Bila Setia Tak Lagi Cukup
C. Perilaku seksual di luar nikah
Hubungan seksual dibenarkan oleh norma aga- ma dan masyarakat sejauh orang yang melakukan itu adalah suami istri. Hubungan seks di luar kon- teks itu dianggap sebagai perilaku menyimpang.
orang lain melalui teror dan bom bunuh diri karena orang lain berbeda pandangan agama atau ideologi termasuk pembunuhan yang tidak berperikemanu- siaan. Ini adalah perilaku menyimpang.
E. Pornografi
Pornografi adalah penggambaran tingkah laku secara erotis untuk membangkitkan hawa nafsu. Penggambaran tingkah laku secara erotis ini dapat melalui lukisan, tulisan, atau tayangan film. Porno- grafi mendorong seseorang berperilaku menyim- pang, misalnya melakukan masturbasi. Pornografi juga mendorong orang untuk melakukan kejahatan seperti pelecehan seksual atau pemerkosaan.
Media massa yang bebas membuat pornografi menjadi bahaya yang serius dihadapi. Hanya orang yang memiliki nilai-nilai dan norma yang sudah diinternalisasi yang bisa mempertahankan diri untuk tidak jatuh ke dalam godaan tersebut.
Coba sekarang kamu lakukan kegiatan peneliti- an sederhana. Kamu sudah memelajari dan mema- hami lima contoh perilaku menyimpang yang ada dalam masyarakat. Coba mengecek, membaca, atau menonton berita dari media massa mengenai peri- laku-perilaku menyimpang tersebut. Masih- masing kamu harus mengecek di dua media massa berbeda selama satu minggu berturut-turut. Setelah itu, buatlah laporan sederhana yang isinya adalah (1) perilaku menyimpang apa saja yang di- beritakan media massa? (2) perilaku menyimpang mana yang paling sering kamu jumpai? (3) Berapa kali perilaku menyimpang itu muncul atau diberi- takan oleh media massa? (4) Menurut pemberitaan media massa tersebut, apa yang menjadi sebab ter- jadinya perilaku menyimpang? (5) Menurut kamu, jalan keluar atau langkah apa yang seharusnya diambil untuk mengatasi masalah ini?
7. Teori asosiasi yang salah menyatakan bah- wa penyimpangan sosial terjadi karena orang menganggap benar tindakan atau perilaku sosial yang salah dengan alasan bahwa orang lain juga melakukan hal yang sama.
8. Teori pelabelan diperkenalkan oleh Edwin M. Lemert. Menurut Lemert, seseorang berperi- laku menyimpang karena proses labelling. Yang dimaksud dengan pelabelan (labelling)
adalah tindakan memberi julukan, cap yang dilakukan masyarakat kepada seseorang. 9. Teori anomie berpendapat bahwa orang ber-
perilaku menyimpang karena nilai-nilai dan norma yang ada dalam masyarakat saling bertentangan satu sama lain. Teori ini perca- ya bahwa dalam kondisi masyarakat yang kacau (anomie) anggota masyarakat pasti ber- perilaku menyimpang.
10. Teori konflik berpendapat bahwa penyim- pangan sosial terjadi karena adanya konflik antarkelas dalam suatu masyarakat. 11. Contoh perilaku menyimpang dalam ma-
syarakat misalnya:
penyalahgunaan narkotika dan obat- obatan terlarang,
tawuran pelajar,
perilaku seksual di luar nikah,
pembunuhan dan tindak kekerasan lainnya,
pornografi.
RANGKUMAN
1. Ada dua konsep penting dalam perilaku so- sial, yaitu:
a. Perilaku konformitas b. Perilaku menyimpang
2. Perilaku konformitas adalah bentuk interaksi yang di dalamnya seseorang berperilaku ter- hadap orang lain sesuai dengan harapan kelompok atau harapan masyarakat pada umumnya.
3. Perilaku menyimpang adalah perilaku yang oleh sejumlah besar orang dianggap sebagai hal yang tercela dan di luar batas toleransi. 4. Perilaku yang menyimpang dari nilai dan norma yang dianut masyarakat pada umum- nya dapat memicu terjadinya ketidakhar- monisan dan kekacauan sosial.
5. Dalam kehidupan sosial tidak semua orang menjadi “anak yang baik” dalam seluruh hi- dupnya. Hampir mustahil mengharapkan semua orang untuk menjadi pentaat hukum
(observant of the law) tanpa ada cela pelang- garan sedikit pun. Manusia bukan malaikat. Jadi, selalu saja ada kesempatan dan ke- mungkinan melanggar nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat.
6. Ada bermacam-macam teori yang menje- laskan penyimpangan sosial, antara lain: a. Teori asosiasi yang salah
b. Teori pelabelan (labelling)
c. Teori anomie d. Teori konflik
I. Jawablah “B” jika pernyataan BENAR dan “S” jika pernyataan SALAH!
1. Teori anomie menyatakan bahwa penyim- pangan sosial dapat terjadi jika kita dapat me-nautkan diri dengan tindakan orang lain yang salah.
2. Memakai narkoba karena ingin dicap ‘keren’ adalah salah satu contoh penyimpangan ka- rena labelling.
3. Ketika Adi kecil ia sering dipukul oleh gurunya. Sekarang Adi sudah besar, jika kesal ia suka memukul anaknya. Hal ini bisa disebut penyimpangan sosial akibat aso- siasi.
II. Salinlah di buku tugasmu dan lengkapi dengan jawaban yang tepat!
1. Warga masyarakat yang dapat menyesuai- kan dirinya dan menerima nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat tempat dia hidup disebut sebagai orang yang memiliki ... terhadap nilai dan norma.
2. Perilaku orang yang menyimpang dari nilai dan norma yang dianut masyarakat pada umumnya dapat memicu terjadinya ... dan ... sosial.
3. Orang yang melanggar nilai dan norma da- lam masyarakat kita sebut sebagai orang yang memiliki ... terhadap nilai dan norma sosial.
4. Bentuk interaksi yang di dalamnya seseo- rang berperilaku sesuai dengan harapan kelompok atau harapan masyarakat pada umumnya adalah definisi dari ... .
5. Yang dimaksud dengan deviant adalah ... . 6. “Asosiasi” secara sederhana diartikan seba-
gai ... .
7. Teori pelabelan (labelling) diperkenalkan oleh ... .
8. Istilah sosiologi untuk menggambarkan ke- adaan atau kondisi sosial di mana nilai-nilai dan norma yang ada dalam masyarakat sa- ling bertentangan satu sama lain adalah ... .
III. Jawablah dengan singkat dan tepat!
1. Apa yang dimaksud dengan sikap konformi- tas terhadap nilai dan norma?
2. Sebutkan contoh sikap konformitas terha- dap nilai dan norma!
3. Apa yang dimaksud dengan perilaku me- nyimpang?
4. Sebutkan satu contoh yang dapat dipakai untuk menjelaskan teori asosiasi yang salah! 5. Apa yang dimaksud dengan pelabelan (labell-
ing)? Berikan contoh!
UJI KOMPETENSI DASAR
6. Mengapa orang yang menyalahgunaan nar- kotika disebut sebagai berperilaku menyim- pang?
8. Sebutkan dua contoh keadaan anomie di In- donesia atau di masyarakat! Jelaskan!
IV. Studi Kasus
Bacalah baik-baik artikel di bawah ini dan jawablah perta- nyaan-pertanyaan yang diberikan!