• Tidak ada hasil yang ditemukan

103 HASIL DAN PEMBAHASAN

Dalam dokumen MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDE (Halaman 112-115)

Hasil

Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas Eksperimen Tabel 1 Tabel Distribusi Frekuensi

Interval Skor fi fkum Xi fi . Xi Xi2 fi . Xi2

13-14 2 2 13,5 27 182,25 364,5 15-16 3 5 15,5 46,5 240,25 720,75 17-18 3 8 17,5 52,5 306,25 918,75 19-20 6 14 19,5 117 380,25 2281,5 21-22 9 23 21,5 193,5 462,25 4160,25 23-24 7 30 23,5 164,5 552,25 3865,75 Jumlah 30 111 601 2123,5 12311,5

Dari uraian diatas dapat dijelaskan bahwa hasil belajar dari kelas ekperimen yang diajarkan menggunakan strategi Realistic Mathematic Education (RME) terlihat nilai rata-rata sebesar 20,03 menunjukan bahwa pemahaman konsep matematika siswa secara kesluruhan pada kelas yang diberikan strategi pembelajaran Realistic Mathematic Education (RME) adalah baik. Hal ini juga diperkuat dengan nilai tengah (median) yaitu sebesar 20,84 yang juga menunjukan nilai yang baik. Nilai modus dalam pengolahan data ini sebesar 21,7 yang menunjukan bahwa nilai terbanyak yang diperoleh siswa adalah hampir mendekati nilai sempurna. Sedangkan varians sebesar 9,36 dan simpangan baku 3,06. Dengan demikian dapat disimpulkan data tergolong baik dan cukup beragam.

Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas Kontrol Tabel 2 Tabel Distribusi Frekuensi

Interval Skor fi fkum Xi fi . Xi Xi 2 fi . Xi 2 10 – 11 7 7 10,5 73,5 110,25 771,75 12 – 13 8 15 12,5 100 156,25 1250 14 – 15 7 22 14,5 101,5 210,25 1471,75 16 – 17 4 26 16,5 66 272,25 1089 18 – 19 2 28 18,5 37 342,25 684,5 20 – 21 2 30 20,5 41 420,25 840,5 Jumlah 30 93 419 1511,5 6107,5

Dari hasil distribusi frekuensi di atas dapat dinyatakan bahwa hasil belajar kelompok kontrol yang diajarkan menggunakan strategi pembelajaran open ended mendapat nilai rata-rata atau mean 13,93; median 13,5; modus 12,5; varians 8,809; dan simpangan baku 2,91. Dengan demikian dapat disimpulkan data tergolong cukup baik dan cukup beragam.

Uji Persyaratan Analisis Data Uji Normalitas

Dalam penelitian ini uji normalitas menggunakan uji Lilliefors Supardi (2013:131 ) dengan kaidah keputusan : Jika Lo= Lhitung < Ltabel H0 diterima , dan

Jika Lo= Lhitung > Ltabel H0 ditolak

Pengujian normalitas kelas eksperimen dan kelas kontrol masing-masing menggunakan α = 0,05 dan n = 30. Didapat nilai Ltabel = 0,161 sedangkan untuk Lhitung pada kelas eksperimen dan Lhitung pada kelas kontrol masing- masing adalah 0,15 dan 0,13.

104

Semua kelompok hasil belajar matematika yang diuji normalitasnya dengan uji Lilliefors memberikan nilai Lilliefors untuk hasil yang lebih kecil dibandingkan dengan Ltabel pada taraf signifikan 0,05 dengan n=30, nilai Ltabel=0,161 , sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh kelompok dan hasil belajar matematika dalam penelitian ini dari populasi yang berdistribusi normal.

Uji Homogenitas

Pengujian homogenitas dengan uji F dengan cara membandingkan varians data terbesar dibagi dengan varians data terkecil Supardi (2013:142). Diperoleh perhitungan dengan dkpembilang = 30-1 (untuk varians terbesar) dan dkpenyebut= 30-1 (untuk varians terkecil), serta taraf signifikan α = 0,05 maka diperoleh Ftabel = 2,168.

Dengan kriteria pengujian :

Terima H0, jika Fhitung < Ftabel Tolak H0, jika Fhitung > Ftabel

Diperoleh perhitungan Fhitung = 1,025, dan Ftabel 2,168 karena nilai Fhitung < Ftabel, maka H0 diterima dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kedua kelompok memiliki varians yang sama atau homogen.

Pengujian Hipotesis Penelitian

Berdasarkan hasil pengujian hipotesis statistik dilakukan uji-t Supardi (2013:328) setelah diberi perlakuan yang berbeda pada kedua kelompok diperoleh data thitung= ??? dan ttabel pada taraf signifikan α=0,05 dan dk = 58 yang berarti nilai thitung>ttabel. Hasil tersebut menunjukan bahwa H0 ditolak. Maka dengan demikian hipotesis setelah diberi perlakuan berbeda pada kedua kelompok tersebut yakni rata-rata hasil belajar siswa yang menggunakan strategi pembelajaran Realistic Mathematic Education (RME) lebih tinggi daripada rata-rata hasil belajar siswa yang menggunakan strategi pembelajaran Open Ended.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa, terdapat pengaruh strategi pembelajaran Realistic Mathematic Education (RME) terhadap hasil belajar matematika.

