• Tidak ada hasil yang ditemukan

DISERTASI - etheses UIN Mataram

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "DISERTASI - etheses UIN Mataram"

Copied!
277
0
0

Teks penuh

Disertasi oleh : HASBIALLOH NIM S.3 dengan Judul KEBERADAAN LEMBAGA PENDIDIKAN SALAFI DI NTB (Kajian Perlawanan dan Benturan Keyakinan serta Motivasi Masyarakat dalam Memilih Lembaga Pendidikan Salafi) Telah memenuhi syarat dan disetujui untuk diuji. Eksistensi LEMBAGA PENDIDIKAN SALAFI DI NTB (Kajian Resistensi dan Konflik Keyakinan serta Motivasi Masyarakat Memilih Lembaga Pendidikan Salafi). Berdasarkan fenomena tersebut, peneliti ingin mengungkap dan mengetahui: (1) gambaran lembaga pendidikan Salafi di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa, (2) gambaran konflik agama, perlawanan dan keberadaan lembaga pendidikan Salafi (3) motif orang tua melakukan hal tersebut. memilih lembaga pendidikan di kalangan Salafi di tengah konflik keyakinan dan perlawanan yang ada.

PENDAHULUAN

Identifikasi, Batasan dan Rumusan Masalah

Berangkat dari latar belakang masalah dan kerangka perspektif di atas, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan lembaga pendidikan Salafi di Nusa Tenggara Barat dan faktor-faktor yang membuat masyarakat Nusa Tenggara Barat memilih lembaga pendidikan Salafi di tengah konflik dan perlawanan yang ada. . Dari uraian di atas, peneliti mengidentifikasi beberapa permasalahan: (1) gambaran lembaga pendidikan Salafi di Pulau Lombok dan Sumbawa, (2) gambaran konflik keyakinan, perlawanan dan keberadaan lembaga pendidikan Salafi (3) motif orang tua melakukan memilih lembaga pendidikan Salafi di tengah konflik keyakinan dan perlawanan yang ada. Setelah mengidentifikasi dan membatasi penelitian ini, maka peneliti dalam penelitian ini merumuskan pertanyaan sebagai berikut; (1) bagaimana gambaran lembaga pendidikan salafi di pulau Lombok dan Sumbawa, (2) bagaimana gambaran konflik keyakinan, perlawanan dan keberadaan lembaga pendidikan salafi (3) apa motif yang menjamin bahwa orang tua memilih lembaga pendidikan Salafi di tengah konflik keyakinan dan perlawanan yang ada.

Tujuan Penelitian

Signifikansi dan Manfaat Penelitian

Penelitian Terdahulu Yang Relevan

Kelompok Salafi menganggap masyarakat Sasak melakukan perbuatan sesat dan sesat, dan sebaliknya sebagian masyarakat menganggap dakwah Salafi sebagai aliran sesat. Penggunaan kosakata yang berbeda ini dikarenakan kelompok Salafi ingin menonjolkan identitas Salafinya yang berorientasi pada budaya dan kebudayaan Arab. Ketujuh, kelompok Salafi juga terlihat kurang bijak dalam penggunaan kata-kata, mereka sering menggunakan kata-kata bid'ah dan menyimpang (dalal) yang seringkali menyinggung perasaan orang Saskatchewan.

Kerangka Konseptual

Metode Penelitian

  • Jenis pendekatan penelitian
  • Metode pengumpulan data
  • Kredibilitas/ Validitas Data
  • Sistematika Penulisan
  • Salafi Dalam Sejarah Dunia
  • Salafi dan Wahhabi
  • Masuknya Salafi ke Indonesia
  • Masuknya Salafi ke Lombok
  • Resistensi dan penolakan yang dialami oleh Salafi dan juga tokoh- tokohnya
  • Teori Konflik dan Resitensi A. Teori Konflik

Untuk mencapai pemahaman yang utuh dan komprehensif khususnya mengenai keberadaan lembaga pendidikan Salafi yang ada saat ini di Nusa Tenggara Barat, dan eksistensinya dalam memberikan pendidikan kepada masyarakat, peneliti meneliti. Aspek kelengkapan data yaitu ketiga situs dapat mewakili atau menggambarkan perkembangan lembaga pendidikan salafi di provinsi Nusa Tenggara Barat. Data yang diperoleh dalam penelitian ini merupakan data yang berkaitan dengan gambaran lembaga pendidikan Salafi di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa, termasuk pola penyelenggaraan pendidikan pada lembaga pendidikan Salafi yang ada.

