emisi yang belum diamortisasi
813,6 — — —
Obligasi Indosat Syari’ah Ijarah - Setelah dikurangi
biaya emisi dan biaya consent solicitation yang
belum diamortisasi
284,5 — — —
Jumlah hutang obligasi 13.212,2 12.180,4 15.315,7 1.583,7
Dikurangi bagian jangka pendek - Setelah
dikurangi biaya emisi dan biaya consent solicitation
yang belum diamortisasi
1.098,1 42,0 1.329,2 137,4
Hutang obligasi: bagian jangka panjang 12.114,1 12.138,4 13.986,5 1.446,3 Hutang jangka panjang (termasuk hutang jangka
pendek):
Pihak yang mempunyai hubungan istimewa –
Setelah dikurangi biaya emisi dan biaya consent
solicitation yang belum diamortisasi
1.297,0 2.498,1 299,5 31,0
Pihak ketiga – Setelah dikurangi biaya emisi dan
biaya consent solicitation yang belum diamortisasi
9.553,9 8.727,5 6.373,0 659,1
Jumlah hutang jangka panjang 10.851,0 11.225,6 6.672,5 690,0
Dikurangi bagian jangka pendek 3.184,1 4.799,8 2.968,7 307,0
Hutang jangka panjang: bagian jangka panjang 7.666,8 6.425,8 3.703,8 383,0
* Disajikan kembali
Obligasi Indosat
Ketentuan-ketentuan khusus untuk masing-masing Obligasi Indosat Kedua, Obligasi Indosat Ketiga, Obligasi Indosat Keempat, Obligasi Indosat Kelima, Obligasi Indosat Keenam, Obligasi Indosat Ketujuh, dan Obligasi Indosat Kedelapan (”Obligasi Indosat”) akan diuraikan di bawah ini. Obligasi Indosat tidak dijamin dengan aset tertentu atau dijamin oleh pihak lain dan berkedudukan pari passu dengan hutang lainnya yang tidak dijamin. Kami menyetujui ketentuan-ketentuan tertentu sehubungan dengan penerbitan Obligasi Indosat, termasuk namun tidak terbatas menyetujui untuk mempertahankan:
modal ekuitas sekurang-kurangnya Rp5.000,0 miliar;
•
rasio total hutang terhadap EBITDA kurang dari 3,5:1,0, sebagaimana dilaporkan dalam setiap laporan keuangan konsolidasian
•
tahunan, kecuali untuk Obligasi Indosat Kedelapan sehubungan dengan penerbitannya dimana kami menyetujui untuk mempertahankan rasio dari jumlah hutang bersih terhadap EBITDA kurang dari 4,0:1,0;
rasio hutang terhadap ekuitas 2,5:1,0, sebagaimana dilaporkan dalam setiap laporan keuangan konsolidasian triwulanan kecuali
•
untuk Obligasi Indosat Kedelapan sehubungan dengan penerbitannya dimana kami menyetujui untuk mempertahankan rasio dari jumlah hutang bersih terhadap EBITDA kurang dari 2,5:1,0; dan
ikhtisar 2012 profil perusahaan laporan manajemen tinjauan usaha tata kelola perusahaan faktor-faktor risiko
hasil-hasil usaha - LIkuIdITas dan sumber permodaLan - penelitian dan pengembangan, paten dan lisensi, dan lain-lain - tren informasi -
rasio EBITDA terhadap beban bunga, sebagaimana
•
dilaporkan dalam setiap laporan keuangan konsolidasian tahunan sekurang-kurangnya 3,0:1,0. Pada tanggal 24 Maret 2009, kami mengadakan rapat dengan pemegang obligasi Rupiah Perusahaan, termasuk pemegang Obligasi Indosat, dan memperoleh persetujuan untuk
mengubah definisi “Hutang”, “EBITDA”, untuk
memasukkan definisi baru “Ekuitas” dan “Grup” dan mengubah rasio Hutang terhadap Ekuitas dari 1,75:1,0 menjadi 2,5:1,0 dalam perjanjian perwaliamanatan yang mengatur obligasi-obligasi tersebut, berdasarkan perubahan perjanjian untuk Obligasi Kedua, Ketiga, Keempat, Kelima, dan Keenam.
