• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kegiatan pemboran sumur pengembangan

Dalam dokumen Bab-5 PRAKIRAAN DAMPAK PENTING (Halaman 125-131)

A. Tahap Prakonstruksi

1. Kegiatan pemboran sumur pengembangan

Kegiatan ini berpotensi menimbulkan dampak adanya gas/debu dan limbah yang dapat mempengaruhi kualitas kesehatan masyarakat, baik para pekerja maupun warga masyarakat di sekitar. Tenaga kerja yang terlibat dalam kegiatan ini lebih didominasi oleh tenaga kerja skill yang umumnya berasal dari luar daerah. Diduga akan banyak tenaga kerja yang terpisah jauh dari keluarganya sehingga kondisi ini akan dapat memicu tumbuhnya atau berkembangnya jenis-jenis penyakit yang terkait dengan penyakit menular seksualitas (PMS). Hal ini dapat terjadi karena di sekitar lokasi kegiatan terdapat adanya tempat-tempat hiburan yang dipastikan aktivitasnya meningkat untuk melayani para pekerja/karyawan dan warga masyarakat lainnya selama masa operasi yang cukup panjang yakni ± 20 tahun.

Selama ini kualitas kesehatan masyarakat termasuk dalam kualitas sedang (3) mengingat kondisi sanitasi lingkungan masih kurang baik, belum semua lapisan masyarakat mampu menjangkau fasilitas kesehatan dan berperilaku hidup bersih dan sehat. Dengan adanya kegiatan ini diprakirakan kondisi tingkat kesehatan masyarakat akan turun menjadi sangat buruk (1) karena intensitas kegiatan ini cukup tinggi dan akan berlangsung dalam jangka waktu panjang. Dengan demikian besaran dampaknya adalah negatif sedang (-2).

Tingkat kepentingan dampak:

a) Jumlah manusia yang terkena dampak

Jumlah manusia yang terkena dampak kegiatan ini selain para pekerja adalah penduduk sekitar lokasi kegiatan dan juga kemungkinan warga masyarakat lainnya. Dengan demikian maka bobot dampaknya adalah penting (P).

b) Luas wilayah persebaran dampak

Luas wilayah dampak penurunan kesehatan masyarakat disamping di sekitar lokasi kegiatan juga akan dapat menyebar ke wilayah lain mengingat adanya pola interaksi yang sekarang relatif terbuka antar wilayah. Bobot dampaknya dapat dikategorikan penting (P).

c) Intensitas dan lamanya dampak berlangsung

Dampak dari kegiatan ini berlangsung dalam waktu yang cukup panjang yaitu ± 20 tahun dengan intensitas yang tinggi, sehingga bobot dampak penting (P).

d) Banyaknya komponen lingkungan lain yang terkena dampak

Komponen lingkungan lain yang terkena dampak akibat turunnya kesehatan masyarakat adalah kehidupan sosial ekonomi dan sosial budaya. Dengan demikian dampaknya menjadi penting (P).

e) Sifat kumulatif dampak

Dampak penurunan tingkat kesehatan masyarakat tidak akan bersifat kumulatif, manakala upaya pengelolaan selalu dilaksanakan. Dengan demikian bobot dampaknya adalah tidak penting (TP).

f) Berbalik atau tidak berbaliknya dampak

Penurunan tingkat kesehatan masyarakat bersifat berbalik atau dapat diperbaiki dengan berbagai upaya pengelolaan. Dengan demikian bobot dampaknya menjadi tidak penting (TP).

2. Kegiatan operasi produksi di GPF

Kegiatan ini berpotensi menimbulkan dampak adanya gas/debu dan limbah yang dapat mempengaruhi kualitas kesehatan masyarakat, baik para pekerja maupun warga masyarakat di sekitar. Tenaga kerja yang terlibat dalam kegiatan ini lebih didominasi oleh tenaga kerja skill yang umumnya berasal dari luar daerah. Diduga akan banyak tenaga kerja yang terpisah jauh dari keluarganya sehingga kondisi ini akan dapat memicu tumbuhnya atau berkembangnya jenis-jenis penyakit yang terkait dengan penyakit menular seksualitas (PMS). Hal ini dapat terjadi karena di sekitar lokasi kegiatan terdapat adanya tempat-tempat hiburan yang dipastikan aktivitasnya meningkat untuk melayani para pekerja/karyawan dan warga masyarakat lainnya selama masa operasi yang cukup panjang yakni ± 20 tahun.

Selama ini kualitas kesehatan masyarakat termasuk dalam kualitas sedang (3) mengingat kondisi sanitasi lingkungan masih kurang baik, belum semua lapisan masyarakat mampu menjangkau fasilitas kesehatan dan berperilaku hidup bersih dan sehat. Dengan adanya kegiatan ini diprakirakan kondisi tingkat kesehatan masyarakat akan turun menjadi sangat buruk (1) karena intensitas kegiatan ini cukup tinggi dan akan berlangsung dalam jangka waktu panjang. Dengan demikian besaran dampaknya adalah negatif sedang (-2).