Lalu ada data konflik yang terjadi antara masyarakat dengan kelompok Salafi di tiga wilayah penelitian yang ada. Dalam hal ini adalah data mengenai resistensi yang masih banyak terjadi di masyarakat, dan yang terakhir adalah data yang ada. Metode dokumentasi ini digunakan untuk memperoleh data dan informasi pendukung, yaitu data yang berkaitan erat dengan konflik yang pernah terjadi antara kelompok Salafi dengan masyarakat serta konsistensi kelompok Salafi di tengah perlawanan dan konflik yang ada. Dalam hal ini data disajikan secara terpisah antara satu data dengan data lainnya tergantung pada fokus penelitian dan juga pada indikator dan subindikator yang ada.

Membuat analisis akhir untuk menarik kesimpulan sesuai dengan fokus penelitian dan tujuan penelitian yang ada. Keabsahan data merupakan bagian penting dalam penelitian untuk membuktikan nilai kebenaran yang ada dan juga. Peneliti memverifikasi keabsahan data dengan cara memeriksa atau membandingkan data yang diperoleh dengan sumber atau kriteria lain di luar data yang ada.

Bab Empat: Menjelaskan motif orang tua memilih lembaga pendidikan Salafi di tengah konflik keyakinan dan penolakan yang ada VI. 77 Abdurrahman At-Tamimi adalah salah satu tokoh dai Salafi di Surabaya, Ustadz Abdurrahman At-Tamimi pernah menjadi Mudir (Rektor) SMA Ali Bin Abi Thalib Surabaya. Dari sudut pandang teori konflik, konflik dalam masyarakat sebagai suatu ekosistem sosial merupakan suatu hal yang tidak dapat dihindari.

Teori Resitensi

Sehingga bentuk-bentuk perlawanan selalu berubah dari waktu ke waktu dan perubahan tersebut sejalan dengan perubahan kondisi yang ada pada struktur masyarakat. Bentuk perlawanannya sangat beragam dan dapat dilihat dalam bentuk ketidaktaatan, menolak keadaan yang tidak disukainya. Perlawanan yang mereka lakukan bermacam-macam, seperti perlawanan terbuka atau terang-terangan, perlawanan terselubung atau terselubung dan dalam bentuk perundingan108.

Bentuk perlawanan ini muncul karena tidak berpotensi mengubah sistem dominasi, melainkan hanya menolak sistem yang ada yang bersifat eksploitatif dan tidak adil. Perlawanan yang ditunjukkan masyarakat juga merupakan suatu sikap, yaitu sikap perlawanan terhadap berbagai faktor atau kondisi. Hal ini terdengar sangat lumrah untuk dikatakan, karena tidak semua orang mudah menerima perubahan, apalagi jika perubahan itu merupakan sesuatu yang tidak lumrah dalam lingkungan sosial.

Menurut Kreitner dan Kinicki, ketika berbagai inovasi dan perubahan radikal diumumkan tanpa peringatan, hal ini dapat menyebabkan masyarakat menjadi takut untuk menerapkan perubahan tersebut. 111 Lihat Kreitner dan Kinicki, dalam disertasi Ria Christyani, Team Building Program to Reduce Affective Conflict and Employee Resistance to Change (dipelajari pada bagian pm pt.xyz), (Depok: Program Psikologi Profesi Fakultas Psikologi Spesialis Psikologi Industri dan Organisasi, Universitas Indonesia, 2012), hal. 20-21. Menurut Kreitner dan Kinicki, tekanan atau rangsangan dari luar dapat menimbulkan keraguan, dan keraguan terhadap diri sendiri dapat mengikis kepercayaan diri serta menghambat pertumbuhan dan perkembangan pribadi.

Perubahan administratif dan teknologi yang mengancam pergantian kekuasaan atau penghapusan posisi atau pekerjaan umumnya akan memicu perlawanan yang kuat.

Teori Motivasi

  • Motivasi instrinsik
  • Motivasi Ekstrinsik
  • Kabupaten Lombok Barat
  • Kabupaten Lombok Tengah
  • Kabupaten Lombok Utara

Secara umum, jika melihat kondisi penyebaran dakwah Salafi di Indonesia, sebagian besar da’i yang memimpin dakwah Salafi adalah lulusan Timur Tengah. Perkembangan Lembaga Pendidikan Salafi dan Tokohnya di NTB Adapun perkembangan dakwah Salafi di Nusa Tenggara Barat yaitu di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa, perjalanan sejarahnya tidak lepas dari akar sejarah Salafi di Indonesia. Pasalnya, beberapa tokoh pionir dakwah Salafi di Indonesia juga turut serta menyebarkan dakwah Salafi di Lombok.