Obligasi Indosat Kedua. Pada tanggal 6 November 2002, kami menerbitkan Obligasi Indosat II (“Obligasi Indosat Kedua”), dengan tingkat suku bunga tetap dan/atau mengambang, dimana satu-satunya seri yang masih terhutang adalah obligasi Seri B. Obligasi Seri B, dengan nilai awal sebesar Rp 200,0 miliar Rupiah, dengan tingkat suku bunga tetap sebesar 16,0% per tahun dan wajib dibayar setiap triwulan selama 30 tahun dimulai sejak 6 Februari 2003. Kami memiliki hak untuk membeli kembali obligasi Seri B, secara keseluruhan tapi tidak secara sebagian, pada tahun ke-10, 15, 20 dan 25 sejak penerbitan obligasi Seri B pada harga yang setara dengan 101% dari nilai nominal obligasi Seri B. Para pemegang
obligasi Seri B memiliki suatu put right yang mengizinkan
para pemegang tersebut untuk meminta pembayaran awal dari kami pada harga yang setara dengan 100% dari nilai nominal obligasi Seri B (i) kapan pun, apabila peringkat dari obligasi tersebut turun menjadi “AA-” atau lebih rendah atau (ii) setelah lewatnya tahun ke-15, 20, dan 25 sejak penerbitan obligasi Seri B. Obligasi Seri B jatuh tempo pada 6 November 2032. Pada 6 November 2012, kami melaksanakan hak kami untuk menebus secara penuh keseluruhan sisa pokok terhutang Obligasi Indosat Kedua dengan harga penebusan sebesar 101%.
Obligasi Indosat Ketiga. Pada tanggal 22 Oktober 2003, kami menerbitkan Obligasi Indosat III (“Obligasi Indosat Ketiga”). Per tanggal 1 Januari 2010, satu-satunya seri yang masih terhutang dari obligasi ini adalah obligasi Seri B. Obligasi Seri B jatuh tempo pada 22 Oktober 2010 dengan total nilai awal Rp640,0 miliar, memiliki suku bunga tetap sebesar Rp
12,875% per tahun. Bunga Obligasi Indosat Ketiga harus dibayarkan setiap triwulan. Pada 22 Oktober 2010, kami membayar penuh seluruh yang masih terhutang dari Obligasi Indosat Ketiga.
Obligasi Indosat Keempat. Pada 21 Juni 2005, kami menerbitkan Obligasi Indosat IV (“Obligasi Indosat Keempat”). Obligasi Indosat Keempat memiliki nilai nominal sebesar Rp 815,0 miliar dan telah jatuh tempo pada 21 Juni 2011. Obligasi Indosat Keempat memiliki tingkat suku bunga tetap 12,0% per tahun, yang wajib dibayar setiap triwulannya. Pada 21 Juni 2011, kami membayar penuh seluruhnya yang masih terhutang dari Obligasi Indosat Keempat ini.
Obligasi Indosat Kelima. Pada 29 Mei 2007, kami menerbitkan Obligasi Indosat V (“Obligasi Indosat Kelima”), dalam dua seri dengan jumlah nilai nominal sebesar Rp2.600,0 miliar. Obligasi Seri A, dengan nilai nominal sebesar Rp1.230,0 miliar, akan jatuh tempo pada 29 Mei 2014 dan obligasi Seri B, dengan nilai nominal sebesar Rp1.370,0 miliar, akan jatuh tempo pada 29 Mei 2017. Obligasi Seri A memiliki tingkat suku bunga tetap yaitu 10,20% per tahun dan obligasi Seri B memiliki tingkat suku bunga tetap yaitu 10,65% per tahun. Setelah tahun pertama dari penerbitan obligasi, kami memiliki hak untuk membeli kembali sebagian atau keseluruhan dari obligasi tersebut senilai harga pasar, baik untuk sementara ataupun untuk tujuan pelunasan awal.
Obligasi Indosat Keenam. Pada 9 April 2008, kami menerbitkan Obligasi Indosat VI (“Obligasi Indosat Keenam”), dalam dua seri dengan jumlah nilai nominal sebesar Rp1.080,0 miliar. Obligasi Seri A, dengan jumlah sebesar Rp760,0 miliar, akan jatuh tempo pada 9 April 2013 dan Obligasi Seri B, dengan jumlah sebesar Rp320,0 miliar akan jatuh tempo pada 9 April 2015. Obligasi Seri A memiliki tingkat suku bunga tetap sebesar 10,25% per tahun dan obligasi Seri B memiliki tingkat suku bunga tetap sebesar 10,80% per tahun. Setelah tahun pertama dari penerbitan obligasi tersebut, kami memiliki hak untuk membeli kembali sebagian atau keseluruhan obligasi senilai harga pasar, baik untuk sementara ataupun untuk tujuan pelunasan awal. Pada tanggal 9 April 2013, Obligasi Indosat Keenam Seri A telah dibayar secara penuh.