has discussed in the Work Plan and Budget Proposal (RKAP) 2010, as well as provided guidelines and recommendations to Directors regarding the issues arisen. Board of Commissioners also provide suggestions that PTPN XII (Persero) build distribution network at each business unit which directly connect with the community like the Downstream Industrial Business Development, i.e. Café Rollaas, Development of Agro Tourism of Gunung Gumitir, Development of Kaliwates Hospital in Jember and Bhakti Husada Hospital in Krikilan and Sinergic Business Development with other State Owned Enterprise.

Performance Achievement

In 2010, PTPN XII (Persero) faced signiicant challenges either in domestic or international markets. The national inlation level was 6.96% and the climate change has afected the decrease of several commodities and performance of agro business. The luctuation of commodity price was very sharp and diicult to predict and caused big efect to the company performance either directly or indirectly.

The change in marketing model which emphasizes the supply chain, promptness and information speed, need more evaluation and higher creativity in markerting management. By having good plan and regular anticipation and evaluation, PTPN XII (Persero) recorded good performance as the following :

• Selling value reached Rp 934,438 million or

increased 7.62% from 2009 which was Rp 868,252 million;

• Net proit reached Rp 100,993 million or increased

52.77% from 2009 which was Rp 66,108 million;

• Total of Company Asset Rp 1,180,931 million

or increased 14.69% from 2009 which was Rp 1,029,659 million.

Business and Future Prospect

Considering the development of national and world economy, where the demand of superior product raw material produced by the Company keep increasing

Dalam dokumen Annual Report PTPN 12 2010 FULL (Halaman 34-36)