Tingkat kepentingan dampak:

a) Jumlah manusia yang terkena dampak

Jumlah manusia yang terkena dampak kegiatan ini selain para pekerja adalah penduduk sekitar lokasi kegiatan dan juga kemungkinan warga masyarakat lainnya. Dengan demikian maka bobot dampaknya adalah penting (P).

b) Luas wilayah persebaran dampak

Luas wilayah dampak penurunan kesehatan masyarakat disamping di sekitar lokasi kegiatan juga akan dapat menyebar ke wilayah lain mengingat adanya pola interaksi yang sekarang relatif terbuka antar wilayah. Bobot dampaknya dapat dikategorikan penting (P).

c) Intensitas dan lamanya dampak berlangsung

Dampak dari kegiatan ini berlangsung dalam waktu yang cukup panjang yaitu ± 20 tahun dengan intensitas yang tinggi, sehingga bobot dampak penting (P).

d) Banyaknya komponen lingkungan lain yang terkena dampak

Komponen lingkungan lain yang terkena dampak akibat turunnya kesehatan masyarakat adalah kehidupan sosial ekonomi dan sosial budaya. Dengan demikian dampaknya menjadi penting (P).

e) Sifat kumulatif dampak

Dampak penurunan tingkat kesehatan masyarakat tidak akan bersifat kumulatif, manakala upaya pengelolaan selalu dilaksanakan. Dengan demikian bobot dampaknya adalah tidak penting (TP).

f) Berbalik atau tidak berbaliknya dampak

Penurunan tingkat kesehatan masyarakat bersifat berbalik atau dapat diperbaiki dengan berbagai upaya pengelolaan. Dengan demikian bobot dampaknya menjadi tidak penting (TP).

Hasil rekapitulasi Sifat Penting Dampak Rencana Kegiatan Proyek Pengembangan Gas Matindok Bagian Hulu di Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah disajikan pada tabel berikut.

Tabel 5.8. Matriks Sifat Penting Dampak Rencana Kegiatan Proyek Pengembangan Gas Matindok Bagian Hulu di Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah Tahap

Rencana

Kegiatan Rencana Kegiatan Parameter Lingkungan

Kriteria Dampak Jumlah

Kriteria Penting

(P)

1 2 3 4 5 6

A. Pra 1. Pembebasan lahan Pola kepemilikan lahan P P P P TP TP 4P

Konstruksi dan tanam tumbuh Proses sosial P P P P TP TP 4P

Sikap dan persepsi masyarakat P P P P TP TP 4P 2. Penerimaan tenaga Proses sosial TP P TP P TP TP 2P kerja Sikap dan persepsi masyarakat TP P TP P TP TP 2P

B. Konstruksi 1. Mobilisasi dan demo- Kualitas udara P P TP P TP TP 3P

bilisasi peralatan Kebisingan TP P TP P TP TP 2P Keselamatan berlalulintas P P P P TP TP 4P Kerusakan jalan dan jembatan P P P P P P 6P Sikap dan persepsi masyarakat P P TP P TP TP 3P 2. Pembukaan dan Kualitas udara TP TP TP P TP TP 1P pematangan lahan Kebisingan P TP TP TP TP TP 1P Terjadinya erosi tanah P P TP P TP P 4P Vegetasi TP TP P P P TP 3P Satwa liar TP P P P P TP 4P Pendapatan masyarakat TP TP TP TP TP P 1P Kesempatan berusaha TP TP TP P TP P 2P 3. Konstruksi BS & GPF Kualitas udara TP TP P P TP TP 2P Kebisingan P P P P TP TP 4P Kualitas air permukaan P P TP P TP TP 3P Kualitas air laut P TP TP P TP TP 2P Satwa liar TP P TP P TP TP 2P Biota air tawar P P TP P TP TP 3P Pendapatan masyarakat TP TP TP TP TP P 1P Kesempatan berusaha TP TP TP P TP P 2P Proses sosial P P P P TP TP 4P Sikap dan persepsi masyarakat P P P P TP TP 4P Sanitasi lingkungan P P P TP TP TP 3P 4. Pemasangan pipa Kualitas udara (alt- 1) P P TP P TP TP 3P penyalur gas (alt- 2) TP P TP P TP TP 2P (alt- 3) TP P TP P TP TP 2P Kebisingan (alt- 1) P P TP P TP TP 3P (alt- 2) TP TP TP P TP TP 1P (alt- 3) TP P TP P TP TP 2P Kualitas air laut (alt- 3) P P TP P TP TP 3P Gangguan sistem irigasi & drainase P P TP P TP TP 3P Kelancaran lalulintas TP P TP P TP TP 2P Keselamatan berlalulintas P P TP P TP TP 3P Satwa liar (alt-1) TP P TP P P TP 3P (alt-2) TP P TP P P TP 3P (alt-3) TP P P P P P 5P

