• Tidak ada hasil yang ditemukan

46 LAPORAN TAHUNAN 2010 PTPN XII (PERSERO)

Dalam dokumen Annual Report PTPN 12 2010 FULL (Halaman 46-48)

kebijakan yang dianut PTPN XII (Persero), yakni untuk selalu mentaati sepenuhnya semua Undang-Undang serta peraturan yang berlaku dalam melakukan kegiatan/transaksi usahanya dengan pihak di luar PTPN XII (Persero).

Penghargaan

Berkat pengelolaan yang baik pada tahun 2010, atas prestasi baik yang dicapai telah diperoleh beberapa penghargaan antara lain:

• Peringkat Tiga Sub Portal BUMN Teraktif 2010; • Direktur Utama PTPN XII (Persero), Nurhidayat,

meraih penghargaan “The Best CEO with People Adaptability” dari majalah bisnis terkemuka di Indonesia “Business Review”;

• Pabrik Teh CTC Terbaik 2010 (Kebun Kertowono) pada acara Teh Nusantara Award 2010;

• Pabrik Karet Ribbed Smoke Sheet (RSS) Terbaik 2010 (Kebun Sungai Lembu) pada acara Karet Nusantara Award 2010;

• Inovasi Karet Nusantara Terbaik 2010 yang diraih Kebun Renteng pada acara Karet Nusantara Award 2010; dan

• The Best Executive Citra Award 2010 yang diraih oleh Direktur Pemasaran dan Renbang PTPN XII (Persero), Ir. Sugeng Budi Raharjo.

Prospek Pertumbuhan ke Depan

Potensi Eksisting Bisnis

Potensi Eksisting bisnis yang telah dimiliki PTPN XII (Persero) adalah tanaman perkebunan (kopi, karet, kakao, teh), tanaman aneka kayu (sengon, balsa, jabon, gmelina dan kayu lainnya) dan tanaman semusim (kacang tanah, semangka, cabe, apel, pepaya, dll).

Potensi Bisnis Baru

Potensi bisnis baru yang dimiliki PTPN XII (Persero) sebagai wujud inovasi adalah bekerja sama dengan sesama BUMN maupun institusi lain seperti BUMN Green/BG (dengan PTPN IX, X, XI dan RNI, Perhutani, Petro, JT I), Hutan Tanaman Industri/HTI dalam ini industri hilir karet (dengan PTPN III, VI, VIII, IX, dan RNI, Inhutani II). Potensi baru lainnya yaitu merintis pelaksanaan sentralisasi produksi dan pengawasan di satu kawasan (Agro Industrial Complex), membangun pabrik pengemasan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), memantapkan eksistensi Cafe Rollaas dengan menambah gerai baru di beberapa kota.

the Code of Conduct is the policy prevailing at PTPN XII (Persero), i.e. to comply fully with the current rules and regulations in implementing the business transactions with external parties.

Awards

As for the good management in 2010, several awards have been received as the following :

• The third position of Sub Portal Active State Owned

Enterprise 2010;

• President Director of PTPN XII (Persero), Nurhidayat,

was rewarded with “The Best CEO with People Adaptability” from “Business Review” Magazine;

• The Best CTC Tea Factory in 2010 (Kertowono Estate)

in the Nusantara Tea Award 2010;

• The Best Ribbed Smoke Sheet (RSS) Rubber Factory

2010 (Sungai Lembu Estate) in the Nusantara Rubber Award 2010;

• The Best Innovation for Nusantara Rubber 2010

by Renteng Estate in the Nusantara Rubber Award 2010; and

• The Best Executive Citra Award 2010 achieved by

Marketing, Planning & Development of PTPN XII (Persero), Ir. Sugeng Budi Raharjo.

Future Growth Prospects

Potential Existing Business

The potential existing business owned by PTPN XII (Persero) is plantation plants (cofee, rubber cocoa and tea), timber plants (sengon, balsa, jabon, gmelina etc) and seasonal plants (peanut, watermelon, chilly, apple, papaya etc).

Potential New Business

The potential new business owned by PTPN XII (Persero), as the form of innovation is cooperating with similar State Owned Enterprise or other institution like Green State Owned Enterprise (with PTPN IX, X, XI and RNI, Perhutani, Petro, JT I), Industry Plan Forest for rubber downstream industry (with PTPN III, VI, VIII, IX, and RNI, Inhutani II). Other potentials are building the centralized production and monitoring at one area (Agro Industrial Complex), developing the drinking water packaging factory, reinforcing the existency of Cafe Rollaas by having additional new outlets at various cities.