Tokoh dakwah Salafi Tanah Air yang turut serta menyebarkan dakwah di Lombok antara lain adalah Yezid Jawas, Abdul Hakim Bin Amir Abdat, Aunurrafiq Ghufron, Mubarak Bamuallim, Abdurrahman Et-Tamimi dan lain-lain. Selain Mukti Ali Abdul Karim, Yezid Jawas juga bertemu dengan Mahsun Muhammad Sholeh pada tahun-tahun berikutnya.Mahsun saat itu merupakan salah satu tokoh dakwah Salafi di wilayah Lombok Barat. Pertemuan dengan tokoh dakwah di Lombok inilah yang menyebabkan dakwah Salafi mulai berkembang di Lombok.

143 Tuan Guru Husni adalah seorang pengkhotbah Salafi yang menghabiskan sebagian besar hidupnya di Mekkah, Arab Saudi. Dari diskusi tersebut Abdurrahman Hizam mengenalkan Fuad Bin Sefa dengan dakwah Salafi dan beliau juga mengenalkannya dengan dakwah Salafi yang saat itu berada di Lombok seperti Fauzi Athar dan lain-lain. Fuad Bin Sef bertemu Farooq Jafar Hamude di Dompu untuk membahas dakwah Salafi Farooq.

Demikian gambaran perkembangan dakwah Salafi di NTB beserta jumlah dan lembaga pendidikan yang didirikan para da'i atau penggiat dakwah di Pulau Lombok dan juga Pulau Sumbwa.

Deskripsi pesantren di NTB

Mengenai pertama kali hadirnya pesantren di Lombok secara pasti, dimana dan siapa pendirinya, belum dapat diperoleh informasi pasti156, namun jika kita melihat perkembangan pesantren maka istilah bahasa Lombok “ngaji, gerbung” dapat ditelusuri hingga ke tokoh Tuan Guru. Pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20 muncul tokoh-tokoh ulama (Tuan Guru) di Lombok seperti Tuan Guru H. Islam, Budaya dan Pesantren: Menelaah Budaya Pesantren di Pulau Seribu Masjid di Lombok.. https ://Academia.edu/19490976/ Islam dan Budaya Pesantren di Lombok. . di pelosok desa mengajarkan rukun iman, rukun iman, rukun ihsan dan tata cara thaharah) dan juga pada ngaji tokol yang memberikan bimbingan agama dengan duduk bersila di depan guru, ngaji tokol (seorang Lombok). Istilah bahasa Sasak) biasa disebut oleh masyarakat Lombok dengan istilah bekerbung, lalo mondok ngaji, dan masyarakat Lombok pada saat itu sangat menghormati dan menghormati guru tempat mereka mengaji.

Tuan Guru yang melakukan hal serupa pada awal abad ke-20 antara lain TGH. Sistem pengajaran yang diterapkan oleh para guru tersebut masih sangat sederhana dan tradisional, mengingat kondisi masyarakat Lombok saat itu sangat terbelakang dan primitif. 157 Istilah Beruga', Sekepat, Sekenan sudah dikenal sejak zaman penjajahan Bali, karena miniatur Beruga dan sejenisnya dibuat oleh arsitek Hindu dan biasanya tempat ini digunakan untuk menjamu tamu, dengan memperhatikan adat istiadat masyarakatnya. yang biasa duduk di Beruga (langgar: Jawa), tokoh Guru Besar memberikan ceramah di tempat itu.

Pada tahun berikutnya, tokoh guru magister di masing-masing daerah terpacu untuk mendirikan madrasah sistem klasikal, hal ini terlihat dari periodisasi guru magister dengan TGKH saat ini. Peran guru-guru ulung ini mencerminkan perubahan sistem pendidikan pesantren yang masih sangat tradisional159 menjadi sistem pendidikan klasikal. None Kabupaten Pesantren Santri mukim Nie mukim 1. Dari sekitar 684 pondok pesantren yang ada di wilayah Nusa Tenggara Barat, secara umum tipologi lembaga pondok pesantren di Lombok NTB dapat dikelompokkan menjadi dua kelompok besar:.

Mengacu pada keadaan di atas, maka keberadaan hunian Islam Salafi (dalam hal ini yang dimaksud dengan lembaga hunian Islam yang menganut paham Salafi) di Nusa Tenggara Barat tidak lepas dari kedua tipe hunian Islam di atas, yaitu Hunian Islam Salafi dan Hunian Islam Khalafi.