Tabel 5.8. Lanjutan Tahap

Rencana

Kegiatan Rencana Kegiatan Parameter Lingkungan

Kriteria Dampak Jumlah

Kriteria Penting

(P)

1 2 3 4 5 6

B. Konstruksi 4. Pemasangan pipa Biota air tawar P P TP P TP TP 3P

penyalur gas Biota air laut P TP TP P P P 4P Pendapatan masyarakat (alt-1) TP TP TP TP TP TP 0

(alt-2) TP TP P TP TP TP 1P (alt-3) TP TP P TP TPT TP 1P Kesempatan berusaha (alt-1) TP TP TP P TP P 2P (alt-2) TP TP P P TP P 3P (alt-3) TP TP P P TP P 3P Proses sosial (alt-1) P P P P TP TP 4P (alt-2) P P P P TP TP 4P (alt-3) P P P P TP TP 4P Sikap dan persepsi masyarakat (alt-1) TP TP TP TP TP TP 0

(alt-2) TP TP TP TP TP TP 0 (alt-3) TP TP TP TP TP TP 0 Sanitasi lingkungan (alt-1) P P P TP TP TP 3P

(alt-2) P P P TP TP TP 3P (alt-3) TP TP TP TP TP TP 0 5. Penglepasan tenaga Pendapatan masyarakat TP P TP P TP TP 2P

kerja Sikap dan persepsi masyarakat TP P TP P TP TP 2P

C. Operasi 1. Penerimaan tenaga Kependudukan TP TP TP P TP TP 1P

kerja Proses sosial P P P P TP TP 4P Sikap dan persepsi masyarakat P P P P TP TP 4P 2. Pemboran sumur Kualitas udara TP TP P TP TP TP 1P pengembangan Kualitas air permukaan P P TP P TP TP 3P Kualitas air laut TP TP TP P TP TP 1P Biota air tawar P P P P TP TP 4P Pendapatan masyarakat TP TP TP P TP P 2P Kesempatan berusaha P P P P TP P 5P Pelapisan sosial P P P P TP TP 4P Sikap dan persepsi masyarakat P P P P TP TP 4P Tingkat kesehatan masyarakat P P P TP TP P 4P 3. Operasi produksi Kualitas udara P P P TP TP TP 3P di GPF Kebisingan TP TP P TP TP TP 1P Kualitas air permukaan P P TP P P TP 4P Biota air tawar P P P P TP TP 4P Pendapatan masyarakat TP TP TP P TP P 2P Kesempatan berusaha P P P P TP P 5P Proses sosial TP TP TP P TP TP 1P Tingkat kesehatan Masyarakat P TP P P P TP 4P 4. Penyaluran gas Sikap dan persepsi masyarakat TP TP P P TP TP 2P

melalui pipa

5. Pengangkutan kon- Keselamatan berlalulintas P P P P TP TP 4P densat dan sulfur Kerusakan jalan dan jembatan P P P P P P 6P dengan transport

Tabel 5.8. Lanjutan Tahap

Rencana

Kegiatan Rencana Kegiatan Parameter Lingkungan

Kriteria Dampak Jumlah

Kriteria Penting

(P)

1 2 3 4 5 6

D. Pasca 1. Penghentian operasi Kualitas udara TP TP TP P TP TP 1P

Operasi produksi gas Kebisingan TP P TP P TP TP 2P

Kualitas air permukaan TP TP P P TP TP 2P Kualitas air laut TP TP P P TP TP 2P Kesempatan berusaha TP TP TP P TP TP 1P 2. Pembongkaran dan Keselamatan berlalulintas P P TP P TP TP 3P Demobilisasi peralatan Kerusakan jalan P P TP P P P 5P Sikap dan persepsi masyarakat TP TP TP P TP TP 1P 3. Revegetasi Vegetasi P TP P P P TP 4P Satwa liar P TP P P P TP 4P 4. Penglepasan tenaga Pendapatan masyarakat TP P TP P TP TP 2P kerja Sikap dan persepsi masyarakat P P TP P TP TP 3P

Keterangan:

5.2. PRAKIRAAN DAMPAK PADA KEGIATAN HILIR 5.2.1. Komponen Geo-Fisik-Kimia

5.2.1.1. Kualitas Udara Ambien A. Tahap Konstruksi

Dalam dokumen Bab-5 PRAKIRAAN DAMPAK PENTING (Halaman 125-131)

Garis besar

Dokumen terkait