47

Pengembangan Usaha Industri Hilir

Pengembangan Usaha Industri Hilir dilakukan dengan melakukan investasi dalam peningkatan jumlah Cafe Rollaas bertempat di Surabaya (Cafe Rollaas TP dan Cito) dan Cafe Rollaas di kota-kota besar (Jakarta, Bandung dan Bali). Pembangunan Cafe Rollaas merupakan strategi pemasaran retail yang dipadu dengan Branding Rollaas, sehingga dalam satu jenis investasi dua segi pemasaran dilakukan sekaligus (branding dan retail).

Untuk meningkatkan efektivitas pengawasan dan manajemen, salah satu upaya yang dilakukan adalah merevitalisasi pabrik kopi dan teh dengan modernisasi unit pengolahan serta sentralisasi pabrik pengolahan di Kebun Wonosari.

Pengembangan Usaha Wisata Agro dan Rest Area

Proyeksi peningkatan dan optimalisasi lahan dengan tujuan untuk menambah nilai tambah pendapatan dilakukan dengan melanjutkan pembuatan master plan Wisata Agro Wonosari dan master plan Wisata Agro Gunung Gumitir yang diikuti dengan proses pembangunannya pada tahun 2011 serta rencana pembuatan studi kelayakan pembangunan Wisata Agro di Kampe Kebun Pasewaran, studi kelayakan Wisata Ijen dan studi kelayakan pembangunan Wisata Agro Jember.

Pengembangan Usaha Rumah Sakit

Upaya untuk meningkatkan profesionalisme dan kinerja Rumah Sakit yang dimiliki oleh PTPN XII (RS Kaliwates Jember dan RS Bhakti Husada Krikilan Banyuwangi) dilakukan dalam sebuah kerangka master plan pengembangan rumah sakit secara lebih terpadu dan mengarah pada usaha-usaha peningkatan Tipe Rumah Sakit.

Pengembangan Usaha Sinergis dengan BUMN lainnya

Sinergi BUMN dalam usaha pengelolaan dan pelestarian lingkungan dilakukan dengan anak perusahaan konsorsium (PTPN X, XI, XII, PT RNI, PT Petrokimia Gresik, PT Jasa Tirta I dan Perum Perhutani) dengan nama PT Bakti Usaha Menanam Nusantara Hijau Lestari II (PT BUMN HL II) dengan program konservasi DAS Keduang dan pemberdayaan masyarakat. Ke depan, Sinergi BUMN diharapkan dapat meningkatkan kinerja perusahaan, yakni: • Membentuk anak perusahaan yang bergerak dalam

pembangunan hutan tanaman industri karet yang berada di Kabupaten Sarolangun, Jambi yaitu PT Alam Lestari Nusantara (PT ALN) anak perusahaan konsorsium PTPN VI, PTPN VIII (Persero), PTPN XII (Persero) dan PT RNI.

Development of Downstream Industry

Development of Downstream Industry is done by doing investment in increasing the numbers of Cafe Rollaas in Surabaya (Cafe Rollaas Tunjungan Plaza and City of Tomorrow) and Cafe Rollaas in other big cities (Jakarta, Bandung and Bali). Cafe Rollaas is the retail marketing strategy combined with Branding Rollaas, so that one type of investment has two marketing types (branding and retail).

In order to improve the efectiveness of monitoring and management, one efort done is to revitalize the cofee and tea factories by modernizing the processing unit and cetralizing the processing factory at Wonosari Estate.

Development of Agro Tourism and Rest Area

The projection of land improvement and optimalization with the purpose to increase the additional revenue value, the Master Plan is continued for Agro Tourism Wonosari and Agro Tourism Gunung Gumitir followed by the development process 2011 and the feasibility study for the development of Agro Tourism at Kampe, Pasewaran Estate and Ijen Tourism and agro Tourism Jember.

Development of Hospital

In order to improve the professionalism and performance of the hospital owned by PTPN XII (Persero) (Kaliwates Hospital Jember and Bhakti Husada Hospital Krikilan Banyuwangi)a Master Plan is prepared for an integrated hospital development and is directed to the improvement of Hospital type.

Development of Synergic Business with other State Owned Enterprise

The synergy of State Owned Enterprise in managing and preserving the environment is done with the consortium subsidiaries (PTPN X, XI, XII, PT RNI, PT Petrokimia Gresik, PT Jasa Tirta I and Perum Perhutani) using the name of PT Bakti Usaha Menanam Nusantara Hijau Lestari II (PT BUMN HL II) with the conservation program of DAS Keduang and community empowerment. In the near future, the synergy of State Owned Enterprise is expected to able to improve the company performance:

• Form a subsidiary which deals with the development of

rubber industry plan forest at Kabupaten Sarolangun, Jambi i.e. PT Alam Lestari Nusantara (PT ALN) as the consortium subsidiary of PTPN VI, PTPN VIII (Persero), PTPN XII (Persero) and PT RNI.

Dalam dokumen Annual Report PTPN 12 2010 FULL (Halaman 46-48)