Deskripsi Lembaga Pendidikan Salafi di NTB

  • Pondok pesantren As-Sunnah a. Sejarah Singkat 187
  • Pondok pesantren Imam Bukhari a. Sejarah Singkat 192

Pada tahun pertamanya, Pondok Pesantren Abu Hurairah Mataram membuka sekolah menengah yang diberi nama Madrasah Aliyah Plus (MA Plus), dengan program unggulannya adalah Madrasah Aliyah Keagamaan (MAK). Berikut rincian santri residen dan non residen berdasarkan institusi di lingkungan Pondok Pesantren Abu Hurairah Mataram. Banyak kitab yang diajarkan di Pondok Pesantren Abu Hurairah, selain Al-Quran dan Hadist tentunya.

Seiring berjalannya waktu, manhaj yang digunakan di Pondok Pesantren Abu Hurairah Mataram tidak mengalami perubahan dan tetap pada manhaj Salaf. Dengan manhaj yang baik, semoga santri yang bersekolah di Pondok Pesantren Abu Hurairah Mataram dapat menjadi muslim yang baik. Transformasi jenjang pendidikan di Pondok Pesantren Abu Hurairah merupakan evolusi jenjang pendidikan dari awal tahun pertama hingga saat ini pada tahun 2020.

Pondok Pesantren Abu Hurairah Mataram juga memiliki kitab-kitab yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari. Jika melihat sistem pendidikan dan pelatihan Pondok Pesantren Abu Hurairah Mataram, seluruh kegiatannya terpola menjadi dua jenis. Pelaksanaan pembelajaran klasikal di Pondok Pesantren Abu Hurairah Mataram dilaksanakan pada pagi hingga sore hari.

Di Pondok Pesantren Abu Hurairah Mataram, pengajaran halakhic dilakukan sejak Ashar hingga menjelang Maghrib (sekitar setengah jam sebelum Maghrib). Berikut informasi santri yang tinggal dan tidak tinggal di pondok pesantren As-Sunnah Mataram. Berikut rincian santri residensial dan non residensial di lingkungan Pondok Pesantren Imam Bukhari.

Grafik data perkembangan jumlah santri tahun  pertama (2002) dan tahun 2019 (2002 ke 2019)
Grafik data perkembangan jumlah santri tahun pertama (2002) dan tahun 2019 (2002 ke 2019)

Gambar

Tabel 1.1 Perkembangan santri  masing-masing lembaga tahun pertama dan terkahir
Grafik 1.1 Data perkembangan jumlah santri  pada masing-masing lembaga  pendidikan Salafi
Grafik 1.2. Data perkembangan jumlah santri  lima tahun terakhir pada masing- masing-masing   pendidikan Salafi
Tabel 1.2. Perkembangan santri  masing-masing lembaga lima tahun terkahir
+7

Referensi

Dokumen terkait

Jual beli dalam hukum Islam harus memenuhi rukun dan syarat sesuai dengan ketentuan fiqh muamalah yang salah satu syaratnya adalah barang yang diperjualbelikan merupakan hak milik yang

Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar yaitu faktor interen dan faktor eksteren Cara guru mengelola kelas salah satu faktor eksternal yang mempengaruhi prestasi belajar atau

Kurangnya kemampuan penalaran matematika ini, teramati pada saat siswa mengerjakan lima soal uraian tentang sistem persamaan linier satu variabel yang digunakan untuk mengukur sejauh

Hasil observasi dan dilakukan refleksi pada siklus I ini masih terdapat beberapa faktor yang perlu di perbaiki diantaranya, siswa belum mampu bekerja sama dengan anggota kelompoknya,

10 kasih mengasihi; patuh pada Agama, patuh pada hokum dan nilai moral serta kepada kedua orang tua.12 Bagi para guru Pondok Pesantren Thohir Yasin, keluarga itu adalah amanah

Strategi merupakan salah satu cara yang sangat efektif digunakan oleh seorang guru dalam meningkatkan motivasi atau minat belajar siswa, karena dengan adanya strategi yang digunakan

pengajuannya yang harus dilakukan secara masal atau kelompok minimal pengajuannya itu satu kelompok sepuluh orang “ Adapun potensi atau peluang yang ditawarkan dari produk pembiayaan

Faktor Pendukung Peneliti berhasil mewawancarai salah satu pengasuhnya menjelaskan terkait dengan faktor pendukung implementasi program boarding school di Madrasah Aliyah MA Syaikh