keaktifan mahasiswa.
Media pembelajaran menjadi sangat penting dalam menunjang proses dan hasil belajar mahasiswa disamping aspek kemandirian yang menjadi satu keunggulan dalam jenjang pendidikan sekolah vokasi. Pengembangan inovasi pembelajaran student centerred learning (SCL) dengan media pembelajaran berbasis teknologi informasi dapat diterapkan dalam matakuliah ini. Penelitian ini dikembangkan kombinasi metode SCL melalui pembelajaran kooperatif dengan pendekatan student teams achievement divission (STAD) dan e-learning dengan dan tanpa media pembelajaran e-modul interaktif.
Menurut Ni Made Sunilawati, Nyoman Dantes, I Made Candiasa (2013) model pembelajaran kooperatif tipe STAD berdampak lebih baik secara signifikan terhadap hasil belajar dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Tipe STAD juga telah teruji dapat meningkatkan hasil belajar siswa (Masril, 2012 : 1 - 7). Model pembelajaran ini sangat sederhana dan sangat memungkinkan untuk diterapkan dalam matakuliah Kimia Fisika I pada sekolah vokasi. Pembelajaran STAD sangat lengkap sehingga dapat mencakup aspek knowledge, skill dan attitude. Pembelajaran ini juga telah teruji dan dapat diterapkan secara luas dalam berbagai tema materi perkuliahan maupun dalam waktu yang tidak terbatas. Strategi pembelajaran ini akan dikombinasi dengan metode e-learning dengan dua variasi, menggunakan media pembelajaran yaitu dengan e-modul interaktif dan tanpa e-modul interaktif. Media pembelajaran berbasis IT dengan media animasi dapat membantu visualisasi materi pembelajaran sehingga menjadi lebih menarik untuk dipelajari. Menurut Wiwit, Amir Hermansyah Amir, dan Dody Dori Putra (2012 : 71 – 78), pembelajaran kooperatif dengan penggunaan media animasi dapat membantu pembelajaran dan sangat membantu peserta didik dalam menuntun imajinasi terhadap materi yang diajarkan sehingga efek visualisasi. Melalui media animasi akan membantu daya ingat peserta didik terhadap materi pembelajaran. Pemanfaatan media animasi juga telah teruji dapat meningkatkan motivasi belajar kimia dan meningkatan prestasi belajar peserta didik (Sri Haryati, Miharty, dan Rizki Pratiwi, 2013).
Media pembelajaran dengan IT mempunyai validitas yang sesuai dan merupakan
sangat praktis dalam proses pembelajaran (Eda Lolo Allo, 2011 : 22 - 27). Visualisasi pembelajaran dapat diterapkan untuk membuat desain e-modul interaktif yang dapat dipergunakan dalam pembelajaran secara e- learning. Pemanfaatan IT sebagai media pembelajaran yang dikombinasi dengan pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat menjadi inovasi pembelajaran Kimia Fisika I pada jenjang sekolah vokasi. Pembelajaran dengan bobot dua satuan kredit semester (SKS) dengan materi yang memiliki tingkat kesulitan yang relatif tinggi dan keberagaman kemampuan akademik mahasiswa.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan kombinasi metode kooperatif tipe STAD dan e-learning pada matakuliah Kimia Fisika I terhadap hasil pembelajaran dan penilaian mahasiswa terhadap kinerja mengajar dosen. Penelitian dini dilakukan pada mahasiswa semester II di jenjang sekolah vokasi Program Studi DIII Analis Kimia FMIPA UII Yogyakarta. Penggunaan e- learning deangan portal klasiber.uii.ac.id menggunakan dua variasi, yaitu materi power point berbasis animasi dan dengan atau tanpa e- modul interaktif.
Metode Penelitian
Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi dengan pendekatan analitik untuk melakukan inovasi pembelajaran pada matakuliah Kimia Fisika I pada semester II Program Studi DIII Analis Kimia FMIPA UII Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kombinasi pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan e-learning terhadap hasil pembelajaran mahasiswa dan penilaian kinerja mengajar dosen.
Obyek penelitian ini adalah mahasiswa yang mengikuti matakuliah Kimia Fisika I pada tiga kelas dari angkatan yang berbeda. Mahasiswa pada kelompok pertama digunakan sebagai kelas kontrol dengan metode pembelajaran secara konvensional dengan metode ceramah dan diskusi. Kelompok mahasiswa kedua menggunakan kombinasi pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan e- learning dan kelompok mahasiswa ketiga menggunakan kombinasi pembelajaran kooperatif STAD dengan e-learning yang dilengkapi e-modul interaktif.
Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui pengumpulan data penilaian evaluasi pembelajaran mahasiswa yang berasal
104
dari aspek kehadiran, partisipasi mahasiswa, tugas, dan ujian. Penelitian ini juga dilakukan melalui pengumpulan data observasi proses pembelajaran dan pengumpulan data angket penilaian kinerja mengajar dosen dari mahasiswa.
Pembahasan
Penelitian ini dirancang melalui pengembangan inovasi pembelajaran yang telah dirumuskan dalam course outline dan satuan acara perkuliahan (CO-SAP). Kelompok kelas pertama menggunakan metode pembelajaran konvensional dengan metode ceramah dan diskusi. Mahasiswa diberikan modul perkuliahan dan pembelajaran di kelas menggunakan media pembelajaran berupa power point. Mahasiswa pada kelompok kedua menggunakan kombinasi pembelajaran kooperatif tipe STAD dan e-learning dengan portal klasiber.uii.ac.id. Media pembelajaran yang digunakan menggunakan modul dan materi power point berbasis animasi. Kelompok mahasiswa ketiga menggunakan kombinasi pembelajaran kooperatif tipe STAD, e-learning dengan portal klasiber.uii.ac.id dan e-modul interaktif.
Pembelajaran kooperatif tipe STAD dilakukan dengan mengelompokkan mahasiswa secara heterogen yang terdiri dari 4 – 6 mahasiswa. Pengelompokan mahasiswa didasarkan pada jenis kelamin yang sama dengan variasi yang didasarkan pada kemampuan akademik mahasiswa. Setiap modul pembelajaran mahasiswa diberikan kesempatan untuk melakukan pembelajaran STAD dan setiap modul dilakukan evaluasi. Evaluasi hasil belajar menggunakan komponen penilaian dari aspek kehadiran, partisipasi, tugas, ujian tengah semester dan ujian akhir semester.
Tabel 2. Data partisipasi dan kelulusan
mahasiswa
Metode Partisipasi Kelulusam
K 90 % 80 % STAD-EL 99 % 98 % STAD-EL- EMI 94 % 94 % K : konvensional
STAD–EL : pembelajaran Kooperatif STAD/e- learning
STAD–EL–EMI : pembelajaran kooperatif STAD/e-learning/E-modul interaktif
Pengaruh Metode Pembelajaran terhadap Hasil Belajar
Tabel 1. menyajikan data prosentase kehadiran mahasiswa dalam perkuliahan, tingkat partisipasi mahasiswa dalam proses pembelajaran dan tingkat kelulusan mahasiswa. Pembelajaran kooperatif STAD lebih unggul dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Ni Made Sunilawati, Nyoman Dantes, I Made Candiasa (2013). Pembelajaran kooperatif tipe STAD/e-learning dan pembelajaran kooperatif STAD/e- learning/e-modul interaktif dapat meningkatkan tingkat partispasi mahasiswa dalam kegiatan pembelajaran.
Pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berinteraksi dalam aktivitas diskusi. Dosen memberikan pengantar dan outline materi pembelajaran. Proses pembelajaran dilanjutkan dengan diskusi kelompok. Topik pembelajaran dalam setiap modul yang dilengkapi dengan lembar kerja mahasiswa. Keberhasilan proses pembelajaran ditentukan oleh keberhasilan kelompok dalam mencapai tujuan pembelajaran dalam setiap modul.
Aspek matematis dan penerapan materi pembelajaran Kimia Fisika I membutuhkan latihan. Metode STAD dapat meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam mengerjakan latihan dalam lembar evaluasi. Pembelajaran dengan metode STAD dapat mempermudah mahasiswa dalam berlatih dibandingkan dengan belajar secara mandiri. Penugasan diberikan dengan dua metode, yaitu metode off line dan on line melalui portal klasiber. Tugas yang diberikan secara on line dalam kelas e-learning dapat dikerjakan tanpa batas ruang dan waktu sehingga mahasiswa dapat belajar tanpa dibatasi dengan jadwal perkuliahan.
Selain itu, mahasiswa dapat mengakses materi pembelajaran secara on line dan dapat berinteraksi dengan dosen baik dalam grup diskusi maupun secara mandiri. Data Tabel 1. mengilustrasikan bahwa metode pembelajaran kooperatif tipe STAD/e-learning dapat meningkatkan tingkat partisipasi mahasiswa yang lebih tinggi dibandingkan dengan metode pembelajaran kooperatif STAD/e-learning/E- modul interaktif.
Media pembelajaran e-modul interaktif dalam matakuliah Kimia Fisika I justru menurunkan tingkat partisipasi mahasiswa dalam proses pembelajaran STAD. Belajar