Pembahasan

Diperoleh data nilai rata-rata hasil belajar matematika yang menggunakan strategi pembelajaran Realistic Mathematic Education (RME) dan rata-rata hasil belaajr matematika yang menggunakan strategi Open Ended. Dari hasil perhitungan dapat dilihat bahwa rata-rata hasil belajar matematika pada kelas eksperimen yang diberi strategi pembelajaran Realistic Mathematic Education (RME) lebih tinggi daripada rata-rata hasil belajar kelas kontrol dari strategi pembelajaran Open Ended. Hal ini membuktikan bahwa hasil belajar matematika yang menggunakan strategi pembelajaran Realistic Mathematic Education (RME) lebih baik daripada hasil belajar matematika yang menggunakan strategi pembelajaran Open Ended.

Berdasarkan analisis deskripsi data didapat bahwa pada kelas eksperimen terlihat rata-rata (X)= 20,03, median (Me)= 20,84, modus (Mo)= 21,7, simpangan baku (S)= 3,06 dan varians (S2)=9,36. Hasil belajar matematika kelas eksperimen yang menggunakan metode pembelajaran tutor sebaya memiliki nilai yang baik. Sedangkan analisis deskripsi data dikatakan bahwa pada kelas kontrol terlihat rata-rata (X) = 13,93 , median (Me)=13,5, modus (Mo)=12,5, simpangan baku (S)=2,91 dan varians (S2)=8,809. Hasil belajar matematika kelas eksperimen yang menggunakan strategi pembelajaran Open Ended memiliki nilai yang cukup.

Berdasarkan hasil pengujian hipotesis statistik setelah diberi perlakuan yang berbeda pada kedua kelompok diperoleh data thitung= 3,42 dan ttabel=2,042 pada taraf signifikan α=0,05 dan dk=58 yang berarti nilai thitung>ttabel. Hasil tersebut menunjukan bahwa H0 ditolak. Dengan demikian hipotesis setelah diberi perlakuan yang berbeda pada kedua kelompok tersebut yakni rata-rata hasil belajar siswa yang menggunakan strategi pembelajaran Realistic Mathematic Education (RME) lebih tinggi daripada rata-rata hasil belajar siswa yang menggunakan strategi Pembelajaran Open Ended.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa, terdapat pengaruh Strategi pembelajaran Realistic Mathematic Education (RME) terhadap hasil belajar matematika.

PENUTUP Simpulan

Berdasarkan uraian diatas dan analisis belajar kelas X SMK Budhi Warman II Jakarta pada materi Trigonometri ditarik kesimpulan sebagai berikut :

1) Diperoleh data nilai rata-rata hasil belajar matematika yang menggunakan strategi pembelajaran Realistic Mathematic Education (RME) (X)= 20,03 , dan rata-rata hasil belajar matematika yang menggunakan strategi

105

Open Ended (X)= 13,93. Dari hasil perhitungan dapat dilihat bahwa rata-rata hasil belajar matematika kelas eksperimen yang diberi Strategi pembelajaran Realistic Mathematic Education (RME) lebih tinggi daripada rata-rata hasil belajar matematika kelas kontrol yang diberi strategi pembelajaran Open Ended.

2) Terdapat pengaruh hasil belajar siswa yang menggunakan Strategi pembelajaran Realistic Mathematic Education (RME) lebih tinggi daripada rata-rata hasil belajar siswa yang menggunakan strategi pembelajaran Open Ended. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh Strategi pembelajaran Realistic Mathematic Education (RME) terhadap hasil belajar matematika.

Saran

Dengan hasil Strategi pembelajaran Realistic Mathematic Education (RME) yang lebih baik, guru hendaknya menggunakan Strategi pembelajaran Realistic Mathematic Education (RME) sebagai strategi pembelajaran alternatif dalam upaya meningkatkan hasil belajar matematika siswa.

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto, Suharsimi. 2002. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan.Jakarta : PT. Bina Aksara Djamarah, Syaiful Bahri. 2008. Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta

Flora, Roida Eva dan Sri Dewi Saputri. 2012. “Penggunaan Metode Tutor Sebaya Untuk Meningkatkan Hasil

Belajar Matematika Siswa”.Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA. 2 (1) hal 47.

Slameto. 2014. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pembelajaran.Jakarta : Rineka Cipta. Supardi. 2012. Aplikasi Statistika Dalam Penelitian. Jakarta : Ufuk Press

Suhendri, Huri dan Mardalena, Tuti. 2013. Pengaruh metode pembelajaran probelm solving terhadap hasil belajar matematika ditinjau dari kemandirian belajar. Jurnal Formatif, 3(2): 105-114.

106

Dalam dokumen MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDE (Halaman 112-115)

Garis besar

Dokumen terkait